• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Tinjauan Pustaka - ANALISIS PERBANDINGAN POLA PEMASANGAN ARRESTER PADA JARINGAN DISTRIBUSI 20 kV PT. PLN AREA CILACAP - repository perpustakaan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Tinjauan Pustaka - ANALISIS PERBANDINGAN POLA PEMASANGAN ARRESTER PADA JARINGAN DISTRIBUSI 20 kV PT. PLN AREA CILACAP - repository perpustakaan"

Copied!
31
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 2.1 Akibat sambaran petir
Gambar 2.2.
Gambar 2.3 Pengukuran tahanan tanah dengan Earth Tester
Gambar 2.4.
+5

Referensi

Dokumen terkait

Dari saluran transmisi, tegangan diturunkan lagi menjadi 20 kV menggunakan transformator penurun tegangan pada gardu induk distribusi yang kemudian dengan sistem

Perhitungan hubung pendek yang dilakukan ini bertujuan untuk menentukan arus maksimum dan minimum gangguan dan tegangan dari pengaman, relay dan pemutus yang direncanakan

Dari pembahasan yang telah dilakukan pada bab IV tentang arus puncak petir yang mampu diterima Lightning Arrester sesuai dengan konstruksi di KM 0003, dimana jarak penghantar

Dengan dilakukannya pemasangan Express Feeder sepanjang 46 kms dari GH kerinci sampai ke GH Sorek, maka tegangan yang diterima seluruh Transformator mengalami peningkatan

Lightning Arrester merupakan peralatan yang digunakan untuk melindungi peralatan sistem tenaga dari gangguan.. sambaran petir pada jaringan

Dari hasil perhitungan (lihat tabel 3) yang telah dilakukan dapat dianalisa bahwa terjadinya rugi – rugi tegangan pada jaringan atau saluran distribusi karena

Dengan resistansi gangguan sebesar 5 ohm besar tegangan dip yang terjadi pada jaringan distribusi 3 fasa BSB-4 20 kV akibat gangguan fasa ke tanah di sepanjang saluran

Hasil simulasi menunjukkan bahwa tegangan induksi petir terjadi di sepanjang saluran distribusi dengan pengaruh variasi parameter arus puncak, kecepatan sambaran, serta waktu