• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III PRIORITAS BELANJA DAERAH

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BAB III PRIORITAS BELANJA DAERAH"

Copied!
24
0
0

Teks penuh

(1)

BAB III

PRIORITAS BELANJA DAERAH

Prioritas pembangunan daerah berisi program-program unggulan yang paling tinggi relasinya terhadap pencapaian sasaran pembangunan daerah.

Selain itu, prioritas pembangunan Kota Surakarta tahun 2017 disusun dengan mempertimbangkan berbagai kebijakan pembangunan baik di tingkat kota, provinsi maupun nasional, yaitu:

1. Prioritas pembangunan nasional yang tercantum dalam RKP tahun 2017 dan RPJMN tahun 2015-2019;

2. Prioritas Provinsi Jawa Tengah yang tercantum dalam RKPD Provinsi Jawa Tengah tahun 2016 dan RPJMD Provinsi Jawa Tengah tahun 2013- 2018;

3. Tema dan arah kebijakan pembangunan daerah tahun 2017 dalam RPJMD Kota Surakarta Tahun 2016-2021;

4. Pokok-pokok pikiran DPRD Kota Surakarta pada penyusunan RKPD 2017;

5. Hasil evaluasi kinerja pembangunan seperti evaluasi hasil RKPD Kota Surakarta tahun 2016, dan hasil evaluasi MDG,s Tahun 2015;

6. Penyusunan prioritas program/kegiatan PD disusun dengan menggunakan beberapa kriteria, antara lain:

a. Kegiatan Unggulan dan Prioritas yang telah disepakati dalam Musrenbangkot tahun 2016;

b. Program/Kegiatan yang mendukung strategi dan arah kebijakan 4 (empat) dimensi pembangunan:

1) Pembangunan Manusia dan Masyarakat;

2) Pembangunan Sektor Unggulan;

3) Pemerataan dan Kewilayahan;

4) Pembangunan Politik, Hukum dan Hankam;

c. Program/Kegiatan yang mengarah pada pelaksanaan prioritas pembangunan nasional, provinsi Jawa Tengah dan daerah.

d. Program/Kegiatan yang sesuai dengan pokok-pokok pikiran DPRD.

Tema Pembangunan Kota Surakarta Tahun 2017 yaitu:

“Meningkatkan Jejaring Perdagangan, Pariwisata, dan Budaya untuk Memperkuat Produktivitas Kota”. Fokus tahun ini pada jejaring pemasaran produk berbasis perdagangan, pariwisata dan budaya dalam semakin meningkatkan produktivitas masyarakat. Jadi kebijakan pemilihan program dan kegiatan diarahkan pada perwujudan: (i) pencukupan akses dan kualitas layanan dasar pendidikan, kesehatan, pemukiman layak huni;

(ii) peningkatan pelayanan publik dan ruang publik untuk demokratisasi; (iii) penguatan ekonomi kreatif berbasis usaha rakyat; (iv) infrastruktur dasar dan penunjang berwawasan lingkungan dan kependudukan.

Oleh karena itu, arah kebijakan yang mendasari rencana kerja

pembangunan kota Surakarta dan diterjemahkan oleh Perangkat Daerah

sesuai kewenangan urusannya adalah:

(2)

1. Pembiasaan Pola Perilaku Hidup Bersih dan Sehat;

2. Peningkatan aksesibilitas dan kualitas layanan kesehatan;

3. Peningkatan tata kelola lingkungan sehat;

4. Peningkatan akses, kualitas dan relevansi pendidikan;

5. Membudayakan ilmu pengetahuan, tehnologi dan seni berkarakter unggul Pelembagaan budaya kreatif dan inovatif masyarakat;

6. Pengembangan kreatifitas pemuda;

7. Percepatan pengentasan masyarakat miskin dan pengangguran;

8. Peningkatan kesempatan kerja dan peluang kerja Optimalisasi potensi daerah untuk peningkatan kapasitas PAD;

9. Peningkatan perekonomian kota yang maju, kuat dan mandiri;

10. Pengembangan e-government;

11. Manajemen pembangunan berwawasan kependudukan;

12. Pengendalian daya dukung dan daya tampung lingkungan;

13. Peningkatan kuantitas dan kualitas infrastruktur memenuhi Universal Access;

14. Peningkatan infrastruktur perhubungan;

15. Peningkatan tata kelola lingkungan hidup;

16. Pengendalian kawasan rawan bencana;

17. Perencanaan dan pengendalian tata kota berkarakter Eco Cultural City berbasis partisipasi publik;

18. Peningkatan infrastruktur pendukung perekonomian;

19. Peningkatan infrastruktur sosial budaya.

Arah kebijakan Kota Surakarta tahun 2017 merupakan upaya untuk mencapai target tujuan pembangunan daerah Kota Surakarta tahun 2017 yaitu:

1. Angka Harapan Hidup (tahun): 77,11

2. Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH): 41,04 3. Rata-rata lama sekolah (tahun):10,51

4. Harapan Lama Sekolah (tahun): 14,53

5. Tingkat aktualisasi pelestarian seni dan budaya (%):100 6. Tingkat prestasi pemuda dan olah raga (%): 57,81

7. Indeks Pembangunan Gender (IPG): 97,37 8. Tingkat Kemiskinan (%): 8,99

9. Indeks Gini: 0,321

10. TPT (Tingkat Penggangguran Terbuka) (%): 5,76 11. Pendapatan per kapita (rupiah): 60.922.565,68 12. Pengeluaran per kapita (rupiah): 14.806.000 13. Pertumbuhan ekonomi/ PDRB (%): 5 + 1 14. Tingkat inflasi (%): 4 + 1

15. Rata rata nilai survey kepuasan masyarakat: 72

16. Persentase capaian kinerja sasaran pembangunan (%):

- RPJMD : 80 - RKPD : 67,5

17. Persentase penyelesaian pelanggaran K3 (ketertiban, ketenteraman, keindahan) (%): 84,67

18. Persentase luasan Kawasan Kumuh (%): 4,93

(3)

19. Infrastuktur Kota dalam kondisi baik (%): 79.77 20. Persentase Sarana dan Prasarana (%):

- kegiatan sosial dan budaya yang representatif: 76,89 - kegiatan ekonomi yang representatif: 40,09

Berdasarkan arah kebijakan pembangunan Kota Surakarta Tahun 2017

dalam RPJMD Kota Surakarta Tahun 2016-2021, Prioritas dan Fokus

Pembangunan Kota Surakarta Tahun 2017, serta keterkaitannya dengan

prioritas pembangunan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2017 dan Prioritas

pembangunan nasional Tahun 2017 dapat dilihat pada tabel berikut:

(4)

Tabel 3.1

Keterkaitan Prioritas Pembangunan Kota Surakarta Tahun 2017 dengan Prioritas Provinsi Jawa Tengah Tahun 2017 dan Prioritas Nasional Tahun 2017 NO Isu Strategis

Kota

Prioritas Daerah

2017 Fokus Pembangunan daerah 2017 Prioritas RKPD Jawa Tengah 2017

Prioritas Nasional (NAWACITA) 1 Perwujudan Tata

Kelola

Pemerintahan (Governance):

Bersih, Transparan, Kolaboratif,

Demokratis dan Akuntabel.

Kemudahan pelayanan publik yang transparan, responsif, tidak diskriminasi dan demokratis, dan dan penciptaan kondusivitas wilayah.

a. Pengembangan Sistem Informasi E- Government yang terintegrasi dan optimalisasi pemanfaatannya dalam pelayanan publik

b. Penguatan kapasitas masyarakat dalam proses pembangunan daerah berbasis masyarakat

c. Standar pendataan antar-PD dengan BPS d. Penguatan kelembagaan dan peningkatan

layanan bidang perlindungan khusus (intervensi terhadap permasalahan korban kekerasan, penelantaran, eksploitasi, disabilitas, ABH, kesehatan jiwa)

Prioritas 6.

Pemantapan implementasi reformasi birokrasi menuju

penyelenggaraan tata kelola

pemerintahan yang bersih dan baik.

Prioritas 2: mengembangkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif,

demokratis, dan terpercaya.

Prioritas 4: Memperkuat kehadiran negara dalam melakukan reformasi sistem dan penegakan hukum yang bebas korupsi, bermartabat, dan terpercaya.

Prioritas 1: menghadirkan kembali negara untuk melindungi segenap bangsa dan memberikan rasa aman kepada seluruh warga negara.

Prioritas 9. memperteguh kebhinekaan dan

memperkuat restorasi sosial Indonesia

(5)

NO Isu Strategis Kota

Prioritas Daerah

2017 Fokus Pembangunan daerah 2017 Prioritas RKPD Jawa Tengah 2017

Prioritas Nasional (NAWACITA) 2  Perwujudan

kesejahteraan masyarakat:

mapan, aman, nyaman

 Peningkatan daya saing daerah: meraih keunggulan.

Pemberdayaan masyarakat dan umkm melalui pengembangan ekonomi kreatif serta

standarisasi kualitas dan kompetensi sumber daya manusia

a. Penguatan pengembangan ekonomi lokal berbasis masyarakat yang meliputi pengembangan infrastruktur ekonomi kerakyatan mencakup peningkatan SDM yang berdaya saing, sinergitas UMKM dan industri seta penciptaan iklim investasi yang kompetitif.

b. Pengembangan kompetensi ekonomi lokal yang meliputi penguatan kebijakan yang berpusat pada klaster dan penguatan lingkungan ekonomi

c. Sinergitas stakeholder terkait sebagai dasar pelaksanaan pengembangan Kota Kreatif d. Mewujudkan perencanaan Kota Kreatif

yang terpadu sehingga dapat tercapainya efisiensi penggunaan sumberdaya lokal e. Kota Surakarta memiliki data Ekonomi

Kreatif sehingga dapat menunjang penelitian terkait dalam rangka pengembangan Ekonomi Kreatif f. Penguatan database potensi ekonomi

kreatif yang berkelanjutan

g. Pengembangan usaha ekonomi kreatif berbasis seni budaya Solo terutama sektor:

Desain, Fesyen (fashion), Kerajinan (craft), Seni Pertunjukan (showbiz), Barang Seni, dan Kuliner

h. Pengembangan ekonomi digital dan

Prioritas 4.

Penguatan potensi ekonomi kerakyatan berbasis komoditas lokal, industri kreatif dan sentra/klaster untuk pengurangan pengangguran;

Prioritas 1.

Peningkatan

ketahanan pangan dan energi melalui pembangunan pertanian dalam arti luas serta

pengembangan dan pemanfaatan energi secara

berkelanjutan;

Prioritas 7: Mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestik.

Prioritas 6: Meningkatkan produktivitas rakyat dan daya saing di pasar Internasional

(6)

NO Isu Strategis Kota

Prioritas Daerah

2017 Fokus Pembangunan daerah 2017 Prioritas RKPD Jawa Tengah 2017

Prioritas Nasional (NAWACITA) pemanfaatan teknologi dalam manajemen

dan pemasaran produk industri 3  Perwujudan

kesejahteraan masyarakat:

mapan, aman, nyaman

Pengembangan layanan

pendidikan dan kesehatan yang merata dan tanpa

diskriminasi

a. Upaya terpadu dalam rangka penurunan AKI, AKB, Angka Kesakitan TB/DB/HIV AIDS dan Penyakit Tidak Menular (PTM) melalui pendekatan partisipasi masyarakat dan kerjasama stakeholders

b. Peningkatan Kesehatan anak sekolah dan remaja

c. Peningkatan kesehatan usia produktif dan lansia

d. Peningkatan status gizi masyarakat e. Peningkatan kualitas lingkungan f. Peningkatan akses, mutu dan standar

fasilitas pelayanan kesehatan dasar dan pelayanan kesehatan rujukan

g. Peningkatan ketersediaan dan mutu SDM Kesehatan

h. Peningkatan Ketersediaan dan Mutu Farmasi, alat Kesehatan dan Makanan i. Peningkatan Pelayanan Puskesmas dengan

pola tata kelola BLUD

j. Peningkatan kesadaran ibu tentang pemberian ASI Eksklusif

k. Peningkatan Kesadaran Masyarakat terhadap Pola Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)

l. Peningkatan cakupan layanan KB di

Prioritas 3.

Peningkatan kualitas dan

kompetensi sumber daya manusia diberbagai

bidang dan layanan sosial dasar

masyarakat secara berkelanjutan;

Prioritas 5: Meningkatkan kualitas hidup manusia dan masyarakat Indonesia Prioritas 8: melakukan revolusi karakter bangsa.

(7)

NO Isu Strategis Kota

Prioritas Daerah

2017 Fokus Pembangunan daerah 2017 Prioritas RKPD Jawa Tengah 2017

Prioritas Nasional (NAWACITA) Puskesmas dan Rumah Sakit

m. Peningkatan cakupan layanan PAUD n. Penurunan angka putus sekolah pada

jenjang dikdas melalui pendampingan terintegrasi yang dilakukan oleh sekolah, pengawas sekolah, pekerja sosial dan orang tua

o. Penguatan karakter budaya lokal melalui pendidikan sejak usia dini

p. Penguatan pendidikan kesehatan

reproduksi sejak memasuki usia remaja 4  Pengurangan

Kesenjangan wilayah:

Koneksitas &

pemerataan yang

berkeadilan

Penyediaan sarana

prasarana publik yang menyeluruh melalui

penyediaan perumahan, permukiman serta ruang publik yang mendorong

pertumbuhan jasa berbasis wisata dan budaya

masyarakat

a. Perumahan dan Permukiman

 Penataan Kawasan Permukiman Kumuh Perkotaan

 Pembangunan Rusunawa

 Penataan Bantaran Kalipepe.

b. Sanitasi Kota

 Peningkatan Akses Air Limbah Domestik/Perumahan

 Peningkatan TPA Putri Cempo/ Pemb TPA Regional

 Pematusan daerah genangan c. Air Minum

 Peningkatan Akses Air Minum d. Pembangunan kepemudaan e. Penanggulangan Kemiskinan

f. Kerjasama pembangunan antardaerah g. Pengembangan wisata dengan fokus pada

2. Percepatan penanggulangan kemiskinan secara terpadu melalui upaya

pengurangan beban pengeluaran

masyarakat miskin, peningkatan

pendapatan

masyarakat miskin, dan pemberdayaan ekonomi mikro dan kecil untuk masyarakat miskin;

Prioritas 4: Optimalisasi pembangunan infrastruktur dan pengembangan teknologi guna meningkatkan daya saing daerah.

Prioritas 5: Meningkatkan kualitas hidup manusia dan masyarakat Indonesia

Prioritas 7: Mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestik.

(8)

NO Isu Strategis Kota

Prioritas Daerah

2017 Fokus Pembangunan daerah 2017 Prioritas RKPD Jawa Tengah 2017

Prioritas Nasional (NAWACITA) MICE (Meeting, Incentive, Convention, dan

Exhibition) 5  Pengurangan

Kesenjangan wilayah:

Koneksitas &

pemerataan yang

berkeadilan

 Perwujudan lingkungan hidup: sehat, selamat,

bermartabat

Pemerataan pembangunan infrastruktur yang seimbang dan selaras dengan

lingkungan

a. Penataan Kawasan Strategis Kota

 Penataan Kawasan Sriwedari

 Penataan Koridor Strategis

 Pengembangan Kawasan STP

b. Pengembangan Kawasan Ekonomi Kreatif c. Perhubungan dan Transportasi

 Koridor BST

 Jalan Lingkar Timur-Selatan

 Penyediaan jalur bersepeda

 Penyediaan Zona Selamat Sekolah (ZoSS)

 Pengembangan Angkutan Publik yang menjangkau kawasan terisolir dengan pusat kegiatan (perekonomian)

d. Perbaikan akses jalan dan jembatan yang menghubungkan sentra produksi UMKM dan/atau industri rumahan ke pusat pemasaran.

e. Penataan Pemakaman Umum

f. Pembangunan infrastruktur berbasis masyarakat

Prioritas 5.

Pemantapan pembangunan infrastruktur dengan

memperhatikan keberlanjutan sumberdaya alam dan lingkungan hidup serta

pengurangan risiko bencana;

Prioritas 4: Optimalisasi pembangunan infrastruktur dan pengembangan teknologi guna meningkatkan daya saing daerah.

Prioritas 3. membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah- daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan.

(9)

Berdasarkan prioritas dan fokus pembangunan Kota Surakarta Tahun 2017, maka upaya pencapaiannya dijabarkan secara lebih sistematis melalui Program Prioritas Daerah Tahun 2017 yang bersifat strategis, berdampak luas pada pencapaian sasaran, dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, seperti terlihat pada tabel berikut.

Tabel 3.2

Keterkaitan Prioritas Pembangunan Kota Surakarta dengan Program dan Indikator Kinerja dan target Kinerja Tahun 2017 NO Prioritas Fokus pembangunan

daerah Indikator Kinerja Target Program Urusan PD

1 Kemudahan pelayanan publik yang transparan, responsif, tidak

diskriminasi dan

demokratis, dan dan penciptaan kondusivitas wilayah.

a. Pengembangan Sistem Informasi E- Government yang terintegrasi dan optimalisasi pemanfaatannya dalam pelayanan publik

Persentase PD yang melaksanakan integrasi aplikasi E- governance (%)

34,15 Program Pengembangan Komunikasi, Informasi dan Media Massa

Komunikasi dan

Informatika

Dinas

Komunikasi, Informatika, dan Persandian Persentase

kepemilikan dokumen administrasi

kependudukan (%)

92,83 Program Penataan Administrasi Kependudukan

Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil

Dinas

Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil

Jumlah pengunjung perpustakaan

(orang)

539.024 orang

Program Pengembangan Budaya Baca dan

Pembinaan Perpustakaan

Perpustakaan Dinas Kearsipan dan

Perpustakaan Jumlah Pengunjung

Taman Cerdas (orang)

75.000 orang

Program Penguatan Kelembagaan

Pengarusutamaan Gender dan Anak

Pemberdayaan perempuan dan pelindungan anak

Dinas

Pemberdayaan Perempuan, Pelindungan Anak, dan Pemberdayaan Masyarakat Persentase PD yang

menerapkan pengelolaan arsip

58,95 Program perbaikan sistem administrasi kearsipan

Kearsipan Dinas Kearsipan dan

Perpustakaan

(10)

NO Prioritas Fokus pembangunan

daerah Indikator Kinerja Target Program Urusan PD

secara baku (%)

Opini BPK terhadap laporan keuangan daerah

WTP Program peningkatan dan pengembangan pengelolaan keuangan daerah

Fungsi Penunjang Urusan

Pemerintahan Bidang

Keuangan

Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, dan Aset Daerah Maturitas SPIP

Pemerintah Kota Surakarta

2,75 Program peningkatan sistem pengawasan internal dan

pengendalian

pelaksanaan kebijakan KDH

Fungsi Penunjang Urusan

Pemerintahan Bidang

Pengawasan

Inspektorat

Persentase pelayanan kecamatan yang memenuhi standar ISO 9001:2008 (%)

47,00 Program Penataan Administrasi Kependudukan

Fungsi Penunjang Urusan

Pemerintahan Bidang

Kewilayahan

Kecamatan

Persentase

informasi keluaran aktivitas DPRD yang dipublikasikan berbasis teknologi informasi sesuai SOP yang berlaku

87,02 Program kerjasama informasi dan media massa

Fungsi Lainnya:

Sekretariat DPRD

Sekretariat DPRD

(11)

NO Prioritas Fokus pembangunan

daerah Indikator Kinerja Target Program Urusan PD

(%)

Ketersediaan SOP persandian (%)

25 Program Persandian Fungsi Lainnya:

Sekretariat Daerah

Sekretariat Daerah Nilai LPPD dan

EKPPD

3,2 (ST) Program perencanaan pembangunan daerah

Fungsi Lainnya:

Sekretariat Daerah

Sekretariat Daerah

Hasil Evaluasi LKjIP 65 (BB) Program perencanaan pembangunan daerah

Fungsi Lainnya:

Sekretariat Daerah

Sekretariat Daerah

Persentase penurunan

pelanggaran disiplin aparatur (%)

0,065 Program Pembinaan dan Pengembangan Aparatur

Fungsi Penunjang Urusan

Pemerintahan Bidang

Kepegawaian dan Diklat

Badan

Kepegawaian dan Pendidikan dan Pelatihan Daerah

b. Penguatan kapasitas masyarakat dalam proses

pembangunan daerah berbasis masyarakat

Persentase jumlah Swadaya

Masyarakat terhadap total Program

pemberdayaan masyarakat kelurahan (%)

12,00 Program peningkatan partisipasi masyarakat dalam membangun desa

Pemberdayaan masyarakat dan desa

Dinas

Pemberdayaan Perempuan, Pelindungan Anak, dan Pemberdayaan Masyarakat

(12)

NO Prioritas Fokus pembangunan

daerah Indikator Kinerja Target Program Urusan PD

Persentase kelompok

masyarakat yang mendapatkan peningkatan wawasan

kebangsaan (%)

64,86 Program Pendidikan Politik Masyarakat

Ketenteraman, ketertiban umum, dan pelindungan masyarakat

Kesatuan Bangsa dan Politik

Persentase tempat ibadah yang dibina (%)

62 Program Pengembangan Kemitraan Wawasan Kebangsaan

Fungsi Lainnya:

Sekretariat Daerah

Sekretariat Daerah

Persentase Penyelesaian Pelanggaran Perda (%)

80,00 Program Penataan Peraturan Perundang- undangan

Ketenteraman, ketertiban umum, dan pelindungan masyarakat

Satuan Polisi Pamong Praja

Persentase

Kelurahan Tangguh Bencana (%)

5,88 Program pencegahan dini dan penanggulangan korban bencana alam

Ketenteraman, ketertiban umum, dan pelindungan masyarakat

Badan

Penanggulangan Bencana Daerah

c. Standar pendataan antar-PD dengan BPS

Persentase

ketersediaan data perencanaan sesuai Standar Kebutuhan Layanan Data (%)

20,00 Program pengembangan data/informasi/statistik daerah

Statistik Badan

Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah

(13)

NO Prioritas Fokus pembangunan

daerah Indikator Kinerja Target Program Urusan PD

d. Penguatan

kelembagaan dan peningkatan layanan bidang perlindungan khusus (intervensi terhadap

permasalahan korban kekerasan, penelantaran, eksploitasi, disabilitas, ABH, kesehatan jiwa)

Partisipasi angkatan kerja perempuan (%)

53,71 Program Peningkatan peran serta dan

kesetaraan jender dalam pembangunan

Pemberdayaan dan

Pelindungan anak

Dinas

Pemberdayaan Perempuan, Pelindungan Anak, dan Pemberdayaan Masyarakat Cakupan

perempuan dan anak korban kekerasan yang mendapatkan layanan bantuan hukum (%)

100 Program Peningkatan Kualitas Hidup dan Perlindungan Perempuan

2 Pemberdayaa n masyarakat dan umkm melalui pengembang an ekonomi kreatif serta standarisasi kualitas dan kompetensi sumber daya manusia

a. Penguatan pengembangan ekonomi lokal

berbasis masyarakat yang meliputi

pengembangan infrastruktur

ekonomi kerakyatan mencakup

peningkatan SDM yang berdaya saing, sinergitas UMKM dan industri seta penciptaan iklim investasi yang kompetitif.

Persentase Pertumbuhan Tenaga Kerja KUMKM yang dibina (%)

2,01 Program penciptaan iklim Usaha Kecil

Menengah yang kondusif

Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah

Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah

Persentase Kenaikan

Pendapatan Asli Daerah (PAD) (%)

7,00 Program peningkatan dan Pengembangan pengelolaan keuangan daerah

Fungsi Penunjang Urusan

Pemerintahan Bidang

Keuangan

Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Persentase Rata-

rata Pertumbuhan Investasi (%)

5,91 Program Peningkatan Promosi dan Kerjasama Investasi

Penanaman modal

Dinas Penanaman Modal dan PTSP Produksi Budidaya 40,00 Program pengembangan Kelautan dan Dinas Pertanian,

(14)

NO Prioritas Fokus pembangunan

daerah Indikator Kinerja Target Program Urusan PD

Ikan (ton) budidaya perikanan perikanan Ketahanan

Pangan dan Perikanan Produksi Padi (ton) 1.413 Program peningkatan

produksi

pertanian/perkebunan

Pertanian

Produksi Hasil Peternakan (ton)

4.071 Program peningkatan penerapan teknologi peternakan

b. Pengembangan kompetensi ekonomi lokal yang meliputi penguatan kebijakan yang berpusat pada klaster dan

penguatan

lingkungan ekonomi c. Sinergitas

stakeholder terkait sebagai dasar pelaksanaan

pengembangan Kota Kreatif

d. Mewujudkan perencanaan Kota Kreatif yang terpadu

Persentase

wirausaha baru (%)

12 Program Pengembangan Kewirausahaan dan Keunggulan Kompetitif Usaha Kecil Menengah

Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah

Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah

Persentase klaster industri yang berkembang (%)

71,43 Program Pengembangan Industri Kecil dan Menengah

Perindustrian Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian

Persentase Pasar Rakyat yang memenuhi persyaratan (%)

68,18 Program pembangunan infrastruktur

perdesaaan

Perdagangan Dinas

Perdagangan

Persentase

Penerapan inovasi (%)

17,14 Program Kerjasama Pembangunan

Penelitian dan Pengembangan

Badan

Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah

(15)

NO Prioritas Fokus pembangunan

daerah Indikator Kinerja Target Program Urusan PD

sehingga dapat tercapainya efisiensi penggunaan

sumberdaya lokal e. Kota Surakarta

memiliki data Ekonomi Kreatif sehingga dapat menunjang penelitian terkait dalam rangka pengembangan Ekonomi Kreatif f. Penguatan database

potensi ekonomi kreatif yang berkelanjutan g. Pengembangan

usaha ekonomi kreatif berbasis seni budaya Solo

terutama sektor:

Desain, Fesyen (fashion), Kerajinan (craft), Seni

Pertunjukan (showbiz), Barang Seni, dan Kuliner.

Tingkat

terlindungnya konsumen

77,52 Program Perlindungan Konsumen dan

pengamanan perdagangan

Perdagangan Dinas

Perdagangan

(16)

NO Prioritas Fokus pembangunan

daerah Indikator Kinerja Target Program Urusan PD

h. Pengembangan ekonomi digital dan pemanfaatan

teknologi dalam manajemen dan pemasaran produk industri

3 Pengembang an layanan pendidikan dan

kesehatan yang merata dan tanpa diskriminasi

a. Upaya terpadu dalam rangka penurunan AKI, AKB, Angka Kesakitan

TB/DB/HIV AIDS dan Penyakit Tidak Menular (PTM) melalui pendekatan partisipasi

masyarakat dan kerjasama stakeholders b. Peningkatan

Kesehatan anak sekolah dan remaja c. Peningkatan

kesehatan usia produktif dan lansia d. Peningkatan status

gizi masyarakat

Angka kematian ibu 52,28 a. Program peningkatan keselamatan ibu melahirkan dan anak b. Program Pencegahan

dan Penanggulangan Penyakit Menular c. Program pengadaan,

peningkatan dan perbaikan sarana dan prasarana

puskesmas/

puskesmas pembantu dan jaringannya d. Program pengadaan,

peningkatan sarana dan prasarana rumah sakit/rumah sakit jiwa/rumah sakit paru-paru/rumah sakit mata

e. Program Upaya

Kesehatan Dinas Kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah Angka Kematian

Bayi

2,61 Angka Kematian

Balita

3,45 Angka kesakitan

DBD

64,83 Angka kesakitan TB 124 Proporsi Kasus

Penyakit Tidak Menular

22,09

Tingkat Deteksi Dini Keehatan Masyarakat (%)

100

Rasio rumah sakit 0,27 Persentase rumah

tangga berperilaku pola hidup bersih

60

(17)

NO Prioritas Fokus pembangunan

daerah Indikator Kinerja Target Program Urusan PD

e. Peningkatan kualitas lingkungan

f. Peningkatan akses, mutu dan standar fasilitas pelayanan kesehatan dasar dan pelayanan kesehatan rujukan

g. Peningkatan ketersediaan dan mutu SDM

Kesehatan h. Peningkatan

Ketersediaan dan Mutu Farmasi, alat Kesehatan dan Makanan i. Peningkatan

Pelayanan

Puskesmas dengan pola tata kelola BLUD

j. Peningkatan kesadaran ibu tentang pemberian ASI Eksklusif k. Peningkatan

Kesadaran

dan sehat (PHBS) (%)

Kesehatan Masyarakat

f. Program Standarisasi Pelayanan Kesehatan g. Program Perbaikan

Gizi Masyarakat h. Program Upaya

Kesehatan Masyarakat Prevalensi HIV-

AIDS pada populasi dewasa

0,013

Persentase

penanganan kasus gangguan jiwa berat (%)

100

Prevalensi kekurangan gizi (underweight) pada balita

1,90

(18)

NO Prioritas Fokus pembangunan

daerah Indikator Kinerja Target Program Urusan PD

Masyarakat terhadap Pola Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)

l. Peningkatan

cakupan layanan KB di Puskesmas dan Rumah Sakit m. Penguatan

pendidikan kesehatan

reproduksi sejak memasuki usia remaja

Cakupan Peserta KB aktif (%)

67,80 Program Keluarga Berencana

Pengendalian penduduk dan KB

Bapermas PP dan KB Laju Pertumbuhan

penduduk (jiwa)

0,8

n. Peningkatan cakupan layanan PAUD

o. Penurunan angka putus sekolah pada jenjang dikdas melalui

pendampingan terintegrasi yang dilakukan oleh sekolah, pengawas sekolah, pekerja sosial dan orang tua

APK PAUD 61,84 a. Program Pendidikan Anak Usia Dini b. Program Wajib

Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun

c. Program Pendidikan Non Formal

d. Program

Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan

e. Program Manajemen Pelayanan

Pendidikan Dinas Pendidikan APK SD/MI/Paket

A

105,00 APK

SMP/MTs/Paket B

103,32

Jumlah prestasi pendidikan (siswa, guru, sekolah) tingkat

regional/nasional/i nternasional (buah)

40

Cakupan layanan pendidikan non formal (%)

2,64

(19)

NO Prioritas Fokus pembangunan

daerah Indikator Kinerja Target Program Urusan PD

APM SD/MI/Paket A

98,26 Pendidikan APM

SMP/MTs/Paket B

90,80 Angka Kelulusan

(AL) SD/MI

100

Angka Kelulusan (AL) SMP/MTS

100 p. Penguatan karakter

budaya lokal melalui pendidikan sejak usia dini

1) Rasio grup kesenian per 10.000 penduduk

7,05 a. Program Pengelolaan Keragaman Budaya b. Program

pengembangan kerjasama

pengelolaan kekayaan budaya

Kebudayaan Dinas

Kebudayaan 2) Jumlah

penyelenggaraan festival seni dan budaya (kegiatan)

15

Cakupan Benda, Situs dan Kawasan Cagar Budaya yang dilestarikan (%)

47,67 a. Program Pengelolaan Kekayaan Budaya b. Program

Pengembangan Nilai Budaya

Persentase Sarana penyelengaraan seni dan budaya yang respresentatif (%)

100 Program Pengelolaan Kekayaan Budaya

4 Penyediaan sarana

a. Perumahan dan Permukiman

Persentase

Penurunan RTLH

90,31 a. Program

Pengembangan

Perumahan rakyat dan

DPU

(20)

NO Prioritas Fokus pembangunan

daerah Indikator Kinerja Target Program Urusan PD

prasarana publik yang menyeluruh melalui penyediaan perumahan, permukiman serta ruang publik yang mendorong pertumbuha n jasa berbasis wisata dan budaya masyarakat

 Penataan Kawasan Permukiman Kumuh Perkotaan

 Pembangunan Rusunawa

 Penataan Bantaran Kalipepe.

(%) perumahan

b. Program

pengembangan wilayah strategis dan cepat tumbuh

kawasan Permukiman Persentase

Lingkungan yang sehat dan aman yang didukung dengan PSU (%)

95,14

Rasio Ruang Terbuka Hijau publik

9,77 Program Perlindungan dan Konservasi Sumber Daya Alam

Lingkungan hidup

Dinas Lingkungan Hidup b. Sanitasi Kota

 Peningkatan Akses Air Limbah Domestik/Perum ahan

 Peningkatan TPA Putri Cempo/

Pemb TPA Regional

 Pematusan daerah genangan c. Air Minum

Peningkatan Akses Air Minum

Persentase Rumah Tangga pengguna air bersih (%)

90,00 Program Lingkungan Sehat Perumahan

Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman

Dinas

Perumahan, Kawasan

Permukiman dan Pertanahan Persentase Rumah

tangga bersanitasi (%)

98,50%

Persentase Penanganan Sampah (%)

96,87 Program Pengembangan Kinerja Pengelolaan Persampahan

Lingkungan hidup

Dinas Lingkungan Hidup Cakupan

pengawasan terhadap pelaksanaan dokumen lingkungan

(AMDAL, UKL-UPL, SPPL) (%)

55,55 Program Pengendalian Pencemaran dan

Perusakan Lingkungan Hidup

(21)

NO Prioritas Fokus pembangunan

daerah Indikator Kinerja Target Program Urusan PD

d. Pembangunan kepemudaan

Persentase atlet cabang olahraga yang mempunyai prestasi tingkat regional/

nasional/internasio nal (%)

81,62 a. Program Pembinaan dan Pemasyarakatan Olahraga

b. Program

Pengembangan Kebijakan dan Manajemen Olahraga

Kepemudaan dan olahraga

Dinas

Kepemudaan dan Olah Raga

Persentase

pemuda/organisasi pemuda yang berprestasi di kancah

regional/nasional/

internasional (%)

34,00

e. Penanggulangan Kemiskinan dan pengangguran

Pencari kerja yang ditempatkan (%)

76,36 a. Program Peningkatan Kesempatan Kerja b. Program

Peningkatan Kualitas dan

Produktivitas Tenaga Kerja

Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Cakupan serapan

tenaga kerja terampil (%)

70,69

Persentase

penanganan PMKS (%)

5,88 Program Pelayanan dan Rehabilitasi

Kesejahteraan Sosial

Sosial Dinas Sosial

Persentase Ketersediaan

pangan utama yang

161,61 Program Peningkatan Ketahanan Pangan pertanian/perkebunan

Pangan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan

(22)

NO Prioritas Fokus pembangunan

daerah Indikator Kinerja Target Program Urusan PD

terjangkau Perikanan

f. Kerjasama pembangunan antardaerah

Persentase

transmigran yang diberangkatkan (%)

18,52 Program Pengembangan Wilayah Transmigrasi

Transmigrasi Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian g. Pengembangan

wisata dengan fokus pada MICE (Meeting, Incentive,

Convention, dan Exhibition)

Jumlah kunjungan wisatawan

4.750.000 a. Program

Pengembangan

Pemasaran Pariwisata b. Program

Pengembangan Kemitraan c. Program

Pengembangan Destinasi Pariwisata

Pariwisata Dinas Pariwisata

5 Pemerataan pembanguna n

infrastruktur yang

seimbang dan selaras dengan lingkungan

a. Penataan Kawasan Strategis Kota

 Penataan Kawasan Sriwedari

 Penataan Koridor Strategis

 Pengembangan Kawasan STP

Persentase penambahan luasan ruang publik yang dimanfaatkan (%)

4,29 Program Pemanfaatan Ruang

Pekerjaan umum dan Penataan Ruang

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

b. Pengembangan Kawasan Ekonomi Kreatif

Persentase Tersedianya

Prasarana Umum di klaster Ekonomi

12,00 Program pengembangan wilayah strategis dan cepat tumbuh

Pekerjaan umum dan Penataan Ruang

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

(23)

NO Prioritas Fokus pembangunan

daerah Indikator Kinerja Target Program Urusan PD

Kreatif (%) c. Perhubungan dan

Transportasi

 Koridor BST

 Jalan Lingkar Timur-Selatan

 Penyediaan jalur bersepeda

 Penyediaan Zona Selamat Sekolah (ZoSS)

 Pengembangan Angkutan Publik yang

menjangkau kawasan terisolir dengan pusat kegiatan

(perekonomian)

Persentase

operasional koridor BST yang terlayani (%)

28,57 Program peningkatan pelayanan angkutan

Perhubungan Dinas

Perhubungan

d. Perbaikan akses jalan dan jembatan yang

menghubungkan sentra produksi UMKM dan/atau industri rumahan ke pusat pemasaran.

Persentase panjang jaringan jalan dalam kondisi baik (%)

78,54 Program Pembangunan Jalan dan Jembatan

Pekerjaan umum dan Penataan Ruang

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Persentase panjang

jembatan dalam Kondisi baik (%)

87,00

e. Penataan Persentase Aset 86,23 Program Penataan Pertanahan Badan

(24)

NO Prioritas Fokus pembangunan

daerah Indikator Kinerja Target Program Urusan PD

Pemakaman Umum yang bersertifikat (%)

penguasaan, pemilikan, penggunaan dan

pemanfaatan tanah

Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah f. Pembangunan

infrastruktur

berbasis masyarakat

Persentase Panjang jalan yang memiliki drainase/saluran pembuangan air dalam kondisi baik (%)

73,77 Program Pembangunan saluran drainase/gorong- gorong

Pekerjaan umum dan Penataan Ruang

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

Referensi

Dokumen terkait

Kebudayaan nasional harus memiliki unsur-unsur budaya yang mendapat pengakuan dari semua bangsa kita, sehingga menjadi milik bangsa. Kebudayaan nasional dilaksanakan pada

Sesuai yang dijelaskan dalam teori deduktif, kutipan ceramah K.H Abul Hidayat Saerodjie diatas di awali dengan gagasan utama lalu di ikuti dengan keterangan penunjang,. penyimpulan

Standar Kompetensi adalah kualifikasi kemampuan minimal peserta didik yang menggambarkan penguasaan sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang diharapkan dicapai pada setiap

4.2.2 Perhitungan Pada Diagram P-h Pada Diagram P-h yang telah digambarkan dapat dihitung nilai-nilai dari : kerja kompresor Win, energi kalor persatuan massa refrigeran yang

Hasil penelitian yang dilakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa ³ Penerapan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas produk pembiayaan murabahah yang telah diterapkan oleh

Tersusunnya usulan langkah-langkah pokok proses (dasar) perencanaan dan perancangan Pusat Pelatihan dan Pendidikan Bulutangkis di Semarang melalui aspek-aspek

Berdasarkan hasil wawancara dengan bapak PB di atas dapat diketahui bahwa status kepemilikan adalah milik bersama, pembiayaan untuk pembelian rumah dan apapun

RAHMAT HIDAYAT Institut Pertanian Bogor PTUPT 1.. RIMBAWAN Institut Pertanian Bogor