• Tidak ada hasil yang ditemukan

PREVALENCE OF LIP SUCKING AMONG CHILDREN AGED 6 TO 9.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PREVALENCE OF LIP SUCKING AMONG CHILDREN AGED 6 TO 9."

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

iii

Prevalence of Lip Sucking Among Children Aged 6 to 9

Ashley Ann

Decruz-160110083016

ABSTRACT

Oral habits in children are a common problem faced in the society. Lip

sucking is one of such habit. Often overlooked, persistent lip sucking can bring

upon deleterious effects upon the child’s dentition.

This research is aimed at identifying the signs of lip sucking among

children aged 6 to 9.This is a descriptive research using a survey technique and

was conducted at Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Sekeloa, Bandung

through observation for signs of lip sucking and filling up a survey form.

From this study, the number of children identified to have at least one sign

of lip sucking was 44 children. Out of the 44 children, 11 (25%) children were of

6 years of age, 8 (18%) were of 7 years of age, 11 (25%) of 8 year olds and a total

of 14 (32%) of 9 year olds. Whereas, the remaining 56 children examined were

not found to manifest any signs of lip sucking.

Based on the study done in Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM,

Sekeloa) it can be concluded that the prevalence of lip sucking is 44% .

(2)

iv

Prevalensi Mengisap Bibir di Kalangan Anak-anak Usia 6 Hingga 9 Tahun.-

Ashley Ann Decruz - 160110083016

ABSTRAK

Kebiasaan buruk pada anak-anak adalah masalah yang sering dihadapi di

kalangan masyarakat. Antara kebiasaan buruk yang sering terjadi adalah

kebiasaan menghisap bibir Jika tidak ditangani, kebiasaan ini dapat

mengakibatkan gangguan pada perkembangan gigi dan oklusi anak-anak.

Tujuan penelitan ini adalah untuk mengidentifikasi tanda-tanda

menghisap bibir pada anak-anak berusia 6 hingga 9 tahun. Metode penelitian ini

adalah studi deskriptif dengan teknik survei dan dilakukan di Rumah Sakit Gigi

dan Mulut (RSGM) Sekeloa, Bandung. Penelitian ini dilakukan dengan

mengamati tanda-tanda menghisap bibir serta mengisi borang survei.

Jumlah anak-anak yang diidentifikasi memiliki setidaknya satu tanda

menghisap bibir adalah 44 orang. Dari jumlah tersebut, 11 (25%) berusia 6

tahun, 8(18%) berusia 7 tahun, 11 (25% ) berusia 8 tahun dan 14 (32%) berusia

9 tahun.

Dari hasil, dapat disimpulkan bahwa prevalensi menghisap bibir di

kalangan anak-anak berusia 6 hingga 9 tahun adalah 44%.

Referensi

Dokumen terkait

oleh Kelompok Kerja (Pokja) ULPD tanggal 5 Oktober 2016 melalui Pelelangan Umum Prakualifikasi Pembangunan Gedung KPPN umumkan bahwa Pemenang

Tujuan Menilai korelasi antara jumlah supan kalori dan protein dengan imbang nitrogen pada anak sakit kritis.. Metode Dilakukan studi cross-sectional pada April sampai Juni 2016

Diajukan untuk memenuhi sebagian dari syarat memperoleh gelar Sarjana Pendidikan Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra

Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Yogyakarta, menerangkan. bahwa kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat yang berjudul

Periode revolusi adalah waktu yang diperlukan planet mengitari matahari satu kali putaran. KU KS 21 Maret 21 Juni 23 September

Petugas Perpustakaaan meminta pengunjung mengisi daftar pengunjung secara manual yang ada di tiap ruangan yang akan

Raja Silahi Sabungan pitu ma ianakkon na sian parsonduk bolon na naparjolo sian boru Padang Batanghari ima, Loba Raja (Sihaloho), Tungkir Raja (Situngkir), Sondi Raja (Ruma

Jawaban A benar, karena indera pencium yang terdapat dalam rongga hidung dapat mencium bau yang tidak enak atau sebaliknya (Modul 3, KB 1 Organ dan Sistem Organ pada Hewan