• Tidak ada hasil yang ditemukan

04. PPT. PRAKARYA SD KK-F

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "04. PPT. PRAKARYA SD KK-F"

Copied!
39
0
0

Teks penuh

(1)

F

Pengembangan Potensi Peserta Didik

(2)
(3)

PEMBELAJARAN 4.

(4)

Tujuan

(5)

Indikator Pencapaian

kompetensi

Peserta diklat dapat:

Membuat warna alam

Melakukan mordanting

Mewarnai pada media kertas

(6)

Materi

• Jenis-Jenis Zat Pewarna • Bahan

• Alat

• Mordanting

• Proses Pembuatan Warna Alam • Proses Pewarnaan

(7)

Materi …

JENIS ZAT PEWARNA ALAM

1. Zat Warna Alami

(akar, kayu, daun,biji, bunga)

(8)
(9)

BAHAN PEWARNA ALAM

Alpukat

(10)

Daun jati

yang masih muda dapat digunakan sebagai pewarna alami dengan

(11)

Daun pohon

(12)

Bunga dan daun putri malu

dapat digunakan

(13)

akar pohon

mengkudu dapat dimanfaatkan dan diolah untuk

(14)

Kayu Secang

bahan minuman

kesehatan

(15)

Kunyit

salah satu tanaman obat dan bumbu kuliner

(16)

Mahani

(17)

Tawas

sebagai bahan

fiksasi atau

(18)

Kapur

(19)

Tujung

(20)
(21)

Kain

(22)
(23)
(24)
(25)

PROSEDUR MORDANTING SUTERA :

Timbanglah kain sutera (500 gram)

Larutkan tawas dengan air 12-15 L, sambil di aduk-aduk sampai larut sempurna dengan dipanaskan sampai 600 C.

Basahi kain sutera dan peras

Masukkan kain sutera, pertahankan suhu stabil + 600 C.

Lanjutkan pemanasan sampai satu jam dengan suhu stabil

Kemudian matikan api, diamkan kain dalam rendaman selama 24 jam

(26)

PROSEDUR MORDANTING KATUN:

Timbanglah kain katun (500 Gram)

Larutkan tawas dan soda abu dengan air 12-15 L, sambil di aduk-aduk sampai larut sempurna, panaskan sampai

mendidih.

Basahi kain katun dan peras

Masukkan kain katun, pada larutan air tawas dan soda abu yang sudah mendidih

Lanjutkan pemanasan sampai satu jam dengan suhu mendidih

Kemudian matikan api, diamkan kain dalam rendaman selama 24 jam

(27)
(28)
(29)

ESKTRASI DENGAN AIR

secang, tingi, tegeran atau jenis kayu lainnya:

• Timbang salah satu jenis kayu 1 kg.

• Air 5 L

• Rebus kayu selama 1 jam

• Setelah dingin saringlah warna.

• Saring dengan penyaring atau kasa penyaring larutan hasil proses ekstraksi tersebut untuk memisahkan dengan sisa bahan yang diesktrak (residu).

• Larutan ekstrak hasil penyaringan ini disebut larutan zat warna alam.

(30)

• Timbang salah satu jenis daun 1 kg.

• Air 6 L

• Rebus daun sampai menjadi 4.5 L

• Setelah dingin saringlah warna. Saring dengan penyaring atau kasa penyaring larutan hasil proses ekstraksi tersebut untuk memisahkan dengan sisa bahan yang diesktrak (residu).

• Larutan ekstrak hasil penyaringan ini disebut larutan zat warna alam.

• Setelah dingin larutan siap digunakan.

(31)

• Timbang bixa orellana 250 gram • Air 5 L

• Soda abu 2 gram

• Direbus bersama-sama selama 1 jam

• Setelah dingin saringlah warna. Saring dengan penyaring atau kasa penyaring larutan hasil proses ekstraksi tersebut untuk memisahkan dengan sisa bahan yang diesktrak (residu).

• Larutan ekstrak hasil penyaringan ini disebut larutan zat warna

alam.

• Setelah dingin larutan siap digunakan.

(32)

• Kain yang sudah di mordan, direndam dalam larutan TRO 1-2 gram/L selama 5-10 menit, kemudian tiriskan

• Masukkan kain dalam larutan ekstrasi zat warna alam, dengan cara dari ujung ke ujung, kemudian di bolak-balik sampai rata selama 15 menit

• Kain di angkat, bentang pada jenuran, tiriskan dan dkeringkan

• Ulangi proses pewarnaan sampai tiga kali proses (celup warna, tiris, keringkan)

• Keringkan kain sampai benar-benar kering • Selanjutnya dilakukan proses fiksasi

(33)

• Tawas 50 gram/L air

• Kapur 50 gram/L air

• Tunjung 5 gram/L air

Cara fiksasi dilakukan sebagai berikut:

• Timbang tawas/kapur, misalnya 150 gram/3 L air, jika menggunakan tunjung 15 gram/3L air

• Masukkan larutan ke dalam ember plastik

• Kain yang sudah di warna alam dan dikeringkan, dimasukkan ke dalam larutan tawas atau kapur 7.5 menit, sedangkan pada larutan tunjung 3 menit

• Setelah fiksasi, kain di cuci dan dikeringkan ditempat teduh

(34)

Teknik Gosok

Teknik Kuas

Teknik Celup

(35)

Pengikatan Pencelupan Bixa, secang 15`

Pelepasan

Perendaman TRO 5`

(36)

Latihan Soal:

Tugas 1:

Lakukan pewarnaan alam dengan ketentuan sebagai berikut: Teknik : gosok

Ukuran : A3

Bahan : Kertas manila Warna : warna alam (bebas)

Tugas 2:

Lakukan pewarnaan alam dengan ketentuan sebagai berikut: Teknik : kuas

Ukuran : A3

Bahan : Kertas manila Warna : warna alam (bebas)

 

 

 

(37)

Tugas 3:

Lakukan pewarnaan alam dengan ketentuan sebagai berikut:

Teknik : celup

Ukuran : 35 cm x 120 cm Bahan : kain katun

Warna : warna alam (bebas)

Tugas 4:

Lakukan pewarnaan alam dengan ketentuan sebagai berikut:

Teknik : celup

Ukuran : 35 cm x 35 cm Bahan : kain sutera

(38)
(39)

Referensi

Dokumen terkait

Pada tahap pertama, Saudara dapat membaca uraian materi dengan teknik skimming atau membaca teks secara cepat dan menyeluruh untuk memperoleh gambaran umum materi mengenal

pembuatan produk kerajinan, peserta diklat dapat membuat pengembangan produk kerajinan serta pemajangan karya dalam bentuk pameran sesuai prosedur.2. Membuat

Pencucian sisa residu di kertas saring kembali dilakukan dengan menggunakan 200 ml larutan NaOH mendidih sampai samua residu masuk ke dalam erlenmeyer dan

Slory yang terbentuk dipisahkan dengan cara penyaringan menggunakan kain saring hingga terpisah antara residu berupa padatan dan filtrat berupa koloid dan larutan.. Padatan

Prinsip dari metode ekstraksi titrasi adalah residu (kumpulan hasil ekstraksi yang diuapkan) dilarutkan dengan aseton yang bereaksi dengan larutan standar primer dengan

Bubur kedelai disaring dengan penyaring yang umum digunakan oleh para pembuat tahu, yaitu kain blacu berwarna putih. Hasil penyaringan ini adalah ekstrak susu kedelai, sedangkan ampas

Supaya sempurna, ekstraksi dilakukan selama satu hari (24 jam).. 5) Hasil ekstraksi dipisahkan antara larutan (ekstrak) dan residu (kotoran- kotoran yang terdiri dari

a. Bubur tinutuan atau bubur Manado terbuat dari bahan pokok berupa…. Singkong kering yang dapat diolah menjadi bahan pangan jadi lainnya disebut dengan…. Hasil