• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI KOTA BLORA MARET 2017 DEFLASI 0,07 PERSEN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI KOTA BLORA MARET 2017 DEFLASI 0,07 PERSEN"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

Berita Resmi Statistik Kabupaten Blora No. 04/04/33/16/Th.IX , 4 April 2017 | 1

No. 04/04/33/16/Th.IX, 4 April 2017

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

KOTA BLORA

MARET 2017 DEFLASI 0,07 PERSEN

 Pada bulan Maret 2017 Kota Blora terjadi deflasi 0,07 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 123,46 (IHK 2012=100), lebih rendah dibandingkan inflasi pada bulan Februari 2017 yang tercatat mengalami inflasi sebesar 0,62 persen dengan IHK sebesar 123,56.

 Deflasi yang disebabkan terjadinya penurunan harga ditunjukkan dengan terjadinya penurunan indeks pada kelompok kelompok bahan makanan sebesar 0,85 persen; sedangkan kelompok pengeluaran lainnya indeks harganya mengalami kenaikan yaitu kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,36 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,31 persen; kelompok sandang sebesar 0,21 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,08 persen; kelompok pendidikan, rekreasi dan olah raga sebesar 0,03 persen dan kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,04 persen.

 Komoditas yang memberikan sumbangan terbesar terhadap terjadinya deflasi adalah beras, tomat sayur, bayam, buncis, bawang merah, bawang putih, cabai merah dan cabai rawit.

 Komoditas yang memberikan sumbangan terbesar terjadinya inflasi adalah tarif listrik, batu bata, genteng, minyak goreng, kangkung dan wortel.

 Dari enam kota SBH,semuanya mengalami deflasi dengan deflasi tertinggi terjadi di Kota Surakarta sebesar 0,15 persen dengan IHK sebesar 124,24 diikuti Kota Semarang sebesar 0,14 persen dengan IHK sebesar 126,35; Kota Tegal dan Kota Cilacap masing-masing sebesar 0,11 persen dengan IHK masing-masing sebesar 123,94 dan 130,94; Kota Kudus sebesar 0,05 persen dengan IHK sebesar 134,15 dan deflasi terendah di Kota Purwokerto sebesar 0,01 persen dengan IHK sebesar 125,22.

 Laju inflasi tahun kalender Maret 2017 tercatat sebesar 1,64 persen lebih tinggi dibandingkan inflasi tahun kalender Maret 2016 sebesar 0,33 persen. Sedangkan inflasi “year on year” Maret 2017 tercatat sebesar 3,47 persen lebih rendah dibandingkan inflasi “year on year” Maret 2016 yang mengalami inflasi sebesar 4,03 persen.

(2)

Berita Resmi Statistik Kabupaten Blora No. 04/04/33/16/Th.IX , 4 April 2017 | 2

Perkembangan harga berbagai komoditas pada bulan Maret 2017 secara umum mengalami kenaikan. Berdasarkan hasil pemantauan BPS Kabupaten Blora, pada bulan Maret 2017 Kota Blora terjadi deflasi 0,07 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 123,46 (IHK 2012=100), lebih rendah dibandingkan inflasi pada bulan Februari 2017 yang tercatat mengalami inflasi sebesar 0,62 persen dengan IHK sebesar 123,56.

Deflasi yang disebabkan terjadinya penurunan harga ditunjukkan dengan terjadinya penurunan indeks pada kelompok kelompok bahan makanan sebesar 0,85 persen; sedangkan kelompok pengeluaran lainnya indeks harganya mengalami kenaikan yaitu kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,36 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,31 persen; kelompok sandang sebesar 0,21 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,08 persen; kelompok pendidikan, rekreasi dan olah raga sebesar 0,03 persen dan kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,04 persen.

Komoditas yang memberikan sumbangan terbesar terhadap terjadinya deflasi adalah beras, tomat sayur, bayam, buncis, bawang merah, bawang putih, cabai merah dan cabai rawit. Komoditas yang memberikan sumbangan terbesar terjadinya inflasi adalah tarif listrik, batu bata, genteng, minyak goreng, kangkung dan wortel.

Gambar 1. Inflasi Month to Month Kota Blora Tahun 2015 - 2017

Pada bulan Maret 2017, kelompok komoditas yang memberikan andil/sumbangan deflasi terbesar adalah kelompok bahan makanan sebesar 0,2250 persen; sedangkan kelompok yang memberikan andil/sumbangan inflasi adalah kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,0643 persen; kelompok

-0,39 -0,47 0,05 0,16 0,44 0,55 0,86 0,45 0,2 -0,13 0,2 0,9 0,28 -0,25 0,45 -0,58 0,15 0,22 1,03 -0,13 0,07 0,11 0,63 0,3 1,08 0,62 -0,07 -0,8 -0,6 -0,4 -0,2 0 0,2 0,4 0,6 0,8 1 1,2 2015 2016 2017

(3)

Berita Resmi Statistik Kabupaten Blora No. 04/04/33/16/Th.IX , 4 April 2017 | 3

perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,0624 persen; kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,0063 persen; kelompok sandang sebesar 0,0103 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,0042 persen dan kelompok pendidikan, rekreasi dan olah raga sebesar 0,0025 persen.

URAIAN MENURUT KELOMPOK PENGELUARAN

1. Bahan Makanan

Tabel 1

Inflasi dan Sumbangan Kelompok Bahan Makanan Bulan Maret 2017

Komoditas Inflasi Sumbangan

(1) (2) (3)

BAHAN MAKANAN -0,85 -0,2250

Padi-padian, umbi-umbian dan hasilnya -0,97 -0,0630

Daging dan Hasil-hasilnya 1,13 0,0207

Ikan segar -0,23 -0,0054

Ikan diawetkan 0,71 0,0055

Telur, susu dan hasil-hasilnya -0,84 -0,0250

Sayur-sayuran -0,05 -0,0009

Kacang-kacangan -0,03 -0,0006

Buah-buahan -0,68 -0,0088

Bumbu-bumbuan -5,23 -0,1993

Lemak dan minyak 1,55 0,0513

Bahan makanan lainnya 0,41 0,0005

Kelompok bahan makanan pada bulan Maret 2017 mengalami deflasi 0,85 persen. Dari 11 sub kelompok dalam kelompok bahan makanan 7 sub kelompok mengalami penurunan indeks atau deflasi, yaitu sub kelompok bumbu-bumbuan sebesar 5,23 persen; sub kelompok padi-padian, umbi-umbian dan hasilnya sebesar 0,97 persen; sub kelompok telur, susu dan hasil-hasilnya sebesar 0,84 persen; sub kelompok buah-buahan sebesar 0,68 persen; sub kelompok ikan segar sebesar 0,23 persen; sub kelompok sayur-sayuran sebesar 0,05 persen dan sub kelompok kacang-kacangan sebesar 0,03 persen. Sub kelompok yang mengalami kenaikan indeks harga atau inflasi adalah sub kelompok lemak dan minyak sebesar 1,55 persen; sub kelompok daging dan hasil-hasilnya sebesar 1,13 persen; sub kelompok ikan diawetkan sebesar 0,71 persen dan sub kelompok bahan makanan lainnya sebesar 0,41 persen.

Kelompok ini pada Maret 2017 memberikan sumbangan deflasi sebesar 0,2250 persen. Beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga pada bulan Maret 2017 antara lain: beras, tomat sayur, bayam, buncis, bawang merah, bawang putih, cabai merah dan cabai rawit. Sedangkan komoditas yang mengalami

(4)

Berita Resmi Statistik Kabupaten Blora No. 04/04/33/16/Th.IX , 4 April 2017 | 4 2. Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau

Tabel 2

Inflasi dan Sumbangan Kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau Bulan Maret 2017

Komoditas Inflasi Sumbangan

(1) (2) (3)

MAKANAN JADI, MINUMAN, ROKOK

DAN TEMBAKAU 0,36 0,0643

Makanan Jadi 0,49 0,0540

Minuman yang tidak beralkohol 0,00 0,0000

Tembakau dan Minuman Beralkohol 0,31 0,0103

Kelompok ini pada bulan Maret 2017 mengalami inflasi 0,36 persen.Inflasi terjadi pada sub kelompok makanan jadi sebesar 0,49 persen dan sub kelompok tembakau dan minuman beralkohol sebesar 0,31 persen. Sedangkan sub kelompok minuman tidak beralkohol tidak mengalami perubahan indeks harga. Kelompok ini pada Bulan Maret 2017 secara keseluruhan memberikan

sumbangan inflasi sebesar 0,0643 persen.

3. Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan Bakar

Kelompok ini pada bulan Maret 2017 mengalami inflasi sebesar 0,31 persen. Dari empat sub kelompok, seluruh sub kelompok mengalami kenaikan indeks/inflasi yaitu sub kelompok biaya tempat tinggal sebesar 0,11 persen; sub kelompok bahan bakar, penerangan dan air sebesar 0,92 persen; sub kelompok perlengkapan rumah tangga sebesar

0,15 persen dan sub kelompok

penyelenggaraan rumah tangga sebesar 0,27 persen. Kelompok ini secara keseluruhan memberikan sumbangan inflasi sebesar 0,0624 persen.

Tabel 3

Inflasi dan Sumbangan Kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas dan Bahan Bakar Bulan Maret 2017

Komoditas Inflasi Sumbangan

(1) (2) (3)

PERUMAHAN, AIR, LISTRIK, GAS DAN

BAHAN BAKAR 0,31 0,0624

Biaya tempat Tinggal 0,11 0,0131

Bahan Bakar, Penerangan dan Air 0,92 0,0410

Perlengkapan Rumahtangga 0,15 0,0025

Penyelenggaraan Rumahtangga 0,27 0,0058

(5)

Berita Resmi Statistik Kabupaten Blora No. 04/04/33/16/Th.IX , 4 April 2017 | 5 4. Sandang

Tabel 4

Inflasi dan Sumbangan Kelompok Sandang Bulan Maret 2017

Komoditas Inflasi Sumbangan

(1) (2) (3)

SANDANG 0,21 0,0103

Sandang Laki-laki 0,42 0,0045

Sandang Perempuan 0,16 0,0022

Sandang Anak-anak 0,18 0,0025

Barang Pribadi dan Sandang Lainnya 0,11 0,0011

Kelompok ini pada bulan Maret 2017 mengalami kenaikan harga/inflasi sebesar 0,21 persen. Dari empat sub kelompok dalam kelompok seluruhnya mengalami kenaikan harga/inflasi yaitu sub kelompok sandang laki-laki sebesar 0,42 persen; sub kelompok sandang perempuan sebesar 0,16 persen; sub kelompok sandang anak-anak sebesar 0,18 persen dan sub kelompok barang pribadi dan sandang lainnya sebesar 0,11 persen. Secara keseluruhan kelompok ini memberikan sumbangan deflasi sebesar 0,0103 persen.

5. Kesehatan

Tabel 5

Inflasi dan Sumbangan Kelompok kesehatan Bulan Maret 2017

Komoditas Inflasi Sumbangan

(1) (2) (3)

KESEHATAN 0,08 0,0042

Jasa Kesehatan 0,00 0,0000

Obat-obatan 0,02 0,0001

Jasa Perawatan Jasmani 0,26 0,0008

Perawatan Jasmani dan Kosmetika 0,17 0,0033

Kelompok ini pada bulan Maret 2017 mengalami kenaikan indeks harga sebesar 0,08 persen. Sub kelompok mengalami kenaikan indeks harga/ inflasi yaitu sub kelompok obat-obatan sebesar 0,02 persen; sub kelompok perawatan jasmani dan kosmetika sebesar 0,26 persen dan sub kelompok jasa perawatan jasmani dan kosmetika sebesar 0,17 persen. Sedangkan sub kelompok jasa kesehatan tidak mengalami perubahan indeks harga. Secara keseluruhan kelompok ini memberikan sumbangan/andil inflasisebesar 0,0042 persen pada bulan Maret.

(6)

Berita Resmi Statistik Kabupaten Blora No. 04/04/33/16/Th.IX , 4 April 2017 | 6 6. Pendidikan, Rekreasi dan Olahraga

Tabel 6

Inflasi dan Sumbangan Kelompok Pendidikan, Rekreasi dan Olah Raga Bulan Maret 2017

Komoditas Inflasi Sumbangan

(1) (2) (3)

PENDIDIKAN, REKREASI DAN OLAH

RAGA 0,03 0,0025 Jasa Pendidikan 0,00 0,0000 Kursus-kursus/Pelatihan 0,00 0,0000 Perlengkapan/Peralatan Pendidikan 0,18 0,0018 Rekreasi 0,05 0,0005 Olah Raga 0,20 0,0003

Kelompok ini pada bulan Maret 2017 mengalami inflasi sebesar 0,03 persen. Dari lima sub kelompok, tiga sub kelompok mengalami kenaikan indeks harga/inflasi yaitu sub kelompok perlengkapan/peralatan pendidikan sebesar 0,18 persen; sub kelompok rekreasi sebesar 0,05 persen dan sub kelompok olah raga sebesar 0,20 persen. Sedangkan sub kelompok jasa pendidikan dan sub kelompok kursus-kursus/pelatihan tidak mengalami perubahan harga/ stabil. Secara keseluruhan kelompok ini memberikan sumbangan deflasi sebesar 0,0025 persen.

7. Transportasi, Komunikasi & Jasa Keuangan

Tabel 7

Inflasi dan Sumbangan Kelompok Transportasi, Komunikasi dan Jasa Keuangan Bulan Maret 2017

Komoditas Inflasi Sumbangan

(1) (2) (3)

TRANSPORTASI, KOMUNIKASI DAN JASA

KEUANGAN 0,04 0,0063

Transportasi 0,16 0,0224

Komunikasi dan Pengiriman -0,86 -0,0180

Sarana dan Penunjang Transportasi 0,10 0,0018

Jasa Keuangan 0,00 0,0000

Kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan pada bulan Maret 2017 mengalami inflasi sebesar 0,04 persen. Dua sub kelompok mengalami kenaikan indeks harga/inflasi yaitu sub kelompok transportasi sebesar 0,16 persen dan sub kelompok sarana dan penunjang transportasi sebesar 0,10 persen, sedangkan sub kelompok komunikasi dan pengiriman mengalami penurunan indeks harga sebesar 0,86 persen. Sedangkan dan sub kelompok jasa keuangan stabil. Secara keseluruhan kelompok ini memberikan andil inflasi sebesar 0,0063 persen.

(7)

Berita Resmi Statistik Kabupaten Blora No. 04/04/33/16/Th.IX , 4 April 2017 | 7 POSISI INFLASI KOTA BLORA TERHADAP 6 KOTA SBH DI JAWA TENGAH

Dari enam kota SBH,semuanya mengalami deflasi dengan deflasi tertinggi terjadi di Kota Surakarta sebesar 0,15 persen dengan IHK sebesar 124,24 diikuti Kota Semarang sebesar 0,14 persen dengan IHK sebesar 126,35; Kota Tegal dan Kota Cilacap masing-masing sebesar 0,11 persen dengan IHK masing-masing sebesar 123,94 dan 130,94; Kota Kudus sebesar 0,05 persen dengan IHK sebesar 134,15 dan deflasi terendah di Kota Purwokerto sebesar 0,01 persen dengan IHK sebesar 125,22.

Sedangkan pada bulan Maret 2017 Kota Blora mengalami deflasi sebesar 0,07 persen dengan IHK 123,46; nilainya lebih tinggi dibandingkan deflasi Kota Kudus dan Kota Purwokerto. Namun lebih rendah jika dibandingkan dengan deflasi ynag terjadi di Kota Cilacap, Kota Surakarta, Kota Semarang dan Kota Tegal.

Gambar 2. Inflasi Kota Blora dan Inflasi 6 Kota SBH di Jawa Tengah Bulan Maret 2017

Gambar 3. Inflasi Month to Month Kota Blora dan Kota Kudus Tahun 2016– 2017 -0,16 -0,14 -0,12 -0,1 -0,08 -0,06 -0,04 -0,02 0 Tegal Semarang Surakarta Kudus Purwokerto Cilacap Jawa Tengah Blora -0,11 -0,14 -0,15 -0,05 -0,01 -0,11 -0,12 -0,07 0,44 -0,23 0,51 -0,63 0,16 0,25 1,09 -0,48 0,04 0,19 0,67 0,3 0,13 -0,25 0,45 -0,58 0,15 0,22 1,03 -0,13 0,07 0,11 0,63 0,3 -1 -0,5 0 0,5 1 1,5

(8)

Berita Resmi Statistik Kabupaten Blora No. 04/04/33/16/Th.IX , 4 April 2017 | 8 Lampiran1

INDEKS HARGA KONSUMEN DAN LAJU INFLASI KOTA BLORA BULAN MARET 2017 (2012 = 100)

KELOMPOK/SUB KELOMPOK IHK (2012=100)

% Andil INFLASI Perubahan Perub.IHK Th Kalender Y o Y

IHK (%) 2016 (1) (2) (3) (4) (5) (6)

U M U M 123,46 -0,07 1,64 3,47

I BAHAN MAKANAN 134,28 -0,85 -0,2250 0,74 5,49

a Padi-padian, umbi-umbian dan hasilnya 117,71 -0,97 -0,0630 -4,50 -4,68 b Daging dan Hasil-hasilnya 123,65 1,13 0,0207 1,08 9,79 c Ikan segar 143,15 -0,23 -0,0054 0,03 11,43 d Ikan diawetkan 126,61 0,71 0,0055 1,35 14,85 e Telur, susu dan hasil-hasilnya 121,49 -0,84 -0,0250 -0,93 -0,67 f Sayur-sayuran 131,81 -0,05 -0,0009 10,81 27,41 g Kacang-kacangan 109,26 -0,03 -0,0006 -0,17 0,55 h Buah-buahan 113,73 -0,68 -0,0088 -1,55 -8,97 i Bumbu-bumbuan 207,69 -5,23 -0,1993 6,34 14,15 j Lemak dan minyak 166,49 1,55 0,0513 3,90 16,74 k Bahan makanan lainnya 133,66 0,41 0,0005 4,32 7,86

II MAKANAN JADI, MINUMAN, ROKOK DAN TEMB. 125,16 0,36 0,0643 1,20 3,71

a Makanan jadi 123,39 0,49 0,0540 1,95 3,39 b Minuman yang tidak beralkohol 130,15 0,00 0,0000 -0,41 4,05 c Tembakau dan minuman beralkohol 126,11 0,31 0,0103 0,45 4,41

III PERUMAHAN, AIR, LISTRIK, GAS DAN BHN BAKAR 117,95 0,31 0,0624 1,91 2,75

a Biaya tempat tinggal 115,88 0,11 0,0131 0,53 0,98 b Bahan bakar, penerangan dan air 130,36 0,92 0,0410 7,14 7,81 c Perlengkapan rumahtangga 110,35 0,15 0,0025 0,34 1,53 d Penyelenggaraan rumahtangga 112,69 0,27 0,0058 0,60 3,80 IV SANDANG 110,56 0,21 0,0103 0,66 1,68 a Sandang laki-laki 113,99 0,42 0,0045 1,48 3,11 b Sandang wanita 114,63 0,16 0,0022 0,36 1,13 c Sandang anak-anak 110,79 0,18 0,0025 0,36 1,28 d Barang pribadi dan sandang lainnya 101,90 0,11 0,0011 0,63 1,50

V KESEHATAN 110,40 0,08 0,0042 0,44 2,05

a Jasa kesehatan 102,62 0,00 0,0000 0,00 0,00 b Obat-obatan 114,76 0,02 0,0001 0,99 4,38 c Jasa Perawatan jasmani 112,87 0,26 0,0008 0,88 0,88 d Perawatan jasmani dan kosmetika 119,90 0,17 0,0033 0,73 4,15

VI PENDIDIKAN, REKREASI DAN OLAH RAGA 108,96 0,03 0,0025 0,09 0,26

a Jasa Pendidikan 107,31 0,00 0,0000 0,00 0,09 b Kursus-kursus/Pelatihan 105,61 0,00 0,0000 0,00 0,48 c Perlengkapan/peralatan pendidikan 113,24 0,18 0,0018 0,54 0,87 d Rekreasi 114,59 0,05 0,0005 0,10 0,30 e Olahraga 105,96 0,20 0,0003 0,20 0,60

VII TRANSPORTASI, KOMUNIKASI DAN JS KEUANGAN 129,29 0,04 0,0063 4,50 3,46

a Transportasi 132,15 0,16 0,0224 1,68 -0,28 b Komunikasi dan pengiriman 105,15 -0,86 -0,0180 1,36 5,16 c Sarana dan penunjang transportasi 146,44 0,10 0,0018 37,29 39,24 d Jasa Keuangan 100,82 0,00 0,0000 0,00 0,00

(9)

Berita Resmi Statistik Kabupaten Blora No. 04/04/33/16/Th.IX , 4 April 2017 | 9

Lampiran 2

Tabel 8. Inflasi Kota Blora, Inflasi 6 Kota SBH di Jawa Tengah dan Inflasi Jawa Tengah Tahun 2016– 2017

Bulan

KOTA

Jawa Tengah Blora Kudus Cilacap Purwokerto Surakarta Semarang Tegal

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) 2016 Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember 0,13 -0,25 0,45 -0,58 0,15 0,22 1,03 -0,13 0,07 0,11 0,63 0,30 0,44 -0,23 0,51 -0,63 0.16 0,25 1,09 -0,48 0,04 0,19 0,67 0,30 0,76 -0,11 0,11 -0,38 0,15 0,61 1,07 -0,18 0,05 0,04 0,54 0,09 0,57 -0,29 0,55 -0,45 0,12 0,38 0,87 -0,51 0,02 0,02 0,77 0,37 0,52 -0,11 0,42 -0,19 0,04 0,22 0,62 -0,25 0,06 -0,10 0,60 0,30 0,39 -0,30 0,39 -0,50 0,12 0,43 1,05 -0,21 0,13 0,06 0,54 0,20 0,62 -0,21 0,32 -0,63 0,33 0,66 1,52 -0,45 0,07 0,22 0,34 -0,09 0,48 -0,24 0,39 -0,46 0,13 0,41 1,00 -0,28 0,09 0,05 0,56 0,21 Tahun Kalender 2,14 2,32 2,77 2,42 2,15 2,32 2,71 2,36 Year on Year 2,14 2,32 2,77 2,42 2,15 2,32 2,71 2,36 2016 Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember 1,08 0,62 -0,07 1,36 0.93 -0,05 1,60 0,69 -0,11 1,05 0,56 -0,01 1,16 0,48 -0,15 1,11 0,44 -0,14 0,98 0,32 -0,11 1,16 0,51 -0,12 Tahun Kalender 1,64 2,25 2,18 1,61 1,49 1,41 1,18 1,55 Year on Year 3,47 3,86 4,21 3,22 2,83 3,27 3,17 3,30

Gambar

Gambar 1. Inflasi Month to Month Kota Blora  Tahun 2015 - 2017
Gambar 3. Inflasi Month to Month Kota Blora dan Kota Kudus   Tahun  2016– 2017 -0,16-0,14-0,12-0,1-0,08 -0,06 -0,04 -0,02 0TegalSemarangSurakartaKudusPurwokertoCilacapJawa TengahBlora-0,11-0,14-0,15-0,05-0,01-0,11-0,12-0,07 0,44 -0,23 0,51 -0,63 0,16 0,25
Tabel 8. Inflasi Kota Blora, Inflasi 6 Kota SBH di Jawa Tengah dan Inflasi Jawa Tengah  Tahun 2016– 2017

Referensi

Dokumen terkait

Lingkup pekerjaan yang harus dilaksanakan oleh pihak pelaksana pekerjaan adalah melaksanakan Pengadaan dan Pemasangan air circuit breaker untuk PT.. PJB Unit Pembangkitan Paiton

 Menjelaskan dampak pelaksanaan dhaman dan kafalah ang tidak sesuai dengan sari%at Islam. KKM SK 1( 7&mlah SK 1( 8 ) K- 9 11 Memahami ri5a@ 5ank

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengembangkan media pembelajaran Fisika berupa permainan Gasik pada pokok materi Cahaya untuk siswa SMP kelas VIII dengan kriteria

Good Corporate Governance yang terdiri dari Komite Audit, Komite Remunerasi, Eksternal Audit, dan Manajemen Risiko terhadap Tax Avoidance yang mengacu pada penelitian

Dengan adanya beragam metode ta’zir yang diterapkan tersebut, maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian lebih lanjut terkait dengan penerapan metode ta’zir

KU-Kesalahan Utama, KP-Kesalahan Pindaan, KA-Kesalahan Alternatif Catatan Keputusan T-Tertuduh, K-Kesalahan 15 MA-83D-2661- 10/2020 Pendakwa Raya. ( Polis Diraja Malaysia

Adapun batasan masalah dalam pembuatan laporan berdasarkan dengan kerja praktek yang telah dilakukan yaitu, penulis hanya melakukan analisis pada prosedur pengiriman paket di

Penelitian terhadap unjuk kerja proses elektrolisa telah dilakukan dengan dua sistem, yakni direct system yang menggunakan sumber daya langsung yang dinamis dari