• Tidak ada hasil yang ditemukan

IDENTIFIKASI SECARA SEROLOGI GALUR VIRUS FLU BURUNG SUBTIPE H5N1 CLADE 2.1.3 DAN CLADE 2.3.2 PADA AYAM PETELUR.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "IDENTIFIKASI SECARA SEROLOGI GALUR VIRUS FLU BURUNG SUBTIPE H5N1 CLADE 2.1.3 DAN CLADE 2.3.2 PADA AYAM PETELUR."

Copied!
16
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1. Perbandingan hasil uji serologis peternakan-peternakan di Area Marketing Barat:Sumatra, Jakarta, dan Sebagian Jawa Barat
Gambar 2. Perbandingan hasil uji serologi terhadap AI  di Area Marketing Tengah: Jawa Barat,Jawa Tengah, dan Yogyakarta.
Tabel 1. Riwayat vaksinasi peternakan-peternakan ayam di  Area Marketing Barat PT. SanbioLaboratories (Sumatra, Jakarta, dan Sebagian Jawa Barat).
Tabel 2. Riwayat vaksinasi peternakan-peternakan ayam di  Area Marketing Tengah PT. SanbioLaboratories (Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Yogyakarta).
+2

Referensi

Dokumen terkait

Produksi antibodi poliklonal dalam serum kuda, serum ayam petelur, kuning telur dan pada serum marmot telah dapat dilakukan dengan menyuntikkan antigen virus H5N1 dan H5N2 yang

Berdasarkan atas hasil uji serologi HA/HI yang telah dikonfirmasi dengan uji RT-PCR maka dari 16 sampel yang diperiksa, sepuluh sampel dinyatakan positif AI subtipe H5N1, enam

Hasil penelitian sebaran antibodi AI subtipe H5 pada unggas yang berasal dari Jawa Barat, Banten, dan Jawa Timur menunjukkan bahwa 64% sampel bereaksi negatif terhadap AI serta

isolat unggas air klaster Asia) dan didukung rendahnya antigenesitas virus isolat unggas air dengan virus bibit vaksin AI subtipe H5N1 ( strain ayam Legok 2003), menuntut

Dari data titer antibodi AI H5 ayam layer yang mendapat program vaksinasi tiga kali dan vaksinasi awal dimulai setelah ayam berumur ≥4 minggu terlihat lebih ekonomis,

Sebaliknya, dilaporkan bahwa virus HPAI H5N1 clade 2.3.2 di Indonesia lebih patogen pada ayam daripada pada itik dan dapat ditularkan dengan mudah dari itik yang terinfeksi

Berdasarkan atas hasil uji serologi HA/HI yang telah dikonfirmasi dengan uji RT-PCR maka dari 16 sampel yang diperiksa, sepuluh sampel dinyatakan positif AI subtipe H5N1, enam

Dari total 90 contoh serum kucing yang terkumpul dalam penelitian ini, antibodi anti AI H5N1 ditemukan pada 17 ekor 18,9% dengan rataan titer anti-bodi contoh yang positif sebesar log