• Tidak ada hasil yang ditemukan

STUDI HISTOPATOLOGI PENGARUH EKSTRAK MINYAK JINTAN HITAM (Nigella sativa) PADA ORGAN PERTAHANAN AYAM BROILER ZHAVIERA FETRIZA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "STUDI HISTOPATOLOGI PENGARUH EKSTRAK MINYAK JINTAN HITAM (Nigella sativa) PADA ORGAN PERTAHANAN AYAM BROILER ZHAVIERA FETRIZA"

Copied!
39
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel  2    Pertambahan  bobot  badan  beberapa  strain  ayam  broiler  pada  akhir minggu
Gambar 1  Histologi bursa Fabricius. (1) Lumen.  (2) Epitel pseudostratified.  (3)  Folikel  limfoid
Gambar  2    Histologi  limpa.  (1)  Pulpa  putih.    (2)  Pulpa  merah.  (3)   Trabekula
Gambar  4    Histopatologi  timus  (A)  kelompok  kontrol,  (B)  Kelompok  A,  (C)  kelompok B
+4

Referensi

Dokumen terkait

Tema yang dipilih dalam penelitian yang dilaksanakan sejak bulan Juni 2015 ini ialah kepadatan kandang, dengan judul Profil Darah, Performa dan Kualitas Daging

Peningkatan jumlah sel-sel spermatogenik terjadi pada kelompok mencit yang diberi ekstrak minyak jintan hitam dengan dosis 0.1 ml/hari/ekor, dosis 0.2 ml/hari/ekor, dan pada

Jumlah hepatosit yang mengalami degenerasi lemak lebih tinggi terdapat pada kelompok perlakuan mencit jantan HS madu dan berbeda nyata (p<0.05) terhadap kelompok Pemberian

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pemberian formula ekstrak 4 tanaman obat (Temulawak, Temu Ireng, Meniran, dan Sambiloto) terhadap gambaran histopatologi

Hasil penelitian pada organ limpa yang telah diberi jintan hitam menunjukkan hasil uji statistik perhitungan rataan jumlah dan luasan pulpa putih dari masing-masing

(2014) menyatakan bahwa pemberian jintan hitam dan stres panas dalam pakan ayam tidak dapat memberikan pengaruh yang nyata tetapi ada sedikit perbedaan terhadap

Berdasarkan uraian tersebut, maka penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan jintan hitam dengan taraf pemberian yang berbeda pada

Penelitian ini bertujuan Menilai pengaruh pemberian ekstrak minyak Jintan Hitam dosis 0,1ml/20grBB, 0,2ml/20grBB, dan 0,3ml/20grBB yang diberikan selama 4 dan 7 hari