• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kementerian PPN Bappenas :: Kemaritiman dan Sumber Daya Alam

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Kementerian PPN Bappenas :: Kemaritiman dan Sumber Daya Alam"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

Nilai (Juta

Rupiah) % % %

A. Nilai Produksi 8,80 6,10r r 4,00r r

B. Biaya Produksi 0,90 100,00 1,20 100,00 0,80 100,00

1. Pupuk 0,10 6,84 0,10 5,68 0,10 15,80

2. Pestisida 0,00 1,20 0,00 1,93 0,00 2,85

3. Upah Pekerja 0,60 63,99 0,70 63,00 0,50 59,00

a. Pemeliharaan 0,50 51,21 0,60 51,95 0,40 42,39

b. Pemupukan 0,00 3,97 0,10 4,31 0,10 9,31

c. Pengendalian OPT 0,00 0,81 0,00 1,83 0,00 1,86

d. Pemanenan 0,10 8,01 0,10 4,91 0,00 5,44

4. Jasa Pertanian 0,10 6,20 0,10 7,09 0,00 4,31

5. Penyusutan Barang Modal 0,00 3,48 0,00 2,70 0,00 2,68

6. Sewa Alat Tanpa Operator 0,00 2,03 0,00 0,79 0,00 0,33

7. Sewa Lahan dan Bunga Modal 0,00 1,10 0,00 3,02 0,00 2,82

8. Pengeluaran Lainnya 0,10 15,16 0,20 15,79 0,10 12,20

Catatan:

r = data diperbaiki

Tautan Sumber: http://www.bps.go.id/linkTabelStatis/view/id/1848

Nilai (Juta Rupiah)

Nilai (Juta Rupiah)

Data dikutip dari Publikasi Statistik Indonesia,

Sengon Jati

Nilai produksi dan ongkos produksi per 100 pohon usaha budidaya tanaman kehutanan adalah rata-rata nilai produksi (selisih nilai dari tanaman kehutanan pada saat pencacahan dengan nilai tanaman setahun yang lalu untuk tanaman yang sudah

dipanen/ditebang dan atau tanaman siap panen/tebang) dan ongkos produksi untuk usaha budidaya tanaman kehutanan yang siap panen/tebang dan atau dipanen/ditebang selama setahun yang lalu per 100 pohon.

Nilai Produksi dan Biaya Produksi per 100 Pohon Usaha Budidaya Tanaman Kehutanan, 2014

Komoditas

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dari instrument penelitian dengan analisis data deskriptif, uji instrument penelitian, uji normalitas, uji

[r]

[r]

Strategi yang dilakukan oleh sekolah untuk membentuk perilaku peduli lingkungan terhadap siswa serta perilaku siswa dalam benuk partisipasinya terhadap program

KEPULAUAN SIAU TAGULANDANG BIARO UNIT LAYANAN PENGADAAN (ULP) POKJA I PEKERJAAN

Menurut Pressman yang dikutip dari [11] Pendekatan black box adalah merupakan pen- dekatan pengujian untuk mengetahui apakah semua fungsi perangkat lunak telah ber- jalan

Pengetahuan ini digunakan supaya dapat memberikan informasi tentang permasalahan yang menjadi bahan dalam mendesain sistem pakar gangguan fobia, pada tahap ini kegiatan

Pemodelan farmakokinetika berbasis populasi untuk rute ekstravaskuler dengan model dua kompartemen dapat dilakukan dengan baik menggunakan paket nlme dan nlmeODE yang dibuat