STANDAR PELAYANAN RUMAH SAKIT KARS DAN JCI_ September 2015.pdf
Teks penuh
(2) 11/28/2015. STANDAR PELAYANAN RUMAH SAKIT KARS DAN JCI: September 2015 1. 2.. c. PENDIDIKAN KELUARGA. PASIEN. &. Asesmen kebutuhan edukasi pasien & keluarga. . SPO asesmen kebutuhan edukasi pasien dan keluarga. 3.. Hambatan emosional & motivasi 4. Keterbatasan fisik & kognitif 5. Kesedian pasien untuk menerima informasi . d. e.. f.. PENINGKATAN MUTU KESELAMATAN PASIEN. Pembentukan panitia PKRS Pedoman pengorganisasian & pelayanan panitia PKRS. SPO pemberian edukasi. Peningkatan mutu RS. b.. Keselamatan pasien. c.. Standar pelayanan kedokteran. a.. Pembentukan Tim PONEK RS. SPO peningkatan mutu RS SPO keselamatan pasien. &. b.. Pedoman pengorganisasian & pelayanan Tim PONEK RS. c.. Pelayanan Kesehatan Maternal & Neonatus. d.. Penyelenggaraan PONEK 24 jam di RS. e.. Rawat gabung ibu & bayi. f.. Inisiasi menyusui dini dan ASI eksklusif. g.. Perawatan metode kangguru pada BBLR. h.. Rumah Sakit sayang ibu bayi. i.. Pelaksanaan rujukan PONEK. j.. Pembentukan Tim HIV/AIDS RS. MILLENIUM GOALS. DEVELOPMENT. l.. Penetapan indikator & evaluasi insiden keselamatan pasien Formulir laporan insiden keselamatan pasien Bukti penyediaan alat/ teknologi untuk meningkatkan mutu & keselamatan pasien Bukti orientasi karyaan baru Laporan RCA tentang adanya insiden keselamatan pasien Laporan bulanan KTD . [https://www.blogger.com/null]. SPO rujukan. MoU UPK rujukan SK Direktur pembentukan HIV/AIDS. tentang Tim. Pelayanan VCT,ART,PMTCT,IO, ODHA dengan faktor risiko IDU dan penunjang di RS. SPO pelayanan VCT SPO pelayanan ART SPO pelayanan PMTCT SPO pelayanan infeksi oportunistik SPO pelayanan ODHA dengan risiko IDU SPO pelayanan penunjang SPO rujukan. MoU UPK rujukan . Pembentukan Tim DOTS RS. o.. Pedoman pengorganisasian & pelayanan Tim DOTS RS. p.. Manajerial pelayanan TB dengan strategi DOTS. q.. SK Direktur tentang pembentukan Tim PONEK. Pedoman pengorganisasian & pelayanan Tim HIV/AIDS. m. Pelaksanaan rujukan HIV.AIDS n.. tentang panitia. Bahan materi edukasi. . k.. SK Direktur pembentukan PKRS. Pre / post test Daftar hadir Sertifikasi Laporan kegiatan. Program pelatihan staf tentang komunikasi yang efektif. a.. Keyakinan Kemampuan membaca, tingkat pendidikan, bahasa yang digunakan. Penerapan DOTS di RS. http://hendriaputra.blogspot.co.id/2015_09_01_archive.html?view=classic&m=1. SK Direktur tentang pembentukan Tim DOTS RS. SPO penerimaan pasien TB SPO pembentukan jejaring eksternal & internal RS SPO penyediaan obat anti TB SPO pencatatan pasien TB. 2/12.
(3) 11/28/2015. STANDAR PELAYANAN RUMAH SAKIT KARS DAN JCI: September 2015 SPO pelacakan kasus mangkir r. s.. a. b.. AKSES KE PELAYANAN KONTINUITAS PELAYANAN. &. Pelaksanaan rujukan DOTS. SPO rujukan. Program pelatihan Tim PONEK/HIV AIDS/DOTS Skrining/ triase Pendaftaran pasien rawat jalan & penerimaan pasien rawat inap. Sertifikasi Laporan kegiatan SPO skrining pasien SPO pendaftaran pasien rawat jalan SPO penerimaan pasien rawat inap. c.. Identifikasi pasien. SPO pemasangan gelang identifikasi pasien. d.. Penundaan pelayanan atau pengobatan. SPO penundaan pelayanan atau pengobatan. e.. Transfer (intra/ inter RS). f.. Rencana pemulangan pasien. g.. Pelaksanaan praktik kedokteran. SPO pelaksanaan praktik kedokteran. h.. Pemberian informasi pelayanan. SPO pemberian informasi pelayanan. i.. Transportasi RS. SPO pemeliharaan transportasi RS. j.. Program Diklat : Skrining/triase Transfer pasien. a.. Asesmen pasien : Asesmen gizi Asesmen nyeri Asesmen risiko jatuh Asesmen pasien tahap terminal Asesmen rencana pemulangan pasien Asesmen ulang. b.. Kebijakan RS tentang pelayanan laboratorium. c.. d.. ASESMEN PASIEN. e.. SPO transfer pasien. checklist kriteria transfer MoU UPK rujukan. SPO pemulangan pasien. . Kebijakan RS tentang pelayanan radiologi. g.. Pedoman pengorganisasian radiologi. h.. Pedoman pelayanan radiologi. i.. Program kerja unit. http://hendriaputra.blogspot.co.id/2015_09_01_archive.html?view=classic&m=1. discharge. Bukti pemeliharaan. SPO Asesmen gizi SPO Asesmen nyeri SPO Asesmen risiko jatuh SPO Asesmen pasien tahap terminal SPO Asesmen rencana pemulangan pasien SPO Asesmen ulang. Uraian jabatan SPO penggunaan APD SPO penanganan bahan infeksi SPOpembuangan bahan infeksi SPO identifikasi risiko keselamatan SPO pelaporan hasil SPO pelaporan hasil test diagnostik yang kritis SPO pengadaan peralatan laboratorium SPO pemeliharaan SPO penggunaan SPO penyediaan reagensia esensial SPO penyimpanan reagensia SPO distribusi reagensia SPO pengetesan reagensia SPO penerimaan spesimen SPO identifikasi spesimen SPO pengambilan spesimen SPO pengiriman spesimen SPO pembuangan spesimen SPO pengawetan spesimen SPO pencatatan spesimen SPO kontrol mutu. Program kerja unit : Keselamatan & keamanan laboratorium Pengenalan B3 yang baru dikenali Pelatihan staf tentang K3. f.. checklist planning. Pre/post test Daftar hadir Sertifikasi Laporan kegiatan. Pedoman pengorganisasian lab.. Pedoman pelayanan laboratorium. MoU UPK rujukan. Penetapan hasil kritis & ambang nilai kritis Daftar inventaris alat Bukti kalibrasi alat Daftar reagensia esensial Penetapan rentang nilai rujukan MoU laboratorium luar daftar para ahli dalam bidang diagnostik spesialistik Jadwal para ahli dalam bidang diagnostik spesialistik. Daftar hadir Pre/ post test Sertifikasi. SPO penggunaan APD SPO penanganan bahan infeksi SPOpembuangan bahan infeksi SPO identifikasi risiko keselamatan SPO pelaporan hasil SPO pengadaan peralatan radiologi SPO pemeliharaan SPO penggunaan SPO penyediaan reagensia , Xray SPO penyimpanan reagensia, Xray SPO distribusi reagensia, Xray SPO pemerliharaan reagensia, Xray SPO penyimpanan SPO kontrol mutu. Daftar inventaris alat Bukti kalibrasi alat Daftar reagensia MoU radiologi luar Daftar nama para ahli dalam bidang diagnostik spesialistik Jadwal para ahli dalam bidang diagnostik spesialistik. 3/12.
(4) 11/28/2015. STANDAR PELAYANAN RUMAH SAKIT KARS DAN JCI: September 2015 a.. Pelayanan kedokteran & keperawatan. b.. Pelayanan kasus emergensi. SPO kasus emergensi. c.. Pelayanan resusitasi. SPO resusitasi. d.. Pelayanan darah. SPO pemberian komponen darah. e.. PELAYANAN PASIEN. f.. PELAYANAN BEDAH. ANESTESI. Manajemen nyeri. SPO manajemen nyeri. g.. Pelayanan gizi. SPO penyiapan SPO penyimpanan SPO pendistribusian SPO penyajian. h.. Pelayanan tahap terminal. SPO pelayanan tahap terminal. a.. Pelayanan sedasi. SPO pemberian sedasi ringan SPO pemberian sedasi moderat SPO pemberian sedasi dalam. b.. Pelayanan anestesi. c.. Pelayanan bedah. a.. Kebijakan RS tentang pelayanan farmasi. b.. Pedoman pengorganisasian farmasi. &. c.. MANAJEMEN OBAT. MANAJEMEN INFORMASI. PENGGUNAAN. KOMUNIKASI. Pelayanan pasien risiko tinggi dengan : Peralatan BHD Penyakit menular atau immuno suppressed Peralatan dialisis Peralatan pengikat (restraint) Ketergantungan bantuan Pengobatan kemoterapi. SPO pelayanan pasien risiko tinggi dengan BHD SPO pelayanan pasien risiko tinggi dengan penyakit menular atau immunosuppressed SPO pelayanan pasien risiko tinggi dengan dialisis SPO pelayanan pasien risiko tinggi dengan pengikat SPO pelayanan pasien risiko tinggi dengan ketergantungan bantuan SPO pelayanan pasien risiko tinggi dengan kemoterapi. Pedoman pelayanan farmasi : Penggunaan obat di RS Cara identifikasi dan penyimpanan obat yang dibawa oleh pasien Cara penyimpanan yang tepat bagi produk nutrisi Cara penyimpanan obat radioaktif, untuk keperluan investigasi dan sejenisnya Cara obat sample disimpan dan dikendalikan Penggunaan obat yang diketahui kadaluwarsa atau ketinggalan jaman Pemusnahan obat yang diketahui kadaluwarsa atau ketinggalan jaman Peresepan, pemesanan dan pencatatan obat yang aman di rumah sakit Prosedur mengatur tindakan yang terkait dengan penulisan resep dan pemesanan yang tidak terbaca Mengidentifikasi efek yang tidak diharapkan yang harus dicatat dalam status pasien dan yang harus dilaporkan ke rumah sakit. d.. Program kerja unit : pelatihan aseptik. a.. Komunikasi yang efektif dalam pemberian informasi & edukasi. b.. Pedoman pengorganisasian rekam medis. & c.. d.. Pedoman pelayanan rekam medis. Program kerja unit : pelatihan manajemen informasi. http://hendriaputra.blogspot.co.id/2015_09_01_archive.html?view=classic&m=1. SPO asesmen praanestesi SPO pengawasan selama anestesi SPO pengawasan selama paska anestesi. Formulir monitoring selama anestesi Formulir monitoring paska anestesi. SPO pelayanan bedah. SPO penggunaan obat di RS SPO identifikasi obat SPO penyimpanan obat yang dibawa pulang SPO penyimpanan produk nutrisi SPO penyimpanan obat radioaktif, untuk keperluan investigasi dan sejenisnya SPO obat sample disimpan dan dikendalikan SPO penggunaan obat yang diketahui kadaluwarsa atau ketinggalan jaman SPO pemusnahan obat yang diketahui kadaluwarsa atau ketinggalan jaman SPO peresepan, pemesanan SPO pencatatan obat di rumah sakit. SPO penanggulangan penulisan resep dan pemesanan yang tidak terbaca SPO identifikasi efek yang tidak diharapkan yang harus dicatat dalam status pasien dan yang harus dilaporkan ke rumah sakit. Daftar stok obat RS Laporan narkotik, psikotropik MOU dg pihak luar form usulan obat baru, daftar obat baru Bukti permintaan yang tidak tersedia di RS Berita acara pemusnahan obat kadaluarsa, penarikan obat kadaluarsa Lihat resep/ FPO Laporan IKP/KTD Laporan KNC. Pre/ post test Daftar hadir Sertifikasi Laporan kegiatan SPO pemberian informasi. . Dokumen informasi lengkap tentang RS (Leaflet, website). SPO pelaporan data cakupan RS SPO penyimpanan (retensi) berkas RM SPO perlindungan RM dari kehilangan & kerusakan SPO perlindungan RM dari akses/ penggunaan tidak sah. Laporan Data cakupan Daftar singkatan yang tidak boleh digunakan. Pre/post tes, daftar hadir Sertifikasi. 4/12.
(5) 11/28/2015. STANDAR PELAYANAN RUMAH SAKIT KARS DAN JCI: September 2015 a.. b.. KUALIFIKASI STAF. &. PENDIDIKAN. Pedoman pengorganisasian unit. d.. Verifikasi kredensial staf. Pemberian vaksinasi & imunisasi staf. g.. MCU staf. a.. Pembentukan panitia PPI. &. c. d.. SPO penerimaan staf SPO pengangkatan. STR,SIK, SIP & ijazah yang sudah dilegalisir Usulan penambahan & pengangkatan staf. SPO penilaian kinerja. . SPO verifikasi kredensial staf. Daftar nama staf RS Bukti verifikasi kredensial staf dari tempat pendidikan terakhir. Program kerja : Rencana Kerja & Anggaran Penempatan staf Orientasi staf Pelatihan cardiac life support. f.. b.. TATA KELOLA, KEPEMIMPINAN & PENGARAHAN. Penilaian kinerja profesional. c.. e.. PENCEGAHAN PENGENDALIAN INFEKSI. Pedoman SDM : Penerimaan staf Persyaratan jabatan Uraian jabatan Pola ketenagaan. Pedoman pengorganisasian & pelayanan panitia PPI : Identifikasi risiko infeksi Identifikasi peralatan yang kadaluwarsa Peralatan dan material singleuse yang direuse Pembuangan benda tajam dan jarum Pasien yang sudah diketahui atau diduga infeksi menular harus di isolasi Pemisahan antara pasien dengan penyakit menular, dari pasien lain yang berisiko tinggi, yang rentan karena immunosuppressed atau lain dan staf Cara mengelola pasien dengan infeksi airborne Hand hygiene. Hasil penilaian kinerja audit medis Hasil rapat komite medis. Daftar hadir Sertifikasi Laporan kegiatan. . Jadwal imunisasi. vaksinasi. &. Jadwal & hasil MCU staf SPO identifikasi risiko infeksi SPO identifikasi peralatan yang kadaluwarsa SPO identifikasi peralatan dan material single use yang direuse SPO pembuangan benda tajam dan jarum SPO penanganan pasien yang sudah diketahui atau diduga infeksi menular harus di isolasi SPO pemisahan antara pasien dengan penyakit menular, dari pasien lain yang berisiko tinggi, yang rentan karena immunosuppressed atau lain dan staf SPO mengelola pasien dengan infeksi airborne. SK Direktur tentag pembentukan panitia PPI. Asesmen risiko infeksi sertifikat pelatihan PPI Laporan hasil pemetaan kuman dan resistensi antibiotika Hasil pemeriksaan air Laporan kultur kuman, analisa outbreak check list pemakaian alat MoU dengan RS pemilik incinerator. SPO cuci tangan. Program kerja : Pelatihan cuci tangan. a.. SK SOTK. b.. SK pemilik tentang renstra & RKA. c.. SK pendelegasian kewenangan. d.. Hospital by laws. e.. SK direktur & pejabat struktural lainnya. f.. Mutu & keselamatan pasien. g.. Fasilitas RS. h.. Penilaian kinerja profesional. i.. Struktur organisasi RS & unit kerja. j.. SK etika pegawai RS. k.. SK panitia etik RS. l.. SK ijin RS. a.. Fasilitas RS. http://hendriaputra.blogspot.co.id/2015_09_01_archive.html?view=classic&m=1. SPO pengadaan alat & obat RS. SPO penilaian kinerja profesional. Dokumen kredensial Dokumen perjanjian kontrak Persyaratan jabatan dan dokumen pendukung Laporan bulanan kpd dewan pengawas Dokumen bukti proses penetapan misi RS Bukti pelaksanaan rapat koordinasi dengan tokoh masyarakat Undangan rapat dinkes Rapat & notulen rapat dengan pemangku kepentingan Profil RS dan brosur RS serta dokumen bukti Bukti dokumen pengadaan fasilitas RS dan daftar alat & obat standar Daftar dokter kerjasama Komite Medis dalam dokumen kontrak terkait pelayanan klinis Para manajer dalam dokumen kontrak terkait pelayanan klinis Audit kinerja Laporan indikator mutu. 5/12.
(6) 11/28/2015. STANDAR PELAYANAN RUMAH SAKIT KARS DAN JCI: September 2015 b.. Keselamatan & keamanan kerja. c.. K3 konstruksi. &. SPO identifikasi fasilitas fisik. hasil pemeriksaan fasilitas fisik Daftar inventaris B3. d.. Bahan & limbah berbahaya. SPO identifikasi B3 SPO penanganan B3 SPO penyimpanan B3 SPO penggunaan B3 SPO pemasangan label B3 SPO pelaporan & investigasi dari tumpahan, paparan & insiden lainnya SPO pembuangan limbah berbahaya. e.. Alat Pelindung Diri. SPO penggunaan APD. f.. MANAJEMEN FASILITAS KESELAMATAN. SPO identifikasi staf,pengunjung, pedagang & semua area yang berisiko keamanannya. Penanggulangan kebakaran, kewaspadaan bencana & evaluasi. SPO penanggulangan kebakaran & bencana Pemberitahuan larangan merokok (stiker,banner,dll). g.. Larangan merokok di RS. h.. Pengadaan alat medis. SPO pengadaan alat medis. Daftar inventaris. i.. Pemeliharaan alat medis. SPO pemeliharaan / kalibrasi alat. Bukti pemeliharaan/ kalibrasi. j.. Penarikan alat medis. SPO penarikan alat. Berita acara penarikan. Sistem utiliti. SPO identifikasi area berisiko terjadi gangguan air & listrik SPO penggunaan sumber (air minum && listrik alternatif) SPO identifikasi ventilasi SPO identifikasi gas medis SPO identifikasi sistem kunci SPO pemeliharaan air minum, listrik, ventilasi, gas medis dan sistem kunci. Daftar area berisiko terjadi gangguan air & listrik Daftar sumber ( air minum & listrik) alternatif Bukti pemeliharaan air minum, listrik, ventilasi, gas medis dan kunci. k.. l. Program manajemen risiko : Keselamatan & keamanan Bahan berbahaya Manajemen emergensi Pengamanan kebakaran Peralatan medis Sistem utilitas Penggunaan APD m.. Daftar hadir Pre/ post test Sertifikasi. Pelatihan manajemen risiko. Diposkan 14th September oleh Hendria Putra 0. 8th September. Tambahkan komentar. Dokumen akreditasi RS untuk Pokja atau Bab Tata Kelola dan Kepemimpinan (TKP). Postingan ini berisi tentang dokumen yang dibutuhkan pada Pokja atau Bab Tata Kelola dan Kepemimpinan (TKP) sesuai standar akreditasi RS versi KARS 2012, selamat berakreditasi, Bravo ! STANDAR. EP. DOKUMEN. 1. Strukturtatakelolarumahsakitdijelaskandalamdokumentertulis, danmereka yang bertanggungjawabuntuktatakeloladanpelaksanaannyadiidentifikasiberdasarkanjabatanataunama.. Document. 2. Tanggungjawabdanakuntabilitastatakeloladijelaskandalamdokumentersebut.. Document. 3. Dokumentersebutmenjelaskanbagaimanakinerjapengeloladanparamanajerakandievaluasidankriteria yang terkait.. Document. TKP 1.2. 2. Apabilawewenangpersetujuandidelegasikan, haltersebutdijabarkandalamkebijakandanprosedurtatakelola. Policy and Procedure. TKP 3.2. 1. Perawatandanlayanan. Plans. TKP 1. yang. TIPE DOKUMEN. akandiberikandijabarkandalamrencanarencanarumahsakit. [https://www.blogger.com/null]. TKP 3.3. 2. Rumahsakitmemilikideskripsitertulismengenaijenisdanruanglingkuplayanan disediakanmelaluiperjanjiankontrak. yang. Document. TKP 5.1. 2. Dokumendepartemenatauinstalasimenjelaskanlayanan direncanakanolehtiapdepartemenatauinstalasi.. yang. Document. http://hendriaputra.blogspot.co.id/2015_09_01_archive.html?view=classic&m=1. yang. dimilikisaatinidan. 6/12.
(7) 11/28/2015. STANDAR PELAYANAN RUMAH SAKIT KARS DAN JCI: September 2015 3. Kebijakandanprosedurtiapdepartemenatauinstalasimengaturpengadaanlayanantersebut.. Policy and Procedure. 4. Kebijakandanprosedurtiapdepartemenatauinstalasimembahaspengetahuandanketerampilanstaf yang diperlukanuntukmelakukanasesmendanmemenuhikebutuhanpasien.. Policy and Procedure. TKP 5.3. 1. Kepaladepartemenmenyusunkriteriauntukpendidikan, keterampilan, pengetahuandanpengalaman yang diperlukanbagistafprofesionaldepartemen. Criteria. TKP 5.4. 1. Kepaladepartementelahmenyelenggarakan terdokumentasiuntukstafdepartemen. Program. TKP 6. 2. Pemimpinmembentukkerangkakerjauntukmanajemenetikarumahsakit. Framework. TKP 6.1. 3. Rumahsakitmenyediakankebijakankebijakanpenerimaan, transfer, danpemulanganpasien yang jelas.. Policy. program. orientasi. yang. Diposkan 8th September oleh Hendria Putra 0. Tambahkan komentar. Dokumen akreditasi RS yang dibutuhkan untuk Pokja atau Bab Sasaran Keselamatan Pasien (SKP). 8th September. Postingan ini berisi tentang dokumen yang dibutuhkan dalam Pokja atau Bab Sasaran Keselamatan Pasien (SKP) sesuai standar akreditasi KARS versi 2012, selamat berakreditasi, Bravo ! STANDAR. EP. DOKUMEN. TIPE DOKUMEN. SKP 1. 5. Kebijakandanprosedurmengupayakantercapainyakonsistensidalamsegalasituasidanlokasi. SKP 2. 4. Kebijakandanprosedurdisusun telepondijalankansecarakonsisten. SKP 3. 1. Kebijakandan/atauprosedurdisusununtukmengatasimasalahidentifikasi, danpenyimpananobat yang patutdiwaspadai. SKP 4. 4. Kebijakandanprosedurdisusunsedemikiansehinggasemua seragamsehinggadapatdipastikanlokasibenar, prosedurbenar, termasukprosedurmedisdangigi yang dilakukantidak di ruangoperasi. SKP 5. 3. Kebijakandan/atauprosedur. SKP 6. 4. via. Policy and Procedure. label,. Policy and Procedure. proses danpasienjugabenar;. Policy and Procedure. mendukungsecaraterusmeneruspen. [https://www.blogger.com/null] guranganinfeksiterkaitdenganperawatankesehatan. Policy and Procedure. Kebijakandan/atauprosedurmengarahpadapengurangansecarakontinyurisikopasiencederaakibatjatuh di rumahsakit.. Policy and Procedure. yang. agar. Policy and Procedure. verifikasitepattidaknyakomunikasilisandan. dikembangkan. yang. lokasi,. pemberian. Diposkan 8th September oleh Hendria Putra 0. 8th September. Tambahkan komentar. Dokumen akreditasiRS yang dibutuhkan pada Pokja atau Bab Program Pengendalian Infeksi (PPI). Postingan ini berisi tentang dokumen yang dibutuhkan untuk Pokja atau Bab Program Pengendalian Infeksi (PPI) sesuai standar akreditasi KARS versi 2012, selamat berakreditasi, Bravo ! STANDAR. EP. DOKUMEN. TIPE DOKUMEN. PPI 5. 5. Program tersebutdipanduolehkebijakandanprosedur tepat(untukmengurangirisikoinfeksi/hospital associated infections). PPI 6. 4. Rumahsakitmelakukan asesmen terhadap risiko paling sedikit setiap tahun dan hasil asesmen didokumentasikan. Risk Assessment. PPI 7. 1. Rumahsakittelah infeksi. Processes. 3. Rumahsakitmengidentifikasi risiko mana yangmembutuhkankebijakandanatau prosedur, edukasistaf, perubahanpraktikdankegiatanlainnyauntukmendukungpenurunan risiko. Policy and Procedure. 1. Ada kebijakan dan prosedur yang konsisten dengan peraturan dan. Policy and Procedure. PPI 7.1.1. mengidentifikasiprosesprosesyangterkaitdengan. http://hendriaputra.blogspot.co.id/2015_09_01_archive.html?view=classic&m=1. yang. risiko. Policy and Procedure. 7/12.
(8) 11/28/2015. STANDAR PELAYANAN RUMAH SAKIT KARS DAN JCI: September 2015 perundangan di tingkat nasional dan ada standar profesi yang mengidentifikasi proses pengelolaan peralatan/supplies yang kadaluwarsa 2. Untuk peralatan dan material singleuse yang direuse, ada kebijakan termasuk untuk item a) sampai e) di Maksud dan Tujuan: a) peralatandanmateri yang tidakakanpernahdipakaiulang; b) jumlahpemakaianulangmaksimumuntuktiapperalatandanmateri yang dipakaiulang; c) jeniskerusakanakibatpemakaiandankeretakan, antara lain, yang menunjukkanbahwaperalatantersebut tidakdapatdigunakanlagi; d) prosespembersihanuntuktiapperalatan yang dimulaisegerasetelahpemakaiandanmengikutiprotokol yang jelas; dan e) prosesuntukpengumpulan, analisis, danpemakaian data pencegahandanpengendalianinfeksi yang berkaitandenganperalatandanmateri yang dipakaiulang. Policy. PPI 7.3. 3. Pembuanganbendatajamdanjarumkonsistendengankebijakanpencegahan dan pengendalianinfeksirumahsakit. Policy. PPI 8. 1. Pasien yang sudah diketahui atau diduga infeksi menular harus di isolasisesuaikebijakan rumah sakit dan pedoman yang direkomendasikan.. Policy. 2. Kebijakandanprosedurmengatur pemisahanantarapasiendengan penyakit menular, dari pasien lain yang berisikotinggi, yang rentan karena immunosuppressed atau sebab lain danstaf.. Policy and Procedure. 3. Kebijakan dan prosedur mengatur bagaimana ca [https://www.blogger.com/null] ra mengelola pasien dengan infeksi airborne untuk jangka waktu pendek ketika ruangan bertekanan negatif tidak tersedia. Policy and Procedure. PPI 9. 5. Rumahsakitmengadopsipedoman berwenang. Guideline. PPI 11. 1. Rumahsakitmengembangkan program pencegahandanpengendalianinfeksi yang mengikut sertakan seluruh staf dan profesional lain, pasien dan keluarga. hand. hygiene. darisumber. yang. Program. Diposkan 8th September oleh Hendria Putra 0. 8th September. Tambahkan komentar. Dokumen akreditasi RS yang dibutuhkan dalam Pokja atau Bab Pelayanan Pasien (PP). Postingan ini berisi tentang dokumen akreditasi RS yang dibutuhkan pada Bab atau Pokja Pelayanan Pasien (PP) sesuai standar Akreditasi RS dari KARS 2012, selamat berakreditasi RS, Bravo ! EP. DOKUMEN. PP 1. STANDAR. 2. Kebijakan dan prosedur memandu pemberian pelayanan yang seragam sesuai dengan undangundang dan peraturan terkait. P [https://www.blogger.com/null] and Procedure. PP 2.2. 1. Perintah harustertulis bila diperlukan, rumahsakit. Policy. PP 3.1. 1. Asuhan pasien gawat darurat diarahkan oleh kebijakan dan prosedur yang sesuai. Policy and Procedure. PP 3.2. 1. Penggunaan tata laksana pelayanan resusitasi yang seragam diseluruh rumah sakit diarahkan oleh kebijakan dan prosedur yang sesuai. Policy and Procedure. PP 3.3. 1. Penanganan, penggunaan, dan pemberian darah dan produk darah diarahkan oleh kebijakan dan prosedur yang sesuai. Policy and Procedure. PP 3.4. 1. Asuhan pasien koma diarahkan oleh kebijakan dan prosedur yang sesuai.. Policy and Procedure. 2. Asuhan pasien dengan alat bantu hidup diarahkan oleh kebijakan dan prosedur yang sesuai. Policy and Procedure. 1. Asuhan pasien dengan penyakit menular diarahkan oleh kebijakan dan prosedur yang sesuai. Policy and Procedure. 2. Asuhan pasien immunosuppressed diarahkan oleh kebijakan dan prosedur yang sesuai. Policy and Procedure. PP 3.6. 1. Asuhan pasien dialisis diarahkan oleh kebijakan dan prosedur yang sesuai. Policy and Procedure. PP 3.7. 1. Penggunaan peralatan pengekang (restraint) diarahkan oleh kebijakan dan prosedur yang sesuai. Policy and Procedure. PP 3.8. 1. Asuhan pasien yang lemah, lanjut usia dengan ketergantungan bantuan. Policy and Procedure. PP 3.5. http://hendriaputra.blogspot.co.id/2015_09_01_archive.html?view=classic&m=1. TIPE DOKUMEN. dan mengikuti kebijakan. olicy. 8/12.
(9) 11/28/2015. STANDAR PELAYANAN RUMAH SAKIT KARS DAN JCI: September 2015 diarahkan oleh kebijakan dan prosedur yang sesuai 3. Asuhan pasien anak dan anak dengan ketergantungan bantuan diarahkan oleh kebijakan dan prosedur yang sesuai. Policy and Procedure. 5. Populasi pasien dengan risiko kekerasan harus diidentifikasi dan asuhannya diarahkan oleh kebijakan dan prosedur yang sesuai. Policy and Procedure. PP 3.9. 1. Pelayanan pasien yang mendapat kemoterapi atau pengobatan risiko tinggi lain diarahkan oleh kebijakan dan prosedur yang sesuai. Policy and Procedure. PP 6. 2. Pasien dengan nyeri/kesakitan mendapat asuhan sesuai pedoman manajemen nyeri. Guideline. Diposkan 8th September oleh Hendria Putra 0. 8th September. Tambahkan komentar. Dokumen akreditasi RS yang dibutuhkan untuk Pokja atau Bab Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP). Postingan ini berisi tentang dokumen akreditasi RS yang dibutuhkan dalam Pokja atau Bab Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP) sesuai standar akreditasi KARS 2012, selamat berakreditasi, Bravo ! STANDAR. EP. DOKUMEN. TIPE DOKUMEN. PMPK 1. 1. Pimpinanrumah sakit berpartisipasi perencanaanprogrampeningkatanmutudankeselamatanpasien. dalam. menyusun. PMPK 2.1. 1. Setiap tahun pimpinan klinis menentukan paling sedikit lima area prioritas dengan fokus penggunaan panduan praktik klinis, alur klinis/ clinicalpathways dan/atau protokol. Priority Areas. PMPK 5. 2. Rumah sakit punya proses validasi data secara internal terhadap halhal di huruf a) sampai f) dari MaksuddanTujuan:. Process. a). Mengumpulkanulang data olehpihakkeduayangtidakterlibatdalampengumpulan sebelumnya. b). Menggunakan samplestatistiksahih dari catatan, kasusdan data lain. Sample 100 % hanyadibutuhkanhanyajikajumlahpencatatan, kasusatau data lainnya sangat keciljumlahnya.. Plan / Program. data. c) Membandingkan data aslidengan data yangdikumpulkan ulang d) Kalkulasi akurasi dengan membagi jumlah elemen data yang ditemukan dengan total jumlah data elemen dikalikan dengan 100. Tingkat akurasi 90 % adalah patokan yang baik.. PMPK 6. 1. e). Jika elemen data yang diketemukan ternyata tidak sama, dengan catatan alasannya (misalnya data tidak jelas definisinya) dan dilakukan tindakan koreksi. f). Koleksi sample baru setelah semua tindakan koreksi dilakukan untuk memastikan tindakan menghasilkan tingkat akurasi yang diharapkan. Pimpinanrumah sakit menetapkandefinisidarikejadiansentinelyangmeliputipalingsedikit a) sampai d) yangdimuat di MaksuddanTujuan: a). kematiantidakterduga dantidakterkaitdenganperjalananalamiah penyakitpasienataukondisiyangmendasaripenyakitnya (contoh, bunuhdiri). b). kehilanganfungsiutama (major) secara permanen yangtidakterkaitdenganperjalananalamiahpenyakitpasienataukondisiyangmendasaripenyakitn ya. Policy Definition. c) salahlokasi, salahprosedur, salahpasienoperasi;dan d) penculikan bayiataubayiyangdipulangkan bersama orangyangbukanorangtuanya PMPK 8. 1. Rumah sakit menetapkandefinisi KNC. PMPK 11. 1. Pimpinan rumahsakitmenerapkankerangkaacuanmanajemenrisiko yang meliputi a) sampai f) yang dimuat di Maksud dan Tujuan a) b) c) d) e) f). Policy and Definition Framework. identifikasirisiko; menetapkanprioritasrisiko; pelaporantentangrisiko; manajemenrisiko; investigasi KTD;dan manajemen klaim yang terkait [https://www.blogger.com/null] Diposkan 8th September oleh Hendria Putra 0. Tambahkan komentar. http://hendriaputra.blogspot.co.id/2015_09_01_archive.html?view=classic&m=1. 9/12.
(10) 11/28/2015. STANDAR PELAYANAN RUMAH SAKIT KARS DAN JCI: September 2015. 8th September. Dokumen akreditasi RS yang dibutuhkan untuk Pokja atau Bab Pelayanan Anestesi dan Bedah (PAB). Postingan ini berisi tentang dokumen akreditasi RS yang dibutuhkan dalam Pokja atau Bab Pelayanan Anestesi dan Bedah (PAB) sesuai standar akreditasi RS versi KARS 2012, selamat berakreditasi, Bravo ! STANDAR. EP. DOKUMEN. 1. Kebijakandanprosedur yang tepat, menyebutkansedikitnyaelemen a) sampaidengan f), mengarahkanpelayananpasienuntukmenjalani sedasimoderatdandalam.. PAB 3. TIPE DOKUMEN Policy and Procedure. Kebijakandanprosedursedasimengidentifikasi a) penerapanrencana, termasuk [https://www.blogger.com/null] bedapenerapansedasiuntukdewasadanpediatrikataupertimbangankhususlainnya; b) dokumentasi yang diperlukantimpemberiasuhanuntukbekerjadanberkomunikasisecaraefektif; c) pertimbanganpersetujuankhusus, jikasesuai; d) frekuensidanjenispersyaratanpemantauanpasien; e) kualifikasiatauketerampilankhususstaf yang terlibatdalam proses sedasi; dan f) ketersediaandanpenggunaanperalatankhusus.. PAB 5.3. 3. Harusadaasesmenprasedasi, sesuaikebijakanrumahsakit, untukmengevaluasirisikodanketepatansedasibagipasien. Policy. 6. Dibuatdandidokumentasikriteriauntukpemulihandan discharge darisedasi. Criteria. 1. Kebijakandanprosedur mengaturfrekuensi minimum dantipe monitoring selamatindakananestesidanpolanyaseragamuntukpasien yang serupa yang menerimatindakananestesi yang sama waktu pemberian anestesi. Policy. 2. Status fisiologisdimonitorsecaraterusmenerusselamapemberiananestesi, kebijakan dan prosedur. Policy and Procedure. 1. Pasiendimonitor sesuai kebijakanselamaperiodepemulihanpascaanestesi. sesuai. Policy. PAB 6 Diposkan 8th September oleh Hendria Putra 0. 8th September. Tambahkan komentar. Dokumen akreditasi RS yang dibutuhkan untuk Pokja atau Bab Manajemen Pengelolaan Obat (MPO). Postingan ini berisi tentang dokumen akreditasi RS yang diperlukan untuk Pokja atau Bab Manajemen Pengelolaan Obat (MPO) sesuai standar akreditasi RS versi KARS 2012, selamat berakreditasi, Bravo ! STANDAR. EP. DOKUMEN. MPO 1. 1. Ada perencanaanataukebijakanataudokumen lain yang menunjukkanpenggunaanobatdiorganisirdandikelola di seluruh RS. Plan or Policy. MPO 2. 1. Ada daftarobatstok obat RSatau yang tersediadarisumberluar. List. MPO 3. 5. KebijakanRSmenetapkancaraidentifikasidanpenyimpananobat dibawaolehpasien. MPO 3.1. 1. KebijakanRSmenetapkancaratepatpenyimpananproduknutrisi. Policy. 2. KebijakanRSmenetapkancara yang tepatpenyimpananobat obatanradioaktif, untukinvestigasidansejenisnya. Policy. 3. KebijakanRSmenjabarkancarayang tepatpenyimpanandanpengendalianobat sampel. Policy. 2. Kebijakandanprosedurmengatur ketinggalan jaman. 3. Kebijakandanprosedurmengaturpemusnahanobat diketahuikadaluwarsa atau ketinggalan jaman. MPO 3.3. kadaluwarsa. Policy. Policy Procedure. and. yang. Policy Procedure. and. 1. Kebijakandanprosedur di RSmengaturperesepan, pemesanan dan pencatatanobat yang aman di RS. Policy Procedure. and. 2. Kebijakandanprosedurmengatur tindakan yang harusdilakukanterkaitdenganpenulisanresep dan pemesanan yang tidak terbaca. Policy Procedure. and. MPO 7. 3. RSmempunyaikebijakan yang mengidentifikasiefekyang tidak diharapkan(adverse effect) yang harusdicatatdalam status pasiendan yang harusdilaporkankeRS. Policy. MPO 7.1. 1. Kesalahanobat(medication) dan ditetapkan/didefinisikanmelaluiproseskerjasama/kolaborasi. Document. http://hendriaputra.blogspot.co.id/2015_09_01_archive.html?view=classic&m=1. yang. yang. atau. MPO 4. obat. TIPE DOKUMEN. KNC. 10/12.
(11) 11/28/2015. STANDAR PELAYANAN RUMAH SAKIT KARS DAN JCI: September 2015 Diposkan 8th September oleh Hendria Putra 0. 8th September. Tambahkan komentar. Dokumen akreditasi RS yang dibutuhkan untuk Bab atau Pokja Manajemen Komunikasi dan Informasi (MKI). Postingan ini berisi tentang dokumen akreditasi yang dibutuhkan pada Bab atau Pokja Manajemen Komunikasi dan Informasi (MKI) sesuai akreditasi RS versi KARS 2012, selamat berakreditasi, Bravo ! STANDAR. EP. DOKUMEN. TIPE DOKUMEN. MKI 7. 1. Ada kebijakanuntukmenetapkanparapraktisikesehatan memilikiakseske data pasien. MKI 10. 1. Ada kebijakantertulisyang privasidankerahasiaaninformasiberdasarkandan peraturanperundangundangan yang berlaku.. 2. Kebijakan menjabarkan manapasienmempunyaiaksesterhadapinformasikesehatanmereka prosesuntukmendapatkanakses bila diizinkan. sejauh dan. Policy. 1. Rumahsakitmempunyai kebijakantertulisuntukmengatur keamananinformasi, termasukintegritas data yang didasarkanpadaataukonsistendenganperaturandanperundang–undangan yang berlaku.. Policy. 2. Kebijakanmeliputi tingkatkeamananuntuksetiapkategori daninformasiyang diidentifikasi. data. Policy. MKI 12. 1. Rumahsakitmempunyaikebijakantentang masa waktupenyimpanan (retensi) berkasrekammedisklinis, dandata serta informasilainnya dari pasien. Policy. MKI 18. 1. Ada kebijakan dan protokol tertulis yang menjabarkan persyaratan untuk mengembangkan dan menjaga kebijakan dan prosedur, meliputi paling sedikit item a) sampai dengan h) dalam Maksud dan Tujuan, dan dilaksanakan.. Policy. 2. Ada protokol tertulis yang menguraikan bagaimana kebijakan dan prosedur yang berasal dari luar rumah sakit dapat dikendalikan dan diimplementasikan. Protocol. MKI 11. MKI 19.2. yang. Policy. mengatur sesuai. Policy. 3. Ada kebijakan atau protokol tertulis yang menetapkan retensi kebijakan dan prosedur usang/lama setidaknya untuk kurun waktu yang dipersyaratkan oleh peraturan perundangan yang berlaku, sambil memastikan bahwa tidak terjadi kekeliruan dalam penggunaannya, dan kebijakan atau protokol tersebut diterapkan. Policy Protocol. or. 4. Ada kebijakan dan protokol tertulis yang menguraikan bagaimana semua kebijakan dan prosedur yang beredar dapat diidentifikasi dan ditelusuri, serta diimplementasikan.. Policy Protocol. or. 1. Mereka yang mendapatotorisasiuntukmengisirekammedispasien diaturdalamkebijakanrumahsakit. Policy. 2. Formatdan lokasi pengisianditentukandalamkebijakanrumah sakit. Policy. 5. Mereka yangmempunyaikewenanganuntukakses diidentifikasidalamkebijakanrumah sakit. kerekammedispasien. Policy. 6. Ada prosesuntukmenjaminhanyaindividuyangmempunyaikewenanganyangmempunyaiakseskerekammedis pasien. Policy. Diposkan 8th September oleh Hendria Putra 1. 8th September. Lihat komentar. Dokumen akreditasi RS untuk Bab atau Pokja Manajemen Fasilitas dan Keselamatan (MFK). Postingan ini berisi tentang dokumen akreditasi RS yang dibutuhkan untuk Bab atau Pokja Manajemen Fasilitas dan Keselamatan (MFK), selamat berakreditasi, Bravo ! STANDAR MFK 2. EP 1. DOKUMEN Terdapatrencanatertulis yang membahas areaarea risiko a). http://hendriaputra.blogspot.co.id/2015_09_01_archive.html?view=classic&m=1. TIPE DOKUMEN Plans. 11/12.
(12) 11/28/2015. STANDAR PELAYANAN RUMAH SAKIT KARS DAN JCI: September 2015 a) b) c) d) e) MFK 4.1. hingga f) yang tercantumdalammaksuddantujuan: Keselamatandankeamanan (Safety and security) Bahanberbahaya (Hazardous materials) Manajemenemergensi (Emergencies) Fire Safety Medical equipment f) Utility systems. 1. Rumahsakitmendokumentasikan fasilitasfisikterkinidanakurat. 2. Rumahsakitmempunyaiperencanaanuntukmengurangirisikoyang didapatkan dari pemeriksaan/inspeksi tersebut. Plan. MFK 5. 1. Rumahsakitmengidentifikasibahan dan limbah sertamempunyai daftarterbaru/mutakhir berbahayatersebut di rumahsakit. List. MFK 7.2. 5. Pemeriksaan, ujicoba sistemdidokumentasikan. MFK 7.3. 1. Rumahsakitmembuat untukmelarangmerokok. MFK 8.2. 2. Kebijakanatau prosedur yang menetapkanpenggunaanprodukatauperalatan yang dalam proses penarikan kembali. dan. hasilpemeriksaan/inspeksi. berbahaya, daribahan. pemeliharaanperalatan. kebijakandan/atau. dan. prosedur. Document. Documented Inspections Policy and Procedure Policy. Diposkan 8th September oleh Hendria Putra 0. Tambahkan komentar. http://hendriaputra.blogspot.co.id/2015_09_01_archive.html?view=classic&m=1. 12/12.
(13)
Dokumen terkait
Satu wilayah di mana hak-hak pembayar pajak lebih homogen di negara- negara hukum umum (dan jelas dibuktikan pada Lampiran B) dari hukum perdata negara adalah
Grand Tropic Suites Hotel sadar bahwa tidak semua karyawan Grand Tropic Suites Hotel mengerti arti pentingnya menciptakan sebuah interaksi komunikasi yang baik atau
[r]
Akibat dari seorang tersangka yang menolak menandatangani berita acara pemeriksaan akan terlihat pada saat tersangka diperiksa dimuka persidangan, dimana hakim akan
1 Meningkatnya efektifitas pengawasan internal Persentase penurunan jumlah temuan kerugian negara/daerah 27.77 % -127.71 % 0% Opini Pengawasan Eksternal (BPK) WTP WTP
(38) Transkrip akademik adalah dokumen resmi sebagai bukti sah tentang rangkuman/kumpulan kegiatan akademik yang telah diikuti sesuai dengan kurikulum
JSCN Award for Asian Young Investigator dengan judul penelitian Polymorphism of Sodium Channel α Subunit Type 1 (SCN1A) and Clinical Manifestation of Generalized Epilepsy
Peserta didik yang mendaftar pada sekolah SMP/MTs dalam Kabupaten yang bukan rayonisasinya wajib melampirkan surat keterangan pindah rayon yang dikeluarkan oleh