• Tidak ada hasil yang ditemukan

Variabilitas Suhu dan Klorofil-a di Daerah Upwelling pada Variasi Kejadian ENSO dan IOD di Perairan Selatan Jawa sampai Timor

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Variabilitas Suhu dan Klorofil-a di Daerah Upwelling pada Variasi Kejadian ENSO dan IOD di Perairan Selatan Jawa sampai Timor"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1. Lokasi transek membujur di lokasi upwelling dari Jawa Barat hingga Nusa Tenggara Timur (garis-garis putih), lokasi  transek melintang (garis kuning)
Tabel 2. Perbandingan range nilai SPL dan kadar klorofil-a bulanan antara kasus  La Niña-IOD positif dan La Niña-IOD negatif
Tabel 4. Perkembangan lokasi nilai SPL minimum dan klorofil-a maksimum pada kasus El Niño-IOD(+)  Bulan
Gambar 9. Grafik Hubungan Antara Klorofil-a dan Suhu Permukaan Laut (SPL) pada Kondisi El Niño-IOD(-)

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dukungan orang tua secara tidak langsung dan signifikan, yaitu melalui motivasi berprestasi akan memberikan pengaruh sebesar

Dari analisa data yang dilakukan, didapatkan Leq day dengan tingkat kebisingan yang diperoleh untuk lokasi penelitian Jalan Adhyaksa adalah 76.74 dBA yang berarti sudah melewati

Dalam penelitian ini peneliti berusaha mengambil fokus pada makna tradisi “Rajaban Astana Kuntul Nglayang” masyarakat desa Protomulyo Kecamatan Kaliwungu

Jumlah PSK yang ada dilokalisasi Desa Pancur ini mencapai kurang lebih 42 Jiwa, yang terbagi dalam 2 kategori, pekerja seks yang berada dibawah naungan mucikari dan

Untuk itu, dilakukan penentuan panjang gelombang maksimum dengan membuat konsentrasi larutan paracetamol yang memberikan absorbansi 0,434 karena pada absorbansi ini

5) Metode Kontekstual, Pembelajaran kontekstual adalah konsepsi  pembelajaran yang membantu guru menghubungkan mata  pelajaran dengan situasi dunia nyata dan

Peran masyarakat dalam pengelolaan persampahan di Kecamatan Lamongan saat ini sudah cukup baik, hal ini dapat dilihat dari inisiatif yang sudah terbentuk, serta

Pemilihan pelarut menjadi sangat penting, pelarut yang dipilih memiliki sifat antara lain: solut mempunyai kelarutan yang besar dalam solven, tetapi solven