• Tidak ada hasil yang ditemukan

Studi etnobotani dan uji kandungan minyak atsiri tumbuhan yang dimanfaatkan oleh masyarakat Kabupaten Pamekasan sebagai bahan penolak nyamuk (Repellent)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Studi etnobotani dan uji kandungan minyak atsiri tumbuhan yang dimanfaatkan oleh masyarakat Kabupaten Pamekasan sebagai bahan penolak nyamuk (Repellent)"

Copied!
113
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar  2.1.  Beberapa  contoh  struktur  monoterpen  dan  sesquiterpen  yang  terkandung dalam minyak atsiri
Tabel 3.1 Perekam data hasil penelitian
Tabel 3.2 Hasil Uji Kandungan Minyak Atsiri
Gambar pengamatan  Gambar Literatur
+7

Referensi

Dokumen terkait

Metode yang digunakan yaitu dengan pengujian minyak atsiri dari daun kacapiring sebagai bahan aktif repellen elektrik cair sebanyak 10 ml terhadap nyamuk dewasa yang telah

Uji Aktivitas Minyak Atsiri Daun Kecombrang (Etlingera elatior) Dalam Sediaan Losion Sebagai Bahan Aktif Repelan Terhadap Nyamuk Aedes aegypti.. Dibawah bimbingan INDRI HAPSARI

Skripsi ini disusun untuk melengkapi salah satu syarat memperoleh gelar Srajana Farmasi pada Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara, dengan judul “ Uji Penolak Nyamuk

Luaran yang diharapkan dari hasil penelitian ini adalah diperoleh komponen kimia minyak atsiri dan fraksi aktif bunga lawang yang nantinya dapat digunakan untuk

Komponen senyawa kimia apa saja yang dapat teridentifikasi dan bersifat aktif antibakteri dalam minyak atsiri daun legundi.. Bagaimana potensi antibakteri

Produk ekstrak bahan aktif dari tumbuhan melinjo mengandung senyawa yang bersifat sebagai antioksidan dan penyerap sinar UV yaitu turunan asam klorogenat (1), resveratrol (2),

dan dapat dikatakan minyak atsiri daun pala bersifat toksik dengan ditunjukkan hasil fitokimia yaitu minyak atsiri daun pala mengandung senyawa terpenoid, flavonoid

dan dapat dikatakan minyak atsiri daun pala bersifat toksik dengan ditunjukkan hasil fitokimia yaitu minyak atsiri daun pala mengandung senyawa terpenoid, flavonoid