No.32/06/13/Th. XX, 2 Juni 2017
P
ERKEMBANGAN
P
ARIWISATA DAN
T
RANSPORTASI
S
UMATERA
B
ARAT
A
PRIL
2017
1.
Jumlah Wisman ke Sumatera Barat
Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Sumatera Barat melalui Bandara Internasional Minangkabau (BIM) dan Pelabuhan Teluk Bayur bulan April 2017 mencapai 4.558 orang, mengalami penurunan sebesar 8,64 persen dibanding bulan Maret 2017 yang tercatat sebanyak 4.989 orang. Bila dibandingkan dengan bulan April 2016, wisman bulan April 2017 mengalami peningkatan sebesar 12,18 persen. Sementara itu jumlah wisman bulan Januari – April 2017 mengalami peningkatan sebesar 11,74 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Wisman bulan April 2017 ini memberikan kontribusi sebesar 0,47 persen terhadap total wisman yang berkunjung ke Indonesia
(Wisman Nasional 966.936 orang).
Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Sumatera Barat melalui Bandara Internasional Minangkabau (BIM) dan Pelabuhan Teluk Bayur bulan April 2017 mencapai 4.558 orang, mengalami penurunan 8,64 persen dibanding wisman Maret 2017 yang tercatat sebanyak 4.989 orang.
Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Sumatera Barat bulan April 2017 mencapai rata-rata 58,78 persen; mengalami peningkatan 3,11 poin dibanding TPK bulan Maret 2017 sebesar 55,67 persen. Tingkat Penghunian Kamar (TPK) Akomodasi Lainnya di Sumatera Barat bulan April 2017 mencapai
rata-rata 36,72 persen; meningkat 4,30 poin dibanding bulan Maret 2017 sebesar 32,42 persen.
Rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel berbintang bulan April 2017 tercatat selama 1,40 hari; turun 0,18 hari bila dibandingkan dengan Maret 2017 yang tercatat 1,58 hari.
Rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada Akomodasi Lainnya bulan April 2017 tercatat selama 1,24 hari; meningkat 0,14 hari bila dibandingkan dengan Maret 2017 yang tercatat 1,10 hari.
Jumlah penumpang angkutan udara domestik di Bandara Internasional Minangkabau pada bulan April 2017 meningkat sebesar 5,56 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Sementara itu jumlah penumpang angkutan udara internasional mengalami penurunan sebesar 1,62 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Jumlah barang yang diangkut oleh angkutan laut dalam negeri pada bulan April 2017 mengalami penurunan
Tabel 1
Wisman yang Berkunjung ke Sumatera Barat menurut Kebangsaan
Perubahan Perubahan Perubahan Peran thd
April 2017 thd April 2017 thd Jan-April 2017Total Wisman
Maret 2017 April 2016 thd 2016 April 2017
(orang) (orang) (orang) (orang) (orang) (%) (%) (%) (%)
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) 1 Malaysia 3 368 4 141 3 523 13 784 14 277 -14,92 4,60 3,58 77,29 2 Australia 202 144 284 498 604 97,22 40,59 21,29 6,23 3 Thailand 31 20 47 101 91 135,00 51,61 -9,90 1,03 4 Perancis 46 36 40 148 136 11,11 -13,04 -8,11 0,88 5 Inggris 23 10 39 103 79 290,00 69,57 -23,30 0,86 6 Jerman 13 17 27 59 93 58,82 107,69 57,63 0,59 7 Singapura 25 22 24 93 93 9,09 -4,00 0,00 0,53 8 Amerika 62 32 24 116 84 -25,00 -61,29 -27,59 0,53 9 Tiongkok 40 19 20 126 64 5,26 -50,00 -49,21 0,44 10 Jepang 18 8 13 95 60 62,50 -27,78 -36,84 0,29 Total 10 Negara 3 828 4 449 4 041 15 123 15 581 -9,17 5,56 3,03 88,66 Lainnya 235 540 517 638 2 031 -4,26 120,00 218,34 11,34 Total 4 063 4 989 4 558 15 761 17 612 -8,64 12,18 11,74 100,00 Jan-April 2016 Jan-April 2017 Kebangsaan No Maret 2017 April 2017 April 2016 Grafik 1
Perkembangan Jumlah Wisman yang Berkunjung Melalui BIM dan Pelabuhan Teluk Bayur Januari 2015 – April 2017
2.
Tingkat Penghunian Kamar Hotel
2.1. Tingkat Penghunian Kamar Hotel Berbintang
Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang bulan April 2017 berdasarkan laporan yang masuk mencapai rata-rata 58,78 persen atau mengalami peningkatan sebesar 3,11 poin dibanding TPK Maret 2017 yang tercatat sebesar 55,67 persen. Kota Padang menempati TPK tertinggi sebesar 61,78 persen dan disusul Kota Bukittinggi dengan TPK sebesar 60,86 persen. Sementara itu, TPK di Kab. Agam tercatat sebesar 24,20 persen.
3 378 3 892 4 428 4 063 4 854 2 104 4 094 4 224 3 329 4 980 5 115 5 225 4 020 4 045 4 989 4 558 1 000 2 000 3 000 4 000 5 000 6 000
Jan Feb Maret April Mei Juni Juli Agust Sept Okt Nov Des
Jum la h W is m an (o ra ng ) 2015 2016 2017
Tabel 2
TPK Hotel Berbintang Beberapa Kabupaten/Kota di Sumatera Barat
April 2016 Maret 2017 April 2017
(1) (2) (3) (4) (5) 1. Kabupaten Agam 25,97 18,33 24,20 2. Kota Padang 64,57 64,04 61,78 3. Kota Bukittinggi 46,70 47,23 60,86 Sumatera Barat 54,66 55,67 58,78 No. Kab/Kota TPK (%) Grafik 2
Perkembangan Tingkat Penghunian Kamar Hotel Berbintang di Sumatera Barat Januari 2015 – April 2017
Dari Tabel 2 di atas dapat dilihat peningkatan TPK terjadi pada Kabupaten Agam dan Kota Bukittinggi yaitu masing-masing sebesar 5,87 poin dan 13,63 poin. Sementara itu, Kota Padang mengalami penurunan TPK sebesar 2,26 poin.
Selanjutnya bila dilihat menurut klasifikasi hotel, peningkatan TPK terjadi pada hotel bintang 1 dan hotel bintang 4 yaitu masing-masing sebesar 2,60 poin dan 11,75 poin. Sementara itu, hotel bintang 2 dan hotel bintang 3 masing-masing mengalami penurunan TPK sebesar 5,41 poin dan 2,73 poin.
44.32 50.39 50.96 54.66 60.67 40.23 49.23 56.87 52.30 49.57 60.78 61.51 40.85 47.22 55.67 58.78 0.00 10.00 20.00 30.00 40.00 50.00 60.00 70.00
Jan Feb Maret April Mei Juni Juli Agust Sept Okt Nov Des
TP
K (
%)
Tabel 3
TPK Hotel Berbintang menurut Klasifikasi Bintang di Sumatera Barat
April 2016 Maret 2017 April 2017
(1) (2) (3) (4) (5) 1. Bintang 1 37,83 33,57 36,17 2. Bintang 2 60,63 65,06 59,65 3. Bintang 3 55,37 60,92 58,19 4. Bintang 4 59,02 58,75 70,50 Sumatera Barat 54,66 55,67 58,78
No. Klasifikasi Bintang TPK (%)
Grafik 3
Perkembangan TPK Hotel Berbintang menurut Klasifikasi Bintang di Sumatera Barat April 2016 - April 2017
2.2. Tingkat Penghunian Kamar Akomodasi Lainnya
Berdasarkan laporan yang masuk, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) Akomodasi Lainnya di Sumatera Barat bulan April 2017 tercatat sebesar 36,72 persen, meningkat 4,30 poin dibanding bulan Maret 2017 yang tercatat sebesar 32,42 persen. TPK tertinggi terdapat di Kab. Tanah Datar yaitu sebesar 55,75 persen, sedangkan TPK terendah terjadi di Kab. Padang Pariaman yang tercatat sebesar 13,23 persen. 0.00 10.00 20.00 30.00 40.00 50.00 60.00 70.00 80.00 TP K ( % )
Bintang 1 Bintang 2 Bintang 3 Bintang 4
Grafik 4
Perkembangan Tingkat Penghunian Kamar Akomodasi Lainnya di Sumatera Barat Januari 2015 – April 2017
Tabel 4
TPK Akomodasi Lainnya di Sumatera Barat
April 2016 Maret 2017 April 2017
(1) (2) (3) (4) (5) Kabupaten 1. Kepulauan Mentawai 46,12 24,24 18,56 2. Pesisir Selatan 18,82 10,46 18,18 3. Solok 34,01 12,48 23,16 4. Sijunjung 25,92 30,25 27,27 5. Tanah Datar 41,85 76,82 55,75 6. Padang Pariaman 47,82 2,57 13,23 7. Agam 10,37 19,73 19,13
8. Lima Puluh Kota 91,42 2,58 15,38
9. Pasaman 30,61 38,17 40,12 10. Solok Selatan 50,19 35,63 23,48 11. Dharmasraya 62,62 24,54 24,02 12. Pasaman Barat 42,05 26,46 24,65 Kota 13. Padang 41,61 50,82 50,04 14. Solok 44,68 51,82 44,40 15. Sawahlunto 54,76 46,70 46,98 16. Padang Panjang 16,33 26,90 28,51 17. Bukittinggi 21,18 21,28 32,28 18. Payakumbuh 37,75 27,96 36,11 19. Pariaman 30,70 21,55 29,22 Sumatera Barat 35,34 32,42 36,72 No. Kabupaten/Kota TPK (%) 35.14 38.03 34.88 35.34 36.17 25.06 35.88 32.93 29.98 31.19 35.93 41.02 34.55 29.81 32.42 36.72 0.00 5.00 10.00 15.00 20.00 25.00 30.00 35.00 40.00 45.00 50.00
Jan Feb Maret April Mei Juni Juli Agust Sept Okt Nov Des
TP
K (
%)
Peningkatan TPK Akomodasi Lainnya terjadi pada sepuluh kabupaten/kota. Peningkatan TPK tertinggi terjadi di Kab. Lima Puluh Kota yaitu meningkat sebesar 12,80 poin. Selanjutnya diikuti oleh Kota Bukittinggi yaitu meningkat sebesar 10,99 poin. Kab. Pesisir Selatan, Kab. Solok, Kab. Padang Pariaman, Kab. Pasaman, Kota Sawahlunto, Kota Padang Panjang, Kota Payakumbuh, dan Kota Pariaman masing-masing mengalami peningkatan TPK sebesar 7,72 poin; 10,68 poin; 10,66 poin; 1,94 poin; 0,29 poin; 1,61 poin; 8,15 poin; dan 7,67 poin.
Sementara itu, penurunan TPK Akomodasi Lainnya terjadi pada sembilan kabupaten/kota lainnya. Penurunan TPK tertinggi terjadi di Kab. Tanah Datar yaitu sebesar 21,07 poin. Selanjutnya diikuti oleh Kab. Solok Selatan, yaitu turun sebesar 12,15 poin. Sementara itu, Kab. Kepulauan Mentawai, Kab. Sijunjung, Kab. Agam, Kab. Dharmasraya, Kab. Pasaman Barat, Kota Padang, dan Kota Solok masing-masing mengalami penurunan TPK sebesar 5,68 poin; 2,97 poin; 0,60 poin; 0,52 poin; 1,81 poin; 0,78 poin; dan 7,42 poin.
Grafik 5
TPK Akomodasi Lainnya per Kabupaten/Kota di Sumatera Barat Maret 2016 - April 2017
Tabel 5
TPK Akomodasi Lainnya Menurut Kelompok Kamar di Sumatera Barat
April 2016 Maret 2017 April 2017
(1) (2) (3) (4) (5) 1. < 10 20,13 24,11 23,16 2. 10-24 32,20 30,86 32,14 3. 25-40 39,14 39,39 42,37 4. 41-100 43,36 26,99 41,77 35,34 32,42 36,72
No. Kelompok Kamar TPK (%)
Sumatera Barat 0.00 10.00 20.00 30.00 40.00 50.00 60.00 70.00 80.00 90.00 Kep M ent aw ai Pes sel Sol ok Si junj ung Ta nah Datar P. P ar iam an Agam Lim a P uluh K ot a Pas am an Sol sel Dhar m as ray a Pas bar Padang Kot a Sol ok Saw ahl unto P Panj an g B T inggi Pay ak um buh Par iam an TP K ( %)
Kabupaten/Kota Mar'17 April'17
Jika dirinci menurut kelompok kamar, TPK tertinggi terdapat pada Akomodasi Lainnya dengan kelompok kamar 25-40 yang tercatat sebesar 42,37 persen, sedangkan TPK terendah pada Akomodasi Lainnya terjadi pada kelompok kamar <10 yaitu sebesar 23,16 persen. Selanjutnya TPK pada Akomodasi Lainnya untuk kelompok kamar 10-24 dan 41-100 masing-masing sebesar 32,14 persen dan 41,77 persen.
Bila dilihat secara keseluruhan TPK pada Akomodasi Lainnya terjadi peningkatan pada tiga kelompok kamar. Peningkatan TPK tertinggi terjadi pada kelompok kamar 41-100 yaitu meningkat sebesar 14,78 poin. Selanjutnya TPK untuk kelompok kamar 10-24 dan kelompok kamar 25-40 masing-masing mengalami 1,28 poin dan 2,98 poin. Sementara itu, TPK untuk kelompok kamar <10 turun sebesar 0,95 poin.
Grafik 6
Perkembangan TPK Akomodasi Lainnya menurut Kelompok Kamar di Sumatera Barat April 2016 - April 2017
3. Rata-rata Lama Menginap Tamu (RLMT) Asing dan Indonesia
Rata-rata lama menginap tamu (RLMT) Asing dan Indonesia pada hotel berbintang di Sumatera Barat bulan April 2017 adalah selama 1,40 hari, turun 0,18 hari bila dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang tercatat 1,58 hari. RLMT asing bulan April 2017 tercatat 1,86 hari, turun 0,52 hari dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Bila dirinci menurut kelas hotel terlihat RLMT asing pada hotel bintang 4 tercatat 2,18 hari paling tinggi dibandingkan kelas hotel lainnya, sedangkan pada hotel bintang 1, hotel bintang 2, dan hotel bintang 3 masing-masing tercatat 1,48 hari; 1,70 hari; dan 2,00 hari.
RLMT Indonesia pada hotel berbintang adalah 1,39 hari, turun 0,16 hari dibandingkan bulan sebelumnya. RLMT Indonesia pada hotel bintang 4 tercatat 1,45 hari paling tinggi dibandingkan kelas hotel lainnya, sedangkan pada hotel bintang 1, hotel bintang 2, dan hotel bintang 3 masing-masing tercatat 1,26 hari; 1,41 hari; dan 1,29 hari.
RLMT asing dan Indonesia pada Akomodasi Lainnya di Sumatera Barat bulan April 2017 tercatat selama 1,24 hari, meningkat 0,14 hari bila dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang tercatat 1,10 hari. Bila dirinci menurut kelompok kamar pada Akomodasi Lainnya, RLMT tertinggi terdapat pada kelompok kamar <10 yaitu selama 1,29 hari. Sementara RLMT terendah terdapat pada kelompok kamar 25-40 yang tercatat selama 1,22 hari.
0.00 10.00 20.00 30.00 40.00 50.00 60.00
April'16 Mei'16 Juni'16 Juli'16 Agus'16 Sept'16 Okt'16 Nov'16 Des'16 Jan'17 Feb'17 Mar'17 April'17
T P K ( %) Bulan < 10 10-24 25-40 41-100
Bila dilihat RLMT asing bulan April 2017 pada Akomodasi Lainnya dengan kelompok kamar 10-24 tercatat 3,65 hari merupakan RLMT tertinggi bila dibanding dengan kelompok kamar lainnya.
Sementara itu tamu Indonesia rata-rata lama menginap paling tinggi terdapat pada kelompok kamar <10 yaitu selama 1,28 hari.
Tabel 6
Rata-rata Lama Menginap Tamu Asing dan Indonesia pada Hotel Berbintang di Sumatera Barat April 2016 Maret 2017 April 2017 April 2016 Maret 2017 April 2017 April 2016 Maret 2017 April 2017 (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) 1. Bintang 1 1,67 2,36 1,48 1,25 1,36 1,26 1,27 1,45 1,27 2. Bintang 2 1,63 1,82 1,70 1,74 1,66 1,41 1,73 1,68 1,43 3. Bintang 3 1,34 4,11 2,00 1,08 1,48 1,29 1,09 1,52 1,30 4. Bintang 4 1,94 2,54 2,18 1,56 1,59 1,45 1,58 1,62 1,48 Sumatera Barat 1,70 2,38 1,86 1,47 1,55 1,39 1,48 1,58 1,40
No. Klasifikasi Bintang
Rata-Rata Lama Menginap Tamu (hari)
Asing Indonesia Total
Tabel 7
Rata-rata Lama Menginap Tamu Asing dan Indonesia pada Akomodasi Lainnya di Sumatera Barat
April
2016 Maret 2017 April 2017 April 2016 Maret 2017 April 2017 April 2016 Maret 2017 April 2017
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) 1. <10 1,98 3,08 1,46 1,39 1,44 1,28 1,41 1,48 1,29 2. 10-24 2,18 6,88 3,65 1,27 1,35 1,23 1,28 1,42 1,24 3. 25-40 2,76 1,36 1,06 1,23 1,43 1,22 1,24 1,43 1,22 4. 41-100 1,00 1,00 1,00 1,32 1,17 1,25 1,32 1,17 1,25 Sumatera Barat 2,28 2,47 1,94 1,27 1,08 1,23 1,28 1,10 1,24
No. Kelompok Kamar
Rata-Rata Lama Menginap Tamu (hari)
Asing Indonesia Total
4.
Perkembangan Angkutan UdaraJumlah penumpang angkutan udara domestik di Bandara Internasional Minangkabau pada April 2017 adalah sebanyak 147,20 ribu orang atau meningkat sebesar 5,56 persen dibanding bulan sebelumnya. Jumlah penumpang angkutan udara ke luar negeri/internasional di Bandara Internasional Minangkabau bulan April 2017 adalah sebanyak 8,76 ribu orang, mengalami penurunan sebesar 1,62 persen dibanding bulan Maret 2017. Secara keseluruhan, jumlah penumpang angkutan udara domestik dan internasional adalah sebanyak 155,96 ribu orang atau meningkat sebesar 5,13 persen dibanding bulan sebelumnya.
Tabel 8
Perkembangan Penumpang Angkutan Udara di Bandara Internasional Minangkabau
Jan-April Jan-April Perubahan Perubahan
2016 2017 April 2017 thdJan-April 2017
(000 orang) (000 orang) (000 orang) (000 orang) Mar 2017 (%) thd 2016 (%)
(2) (3) (4) (5) (6) (7)
1 Domestik 139,44 147,20 543,07 564,28 5,56 3,91
2 Internasional 8,90 8,76 34,33 36,47 -1,62 6,23
Total 148,34 155,96 577,40 600,75 5,13 4,04
(1)
Jenis Penerbangan Maret 2017 April 2017
Grafik 7
Perkembangan Jumlah Penumpang Angkutan Udara di Bandara Internasional Minangkabau Januari 2015 – April 2017
5.
Perkembangan Angkutan LautJumlah barang yang diangkut oleh angkutan laut dalam negeri bulan April 2017 mencapai 281,98 ribu ton atau mengalami penurunan 16,20 persen dibanding bulan sebelumnya. Penurunan jumlah barang yang diangkut terjadi pada Pelabuhan Teluk Bayur Padang dan Pelabuhan Muaro Padang masing-masing sebesar 16,05 persen dan 33,40 persen. Sementara itu jumlah barang yang diangkut melalui Pelabuhan Air Bangis Pasaman Barat mengalami peningkatan sebesar 7,63 persen.
147.85 153.93 141.57 134.06 163.97 112.77 223.04 169.45 148.57 138.16 141.71 172.23 160.32 136.14 148.34 155.96 0 50 100 150 200 250
Jan Feb Maret April Mei Juni Juli Agust Sept Okt Nov Des
Jum la h Pe num pa ng (000 o ra ng ) 2015 2016 2017
Tabel 9
Perkembangan Barang Angkutan Laut Dalam Negeri Sumatera Barat
Jan-April Jan-April Perubahan Perubahan
2016 2017 April 2017 thd Jan-April 2017
(000 ton) (000 ton) (000 ton) (000 ton) Mar 2017 (%) thd 2016(%)
(2) (3) (4) (5) (6) (7) 1 Teluk Bayur 333,39 279,87 1 471,23 1 142,57 -16,05 -22,34 2 Muaro 2,98 1,99 11,82 12,46 -33,40 5,44 3 Air Bangis 0,12 0,13 0,22 0,40 7,63 85,25 Total 336,49 281,98 1 483,27 1 155,43 -16,20 -22,10 (1)
Pelabuhan Mar 2017 April 2017
Grafik 8
Perkembangan Barang Angkutan Laut Dalam Negeri Sumatera Barat Januari 2015 – April 2017 292.36 444.76 278.30 467.86 294.15 260.97 318.23 320.59 229.80 298.05 270.01 235.36 230.53 306.43 336.49 281.98 0 100 200 300 400 500
Jan Feb Maret April Mei Juni Juli Agust Sept Okt Nov Des
Ju m lah B ar an g yan g D ian gk ut (000 ) 2015 2016 2017
Informasi lebih lanjut hubungi:
Teguh Sugiyarto, M.Pop.Hum, Ph.D
Kepala Bidang Statistik Distribusi
Jl. Khatib Sulaiman No.48 Padang 25135 Telp.(0751)442158,442160 Homepage: http://sumbar.bps.go.id
Email : [email protected]