• Tidak ada hasil yang ditemukan

4 Pembelajaran Indera pada Manusia Berbasis ICT

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "4 Pembelajaran Indera pada Manusia Berbasis ICT"

Copied!
80
0
0

Teks penuh

(1)
(2)
(3)

Hak Cipta pada PPPTK IPA Dilindungi Undang-Undang

% & &

'( & ) !

) !

* + & ) !

$ , - !

& ) # & + *

*

! "# $ $

(4)

!

" ""# " " $ #

# % # $

! ""# #

! $

&

$ "

"

$ &

' ( ) ( ( (

& ) "

" ( ) " " ( & "

"

$

! ""# # % *+

*+ %

$ , -'

.'

-/ % " 0,

- . " /( . #

$ ! - . " $

. " # &- & $

""# #

!

) $

! $

1 1 23**

"

&-$

(5)
(6)

A. Latar Belakang

Dalam rangka mengimplementasikan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, Menteri Pendidikan Nasional melalui Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Ditjen PMPTK) melaksanakan Program Better Education through Reformed Management and Universal Teacher Upgrading (BERMUTU) yang dimulai pada tahun 2008 sampai tahun 2013 yang dilaksanakan di 75 Kabupaten/Kota di 16 provinsi. Program BERMUTU bertujuan untuk meningkatkan mutu pembelajaran sebagai dampak peningkatan kompetensi, kualifikasi, dan kinerja guru. Salah satu komponen strategis Program BERMUTU untuk mencapai tujuan tersebut adalah penguatan peningkatan mutu dan profesional guru secara berkelanjutan.

Besarnya jumlah guru yang belum memenuhi kualifikasi minimal S1/D4 menjadi dasar pemikiran untuk memberdayakan Kelompok Kerja Guru (KKG) yang mewadahi guru SD dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) yang mewadahi guru bidang studi di SMP. Dalam Program BERMUTU, peningkatan kompetensi guru akan ditingkatkan dengan memberdayakan KKG dan MGMP sehingga mampu menyelenggarakan berbagai kegiatan pengembangan profesional guru berkelanjutan termasuk pendidikan dan pelatihan yang terakreditasi bagi guru yang belum memiliki ijazah S1/D4.

(7)

mempraktekkan pemb pembelajaran inovatif modul-modul penduk pendalaman materi ma

Bahan Belaja sejumlah widyaiswara pengawas sekolah, s lapangan dan nara pendukungnya seperti Bahan Belajar Mand kegiatan pengembang secara aktif.

B. Tujuan

Dengan mempelajari melaksanakan dan me menggunakan model siswa kelas IV SD. Secara rinci, tujuan menggunakan model p melalui pengkajian isi m 1. Menjelaskan landa

tipe jigsaw berbasi 2. Merangkum esens

dengan tugas perk 3. Mengidentifikasi ko

4. Mengidentifikasi k kooperatif tipe jigsa 5. Menggunakan mo

kecakapan-kecaka masalah, berpiki mengintegrasikan 6. Penggunaan komp

IPA SD dalam kela

ALAT INDERA PADA MANUSIA

belajaran yang baik berdasarkan prinsip PAK if lainnya. Di samping Bahan Belajar Mand kung lainnya, salah satu diantaranya

ata pelajaran IPA, yaitu indera pada manusia ar Mandiri BERMUTU dikembangkan den

a dari PPPPTK, dosen LPTK, guru, kepa serta mengintegrasikan berbagai masuka a sumber ahli dari LPTK. Sementara ti modul ini disusun oleh widyaiswara dari PP diri BERMUTU beserta modul pendukun

gan profesional guru di KKG/MGMP dapa

ri modul ini, diharapkan guru dapat engevaluasi pembelajaran topik alat indera m

pembelajaran kooperatif tipe jigsaw berb

n pembelajaran tentang alat indera m pembelajaran koperatif tipe jigsaw berbasis I i modul ini, guru dapat:

asan teori belajar yang mendasari Pembela sis ICT

si setiap tahapan belajar dalam jigsaw da rkembangan anak yang dikembangkan.

onsep alat indera manusia yang dimodelkan keterampilan berpikir yang dilatihkan dalam saw.

odel pembelajaran inovatif yang mampu m apan yang dibutuhkan di abad ke-21 yait

ir kritis, kolaborasi, dan komunikasi. pembelajaran IPA dengan ICT.

puter dan internet sebagai alat dan sumbe las.

ALAT INDERA PADA MANUSIA

KEM dan strategi diri disusun pula modul tentang ia.

ngan melibatkan ala sekolah dan an dari praktisi ra modul-modul PPPTK. Dengan ngnya, beragam pat dilaksanakan

merencanakan, manusia dengan basis ICT untuk

anusia dengan ICT adalah, agar

lajaran kooperatif

an hubungannya

dalam modul ini m pembelajaran

mengembangkan itu memecahkan Dengan cara

(8)

C. Deskripsi Singkat

Modul ini berisikan c menggunakan model implementasi dari teo berbasis ICT. Dalam p eksperimen dan non melakukan eksplorasi ketahui mengenai a memahami alat indera Dalam modul ini diurai 1. Model Pembelajar 2. Google docs dalam 3. Alat Indera manu

tambahan bagi berhubungan den manusia.

contoh pembelajaran topik Alat indera m l pembelajaran koperatif tipe jigsaw berbas ori belajar kooperatif dan implementasi pem pembelajaran dengan model ini, siswa mela eksperimen tentang alat indera manusia. i awal dengan merumuskan berbagai hal y alat indera manusia, siswa melakukan a pada manusia.

ikan beberapa hal sebagai berikut. ran Kooperatif tipe jigsaw

m pembelajaran IPA

usia dan fungsinya, sebagai materi pengua guru antara lain menyangkut penyakit ngan alat indera manusia dan cara memelih

manusia dengan sis ICT sebagai mbelajaran sains lakukan kegiatan a. Setelah siswa yang ingin siswa kegiatan untuk

(9)

PEMBELAJARAN ALAT INDERA

PADA MANUSIA DENGAN

MENGGUNAKAN MODEL

PEMBELAJARAN KOOPERATIF

TIPE JIGSAW BERBASIS ICT

A. Pengantar

Literasi sain sebagai hasil proses pendidikan merupakan hal yang penting karena hampir semua aspek kehidupan kita tidak lepas dari pengaruh sain itu sendiri. Masyarakat yang memiliki literasi sain mampu memiliki pemahaman yang bermanfaat luas, umum dan memberikan kontribusi pada kompetensi mereka sehingga mampu menggunakan sain untuk kebutuhan pribadi ataupun sosial baik di rumah, tempat kerja, maupun di masyarakat (Murcia, 2005). Menurut Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD, 2006) literasi sain menjelaskan tentang seseorang yang:

• memiliki pengetahuan ilmiah dan menggunakan pengetahuannya untuk

mengidentifikasi pertanyaan, mendapatkan pengetahuan baru, menjelaskan fenomena secara ilmiah dan mampu menyimpulkan berdasarkan bukti tentang isu-isu sain yang berhubungan;

• memahami karakteristik ipa sebagai sebuah bentuk pengetahuan manusia dan

inkuiri;

• menyadari bagaimana sain dan teknologi membentuk benda, intelek dan

lingkungan budaya;

• berkeinginan untuk terlibat dalam isu-isu yang berhubungan dengan sain dan

(10)

Kurikulum abad ke-21 perspektif abad ke-21 kecakapan yang dibutu dan belajar (learning a belajar diantaranya m kolaborasi, komunikas dan kecerdasan interp bagian penting dalam kecakapan yang diperl Untuk menghasilkan kompetitif dalam sai pembelajaran yang dig sangat penting. Penge yang mampu me mengembangkan sem mampu menciptakan kecakapan siswa dala berpikir kritis dan meng Untuk itu, modul ini d bagi guru dalam m penggunaan model pe kecakapan-kecakapan

B. Deskripsi Singkat

Pembelajaran IPA top kooperatif tipe jigsaw. semua worksheet da menggunakan Googl menggunakan Google pembelajaran, selama pembelajaran. Asse pengetahuan awal sis (know-Want to know-L

ALAT INDERA PADA MANUSIA

21 sangat berbeda dengan kurikulum abad 21 kurikulum harus mampu mengembangk tuhkan di abad ke-21 diantaranya adalah kec and thinking skills) dan literasi ICT. Kecakap meliputi kemampuan memecahkan masalah

si, inovatif dan kreatif, serta keterlibatan da personal. Di abad ke-21 integrasi teknologi in

m pembelajaran sain serta pengembang rlukan.

siswa-siswa yang memiliki kecakapan-ke in dan teknologi serta hubungan sosial igunakan oleh guru pada saat proses pembe etahuan guru tentang model dan metoda pe engintegrasikan teknologi informasi h mua kecakapan yang perlu dimiliki siswa. B n model pembelajaran yang dapat m lam berkolaborasi, berkomunikasi, memeca nggunakan teknologi dalam pembelajaran.

dikembangkan dalam rangka memberikan s mengembangkan pembelajaran IPA berb pembelajaran kooperatif tipe jigsaw untuk m

n yang diperlukan di abad ke-21.

pik “indera pada manusia” disajikan denga . Selama pembelajaran berlangsung siswa an mengerjakan hasil pekerjaanya secara

le Docs. Assessmen dilakukan secara le Docs Form. Assessmen dilakukan s a proses pembelajaran berlangsung dan essmen sebelum pembelajaran bertuj

iswa dengan mengunakan peta konsep a Learned). Untuk peta konsep bisa menggun

ALAT INDERA PADA MANUSIA

d ke-20. Dalam kan kecakapan-ecakapan berpikir apan berpikir dan h, berpikir kritis, alam masyarakat informasi menjadi gan

kecakapan-kecakapan yang maka strategi elajaran menjadi embelajaran sain harus mampu Bagaimana guru mengembangkan cahkan masalah,

sebuah alternatif rbasis ICT dan mengembangkan

(11)

Selama proses pembe diskusi laporan dalam guru melakukan kuis. pembelajaran dalam G Modul pembelajaran Kompetensi “ Memaha pertama guru melaku pertemuan kedua, sis indera.

C. Tujuan Pembelajaran

Setelah melakuka

D. Langkah-langkah Pem

Modul ini minimal dis dilakukan minimal 2 k alur dari belajar koop tahap. Berikut ini alt dengan menggunakan

elajaran guru melakukan penilaian diskusi ke kelompok dengan menggunakan rubrik. Pad . Terakhir guru menugaskan siswa membua Google Situs.

ini disajikan untuk kelas IV semester I ami hubungan antara struktur organ tubuh m eliharaannya” dan kompetensi dasarnya: psikan hubungan antara struktur panca

n cara memelihara kesehatan panca indera

kan dalam dua kali pertemuan, dimana p ukan proses pembelajarannya sampai ass iswa melakukan kegiatan praktikum tentang

kan pembelajaran modul ini diharapkan elajaran IPA berbasis ICT. Lebih jelas tujua ran ini siswa mampu:

an alat indera pada manusia

n bagian-bagian utama dari alat indera mata, ulit.

a dan merawat kesehatan alat-alat indera kan internet sebagai sumber belajar

kasi, kolaborasi serta memecahkan masalah t

mbelajaran

isajikan dalam waktu 4 jam pelajaran (@ kali pertemuan. Alur pembelajaran pada das peratif tipe jigsaw dari Robert Slavin yang lternatif langkah-langkah pembelajaran alat n model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw b

elompok ahli dan da akhir kegiatan uat jurnal refleksi

I untuk Standar manusia dengan

indera dengan

pada pertemuan ssessmen. Pada ng kerja alat-alat

siswa mampu an pembelajaran

a, hidung, telinga,

tentang indera.

(12)

(13)

Alur pembelajaran pa

kooperatif tipe jigsaw

Semua langkah di ata secara online. Semu kemudian guru memba Sebelum setiap kelom pengetahuan awal sis sebuah alat untuk men dilakukan secara onlin diskusi siswa menge dokumen.

Siswa dalam kelo dan mem

ada dasarnya mengikuti alur dari model pe

w dari Robert Slavin yang terdiri atas lima t

tas dilakukan dengan menggunakan kompu ua bahan bacaaan diunggah ke dalam g

agi dokumen ke semua kelompok.

ompok membaca worksheet, guru melakuk iswa dengan menggunakan carta KWL. K engetahui pengetahuan awal siswa tentang s line atau offline dalam bentuk print out (ce erjakan pekerjaan dalam file yang dibuat

Membaca (Reading).

kelompok membaca topik keahlian (mata, telinga, hi embaca bahan-bahan untuk menemukan informasi

Diskusi Ahli (Expert-group discussion). dari perwakilan setiap kelompok berdiskusi tentang

masing

Laporan tim Ahli (Team Report). tiap kelompok yang telah mempelajari keahliannya

masing-masing untuk melaporkan hasil diskusi

Test.

a mengikuti tes individual tentang semua topik yang

Penghargaan kelompok (Team recognition)

kelompok dihitung dengan menggunakan base skor ok mana yang menyandang Super team, Best team d

embelajaran

tahap:

uter dan internet google dokumen

ukan assessmen KWL merupakah suatu topik. Bisa etakan). Selama t dalam google

, hidung, lidah dan kulit) asi keahliannya.

ang keahliannya

masing-ya kembali ke kelompok usinya.

ang telah dipelajarinya

ion).

(14)

Pendahuluan Guru teling

ALAT INDERA PADA MANUSIA

u menyiapkan worksheet untuk setiap sub top ga, hidung, kulit dan lidah kemudian di-ungga m Google docs atau situs penyimpan dokume

rti DivShare ( http://www.divshare.com) atau Crocodoc ( http://www.divshare.com).

a mengerjakan kegiatan dengan menggunak dilakukan secara online.

a berkelompok dan mulai membuka file-file sheet pada google document masing-masing gota kelompok mendiskusikan siapa mau jadi

ing-masing siswa menentukan worksheet yan ikan keahliannya. Siswa bisa memilih salah s lian, jadi ahli mata, ahli telinga, ahli hidung, a ahli lidah.

ap siswa yang sudah menentukan keahlianny uju ke kelompok ahli (mata, telinga, hidung, li ) dan siswa mengecek semua perlengkapan y

eja kelompok ahli

ap anggota kelompok ahli mendiskusikan kea ing-masing dan melakukan semua kegiatan y m worksheet.

ap anggota kelompok ahli mengerjakan semu m lembar jawaban yang sudah disediakan gu

ra online.

a mencatat semua informasi yang diperlukan ran kelompok dalam file yang telah disediakan gle doc dan setelah selesai diskusi setiap ang

bali ke kelompok masing-masing

ap siswa menjelaskan atau berbagi informasi liannya kepada setiap anggota kelompok.

ALAT INDERA PADA MANUSIA

(15)

Uraian Alur Pembelajaran

Pembelajaran dibagi menja a) Sebelum Proses Pemb Beberapa persyaratan

Internet untu Siswa memi

jadi 3 tahap, yaitu: belajaran

n yang diperlukan untuk pembelajaran ini ada tuk pembelajaran online

iliki akun google email (gmail), untuk ini guru an email siswa beserta passwordnya (lihat pe

email google)

h bisa mengoperasikan office baik openoffice ffice.

unggah (upload) semua worksheet untuk 5 in ung, lidah dan kulit) dan tabel hasil pengama gle document (word dan excel) atau langsung gle document kemudiandibagi keseluruh siswa

g topik indera dibuat dengan google form seh secara online

ini guru melakukan penggalian pengetahuan erikan tugas pada siswa untuk mengisi carta Tahap ini dilakukan sebagai assessmen awa lum melakukan pembelajaran.

angkum hasil berbagi informasi ke dalam goog ment sebagai hasil diskusi dalam kelompok a kembali ke kursinya masing-masing untuk gerjakan tes/kuis secara online/offline

a menulis jurnal tentang proses pembelajaran selesai dipelajari. Apa yang paling mereka pa yang tidak mereka pahami, dan bagaimana p eka tentang pembelajaran. Jurnal ditulis dalam

yang disediakan guru. atan kegiatan ke g membuatnya

a

hingga bisa

(16)

b) Selama Pembel Pada dasarnya alur yang dilakukan dala Slavin, 1995) tetapi computer, yang terd

Pada saat pembelaj jigsaw. Siswa memb document. Kegiatan pembelajaran belajar worksheet dalam kel ahli mata, ahli teling berkumpul dalam ke persiapan untuk lapo Selama proses pemb sikap siswa selama b

ALAT INDERA PADA MANUSIA

elajaran

r yang digunakan dalam pembelajaran ini sam lam penggunaan model belajar kooperatif tipe

i semuanya dilakukan secara online atau berb rdiri atas 5 langkah, yaitu:

iswa dalam kelompok membaca topik keahlia a, telinga, hidung, kulit dan lidah) dan memba

k menemukan informasi keahliannya.

up discussion. Siswa-siswa dari perwakilan se tentang keahliannya masing-masing

ort. Siswa dari setiap kelompok yang telah me a kembali ke kelompok masing-masing untuk sinya.

p siswa mengikuti tes individual tentang semu jarinya

gnition. Skor setiap kelompok dihitung untuk m ana yang menyandang Super team, Best tea

jaran guru melakukan model pembelajaran buka worksheet yang sudah diupload guru k n selanjutnya berlangsung seperti tahapa ar kooperatif tipe jigsaw dimana dimulai de elompok utama untuk menentukan siapa yan ga, ahli hidung, ahli kulit atau ahli lidah. Se elompok ahli untuk mendiskusikan keahlian oran di dalam kelompok awal.

belajaran berlangsung guru melakukan penil berdiskusi dengan menggunakan rubrik yang

ALAT INDERA PADA MANUSIA

ma dengan alur e jigsaw (Robert rbasis teknologi

ian (yaitu tentang aca bahan-engan membaca ng akan menjadi elanjutnya siswa mereka sebagai

(17)

c) Akhir pembelajaran Akhir pembelajaran si yang berhasil dalam k dengan menggunakan peningkatan poin dari mendapat gelar seba Team diberi gelar Bes Team. Pemberian sert kelompok dan dipajang Sebelum pelajaran be cara membuat jurnal y yang sudah berlangsu siswa dapat membaca

E. Alat dan Bahan

Alat yang digunakan u carta, model.

F. Media Pembelajaran

Media cetak /elekronik Carta dan model Alat In Internet, dan

Komputer

G. Instrumen Evaluasi

Pembelajaran alat ind kooperatif tipe jigsaw kognitif, psikomotor, dilengkapi dengan beb

1. Aspek Kognitif

iswa diberi kuis serta diakhiri dengan penga kegiatan pembelajaran. Pemberian pengha

n kriteria yang telah ditentukan, yaitu berda ri tiap kelompok. Kelompok yang paling bes agai Super Team. Kelompok berikutnya, d st Team dan yang terakhir diberi penghargaa rtifikat bisa dilakukan dengan ditempeli gamb

g di majalah dinding atau dalam situs guru. erakhir siswa diberi waktu untuk melakukan yang berisi kesan-kesan siswa tentang prose sung. Jurnal bisa dilakukan secara online

a jurnal dari siswa lain.

untuk pembelajaran ini antara lain kompute

Indera Manusia

dera manusia dengan menggunakan mode berbasis ICT memuat tiga aspek evalua dan afektif. Adapun ketiga instrumen ev berapa panduan pengunaan beserta contohny

akuan kelompok argaan dilakukan asarkan rata-rata esar rata-ratanya di bawah Super an sebagai Good bar/foto anggota

n refleksi dengan ses pembelajaran sehingga setiap

er, buku sumber,

(18)

Pilihlah jawaban

tanda silang (X) p

1. Bagian-bagia

ALAT INDERA PADA MANUSIA

n yang kamu anggap benar dengan car

pada huruf A, B, C, atau D pada lembar jaw

ian yang terdapat pada telinga tengah ad

jorong, rumah siput, dan alat keseimbang

gendang telinga dan saluran telinga

artil, landasan, dan sanggurdi

Eustachius dan saluran rumah siput

ernyataan yang benar berikut ini?

bagai tempat pengubah provitamin A men

t pada kulit sebagai penahan panas dan p

n.

endodermis kulit sebagai tempat pembua

rna).

kulit yang paling peka dalam menerima ra

pipi.

cahaya yang diterima indera penglihat se

alui bagian-bagian mata berikut ini, yaitu .

pupil lensa mata retina

ALAT INDERA PADA MANUSIA

ara memberikan

waban!

dalah . . . .

gan

njadi vitamin A.

pelindung dari

atan pigmen

rangsang luar

ebelum sampai

. . . .

a

a

(19)

5. Jika kamu m

agar tidak te

. .

A. ujung lidah

B. pinggiran lid

C. pangkal lida

D. permukaan

2. Aspek Psikomoto

Lembar Pengam

Cara menyiapkan Cara melakukan pe Pengamatan

a. Keadaan baha b. Mencatatkan h

dalam tabel c. Kebersihan me Laporan

a. Membuat lapo b. Menjawab pert

Jum

minum obat yang rasanya pahit misaln

erasa pahit, maka tablet tersebut jangan d

lidah

dah

n lidah

tor

matan Praktek Biologi

Topik : Alat Indera

: ...

hasil pengamatan ke

eja kerja

oran dengan rapi rtanyaan dalam LK

(20)

Keterangan

Skor 5 jika sangat tep

Skor 4 jika tepat

Skor 3 jika cukup

Skor 2 jika kurang

Skor 1 jika tidak tepat

Nilai

Mengetahui,

Kepala Sekolah

………

NIP.

Jumlah skor p Jumlah skor m

ALAT INDERA PADA MANUSIA

pat

at

X 100 = ...

………., ………

Guru Mata

………

NIP. r perolehan

r maksimum

ALAT INDERA PADA MANUSIA

……….

a Pelajaran,

(21)

3. Aspek Afektif

Tabel 1. Penilaian

No Nama

1. Any

2. Basor

3. Ning

4. Rubi

5. ....

Catatan untuk penilai: a. Kolom perilaku diisi d 1 = sangat kurang 2 = kurang

3 = sedang 4 = baik 5 = amat baik b. Nilai merupakan jum Keterangan diisi den 1). Nilai 18-20 berart 2). Nilai 14-17 berart 3). Nilai 10-13 berart 4). Nilai 6-9 berarti k 5). Nilai 0-5 berarti s Perhitungan nilai ak

Nilai Akhir = Skor

n sikap dalam praktek Alat Indera

Perilaku

Bekerja

sama Berinisiatif

Ingin

mengetahui Kreatif

i dengan angka yang sesuai dengan kriteria b

mlah dari skor-skor tiap indikator perilaku ngan kriteria berikut

rti amat baik rti baik rti sedang kurang

sangat kurang

khir dalam skala 1 – 100 adalah sebagai beri = Perolehan Skor x Skor Ideal (100)

r Maksimum (10)

Nilai Keteranga

n

berikut.

(22)

(23)

A. Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw

Sekolah adalah sebuah lembaga yang memiliki tujuan dalam pembentukan karakter manusia, baik dari segi pengetahuan, cara berpikir, sikap, dan keterampilan. Di masa lalu, sekolah merupakan salah satu tempat terjadinya persaingan siswa dalam mencapai tujuannya. Seiring dengan berubahnya pandangan manusia tentang belajar, maka sekolah pun telah mengalami perubahan dalam paradigmanya, selain sebagai tempat kompetisi, sekolah pun diciptakan untuk mengembangkan kemampuan siswa dalam berkerja sama, saling menghargai atau berkomunikasi.

Dalam mencapai tujuan pembelajaran, sekolah dapat melakukan berbagai cara. Cara-cara yang saat ini dilakukan sekolah untuk mencapai tujuannya

dengan melakukan pembelajaran secara kompetisi, individual, atau

secara kooperatif. Masing-masing cara memiliki kelemahan dan kekuatan

masing-masing dan sangat tergantung pada tujuan dan kondisinya.

1. Pembelajaran Kompetitif.

Pembelajaran secara kompetitif terjadi ketika setiap individu dalam kelas dipacu untuk menjadi yang terbaik sehingga setiap orang berusaha untuk menunjukkan keberhasilannya dalam pencapaian tujuan individualnya. Seseorang bisa berhasil mencapai tujuannya bila ada orang lain yang gagal. Hubungan negatif diantara siswa dalam

mencapai tujuannya sangat jelas sehingga menumbuhkan

ketergantungan negatif. ”Jika saya bisa berenang, maka kamu tenggelam, jika kamu berenang saya tenggelam”. Penilaian pencapaian tujuan dilakukan secara komparatif, membandingkan keberhasilan seseorang dengan orang lain – berdasarkan norma. Juara diberi

hadiah. Seringkali sistem pembelajaran secara kompetitif

(24)

memacu siswa untuk meningkatkan belajarnya atau sebaliknya kalau siswa memiliki rasa cemas berlebihan. Suasana permusuhan pun akan mudah muncul dalam pembelajaran kompetitif ini karena setiap siswa merasa ada yang ”menang” dan ”kalah”. Siswa pintar seringkali dimusuhi karena mereka menganggapnya ”tidak kompak”, sebaliknya siswa yang kalah akan tumbuh rasa antipati terhadap sesama siswa atau pada proses belajar. Dalam situasi belajar ini menumbuhkan sikap ”siapa kuat, dia yang menang” sehingga erat hubungannya dengan sikap hidup ”menghalalkan segala cara”.

2. Pembelajaran individual

Pembelajaran secara individual tidak ada suasana saling

ketergantungan karena setiap orang bekerja dan belajar sendiri-sendiri. Pencapai tujuan saling tidak berhubungan dengan pencapaian tujuan orang lain, sehingga tidak menunjukkan adanya korelasi diantara siswa yang telah mencapai tujuan pembelajaran. Karena pencapaian tujuan seseorang merupakan hasil pekerjaan sendiri maka penilaian dilakukan terhadap produk secara individual dan penilaian bisa dilakukan dengan berbasis pada kriteria. Model pembelajaran ini sering dipakai di universitas, misalnya pada sistem pendidikan jarak jauh. Dalam sistem ini dibutuhkan motivasi individu yang tinggi sehingga tidak terlalu menggantungkan diri pada guru atau dosen. Sistem ini belum banyak digunakan dalam pendidikan dasar dan menengah.

3. Pembelajaran kooperatif.

(25)

Komp

B. Hubungan Bel

Pendidikan aba learning tidak kecakapan-kec oleh para ahli d 1. Aktif le

petisi Individual

elajar Kooperatif dengan Kecakapan Ab

bad ke-21 menuntut sekolah untuk mengha ampuan memecahkan masalah (problem s ker), bekerja secara kelompok (coll

si (communicator) dan kreatif-innova

ngat sulit untuk menumbuhkan kecakapan an siswa sangat sedikit dibanding guru k memberikan kesempatan siswa untu ecakapan abad ke-21.

rategi pembelajaran sangat berperan dala apan yang dibutuhkan oleh siswa. Diperlu engubah cara mengajar dalam kelas. Keg student centered learning) merupakan sala angkan oleh guru dalam kelas. Berbagai m atan yang berpusat pada siswa harus

jar siswa. Beberapa model atau pendeka i diantaranya:

learning (Bonwell&Eison, 1991) borativeLearning (Bruffee, 1984) ry-based Learning

erative Learning (Johnson, Johnson, &Sm lem-based Learning, dll.

eratif merupakan salah satu pendeka pengembangan kecakapan abad ke-21. gorganisasi kelompok heterogen yang di

Kooperatif

bad ke-21

hasilkan lulusan yang solver), berpikir kritis ollaborator), mampu

vatif. Pembelajaran

an-kecakapan di atas ru. Teacher centered tuk mengembangkan

lam mengembangkan lukan usaha kuat dari giatan yang berpusat lah satu strategi yang i model pembelajaran us diterapkan dalam atan yang dianjurkan

mith, 1991)

(26)

dan menunjukkan sebuah kekuatan yang memiliki pengaruh kuat dalam pembelajaran. Belajar kooperatif mampu mengembangkan kerja kelompok, leadership, komunikasi, tanggung jawab individual serta kemampuan akademik siswa.

C. Apakah Belajar Kooperatif?

Cooperative learning atau belajar kooperatif adalah sebuah pendekatan atau model belajar untuk mengorganisasikan kegiatan dalam kelas ke dalam pengalaman belajar sosial dan akademis. Siswa harus melakukan proses belajar dalam kelompok untuk menyelesaikan dua jenis tugas secara bersamaan, yaitu keberhasilan anggota kelompok terjadi ketika kelompok berhasil (http://www.wikipedia.org).

Belajar kooperatif merupakan cara yang bagus untuk membangun pengetahuan siswa dan kehidupan sosialnya. Belajar koperatif tidak hanya mendorong siswa untuk belajar menyelesaikan tugas-tugas kelompok dan kegiatan tetapi juga membantu mereka dalam membangun kepribadian sosial di dalamnya. Berbagai jenis kecakapan bisa dibangun melalui model pembelajaran ini.

Hasil riset menunjukkan bahwa belajar kooperatif mampu meningkatkan prestasi dan retensi dalam belajar, meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan berpikir tingkat tinggi, pemahaman terhadap pandangan dan persepektif orang lain semakin akurat, hubungan sosial semakin baik, harga diri, keterampilan sosial meningkat dan siswa lebih menyukai guru sehingga meningkatkan hubungan yang baik antara guru dan siswa.

(27)

Brady & Tsay adalah gagasan bahwa pembelajaran kooperatif adalah pedagogi aktif yang menumbuhkan prestasi akademik yang tinggi (hal. 85). Model belajar kooperatif pertama kali dikembangkan di tahun 1970-an oleh Robert Slavin di Universitas John Hopkins. Pertama kali dilaporkan sebagai artikel penelitian dalam jurnal pendidikan. Pertama kali model ini diperkenalkan dengan nama Student Team Learning (Belajar Kelompok Siswa) berdasarkan tiga konsep dasar yaitu:

1. Penghargaan kelompok (Team rewards)

2. Tanggung jawab individual (Individual Accountability)

3. Kesempatan untuk sukses yang sama (Equal Opportunities for Success)

D. Mengapa Menggunakan belajar kooperatif?

Hasil riset menunjukkan bahwa belajar kooperatif mampu: 1. Mendorong belajar dan kemampuan akademik siswa 2. Meningkatkan daya ingat siswa

3. Meningkatkan rasa puas siswa dengan pengalaman belajar

4. Membantu siswa mengembangkan kecakapan dalam komunikasi oral 5. Mengembangkan kecakapan sosial siswa

6. Mendorong rasa percaya diri siswa

7. Membantu menodorong siswa dalam hubungan ras yang positif

Walaupun banyak hasil riset yang menunjukkan keuntungan belajar kooperatif terhadap kemampuan akademik dan social siswa, namun model pembelajaran ini masih banyak yang belum diterapkan khususnya di sekolah-sekolah yang ada di Indonesia.

(28)

sehingga tidak Seringkali mun pribadi ketika dengan anggot

Model belajar unsur dasar

ak merasakan manfaat keberadaannya uncul perasaan khawatir kehilangan kara

berada dalam kelompok karena harus ota kelompok lain.

, kekhawatiran ini bisa dihindarkan apa menerapkan prosedur model cooperativ ya membagi tugas pada setiap kelompok u pembagian tugas yang jelas, sehingga m . Siswa merasa ditinggal sendiri karena be

hu bagaimana cara menyelesaikan tug

r kooperatif tidak sama dengan belajar k belajar kooperatif memiliki keunikan

n tugas masing-masing anggota kelom del belajar kooperatif yang benar ak gelola kelas dengan efektif.

ra guru harus memahami prinsip-prinsip ratif. Menurut Johnson&Johnson dan Shar iperhatikan dalam pembelajaran kooperatif

ngan positif. Setiap anggota kelompok

ota kelompok saling berhubungan. Usa diperlukan untuk keberhasilan kelompo

ya dalam kelompok. rakter atau keunikan us menyesuaikan diri

pabila para pengajar tive learning. Banyak ok tanpa memberikan membuat para siswa elum berpengalaman gas dengan bekerja

kelompok. Beberapa n dalam pembagian ompok. Pelaksanaan akan memungkinkan

sip yang ada dalam aran, ada lima prinsip tif adalah:

(29)

memiliki peran yang penting, “saya gagal, maka tim saya pun gagal”, “ saya berenang, anggota tim pun harus mampu berenang”. Untuk itu pengajar atau guru harus merancang dan mengkomunikasikan tujuan-tujuan dan tugas-tugas kelompok dalam cara-cara yang membantu anggota-anggota tim dalam mencapai tujuannya. Pengajar harus meyakinkan bahwa masing-masing anggota tim memiliki kontribusi yang unik untuk mencapai tujuan bersama. Pengajar harus mendefinisikan secara jelas peranan tim dan tanggung jawab dari setiap anggota tim.

2. Tanggung Jawab Individual. Keberhasilan kelompok ditentukan oleh

peran setiap anggota tim. Tanggung jawab individu untuk mendapatkan prestasi yang menjakin keberhasilan kelompok. Semakin kecil ukuran kelompok semakin besar tanggung jawab individual. Guru harus mampu meningkatkan tanggung jawab individu dengan menilai prestasi masing-masing individu agar dapat memastikan siapa yang membutuhkan lebih banyak bantuan, dukungan, dan anjuran dalam pembelajaran. Secara acak, berikan pertanyaan secara oral kepada setiap siswa dengan cara memanggil salah seorang anggota kelompok untuk melaporkannya pada guru atau kelas. Amati setiap kelompok dan catat berapa banyak anggota kelompok memberikan sumbangan pada kerja kelompok. Berikan tugas pada seorang siswa dalam setiap kelompok yang berperan sebagai pemeriksa. Pemeriksa bertanya pada anggota kelompok lain untuk menjelaskan alasan dan latar belakang dari jawaban kelompoknya.

3. Interaksi langsung (face-to-face interaction). Setiap anggota tim

melakukan kerjasama dalam pencapaian suatu tujuan. Anggota-anggota tim harus meningkatkan keberhasilan satu sama lain dengan menyediakan sumber daya dan bantuan bersama, menganjurkan, dan menghargai usaha-usaha anggota tim. Guru memberikan contoh

bagaimana kelompok-kelompok seharusnya berfungsi, seperti

menjelaskan secara lisan bagaimana memecahkan masalah,

(30)

pembelajaran saat ini dengan pembelajaran sebelumnya. Memeriksa pemahaman, mendiskusikan konsep-konsep yang sedang dipelajari.

4. Keterampilan antar pribadi dan kelompok kecil. Belajar kooperatif

lebih kompleks dibandingkan dengan interaksi kelompok yang tidak terstruktur, yang tidak jarang menimbulkan pembelajaran kompetitif atau individual. Pengajar harus focus pada keterampilan-keterampilan social yang harus diajarkan dengan tujuan yang tepat. Kepemimpinan, pembuatan keputusan, membangun kepercayaan, komunikasi dan keterampilan manajemen konflik memungkinkan bagaiman bekerjasama dan mengerjakan tugas dengan baik.

5. Pemrosesan kelompok. Proses-proses pengajaran menekankan

pentingnya penyampaian kandungan pengajaran secara efisien. Tujuan-tujuan ditentukan secara jelas, urutan logis, dan kondisi-kondisi pembelajaran yang menentukan seberapa baik bahan akan dipelajari. Kelompok-kelompok harus menjelaskan apakah tindakan-tindakan anggota kelompok yang membantu dan tidak membantu. Kelompok membuat keputusan tentang perilaku yang diteruskan atau diubah.

E. Tipe-tipe Model Belajar Kooperatif

Dalam buku Cooperative Learning dari Robert Slavin edisi kedua tipe-tipe belajar kooperatif dibagi ke dalam beberapa jenis diantaranya:

1. Student Team Achievement Division (STAD) 2. Team Game Tournament (TGT)

3. Team Assisted Individualization (TAI)

4. Cooperative Integrated Reading Composition (CIRC) 5. Learning Together

6. Jigsaw I dan II 7. Group Investigation 8. Complex Instruction, dan

9. Structured Dyads Traditional Group Work

(31)

F. Apakah Jigsaw II?

Model belajar kooperatif tipe jigsaw pertama kali dikembangkan oleh Elliot Aronson dan koleganya pada tahun 1978). Sementara Jigsaw II dikembangkan oleh Robert Slavin (1986) dan tipe ini lebih sederhana dibanding Jigsaw.

Jigsaw II dapat digunakan untuk materi apa saja, namun tipe ini cocok untuk materi studi social, literature, dan beberapa topik dalam sains atau IPA. Topik-topik yang cocok disajikan dengan tipe ini terutama pembelajaran yang tujuannya berhubungan dengan konsep. Bahan-bahan pembelajaran untuk Jigsaw II biasanya dalam bentuk bab, cerita, biografi atau materi-materi berbentuk narasi dan deskriptif

(32)

Menentukan base skor

Base skor menggambarkan skor rata-rata siswa berdasarkan kuis terakhir. Rata-rata base skor dari beberapa kuis pada STAD bisa digunakan untuk Jigsaw II. Rata-rata base skor siswa digunakan untuk menentukan kelompok tim belajar kooperatif (table 1).

Pembentukan Kelompok Belajar Kooperatif

Dalam belajar kooperatif, pembentukan kelompok tidak diberikan kepada siswa. Hal ini akan mendorong mengelompokknya siswa yang saling menyukai dan siswa yang tidak disukai akan tersingkirkan dalam kelompok. Pengelompokkan dalam belajar kooperatif didasarkan pada:

1. Nilai akademik, kelompok atas dan kelompok bawah 2. Jenis kelamin, wanita dan laki-laki

3. Ras, dan 4. Agama

(33)

Tabel 1. Menentukan kelompok (tim) belajar kooperatif berdasarkan

(34)

G. Siklus Belajar Jigs

Jigsaw II berbeda 2. Diskusi kelompo

sudah memilih t mendiskusikan t 3. Laporan Kelom topik yang dipili mengajarkan ke

eading). Siswa menerima topik-topik akan dibahas, selanjutnya dibaca oleh ukan siapa untuk apa, atau menentukan

pok ahli (Expert-Group Discussion). Setia topik keahliannya berkumpul dalam kelom n topiknya.

mpok (Team Report). Setelah selesai ilih dalam kelompok ahli, siswa harus m keahliannya kepada anggota kelompoknya iswa kembali ke tempat semula kemudian tes yang berhubungan dengan semua to

juara (Team Recognition). Semua sko gkatan point (Improvement Point) terhadap g dijumlah dengan siswa lainnya dan rata-rata kelompok dijadikan untuk men itu super team, best team dan good team

ok yang memiliki nilai rata-rata paling ting ua yang memiliki skor rata-rata di baw team dan yang terakhir adalah good team g ada tidak mendapatkan hadiah.

ALAT INDERA MANUSIA

s jigsaw II terdiri

k pembelajaran eh setiap siswa n keahlian yang

tiap siswa yang ompok ahli untuk

i mendiskusikan melaporkan dan

a.

an bersiap untuk topik yang telah

kor yang sudah ap base skornya n dihitung

(35)

Tabel 2. Penentua

Kriteria

(rata-15

20

25

H. Cara Improvement

Setiap siswa akan kenaikan nilai tes s peningkatan poin y table di bawah ini.

Tabel 3. Penghitun

Skor Kuis

Lebih dari 10 poin di baw

10 poin di bawah sampai

Base skor sampai 10 poi

Lebih dari 10 point di ata

Nilai sempurna (tanpa m

I. Langkah-langkah

Berbeda dengan ST kelompok. Pertama dikelompokkan ber Sedangkan kelomp terbentuk karena k Jigsaw II terdiri atas Menurut Robert E. langkah-langkah m langkah, yaitu:

an Kriteria kelompok

-rata nilai tim) Hadiah

Good Team

Best Team

Super Team

nt Point (IP) Kelompok

n memperoleh IP. IP setiap siswa dihitun siswa terhadap base skor. Nilai IP berbed yang diperolehnya. Untuk menentukan

ngan IP pada Jigsaw II

Impr

wah base skor

ai 1 poin di bawah base skor

oint di atas base skor

tas base skor

memperhatikan base skor)

Pembelajaran Model Jigsaw II

STAD dan TGT, kelompok dalam Jigsaw a adalah kelompok utama, yaitu kelomp erdasarkan base skor, jenis kelamin, ag pok kedua adalah kelompok ahli, yaitu k keahlian yang sama. Slavin menganjur as 4-5 siswa.

. Slavin dalam bukunya Cooperative Learn model cooperative learning tipe jigsaw

ng berdasarkan eda berdasarkan jurkan kelompok

(36)

1. Membaca (Read Pada tahap ini g siswa. Siswa m akan menjadi keahlian mereka setiap informasi 2. Diskusi dalam K

Setelah setiap diambilnya, mer topik yang sam akan mereka sa

3. Laporan Tim (Tea kelompok ahli ke kepada anggota ti

ALAT INDERA MANUSIA

ading).

i guru memberikan semua topik, workshee membaca dan memfokuskan pada topi i ahli. Diskusi dalam kelompok untuk

ka dan memahami dan melokalisasi den si yang ada dalam worksheet.

Kelompok Ahli (Expert-group Discussion). p siswa memutuskan tentang keahlia ereka berkumpul dalam kelompok disku ma. Mereka harus menyiapkan semua i sampaikan ke dalam anggota kelompok ya

eam Report). Semua siswa yang sudah kembali ke kelompok awal untuk memb

tim lainnya.

ALAT INDERA MANUSIA

eet, pada setiap pik apa mereka uk menentukan engan seksama

).

lian yang akan usi ahli dengan informasi yang

ang pertama.

(37)

4. Tes. Setelah setia anggota lainnya, melakukan tes ten 5. Penghargaan Kelo

II sama halnya de terhadap kelompo menghitung IP set untuk menentuka kelompok juara.

tiap anggota kelompok menjelaskan keahl , siswa kembali ke tempat duduk masing entang semua topik yang telah didiskusikan elompok (Team Recognition). Tahap terak

engan yang dilakukan pada STAD dan TG pok yang berhasil memperoleh skor tert

etiap anggota tim dan dirata-ratakan, hasil kan kelompok juara. Lihat tabel 2, pene

hliannya kepada ng-masing untuk

an.

(38)
(39)

J. Google Docs dalam Pembelajaran IPA

Mengapa Google Docs?

Google merupakan salah satu portal yang sudah terkenal disamping Yahoo, yang memberikan banyak fasilitas untuk semua kalangan. Google juga merupakan salah satu mesin pencari yang cukup handal saat ini. Di samping itu, fasilitas-fasilitas atau tool yang disediakan google saat ini banyak mendukung proses pembelajaran di dalam kelas secara online dan bebas bayar. Ruang yang disediakanpun sangat besar dibanding dengan yang diberikan oleh yang lainnya. Dengan memiliki akun google mail (gmail) kita bisa menggunakan banyak fasilitas yang berkaitan dengan dunia pendidikan. Beberapa fasilitas yang disediakan diantaranya fasilitas untuk mengembangkan web, blog, foto, dokumen, penterjemah, grup, dan masih banyak lainnya yang bisa dipakai oleh guru dalam proses pembelajaran.

Google Documents sebagai alat produktif online di dalam kelas

Salah satu bagian yang sangat berguna bagi guru dari google adalah

google docs. (http://docs.google.com). Google docs, merupakan salah

fasilitas online yang berisi program office (word, excel, dan powerpoint) disediakan secara gratis. Kelebihan google docs selain berisi program office, hasil pekerjaan bisa di-share ke orang lain. Hal ini sangat berguna bila kita sedang bekerja secara tim tanpa harus mengirim file yang kita

Beberapa Fasilitas Google yang

(40)

kerjakan. Di da mengembangkan k online, kita juga b simpan sehingga k siapa saja.

Memulai bekerja d

Untuk bisa mengg

memiliki akun Gma

lakukan sign up (bu

Bila anda sudah m Setelah anda log in

Gambar 1. Template awal dari google docs

ALAT INDERA MANUSIA

alam kelas fasilitas ini bisa digu kecakapan berkolaborasi. Selain bisa b bisa mengupload file-file yang kita aka kita bisa memiliki akses kapan saja, dim

dengan Google Documents?

gunakan Google Docs, kita harus sign

ail, ke alamat http://docs.google.com s buat akun baru) bila belum memilikinya (lih

memiliki akun Gmail, maka anda bisa k n, maka akan muncul tampilan seperti di b

Klik disini bila anda belum memiliki akun Gambar 1. Template awal dari google docs

ALAT INDERA MANUSIA

gunakan untuk bekerja secara kan share atau imana saja dan

n in, bila sudah selanjutnya kita lihat gambar 1).

klik Document.

i bawah ini:

Klik disini bila anda belum memiliki akun

(41)

Tampak beberapa

Document, Reade

pada bagian atas a Menu-menu utama

to, dan setersnya.

a bagian menu utama dari Google, Gm

er, dan seterusnya. Sementera Menu dar

ada Search Docs dan Search Templates

a dari Google Docs adalah New, Upload

Menu utama

mail, Calender,

ari Google Docs

s.

(42)

Bagaimana Memb

Create New terdiri

Pada dasarnya ada docs, pertama den

dengan cara memb

A. Mengunggah (Up

Upload menu yang

ke dalam google tampilan seperti ber

ALAT INDERA MANUSIA

buat File Online?

ri atas menu pilihan :

Fasilitas untuk melakukan

kegiatan pengolah kata

Fasilitas untuk melakukan

kegiatan pembuatan bahan

presentasi

Fasilitas office online untuk

melakukan kegiatan

lembar kerja

Untuk pembuatan soal

atau alat survey

da dua cara untuk membuat file/dokumen

engan cara mengunggah file yang su

buat langsung dokumen.

pload) file

ng disediakan untuk mengekspor file dari (internet). Bila kita klik Upload, maka erikut:

ALAT INDERA MANUSIA

en dalam google sudah jadi atau

(43)

Bila

folder yang menun kita upload. Selan untuk di upload. Te

share dengan men 2. Klik tombol share,

kita klik , maka akan muncul ta

unjukkan pilihan file mana

njutnya pilih salah satu

erakhir jangan lupa mengklik

Men-Share File

1. Pilih file encentang ( )

e, maka akan muncul tampilan berikut:

tampilan jendela na yang akan u file atau lebih

(44)

Ada empat pilihan y

- Invite people - bila

- Get the link to sh yang akan di-shar

- See who has ac

file/dokumen

- Email as attachme

Untuk men-share seperti berikut: Pada bagian Invite,

ALAT INDERA MANUSIA

yang bisa diambil:

ila kita akan berbagi file dengan orang lain share – untuk mendapatkan alamat URL are

access - daftar orang yang diberi ak

ent – bila akan dikirim via email.

klik Invite peole. Setelah itu akan mu

e, ketikan email-email orang yang akan

di-ALAT INDERA MANUSIA

in.

L dari dokumen

akses terhadap

muncul tampilan

(45)

B. Membuat Dokum

1. Dokumen Pen

Mulai Membuat Dok a. Klik Cre

b. Pilih

Maka akan muncul

Selanjutnya lakukan Setelah dokumen menyimpan

A. Dokumen Spread

a. Klik Create men

ngolah Kata (Word Office)

okumen Pengolah Kata

eated New

ul jendela tampilan seperti di bawah ini:

an pengetikan seperti kita menggunakan o selesai jangan lupa untuk

dsheet (Excell)

ed New

Klik disini

Pilih ini

Tombol untuk menyimpan

Menu dan ikon

Klik disini

office word.

(46)

b. Pilih

Muncul layar tampil hampir sama denga

ALAT INDERA MANUSIA

pilan seperti di atas. Semua menu dan iko gan pada Excell. Terakhir jangan lupa untu

Klik disini

ALAT INDERA MANUSIA

(47)

B. Dokumen Presen

a. Klik Create

b. Pilih

Setelah itu anda ak

Selanjutnya lakuka powerpoint.

ntasi (PowerPoint)

te New

akan melihat tampilan seperti berikut:

kan apa yang biasa anda lakukan bila

Klik disini

Klik disini

(48)

Bagaimana Memb

Salah satu kelebiha fasilitas untuk mem adalah menu yang membuat soal atau Pada dasarnya keti untuk membuat so format Excell, sehin bisa berfungsi juga Memulai membuat 1. Klik Create New 2. Pilih Form

3. Setelah itu akan m

ALAT INDERA MANUSIA

buat Soal dengan Google Docs?

han dari Google docs adalah adanya mbuat soal atau bahan survey. Form ng disediakan Gooogle Docs untuk

u survey.

tika kita menggunakan Google Docs soal, kita sedang bekerja dengan hingga beberapa fungsi pada excell

a pada

t soal dengan Google docs.

muncul jendela tampilan seperti berikut:

(49)

Menu-menu pentin

A

d

u

Theme Plain : men

diberikan beberapa Fishes, dll (lihat ga

Emai

l this

form

ing:

Add item berisi bentuk-bentuk soa

dikembangkan diantaranya:

1. Text – soal berbentuk isian singka

2. Paragraph text – untuk soal uraia

3. Multiple choice – Pilihan ganda

4. Checkboxes – Pilihan lebih dari untuk survey

5. Choose from list – memilih salat

6. Scale – untuk skala sikap

7. Grid – soal dalam bentuk tabel

enu yang disediakan untuk background so a pilihan theme, diantaranya Picnic, Swim ambar di bawah).

oal yang akan

kat ian

ri satu terutama

t satu jawaban

(50)

Bagian ini disedia menjawab soal kita pada soal, kita haru siswa yang akan m

Save

Setiap selesai mem (save).

Bagian terkhir yan digunakan oleh kita kita.

ALAT INDERA MANUSIA

diakan untuk mengundang orang-orang ta, dalam hal ini adalah siswa. Untuk meng rus memiliki email siswa, selanjutnya ketik mengerjakan soal kita.

mbuat dokumen atau file jangan lupa unt

ang tidak kalah pentingnya adalah alam ita untuk memasukkan soal kita ke dalam

ALAT INDERA MANUSIA

ng yang akan ngundang siswa tikan email-email

ntuk menyimpan

(51)

Mulai bekerja!

Ketika kita mulai be

1. Ketikan judul Unti

2. Ketik petunjuk pe soal pada kotak di 3. Ketikan pertanyaa

Title,

4. Kosongkan kolom dengan petunjuk p survey (misalnya: satu!).

5. Pilih bentuk soa

type Add Item.

diantaranya adala

bekerja akan tampak tampilan seperti berik

titled form,

engisian ataupun informasi yang berhub di bawahnya.

aan pada kolom Question

m Help Text - bisa diisi k pengisian untuk soal atau a: jawaban boleh lebih dari

al pada kolom Question

. Pilihan yang disediakan lah

rikut:

(52)

Untuk membuat so bagian yang diperlu

Setelah terisi semu

required question

menambah soal Lakukah seterusny harapkan.

Untuk melihat ha anda perhatikan

pada bagian ba

alamat tersebut ke pada alamat web. akan melihat tampi anda buat..

ALAT INDERA MANUSIA

soal kita pilih multiple choice. Selanjutnya rlukan pada kolom yang tersedia (gambar d

ua jangan lupa untuk mencentang kolom

n. Selanjutnya klik Add Item (lihat gam berikutnya dengan cara memilih tipe

ya sampai anda mendapatkan jumlah so

asil pekerjaan alamat web

bawah. Copy

emudian paste b. Maka anda pilan soal yang

Centang bagian ini

ALAT INDERA MANUSIA

ya isilah bagian-r di bawah 5).

om make this a

(53)
(54)
(55)

Alat Indera Pada Manusia

Alat indera pada manusia mencakup indera penglihat, pendengar, pembau, pengecap, dan peraba serta kelainan dan pemeliharaannya. Tiap uraian sub materi memuat mekanisme, struktur dan fungsi, kelainan, serta cara memelihara alat indera.

A. Indera Penglihat

Indera penglihat dapat dibedakan menjadi bagian-bagian yang melindungi bola mata dan bagian-bagian bola mata. Bagian-bagian yang melindungi bola mata meliputi: kelopak mata, bulu mata, alis, dan kelenjar air mata. Biji mata atau bola mata terdapat dalam rongga mata yang dilindungi oleh tulang-tulang tengkorak.

Yang berfungsi melindungi bola mata adalah sebagai berikut.

1. Kelopak mata berfungsi untuk berkedip, sehingga bola mata akan terhindar dari kotoran atau benda-benda kecil lainnya.

2. Bulu mata berfungsi untuk melindungi mata dari debu ketika membuka mata.

3. Alis berfungsi untuk menghalangi jatuhnya keringat dari dahi ke mata. 4. Kelenjar air mata berfungsi untuk menghasilkan air mata. Air mata inilah

yang berfungsi untuk membersihkan kotoran yang terdapat di permukaan mata dari kekeringan.

Fungsi struktur bola mata adalah sebagai berikut.

1. Selaput tanduk (kornea), selaput bening yang terdapat pada bagian

depan bola mata yang berfungsi untuk melewatkan rangsang cahaya dari luar.

2. Anak mata (pupil), bagian tengah selaput pelangi (iris) yang berlubang, berfungsi dalam pengaturan besar kecilnya cahaya yang masuk.

3. Lensa mata, berfungsi dalam mengatur pembentukan bayangan.

4. Selaput pelangi (iris), tirai berwarna di depan lensa yang memberi warna

(56)

8. Bintik kuning, tem

paling banyak me

Benda akan ter tersebut dan m melindungi bagian dalam bola mata. , yaitu lapisan tengah bola mata, suatu la nyak mengandung pembuluh darah, be

zat warna (pigmen).

(retina), lapisan terdalam dari bola el-sel saraf, berfungsi untuk menangkap ba tempat yang paling peka terhadap rangsan

mengandung sel-sel saraf penglihat.

Gambar 2. Struktur Indera Penglihat

terlihat jika ada sinar/cahaya yang meman masuk ke mata. Mekanismenya adala ari benda tersebut masuk ke dalam bola k (kornea), anak mata (pupil), lensa ma (retina). Selanjutnya, rangsang cahay ruskan oleh urat saraf ke otak. Setelah ran h kita berkesan melihat sesuatu benda.

Indera Penglihat

terjadi pada indera penglihat manusia a

ALAT INDERA MANUSIA

bola mata yang

lapisan jaringan berwarna coklat

mata, banyak bayangan.

ang cahaya dan

(57)

a) Mata miopi ata

sedangkan be karena ukuran ukuran yang depan retina. K cekung. f) Astigmatisme,

berkas cahaya titik tajam. Hal

tau rabun jauh, hanya mampu melihat jel

benda-benda jauh tidak tampak jelas. an biji mata dari belakang sampai ke d

normal, sehingga lensa memfokuskan Kelainan ini dapat diatasi dengan meng

etropi atau rabun dekat, hanya mampu sedangkan benda-benda dekat tidak i terjadi karena ukuran biji mata dari belak

h pendek atau kecil, sehingga lensa i belakang retina. Kelainan ini bisa d

n lensa cembung.

bar. Kerusakan mata (a) mata miopi, (b) hiperm

aitu kesalahan akomodasi yang terjadi p ang sudah menginjak usia lanjut. Lensa m a, daya lenting berkurang, sehingga

n bayangan sebuah benda yang berada mpakan mata presbiop sama dengan

e, yaitu kesalahan refraksi yang terjadi k ya jatuh pada garis-garis di atas retina, bu al ini disebabkan adanya perubahan bent

elas jarak dekat, . Hal ini terjadi depan melebihi an bayangan di ggunakan lensa

pu melihat jelas tampak jelas. kang sampai ke a memfokuskan diatasi dengan

(58)

lensa. Mata as Keadaan ini da (jika bukan as yang kurang ce

g. Konjungtivitis, yang melapisi sebuah atau k pasir, sehingg merah, mata b h. Trakhoma, yai akibat infeksi v

i. Katarak, yaitu atau keseluruh

Gambar (a)

(b)

j. Hemeralopia, y terjadi akibat k k. Buta warna, ya

macam-macam

ALAT INDERA MANUSIA

astigmatisme hanya mampu melihat baris dapat ditolong dengan mengenakan kaca astigmatisme sejak lahir), untuk menamb cembung pada lensa mata yang abnormal

Gambar.. Penderita Astigmatisme

, yaitu peradangan pada konjungtiva ( isi sisi dalam kelopak mata). Gejalanya

kedua mata terasa panas dan seolah-ol ga kelopak mata membengkak, konjung berair dan tidak tahan cahaya.

aitu salah satu bentuk peradangan konjun i virus pada konjungtiva.

u mengaburnya lensa mata, dapat menye uhan lensa mata.

(a) (b)

Penglihatan penderita Trakhoma

Penglihatan penderita Katarak

, yaitu rabun ayam (kurang awas di waktu kekurangan vitamin A (avitaminosis A). yaitu penyakit keturunan yang tidak dapat

am warna. Buta warna ada dua macam ya

ALAT INDERA MANUSIA

ris-baris tertentu. ca mata silindris bahkan bagian al tersebut.

(selaput lendir a adalah salah olah terasa ada ngtiva berwarna

ngtivitis sebagai

yerang sebagian

tu senja). Hal ini

(59)

total dan buta warna hitam d sebagian hany

2. Cara Memelih

Beberapa contoh a) Biasakan mem

buku yang dib buku sambil tid b) Bila kita sedan

menjadi buram c) Jika pada bag

segera tetesi d d) Hindari kontak konjungtivitis) tersebut sanga e) Hindari meliha mengakibatkan f) Agar mata se banyak menga

ta warna sebagian. Buta warna total hany dan putih (black and white). Sedangka nya mengetahui warna merah atau biru.

hara Indera Penglihat

h cara memelihara indera penglihat sepert embaca buku dengan sikap tubuh tegak

ibaca kurang lebih 30 cm. Jangan dibiasa tiduran, karena akan mengakibatkan kelain ang mambaca buku atau melihat suatu b m/kabur, maka segera periksakan ke dokt gian mata terasa gatal-gatal atau mata m i dengan obat tetes mata.

ak langsung dengan penderita sakit mata ) seperti penggunaan handuk bersama, k gat mudah menular.

hat gerhana matahari secara langsung, an kebutaan mendadak.

selalu sehat, biasakanlah memakan m gandung vitamin A, seperti wortel.

nya mengetahui kan buta warna

rti berikut ini. ak, jarak antara sakan membaca ainan mata.

benda tiba-tiba kter mata.

memerah, maka

ta (trakhom dan karena penyakit

g, karena dapat

(60)
(61)

B. Indera Pendengar

Telinga sebagai alat indera pendengar terdiri atas tiga bagian, yaitu telinga luar, telinga tengah, dan telinga dalam. Untuk lebih jelasnya, Anda dapat pelajari pada gambar berikut ini.

Gambar telinga

Struktur dan fungsi organ telinga sebagai alat indera pendengar adalah sebagai berikut.

1. Telinga luar, berungsi dalam menangkap rangsang getaran suara/bunyi dari luar. Bagian-bagiannya meliputi daun telinga, lubang telinga, saluran telinga, selaput gendang telinga, dan kelenjar minyak.

2. Telinga tengah, berfungsi dalam menghantarkan getaran suara/bunyi dari telinga luar ke telinga dalam. Bagian-bagiannya meliputi rongga yang ada di dalamnya terdapat tulang-tulang pendengar. Rongga ini dihubungkan dengan rongga mulut oleh pembuluh Eustachius. Tulang-tulang pendengar ini terdiri atas tulang martil, tulang landasan, dan tulang sanggurdi.

(62)

1. Kelainan pada In

Kelainan yang ter sebagai berikut. a) Infeksi telinga

campak, atau telinga tengah atau kemasuka b) Labirintis, bias

tengah. Gejala

2. Cara Memelihara

Beberapa contoh car berikut.

1. Bersihkanlah kapas basah

erjadi pada alat indera pendengar pada m

a tengah, dapat terjadi setelah seseor u peradangan di rongga hidung. Di samp

h dapat terjadi disebabkan oleh tusukan kan air.

sanya disebabkan akibat menjalarnya infe alanya adalah kepala pening-pening, m

menjadi tuli.

seimbangan, yaitu gangguan sementara mabuk perjalanan.

enyebabnya bermacam-macam. Misa

ndang telinga atau rusaknya saraf pende

egaduhan, dapat mengakibatkan bertam sehingga dapat terjadi hipertensi. Beb aduhan: suara lemah antara 60-70

biasa antara 80-90 db; lalu lintas ramai a a mesin jet antara 140-150 db.

a Indera Pendengar

ara memelihara alat indera pendengar a

h kotoran yang terdapat di bagian teling h yang hangat. Janganlah menggunakan

mbersihkan telinga luar tersebut,

an infeksi bila tertusuk. Jangan an kotoran telinga karena akan memicu ga.

adi infeksi bagian telinga tengah akibat atau kemasukan air, maka segera periksa

ALAT INDERA MANUSIA

manusia adalah

orang influensa, ping itu, infeksi an benda tajam

feksi dari telinga muntah-muntah,

a akibat setelah

isalnya, akibat

dengar sehingga

mbah cepatnya eberapa contoh db (desibel); i antara 100-110

adalah sebagai

ga luar dengan an benda tajam

karea dapat

terlalu sering u pembentukan

(63)

3. Janganlah me bagian saluran pern untuk pernapasan, dan lendir yang me udara yang dihirup

G Vander et al.: Human Physiolog Systems, 9. T lendir pembau gelembung pem

eminum obat seperti pil kina yang berle akibatkan gangguan pada indera pendenga ndengar suara atau bunyi yang memek

pat mengakibatkan ketulian.

fungsi sebagai indera pembau/pencium, ju ernapasan. Di dalam rongga hidung, udar n, dibersihkan dari kotoran-kotoran oleh

enutupi selaput lubang hidung. Begitu pul p pun disesuaikan dengan suhu tubuh.

Gambar (a) organ hidung, (b) struktur sel olfaktor gy: The Mechanism of Body Function, Eighth Edition, II. B The sensory Systems © The McGraw−Hill Companies, 2001

ng sebagai alat indera pembau adalah seb bagian dalam, terdapat sekat yang memis di bagian kiri dan kanan. Rongga hidung batasi oleh lempeng tipis, sedangkan bag

n bagian sisi oleh karang hidung.

g bagian atas, terdapat lendir pembau y ima rangsang bau. Rangsang bau diterim

yang memiliki sel-sel pembau untuk mbau. Dari gelembung pembau inilah

rlebihan, karena gar.

ekakkan telinga

juga merupakan ara yang dihirup h rambut-rambut ula, kelembaban

ori

Biological Control

(64)

bergerak melalu ditafsirkan.

1. Kelainan Ind

Kelainan yan

D. Indera Pengecap

Lidah merupakan o amati permukaan li permukaan lidah y tonjolan ini seben pengecap akan ber Puting pengecap r rasa asin dan asam ujung lidah. Selain sentuhan rasa pana

ALAT INDERA MANUSIA

alui berkas saraf pembau menuju ke

dera Pembau

ang terjadi pada indera pembau manusia a

ngan rongga hidung, yaitu peradangan d

lihara Indera Pembau

contoh cara memelihara alat indera pe rikut.

anlah kotoran yang terdapat dalam r menggunakan kapas yang diberi air hanga rjadinya benturan bagian kepala belakang

ibatkan indera pembau tidak berfungsi lag nlah pengambilan udara pernapasan mela

organ yang berfungsi sebagai indera peng lidah dengan kaca pembesar (lup), maka yang kasar dan banyak tonjolan-tonjo enarnya adalah puting-puting pengecap ereaksi terhadap satu jenis rasa.

rasa pahit terletak di bagian di bagian m di bagian sisi lidah; serta rasa manis ter

in itu, alat indera pengecap juga mam nas, dingin, dan nyeri.

ALAT INDERA MANUSIA

ke otak untuk

adalah sebagai

di sebelah atas a bagian hidung gganggu indera

atas, sehingga n selera makan

pembau adalah

rongga hidung gat.

g, karena dapat gi.

lalui hidung.

ngecap. Bila kita ka akan tampak jolan. Tonjolan-ap. Tiap puting

(65)

1. Struktur dan

n Fungsi Indera Pengecap

h selain sebagai indera pengecap, yaitu m ketika dikunyah; membantu mendorong gan (pada waktu menelan); dan sebag

icara

Gambar Permukaan Indera Pengecap

mukaan lidah yang kasar itu memliki to t papilla. Bentuk-bentuk tonjolan itu ad

berbentuk seperti benang-benang halus

ormis, banyak terdapat di bagian depan lid

berbentuk seperti kepala jamur yang d

s, banyak terdapat di bagian depan dan si

berbentuk bulat yang disebut papilla seperti huruf V terbalik, banyak terda lidah.

atu tonjolan terdapat banyak puting pen cap terdiri atas dua jenis sel seperti berikut

sel pengecap memiliki tonjolan-tonjolan ng menonjol ke luar dari pengecap.

mengatur letak g makanan ke agai alat bantu

tonjolan-tonjolan adalah sebagai

us yang disebut lidah.

disebut papilla

sisi lidah.

la circumvalata, apat di bagian

engecap. Setiap ut ini.

(66)

2. Kelainan Inder

Kelainan yang

3. Cara Memeliha

Cara memeliha sebagai berikut

ALAT INDERA MANUSIA

sel penunjang yang berfungsi untuk men ngecap.

hui bahwa tiap puting (kuncup) pen atu rasa. Sejumlah puting pengecap terda dan langit-langit lunak rongga mulut. Bagi

engecap rasa manis, pahit, asam, dan as ut ini.

mukaan Lidah Tempat Pengecap: (1) Rasa Manis; (3) Rasa Asam; dan (4) Rasa Asin

ra Pengecap

g terjadi pada indera pengecap manusia a

an lidah (glositis), yaitu peradangan lidah Gejalanya adalah terdapat benjolan-benjo

nutupi lidah. Peradangan ini timbul b g yang mengalami gangguan pen-cernaa ala lainnya adalah lidah lembek dan ekas-bekas gigitan bagian pinggirannya.

ia, gejalanya ditandai dengan bercak-ber

a permukaan lidah. Kejadian ini biasanya

ara Indera Pengecap

ihara indera pengecap agar tetap ber ut.

ALAT INDERA MANUSIA

enyokong sel-sel

engecap hanya dapat juga pada gian permukaan sin seperti pada

is; (2) Rasa Pahit;

adalah sebagai

h yang menahun jolan dan lendir biasanya pada aan atau infeksi pucat dengan

ercak putih yang ya pada perokok

(67)

a) Jangan dibi

Kita dapat mengetah suatu benda yang di saraf ke otak. Perlu peraba sama kepek ujung-ujung jari dan

Vander et al.: Human P Control System

Gam

Struktur indera pe

biasakan makan dan minum yang masih engaruh terhadap indera pengecap.

k gigi secara teratur untuk mengatasi ter

erokok bagi perokok berat agar tidak t tih pada indera pengecap.

tahui sesuatu benda dengan cara merab diraba oleh kulit itu ada rangsang yang dis lu diketahui bahwa tidak semua kulit seba kaannya. Bagian-bagian kulit yang paling n bibir. Selain sebagai indera peraba, kul a rasa panas, dingin, nyeri, dan lain-lainnya

ungsi Indera Peraba

lat indera peraba pada manusia terdiri ata dan lapisan dalam (dermis). Untuk lebih t ini.

Physiology: The Mechanism of Body Function, Eighth Ed ms, 9. The sensory Systems © The McGraw−Hill Companies

ambar 7. Penampang Kulit dan Bagian-bagiannya

eraba pada manusia dapat dibedakan sep

h panas, karena

terjadinya infeksi

terjadi

bercak-atas kulit lapisan ih jelasnya, lihat

dition, II. Biological

es, 2001

ya

(68)

a) Lapisan luar lapisan korneu

lapisan granu

germinativum

luar. Ketebalan seperti yang te

Gambar.. Perbedaan lainnya Faller, The Hu

b) Lapisan dalam

keringat, salur kapiler, serta panas, dingin,

ALAT INDERA MANUSIA

r (epidermis), tersusun dari beberapa

um yang selalu mati dan mengelupas, la

ulosum yang mengandung pigmen,

yang terus-menerus membentuk sel-se lan lapisan epidermis berbeda di beberapa terlihat pada gambar berikut ini.

n ketebalan epidermis (a) di permukaan telapak tanga, (b uman Body © 2004 Thieme

m (dermis), yaitu tersusun atas jaringan l luran keringat, kelenjar minyak, pembul a berbagai saraf penerima rangsang unt

, sentuhan, dan tekanan.

ALAT INDERA MANUSIA

a lapisan, yaitu lapisan lusidum, , dan lapisan el baru ke arah pa bagian tubuh,

(b) bagian tubuh yang

Gambar

Tabel 1. Menentukan kelompok (tim) belajar kooperatif berdasarkan base skor.
Gambar telinga
gambar berikut:

Referensi

Dokumen terkait

Dari hasil penelitian didapatkan bahwa masih terdapat responden yang mendapat dukungan baik kategori sikap kurang dalam pemberian ASI eksklusif sebanyak 1

S26 - Jika kontak dengan mata, segera bilas dengan air yang banyak dan minta saran medis.. Kontak dengan kulit Segera cuci dengan air yang banyak selama setidaknya

Nilai tukar tidak berpengaruh signifikan terhadap pembiayaan bank umum syariah karena pangsa pasar bank umum syariah masih kecil dan belum seluas bank konvensional

perubahan keempat ini adalah Undang-Undang dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang ditetapkan pada tanggal 18 Agustus 1945 dan diberlakukan kembali dengan Dekrit Presiden

Adanya pelaksanaan Program Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) merupakan program wajib setiap mahasiswa kependidikan sebagai pengembangan calon guru yang profesional,

menyebabkan awak kapal tidak dapat bertemu keluarganya yang yang mana sebagian awak kapal bertempat tinggal di Jakarta atau Surabaya selain dari itu, kecilnya

Status Informasi Formal Informasi yang Dikuasai.. Fazhari Irvansyah Sinaga [email protected] Permohonan soft copy berkas ijazah dan transkrip nilai.. 300 8 Juli 2020

Apabila unit dalam 3 alternatif kavling tersebut sudah tidak tersedia/habis, maka Pemesan boleh memilih unit lain yang tersedia atau mundur dan uang Tiket Pemesanan (TIP) akan