• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Persepsi Kreativitas dan Inovasi Terhadap Minat Beli Konsumen Grand Keude Kupie Ulee Kareng dan Gayo di Medan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pengaruh Persepsi Kreativitas dan Inovasi Terhadap Minat Beli Konsumen Grand Keude Kupie Ulee Kareng dan Gayo di Medan"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

Kewirausahaan telah menjadi penggerak dalam perekonomian global. Kesejahteraan ekonomi terletak di tangan para wirausaha yang memiliki sifat yang dinamis dan berkomitmen tinggi untuk meraih kesuksesan dengan menciptakan serta memasarkan berbagai produk ataupun jasa yang inovatif dan yang berfokus pada pelanggan. Wirausahawan yang memiliki semangat kepemimpinan dan berjiwa wirausaha ini akan terus memimpin revolusi ekonomi dan telah terbukti akan meningkatkan standar hidup masyarakat di dunia.

(2)

Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) menuntut Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Indonesia untuk mendorong daya saing serta nilai tambah terhadap produk yang diproduksi, apabila Indonesia tidak mendorong daya saing tersebut maka negara Indonesia akan kehilangan perannya dikawasan MEA dan menjadi objek kemajuan pembangunan di kawasan MEA tanpa memperoleh keuntungan yang maksimal.

Kreativitas dan inovasi adalah kompetensi yang wajib dikembangkan oleh setiap perusahaan di Indonesia. Kreativitas dan inovasi yang berkembang dapat dilihat melalui adanya manusia yang kreatif dan inovatif, dengan begitu perusahaan dapat menciptakan ide – ide cemerlang tentang produk dan jasa yang terbaik. Manusia yang kreatif mempunyai inovasi yang tinggi dalam merubah sesuatu ke arah yang lebih baik dan menguntungkan perusahaan.

Kreativitas adalah proses mental yang melibatkan pemunculan gagasan atau konsep baru, atau hubungan baru antara gagasan dan konsep yang sudah ada. Kreativitas memiliki kendala konseptual yaitu banyak yang mengartikan kreativitas sebagai sifat yang diturunkan atau diwariskan oleh orang yang genius.

Inovasi dapat meningkatkan daya saing perusahaan dengan cara mendorong laju inovasi ditingkat lokal, nasional hingga lingkungan global. Inovasi bukanlah sesuatu yang sederhana diterapkan didalam kehidupan nyata. Inovasi tidak mudah diperoleh organisasi yang tingkat daya saingnya rendah.

(3)

dan inovasi tersebut perusahaan harus mengembangkannya dengan cara meningkatkan pelayanan yang jauh lebih baik dibandingkan dengan yang dilakukan pesaing.

Kreativitas dan inovasi perusahaan dapat mempengaruhi minat beli konsumen. Seeorang konsumen mulai berminat terhadap suatu barang atau jasa maka akan terdorong untuk mencari informasi lebih mengenai barang atau jasa tersebut. Kreativitas dan inovasi berhubungan erat dengan penciptaan produk baru atau pengembangan terhadap produk yang sudah ada sehingga menimbulkan keinginan bagi seseorang untuk mencoba produk tersebut. Perusahaan yang melakukan kreativitas dan inovasi adalah perusahaan yang konsumennya memiliki kepercayaan terhadap produk yang diciptakan perusahaan tersebut. Yang terpenting adalah menciptakan produk baru yang dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen sehingga muncullah minat beli terhadap produk tersebut yang diharapkan dapat direalisasikan melalui keputusan pembelian.

(4)

Pengertian coffee shop adalah tempat yang menyediakan berbagai jenis kopi dan minuman non alcohol lainnya dalam suasana santai, tempat yang nyaman dan dilengkapi dengan alunan musik baik lewat pemutar ataupun live music, menyediakan televisi dan bacaan, desain interior khas, pelayanan yang ramah, dan beberapa diantaranya menyediakan koneksi internet nirkabel.

Kopi mulai diminati masyarakat Indonesia sejak akhir era 1990-an. Hal ini ditandai dengan munculnya coffee shop atau kafe. coffee shop kini selain menjual kopi juga menjual suasana. Selama ini masyarakat sekedar memesan kopi karena sedang tren dan terdengar keren seperti Capucino dan Latte, tanpa tahu arti sebenarnya. Tren komunitas kafe terus meningkat terutama dikota besar, dan tren ini diakui sangat positif untuk meningkatkan gairah minum kopi. Meskipun tren itu hanya sebatas “nongkrong” di kafe, tapi pelan – pelan masyarakat akan mengerti rasa

kopi dan cara meraciknya.

(5)

Pengunjung dapat menikmati kopi dan juga tetap dapat melakukan aktivitas bisnis ataupun mengakses informasi melalui internet dari smartphone ataupun notebook.

Perilaku masyarakat pergi ke coffee shop telah memasuki kawasan kota – kota besar seperti Medan. Perilaku seperti ini tidak berbeda dengan warung kopi yang ada dipinggir jalan sebab sudah lama masyarkat Indonesia suka minum kopi. Yang berubah sesuai zaman adalah lokasi ngopi, desain tempat, dan kemasan kopi yang diciptakan “wah” serta memikat kalangan menengah atas meski kopi tersebut dijual

dengan harga empat kali lipat dari harga semula.

Grand Keude Kupie Ulee Kareng dan Gayo adalah salah satu contoh coffee shop yang ada di kota Medan. Grand Keude Kupie Ulee Kareng dan Gayo muncul ketika tidak adanya coffee shop di kota medan yang menciptakan suasana restoran tetapi harganya masih terjangkau. Grand Keude Kupie Ulee Kareng dan Gayo mengadopsi budaya masyarakat Aceh yang gemar minum kopi di warung maupun dikafe, sehingga Grand Keude Kupie Ulee Kareng dan Gayo mengambil peluang ini untuk membawanya ke Medan.

(6)

Kopi Gayo memiliki keunggulan rasa “inkonsistensi” yaitu rasa yang mampu

mewakili rasa kopi diseluruh dunia yang disebabkan karena letak tanah, kontur tanah, musim, kadar air, serapan sinar matahari dan juga perawatan lahannya yang menjadikan kopi Gayo sebagai kopi jenis Arabica premium. Kopi Gayo mampu bersaing dengan jenis kopi Indonesia lain karna keunggulannya rasa yang tidak dimiliki kopi lainnya.

Kopi Gayo sangat disukai konsumen Amerika, Jepang dan Eropa. Hasil cupping, kopi arabika gayo berjumlah antara 86 – 90. Menurut Specialty Coffee Association of Amerika (SCAA), kopi dengan skor diatas 80 dikategorikam sebagai kopi yang spesial. (www.ekonomi.kompasiana.com , 11 Januari 2015)

Grand Keude Kupie Ulee Kareng dan Gayo memulai usahanya pada tanggal 16 April 2010 dengan menyewa dua unit ruko di Jalan Setia Budi. Grand Keude Kupie Ulee Kareng dan Gayo mulai tumbuh menjadi kafe pertama yang menawarkan kopi Ulee Kareng dan Gayo. Grand Keude Kupie Ulee Kareng dan Gayo membuka cabang pertamanya pada bulan November 2013 di Jalan Puri, lalu pada bulan November 2014 menambah cabang lagi di Jalan Gaperta Ujung dan STM.

(7)

membuat beberapa pelanggan Grand Keude Kupie Ulee Kareng dan Gayo yang awalnya sudah merasa nyaman dengan suasana gedung lama harus beradaptasi dengan suasana gedung yang baru. Selain itu dengan berpindahnya lokasi usaha, pelayanan usaha Grand Keude Kupie Ulee Kareng dan Gayo otomatis berubah dari segi pelayanan tempat parkir maupun kenyamanan tempat duduk untuk pelanggan. Grand Keude Kupie Ulee Kareng dan Gayo juga tidak melakukan promosi besar – besaran atau iklan dari media sosial seperti yang dilakukan oleh usaha coffee shop sejenis yang terdapat di kota Medan.

Fenomena berkunjung ke coffee shop yang kini telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat menuntut Grand Keude Kupie Ulee Kareng dan Gayo mampu menghasilkan produk yang diinginkan oleh pelanggan, oleh karena itu diperlukan kreativitas dan inovasi dari para pelaku usaha Grand Keude Kupie Ulee Kareng dan Gayo. Grand Keude Kupie Ulee Kareng dan Gayo harus siap menghadapi semakin banyaknya kafe khusus kopi dan inovasi dalam pembuatan kopi. Grand Keude Kupie Ulee Kareng dan Gayo dituntut untuk mampu menciptakan lokasi ngopi dan desain tempat yang “wah” agar mampu menarik minat beli konsumen.

Berdasarkan uraian dari latar belakang telah dibahas sebelumnya, maka penulis tertarik untuk menulis penelitian yang berjudul “Pengaruh Persepsi Kreativitas dan Inovasi Terhadap Minat Beli Konsumen Grand Keude Kupie

(8)

1.2 Perumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang penelitian ini, dapat dirumuskan masalah penelitian sebagai berikut : “Apakah persepsi kreativitas dan inovasi memiliki

pengaruh yang positif terhadap minat beli konsumen Grand Keude Kupie Ulee Kareng dan Gayo?”

1.3 Tujuan dan Manfaat Penelitian

Tujuan Penelitian

Tujuan didalam penelitian ini adalah sebagai berikut : Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh persepsi kreativitas dan inovasi terhadap minat beli konsumen Grand Keude Kupie Ulee Kareng dan Gayo.

Manfaat Penelitian

1. Bagi Wirausaha

Sebagai sumber informasi untuk menjadi pertimbangan bagi para wirausahawan dalam berwirausaha dan sebagai bahan masukan kepada para wirausahawan untuk mengetahui pengaruh persepsi kreativitas dan inovasi terhadap minat beli konsumen.

2. Bagi Penulis

(9)

3. Bagi Peneliti Selanjutnya

Referensi

Dokumen terkait

on the Indonesian Stock Exchange “IDX” on the.. Perseroan meyakini bahwa hal ini dapat membantu mewujudkan likuiditas yang baik dalam saham Perseroan. Hingga tanggal 31

[r]

Dalam ranah kurikulum, kita tidak bermaksud bahwa reflektivitas diri ini dapat dicapai dengan teorisasi lebih lanjut, karena adalah lebih baik dengan proses

Berdasarkan uraian tersebut penulis menyimpulkan bahwa untuk memperoleh hasil belajar peserta didik yang memuaskan diperlukan guru yang berkualitas atau berkompetensi dalam

Website Toko Cantik Parcel ini menyajikan banyak jenis parsel berikut keterangan harga dan gambarnya pengunjung dapat memesan parsel yang diinginkan, dapat melihat

Penulisan ilmiah ini membahas mengenai cara pembuatan situs jasapantura.com dengan fasilitas dan pengelolaan yang baik. Situs jasapantura.com sendiri merupakan sarana

[r]

(6) Tarif jasa RSUD untuk perawatan jenazah, konservasi serta bedah mayat atau keterangan sebab kematian dan ditetapkan sebesar 50 % dari biaya alat dan bahan