• Tidak ada hasil yang ditemukan

IEUPNYK 9

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "IEUPNYK 9"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

EKONOMI PERKOTAAN

DAN TRANSPORTASI

(

143162733-400

)

Pertemuan Ke-9

Keuangan Kota

SULTAN, SE., M.SI

[email protected]

FB : Sul Tan

(2)

Aspek-aspek perkotaan

 Tanah/Lokasi/Tempat  Kuangan (kota)

 Usaha (pertanian, industri, jasa)  Kesempatan kerja

 Permukiman  Angkutan

 Aminities (hiburan,kesenangan2, pemandangan  Urbanisasi

 Usaha

 Lingkungan (TUA)

 Kemiskinan (rumah tangga), (Globalisasi/persaingan)  Kejahatan (kekerasan, kebakaran, banjir)

 Kesehatan (penyakit,  Pendidikan

(3)

KEUANGAN KOTA

Undang – Undang Darurat No. 11 Tahun 1957

tentang peraturan Umum Pajak Daerah pasal 14 menyebutkan bahwa selain yang ditunjukkan

dengan atau berdasarkan undang – undang, pajak daerah yang dipungut oleh daerah tingkat I.

Menurut undang – undang pertimbangan

keuangan (Undang – Undang NO. 32 tahun 1956) pasal 3, pajak Negara yang dinyatakan sebagai pajak daerah wilayah : pajak verponding, pajak verponding Indonesia, pajak rumah tangga, pajak kendaraan bermotor, pajak jalan , pajak kopra,

(4)

Penerimaan pemerintah

pad

Pajak daerah RATA2 40%

Retribusi daerah

Bagian laba perusahaan daerah

Penerimaan dari dinas – dinas daerah

(5)

Konsep Tri Dharma

Perpajakan , yaitu

Pengenaan pajak harus meliputi semua

orang

Pengenaan pajak harus meliputi semua

obyek pajak dan

Penagihan /pembayaran pajak harus

(6)

Pajak sebagai Sumber Daya

Ekononomi

Pajak ditarik dari masyarakat dan seyogyanya

dikembalikan kepada masyarakat untuk sebesar manfaat masyarakat. Dengan kenaikan harga – harga,pembelanjaan kebutuhan pelayanan

masyarakat makin menjadi sulit. Sumber daya terbatas , padahal kebutuhan meningkat terus. Apalagi dengan sifat pajak yang regresif, sumber daya makin menurun, terutama dari dana pajak

milik yang tak responsive terhadap perkembangan ekonomi. Ditambah dengan adanya kebocoran –

(7)

Persoalan – Persoalan Yang

Dihadapi

Tidak dapat dipungkiri lagi pada hakikatnya orang

berusaha untuk dapat terhindar dari pembayaran pajak. Mungkin orang menghindar secara “legal” pajak atas dirinya (Tax Avoidance) , atau berusaha menghindar secara illegal (tax evasion). Persoalan lain yaitu bahwa pajak dapat dipindahkan

bebannya baik ke belakang pada leveransir maupun kemuka kepada konsumen, sehingga sasaran pajak dalam hal ini tidak mengena yaitu pemerataan tak berhasil. Pajak dapat bersifat

positif , artinya mereka yang kena pajak dapat lebih keras bekerja agar dapat membayar pajak, atau mungkin mereka yang kena pajak tidak mau bekerja lebih keras sehingga produktifitas

(8)

Dana yang terkumpul dari pajak ini biasanya disalurkan untuk pembiayaan barang publik (public goods) yang berciri

 Dinikmati sama oleh semua orang

 Biasanya dieksploitasi secara melamapui batas  Tanpa mengetahui siapa yang akan

menanggung (PEMERINTAH SEBAGAI PEMILIK)

 Kelompok “penghasilan tinggi” tidak bersedia

untuk menanggung “public goods” tersebut karena merasa tidak ikut menikmati dan

(9)

Persoalan – Persoalan Yang

Dihadapi

Tidak dapat dipungkiri lagi pada hakikatnya orang

berusaha untuk dapat terhindar dari pembayaran pajak. Mungkin orang menghindar secara “legal” pajak atas dirinya (Tax Avoidance) , atatu berusaha menghindar secara illegal (tax evasion) . Persoalan lain yaitu bahwa pajak dapat dipindahkan

bebannya baik ke belakang pada leveransir maupun kemuka kepada konsumen, sehingga sasaran pajak dalam hal ini tidak mengena yaitu pemerataan tak berhasil. Pajak dapat bersifat

positif , artinya mereka yang kena pajak dapat

lebih keras bekerja agar dapat membayar pajak , atau mungkin mereka yang kena pajak tidak mau bekerja lebih keras sehingga produktifitas

(10)

Pola pembiayaan

Pembangunan Perkotaan

Memiliki Kelemahan

Ketidakjelasan batas tanggung jawab antar tingkat

pemerintahan dan fragmentasi pembiayaan, menurut

Karseno, niscaya akan berdampak merugikan. Sementara itu kendala admnistrasi dan perbedaan waktu dalam

mengalokasikan pendapatan yang berasal dari pelbagai sumber , seperti DIP, Inpres , APBD atau pinjaman dalam dan luar negeri , ternyata juga makin mempersulit

perencanaan dan matching (penyesuaian) pelbagai proyek – proyek perkotaan yang sesungguhnya saling tergantung satu sama lain . “Pembiayaan pembangunan prasarana kota

masih didominasi oleh peranan dana pemerintah,

(11)

Persoalan – Persoalan Yang

Dihadapi

Tidak dapat dipungkiri lagi pada hakikatnya orang

berusaha untuk dapat terhindar dari pembayaran pajak. Mungkin orang menghindar secara “legal” pajak atas dirinya (Tax Avoidance) , atatu berusaha menghindar secara illegal (tax evasion) . Persoalan lain yaitu bahwa pajak dapat dipindahkan

bebannya baik ke belakang pada leveransir maupun kemuka kepada konsumen, sehingga sasaran pajak dalam hal ini tidak mengena yaitu pemerataan tak berhasil. Pajak dapat bersifat

positif , artinya mereka yang kena pajak dapat

lebih keras bekerja agar dapat membayar pajak , atau mungkin mereka yang kena pajak tidak mau bekerja lebih keras sehingga produktifitas

(12)

Soal

Jelaskan kelebihan dan kelemahan

(13)

Referensi

Sukanto, R. Dan AR. Karseno, 2001.

Ekonomi Perkotaan, Edisi 4 Cetakan 1,

BPFE UGM

Sullivan, AM. 1990, Urban Economics, Irwin,

Homewood, Illinois .

Referensi

Garis besar

Dokumen terkait

Name plate atau plat nama yang biasa tertempel pada body atau stator motor merupakan spesifikasi dari motor itu sendiri. Pada name plate ini biasanya berisi

Mampu melaksanakan satu tugas spesifik, dengan menggunakan alat, dan informasi, dan prosedur kerja yang lazim dilakukan, serta menunjukkan kinerja dengan mutu yang terukur, di

Proses fermentasi dalam pengolahan pangan adalah proses pengolahan pangan dengan menggunakan aktivitas mikroorganisme secara terkontrol untuk meningkatkan

Melihat berbagai hasil evaluasi yang baik dari pelaksanaan program manajemen pelayanan kesehatan jiwa berbasis komunitas melalui pelayanan keperawatan kesehatan jiwa

Pada penelitian tindakan kelas ini- digunakan metode P'(& Langkah1langkah penelitiansetiap siklus yang yang dilakukan adalah meliputi tahapan + )!* Peren,anaan )Persiapan

Trafo Arus (Current Transformator) yaitu peralatan yang digunakan untuk melakukan pengukuran besaran arus pada intalasi tenaga listrik disisi primer (TET, TT dan

(retur) oleh Pembeli, Pajak Pertambahan Nilai atau Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah dari Barang Kena Pajak yang dikembalikan tersebut dapat mengurangi

Manna Utara juga sering mengalami keterlambatan dalam penerimaan kas yang disebabkan oleh sistem pembayaran dari perusahaan pembeli yang belum maksimal, untuk