• Tidak ada hasil yang ditemukan

Silabus & Deskripsi Pompa & Cooling Tower.doc

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Silabus & Deskripsi Pompa & Cooling Tower.doc"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

DESKRIPSI MATA KULIAH

Pompa dan Cooling Tower, RT 472, Lanjutan, S-1, 2 SKS, Semester 7

Mata kuliah ini merupakan lanjutan yang menggunakan prinsip-prinsip perpindahan panas (heat transfer) yang dipelajari pada mata kuliah perpindahan panas. Selain itu, mamahsiswa harus telah memahami mengenai sistem refrigerasi dan tata udara yang kondensernya berpendinginan dengan menggunakan air. Mata kuliah ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan pada mahasiswa mengenai pompa dan cooling tower serta aplikasinya dalam sistem refrigerasi atau tata udara.

Materi yang akan disampaikan meliputi: sejarah, konsep dasar, prinsip kerja, jenis-jenis, komponen, beban panas, kapasitas, asesoris, rugi-rugi pada cooling tower, kapasitas pompa, jumlah aliran air dan aplikasinya. Perkuliahan akan disampaikan melalui pembelajaran dengan metode: ceramah, diskusi, presentasi, simulasi, tugas terstruktur dan praktek. Media yang digunakan dalam perkuliahan yaitu: trainer cooling tower, trainer pompa, OHP, Job sheet, dan LCD proyektor dengan bantuan diktat kuliah. Evaluasi dilakukan dengan memberikan Quiz, presentasi, laporan praktek, UTS dan UAS serta tes kompetensi diakhir perkuliahan.

Referensi yang digunakan yaitu: (1). Air Conditioning & Refrigeration Institute.

Refrigeration and Air Conditioning 2nd Edition. Englewood Cliffs: Prentice-Hall Inc.

1987.; (2). Dossat, R.J. Principles of Refrigeration. New York: John Wiley & Sons. 1961.; (3). Hensley, J.C. Cooling Tower Fundamentals. Kansas: SPX Cooling Technologies Inc. Tersedia: http:///www.marleyct/publication/ 2006.; (4). Nunn, R.G.

Water Treatment Essentials for Boiler Plant Operation. New York: McGraw-Hill. 1997.; (5). Rosaler, R. C. The Standard Handbook of Plant Engineering. 2nd Edition. New

York: McGraw-Hill. 1995. (6). McNally Institute. Basics Cooling Tower. New York: McNally Institute Publishers. Tersedia: http:///www.mcnallyinstitute.com. 2005.; (7). Stoecker, W.F., and Jones, J.W. (1987). Refrigerasi dan Pengkondisian Udara. Alih Bahasa Supratman Hara. Jakarta: Erlangga.; (8). Sumardi, Kamin. (2007). Pompa dan Cooling Tower. Bandung: RTU FPTK

(2)

SILABUS

I. IDENTITAS MATA KULIAH

Nama Mata Kuliah : Pompa dan Cooling Tower

Nomor Kode : RT 472

Jumlah SKS : 2 SKS

Semester : 7

Kelompok Mata Kuliah : MKKT

Program Studi : Pendidikan Teknik Mesin S 1 Teknik Refrigerasi da Tata Udara Status Mata Kuliah : Mata Kuliah Lanjutan

Prasyarat : Perpindahan Panas Teknik Tata Udara

Dosen : H. Kamin Sumardi, MPd. (2104)

II. TUJUAN

Setelah mengikuti mata kuliah ini mahasiswa memiliki pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan mengenai pompa dan cooling tower serta asplikasinya dalam suatu sistem refrigerasi atau tata udara.

III. DESKRIPSI ISI

Mata kuliah ini membahas mengenai sejarah, konsep dasar, prinsip kerja, jenis-jenis, komponen, beban panas, kapasitas, aliran air, rugi-rugi pada cooling tower, kapasitas pompa, jumlah aliran air dan aplikasinya sehingga mampu menganalisis kapasitas cooling tower dan pompa secara keseluruhan yang digunakan dalam suatu sistem refrigerasi atau tata udara.

IV. PENDEKATAN PEMBELAJARAN

a. Metode : Ceramah, tanya jawab, diskusi, simulasi, dan praktek b. Tugas : Tugas terstruktur, menggambar, merancang, presentasi dan

laporan

c. Media : Trainer cooling tower, alat simulasi dan gambar

V. EVALUASI

a. Kehadiran

b. Tugas Terstruktur

c. Diskusi

d. Presentasi Hasil Praktek

e. Laporan

(3)

VI. RINCIAN MATERI PERKULIAHAN

Pertemuan 1 : Review pompa dan cooling tower, sejarah cooling tower dan aplikasinya di industri sampai sekarang, seputar air, siklus air, karakteristik air, jenis-jenis air dan wujud air

Pertemuan 2 : Panas, Temperatur, Energi, Kerja, Daya, dan Tekanan Pertemuan 3 : Konsep dasar, prinsip kerja dan pengertian cooling tower

Pertemuan 4 : Jenis dan konstruksi cooling tower Pertemuan 5 : Jenis dan konstruksi cooling tower

Pertemuan 6 : Komponen-komponen cooling tower Pertemuan 7 : Tata letak (lay out) cooling tower

Pertemuan 8 : UTS

Pertemuan 9 : Pehitungan beban cooling tower Pertemuan 10 : Konsep dasar dan prinsip kerja pompa Pertemuan 11 : Komponen-komponen pompa

Pertemuan 12 : Jenis-jenis pompa

Pertemuan 13 : Perhitungan beban pompa

Pertemuan 14 : Praktek menghitung beban dan temperatur di cooling tower Pertemuan 15 : Praktek kelistrikan cooling tower

Pertemuan 16 : Praktek pemasangan pompa pada cooling tower

VII. DAFTAR BUKU

1. Air Conditioning & Refrigeration Institute. (1987). Refrigeration and Air Conditioning 2nd Edition. Englewood Cliffs: Prentice-Hall Inc.

2. Dossat, R.J. (1961). Principles of Refrigeration. New York: John Wiley & Sons. 3. Hensley, J.C. (2006). Cooling Tower Fundamentals. Kansas: SPX Cooling

Technologies Inc. Tersedia: http:///www.marleyct/publication/

4. McNally Institute. (2005). Basics Cooling Tower. New York: McNally Institute Publishers. Tersedia: http:///www.mcnallyinstitute.com.

5. Nunn, R.G. (1997). Water Treatment Essentials for Boiler Plant Operation. New York: McGraw-Hill.

6. Rosaler, R. C. (1995). The Standard Handbook of Plant Engineering. 2nd

Edition. New York: McGraw-Hill.

7. Stoecker, W.F., and Jones, J.W. (1987). Refrigerasi dan Pengkondisian Udara. Alih Bahasa Supratman Hara. Jakarta: Erlangga.

8. Sumardi, Kamin. (2008). Cooling Tower dan Pompa. Bandung: RTU FPTK

Referensi

Dokumen terkait

Cooling tower tanpa bahan isian dan pemecah aliran air mempunyai efektivitas sebesar 22,7 % dengan jumlah kalor yang berhasil dibuang sebesar 972,96 kalori. Sedangkan

Cooling tower mampu menurunkan suhu air lebih dari peralatan - peralatan yang hanya menggunakan udara untuk membuang panas seperti radiator dalam mobil, oleh karena itu biayanya

Air yang keluar dari sprinkler ini kemudian masuk ke water column dan bersinggungan dengan aliran udara yang arahnya berlawanan (air panas turun ke bagian bawah cooling

Hal ini sebanding dengan nilai kapasitas kalor yang akan semakin besar jika beban panas ditambahkan dan pengaruh dari besar masing-masing laju aliran volume air nya serta

Kegiatan ini dilakukan untuk menghitung kebutuhan cooling tower agar mampu menyerap panas yang harus dibuang dari heat exchanger dan selanjutnya dibuang ke lingkungan

Air yang keluar dari sprinkler ini kemudian masuk ke water column dan bersinggungan dengan aliran udara yang arahnya berlawanan (air panas turun kebagian bawah

Berat Jenis kayu sampel pada berbagai kedalaman Kerusakan dinding sel kayu, akibat penggunaan jangka panjang pada bangunan cooling tower dapat disebabkan oleh beberapa hal, antara

Gambaran secara umum cara kerja alat otomatisasi water cooling tower ini adalah otomatisasi kontrol pada motor pompa sentrifugal, jika motor pompa mengalami ampere berlebih maka motor