• Tidak ada hasil yang ditemukan

S PGSD 1107183 Chapter5

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "S PGSD 1107183 Chapter5"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

Lasarus Eliasar Malafu, 2015

PENERAPAN METODE INQUIRI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPA DI SEKOLAH DASAR

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu BAB V

KESIMPULAN DAN REKOMENDASI

A. Kesimpulan

Salah satu masalah yang dihadapi pendidik dalam mata pelajaran IPA adalah

karena kurangnya dukungan dari berbagai pihak (pemerintah, sekolah dan

masyarakat) khususnya sekolah terutama sekolah dasar sehingga proses belajar

mengajar IPA tidak sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Guru tidak

membangkitakan minat serta mendorong siswa untuk dapat berpikir secara kritis,

inovatif, kratif serta ilmiah karena guru memfokuskan pembelajaran pada

ketercapaian materi sesui dengan rumusan silabus tanpa memperhatikan sejauh

mana tingkat pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan. Hal ini karena

pembelajaran yang diciptakan bersifat satu arah yaitu guru yang selalu

mentransfer ilmu kepada siswa.

Setelah melakukan penelitian tindakan kelas pada SDN “X” Kecamatan

Sukasari Kota Bandung dengan menggunakan metode pembelajaran inkuiri pada

pembelajaran IPA topik pengaruh lingkungan fisik terhadap daratan dapat dikatan

bahwa tujuan penelitian ini berhasil dengan baik sesuai dengan target penelitian

yang telah rencanakan terlebih dahulu. Hal ini terbukti dari hasil temuan peneliti

sebagai berikut:

1. Perencanaan pelaksanaan pembelajaran IPA

Dalam penelitian ini terdapat hal-hal yang perlu disiapkan untuk menunjang

tercapainya tindakan yaitu membuat perangkat pembelajaran yang berbasis inkuiri

sesuai dengan tahapan inkuiri yaitu tapa ask, investigate, create, discuss, and

reflect, menyususn dan menyiapkan LKS, menyususn dan menyiapkan lembar

evaluasi serta menyusun dan menyiapkan lembar observasi sesuai dengan

tahapan-tahapan inkuiri.

2. Pelaksanaan pembelajaran IPA topik pengaruh lingkungan fisik terhadap daratan

dapat digambarkan sebagai berikut: guru memulai pembelajaran dengan

memberikan materi prasyarat untuk memancing pemahaman awal siswa mengenai

(2)

59

Lasarus Eliasar Malafu, 2015

PENERAPAN METODE INQUIRI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPA DI SEKOLAH DASAR

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

pembelajaran inti dengan mengikuti tahapan pembelajaran metode inkuiri yaitu

ask, investigate, create, discuss, and reflect. Pada saat pembelajaran berlangsung

peneliti di observasi oleh observer mengenai aktivitas yang dilakukan oleh guru

dan siswa. Kemudian pada akhir pembelajaran diberikan evaluasi atau tes. Hal ini

dilakukan untuk mengetahui kemampuan siswa setelah mengikuti pembelajaran.

Pada setiap akhir siklus dilakukan refleksi untuk perbaikan pada tindakan siklus

berikutnya.

3. Hasil belajar tentang pengaruh lingkungan fisik terhadap daratan pada

pembelajaran IPA dengan menggunakan metode inkuiri mengalami peningkatan

secara bertahap. Hal ini ditunjukan dengan perolehan nilai rata-rata pada siklus I

sebesar 7,0 dari 33 siswa yang mengikuti siklus. Dan peolehan nilai rata-rata pada

siklus II sebesar 7,8 dari 32 siswa yang mengikuti siklus.. Sedangkan ketuntasan

KKM meningkat sangat baik dari siklus I ke siklus II yaitu 64% pada siklus I dan

87,5% pada siklus II, sementara yang tidak mencapai KKM yaitu 43% pada siklus

I dan 12,5% pada siklus II.

B. Rekomendasi

Sebagai implikasi dari hasil penelitian, berikut ini dikemukakan rekomendasi

yang diharapkan dapat memberikan sumbangan pemikiran dalam upaya

meningkatkan kualitas pembelajaran IPA di SD, khususnya dalam menerapkan

dan mengembangkan metode inkuiri.

1. Metode inkuiri merupakan salah satu alternatif metode pembelajaran yang kiranya

dapat diterapkan dalam pembelajaran IPA, karena berdasarkan penelitian yang

telah dilaksanakan bahwa dengan diterapkan metode inkuiri siswa dapat

mengembangkan kemampuan berpikir secara sistematis, logis, kritis, dan inovatif.

Proses pembelajaran tidak membosankan karena siswa berkesempatan menyelidi

sesuatu permasalahan sesuai topik pembelajaran yang dibahas.

2. LKS merupakan lembar kerja yang ilmiah oleh karena itu perlu disiapkan dengan

baik dan petunjuk pelaksanaan yang jelas dan penggunaan kata-kata yang jelas

pula serta mudah dipahami oles siswa sehingga siswa tidak bingung dalam

menyelesaikan LKS.

3. Dalam pelaksanaan pembelajaran guru perlu memberikan perhatian khusus pada

(3)

60

Lasarus Eliasar Malafu, 2015

PENERAPAN METODE INQUIRI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPA DI SEKOLAH DASAR

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

4. Disarankan kepada peneliti berikutnya agar melanjutkan dan mengembangkan

pendekatan inkuiri melalui berbagai variasi metode tidak hanya melalui

Referensi

Dokumen terkait

Budaya organisasi yang unggul merupakan hasil adaptasi dua asumsi penting, antara lain: (1) yang berhubungan dengan adaptasi karyawan diluar perusahaan, seperti

Pengembangan teks dongeng Berbasis pendidikan karakter sebagai alternatif Bahan ajar prosa fiksi siswa smp kelas vii.. Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu |

Batasan masalah dalam penelitian tentang Sistem Manajemen Mutu dan Implementasi Perencanaan Strategik terhadap produktivitas organisasi perlu dilakukan, hal

Motivasi Belajar yang tinggi antara siswa perempuan dan siswa laki-laki terjadi dikarenakan adanya dorongan intrinsik dan ekstrinsik yang membuat siswa mempunyai motivasi belajar

Judul Skripsi : Aplikasi Metode Spektrofotometri secara Panjang Gelombang Berganda terhadap Penetapan Kadar Teofilin dan Efedrin Hidroklorida dalam Sediaan Tablet.. Dengan

Dalam Penulisan Ilmiah ini penulis akan membahas mengenai system penjualan dan pembelian yang terdiri dari bagaimana Toko Sinar Terang ini dalam membeli barang, menjual

menyimpan karbon tidak sama baik di hutan alam, hutan tanaman, hutan payau, hutan. rawa maupun di hutan rakyat tergantung pada jenis pohon, tipe tanah

Pada protokol Kyoto dikenal dengan adanya mekanisme pembangunan bersih atau Clean Development Mechanism (CDM), dimana negara-negara industri dan negara.. penghasil polutan