• Tidak ada hasil yang ditemukan

Materi bahasa indonesia kelas xii kuriku (1)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Materi bahasa indonesia kelas xii kuriku (1)"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

Materi bahasa indonesia kelas xii kurikulum 2013

SEMESTER 1

TEKS CERITA SEJARAH

Kali ini akan disampaikan terkait materi pembelajaran Bahasa Indonesia yang disampaikan pada kelas XII SMA/MA/SMK/MAK. Materi tersebut mengenai teks cerita sejarah, adapun yang akan disajikan lebih khusus yaitu contoh teks cerita sejarah dan strukturnya.

Teks cerita sejarah adalah teks yang di dalamnya menjelaskan dan menceritakan tentang fakta kejadian masa lalu yang menjadi asal-muasal atau latar belakang terjadinya sesuatu yang memiliki nilai kesejarahan, bisa bersifat naratif atau deskriftif. Selanjutnya mari kita teliti struktur yang dimiliki oleh teks cerita sejarah yang berjudul “Sejarah Singkat Proklamasi Kemerdekaan Indonesia” agar memperkuat pemahaman kita tentang teks cerita sejarah dan pada akhirnya bisa membedakan dengan jenis teks lainnya

Sejarah Singkat Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

Indonesia merdeka tidak begitu saja, akan tetapi melalui proses yang membutuhkan keberanian dari para pahlawan untuk mewujudkannya dalam proklamasi kemerdekaan.

Pada tanggal 6 Agustus 1945 sebuah bom atom dijatuhkan di atas kota Hiroshima Jepang oleh Amerika Serikat yang mulai menurunkan moral semangat tentara Jepang di seluruh dunia.

Pada tanggal 9 Agustus 1945, bom atom kedua dijatuhkan di atas Nagasaki sehingga menyebabkan Jepang menyerah kepada Amerika Serikat dan sekutunya. Momen ini pun dimanfaatkan oleh Indonesia untuk memproklamasikan kemerdekaannya.

Soekarno, Hatta dan Radjiman Wedyodiningrat diterbangkan ke Dalat, 250 km di sebelah timur laut Saigon, Vietnam untuk bertemu Marsekal Terauchi. Mereka dikabarkan bahwa pasukan Jepang sedang di ambang kekalahan dan akan memberikan kemerdekaan kepada Indonesia.

Pada tanggal 10 Agustus 1945, Sutan Syahrir telah mendengar berita lewat radio bahwa Jepang telah menyerah kepada Sekutu. Para pejuang bawah tanah bersiap-siap memproklamasikan kemerdekaan RI, dan menolak bentuk kemerdekaan yang diberikan sebagai hadiah Jepang.

(2)

dilaksanakan dalam beberapa hari, tergantung cara kerja PPKI. Meskipun demikian Jepang menginginkan kemerdekaan Indonesia pada tanggal 24 Agustus.

Dua hari kemudian, saat Soekarno, Hatta dan Radjiman kembali ke tanah air dari Dalat, Sutan Syahrir mendesak agar Soekarno segera memproklamasikan kemerdekaan karena menganggap hasil pertemuan di Dalat sebagai tipu muslihat Jepang, Soekarno belum yakin bahwa Jepang memang telah menyerah, dan proklamasi kemerdekaan RI saat itu dapat menimbulkan pertumpahan darah yang besar, dan dapat berakibat sangat fatal jika para pejuang Indonesia belum siap.

Pada tanggal 14 Agustus 1945 Jepang menyerah kepada Sekutu. Tentara dan Angkatan Laut Jepang masih berkuasa di Indonesia karena Jepang telah berjanji akan mengembalikan kekuasaan di Indonesia ke tangan Sekutu. Setelah mendengar desas-desus Jepang bakal bertekuk lutut, golongan muda mendesak golongan tua untuk segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Namun golongan tua tidak ingin terburu-buru. Mereka tidak menginginkan terjadinya pertumpahan darah pada saat proklamasi. Konsultasi pun dilakukan dalam bentuk rapat PPKI. Golongan muda tidak menyetujui rapat itu, mengingat PPKI adalah sebuah badan yang dibentuk oleh Jepang. Mereka menginginkan kemerdekaan atas usaha bangsa kita sendiri, bukan pemberian Jepang.

Soekarno dan Hatta bersama Soebardjo kemudian ke kantor Bukanfu, Laksamana Maeda, di Jalan Imam Bonjol no.1. Maeda menyambut kedatangan mereka dengan ucapan selamat atas keberhasilan mereka di Dalat. Sambil menjawab ia belum menerima konfirmasi serta masih menunggu instruksi dari Tokyo. Keesokan harinya Soekarno dan Hatta segera mempersiapkan pertemuan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) pada pukul 10 pagi 16 Agustus guna membicarakan segala sesuatu yang berhubungan dengan persiapan Proklamasi Kemerdekaan.

Sehari kemudian, gejolak tekanan yang menghendaki pengambilalihan kekuasaan oleh Indonesia makin memuncak dilancarkan para pemuda dari beberapa golongan. Rapat PPKI pada 16 Agustus pukul 10 pagi tidak dilaksanakan karena Soekarno dan Hatta tidak muncul. Peserta rapat tidak tahu telah terjadi peristiwa Rengasdengklok.

Pada dini hari tanggal 16 Agustus 1945, Para pemuda pejuang termasuk Chaerul saleh, Sukarni, Wikana, Shodanco Singgih dan pemuda lainnya membawa soekarno, beserta fatmawati dan Guntur yang baru berusia 9 bulan dan hatta ke rengasdengklok yang kemudian dikenal dengan peristiwa rengasdengklok.

Tujuannya adalah agar Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta tidak terpengaruh oleh jepang. Di sini, mereka kembali meyakinkan Soekarno bahwa Jepang telah menyerah dan para pejuang telah siap untuk melawan Jepang, apa pun risikonya.

(3)

kembali ke Jakarta. Dan Mr. Ahmad Soebardjo berhasil meyakinkan para pemuda untuk tidak terburu – buru memproklamasikan kemerdekaan.

Malam harinya, Soekarno dan Hatta kembali ke Jakarta, Lalu bertemu dengan Mayor Jenderal Otoshi Nishimura, Kepala Departemen Urusan Umum pemerintahan militer Jepang. Nishimura mengemukakan bahwa sejak siang hari tanggal 16 Agustus 1945 telah diterima perintah dari Tokio bahwa Jepang harus menjaga status quo, tidak dapat memberi ijin untuk mempersiapkan proklamasi Kemerdekaan Indonesia sebagaimana telah dijanjikan oleh Marsekal Terauchi di Dalat, Vietnam. Soekarno dan Hatta menyesali keputusan itu dan menyindir Nishimura apakah itu sikap seorang perwira yang bersemangat Bushido, ingkar janji agar dikasihani oleh Sekutu. Setelah dari rumah Nishimura, Sukarno-Hatta menuju rumah Laksamana Maeda diiringi oleh Myoshi guna melakukan rapat untuk menyiapkan teks Proklamasi.

Penyusunan teks Proklamasi dilakukan oleh Soekarno, M. Hatta, Achmad Soebardjo dan disaksikan oleh Soekarni, B.M. Diah, Sudiro dan Sayuti Melik. Konsep teks proklamasi ditulis oleh Ir. Soekarno sendiri. Dan Sukarni mengusulkan agar yang menandatangani teks proklamasi itu adalah Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta atas nama bangsa Indonesia.

Setelah konsep selesai disepakati, Sajuti menyalin dan mengetik naskah tersebut menggunakan mesin ketik milik Mayor Dr. Hermann Kandeler (dari kantor perwakilan AL Jerman). Dan pembacaan proklamasi dilakukan dikediaman Soekarno, Jalan Pegangsaan Timur 56 (sekarang Jl. Proklamasi No.1).

Pagi harinya, 17 Agustus 1945, di kediaman Soekarno, Jalan Pegangsaan Timur 56 telah hadir antara lain Soewirjo, Wilopo, Gafar Pringgodigdo, Tabrani dan Trimurti. Acara dimulai pada pukul 10:00 dengan pembacaan proklamasi oleh Soekarno dan disambung pidato singkat tanpa teks. Kemudian bendera Merah Putih, yang telah dijahit oleh bu Fatmawati, dikibarkan oleh seorang prajurit PETA yaitu Latief Hendraningrat dibantu oleh Soehoed dan seorang pemudi membawa nampan berisi bendera Merah Putih . Setelah bendera berkibar, hadirin menyanyikan lagu Indonesia Raya.[4]. Sampai saat ini, bendera pusaka tersebut masih disimpan di Museum Tugu Monumen Nasional.

Pada tanggal 18 Agustus 1945, Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) mengambil keputusan, mengesahkan dan menetapkan Undang-Undang Dasar (UUD) sebagai dasar negara Republik Indonesia, yang selanjutnya dikenal sebagai UUD 45. Dengan demikian terbentuklah Pemerintahan Negara Kesatuan Indonesia yang berbentuk Republik (NKRI) dengan kedaulatan di tangan rakyat yang dilakukan sepenuhnya oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) yang akan dibentuk kemudian.

(4)

Setelah membaca dan meninjau contoh teks cerita sejarah di atas, selanjutnya mari kita pelajari strukturnya. Stuktur teks cerita sejarah tersebut merupakan struktur yang membangun teks sehingga menjadi satu kesatuan teks yang utuh. Struktur teks cerita sejarah terdiri atas judul, pendahuluan, rakaan kejadian dan penutup. Di dalam teks di atas juga terdapat struktur ini dari mulai judul sampai penutup.

1. Judul. Judul merupakan kata kunci yang mewakili keseluruhan cerita. Pada teks cerita sejarah, judul dapat berupa nama sebuah benda, nama tempat, peristiwa, atau yang lainnya. Biasanya diikuti dengan kata-kata asal-usul, asal mula, sejarah, dan kata lain yang mendukung kesejarahan. Seperti dalam teks di atas, judul yang diambil itu adalah “Sejarah Singkat Proklamasi Kemerdekaan Indonesia”. Judul harus dibuat dengan sebaik mungkin agar dapat menarik minat orang lain untuk membacanya. Penggunaan judul yang baik harus memenuhi beberapa syarat yaitu asli, relevan, provokatif, singkat, bebentuk frasa, awal kata harus huruf kapital kecuali preposisi dan konjungsi, tanpa tanda baca di akhir judul karangan, menarik perhatian, logis, dan sesuai dengan isi.

2. Pendahuluan. Pendahuluan ini bersifat opsional, artinya boleh ada dalam teks, atau kalau dianggap tidak perlu boleh tidak digunakan. Pendahuluan ini bermaksud untuk membuka atau pengantar pembicaraan sehingga pembaca tidak langsung dibawa pada inti pembahasan, bisa juga dikatakan pendahuluan ini sebagai pengenalan awal peristiwa sejarah. Dengan pendahuluan pembaca akan diantarkan dan mendapat gambaran apa yang akan dibahas berikutnya. Membuat paragraph pendahuluan sebaik mungkin yang bisa menarik pembaca sehingga pembaca merasa tertarik untuk terus membacanya sampai beres. Pada teks cerita sejarah biasanya didahului dengan keadaan pada waktu tertentu yang dipengaruhi oleh sejarah sebelumnya yang akan dibahas berikutnya.

3. Rekaman peristiwa. Bagian ini merupakan inti dari teks cerita sejarah. Pada rekaman peristiwa tentunya membahas seluruh alur cerita sejarah dari mulai awal sampai akhir (secara kronologis). Di dalamnya dibahas berbagai macam peristiwa atau kejadian yang melibatkan berbagai pihak yang berpengaruh dalam sejarah tersebut. Dalam bagian pemaparan ini dijelaskan berbagai fakta yang mendukung, artinya semua kejadian haruslah bersifat faktual atau kenyataan, karena sejarah itu memanglah harus sesuai dengan kejadian yang sebenarnya. Dari teks cerita sejarah di atas, pemaparan dimulai dari pengeboman wilayah Jepang oleh Amerika, sampai pada akhirnya merumuskan UUD 1945.

4. Penutun. Berisi cerita akhir dari paparan yang disampaikan sebelumnya. Bentuk umumnya berupa akibat (konsekuensi) dari rangkaian peristiwa sebelumnya, misalnya tentang kekalahan, kemenangan, kematian. Mungkin juga berisi kesimpulan, komentar atau evaluasi dari peristiwa. Dari teks sejarah di atas, pengangkatan Soekarno dan Hatta sebagai presiden dan wakil presiden menjadi penutup teks sejarah sebagai sebab akibat dari kejadian-kejadian sebelumnya yang menandakan merdekanya Indonesia.

Strukturnya: orientasi (pengenalan) peristiwa (event)

(5)

kaidah

a. Menggunakan bentuk lampau (peristiwa telah terjadi).

b. Menggunakan konjungsi untuk mengurutkan peristiwa atau kejadian, misalnya dan, tetapi, setelah itu, dan kemudian.

c. Menggunakan keterangan dan frasa adverbial untuk mengungkapkan tempat, waktu, dan cara. Misalnya kemarin, di rumah saya, dan pelan-pelan.

d. Menggunakan kata kerja yang menyatakan tindakan, misalnya pergi, tidur, lari, dan membeli.

TEKS BERITA

Dalam Kurikulum 2013, pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas XII akan ditemukan materi tentang teks berita. untuk itu saya akan memaparkan sedikit materi tentang teks berita, dengan harapan semoga menjadi masukan ilmu untuk Anda. Silahkan dibaca!

Pengertian Teks Berita

Teks Berita adalah teks yang melaporkan kejadian, peristiwa atau infomasi mengenai sesuatu yang telah atau sedang terjadi. Penyampaian berita ini bisa dilakukan secara lisan yang sering kita dengar dan lihat di televisi, dan secara tulisan yang dapat kit abaca di media cetak.

Struktur Teks Berita

Ada beberapa struktur yang membangun teks berita. Stuktur teks tersebut merupakan struktur yang membangun teks sehingga menjadi satu kesatuan teks yang utuh. Struktur teks berita terdiri atas judul, teras dan tubuh berita.

 Judul

Judul merupakan kata kunci yang mewakili keseluruhan berita. Pada teks berita, judul biasanya memuat tentang apa kejadian yang dibahas atau disampaikan. Judul dibuat semenarik mungkin sehingga pembaca tertarik untuk membaca berita tersebut. Seperti halnya dalam teks I di atas, judul yang dipakai yaitu “Sebulan Berlalu, Air Masih

Menggenangi Beberapa Lokasi di Manado” yang ketika kita baca, sangat menarik. Judul berita berfungsi menolong pembaca yang bergegas untuk cepat mengenal kejadian-kejadian yang terjadi di sekelilingnya untuk diberitakan. Judul ini merupakan bagian terpenting dari berita. Hal ini karena sebelum masuk pada isi berita, pembaca akan melihat judul berita terlebih dahulu.

 Teras

Teras atau lead berita adalah bagian yang sangat penting dari berita. Di dalam teras berita terangkum inti dari keseluruhan isi berita. Setiap lead juga ditulis untuk menarik pembaca melihat lebih lanjut isi berita.

(6)

Bagian ini merupakan inti dari teks berita. Tubuh berita merupakan kelanjutan isi berita yang dapat memberitahukan secara lebih rinci tentang keseluruhan peristiwa atau informasi yang diberitakan.

Kaidah Kebahasaan Teks Berita

Dari sebuah teks juga dapat kita analisis kaidah kebahasannya. Dalam teks berita kaidah yang harus terpenuhi yaitu teks harus disajikan dengan informasi yang aktual dan bersifat umum. Bahasa yang diunakan harus bersifat baku atau standar bahasa Indonesia, sehingga menjembatani pemahaman banyak khalayak dari berbagai kalangan karena lebih dipahami oleh semuanya.

Aspek kebahasaan lain yang ada dan sering muncul dalam teks berita adalah digunakannya kalimat langsung dan tidak langsung. Sebagai contoh mari kita lihat kalimat langsung dan tidak langsung dari teks berita yang berjudul “Sebulan Berlalu, Air Masih Menggenangi Beberapa Lokasi di Manado,” berikut kalimatnya.

Kalimat langsung:

- "Air di sini tidak mau surut, tetap tergenang. Kalau hujan datang, air langsung masuk di dalam rumah, karena selokan tersumbat," ujar Yudi.

Kalimat tidak langsung:

- Menurutnya, pemerintah kota Manado tidak mencari solusi yang tepat untuk mengatasi hal itu.

- Menurut dia, percuma saja mereka membersihkan rumah mereka, karena air bercampur lumpur di jalan masih ada.

Silahkan Saudara perhatikan contoh berita tersebut dan tentukan struktur serta kaidahnya!

Contoh Teks Berita

Sebulan Berlalu, Air Masih Menggenangi Beberapa Lokasi di Manado

Banjir bandang yang menerjang Manado telah berlalu hampir sebulan. Namun tumpukan sampah dan lumpur masih saja terlihat di beberapa wilayah. Bahkan di beberapa ruas jalan dan lorong, air sisa banjir masih terlihat tergenang.

Seperti yang terpantau Kompas.com, Senin (10/2/2014), air setinggi 20 sentimeter terlihat di ruas jalan Persimpangan Plaza dan depan Makmur, Kecamatan Wenang.

Salah satu warga, Yudi yang terlihat masih berusaha membersihkan lumpur dari rumah miliknya, mengaku kesal dengan kondisi tersebut.

Menurutnya, pemerintah kota Manado tidak mencari solusi yang tepat untuk mengatasi hal itu. "Air di sini tidak mau surut, tetap tergenang. Kalau hujan datang, air langsung masuk di dalam rumah, karena selokan tersumbat," ujar Yudi.

Menurut dia, percuma saja mereka membersihkan rumah mereka, karena air bercampur lumpur di jalan masih ada. Selain di persimpangan Plaza, air dan lumpur juga masih terlihat di lorong samping Klenteng Kwang Kong, Kampung Cina.

(7)

lainnya. Banyaknya sampah yang ditinggalkan banjir bandang yang terjadi pada 15 Januari 2014 lalu memang membuat pemerintah kewalahan. Walau ribuan relawan setiap hari turun membantu membersihkan dan mengangkat sampah, tetap saja masih banyak sampah yang belum terangkat.

Diperkirakan sampah yang ditinggalkan banjir bandang tersebut mencapai 100.000 kubik. Sementara Tempat Pembuangan Sampah di Sumompo sudah melebihi kapasitas tampung. Sumber : Kompas (Senin, 10 Februari 2014

TEKS IKLAN

Pembelajaran Bahasa Indonesia di Kelas XII SMA/MA/SMK yang berbasis kurikulum 2013 akan menemukan materi tentang Teks Iklan. Seperti apa pembahasan teks tersebut? Silahkan baca Artikel ini!

Struktur dan Kaidah Teks Iklan Perhatikan contoh iklan tersebut!

Setiap teks memiliki struktur, begitupun teks iklan. Dalam iklan struktur teksnya paling tidak mencakup diantaranya; judul dan sub judul, teks inti atau teks utama, alimat dasar, logo/nama perusahaan atau produk, dan foto produk.

Pada kenyataannya unsur tersebut tidak selalu berurutan sperti struktur teks lainnya, karena pembuatan iklan melibatkan kreativitas pembuatnya agar bisa menjadi daya tarik khalayak, sehingga strukturnya pun tidak teratur dan kaku.

Untuk melihat struktur tersebut dalam iklan, silakan perhatikan dengan saksama analisis struktur dari teks iklan yang sudah tersaji di atas.

 Judul dan sub judul dalam iklan tersebut yaitu “Mastin – Garsinia Mangostana, Mangosteen, Manggis”

 Teks inti atau teks utama, yaitu “Natural Ekstrak Manggis”

 Kalimat dasar yang umumnya dipergunakan untuk mengetengahkan slogan, yaitu “Membantu Memelihara Kesehatan Kulit dan Tubuh" “OHT – Obat Herbal Terstandar - Lulus Uji Praktisik”

 Logo atau nama perusahaan, nama lembaga, atau nama produk, dalam iklan tersebut adalah “BOROBUDUR – Natural Herbal Industry”

 Foto produk, yang menunjukan penampilan produk yang ditawarkan. Pasa iklan di atas tergambar dua botol Mastin dalam kemasan berbeda.

(8)

pernyataan perorangan yang mengungkapkan pandangan, perasaan yang sifatnya subjektif.

Sebagai contoh, kita lihat kalimat fakta yang ada dalam teks iklan di atas. Kalimat fakta:

 Mastin – Garsinia Mangostana, Mangosteen, Manggis

 Natural Ekstrak Manggis

 BOROBUDUR – Natural Herbal Industry

 OHT – Obat Herbal Terstandar - Lulus Uji Praktisik

Kalimat opini:

 Membantu Memelihara Kesehatan Kulit dan Tubuh

SEMESTER 2

TEKS EDITORIAL/OPINI

Selain membaca berita,kita juga perlu membaca taju k rencana atau editorial .Tajuk rencana atau editorial adalah karangan yang berisi kupasan masalah aktual atau yang baru saja terjadi dan masih menjadi bahan pembicaraan dimasyarakat.Oleh karena permasalahan yang dibahas merupakan masalah paling aktual,tajuk rencana menjadisalah satu sasaran utama pembaca.Pembaca juga sering menilai kualitas majalah atau surat kabar melalui kualitas editorial dan tajuk rencananya.Oleh karena itu ,penulis editorial atau tajuk rencana harus benar-benar mampu mengemukakan permasalahan secara baik dan ilmiah.

Ketika kita membaca editorial majalah atau surat kabar kita akan menemukan berbagai bentuk pernyataan yang dikemukakan oleh penulis.Dari sekian pernyataan yang disampaikan tersebut,ada yang berupa fakta atau kenyataan dan ada pula yang berupa opini atau pendapat.Tentu saja kita,harus dapat membedakan pernyataan yang berupa fakta dan pernyataan yang berupa opini.

(9)

Pernyataan fakta dan opini ini biasanya diutarakan secara singkat,logis,menarik ditinjau dari segi penulisan dengan tujuan mempengaruhi pendapat dan menerjemahkan berita yang menonjol agar dapat pembaca menjadi menyimak beberapa penting berita tersebut

FUNGSI TAJUK RENCANA

Fungsi tajuk rencana biasanya menjelaskan berita artinya,dan akibatnya

pada masyarakat.Tajuk rencana juga mengisi latar belakang dari kaitan berita tersebut dengan kenyataan sosial dan faktor yang mempengaruhi dengan

lebihmenyeluruh.Dalam tajuk rencana terkadang juga ada ramalan atau analisis kondisi yang berfungsi untuk mempersiapkan masyarakat akan kemungkinan-kemungkinan yang dapat terjadi serta meneruskan penilaian moral mengenai berita tersebut.

Tajuk rencana adalah pekerjaan,dan hasil pemikiran kolektif dari segenap

awak media.Jadi proses sebelum penulisan tajuk rencana ,terlebih dahulu diadakan rapat redaksi yang dihadiri oleh pemimpin redaksi,redaktur pelaksana serta segenap jajaran redaktur yang berkompeten untuk menentukan sikap terhadap suatu permasalahan krusial yang sedang berkembang di masyarakat atau dalam kebijakan pemerintah.

Maka setelah tercapai pokok-pokok pikiran dituangkan dalam sikap yang kemudian dirangkum oleh awak redaksi yang telah ditunjuk dalam rapat.Dalam surat kabar harian biasanya tajuk rencana ditulis secara bergantian namun semangat isisnya tetap

mencerminkan suara bersama setiap jajaran redakturnya.dalam proses ini reporter amat jarang dilibatakan,karena dinilai dari segi tanggung jawabnya yang terbatas.

SIFAT TAJUK RENCANA

1. Kursial dan ditulis secara berkala,tergantung dari jenis terbitan medianya bisa harian(daily) atau mingguan (weekly) atau dua mingguan(biweekly) dan bulanan (monthly)

2. Isinya menyikapi situasi yang berkembang dimasyarakat luas baik itu aspek sosial ,ekonomi,kebudayaan,hukum,pemerintahan,atau olah raga bahkan entertainment tergantung jenis liputan medianya.

3. Memiliki karakter atau konsistensi yang teratur kepada para pembacanya terkait sikap dari media massa yang menulis tajuk rencana

4. Terkait erat dengan policy media atau kebijakan media bersangkutan karena setiap media mempunyai perbedaan iklim tumbuh dan berkembang dalam kepentingan yang menaungi media tersebut.

CIRI-CIRI TAJUK RENCANA

(10)

2. Berisi ulasan tentang suatu masalah yang dimuat biasanya berskala nasional,berita internasional dapat menjadi tanjuk rencana,apabilaberita tersebut memberi dampak kepada nasional

3. tertuang pikiran subjektif redaksi.

Aspek-Aspek yang Menjadi Fokus dalam Tajuk Utama

1. Judul

2. Latar belakang masalah

3. tokoh

4. masalah

5. peristiwa yang disampaikan

6. opini penulis

7. saran dan solusi permasalahan

8. kesimpulan

9. sumber berita

Tahapan Membuat Tajuk Rencana

1. Pencarian ide dalam topik

2. Seleksi dan penetapan topik

3. Pembobotan subtansi materi dan penetapan tesis dari keseluruhan uraian tajuk rencana

4. Pelaksanaan penulisan

Judul dan Anatomi Tajuk Rencana

Syarat judul tajuk rencana secara umum sama dengan judul artikel opini,yaitu harus

provokatif,singkat,padat,relevan,fungsi,informal,representatif dan merujuk pada bahasa baku

Anatomi atau rangka utama tajuk rencana terdiri atas

pembuka,pengembang,dan penutup.Tugas pengembangan adalah membuat bahasan tajuk rencana menjadi lebih terfokus.Bahasan tajuk rencana dapat dikembangkan antara lain dengan menggunakan teknik penjelasan,kutipan,contoh,dan stastitik.

(11)

Dalam semua teks yang dipelajari sebagai basik pembelajaran Bahasa Indonesia dalam Kurikulum 2013, yang ditekankan adalah telaah struktur dan kaidah dari teks tersebut. berikut dipaparkan sebuah struktur dari teks prosa fiksi berbentuknovel. adapun yang menjadi contoh analisis adalah novel 'Laskar Pelangi' karya Andrea Hirata.

1. Pengenalan situasi cerita (orientasi), yaitu bagian novel yang isinya menyajiakn pengenalan situasi, tokoh, latar, dan unsur lainnya. Dalam novel Laskar Pelangi bagian ini yaitu pada saat hari pertama penerimaan murid baru di SD Muhamadiyah kekurangan seorang murid dan sekolah hampir ditutup, namun dengan kehadiran seorang murid yang bernama Harun telah menyelamatkan pembodohan di kampong paling miskin di pulau belitong yang kaya akan tambang timah. ( halaman 1-8 )

2. Pengungkapan peristiwa, yaitu mulainya diungkapkan pristiwa-peristiwa awal para tokoh mengalami kejadian atau aktivitas. Dalam Laskar pelangi tahap ini contohnya ketika tokoh aku berangkan ke sekolah dan bertemu dengan teman-temannya. Adanya peristiwa belajar, dan perisriwa lainya sebagai jalannya cerita. Separti ketika Bu Mus dengan segala usahanya dan semangat kesepuluh laskar pelangi mampu berjuang dan melewati masa-masa sulit serta kebahagiaan bersama. ( halaman 157 )

3. Menuju konflik, yaitu adanya sebuah peristiwa yang mengakibatkan ada ketegangan selanjutnya yang akan di dapat para tokoh. Ketika Mahar dan Lintang berusaha mengharumkan nama SD SMP Muhamadiyah lewat kemahiran dan kepintaran mereka dalam perlombaan cerdas cermat dan karnaval saat perayaan HUT RI dan mampu mengalahkan sekolah milik PN Timah.

4. Puncak konflik, tahap ini dimungkinkan karena adanya tahap sebelumnya sehingga terjadi puncak konflik ini atau disebut juga klimaks. Contohnya pada novel Laskar Pelangi adalah pada saat Lintang si murid paling jenius di antara yang lainnya meninggalkan bangku sekolah karena ia harus mengurus adik-adiknya setelah kematian Ayahnya. Di sanalah akhir dari cerita perjuangan para kesepuluh Laskar Pelangi.( halaman 430 )

5. Penyelesaian, tahapan ini merupakan peleraian berbagai masalah sehingga didapat kehidupan takdir yang lebih baik pada tokoh, contohnyaYaitu pada saat tembok PN Timah mampu dihancurkan dan kemiskinan dapat dilawan oleh rakyat Belitong. Dan kebahagiaan yang akhirnya mampu diraih oleh kesepuluh laskar pelangi. (halaman 481)

(12)

Referensi

Dokumen terkait

Mareta Ramadhani Muradi, D0210071, Pandangan Pers terhadap Pengunduran Diri Pejabat (Analisis Wacana Pengundura Diri Menteri Kabinet Indonesia Bersatu dalam Tajuk Rencana Surat

u tentang surat- menyurat 4.3Menulis laporan diskusi dengan melampirkan notulen dan daftar hadir Contoh laporan diskusi  unsur- unsur laporan diskusi  Kreatif  Bersahabat/

 Mencatat pokok- pokok informasi yang disampaikan secara langsung  Mengajukan saran perbaikan kepada pembicara  Menulis ringkasan isi informasi Jenis Tagihan:  tugas

Penelitian ini memiliki tiga tujuan. 1) Jenis tindak tutur ilokusi pada tajuk rencana dalam surat kabar Solopos edisi Januari 2017. 2) Fungsi tindak tutur ilokusi pada

Contoh teks iklan di surat kabar Cerpen Melaporkan secara lisan berbagai peristiwa dengan menggunakan kalimat yang jelas Membedakan antara fakta dan opini dalam teks iklan di

Huruf Kapital dipakai sebagai huruf pertama setiap kata (termasuk unsur kata ulang sempurna) di dalam judul buku, karangan, artikel, dan masalah serta nama majalah dan surat

eksposisi dan argumentasi. Dapat membuat karangan/pidato eksposisi. Dapat membuat karangan/pidato argumentasi 7. Dapat menyusun kerangka tajuk rencana 8. Dapat menganalisis

Modul Ajar Bahasa Indonesia dirancang untuk peserta didik kelas XII yang berfokus pada evaluasi gagasan dan pandangan dari teks nonfiksi dan