• Tidak ada hasil yang ditemukan

suku banyak dan teorema sisa

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "suku banyak dan teorema sisa"

Copied!
44
0
0

Teks penuh

(1)

Suku Banyak

Dan

(2)

Setelah menyaksikan tayangan ini anda dapat

Menentukan

hasilbagi dan sisa

(3)

Pengertian Sukubanyak

(P o l i n u m)

Bentuk: anxn + a

n-1xn-1 + …+ a1x + a0

dinamakan sukubanyak dalam x yang berderajat n

ak adalah koefisien xk,

(4)

Contoh

Tentukan derajat dan koefisien:

x4 dan x2 dari suku banyak

x5 - x4 + x3 – 7x + 10

Jawab: derajat suku banyak = 5

(5)

Nilai Sukubanyak

polinum anxn + a

n-1xn-1 + …+ a1x + a0

dapat dinyatakan dengan P(x). Nilai sukubanyak P(x)

(6)

Contoh

Tentukan nilai suku banyak

2x3 + x2 - 7x – 5 untuk x = -2

Jawab:

Nilainya adalah

(7)

Pembagian

Sukubanyak

(8)

Pembagian sukubanyak P(x) oleh (x – a) dapat ditulis dengan

P(x) = (x – a)H(x) + S

Keterangan:

(9)

Teorema Sisa

Jika sukubanyak P(x)

dibagi (x – a), sisanya P(a)

(10)

Contoh 1:

Tentukan sisanya jika

2x3 – x2 + 7x + 6 dibagi x + 1

atau dibagi x – (-1)

Jawab: sisanya adalah

P(-1) = 2.(-1)3 – (-1)2 + 7(-1) + 6

(11)

Contoh 2:

Tentukan sisa dan hasil baginya

jika x3 + 4x2 - 5x – 8 dibagi x - 2

Jawab:

Dengan teorema sisa, dengan

mudah kita dapatkan sisanya,

yaitu P(2) = 8 + 16 - 10 - 8

(12)

tapi

untuk menentukan

hasilbaginya kita gunakan:

Pembagian Horner:

dengan menggunakan bagan

(13)
(14)

Contoh 3:

Tentukan sisa dan

hasil baginya

jika 2x3 - 7x2 + 11x + 5

(15)

Jawab:

(2x3 - 7x2 + 11x + 5) : (2x – 1)

Sisa:

P(½) = 2(½)3 – 7(½)2 + 11.½ + 5

(16)

2x3 - 7x2 + 11x + 5 dibagi 2x – 1

Dapat ditulis:

2x3 – 7x2 + 11x + 5 =(2x -1)H(x) + S Pembagi : 2x - 1

(17)

2x3 - 7x2 + 11x + 5 dibagi 2x – 1 →x =

Sehingga dapat ditulis :

½

(18)

2x3 - 7x2 + 11x + 5 dibagi 2x – 1

Dapat ditulis:

2x3 – 7x2 + 11x + 5

=(x - ½)(2x2 – 6x + 8) + 9 =(2x – 1)(x2 – 3x + 4) + 9 Pembagi : 2x - 1

(19)

Contoh 4:

Nilai m supaya

4x4 – 12x3 + mx2 + 2 habis

dibagi 2x – 1 adalah…. Jawab: habis dibagi → S = 0 P(½) = 0

(20)

P(½) = 0

4(½)4 – 12(½)3 + m(½)2 + 2 = 0

¼ - 1½ + ¼m + 2 = 0

¼m = -¼ + 1½ - 2 (dikali 4) m = -1 + 6 – 8

(21)

Pembagian Dengan (x –a)(x – b)

Bentuk pembagiannya dapat ditulis sebagai

P(x) = (x – a)(x – b)H(x) + S(x) berarti:

(22)

Contoh 1:

Suku banyak

(x4 – 3x3 – 5x2 + x – 6)

dibagi (x2 – x – 2), sisanya

(23)

Jawab:

Bentuk pembagian ditulis:

P(x) = (x2 – x – 2)H(x) + S(x)

(24)

sehingga

• bentuk pembagian ditulis:

x4 – 3x3 – 5x2 + x – 6

= (x2 – x – 2)H(x) + px + q

x4 – 3x3 – 5x2 + x – 6

(25)
(26)

p = -8 disubstitusi ke –p + q = -8

8 + q = -8  q = -16

Sisa: px + q = -8x + (-16)

(27)

Contoh 2:

Suatu suku banyak bila dibagi oleh x + 2 bersisa -13, dibagi oleh x – 3 sisanya 7.

Suku banyak tersebut bila dibagi

(28)

Jawab:

Misal sisanya: S(x) = ax + b P(x): (x + 2)

 S(-2) = -13  -2a + b = -13

P(x): (x – 3)

(29)

a = 4 disubstitusi ke -2a + b = -13

-8 + b = -13

b = -5

(30)

Contoh 3:

Jika suku banyak

P(x) = 2x4 + ax3 - 3x2 + 5x + b

dibagi oleh (x2 – 1) memberi

(31)
(32)

P(x) = 2x4 + ax3 - 3x2 + 5x + b

P(x) : x2 - 1 sisa = 6x + 5

Pembagi : x2 -1 = (x+1) (x-1)

Maka:

P(x):(x – 1)  sisa =P(1)

(33)
(34)

Contoh 4:

Jika suku banyak

2x3 – x2 + px + 7 dan sukubanyak

2x3 + 3x2 - 4x – 1 dibagi (x + 1)

(35)

Jawab:

2x3 – x2 + px + 7 dibagi (x + 1)

(36)

2x3 + 3x2 - 4x – 1 dibagi (x + 1)

Sisanya P(-1) = -2 + 3 + 4 – 1 = 4

Karena sisanya sama, Berarti 5 – p = 4

(37)

Contoh 5:

Jika suku banyak

x3 – 7x + 6 dan sukubanyak

x3 – x2 – 4x + 24 dibagi (x + a)

(38)

Jawab:

x3 – 7x + 6 dibagi (x + a)

Sisanya P(-a) = a3 – 7a + 6

x3 – x2 – 4x + 24 dibagi (x + a)

Sisanya P(-a) = a3 – a2 – 4a + 24

(39)

a3 – 7a + 6 = a3 – a2 – 4a + 24

a2 – 7a + 4a + 6 – 24 = 0

a2 – 3a – 18 = 0

(a + 3)(a – 6) = 0 a = -3 atau a = 6

(40)

Contoh 6:

Jika suku banyak

P(x) = 2x3 + ax2 - bx + 3

dibagi oleh (x2 – 4) memberi

(41)
(42)

P(x) = 2x3 + ax2 - bx + 3

P(x) : x2 - 4 sisa = x + 23

Pembagi : x2 -1 = (x + 2)(x – 2)

Maka:

P(x):(x – 2)  sisa =P(2)

(43)
(44)

Referensi

Dokumen terkait

cara pembagian biasa seperti pembagian suatu bilangan dengan bilangan lain yang lebih kecil (bagi kurung).. Dalam hal ini derajat sisanya harus kurang dari derajat

Peserta didik diberikan stimulus berupa pemberian materi oleh guru, mengenai cara menentukan hasil bagi dan sisa pembagian dari pembagian sukubanyak oleh bentuk linear dan

Perhatikan contoh soal berikut ini untuk memahami cara menentukan derajat hasil bagi dan sisa pembagian suku banyak..

Pada bab ini akan dipelajari tentang algoritma pembagian suku banyak, teorema sisa, dan teorema faktor, serta akar – akar rasionalA. ALGORITMA PEMBAGIAN SUKU

menyatakan bentuk aljabar sebagai hasil kali dari beberapa faktor.. Macam-macam

Ternyata perhitungan cara sintetik merupakan cara yang sangat singkat dan skematik untuk menunjukkan pembagian dengan x – h... Sisa S akan merupakan suatu

Hasil bagi dan sisa pembagian suku banyak Penggunaan teorema sisa Penggunaan teorema faktor terdiri dari digunakan untuk menentukan Penyelesaian persamaan suku banyak Pembuktian

Dalam hal ini : ax2 +bx + c misalkan dapat difaktorkan menjadi: a x –px –q, maka secara umum pola pembagian suku banyak dapat dinyatakan sebagai berikut: Fx =