• Tidak ada hasil yang ditemukan

UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL VETERAN JAKARTA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL VETERAN JAKARTA"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL ”VETERAN” JAKARTA

LATIHAN PURSED LIPS DIAPHRAGMATIC DEEP BREATHING UNTUK MENINGKATKAN VENTILASI PARU

PADA PENDERITA BRONKITIS KRONIS

KARYA TULIS ILMIAH AKHIR

AYUNDA NURRAHMAH 1110702054

FAKULTAS ILMU – ILMU KESEHATAN PROGRAM STUDI D-III FISIOTERAPI

2014

(2)

UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL ”VETERAN” JAKARTA

LATIHAN PURSED LIPS DIAPHRAGMATIC DEEP BREATHING UNTUK MENINGKATKAN VENTILASI PARU

PADA PENDERITA BRONKITIS KRONIS

KARYA TULIS ILMIAH AKHIR

Diajukan Sebagai Salah satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Ahli Madya Fisioterapi

AYUNDA NURRAHMAH 1110702054

FAKULTAS ILMU – ILMU KESEHATAN PROGRAM STUDI D-III FISIOTERAPI

2014

(3)

ii

(4)

iii

(5)

iv

(6)

v

(7)

vi

LATIHAN PURSED LIPS DIAPHRAGMATIC DEEP BREATHING UNTUK MENINGKATKAN VENTILASI PARU

PADA PENDERITA BRONKITIS KRONIS Oleh

Ayunda Nurrahmah

ABSTRAK

Prevalensi bronkitis kronis lebih tinggi pada pasien PPOK. Merokok merupakan faktor utama dari kondisi ini namun terdapat faktor genetik yang mungkin terlibat atau penyebab lainnya berupa zat berbahaya seperti penguapan dari produk pembersih dan polusi udara. Bronkitis kronis disebabkan oleh produksi mucus yang berlebihan oleh sel goblet yang menyebabkan memburuknya penyempitan jalan nafas karena lumen mengalami obstruksi pada jalan nafas yang kecil. hypersecretion mucus kronis secara signifikan berkaitan dengan penurunan VEP1. Pursed Lips diaphragmatic deep breathing dapat meningkatkan ventilasi regional paru pada penderita bronkitis kronis. Pursed lips diaphragmatic deep breathing dilakukan dengan bernapas melalui hidung kemudian perlahan-lahan keluarkan nafas dengan bibir yang mencucu, seolah- olah sedang meniup lilin. Lakukan dua hitungan saat menghirup dan empat hitungan saat menghembuskan. Itu membuat saluran udara terbuka lebih lama.

Hal ini memungkinkan lebih banyak udara mengalir masuk dan keluar dari paru- paru sehingga dapat membuat fisik lebih aktif.

(8)

vii

PURSED LIPS DIAPHRAGMATIC DEEP BREATHING EXERCISE TO IMPROVE LUNG VENTILATION IN PATIENTS

WITH CHRONIC BRONCHITIS By

Ayunda Nurrahmah

ABSTRACT

The prevalence of chronic bronchitis is higher in patients with COPD.

Smoking is the major risk factor of the condition, however there are genetic factors that may be involved or other causes such as evaporation of harmful substances such as cleaning products and air pollution. Chronic bronchitis is caused by overproduction and hypersecretion of mucus by goblet cells, which leads to worsening airflow obstruction by luminal obstruction of small airways.

Chronic mucus hypersecretion was significantly and consistently associated with an excessive decline in FEV1. the use of pursed lips breathing may improve regional lung ventilation of person with chronic bronchitis. To do pursed-lip breathing, you breathe in through your nostrils. Then you slowly breathe out through slightly pursed lips, as if you're blowing out a candle. Count to two while inhaling and to four while exhaling. It keeps your airways open longer. This allows more air to flow in and out of your lungs so you can be more physically active.

(9)

viii

KATA PENGANTAR

Alhamdulillahirabbil’alamin,

Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT atas nikmat iman, kesehatan, rizki, dan kesempatan yang diberikan-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan karya tulis ilmiah akhir ini untuk memenuhi salah satu persyaratan menempuh ujian akhir program Diploma III Fisioterapi. Judul yang dipilih dalam karya tulis ilmiah akhir ini adalah “Latihan Pursed Lips Diaphragmatic Deep Breathing untuk Meningkatkan Ventilasi Paru pada Penderita Bronkitis Kronis”.

Dalam penyusunan karya tulis ilmiah akhir ini penulis tidak lepas dari dukungan dan bantuan berbagai pihak. Oleh karena itu, penulis ingin menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi kepada :

1. Bapak Drs. Slamet Soemarno, SMPH, M.Fis selaku pembimbing.

2. Bapak Suparno,SMPH,SE, M.Fis selaku Kaprog D III Fisioterapi.

3. Para pasien yang telah bersedia meluangkan waktunya untuk proses pengumpulan data.

4. Seluruh staf pengajar Akademi Fisioterapi Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta

Ungkapan terima kasih kepada seluruh pihak yang tidak dapat disebutkan satu-persatu. Semoga karya tulis ilmiah akhir ini bermanfaat.

Jakarta, 18 Juli 2014

Ayunda Nurrahmah

(10)

ix

RIWAYAT HIDUP

Penulis dilahirkan di Jakarta pada tanggal 25 Oktober 1993 dari seorang Ayah bernama Joko Prihatin dan seorang ibu yang bernama Siti Norhaena.

Penulis merupakan anak pertama dari dua bersaudara. Pada tahun 1999 penulis lulus dari TK Tegar Beriman, tahun 2005 penulis lulus dari SDN Muara Beres, tahun 2008 penulis lulus dari SMPN 2 Cibinong, dan pada tahun 2011 penulis berhasil menyelesaikan pendidikan di SMAN 6 Bogor. Penulis melanjutkan jenjang pendidikan di Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta, mengambil Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan, dengan Program Studi D-III Fisioterapi.

Dalam bidang akademik, penulis pernah menerima penghargaan mahasiswa berprestasi pada acara Rector Merit List UPN “Veteran” Jakarta 2013 mewakili jurusan Fisioterapi. Selama mengikuti perkuliahan penulis aktif dalam organisasi jurusan dan menjabat sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan Fisioterapi periode 2012/2013. Dalam berorganisasi penulis pernah mengikuti Pelatihan Dasar Kepemimpinan bersama seluruh Organisasi Mahasiswa UPN “Veteran”

Jakarta di Akademi Angkatan Udara (AAU), Jogjakarta pada tahun 2013.

Kegiatan lain yang mendukung penulis dalam berorganisasi adalah Pencerahan Manajemen Organisasi Mahasiswa (PMOM) di UPN Veteran Jakarta pada tahun 2013. Penulis juga pernah menjadi finalis dalam Olimpiade Nasional Fisiotival di UMS pada tahun 2012. Penulis pernah bergabung menjadi tim fisioterapi olahraga dalam beberapa acara seperti Honda Development Basketball League (DBL) Jakarta Series 2012 dan Basket 3 Dekade Jakarta 2013. Penulis telah menyelesaikan masa praktek komprehensif di RSO Prof. dr. Soeharso Surakarta, Kitty Centre, RSPAD Gatot Soebroto, RS R.Said Sukanto (POLRI), Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Jakarta Selatan, RS Marinir Cilandak, dan Puskesmas Kec.Pasar Minggu.

(11)

x

LEMBAR PERSEMBAHAN

Untuk kedua orang tuaku, terimakasih atas doa dan restunya di setiap langkah dalam hidupku. Kasih sayang kalian merupakan anugerah yang tak akan tergantikan. Adikku Muhammad Bagus Dwi Prakoso, yang selalu menjadi teman berbagi saat di rumah. Inilah karya kecilku untuk kalian keluargaku.

Ucapan terimakasih kepada yang telah memberi inspirasi atas judul KTIA ini, Bapak Agus. Dari sebuah judul hingga tersusun utuh sebuah KTIA yang dapat membawaku pada kelulusan, terimakasihku kepada Bapak Slamet Soemarno selaku dosen pembimbing yang telah mengajarkan banyak hal dengan segala caranya yang luar biasa. Serta apresiasi tertinggi untuk ketiga pasienku yang telah meluangkan waktunya untuk mengikuti program yang kuberikan, senang berbagi pengalaman dengan kalian.

Shinta, Ninta, Ulul, keluarga cemaraku, terimakasih telah menjadi keluarga kedua dirumah keduaku. Akhirnya tiga tahun yang penuh cerita berakhir dengan kelulusan kita. Untuk Desy, Abas, dan Rosihan, maaf selalu merepotkan kalian pagi, siang, dan malam. Berry Rizqito, terimakasih untuk segala waktunya. Ari, Zahra, Putri, Novi, Lena, Isada, terimakasih telah menjadi kelompok terbiang kerok selama 6 bulan praktek. Seluruh mahasiswa fisioterapi angkatan 2011, aku bangga menjadi satu dari kalian. Terimakasih atas semua pelajaran dan senyuman yang kalian berikan. 2011 Fisiosolid!!

Teruntuk Muhammad Fauzi, Thank you for being the sweetest partner, which is your support means a lot for me. Semangatnya, dukungannya, doanya, selalu menemaniku dari awal memulai hingga akhir untuk sebuah harapan.

(12)

xi

DAFTAR ISI

HALAMAN SAMPUL ... i

PERNYATAAN ORISINALITAS ... ii

PERSETUJUAN PUBLIKASI ... iii

PENGESAHAN UJIAN ... iv

LEMBAR PENGESAHAN ... v

ABSTRAK ... vi

KATA PENGANTAR ... viii

RIWAYAT HIDUP ... ix

LEMBAR PERSEMBAHAN ... x

DAFTAR ISI ... xi

DAFTAR GAMBAR ... xii

DAFTAR TABEL ... xiii

BAB I PENDAHULUAN ... 1

I.1. Latar Belakang ... 1

I.2. Perumusan Masalah ... 3

I.3. Tujuan Penulisan... 3

I.4. Terminologi Istilah ... 4

BAB II KAJIAN TEORI ... 5

II.1. Anatomi dan Fisiologi Sistem Respirasi ... 5

II.2. Bronkitis Kronis ... II.3. Pursed Lips Diaphragmatic Deep Breathing ... 29

II.4. Proses Fisioterapi ... 32

BAB III LAPORAN KASUS... 46

III.1. Kasus 1 ... 46

III.2. Kasus 2 ... 53

III.3. Kasus 3 ... 60

BAB IV PEMBAHASAN ... 66

BAB V KESIMPULAN ... 69

DAFTAR PUSTAKA ... 70

(13)

xii

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1. Sistem Pernafasan Manusia ... 5

Gambar 2. Anatomi Saluran Pernafasan Bawah ... 12

Gambar 3. Anatomi Bronkiolus dan alveolus ... 12

Gambar 4. Paru-paru manusia ... 13

Gambar 5. Lobus dan segmen paru ... 14

Gambar 6. Anatomi Pleura ... 16

Gambar 7. Otot Pernafasan Inspirasi ... 20

Gambar 8. Otot Pernafasan Ekspirasi ... 20

Gambar 9. Peradangan pada Bronkitis Kronis ... 27

Gambar 10. Pursed Lips Breathing ... 29

(14)

xiii DAFTAR TABEL

Tabel 1. Sendi pada sangkar thorak ... 18

Tabel 2. Nilai Prediksi VEP1 Pada Laki-laki ... 39

Tabel 3. Nilai Prediksi VEP1 Pada Perempuan ... 39

Tabel 4. Lokasi Pemeriksaan Sputum ... 40

Tabel 5. Dosis Pursed Lips Diaphragmatic Deep Breathing ... 44

Tabel 6. Pemeriksaan Thorak Kasus 1 ... 47

Tabel 7. Pemeriksaan Ekspansi Thorak Kasus 1 ... 47

Tabel 8. Pemeriksaan Sputum Kasus 1.. ... 48

Tabel 9. Hasil Evaluasi VEP1 Kasus 1 ... 52

Tabel 10. Pemeriksaan Thorak Kasus 2 ... 54

Tabel 11. Pemeriksaan Ekspansi Thorak Kasus 2 ... 54

Tabel 12. Pemeriksaan Sputum Kasus 2 ... 55

Tabel 13. Hasil Evaluasi VEP1 Kasus 2 ... 59

Tabel 14. Pemeriksaan Thorak Kasus 3 ... 61

Tabel 15. Pemeriksaan Ekspansi Thorak Kasus 3 ... 61

Tabel 16. Pemeriksaan Sputum Kasus 3 ... 62

Tabel 17. Hasil Evaluasi VEP1 Kasus 3 ... 65

Tabel 18. Hasil Evaluasi VEP1 pada ketiga kasus ... 68

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pursed lips Breathing Terhadap Nilai Forced Expiratory Volume In One Second (FEV1) pada penderita penyakit

Secara umum penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan Pursed Lips Breathing (PLB) terhadap penurunan gejala asma pada pasien asma persisten ringan

Berdasarkan uraian diatas maka dapat dirumuskan masalah penelitian apakah ada pengaruh penkes latihan napas pursed - lips breathing terhadap tingkat kekambuhan pasien PPOK

Adapun judul yang penulis ambil dalam Karya Tulis Ilmiah ini adalah “INTERVENSI WILLIAM FLEXION EXERCISE UNTUK MENGURANGI NYERI PADA PENDERITA NYERI PUNGGUNG BAWAH

Adapun judul yang dipilih dalam penulisan ini adalah “Tinjauan Yuridis Pembayaran Ganti Rugi Sebagai Akibat Kelalaian yang Dilakukan Perusahaan Pelayaran dalam Kasus

Efektifitas Posisi Condong Ke Depan CKD Dan Pursed Lips Breathing PLB Terhadap Peningkatan Saturasi Oksigen Pasien Penyakit Paru Obstruktif Kronik PPOK.. 2013 Asuhan Keperawatan

ix PROGRAM STUDI DIPLOMA III KEPERAWATAN CIREBON POLTEKKES KEMENKES TASIKMALAYA Karya Tulis Ilmiah, 17 Juni 2022 Penerapan Pursed Lips Breathing Untuk Mengurangi Kekerapan

i PENERAPAN TEKNIK PURSED LIPS BREATHING DENGAN MODIFIKASI MENIUP BALON PADA ANAK DENGAN GANGGUAN SISTEM PERNAPASAN DI RSUD ARJAWINANGUN CIREBON KARYA TULIS ILMIAH Diajukan