\
,MSfcS
GURUS YAYASAN YEMIA^AT PERBUATAN MELAWAN HUKUM
'■
<e??SK-.f','7
TANGGUNG
jawabmsn Vsasi»
jaH^Ea
l&s3a
(STUM PADA YAYASAN PENDIDIKAN KURMA SEIGUNA)
sj' i
s'mfei
>• sStKfTfij
mam SKRIPSI BBBB
- 'Bkjaikan 1’nJaSl Me»®as&S Pcreyatctoa MefBjws-wtefc Go3ar Sos-jnao Hataiaa
SSa J?',-
£ • : £#?
v. . . .•
-s
£&&> mgm® SfioD&em Ksparfatmn MaBuasia UJafist
' ' -Y;
***»
g
;Wf 1
M m m:% ^S»
< -■
•V
■Bgsllii
PALMARITA APPJL1ANSL (§2851*80834)
V< -'r
.-CS^v-
UNIVERSITAS SRI
w--' ■'V,> - .- v' CFAKULTAS HUKUM
* v-
INDERALAYA
2009
'i
TANGGUNGJAWABPENGURUSYAYASANTE a
PERBUATANMELAWANHUKUM
(STUDIPADAYAYASANPENDIDIKANKURNIASRIGUNA)
SKRIPSI
DiajukanUntukMemenuhiPersyaratan MemperolehGelarSarjanaHukum
PadaBagianHukum Keperdataan FakultasHukum Unsri
PALMARITAAPRILIANSI
(02053100034)
UNIVERSITAS SRIWIJAYA FAKULTASHUKUM
INDERALAYA 2009
UNIVERSITASSRIWIJAYA FAKULTASHUKUM
INDERALAYA
TANDAPERSETUJUANSKRIPSI
PALMARTTAAPRILIANSI 02053100034
STUDIHUKUMBISNIS
TANGGUNGJAWABPENGURUS YAYASANTERHADAPPERBUATAN MELAWANHUKUM(STUDIPADA YAYASANPENDIDIKANHjHJRNIA SRIGUNA)
NAMA NIM
PROGRAMKEKHUSUSAN : JUDULSKRIPSI
INDERALAYA, MEI2009
DISETUJUIOLEH
PEMBIMBINGUTAMA PEMBIMBINGPEMBANTU
ANTONIUSSUHADIAR.S.H-M.H
NIP 130902333
SRI HANDAYANIS.H..M.Hum NIP 132149322
ii
LEMBARPENGESAHAN SetelahUjianKomprehensif TELAHDIUJIPADA:
: KAMIS HARI
TANGGAL : 14MEI2009
: PALMARITAAPRILIANSI : 02053100034
PROGRAMKEKHUSUSAN : STUDIHUKUMDANBISNIS NAMA
NIM
TIMPENGUJI:
: Dr.FEBRIAN, S.H.,M.S
1
1. KETUA2. SEKRETARIS : ABDULLAHGOFAR,S.H.,MJH
3. ANGGOTA : RUBENACHMAD,S.K.,MH
1
4. ANGGOTA : ANTONIUS SUHADIAR, S.H., MH t
c/
INDERALAYA, JUNI2009 MENGETAHUI
m.
m
\ ProfAMZULIANRIFAI.S.H..I.L.M..Ph.D
i
X■ ;NIP 131885582iii
Motto:
‘Vng&pan ‘tidakjnungkjn ' adalah k&a yang fumya Bisa dkemufyn dalam fanus orang Bodoh"
(Napokon (Bonaparte)
“Orang yang Cuar Biasa itu sederhana dalam ucapan, tetapi hcBat dalam tmddBpn’
(Confusius)
JKji ucapan syid^tr h^paddjiOafi SWT, dan hypersemSaBZan ut&u&j
1. (Papafy. On. Jlnvam Msrsmn d&t Mamahji 94asmsiS,pd
Z SaudaruJiji (FeSri <g£sdimta, den Muhammad. Martajirisf ZiaaCzua.
3. guru%idaa<Dosenlyt.
4. ‘Kpbiarga Ses&fjL
5. Seseorang yang aiynt mendampingi (tidupBji BfCaJ^
6. jUmamater^jL
iv
KATAPENGANTAR
Assalamu’alaikum. Wr. Wb.
Tiada kata yang layak penulis ucapkan, kecuali mengucapkan syukur ke hadiratAllahYangMahaRahmandanRahim. Ataskaruniadanridha-Nyalahpenulis dapat menyelesaikan penulisan skripsi yang beijudul : “TANGGUNG JAWAB PENGURUS YAYASAN TERHADAP PERBUATAN MELAWAN HUKUM (STUDIPADAYAYASANPENDIDIKANKURNIASRIGUNA)*
Adapun skripsi ini disusun dalam rangka menempuh ujian akhir guna memperoleh gelar Saijana Hukum pada Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya Inderalaya. Dalam penulisan skipsiini, penulismenyadari keterbatasan pengetahuan dan kemampuan yang dimilki dalam penyusunan dan penulisan skipsi ini. Namun, berkat bantuan dari berbagai pihak, akhirnya penulis dapat mengatasi segala persoalandanhambatanyangmenjadikendaladalampenulisanskripsiini.
Demikianlah katapengantar dari penulis, atas segalakritik dan saran dari berbagai pihak yang diharapkan menjadi masukkan dan yang bersifat membangun dalampenyempurnaanskripsiini,penulisucapkanterimakasih.
Wassalamu’alaikum. Wr.Wb
Palembang, Mei2009 Penulis
PalmaritaApriliansi
v
UCAPANTERIMAKASIH
Dalam penulisanskripsi ini penulistelahbanyak mendapatkanbantuandan Maka Halam kesempatan inilah kiranya penulis dengan segala berbagai pihak.
kerendahanhatidanrasahormatmenyampaikanterimakasihyangsedalam-dalamnya sertapenghargaanyangsetinggi-tingginyakepada:
Bapak Prof. Amzulian Rrvai, S.H.,LL. M., Ph. D selaku Dekan 1.
FakultasHukumUniversitasSriwijaya.
2. IbuSriTuratmiyah,S.H.,M.Hum selakuPembantu DekanIFakultas HukumUniversitasSriwijaya.
3. IbuArffanaNovera,S.H.,M. HumselakuPembantuDekanIIFakultas HukumUniversitasSriwijaya.
4. Bapak Ahmaturrahman, S.H selaku Pembantu Dekan DI Fakultas HukumUniversitas Sriwijaya.
5. Bapak Prof. Dr. Joni Emirzon, S.H., M.Hum selaku Ketua Bagian KeperdataanFakultasHukumUniversitasSriwijaya.
6. BapakAmrullahArpan,S.H.,S.UselakuSekretarisBagian Keperdataan FakultasHukumUniversitasSriwijaya.
7. IbuHj.DjasmaniarM, S.H.M.S selakuDosen PembimbingAkademik yang telah banyak membantu penulis sejak awal perkuliahan sampai denganselesainyapenulisanskripsi ini.
vi
Bapak Antonius Suhadi AR S.H., M.H. selaku Pembimbing Utama banyak meluangkan waktunya dan banyak memberikan 8.
yang telah
nasehatsertajugasaranjugailmunyadalampenulisanskripsiini.
9. Ibu SriHandayani S.H., M.Hum., selaku PembimbingPembantu yang memberikan bimbingan penuh kesabaran, perhatian serta ketekunannya
kepadapenulisdalampenulisanskripsiini.
10. Bapak dan Ibu Guru Yayasan Pendidikan Kurnia Sriguna Palembang, terutama Ibu Hj. Azizah, S.pd, Ibu Susi Herlida, Bapak H.Densura.BS, BapakDrs.Arivani,BapakH.IkhwanHermansyah, SP,terimakasihatasbantuannya.
11.Bapak-bapak, Ibu-ibu Dosen serta Asisten Dosen yang telah membimbing penulis selama mengikuti kuliah pada Fakultas Hukum UniversitasSriwijaya.
12. Tim Penguji Kelompok 2, Bapak Dr. Febrian, SJEL, M.S, Bapak Abdullah Gofar, S.H., M.H, dan BapakRuben Achmad, S.BL, M.H, terimakasihataspertanyaan,bantuan,doa,dannilainya.
13.Bapak dan Ibu Staf Tata Usaha, StafBagian Kemahasiswaan dan StafPerpustakaan, terutama Ibu Ros, Yuk Las, Ibu Zulyati, Kak Yadi, PakMimin,PakSuratmanterimakasihbanyakatasbantuannya.
14.Papaku dan Mamaku tercinta, Drs. Arivani Marzuan dan Masnisi S,pd, terima kasih banyak untuk segala kasih sayang dan doanya yang selaludiberikandalamsetiaplangkahanakmuini.
vu
15. Saudara-saudaraku yang sangat kusayangi, Febri Risdmata dan Muhammad Marta AriefMaulana, serta Gati Teja Arum Sari yang selalu memberikan dorongan dan semangat yang besar kepada Ayuk kalianini,adek ayukakhirnyadapetgelarSHjuga...
16. Orang-orang yang aku banggakan, Nenek ku tersayang, Ibu Rusna, Ayah Lukman, Tante Rohana Sp<L,Om Haryadi S.pd, Tiwi, Aax, Dona,Asep,selurumom,tante,dan sepupukumakasihdahmendoakan dan mensuportmitaselamainidalam segalahal.
17.Teman-temanku, Obie “cerewet”, Deka, Yulia, Evt, Apex, Idris
“ndut”, Idris “ pak tentra”, Rolis, Rian, Gustine, Ari Anca “pak Dokter”, makasihyehdahdidoain.
18. Sahabatterbaikkudikampus merahyangtelahmenemaniku selamalebih dari tigatahun, Anisa SH, Lili SH, Mita SH, Eka SH, Sondang SH, AriaNiesa Peh SH, Hendra SH, Rama SH, Ica, Novi, Riyanti “gulali yadi”, Meta, Bayu, Yogi, Soni, Lingga, Hence, teman-teman PLKH kelas B, bangga bisajadi bagian dari kalian, semoga persahabatan kita selamanya,semogacepetnyusulyahtemanqu...
19. Buat senior qu, K’Dani, K’Marta, K’Adrianyang cool, Yux Santi, Mbak Yanti,MbakVina,MbakSiska,makacihyah__
20.Anak-anakHMI, Anak-anakBEM,Anak-anakALSA, metberorganisasi ya, SEMANGAD!!! Jangan lupakantugasutamanya yah yaitu menyusul MitadapatgelarSH,Amin
viii
21. SeluruhMahasiswaFakultasHukum Universitas Sriwjayaangkatan2005 semogasuksesdalamsegalahal.
22. Semuapihak yang tidak dapat disebutkan satu-persatu, terima kasih atas dukungan dan bantuannya. Semoga Allah SWT membalas semua kebaikandankeikhlasankalian,Amin.
Palembang, Mei2009
Penulis
IX
DAFTARISI
>••••••1
HALAMANJUDUL--- HALAMANPERSETUJUAN HALAMANPENGESAHAN
HALAMANMOTTODANPERSEMBAHAN KATAPENGANTAR...
UCAPANTERIMAKASIH DAFTARISI...
ii
••••••••••••••••*••••••••••••••••« iil
H— iv
••••••«••••••• V
•••••••vi
IX )•••••••!
••••••••••••••
BAB IPENDAHULUAN A. LatarBelakang...
B. Permasalahan...
1 8 C. Tujuan.. 9
D. Manfaat 9
E. MetodePenelitian 10
BABIITINJAUANPUSTAKA
A.BadanHukum... 12
1. IstilahdanPengertianBadanHukum 2. Syarat-SyaratBadanHukum
3. PembagianBadanHukum....
B.Pengertian Yayasan...
1. PendirianYayasan...
2. OrganYayasan...
3. PembubaranYayasan...
4. AnggaranDasarYayasan
12 15 19 20 22 27
UPT
5$N6.DARA&:
TTDo IWf
TAwesAL • J 5 JUM
IX
C.PerbuatanMelawanHukum...
1. PengertianPerbuatanMelawanHukum....
2. Unsur-UnsurPerbuatanMelawanHukum
41 41 42
BABIIIPEMBAHASAN
A.TanggungJawabPengurus YayasanTerhadapPerbuatanMelawan Hukum...
1. TanggungJawabPengurusSecaraPribadi...
2. TanggungJawabPengurus SecaraTanggungRenteng...
B.TindakanBadanPengawasdalamMemberikanSanksiJika
PengurusMelakukanPerbuatanMelawanHukum... .
44 54 61
63
BABIVPENUTUP A.Kesimpulan....
B. Saran...
DAFTARPUSTAKA LAMPIRAN
73 75 76
x
r
BABI PENDAHULUAN
A.LatarBelakang
Pembangunan nasional merupakan rangkaian upaya pembangunan yang berkesinambungan yangmeliputi seluruhkehidupan masyarakat, bangsadan Negara untuk melaksanakan tugas mewujudkan tujuan nasional yang terdapat dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 yaitu melindungi segenap bangsa dan seluruhtumpahdarahIndonesia,memajukankesejahteraan,mencerdaskankehidupan bangsa serta ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaianabadi, dankeadilansosial.
Pembangunan nasional dilaksanakan bersama oleh masyarakat dan Pemerintah. Dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, maka perlu upaya peningkatan dalam bidang pendidikan. Untuk melaksanakan pendidikan ini bukan hanya dibebankan kepada Pemerintah saja, tetapi juga merupakan tanggungjawab seluruhmasyarakatataupihakswastadenganmendirikanperguruanswasta.
Perguruan swastasebagai bagiandari system pendidikannasionaljugaperlu ditingkatkan pengaturan dan pembinaanya supaya lebih berperan dan lebih bertanggungjawab dalamupayapeningkatankualitasserta perluasandanpemerataan kesempatan untuk memperoleh pendidikan dengan tetap mempertahankan ciri
1
i
2
khasnya, serta memenuhi persyaratan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Untukmelaksanakanpendidikanolehswastainidilaksanakanolehsuatuyayasan.
Yayasanyangkitakenal sebelumadanyaUndang-UndangNo 16Tahun 2001 merupakan peninggalan pemerintah Belanda yang banyak digunakan pada saat itu.
Perundang-undangan sama sekali tidak mengatur tentang yayasan dan hanya dalam beberapa undang-undang disebut adanya yayasan. Yayasan berasal dari bahasa JermanSTIFTUNGdanSTICHTINGdalambahasaBelanda.
Sejak tanggal 06 Agustus 2001, Indonesia telah memiliki suatu Undang- Undang yang mengatur tentang Yayasan, sebelum lahirnya Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2001 tentang Yayasan, pendirian Yayasan di Indonesia dilakukan berdasarkan kebiasaan dalam masyarakat, doktrin, dan yurisprudensi. Selain untuk tujuan sosial, keagamaan, dan kemanusiaan, yayasan telahdipergunakanuntuktujuanlainyangmenyimpangdaritujuanyayasan.
DalamUndang-UndangYayasandikehendaki bahwayayasanharusberbentuk badanhukum,mempunyaikekayaansendiri,dan kegiatannyaberadadibidangsosial, keagamaan, dan kemanusiaan. Yayasan bukan sebuah perusahaan yang mencari keuntungan, melainkan lembaga yang nirlaba. Yayasan dapat mencari dana untuk mendukung kegiatannya, dangan cara mendirikan badan usaha maupun ikut serta dalampenyertaanmodalpadasuatuperusahaan.
i
S. Wodjowasito, Kamus Umum Belanda-Indonesia, Jakarta, PT. Ichtiar Baru-Vanhove 1978,halaman.643
3
SetelahadanyaUndang-UndangYayasanNomor28 Tahun2004,dalampasal 1 ayat (1) disebutkan bahwa “Yayasan adalah badan hukum yang terdiri atas kekayaanyangdipisahkandandiperuntukanuntukmencapaitujuantertentudibidang keagamaan, dan kemanusiaan, yang tidak mempunyai anggota”. Yayasan didirikan oleh satu orang atau lebih dengan memisahkan sebagian harta kekayaan pendirinya sebagai kekayaan awal. Ditinjau dari pendiriannya, yayasan dapatdibagi menjadi dua macam2 yaitu Yayasan yang didirikan oleh penguasa atau pemerintah danYayasanyangdidirikanolehperoranganatauswasta.
Yayasan yang didirikan oleh pemerintah sebelum dikeluarkannya Undang- UndangYayasan,adayangdidirikanhanyadengan SuratkeputusandariPejabatyang berwenang untuk itu dan ada yang didirikan dengan akta notaris. Yayasan yang didirikan oleh swasta atau perorangan biasanya dilakukan dengan akta notaris.
Namun, setelah adanya Undang-Undang Yayasan, maka pendirian yayasan harus dengan akta notaris. Kekayaan yang dipisahkan datang dari pendiri atau pengurus yayasanyangbersangkutan.
Yayasan sebagai sebuah badan hukum yang dapat dibebani hak dan kewajiban, harus memiliki alat perlengkapannya sehingga mampu mengurus dirinya sebagaimana manusia pada umumnya. Untuk yayasan alat perlengkapannya telah ditentukandalamUndang-Undang Yayasan. Sebagai badanhukum yangmempunyai maksud dan tujuan yang bersifat sosial, keagamaan dan kemanusiaan, Yayasan sosial,
2 NindyoPramono, Kedudukan Hukum YayasandiIndonesia, Makalah disampaikan dalam Forum Sarasehan tentang Yayasan yang diselenggarakan oleh YBKS Surakarta di Surakarta, 11 Februari20002.
i
4
terdiri dari Pembina, Pengurus dan Pengawas. Yayasan mempunyai organ yang
memerlukanorangataumanusiauntukmenjalankankegiatannya.
Yang menjalankan kepengurusan ini adalah pengurus dan sebuah yayasan.
Ketentuanini terdapatdalampasal31 UUNo.28Tahun2004yaitu:
(1)PengurusadalahorganYayasanyangmelaksanakankepengurusanYayasan.
(2) Yang dapatdiangkat menjadi Pengurus adalah orang perseorangan yang mampu melakukanperbuatanhukum.
(3)PengurustidakbolehmerangkapsebagaiPembinaatauPengawas.
Undang-Undang Yayasan memberikan kebebasan kepada yayasan untuk mengangkatanggotapengurus,yangtidakharusberasal dari dalamyayasan. Jikaada pengurusyangdiangkatdariluaryayasansamasekalitidakdilarang. Sehinggadalam hal ini, Undang-Undang Yayasan menganut asas bebas dan terbuka dalam pengangkatan pengurus. Pengurus yang diangkat melalui rapat Pembina, sehingga pengurus yang telah diangkat dalam rapat Pembina, memiliki masa jabatan yang terbatas seperti pada umumnya yang berlaku pada Pejabat Negara/Pemerintah maupunpejabatperusahaan.
Adanya pembatasan masa jabatan itu tujuannya untuk menghindari agar jangan sampai kekuasaan pengurus menjadi tidak terbatas di tangan sekelompok orang. Selain itu dengan masuknya pengurus baru ke dalam yayasan, dimaksudkan untuk penyegaran dalam kepengurusan yayasan, dan untuk kepentingan sehingga dapatmeningkatkankemajuandalammencapaimaksuddantujuanyayasan.
r
5
terutama dalam tidak Peranan pengurus sangat besar pada suatu yayasan
adanya pendiri. Dalam menjalankan yayasan inilah perbuatan yang dilakukan pengurus yang sering disebutdengan istilah melakukan perbuatan hukum. Pengurus merupakan organ eksekutif dalam yayasan, karena pengurus yang melakukan pengurusan baik di dalam atau di luar yayasan. Pengurus yang menjalankan roda yayasan untuk mencapai maksud dan tujuan yayasan. Semua perbuatan pengurus yangdilakukanatasnamayayasan,merupakanperbuatanyayasan.
Di Indonesiaterdapatbeberapakasus yangterjadi tentangperbuatanmelawan hukum yang dilakukan oleh pengurus yayasan antara lain: kasus pertama dengan H.M. Soeharto selaku selaku Ketua Yayasan Supersemar, Dharmais, Dakab, Damandiri,Trikora, YayasanDharmaBhakti Muslim Pancasiladan YayasanGotong RoyongKemanusiaan,padasekitartahun 1979 s/d 1998telah secaramelawanhukum atautelah menyalahgunakan kewenangannya yang ada padanya karenajabatan atau kedudukanyaitu:telahmenggunakan/menerbitkanKeppresdanPeraturanPemerintah sebagi saranauntuk mengumpulkan dana masyarakatmelalui yayasan-yayasan yang dipimpin oleh tersangka HM. Soeharto, dengan tujuan untuk kepentingan sosial, kemanusiaan, pendidikan, namun tersangka selakuKetua Yayasan-yayasantersebut, telah menggunakan sebagian besar keuangan yayasan yang berhasil dikumpulkan tersebut untuk keuntungan/memperkaya keluarga/kroni tersangka atau setidak- tidaknyakeuanganyayasantersebutdigunakantersangkauntukkepentingan lain3.
3 http://www.indonesiakini.com/bacaberita.cfin7detaiHRak.25062000.I1443
Minggu,25-06-2000 Indonesiakini,Jakarta 11:04:44
I
6
Berdasarkankasus yangterjadi di atas bahwaadanyapengurus yayasan yang melakukan perbuatan melawan hukum yang dapat merugikan yayasan tersebut bahkannegara. Halinitidakdipikirkanpelaku,yangpentingiadapatmenguntungkan dirinyasendiri. Olehsebabitukasusperbuatanmelawan hukum yangdilakukanoleh pengurusyayasanperludipertanggungjawabkandanadanyasanksidanpengawas.
Dengan adanyaUndang-Undang Yayasan, makaberbagai ketentuandiaturdi dalamnya mengenai tugas dan pertanggungjawaban organ Yayasan, baik ke dalam maupunkeluar, pertanggungjawabanpengurus dapat dihubungkandengantugas dan wewenang yang melandasi kegiatan para pengurus. Dalam kamus umum Bahasa Indonesia, tanggungjawab diartikan yaitu “keadaan wajib menanggung sesuatunya kalauadasesuatuhal,bolehdituntut,dipersalahkan,diperkarakan,dansebagainya”.4
Dalam hal pengurus menjalankan suatu kegiatan yayasan dapatlah dikatakan bahwa pengurus telah melakukan kesalahan atau kelalaian, maka dapatlah disebut bahwa pengurus tersebut telah melakukan perbuatan melawan hukum. Selama pengurusdapat menjalankantugasnya denganbaikmungkintidak adapermasalahan, sebaliknya jika pengurus di dalam menjalankan tugasnya ternyata dinilai oleh Pembina merugikan yayasan, maka anggota pengurus yang bersangkutan dapat diberhentikan dalam rapat Pembina sebelum masa jabatan pengurus berakhir.
Pengurusdalammenjalankantugasnyawajibdilakukandenganitikadbaikdanpenuh tanggungjawab.
WJ.S. Poerwadarwita, Kamus Umum Bahasa Indonesia, Balai Pustaka, Jakarta,
halaman114 1976,
I
7
Sebagai konsekuensi dari tugas dan tanggung jawab tersebut, maka apabila pengurus menjalankan tugasnya tidak sesuai dengan ketentuan anggaran dasar dan mengakibatkan kerugian yayasan atau pihak ketiga, Pasal 35 ayat (5) Undang- UndangYayasanmemberikansanksi.
Pengurus bertanggungjawab penuh atas kepengurusan yayasan
mewakili yayasan di dalam dan di luar pengadilan tentang segala hal dan dalam segala kejadian, mengikatyayasandengan pihaklain dan pihaklain denganyayasan serta menjalankan segala tindakan, baik yang mengenai kepengurusan maupun kepemilikan, akan tetapi dengan pembatasan (pasal 36, 37, dan 38 Undang-Undang Yayasan)
serta berhak
Berhubung dengan status yayasan sebagai badan hukum maka ada beberapa hal yang perlu mendapat perhatian yaitu bagaimanakah batasan-batasan pertanggungjawaban pengurus dalam hal melakukan perbuatan hukum dan atau perbuatan melawan hukum, tanggung jawab perbuatan hukum dan melawan hukum pengurusyayasanterhadapperbuatan-perbuatanyangdilakukankepadapihakketiga.
Melalui uraian-uraian di atas dapat di ambil suatu uraian mengenai begitu pentingnyakedudukanpengurusdalamhal menjalankansuatuyayasan, karenauntuk menentukan siapakah yang bertanggung jawab terhadap perbuatan hukum perbuatan melawan hukum yang dilakukan pengurus berkaitan dengan kedudukan
pengurus yang atas nama yayasan melakukan perbuatan- perbuatan hukum ke luar atau ke dalam yayasan, dimana dalam
dan
yayasan yang merupakan badan hukum serta kaitannya dengan bertindak sebagai wakil yang untuk dan
suatu hal tertentu
g
perbuatan yang dilakukan pengurus dapat sesuai dengan apa yang telah ditetapkan dalamUndang-UndangYayasanatauAnggaranDasarYayasan.
Ada kalanya sikap atau perbuatan hukum yang dilakukan pengurus tidak sesuai atau bertentangan dengan Undang-Undang atau Anggaran Dasar yang sering dikenal dengan istilah “perbuatan melawan hukum” yang mengakibatkan kerugian padayayasanataupunpihakketiga.
Atas dasar uraian di atas maka penulis berkeinginan untuk mengkaji dan menganalisis mengenaitanggungjawabpengurus yayasanterhadapperbuatanhukum danperbuatanmelawanhukum,yangakandituangkandalamsuatukaryatulisdengan
judul “TANGGUNG JAWAB PENGURUS YAYASAN TERHADAP
PERBUATAN MELAWAN HUKUM” (STUSI PADA YAYASAN PENDIDIKANKURNIASRIGUNA)
B.Permasalahan
Berlatarbelakangpadauraiandiatas, makapermasalahanyangtimbuladalah:
1. Bagaimana tanggungjawab pengurus yayasan terhadap perbuatan melawan hukum?
2. BagaimanatindakanbadanPengawasdalammemberikansanksijikapengurus yayasanmelakukanperbuatanmelawanhukum?
r
9
C.Tujuan
Tujuanumumdaripenulisanskripsiinidimaksudkanuntuk:
1. Mengetahui tanggungjawab pengurus yayasan terhadap perbuatan melawan hukum.
2. Mengetahui tindakan badan pengawas dalam memberikan sanksi jika pengurusyayasanmelakukanperbuatanmelawanhukum.
D.Manfaat
Adapunmanfaatyangdapatdiperolehdaripenulisanskripsiiniadalah:
1. Dari aspek teoritis melalui skripsi ini diharapkan mampu memberikan sumbangan pemikiran bagi dunia ilmiah dalam memperkaya pengetahuan, sumbanganpemikiranbagi perkembanganilmudibidanghukum,ilmuhukum perdatakhususnyatentanghukumyayasan.
2. Dari aspek praktis melalui skripsi ini diharapkan mampu memberikan masukan bagi pihak yang berwenang dalam melakukan pemasyarakatan Undang-Undang No 28 Tahun 2004 tentang Yayasan dan mampu memberikan gambaran kepada para praktisi hukum mengenai yayasan, misalnya:Notaris, PPAT.
I
11
penelitianskipsiiniadalahkaryailimiah,tulisanilimiah,suratkabar, buku-bukupedomanhukum,daninternet,
c. BahanHukumTertier
Adalahbahanhukum yangmemberikanpetunjukmaupunpenjelasan terhadap bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder seperti kamushukum.
2. DataPrimer
Data sebagai penunjang diperoleh secara langsung melalui wawancara kepadapengurusYayasan PendidikanKumiaSrigunaPalembang.
3. AnalisisData
Dataprimer dan data sekunder yangtelah diperoleh akan dianalisis secara kualitatif dalam arti data tersebut diuraikan dan dihubungkan
sistematis dengan menggunakan kata-kata untuk menggambarkan kesimpulandalammenjawabpermasalahan.
secara
r
DAFTARPUSTAKA
Literatur:
A.K., Syahmin,et.al. Pedoman dan Teknik Penulisan Skripsi Bidang Ilmu Hukum FakultasHukum Unsri.Palembang: UniversitasSriwijaya. 2008
Ali,Chaidir.BadanHukum. Bandung: PT.Alumni.2005
Ais,Chatamarrasjid.BadanHukum Yayasan.Bandung: PT.CitraAdityaBakti.2002 Arrasjid,Chainur.Dasar-DasarIlmuHukum.Jakarta: SinarGrafika.2001
Fuadi,Munir.HukumBisnisDalam TeoridanPraktek.BukuKeempatBandung: PT.
CitraAdityaBakti.2002
Fuadi,Munir.PerbuatanMelawanHukum (PendekatanKontemporer). Bandung:PT.
CitraAdityaBakti.2002
Herlien, Budiono. Kumpulan tulisan Hukum Perdata di Bidang Kenotariatan.
Bandung: PT.CitraAdityaBakti.2008
Panggabean, HP. Praktek Pengadilan Menangani Kasus Aset Yayasan Melalui AlternatifPenyelesaianSengketa.Jakarta: JalaPermata.2007
Poerwadarwita,W.J.S.Kamus UmumBahasaIndonesia. Jakarta:BalaiPustaka. 1976 Prodjodikoro, Wiryono. Perbuatan Melanggar Hukum di Pandang Dari Sudut
HukumPerdata.Bandung:PenerbitSumurBandung. 1993
Rido, Ali. Badan Hukum dan Kedudukan Badan Hukum Perseroan, Perkumpulan, KoperasiYayasan. Bandung:PT.Alumni.2001
Satrio,J.HukumPerikatan, PerikatanPada Umumnya.Bandung:PT.Alumni. 1992 Satrio, J. Hukum Perikatan YangLahir Dari Undang-Undang. Bagian I. Bandung:
PT.CitraAdityaBakti. 1994
Soekanto, Soeijono. Pengantar Penelitian Hukum. Jakarta: Universitas Indonesia Press. 1996
76
I
77
Sopandi, Eddy. Beberapa Hal Catatan dan TanyaJawab Mengenai Hukum Bisnis.
1
Bandung:PT.RefikaAditama.2003
Subekti, R dan Tjitrosudibio, R. Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Jakarta:
PradnyaParamitha.2004
Sunggono, Bambang. Metodologi Penelitian Hukum. Jakarta: PT. Raja Garafindo Persada.2003
Supramono,Gatot.Hukum YayasandiIndonesia Jakarta:PT.RinekaCipta.2008 Syahrani, Riduan. Rangkuman Inti Sari Ilmu Hukum. Bandung: PT. Citra Aditya
Bakti. 2004
Untung, Budi, et.al. Reformasi Yayasan Prepektif Hukum dan Manajemen.
Yogyakarta:PenerbitAndi.2002
Widjaja, Gunawan dan Muljadi Kartini. Penanggungan Utang dan Perikatan TanggungMenanggung. Jakarta: PT.RajaGrafmdoPersada.2003
Wodjowasito, S. Kamus Umum Belanda-Indonesia Jakarta: PT. Ichtiar Baru- Vanhove. 1978
MajalahdanKaryaIlmiah:
MediaNotariat. EdisiSeptember-Oktober2004. TahunXIX
B.I.T. Tamba, Kajian Filosofis Tentang Dasar-dasar dan Pertanggung Jawaban Hukum, simbur Cahaya Edisi No. 07tahun UI Mei 1996, Penerbit Universitas Sriwijaya. 1996
Nindyo Pramono, Kedudukan Hukum Yayasan di Indonesia, Makalah disampaikan dalam Forum Sarasehan tentang Yayasan yang diselenggarakan oleh YBKS Surakartadi Surakarta, 11 Februari2002
DirektoratJendralAdministrasi HukumUmumdanDepartemenHukum&HAM RI.
Hukum Yayasan.Palembang.Juli2008
Winanto,Wiryomartini.KajianHukumDalamPresfektifi Palembang.2008
78
Undang-UndangdanInternet:
Undang-UndangNo28 Tahun2004TentangHukumYayasan
Peraturan Pemeritah No 63 Tahun 2008 Tentang Pelaksanaan Undang-Undang TentangYayasan
KitabUndang-UndangHukumPerdata www.Hukumonline.com
www.Googlegroups.com www.Indonesiakini.com