Buku Pedoman Etika Akademik dan Tata Krama dan Tata Krama Civitas Akademika

31 

Teks penuh

(1)
(2)

BUKU PEDOM A N ETIKA A KA DEM IK

DAN TATA KRAM A CIVITAS

A KA DEM IKA

FA KULTA S EKONOM I

(3)

2011 PEDOM AN ETIKA AKADEM IK & TATA KRAM A CIVITAS AKADEM IKA

PROGRAM PASCASARJANA ILM U M ANAJEM EN (PPIM ) FE– UNIM AL

V

KA TA PENGA NTA R

Puji syukur kita sampaikan kepada Allah tuhan yang maha kuasa, dimana atas izin-Nya jua Buku Pedoman Etika Akademik dan Tata Krama Civitas Akademika ini dapat diselesaikan. Buku Pedoman Etika Akademik dan Tata Krama Civitas Akademika ini disusun untuk memandu pelaksanaan pendidikan Program Magister pada Program Pascasarjana Ilmu Manajemen (PPIM) Fakultas Ekonomi Universitas Malikussaleh.

Pedoman Etika Akademik dan Tata Krama Civitas Akademika dalam Penyelenggaraan Tridharma Perguruan Tinggi Universitas Malikussaleh ini merupakan pedoman tertulis yang pertama kali dibuat di lingkungan Program Pascasarjana Ilmu Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Malikussaleh. Sebelum ini masalah-masalah etika dan tata laku ditangani berdasarkan musyawarah tanpa dasar tertulis.

Perumusan Pedoman Etika Akademik dan Tata Krama Civitas Akademika ini dilakukan oleh satu tim yang dibentuk oleh Senat Program Pascasarjana Ilmu Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Malikussaleh, berdasarkan hasil telaah beberapa kode etik profesi, serta peraturan perundangan yang berlaku di Indonesia. Guna penyempurnaan rumusannya telah dibahas pada Sidang Pleno Program Pascasarjana Ilmu Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Malikussaleh dan telah disahkan pada tanggal 2 Mei 2011.

Pedoman Etika Akademik dan Tata Krama Civitas Akademika ini merupakan pedoman bagi sivitas akademika Program Pascasarjana Ilmu Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Malikussaleh dalam kehidupan akademik, baik pimpinan akademik, dosen, karyawan fungsional akademik, maupun mahasiswa. Tim Penyusun telah berusaha mengakomodasi semua pendapat dengan demikian diharapkan telah memenuhi harapan berbagai pihak. Tim Penyusun juga telah berusaha menyempurnakan buku Pedoman Etika Akademik dan Tata Krama Civitas Akademika ini, walaupun demikian kami yakin masih terdapat kekurangan di dalamnya yang pada gilirannya tentu dapat disempurnakan dikemudian hari.

Pada kesempatan ini, kami mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dan memberikan dorongan dalam bentuk apapun sehingga penyusunan buku ini dapat terlaksana. Semoga buku ini, meskipun sangat kecil artinya, dapat bermanfaat dan membantu perkembangan ilmu pengetahuan dan pendidikan di lingkungan Universitas Malikussaleh umumnya dan di lingkungan PPIM khususnya.

Akhirnya, demi penyempurnaan buku ini dimasa yang akan datang, dengan segala kerendahan hati, kami sangat mengharapkan segala kritik serta saran yang sifatnya membangun. Semoga buku ini dapat memberikan manfaat bagi para pembaca. Terima kasih.

Lhokseumawe, Mei 2011

Program Pascasarjana Ilmu Manajemen Fakultas Eko nomi Universitas Malikussaleh

Ttd

Jullimursyida, Ph.D

(4)

PROGRAM PASCASARJANA ILM U M ANAJEM EN (PPIM ) FE – UN IM AL. iii

UCA PA N TERIMA KA SIH

Dengan terbitnya Pedoman Etika Akademik dan Tata Krama Civitas A kademika Program Pascasarjana Ilmu Manajemen (PPIM) Fakultas Ekonomi Universitas Malikussaleh, maka bagi sivitas akademika Program Pascasarjana Ilmu Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Malikussaleh kini memiliki pedoman tertulis bagaimana seharusnya kita berperilaku selaku insan akademik. Dilihat dari luasnya jangkauan “ perilaku yang seharusnya” dimiliki oleh setiap insan akademik, maka tentu saja apa yang tertulis di dalam buku ini masih banyak kekurangannya. Karena itu saran-saran untuk penyempurnaan sangat kami nantikan. Namun sebagai usaha pertama, kita patut bersyukur dengan diterbitkannya buku kecil ini.

Untuk itu, kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terealisasinya buku Pedo man Etika Akademik dan Tata Krama Civitas A kademika ini, khususnya kepada Ketua Program Pascasarjana Ilmu Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Malikussaleh yang telah memberikan perhatian khusus dan memprioritaskan pembahasan etika akademik ini. Demikian juga kepada para Tim Khusus yang telah melakukan editing terhadap rumusan akhir naskahnya serta kepada Staf Sekretariat, kami ucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya. Semoga Allah SWT membalasnya yang setimpal. Amin.

Lhokseumawe, Mei 2011

Rektor Universitas Malikussaleh Ttd

A pridar, SE, M .Si

(5)

2011 PEDOM AN ETIKA AKADEM IK & TATA KRAM A CIVITAS AKADEM IKA

PROGRAM PASCASARJANA ILM U M ANAJEM EN (PPIM ) FE– UNIM AL

V

DAFTA R ISI

KA TA PENGA NTA R... i

UCA PA N TERIM A KA SIH ... ii

DAFTAR ISI ... iii

SURA T KEPUTUSA N KETUA PPIM... iv

LAM PIRAN ... vi

BA B I PENDA HULUA N... 1

BA B II TUGA S, KEW A JIBA N, DA N TA NGGUNGJA WA B ... 3

A. Pimpinan Akademik ... 3

B. Dosen ... 4

C. Karyawan Fungsio nal ... 6

D. Mahasiswa ... 7

BA B III TINDA KA N DA N PERILA KU YA NG MELANGGA R ETIKA A KA DEM IK DA N TA TA LAKU ... 12

A. Pimpinan Akademik ... 12

B. Dosen ... 12

C. Karyawan Fungsio nal ... 15

D. Mahasiswa ... 16

BA B IV PEM BERIAN PENGHARGA AN DA N SA NKSI ... 19

A. Pemberian Penghargaan ... 19

B. Pemberian Sanksi ... 19

BA B V PELA K SA N A A N PEM BERIA N PEN G HA RG A A N D A N SA NKSI ... 22

A. Pelaksanaan Pemberian Penghargaan ... 22

B. Pelaksanaan Pemberian Sanksi ... 23

(6)

PROGRAM PASCASARJANA ILM U M ANAJEM EN (PPIM ) FE – UN IM AL. v

SURA T KEPUTUSA N

DEKA N FA KULTA S EKONOM I UNIV ERSITAS MA LIKUSSA LEH Nomor: 321/UN45.4/PS/2011

TENTANG

PENGESA HA N PEDOM A N ETIKA A KA DEM IK DA N TA TA KRA MA CIV ITA S A KA DEM IKA DA LA M PENYELENGGA RAA N TRIDHA RM A

PROGRA M PA SCA SA RJA NA ILM U M A NA JEM EN FA KULTA S EKONOMI UNIVERSITAS M A LIKUSSALEH

DEKA N FA KULTA S EKONOM I UNIV ERSITAS MA LIKUSSA LEH

Menimbang : a. bahwa ketentuan masalah Etika Akademik yang berlaku selama ini perlu ditingkatkan dan disempurnakan menjadi Pedoman Etika Akademik Program Pascasarjana Ilmu Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Malikussaleh yang materinya lebih komprehensip dan dalam bentuk pedoman tertulis;

b. bahwa untuk maksud tersebut telah dibentuk Tim Etika Akademik yang hasilnya telah disahkan oleh Sidang Pleno Senat tanggal 2 Mei 2011;

c. bahwa sehubungan dengan butir a, dan b di atas perlu diterbitkan Surat Keputusan Dekan.

Mengingat : 1. Undang-undang No mor 20 Tahun 2003, tentang Sistem Pendidikan Nasio nal;

2. Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 1999 tentang Pendidikan Tinggi;

Memperhatikan : Keputusan Sidang Pleno Senat Fakultas Ekonomi Universitas Malikussaleh tanggal 28 A pril 2011.

MEM UTUSKA N

Menetapkan : Surat Keputusan Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Malikussaleh tentang Pengesahan Pedo man Etika Akademik dan Tata Krama Civitas Akademika dalam Penyelenggaraan Tridharma

(7)

2011 PEDOM AN ETIKA AKADEM IK & TATA KRAM A CIVITAS AKADEM IKA

PROGRAM PASCASARJANA ILM U M ANAJEM EN (PPIM ) FE– UNIM AL

V

Perguruan Tinggi Program Pascasarjana Ilmu Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Malikussaleh.

Pertama : Memberlakukan Pedoman Etika Akademik dan Tata Krama Civitas A kademika dalam Penyelenggaraan Tridharma Perguruan Tinggi Program Pascasarjana Ilmu Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Malikussaleh sebagai mana termuat pada Lampiran Keputusan ini.

Kedua : Mewajibkan Program Pascasarjana Ilmu Manajemen Fakultas Ekonomi di lingkungan Universitas Malikussaleh melaksanakan ketentuan dalam Pedoman Etika A kademik dan Tata Krama Civitas A kademika dalam Penyelenggaraan Tridharma Perguruan Tinggi Program Pascasarjana Ilmu Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Malikussaleh tersebut.

Ketiga : Kepada segenap sivitas akademika Program Pascasarjana Ilmu Manajemen Fakultas Eko nomi Universitas Malikussaleh diharapkan memperhatikan Pedo man Etika Akademik dan Tata Krama Civitas Akademika dalam Penyelenggaraan Tridharma Perguruan Tinggi Program Pascasarjana Ilmu Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Malikussaleh dan menjadikannya sebagai pedoman dalam kegiatan sehari-hari.

Keempat : Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan dengan ketentuan akan diubah dan diperbaiki sebagaimana mestinya apabila dikemudian hari ternyata terdapat kekeliruan dalam penetapannya.

Ditetapkan di : Lho kseumawe Pada Tanggal : 28 April 2011

Dekan,

W ahyuddin, S.E., M.Si, A k

NIP. 19750520 200212 1 002

Tembusan Keputusan ini disampaikan dengan hormat kepada: 1. Rektor Universitas Malikussaleh;

2. Pembantu Rektor d i Lingkungan Universitas Malikussaleh; 3. Ketua Program Pascasarjana Ilmu Manajemen Fakultas ekonomi;

(8)

PROGRAM PASCASARJANA ILM U M ANAJEM EN (PPIM ) FE – UN IM AL. vii

Lampiran:

Surat Keputusan Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Malikussaleh Nomor: 321 /UN45.4/PS/2011

Tentang

Pengesahan Pedoman Etika A kademik Program Pascasarjana Ilmu Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas M alikussaleh

(9)

PEDOM AN ETIKA AKADEM IK & TATA KRAM A CIVITAS AKADEM IKA

2011

PROGRAM PASCASARJANA ILM U M ANAJEM EN (PPIM ) FE – U NIM AL. 1

BA B I PENDA HULUA N

Manusia baik sebagai makhluk Tuhan maupun sebagai warga masyarakat selalu memiliki dua sisi yang melekat pada dirinya, yaitu hak dan kewajiban. Demikian juga halnya dengan sivitas akademika dari sebuah perguruan tinggi. Dalam hal ini yang dimaksud perguruan tinggi adalah Universitas Malikussaleh, dengan sivitas akademika perguruan tinggi yang terdiri atas pimpinan akademik, dosen, mahasiswa, adalah sesuatu yang berkaitan dengan tugas dan tanggung jawab sivitas akademika dalam pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi (pendidikan dan pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat), serta kewajiban moral dan integritas diri dan kelembagaan terhadap pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi baik di dalam perguruan tinggi maupun di tingkat masyarakat (ilmiah). Hak adalah sesuatu yang seharusnya diperoleh sivitas akademika akibat keberhasilan pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya.

Sehubungan dengan hal tersebut, terdapat kenyataan bahw a setiap individu memiliki sistem nilai, watak, keinginan, konsepsi yang berbeda-beda dalam mempersepsi pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya. Oleh karena itu, demi tercapainya visi, misi, dan tujuan Universitas Malikussaleh secara maksimal diperlukan adanya sistem pengelolaan yang jelas, dipahami, dan dilaksanakan oleh segenap sivitas akademika yang bersangkutan. Sistem pengelo laan yang jelas inilah yang merupakan landasan agar dicapainya kemajuan-kemajuan Universitas Malikussaleh yang terus menerus dan berkesinambungan, sesuai dengan derap kemajuan jaman. A dapun salah satu fakto r yang sangat penting dalam sistem pengelolaan tersebut adalah adanya pedoman atau panduan yang jelas yang mengatur hubungan sivitas akademika melalui apa yang harus dilakukan dan apa yang seyogyanya tidak dilakukan. Sarana tersebut disusun dalam buku panduan yang berisi rumusan hak, tugas (kewajiban) dan tanggung jawab, tindakan yang seyogyanya dilakukan dan tidak dilakukan, segala bentuk penghargaan terhadap prestasi dan kreativitas sivitas akademika, serta sanksi. Panduan atau pedoman bagi sivitas akademika Universitas Malikussaleh ini disebut Etika A kademik dan Tata Laku (code of conduct), disingkat Etika Akademik. Ruang lingkup berlakunya Etika Akademik meliputi pimpinan akademik, dosen, mahasiswa, d an karyawan fungsional, yang statusnya sedang melaksanakan peran, fungsi, tugas, dan tanggung jawab pada kedudukan tersebut, bukan statusnya sebagaihuman being (manusia).

(10)

PROGRAM PASCASARJANA ILM U M ANAJEM EN (PPIM ) FE– UNIM AL

2

Terkait dengan Etika Akademik adalah “ tata laku” atau “code of conduct” yang memadu sivitas akademika dalam melaksanakan semua tugas dan kewajibannya.

Etika akademik pimpinan akademik berhubungan dengan tugas dan tanggung jawab pimpinan pada semua tingkatan unit kerja (lihat tugas dan tanggung jawab pimpinan akademik). Pimpinan yang melanggar norma berarti melanggar etika, dengan demikian akan mempero leh sanksi sesuai dengan tingkat pelanggaran yang dilakukan oleh pimpinan tersebut (lihat sanksi terhadap pimpinan).

Etika akademik dosen berhubungan dengan tugas dan tanggung jawab dosen dalam melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi (lihat tugas dan tanggung jawab dosen). Dosen yang melanggar no rma berarti melanggar etika, dengan demikian akan mempero leh sanksi sesuai dengan tingkat pelanggaran yang dilakukan dosen tersebut (lihat sanksi terhadap dosen).

Etika akademik karyawan fungsional, yaitu pustakawan, laboran, dan teknisi akademik berhubungan dengan tugas dan tanggung jawab karyawan fungsional, yakni masing-masing memberikan pelayanan teknis, melakukan tugas, dan meningkatkan kemampuan pro fesional sesuai dengan tuntutan perkembangna ilmu. Tugas dan tanggung jawab serta pelanggaran dan sanksi diatur khusus di dalam etika akademik karyawan fungsional.

Etika akademik mahasiswa menyangkut eksistensi mahasiswa dalam totalitas peran, fungsi, dan kedudukannya sebagai sivitas akademika, dan sebagai unsur bangsa yang terpelajar dan warga negara yang baik. Pembinaan mahasiwa di lingkungan perguruan tinggi secara keseluruhan berkaitan erat dengan pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi. Kegiatan-kegiatan mahasiswa dapat dibedakan atas kategori: kegiatan yang bersifat intrakurikuler dan ekstrakurikuler. Kegiatan intrakurikuler yang bersifat wajib dihargai dengan SKS tertentu, sedangkan kegiatan ekstrakurikuler dianggap sebagai kegiatan non-SKS. Etika akademik mahasisw a berhubungan dengan setiap kegiatan tersebut yang diatur melalui norma tugas dan tanggung jawab mahasiswa. Demikian juga pelanggaran etika akademik mahasiswa diatur khusus berhubungan dengan kegiatan-kegiatan akademik mahasiswa yang bertumpu pada pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi.

(11)

PEDOM AN ETIKA AKADEM IK & TATA KRAM A CIVITAS AKADEM IKA

2011

PROGRAM PASCASARJANA ILM U M ANAJEM EN (PPIM ) FE – U NIM AL. 3

BA B II

TUGA S, KEW A JIBA N, DA N TA NGGUNG JA W A B

A . Pimpinan Akademik

Tugas dan tanggung jawab pimpinan akademik pada setiap tingkatan/ unit kerja adalah sebagai berikut:

1) Menjadi teladan dan panutan bagi dosen, karyawan, dan mahasiswa baik dalam perilaku maupun dalam kegiatan pengembangan ilmu pengetahuan, tekno lo gi, dan seni dalam disiplin ilmu masing-masing.

2) Menjaga etika dan moral akademik seperti kejujuran, keadilan, transparan, dan kesatuan.

3) Menentukan perkembangan unit kerja yang dipimp innya dengan berpedoman kepada visi dan misi Universitas Malikussaleh. Arah perkembangan ini harus disusun dengan memperhatikan pendapat-pendapat sejawat terkait dan dengan semangat kerja yang bersifat akademik.

4) Memimpin dan memperlakukan seluruh dosen, karyawan, dan mahasiswa secara adil dan bijaksana dengan memperhatikan no rma peraturan yang berlaku serta memperhatikan kinerja masing-masing (merit system).

5) Memimpin dan memotivasi sumber daya manusia yang berada di bawah kepemimpinannya baik dosen, karyawan maupun mahasiswa, sehingga mereka tergugah, baik untuk melaksanakan tugas dan kewajiban masing-masing dengan penuh rasa tanggung jawab, maupun untuk mengembangkan kemampuan diri masing-masing dengan sebaik-baiknya.

6) Memanfaatkan sumber daya keuangan dan peralatan yang dipercayakan kepadanya dengan sebaik-baiknya, sehingga berdaya guna dan berhasil guna untuk lembaga/ unit kerja yang dipimpinannya.

7) Menjadi penghubung dan jembatan antara bawahannya dengan lembaga-lembaga lain baik di lingkungan Program Pascasarjana Ilmu Manajemen (PPIM) Fakultas Ekonomi Universitas Malikussaleh maupun di luar Program Pascasarjana Ilmu Manajemen (PPIM) Fakultas Ekonomi Universitas Malikussaleh sesuai dengan w ewenang yang ada padanya.

(12)

PROGRAM PASCASARJANA ILM U M ANAJEM EN (PPIM ) FE– UNIM AL

4

B. Dosen

Seorang dosen harus melaksanakna tugas dalam penuh rasa tanggung jawab, tidak hanya berkew ajiban memberi kuliah dan menguji mahasiswa, dan pekerjaan sejenisnya, akan tetapi seo rang doesn harus menjadi teladan bagi peserta didiknya baik dalam membina, mengembangkan, mendeseminasikan hasil penelitiannya, mengamalkan ilmu pengetahuan dalam kehidupan akademiknya, maupun dalam kehidupan kemasyarakatannya.

Seorang dosen mengemban tugas-tugas sebagai berikut:

1) Memberi kuliah/ tutorial, pemberian tugas terstruktur tak terjadwal dan kegiatan mahasisw a secara mandiri.

2) Memberi soal ujian, kuis, dan sebagainya, dan memberikan penilaian terhadap hasil ujian tersebut dalam jangka w aktu yang ditetapkan.

3) Melakukan pengembangan ilmu dan tekno logi secara berkesinambungan dan sebaga kegiatan yang terkait serta sesuai dengan bidangnya.

4) Mengaw asi dan menghadiri secara pribadi (in person) pelaksanaan ujian, baik di kelas maupun dalam ujian sidang akhir dan seminar.

5) Memantau kehadiran mahasiswa.

6) Membimbing mahasiswa dalam melakukan penelitian sesuai dengan jenjang pendidikannya, baik di labo rato rium maupun di lapangan.

7) Menjadi dosen wali.

8) Membimbing dosen muda (untuk dosen senior).

Tanggung jawab dan tugas dosen ini tidak lepas dari Tridharma Perguruan Tinggi yang dapat dijabarkan melalui tugas dan tanggungjawab akademik bidang pendidikan dan pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

a. Bidang Pendidikan dan Pengajaran

Tugas dosen dalam bidang pendidikan dan pengajaran adalah sebagai berikut:

1) Menyampaikan dalam bidang pendidikan dan pengajaran adalah sebagai berikut:

2) Mempersiapkan kuliah sebaik-baiknya, termasuk SAP, silabus, dan bahan-bahan kuliah lainnya.

3) Mengadakan kesepakatan pada awal kuliah mengenai tugas-tugas yang harus dilakukan mahasiswa maupun sistem yang digunakan untuk mengevaluasi kinerja mahasiswa.

4) Memulai dan mengakhiri kuliah sesuai dengan waktu yang ditentukan (kalender akademik).

(13)

PEDOM AN ETIKA AKADEM IK & TATA KRAM A CIVITAS AKADEM IKA

2011

PROGRAM PASCASARJANA ILM U M ANAJEM EN (PPIM ) FE – U NIM AL. 5

6) Memberikan penilaian yang adil, jujur, dan transparan kepada karya dan kinerja mahasisswa sesuai dengan norma yang telah disepakati pada awal kuliah.

7) Mengusahakan terw ujudnya partisipasi aktif mahasiswa dalam mengikuti kuliah.

8) Mendorong mahasiswa untuk membuat kelompok-kelompok studi dan atau diskusi sedapat mungkin dengan pembinaan dosen pengasuh mata kuliah atau pembimbing tesis.

9) Membimbing mahasiswa untuk memilih konsentrasi yang sesuai dengan mereka.

10) Menyampaikan ilmu pengetahuan tanpa mendiskreditkan staf pengajar yang lain dan merendahkan mahasiswa.

11) Mangawasi dan mengarahkan agar semua karya mahasiswa adalah hasil karya mereka sendiri, bebas dari unsur-unsur plagiat.

12) Merahasiakan masalah-masalah pribadi dan keluarga mahasiswa yang disampaikan baik pada kesempatan bimbingan maupun pada kesempatan lainnya.

13) Mendo rong mahasiswa agar mencintai dan mengamalkan ilmu pengetahuan. 14) Mendidik dan mengajar mahasiswa agar menjadi manusia yang berilmu

pengetahuan dan menjadi manusia yang bertanggung jawab terhadap keselamatan masyarakat, bangsa, negara, serta kemanusiaan.

15) Mendidik dan menyadarkan mahasiswa agar berpegang teguh kepada nilai-nilai kejujuran, keadilan, dan kebenaran.

b. Bidang Penelitian dan Karya Ilmiah atau Publikasi

Penelitian adalah usaha kreatif yang dijalankan secara sistematis baik dalam rangka menghasilkan ilmu pengetahuan dan teknologi serta produk berupa fisik maupun non fisik (konsep-konsep, teori baru) maupun dalam pengalaman ilmu pengetahuan demi kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara.

Tugas, kewajiban, dan tanggung jawab dosen dalam bidang penelitian adalah sebagai berikut:

1) Menyusun program penelitian berkelanjutan yang diwajibkan kepada dosen senio r dalam bidangnya untuk mengembangkan ilmu dan teknologi yang mampu menghasilkan produk baru, baik fisik maupun non fisik (konsep, teo ri, gagasan baru dan lain-lain) bagi kepentingan pengembangan ilmu dan pengembangan pro ses belajar mengajar, serta bagi kepentingan pengabdian kepada masyarakat.

(14)

PROGRAM PASCASARJANA ILM U M ANAJEM EN (PPIM ) FE– UNIM AL

6

3) Membentuk dan mengusahakan diri terlibat dalam berbagai kelompok peneliti baik di lingkungan universitas/ lembanga lain di dalam dan luar negeri.

4) Mengharumkan nama Program Pascasarjana Ilmu Manajemen (PPIM) Fakultas Ekonomi Universitas Malikussaleh melalui penemuan-penemuan baru dalam bidang ilmu pengetahuan dengan cara mempublikasikan hasil penelitian dalam majalah/ jurnal ilmiah yang bertaraf nasional dan internasional.

5) Memupuk budaya meneliti di antara sejawat terutama dosen muda.

6) Memanfaatkan semua hasil-hasil penelitian yang telah dilakukan o leh staf pengajar Program Pascasarjana Ilmu Manajemen (PPIM) Fakultas Ekono mi Universitas Malikussaleh dan non Program Pascasarjana Ilmu Manajemen (PPIM) Fakultas Ekonomi Universitas Malikussaleh.

7) Membimbing mahasiswa agar karya tulisnya memenuhi kriteria yang dapat dipertanggungjawabkan.

c. Bidang Pengabdian Kepada Masyarakat.

Pengabdian kepada masyarakat adalah kegiatan dalam rangka melibatkan do sen untuk penerapan ilmu pengetahuan dalam kehidupan kemasyarakatan. Melalui kegiatan ini diharapkan pula dosen mendapat umpan balik dari masyarakat. Hasil masukan tersebut sangat bermanfaat dalam memberikan materi perkuliahan. Bahan kuliah akan lebih mutakhir dan bermanfaat bagi masyarakat. Tugas, kewajiban, dan tanggung jawab dosen dalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat adalah sebagai berikut:

1) Memastikan bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat benar-benar sesuai dengan kepentingan masyarakat, sehingga dapat mengharumkan nama universitas.

2) Memastikan bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat dipersiapkan dengan baik, sehingga tidak merusak nama baik Program Pascasarjana Ilmu Manajemen (PPIM) Fakultas Ekonomi Universitas Malikussaleh.

C. Karyawan Fungsional

(15)

PEDOM AN ETIKA AKADEM IK & TATA KRAM A CIVITAS AKADEM IKA

2011

PROGRAM PASCASARJANA ILM U M ANAJEM EN (PPIM ) FE – U NIM AL. 7

1) Memberikan pelayanan teknis dalam bidang pendidikan dan penelitian. 2) Melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan penuh pengabdian. 3) Meningkatkan kemampuan profesional seusai dengan tuntutan

perkembangan ulmu pengetahuan dan teknologi.

Tugas dan tanggung jawab karyawang fungsional secara khusus masing-masing sebagai berikut:

a. Pustakawan

1) Mengatur dan meraw at perpustakaan.

2) Mengatur dan melaksanakan layanan perpustakaan, antara lain meliputi: a) Peminjaman bahan-bahan pustaka (buku, majalah, lapo ran penelitian, dan

sebagainya);

b) Pemberian informasi pustaka;

c) pemberian bantuan dalam menelusuri pustaka.

3) Melaksanakan tanggung jawab atas keberadaan dan keutuhan benda-benda pustaka.

b. Labo ran

1) Membantu menyiapkan bahan-bahan dan peralatan penelitian. 2) Membantu pelaksanaan penelitian.

3) Mengatur dan melayani peminjaman alat-alat penelitian.

4) Melaksanakan tanggung jawab baik atas keberadaan, keutuhan, dan kebersihan maupun kerapihan alat-alat penelitian.

5) Membantu keselamatan dan kesehatan kerja. c. Teknisi A kademik

1) Mengatur dan melayani peminjaman/ pemakaian alat-alat sumber belajar. 2) Mengawasi dan membantu pengoperasian alat-alat sumber belajar.

3) Melaksanakan tanggung jawab atas keberadaan, keutuhan, kebersihan, dan kesiapan pakaian sumber belajar yang menjadi tanggung jawabnya.

D. M ahasiswa

(16)

PROGRAM PASCASARJANA ILM U M ANAJEM EN (PPIM ) FE– UNIM AL

8

(SKS) tertentu, sedangkan kegiatan ekstrakurikuler merupakan kegiatan non-SKS yang pada umumnya bersifat anjuran.

Hendaknya disadari bahwa keterikatan mahasiswa selama belajar dengan para pembimbingnya sangat menentukan hasil lulusan. Karena itu, kewajiban mahasiswa selain mengikuti tugas-tugas kurikuler terstruktur, tetapi ia juga sebaiknya terlibat dalam program-program para pembimbingnya. Para pembimbing pada kesempatan selama mereka belajar dapat mengarahkan etika akademik dalam kegiatan ilmiah maupun penerapan hasil-hasil penelitian.

Etika akademik mahasisw a melekat pada setiap kegiatan baik kegiatan intrakurikuler maupun ekstrakurikuler. Etika akademik mahasiswa berfungsi membimbing dan mengendalikan setiap tindakan dan perilaku mahasiswa dalam mencapai tujuan akhir belajar di perguruan tinggi yang meliputi baik pemahaman dan penguasaan ilmu pengetahuan maupun keterampilan (skill) dan sikap (attitude) ilmiah.

Tugas dan tanggung jawab mahasisw a meliputi bidang pendidikan dan pengajaran, bidang penelitian dan penulisan karya ilmiah dan bidang pengabdian kepada masyarakat. Hal tersebutr dapat dibedakan berdasarkan kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler.

1. Kegiatan Intrakurikuler

a. Bidang Pendidikan dan Pengajaran

Tugas dan tanggung jawab mahasiswa di bidang pendidikan dan pengajaran yang menyangkut kategori kegiatan intrakurikuler adalah sebagai berikut: 1) Mengikuti kegiatan kuliah dengan sungguh-sungguh sesuai dengan

jadwal yang ditetapkan program studi.

2) Mengisi/ menandatangani daftar hadir mahasiswa dan do sen dengan jujur setiap kali mengikuti kuliah.

3) Mengikuti kegiatan kuliah sesuai dengan yang tercantum di dalam kartu rencana studi (KRS) pada semeseter yang sama, yang telah disahkan oleh Ketua PPIM.

4) Mengikuti evaluasi proses pembelajaran (tes harian, ujian tengah semester (UTS), ujian akhir semester (UAS), ujian tesis dengan jujur sesuai etika dan norma akademik.

5) Melaksanakan tugas-tugsa akademik terstruktur yang diberikan dosen dan atau program studi, yang relevan dengan mata kuliah yang ditempuh secara objektif-ilmiah dan bertanggung jawab.

(17)

PEDOM AN ETIKA AKADEM IK & TATA KRAM A CIVITAS AKADEM IKA

2011

PROGRAM PASCASARJANA ILM U M ANAJEM EN (PPIM ) FE – U NIM AL. 9

7) Memilih dan menentukan sejumlah mata kuliah dalam pengisian KRS setiap semester sesuai dengan minat dan kemampuan akademik dan program studi.

8) Menjalin interaksi yang sehat sebagai peserta didik dengan para dosen dan atau karyawan, serta dengan sesama mahasiswa dalam proses pembelajaran secara lugas berdasarkan etika dan norma akadmeik yang berlaku.

9) Melaksanakan kegiatan kurikuler non-SKS yang disyaratkan (matrikulasi, dan sebagainya).

b. Bidang Penelitian dan Karya Ilmiah atau Publikasi

Tugas dan kewajiban mahasiswa di bidang penelitian dan penulisan ilmiah adalah:

1) Melakukan penelitian mandiri dalam rangka menyelesaikan tugas kurikuler (menulis tesis) berdasarkan kaidah-kaidah metode penelitian ilmiah dalam usaha memahami dan menghayati kebenaran dunia ilmu pengetahuan, tekno logi dan seni.

2) Melakukan penelitian untuk melengkapi tugas kurikuler dalam mata kuliah tertentu.

3) Menulis tesis secara sungguh-sungguh dengan memperhatikan etika dan norma akademik khususnya tentang penulisan karya ilmiah.

4) Menulis laporan penelitian sebagai tugas kurikuler dengan memperhatikan etika dan norma akademik khususnya tentang penulisan karya ilmiah.

c. Bidang Pengabdian kepada Masyarakat

Tugas dan kewajiban mahasiswa yang menyangkut bidang pengabdian kepada masyarakat sebagai berikut:

1) Melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan sejenisnya sebagai tugas kurikuler dengan bimbingan dosen dan atau program studi. 2) Melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam rangka

pelaksanaan mata kuliah tertentu dengan bimbingan dosen dan atau program studi.

2. Kegiatan Ekstrakurikuler

a. Bidang Pendidikan dan Pengajaran

Tugas dan kewajiban mahasiswa di bidang ekstrakurikuler yang menyangkut bidang pendidikan dan pengajaran meliputi keg iatan sebagai berikut:

(18)

PROGRAM PASCASARJANA ILM U M ANAJEM EN (PPIM ) FE– UNIM AL

10

2) Mengikuti berbagai kegiatan akademik (diskusi ilmiah, simposium, seminar, lokakarya, dan berbagai lomba ilmiah) atas inisiatif sendiri atau atas penugasan dosen dan atau pro gram studi berbagai usaha mengakumulasi pengetahuan dan pengalaman, serta sikap akademik di samping memperluas wawasan dan jaringan hubungan di antara kaum terpelajar.

3) Mengikuti berbagai lomba ilmiah mahasiswa yang akan merangsang dan meningkatkan daya kreasi dan inovasi ilmiah serta kemampuan kerja sama dalam tim.

4) Mengikuti salah satu atau sejumlah kegiatan dalam rangka pembinaan minat dan kegemaran melalui berbagai unit kegiatan mahasisw a (UKM) untuk meningkatkan apresiasi dan jati diri dalam hubungan timbal balik dengan lingkungan sekitar, baik lingkungan alam, sosial maupun budaya. 5) Mengikuti kegiatan organisasi kemahasiswaan di tingkat nasional, universitas, fakultas, program studi/ jurusan/ bidang kajian atau kelas maupun kepanitiaan yang bersifat ad-hoc, untuk mengembangkan kepemimpinan serta kemampuan berorganisasi dan kerja sama kelo mpok sebagai perwujudan unsur terpelajar bangsa.

6) Mengikuti berbagai kegiatan untuk meningkatkan kesejahteraan sesama mahasiswa baik kesejahteraan jasmani maupun rohani, dalam rangka memupuk keimanan dan ketaqwaan serta jiwa w irausaha dan kemandirian.

7) Mengikuti kegiatan bakti so sial di lingkungan berbagai kalangan masyarakat untuk meningkatkan kepekaan sosial dan jiwa gotong-royong terhadap sesama w arga negara.

b. Bidang Penelitian dan Penulisan Karya Ilmiah

Tugas dan kewajiban mehasisw a yang menyangkut kegiatan ekstrakurikuler di bidang penelitian dan penulisan karya ilmiah sebagai berikut:

1) Melaksanakan kegiatan penelitian atas inisiatif sendiri atau membantu kegiatan dosen sebagai kesempatan belajar dalam memahami dan menghayati prosedur dan langkah-langkah metodologis yang benar dan kejujuran ilmiah secara sistematis.

2) Melakukan penelitian perseorangan atau kelompok bersama mahasiswa lainnya dalam rangka mengikuti berbagai lomba ilmiah dan sekaligus belajar menemukan dan mempertanggungjawabkan kebenaran ilmiah dalam wacana pengembangan kreasi yang inovatif, prod uktif, dan komprehensif.

(19)

PEDOM AN ETIKA AKADEM IK & TATA KRAM A CIVITAS AKADEM IKA

2011

PROGRAM PASCASARJANA ILM U M ANAJEM EN (PPIM ) FE – U NIM AL. 11

4) Menulis dan menyebarluaskan karya ilmiah melalui berbagai kegiatan akademik dan atau media massa sebagai wujud pertanggungjawaban sosial mahasiswa sebagai kaum terpelajar.

c. Bidang Pengabdian kepada Masyarakat.

Tugas dan tanggungjawab mahasiswa yang mendapat kegiatan ekstrakurikuler di bidang pengabdian kepada masyarakat adalah sebagai berikut:

1) Melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat baik perseorangan maupun kelompok sebagai wahana belajar menggali, menformulasikan, dan memecahkan berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat luas dalam kedudukan, peran, dan fungsi mahasiswa sebagai unsur terlepajar bangsa.

(20)

PROGRAM PASCASARJANA ILM U M ANAJEM EN (PPIM ) FE– UNIM AL

12

BA B III

TINDA KA N DA N PERILA KU

YA NG M ELA NGGA R ETIKA A KA DEM IK DAN TA TA LA KU

A . Pimpinan A kademik

Seo rang pimpinan akademik dianggap melanggar etika akademik bila melakukan hal-hal sebagai berikut:

1) Melalaikan/ tidak melaksanakan tugas yang dibebankan kepadanya secara bertanggungjawab.

2) Menggunakan kedudukan sebagai pimpinan untuk kepentingan pribadi atau go lo ngan.

3) Melalaikan/ tidak melaksanakan secara sungguh-sungguh hasil keputusan instansi/ atasan/ lembaga yang berwenang untuk itu.

4) Mencerminkan sikap diskriminatif yang menguntungkan diri sendiri atau suatu pihak yang dapat menimbulkan kegelisahan atau rasa tidak puas dari pihak lain.

5) Menghalang-halangi dosen atau karyawan untuk mendapat p romosi yang menjadi haknya tanpa alasan yang dapat dipertanggungjawabkan.

6) Melalaikan/ tidak menyampaikan atau terlambat menyampaikan info rmasi kepada dosen dan atau karyawan, sehingga merugikan yang bersangkutan.

B. Dosen

1. Bidang Pendidikan dan Pengajaran

Seorang dosen dalam melaksanakan tugas Tridharma dianggap telah melakukan tindakan dan perilaku yang melanggar etika akademik dalam bidang pendidikan dan pengajaran bila melakukan hal-hal berikut:

a. Melalaikan/ tidak melakukan tugas pendidikan dan pengajaran sebagaimana telah ditetapkan di dalam silabus tanpa alasan yang sah atau melakukan kelalaian secara sengaja.

b. Melaksanakan tugas dengan melakukan tindakan pilih kasih.

c. Melalaikan atau tidak melaksanakan tugas dengan tekun/ serius dalam proses pendidikan dan pengajaran, serta dalam menangani masalah yang dihadapi mahasiswa.

d. Memboco rkan atau memberitahukan soal ujian kepada mahasiswa atas dasar pilih kasih atau sebab-sebab lain, serta memberi tahu hasil ujian sebelum ada pengumuman resmi oleh fakultas.

(21)

PEDOM AN ETIKA AKADEM IK & TATA KRAM A CIVITAS AKADEM IKA

2011

PROGRAM PASCASARJANA ILM U M ANAJEM EN (PPIM ) FE – U NIM AL. 13

f. Melalaikan/ tidak menjalankan tugas pendidikan dengan baik, antara lain keengganan bertemu dengan mahasiswa untuk tujuan diskusi, menunda pemeriksaan tesis tanpa alasan yang dapat dipertanggungjawabkan. g. Menyembunyikan hasil ujian yang sebenarnya.

h. Menyuruh mahasiswa melakukan sesuatu di luar tugas pendidikan dan pengajaran yang resmi, sehingga merugikan mahasiswa baik dari segi waktu maupun keuangan.

i. Meminta imbalan baik berupa jasa, uang, maupun hadiah-hadiah lainnya dari mahasiswa asuhannya.

j. Mempersulit secara sengaja kelulusan mahasiswa dan tujuan untuk memperoleh suatu imbalan dari mahasiswa tersebut.

k. Tidak melaksanakan perkuliahan dalam waktu yang lama, sebagai bentuk hukuman kepada mahasiswa.

2. Bidang Penelitian dan Karya Imiah atau Publikasi

a. Penelitian dan Karya Ilmiah

Seo rang dosen dianggap melanggar etika akademik bidang penelitian dan karya ilmiah bila melakukan hal-hal berikut:

1) Mencantumkan namanya atau dengan sengaja membiarkan namanya dicantumkan di dalam suatu kelo mpok penelitian, makalah, kertas kerja ilmiah, atau buku, padahal dosen yang bersangkutan tidak terlibat secara langsung dalam pelaksanakaan penelitian tersebut.

2) Mengaku dirinya sebagai peneliti tunggal dalam suatu proyek penelitian yang sebenarnya dikerjakan secara berkelompok dengan rekan peneliti lainnya atau bawahannya.

3) Melakukan penelitian yang bertentangan dengan peraturan universitas/ fakultas dan peraturan perundang-undangan.

4) Melakukan penelitian dengan subyek manusia tanpa meminta persetujuan subyek.

5) Melakukan pendokumentasian yang tidak benar serta jujur, misalnya dalam mengutip kata-kata pendapat orang lain (lisan/ tulisan) tanpa menyebutkan sumbernya atau membuat kutipan yang menyesatkan. 6) Memutarbalikan atau memalsukan data untuk tujuan-tujuan tertentu

seperti mend ukung teo ri atau penemuan yang disenangi, terutama penelitian yang mendapat bantuan biaya dari sponso r.

7) Melakukan penipuan/ penyelewengan penggunaan dana penelitian atau dana lainnya yang seharusnya untuk kelancaran pelaksanaan proyek penelitian.

(22)

PROGRAM PASCASARJANA ILM U M ANAJEM EN (PPIM ) FE– UNIM AL

14

9) Menjegal suatu proyek atau karya penelitian dosen lain seperti sengaja membuat kerusakan pada peralatan penelitian fakultas/ universitas, antara lain perusakan terhadap data, bahan-bahan penelitian, peralatan komputer, dan sebagainya.

10) Membuat laporan kemajuan penelitian tidak sesuai dengan jadw al yang telah ditetapkan.

b. Publikasi

Seorang dosen dianggap berperilaku melanggar etika akademik dalam publikasi bila melakukan hal-hal berikut:

1) Menertibkan tulisan dalam bentuk makalah, kertas kerja ilmiah atau buku yang seluruhnya atau sebagian besar ditulis oleh orang lain, kemudian ditulis atas namanya sendiri (plagiatisme).

2) Menerbitkan tulisan dalam bentuk makalah, kertas kerja ilmiah atau buku yang dikarang bersama-sama, lalu ditulis sebaga pengarang tunggal. 3) Menggunakan kedudukan, status, jabatan, dan pengaruh kekuasaannya

kepada bawannya atau mahasiswa untuk memaksa memasukkan namanya ke dalam suatu proyek/ kelo mpok penelitian, atau ke dalam kelompok pengarang suatu karya ilmiah/ publikasi/ penerbitan, tetapi dia tidak memberikan sumbangan ilmiah apapun yang dianggap layak, baik sebagai peneliti maupun sebagai pengarang.

4) Mengambil data hasil penelitian orang lain, seperti data hasil kerja, hasil kerja lapangan/ perpustakaan, baik yang belum maupun yang sudah diterbitkan/ dipublikasikan, kemudian menjadikannya sebagian dari kajian ilmiahnya tanpa membuat pernyataan yang jujur terhadap sumber aslinya.

5) Menggunakan data atau hasil penelitian yang diperoleh dari hasil penelitian kelo mpok (collaborative work) tanpa persetujuan dari rekan-rekan peneliti dengan tidak mencantumkan nama-nama peneliti lainnya. 6) Menggunakan data penelitian atau hasil kerja mahasiswa yang

dibimbingnya tanpa persetujuan dari mahasiswa tersebut, dan mengaku bahwa dia sebagai peneliti tunggal hasil penelitian tersebut.

7) Menyalin ide atau ciptaan orang lain yang tersimpan dalam bentuk tertulis, tercetak, “ slide” elektronik, atau dalam bentuk alat apapun untuk pengajaran dan penelitian yang diakui sebagai pencipta ide tersebut. 8) Mengambil ide dari karangan orang lain dengan melakukan perubahan

tertentu tanpa menuliskan/ merujuk sumber aslinya, kemudian disusunnya kembali dengan cara sedemikian rupa yang memberikan gambaran seolan-o lan sebagai pengungkap ide tersebut.

(23)

PEDOM AN ETIKA AKADEM IK & TATA KRAM A CIVITAS AKADEM IKA

2011

PROGRAM PASCASARJANA ILM U M ANAJEM EN (PPIM ) FE – U NIM AL. 15

3. Bidang Pengabdian kepada M asyarakat

Seorang dosen dianggap melanggar etika akademik pengabdian kepada masyarakat bila melakukan hal-hal berikut:

a. Melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat tidak sesuai dengan kepentingan masyarakat sehingga berdampak negatif terhadap Program Pascasarjana Ilmu Manajemen (PPIM) Fakultas Ekonomi Universitas Malikussaleh.

b. Melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat tanpa dipersiapkan dengan matang, sehingga berdampak negatif terhadap lembaga.

c. Melalaikan/ tidak memberitahukan dan/ atau tidak mengkoo rdinasikan kegiatan pengabdian kepada masyarakat kepada pimpinan.

d. Melalaikan/ tidak berusaha melibatkan sebanyak mungkin dosen, terutama dosen muda dan/ atau mahasiswa dalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat.

C. Karyawan Fungsional

Tindakan dan perilaku yang melanggar etika akademik bagi karyawan fungsional meliputi yang umum dan khusus. Tindakan dan perilaku yang melanggar etika akademik secara umum bila karyawan fungsional melakukan hal-hal sebagai berikut:

1) Melalaikan/ tidak melaksanakan tugas dengan tekun/ serius.

2) Melalaikan/ tidak berupaya meningkatkan kemampuan kerja/ profesionalisme.

3) Melakukan tindakan yang tidak santun atau berperilaku tidak senonoh dalam melakukan pelayanan akademik.

4) Mencerminkan perilaku pilih kasih dalam melaksanakan tugas pelayanan akademik.

5) Meminta imbalan dalam pelaksanaan tugas pelayanan akademik.

Tindakan dan perilaku yang melanggar etika akademik secara khusus bila karyawan fungsio nal melakukan hal-hal berikut:

a. Pustakawan

1) Melalaikan/ tidak menjaga keberadaan dan keutuhan benda-benda pustaka.

2) Melalaikan/ tidak bersedia melaksanakan/ memberikan layanan perpustakaan tanpa alasan yang dapat dipertanggungjawabkan.

(24)

PROGRAM PASCASARJANA ILM U M ANAJEM EN (PPIM ) FE– UNIM AL

16

b. Laboran

1) Melalaikan kebersihan dan kerapihan ruang.

2) Melalaikan keberadaan, keutuhan, dan kebersihan alat-alat penelitian. 3) Melalaikan/ tidak menyiapkan bahan-bahan dan peralatan keperluan

penelitian.

4) Melalaikan/ tidak membantu pelaksanaan penelitian.

5) Melalaikan/ tidak melayani peminjaman alat-alat penelitian tanpa alasan yang dapat dipertanggungjawabkan.

6) Memboco rkan atau memberikan soal ujian yang akan diujikan. 7) Melalaikan/ tidak membantu keselamatan dan kesehatan kerja.

c. Teknisi Akademik

1) Melalaikan keberadaan, keutuhan, kebersihan, dan kesiapan pakaian/ alat sumber belajar yang menjadi tanggung jawabnya.

2) Melalaikan/ tidak melayani peminjaman/ pemakaian alat sumber belajar tanpa alasan yang dapat dipertanggungjawabkan.

3) Melalaikan/ tidak mengawasi dan membantu dalam pengo perasian alat sumber belajar.

4) Memboco rkan atau memberitahukan soal ujian yang akan diujikan.

D. M ahasiswa

Tindakan dan perilaku yang melanggar etika akademik bagi mahasiswa meliputi kegiatan intrakurikuler dan ekstrakulikuler. Keduanya berhubungan dengan pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi di bidang pendidikan dan pengajaran, penelitian dan penulisan karya ilmiah serta pengabdian kepada masyarakat.

1. Kegiatan Intrakurikuler

a. Bidang Pendidikan dan Pengajaran

1) Melalaikan/ tidak mengikuti kuliah atau kegiatan kurikuler lainnya tanpa memberitahu dan atau tanpa alasan yang jelas kepada dosen/ program studi.

2) Mengganggu dalam proses belajar mengajar di kelas.

3) Melanggar nilai dan norma kejujuran ilmiah baik langsung maupun tidak langsung dalam mengikuti ujian atau bentuk evaluasi lainnya dalam proses pembelajaran.

(25)

PEDOM AN ETIKA AKADEM IK & TATA KRAM A CIVITAS AKADEM IKA

2011

PROGRAM PASCASARJANA ILM U M ANAJEM EN (PPIM ) FE – U NIM AL. 17

5) Mempunyai sikap tidak terbuka terhadap kritik/ ko reksi dalam proses pembelajaran di kelas/ kampus demi mempertahankan pandangan/ pendapat/ kepentingan pribadi dalam rangka pelaksanaan tugas-tugas kurikuler.

6) Menyembunyikan atau tidak menyebutkan sumber informasi ilmiah yang dipero leh dari orang lain dalam rangka pelaksanaan tugas-tugas kurikuler.

7) Menyuruh mahasiswa yunio r melakukan suatu tugas di luar tugas yang resmi.

b. Bidang Penelitian dan Karya Ilmiah atau Publikasi

1) Mengaburkan rancangan penelitian dengan tidak menjelaskan rancangan tersebut untuk penulisan tesis selengkapnya secara jujur kepada sumber data, sehingga menimbulkan kecurigaan dan kekhawatiran, bahkan ketakutan warga masyarakat yang diteliti. 2) Melakukan manipulasi atau bahkan memalsukan data (primer dan

atau sekunder) untuk kepentingan pembenaran suatu pandangan atau kepentingan pribadi atau pihak-pihak tertentu, sehingga hasil penelitian untuk tesis tidak ilmiah.

3) Melakukan plagiarisme sebagian atau seluruh hasil penelitian atau kajian orang lain dalam rangka penulisan tesis.

4) Melakukan penulisan tesis yang mengandung unsur-unsur yang bertentangan dengan sifat dan nilai-nilai kebenaran ilmiah.

c. Bidang Pengabdian kepada Masyarakat

1) Melakukan tindakan di luar ketentuan dan norma-norma akademik dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat, sehingga merugikan nama baik lembaga/ sivitas akademika/ fakultas/ universitas.

2) Melakukan tindakan di luar ketentuan dan norma-norma akademik dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat, sehingga menimbulkan ketegangan bahkan keresahan dalam kehidupan masyarakat yang bersangkutan.

2. Kegiatan Ekstrakurikuler

a. Bidang Pendidikan dan Pengajaran

(26)

PROGRAM PASCASARJANA ILM U M ANAJEM EN (PPIM ) FE– UNIM AL

18

2) Mengikuti berbagai kegiatan akademik atas nama lembaga/ sivitas akademika tanpa sepengetahuan dan persetujuan program studi dan fakultas/ universitas.

3) Mengemukakan pandangan/ pendapat yang bersifat provokatif-politis dalam berbagai kegaitan akademik, sehingga menimbulkan ketegangan/ kerusuhan sosial dalam kehidupan masyarakat luas. 4) Melakukan berbagai kegiatan kemahasiswaan (pengembangan

minat dan kegemaran, organisasi, kesejahteraan, bakti sosial, dan sebagainya) yang bertentangan dengan sifat dan nilai-nilai kebenaran ilmiah.

b. Bidang Penelitian dan Karya Ilmiah dan Publikasi

1) Melakukan kegiatan penelitian atas inisiatif sendiri yang mengandung unsur pelanggaran terhadap norma-norma kegiatan akademik.

2) Melakukan berbagai tindakan yang mengandung unsur provokatif-po litis dalam rangka kegiatan penelitian atas inisiatif sendiri, sehingga menimbulkan keresahan dan gangguan kehidupan masyarakat luas.

3) Menulis dan menyebarluaskan karya ilmiah melalui berbagai kegiatan akademik dan atau media massa yang mengandung unsur-unsur yang bertentangan dengan sifat dan nilai-nilai kebenaran ilmiah.

4) Menulis dan menyebarluaskan karya ilmiah melalu berbagai kegiatan akademik dan atau media massa yang mengandung unsur-unsur provokatif-po litis, sehingga menimbulkan keresahan, kerusuhan dalam kehidupan masyarakat luas.

c. Bidang Pengabdian kepada Masyarakat

1) Melakukan berbagai tindakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat atas inisiatif sendiri atau atas anjuran program studi yang mengandung unsur pelanggaran terhadap etika dan norma-norma kegiatan akademik.

2) Mengemukakan pandangan/ pendapat dalam rangka kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang mengandung unsur-unsur yang bertentangan dengan sifat dan nilai-nilai kebenaran ilmiah. 3) Mengemukakan pandangan/ pendapat dalam rangka pengabdian

(27)

PEDOM AN ETIKA AKADEM IK & TATA KRAM A CIVITAS AKADEM IKA

2011

PROGRAM PASCASARJANA ILM U M ANAJEM EN (PPIM ) FE – U NIM AL. 19

BA B IV

PEM BERIAN PENGHARGA AN DAN SANKSI

A . Pemberian Penghargaan

Penghargaan atau award diberikan kepada sivitas akademika atas dasar prestasi kerja, hasil kerja (kinerja), dan usaha yang membawa harum nama almamater, atau pengalaman kerja yang ditempuh tanpa cacat/ cela selama 10, 20, 30 tahun atau lebih.

Penghargaa dapat berupa kata-kata (lisan), pemberian sertifikat, piagam, dan atau berbentuk barang.

Jenis Penghargaan

Jenis penghargaan yang diberikan bergantung kepada berbagai kriteria, antara lain jenis pengabdian, prestasi, jasa, dan bentuk lain yang sangat menguntungkan bagi kemajuan fakultas/ universitas. Jenis penghargaan dapat berupa:

1) Pujian secara lisan; 2) Ucapan terima kasih; 3) Sertifikat keberhasilan; 4) Surat penghargaan;

5) Hadiah berupa barang/ cindera mata; 6) Peningkatan fasilitas;

7) Dispensasi atau Pembebasan SPP; 8) Pengiriman ke luar negeri;

9) Publisitas.

B. Pemberian Sanksi

Sanksi diberikan kepada sivitas akademika atas dasar pelanggaran terhadap Etika Akademik dan Tata Krama Penyelenggaraan Tridharma Perguruan Tinggi, yang dapat membawa dampak negatif terhadap kinerja Program Pascasarjana Ilmu Manajemen (PPIM) Fakultas Ekono mi Universitas Malikussaleh dan yang dapat membawa gambaran (image) buruk tentang Program Pascasarjana Ilmu Manajemen (PPIM) Fakultas Ekonomi Universitas Malikussaleh di mata masyarakat luas.

1. Jenis Sanksi

(28)

PROGRAM PASCASARJANA ILM U M ANAJEM EN (PPIM ) FE– UNIM AL

20

1) teguran langsung oleh ketua program/ jurusan/ dekan; 2) peringatan ringan secara tertulis;

3) peringatan sedang secara tertulis; 4) peringatan keras secara tertulis;

5) penonaktifan tugas selama jangka waktu tertentu;

6) usulan untuk mengundurkan diri dari sivitas akademika Program Pascasarjana Ilmu Manajemen (PPIM) Fakultas Ekono mi Universitas Malikussaleh.

7) Pengumuman semua tingkat sanksi secara lisan atau tertulis kepada publik, bergantung kepada berat ringannya pelanggaran.

a. Sanksi Pimpinan Akademik

Jenis sanksi untuk pimpinan akademik dapat berupa:

1) Pimpinan akademik yang melanggar etika dapat diberi peringatan baik lisan maupun tertulis o leh atasannya atau lembaga normatif fakultas/ universitas.

2) Unsur pimpinan yang sudah mendapat peringatan lisan/ tertulis sesuai dengan ketentuan yang berlaku, tetapi mengulangi perbuatannya, dapat diberhentikan dari jabatannya o leh pejabat yang mengangkatnya atas usul atasan langsung atau lembaga normatif yang terkait.

3) Seorang pejabat yang dipilih atas usul lembaga no rmatif bila benar-benar melanggar etika akademik dan tidak memperhatikan teguran-teguran dari pejabat atau lembaga yang berwenang dapat diberhentikan oleh pejabat yang mengangkatnya atas usul tertulis dari badan normatif.

b. Sanksi Dosen

Jenis sanksi untuk dosen dapat berupa:

1) tidak bo leh membimbing untuk waktu tertentu; 2) tidak bo leh mengajar untuk w aktu tertentu; 3) tidak boleh menguji untuk waktu tertentu;

4) tidak diusulkan untuk naik jabatan fungsional/ pangkat/ golo ngan untuk waktu tertentu atau diturunkan pangkatnya; 5) diusulkan diberhentikan d engan hormat atas permintaan sendiri; 6) diusulkan diberhentikan tidak dengan hormat.

c. Sanksi Karyawan Fungsional

Jenis sanksi untuk karyawan fungsional dapat berupa: 1) dipindahkan menjadi karyawan biasa;

(29)

PEDOM AN ETIKA AKADEM IK & TATA KRAM A CIVITAS AKADEM IKA

2011

PROGRAM PASCASARJANA ILM U M ANAJEM EN (PPIM ) FE – U NIM AL. 21

3) diturunkan pangkatnya/ golongannya; 4) diberhentikan dengan ho rmat;

5) diberhentikan dengan tidak ho rmat.

d. Sanksi Mahasiswa

Jenis sanksi untuk mahasiswa dapat berupa:

1) tidak boleh mengikuti kuliah dan ujian untuk beberapa mata kuliah/ seluruhnya;

2) dianjurkan untuk pindah ke perguruan tinggi lain; 3) diputus-studikan (drop out).

2. Lama Sanksi

Lamanya suatu sanksi bergantung kepada jenis sanksi/ berat ringannya dan jenis pelanggaran dan/ atau pertimbangan-pertimbangan lainnya.

3. Pernyataan Keberatan

Pihak yang kena sanksi dapat mengajukan pernyataan keberatan.

a. Pernyataan keberatan dapat diajukan oleh yang bersangkutan terhadap sanksi yang dijatuhkan.

b. Pernyataan keberatan diajukan kepada instansi yang lebih tinggi dari pihak yang menjatuhkan sanksi.

c. Pernyataan keberatan harus diajukan secara tertulis oleh yang bersangkutan selambat-lambatnya dua mingg setelah surat keputusan diterima.

4. Rehabilitasi

Rehabilitasi dapat d ilakukan:

a. Bila sanksi yang dijatuhkan di tingkat program studi tidak dapat diterima oleh yang bersangkutan karena merasa tidak bersalah, yang bersangkutan dapat mengajukan naik banding ke tingkat/ fakultas/ universitas.

(30)

PROGRAM PASCASARJANA ILM U M ANAJEM EN (PPIM ) FE– UNIM AL

22

BAB V

PELA KSA NAAN PEM BERIAN PENGHA RGAAN DAN SA NKSI

A . Pelaksanaan Pemberian Penghargaan

Setiap sivitas akademika berhak mendapat penghargan bila berprestasi dan membawa nama baik program studi/ jurusan/ fakultas/ universitas. Dalam hal pemberian penghargaan akan dilibatkan pihak yang berwenang memberi penghargaan dan proses pemberian penghargaan.

1. Pihak yang berwenang memberi penghargaan

Pihak yang berwenang memberi penghargaan adalah:

a. Ketua program studi yang bersangkutan, bila sifatnya intern atau dalam lingkup kecil.

b. Dekan, bila sifatnya lebih luas dan membawa nama fakultas atau yang diusulkan o leh program studi untuk dosen dan karyawan fungsional. c. Dekan, bila sifatnya umum dan membawa nama baik universitas atau

yang diusulkan oleh dekan fakultas.

d. Dekan dibantu o leh tim kecil yang dibentuk di komisi senat universitas yang keanggotaannya terdiri atas anggota Senat dan Panitia Penilaian Pemberian Penghargaan bagi Orang-orang yang Berjasa kepada Universitas Malikussaleh yang diketuai oleh Sekretaris Senat Universitas Malikussaleh pada ko ndisi yang sifatnya lebih umum dan mencangkup universitas serta kepentingan nasional.

2. Proses Pemberian Penghargaan

Pemberian penghargaan dilaksanakan setelah proses berikut:

a. Ketua program studi, sebelum memberikan penghargaan meminta kepada yang bersangkutan memberikan data sebagai bukti berprestasi atau berjasa baik berupa sumbangan pemikiran atau karya nyata.

b. Dekan, sebelum memberi penghargaan, meneliti dahulu data yang diusulkan o leh pro gram studi untuk dosen, atau o leh PD I fakultas untuk mahasisw a, atau oleh PD II Fakultas untuk karyawan fungsional, atau oleh tim khusus yang dibentuk untuk maksud tersebut.

c. Dekan, sebelum memberi penghargaan, meneliti dahulu data yang diusulkan oleh dekan, atau tim khusus yang dibentuk untuk maksud tersebut.

(31)

PEDOM AN ETIKA AKADEM IK & TATA KRAM A CIVITAS AKADEM IKA

2011

PROGRAM PASCASARJANA ILM U M ANAJEM EN (PPIM ) FE – U NIM AL. 23

B. Pelaksanaan Pemberian Sanksi

1. Pihak yang berwenang memberi sanksi

Pihak yang berwenang memberi sanksi adalah:

a. Ketua program studi yang bersangkutan, bila sifatnya intern atau dalam lingkup kecil.

b. Dekan, bila sifatnya lebih luas atau bila sanksi dari ketua program studi yang diusulkan o leh ketua program studi untuk do sen dan karyawan fungsional, tim khusus yang dibentuk untuk masalah tersebut, tidak diindahkan/ tidak dilaksanakan.

c. Dekan, bila sifatnya lebih umum, bila sanksi yang dijatuhkan o leh dekan yang diusulkan oleh dekan/ tim khusus yang dibentuk untuk itu, tidak diindahkan/ tidak dilaksanakan.

d. Dekan akan mengesahkan Keputusan senat Universitas, dalam hal terjadinya butir (c).

e. Dekan melaksanakan keputusan Senat setelah membahas keputusan tim ahli bersifat ad-hoc atau tetap yang keanggotaannya terdiri atas orang-o rang ahli terpilih yang dibentuk Senat Universitas dan disahkan orang-oleh Dekan.

2. Proses pemberian sanksi

Pemberian sanksi dilaksanakan setelah proses berikut:

a. Ketua program studi, sebelum menjatuhkan sanksi terlebih dahulu memanggil yang bersangkutan untuk dimintai klarifikasi disertai bukti-bukti yang relevan.

b. Sebelum diberikan sanksi, yang bersangkutan diberi kesempatan membela diri.

c. Sebelum menjatuhkan sanksi, dekan meneliti dahulu data yang diusulkan o leh program studi untuk dosen, oleh PD I untuk mahasiswa, oleh PD II untuk karyawan fungsional, atau tim khusus untuk itu/ majelis etika akademik, kemudian memanggil yang bersangkutan untuk diminta klarifikasi dan pembelaan diri disertai bukti-bukti yang berkaitan.

d. Dekan setelah menerima usulan pemberian sanksi dari Dekan, menyerahkan seluruh berkas kepada Senat Universitas dan Senat memanggil Tim ahli yang bersifat ad-hoc yang telah dibentuk berdasarkan Bab V.B.1.c untuk dipelajari dan membahasnya, serta dibuat keputusan.

e. Senat membahas hasil keputusan Tim (butir d) dan setelah mendengarkan penjelasan dari Tim.

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...