• Tidak ada hasil yang ditemukan

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Nama Satuan Pendidikan : SDN BLABAN IV

Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti

Tema : Aku Anak Salih

Materi Pokok : Memahami makna perilaku jujur dalam kehidupan sehari hari Kelas / Semester : IV / I

Alokasi Waktu : 10 Menit 1. Tujuan Pembelajaran

a. Melalui pembiasaan di rumah dan di sekolah, peserta didik dapat menunjukan keyakinan bahwa perilaku jujur sebagai cerminan dari iman dengan penuh religius

b. Melalui kegiatan observasi, peserta didik dapat menunjukkan perilaku jujur dalam kehidupan sehari-hari dengan penuh religius

c. Melalui kegiatan membaca, tanya jawab, dan diskusi, peserta didik dapat menjelaskan makna perilaku jujur sebagai cerminan dari iman dengan mandiri dan rasa ingin tahu

d. Melalui kegiatan membaca, tanya jawab, dan diskusi, peserta didik dapat mengidentifikasi cara menumbuhkan perilaku jujur dengan kreatif

e. Melalui kegiatan membaca dan demonstrasi, peserta didik dapat mempraktikkan perilaku jujur dalam kehidupan sehari-hari dengan komunikatif dan tanggung jawab

2. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Model : Discovery Learning Pendekatan : Saintifik

Metode : PAIKEM (pembelajaran aktif, inovatif, kreatif, efektif, dan menyenangkan) diskusi, tanya jawab, dan demonstrasi.

Media : Komik Strip

Kegiatan Pembelajaran Alokasi

Waktu Kegiatan

Pendahuluan

 Orientasi:

Memberi salam, menanyakan kabar dan mengecek kehadiran peserta didik, dilanjutkan dengan doa sebelum belajar.

 Motivasi:

Memberikan motivasi kepada peserta didik untuk aktif dalam pembelajaran.

 Apersepsi:

Memberikan apersepsi dengan mengecek penguasaan kompetensi sebelumnya dengan materi yang akan dipelajari.

Apakah yang siswa ketahui tentang jujur? Kepada siapa kita harus bersikap jujur? Kapan dan dimana kita harus jujur? Bagaimana perilaku jujur itu dipraktikkan?

 Menyampaikan Tujuan Pembelajaran:

Menyampaikan tujuan yang akan dicapai, dan penilaian selama pembelajaran.

 Menyampaikan cakupan Materi:

Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu, pembagian kelompok belajar, menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran.

3 Menit

Kegiatan Inti (Discovery Learning)

 Tahap 1

Stimullasi/ pemberian rangsangan

 Guru membagikan gambar komik dan mengarahkan peserta didik untuk menemukan hal- hal terkait materi dari gambar komik yang ditampilkan.

 Setelah mengamati gambar komik, peserta didik diminta mendiskusikan di dalam kelompok untuk

5 menit

(2)

menulis hal-hal yang ingin mereka ketahui terkait materi.

 Tahap 2

Problem statemen /identifikasi masalah

Berdasarkan sejumlah hal-hal yang ingin diketahui dari permasalahan yang teridentifikasi, peserta didik menentukan satu permasalahan yang penting sesuai dengan tujuan pembelajaran.

Perwakilan kelompok untuk menulis rumusan pertanyaan dari masalah-masalah yang ditemui dari hasil pengamatan gambar komik

Jika hal-hal yang ingin diketahui belum semuanya mencakup tujuan pembelajaran, maka guru dapat menambahkan hal-hal yang terkait dengan tujuan pembelajaran ke dalam rumusan pertanyaan.

 Tahap 3

Data Collection/pengumpulan data

Peserta didik mengumpulkan informasi/data untuk menjawab pertanyaan yang telah dirumuskan sesuai dengan tujuan pembelajaran dari cerita gambar komik.

 Tahap 4

Data processing /pengolahan Data

Melalui diskusi kelompok peserta didik mengolah informasi yang telah dikumpulkan dari hasil membaca, menelaah, dan identifikasi media komik.

 Tahap 5

Verification /pembuktian

Guru membimbing peserta didik untuk melakukan pemeriksaan secara cermat untuk pembuktian benar atau tidaknya hipotesis yang ditetapkan dengan mengamati contoh-contoh dalam kehidupan sehari- hari.

 Tahap 6

Generalization /Menarik Kesimpulan

 Dari hasil informasi yang diperoleh dari membaca, menelaah dan identifikasi, serta diskusi kelompok yang dilakukan terkait cerita komik yang dibuktikan kebenarannya dengan mengamati contoh-contoh yang terdapat dalam kehidupan sehari-hari, guru membimbing peserta didik untuk merumuskan satu kesimpulan.

 Peserta didik di dalam kelompok diminta mempresentaskan hasil simpulan dari jawaban atas pertanyaan yang telah dirumuskan.

 Kelompok lain diminta memberi tanggapan atas hasil simpulan kelompok yang presentasi.

 Peserta didik bersama guru mengambil simpulan atas jawaban dari pertanyaan.

 Peserta didik membuat laporan hasil pengamatan secara tertulis, menjawab pertanyaan yang terdapat pada lembar kerja peserta didik (LKPD) yang telah disediakan, bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru melemparkan beberapa pertanyaan kepada peserta didik, menyelesaikan tes evaluasi pada lembar kerja yang telah disediakan secara individu guna mengecek penguasaan peserta didik terhadap materi pelajaran.

Kegiatan Penutup

 Peserta didik bersama guru melakukan refleksi atas pembelajaran yang telah berlangsung ;

 Apa saja yang telah dipahami peserta didik?

2 menit

(3)

 Apa yang belum dipahami peserta didik?

 Bagaimana perasaan selama pembelajaran?

 Peserta didik bersama guru membuat kesimpulan mengenai materi yang sudah dipelajari.

 Tindak lanjut rencana remidi dan pengayaan.

 Peserta didik menyimak penjelasan guru tentang aktivitas pembelajaran pada pertemuan selanjutnya.

 Kegiatan pembelajaran ditutup dengan doa bersama dan salam.

3. Menyimpulkan dan Penilaian Pembelajaran 1. Kesimpulan Pembelajaran

Menciptakan pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif, dan menyenangkan sambil mencontoh dan mempraktikkan perilaku jujur dalam kehidupan sehari-hari.

2. Penilaian Pembelajaran

Sikap : Observasi selama kegiatan pembelajaran Pengetahuan : Tes tulis

Keterampilan : Membuat karya cerita tentang kejujuran

Pamekasan, Juni 2022

Mengetahui, Guru Mata Pelajaran

Kepala SDN Blaban IV

HATIMAH,S.Pd.SD HERMANTO

NIP. 196901181991102001 NIP. 198604132019021003

(4)

LAMPIRAN 1

RINGKASAN MATERI PEMBELAJARAN

Kejujuran merupakan karakter penting yang dapat menentukan ke mana arah sebuah bangsa dan negara melaju. Kejujuran tidak hanya berpengaruh kepada kesehatan dan mental individu, namun juga perekonomian nasional.

Banyak kasus yang terjadi seperti korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), penggelapan dana, suap, dan lain sebagainya yang merupakan contoh bentuk ketidakjujuran seseorang. Oleh karena itu, penanaman sikap jujur sangat diperlukan mulai dini, tidak hanya untuk generasi muda, namun untuk para pejabat dan petinggi negara pun seharusnya lebih diberi edukasi dan penanaman sikap jujur.

QS. An Nahl ayat 105

Sesungguhnya yang mengada-adakan kebohongan, hanyalah orang yang tidak beriman kepada ayat-ayat Allah, dan mereka itulah pembohong.

QS. Al Ankabut ayat 3

Dan sungguh, Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka Allah pasti mengetahui orang-orang yang benar dan pasti mengetahui orang-orang yang dusta.

Jujur menjadi salah satu sifat yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Sifat jujur disebut sudah tertanam dalam diri seseorang. Namun, alangkah lebih baik jika dilatih sejak masih kanak-kanak agar terbiasa saat beranjak dewasa.

Jujur merupakan salah satu sikap yang disukai Allah SWT. Jujur artinya lurus hati, tidak berbohong, atau berkata apa adanya. Jujur merupakan sebuah sifat yang membutuhkan kesesuaian sikap antara perkataan yang diucapkan dan perbuatan yang dilakukan oleh seseorang. Artinya, seseorang dapat dikatakan jujur jika ia mengucapkan sesuatu yang sesuai dengan sebenarnya, disertai tindakan yang seharusnya. Jujur juga berarti tidak curang, misalnya dalam permainan, atau menuruti aturan yang berlaku. Nabi Muhammad SAW telah mencontohkan sikap jujur kepada manusia. Pada usia 12 tahun beliau mulai berdagang ke Syam bersama pamannya. Barang dagangan yang dititipkan kepada beliau dijaga dengan baik. Sehingga beliau diberi gelar Al-Amin artinya orang yang dapat yang dipercaya.

Seseorang yang menanamkan sifat jujur akan mendapatkan manfaat baik dalam hidupnya. Antara lain perasaan tenang, terbiasa bertanggungjawab, dijauhkan dari perilaku melanggar norma, dan dapat dipercaya orang lain.

Sifat jujur dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari ranah keluarga, sekolah, sampai lingkungan masyarakat luas. Contoh dalam keluarga adalah memberitahukan hasil ujian sekolah kepada orangtua dengan sebenarnya meski mendapat nilai buruk, mengembalikan uang belanja yang diberikan oleh orangtua, dan berterus terang saat melakukan kesalahan. Di lingkungan sekolah, sifat jujur juga dapat ditemukan saat mengerjakan tugas atau ujian tanpa mencontek, mengembalikan buku perpustakaan tepat waktu, dan berkata jujur terhadap teman maupun guru.

Sementara dalam lingkungan bermasyarakat, contoh sifat jujur bisa dalam bentuk mematuhi rambu lalu lintas di jalan, tidak menyuap petugas kepolisian saat sedang ditilang karena kelalaian diri sendiri, memberikan informasi yang sebenarnya saat ada yang bertanya alamat di jalan.

(5)

LAMPIRAN 2

PENILAIAN (ASSESSMENT)

Penilaian proses dan hasil pembelajaran

Penilaian terhadap proses dan hasil pembelajaran dilakukan oleh guru untuk mengukur tingkat pencapaian kompetensi peserta didik. Hasil penilaian digunakan sebagai bahan penyusunan laporan kemajuan hasil belajar dan memperbaiki proses pembelajaran.

Aspek Teknik Penilaian Bentuk Penilaian

Sikap Observasi selama kegiatan belajar.

Catatan dalan Jurnal Guru Pengetahuan Tugas Individu

Tes Tertulis

Penilaian Tugas Individu Dalam LKPD Kunci dan Skor Penilaian

Keterampilan Unjuk Kerja/ Praktik Penilaian Presentasi 1. Teknik Penilaian :

a Sikap : Jurnal

b Pengetahuan : Tugas Individu dan Tes Tertulis c Keterampilan : Praktik;

2. Bentuk Penilaian :

a. Sikap : Spiritual dan sosial Lembar Observasi Sikap Spiritual

Petunjuk:

Lembar ini diisi guru untuk menilai sikap spiritual peserta didik, berilah tanda cek (V) pada kolom skor sesuai sikap spiritual yang disampaikan oleh peserta didik dengan kriteria sebagai berikut:

4 : Selalu, apabila selalu melakukan sesuai pernyataan

3 : Sering, apabila sering melakukan sesuai pernyataan dan kadang–

kadang tidak melakukan

2 : Kadang – kadang, apabila kadang – kadang melakukan dan sering tidak melakukan

1 : Tidak Pernah, apabila tidak pernah melakukan Nama peserta didik : ...

Kelas : IV

Tanggal Pengamatan : Juni 2022

Materi Pokok : Makna Perilaku Jujur

NO Aspek Pengamatan Skor

1 2 3 4

1. Berdoa di awal pembelajaran 2. Berdoa di akhir pembelajaran

3. Memberi salam baik terhadap Guru maupun teman 4. Memberi salam ketika berpendapat

5. Mengekspresikan kegiatan tanpa berkeluh kesah Jumlah Skor

Skor Akhir = Jumlah Skor Skor Tertinggi X 4 Lembar Pengamatan Sikap Sosial

Kelas : IV

Tanggal Pengamatan : Juni 2022

Materi Pokok : Iman Kepada Rasul Allah

No

Nama Peserta

Didik

Sikap

Jumlah skor

Rata- rata skor Jujur Amanah Tanggung Ket

Jawab Terampil 1

2

(6)

Skor Akhir = Jumlah Skor Skor Tertinggi X 4 Keterangan Pengisian Skor 4 : Sangat Tinggi ( Selalu) 3 : Tinggi ( Sering)

2 : Cukup Tinggi ( Kadang – kadang)

1 : Kurang ( Jarang sekali bahkan tidak pernah)

b. Pengetahuan : Soal Pilihan Ganda dan uraian Pilihan Ganda

Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan memilih a, b, c, atau d pada pilihan jawaban yang benar!

1)

1. Kesesuaian antara informasi dan kenyataan 2. Kesesuaian antara ucapan dan perbuatan 3. Kesesuaian antara pendengaran dan penglihatan 4. Ketegasan dan kemantapan hati

Pengertian dari jujur adalah ....

a. 1 dan 3 b. 1, 2, dan 3 c. 3 dan 4 d. 1, 2, dan 4

2) Perilaku seharusnya dilakukan adalah ...

a. Dikembalikan kepada pemiliknya b. Disembunyikan dalam saku celana

c. Digunakan untuk membeli peralatan sekolah

d. Dibawa ke kantin sekolah untuk membeli jajan bersama teman-teman kelas

3) Perilaku jujur dapat mendatangkan manfaat untuk diri sendiri dan orang lain.

Kejujuran peserta didik pada saat mengerjakan ulangan akan sangat membantu guru karena …

a. Guru membutuhkan analisis hasil pembelajaran yang valid dan objektif.

b. Guru akan menghukum peserta didik yang curang.

c. Nilai ulangan harian peserta didik akan dilaporkan kepada kepala sekolah.

d. Nilai ulangan harian peserta didik dijadikan acuan bagi kebijakan pemerintah pusat

(7)

4) 1.Orang jujur akan mendapatkan banyak teman.

2. Orang jujur akan susah hidupnya.

3.Orang jujur akan mendapatkan kebahagiaan di akhirat.

4. Orang munafik akan disukai teman di akhirat.

5. Orang jujur selalu mendapatkan berkah di mana saja.

Hikmah dari perilaku jujur adalah ....

a. 1 dan 2 b. 2 dan 3 c. 3 dan 4 d. 2 dan 4

5) Perilaku jujur adalah sikap yang wajib dimiliki semua orang. Sikap ini patut diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di rumah, sekolah, hingga masyarakat. Perilaku jujur juga harus diasah terus-menerus agar mengakar dalam diri seseorang. Perilaku jujur di lingkungan sekolah adalah...

a. Amir bertutur kata yang benar kepada bapak-ibu guru

b. Budi mengembalikan barang milik teman karena diberi imbalan c. Wanda melaksanakan piket kelas sesuai dengan jadwal

d. Sinta disipilin dalam mentaati tata tertib sekolah Soal Uraian

Jawab pertanyaan berikut!

Gambar (1) Gambar (2)

1. Sebutkan perbedaan sikap antara gambar 1 dan gambar 2!

2. Perilaku dari gambar yang mana yang perlu kita jadikan contoh dalam kehidupan?

Berikan komentarmu!

Kunci Jawaban:

Jawaban Pilihan Ganda 1. d. 1, 2, dan 4

2. a. Dikembalikan kepada pemiliknya

3. a. Guru membutuhkan analisis hasil pembelajaran yang valid dan objektif.

4. d. 2 dan 4

5. b. Budi mengembalikan barang milik teman karena diberi imbalan.

(8)

c. Keterampilan : Keterampilan

Kelas : IV

Tanggal Pengamatan : Juni 2022

Materi Pokok : Makna Perilaku Jujur

No

Nama Peserta

Didik

Contoh Perilaku Yang ditampilkan

Jumlah skor

Rata- rata skor Jujur Amanah Tanggung Ket

Jawab Terampil 1

2

4 : Selalu, apabila selalu melakukan sesuai pernyataan

3 : Sering, apabila sering melakukan sesuai pernyataan dan kadang–

kadang tidak melakukan

2 : Kadang – kadang, apabila kadang – kadang melakukan dan sering tidak melakukan

1 : Tidak Pernah, apabila tidak pernah melakukan Skor Akhir = Jumlah Skor

Skor Tertinggi X 4 3. Remedial

a Pembelajaran remedial dilakukan bagi peserta didik yang capaian KD-nya belum tuntas b Tahapan pembelajaran remedial dilaksanakan melalui remedial klasikal, atau tutor sebaya,

atau tugas dengan diakhiri dengan tes Format Remedial

No Kompetensi

Dasar Indikator Jenis

Tugas

Tindak

Lanjut Tempat Alokasi Waktu 1

2 3 dst 4. Pengayaan

Bagi siswa yang sudah mencapai nilai ketuntasan diberikan pembelajaran pengayaan dengan ketentuan sebagai berikut:

a Siswa yang mencapai nilai KKM ≤ x ≤ Nilai Maksimum diberikan materi masih dalam cakupan KD dengan pendalaman sebagai pengetahuan tambahan

b Siswa yang mencapai nilai x > Nilai maksimum diberikan materi melebihi cakupan KD dengan pendalaman sebagai pengetahuan tambahan

(9)

LAMPIRAN 3

MEDIA KOMIK UNTUK MATERI PEMBELAJARAN

MEMAHAMI MAKNA PERILAKU JUJUR DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI

(10)

(11)

(12)

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Satuan Pendidikan : SDN Blaban IV

Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas/Semester : IV/I

Tema : Aku Anak Salih

Materi Pokok : Memahami makna perilaku jujur dalam kehidupan sehari hari

Tujuan Pembelajaran :

a. Melalui pembiasaan di rumah dan di sekolah, peserta didik dapat menunjukan keyakinan bahwa perilaku jujur sebagai cerminan dari iman dengan penuh religius

b. Melalui kegiatan observasi, peserta didik dapat menunjukkan perilaku jujur dalam kehidupan sehari- hari dengan penuh religius

c. Melalui kegiatan membaca, tanya jawab, dan diskusi, peserta didik dapat menjelaskan makna perilaku jujur sebagai cerminan dari iman dengan mandiri dan rasa ingin tahu

d. Melalui kegiatan membaca, tanya jawab, dan diskusi, peserta didik dapat mengidentifikasi cara menumbuhkan perilaku jujur dengan kreatif

e. Melalui kegiatan membaca dan demonstrasi, peserta didik dapat mempraktikkan perilaku jujur dalam kehidupan sehari-hari dengan komunikatif dan tanggung jawab

Ringkasan Materi Perilaku Jujur

Jujur merupakan salah satu sikap yang disukai Allah SWT. Jujur artinya lurus hati, tidak berbohong, atau berkata apa adanya. Jujur merupakan sebuah sifat yang membutuhkan kesesuaian sikap antara perkataan yang diucapkan dan perbuatan yang dilakukan oleh seseorang. Artinya, seseorang dapat dikatakan jujur jika ia mengucapkan sesuatu yang sesuai dengan sebenarnya, disertai tindakan yang seharusnya. Jujur juga berarti tidak curang, misalnya dalam permainan, atau menuruti aturan yang berlaku. Nabi Muhammad SAW telah mencontohkan sikap jujur kepada manusia. Pada usia 12 tahun beliau mulai berdagang ke Syam bersama pamannya. Barang dagangan yang dititipkan kepada beliau dijaga dengan baik. Sehingga beliau diberi gelar Al-Amin artinya orang yang dapat yang dipercaya.

Kegiatan Peserta Didik :

Nama : ...

1

Menjelaskan makna jujur Jelaskan makna perilaku jujur!

Jujur adalah ...

...

...

...

2

Mengidentifikasi perilaku jujur

Identifikasilah perilaku jujur yang terdapat dalam cerita komik!

Bentuk perilaku jujur yang terdapat dalam cerita komik adalah ...

...

...

(13)

3

Mengidentifikasi tokoh dan perilakunya

Identifikasilah nama tokoh dan perilakunya yang terdapat dalam cerita komik!

No Nama Tokoh Perilaku

1 ... ...

2 ... ...

4

Membuat cerita kejujuran

Buatlah cerita kejujuran dalam bentuk narasi atau cerita bergambar yang kalian temui atau kalian alami dalam kehidupan sehari-hari.

...

...

...

...

Pamekasan, ... 2022

Referensi

Dokumen terkait

Hasil pengujian 2 pada penelitian ini tidak mendukung hipotesis yang telah diajukan, dengan demikian temuan ini beranggapan bahwa tidak ada perbedaan yang

participants in the chain can access the data in real time and can validate which increases trust between parties, our blockchain & IoT based food supply chain system

Sesar dapat dikatakan sebagai suatu rekahan pada suatu batuan yang mengalami pergeseran akibat adanya suatu gaya yang terjadi sehingga menyebabkan perubahan bentuk serta

Public Mutual Berhad tidak akan bertanggungjawab ke atas kerugian yang ditanggung sekiranya anda memberi wang tunai kepada perunding amanah saham atau kakitangan kami. ANDA

HAFISZ TOHIR DAERAH PEMILIHAN SUMATERA SELATAN I.. Oleh karena itu Anggota DPR RI berkewajiban untuk selalu mengunjungi ke daerah pemilihan telah ditetapkan sesuai dengan

Studi kepustakaan mengenai perubahan konsepsi, strategi konflik kognitif, dan miskonsepsi siswa, dan analisa materi pedagogis pada pembelajaran ikatan ionik secara

(2) Terdapat faktor-faktor input yang memepengaruhi output anatara usahatani jambu biji yang baru menghasilkan dan yang sudah lama menghasilkan diantaranya faktor biaya, tenaga

Menurut Gagne, Wager, Goal, & Keller [6] menyatakan bahwa terdapat enam asusmsi dasar dalam desain instruksional. Keenam asumsi dasar tersebut dapat dijelaskan