• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perancangan Sistem Informasi Manajemen U

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Perancangan Sistem Informasi Manajemen U"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

UMKM DENGAN MENERAPKAN XML WEB SERVICE

Nurul Azizah

Jurusan Sistem Informasi, Fakultas Teknik, UNIPDU Jombang

Email : [email protected]

Abstrak

UMKM merupakan singkatan dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah yaitu sebuah badan

usaha yang didirikan oleh perorangan yang berdiri sendiri dan bukan merupakan anak

perusahaan. Pelaksanaan pembukuan bisnis UMKM menjadi permasalahan bagi sebagian

pemilik UMKM. Dalam artikel ini, akan dikemukakan sebuah perancangan apikasi untuk pihak

UMKM yang harapannya dapat melakukan pembukuan sederhana dan memanejemen

bisnisnya dengan baik. Aplikasi yang didukung dengan diterapkannya teknologi web servis ini

mampu untuk melakukan pengamanan data dengan baik meskipun terjadi eror dalam aplikasi

tersebut. Data akan tetap terbackup dalam sebuah file XML dan dapat memungkinkan

penukaran data antar alpikasi meskipun berbeda platform.

1. PENDAHULUAN

UMKM merupakan singkatan dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah adalah

badan usaha yang didirikan oleh perorangan dan bukan merupakan anak perusahaan.

Dengan banyaknya masyarakat yang mendirikan badan usaha dapat meningkatkan

kesejahteraan masyarakat dan meminimalisir adanya penganggutran dan kemiskinan

dengan demikian sektor perekonomian Indonesia juga meningkat. Berdasarkan UU

Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro Kecil dan Menengah pasal 3 disebutkan

bahwa usaha mikro bertujuan menumbuhkan dan mengembangkan usahanya dalam

rangka membangun perekonomian nasional berdasarkan ekonomi yang berkeadilan.

Dalam sebuah badan usaha tentunnya banyak proses bisnis didalamnya seperti

proses produksi, keuangan, pencatatan transaksi, penggajian karyawan, pendistribusian

barang, dan lain-lain. Agar dapat lebih mudah dan efesien serta meminimalisir

(2)

menejemen pada badan usaha tersebut. Dalam sistem ini juga dibangun web servis

dengan XML sebagai dasarnya.

Tujuan dari diterapkannya teknologi web servis dalam perancangan sistem ini

adalah untuk mengamankan data ketika database sistem mengalami erorr. Dan dapat

digunakan untuk bertukar data meskipun berbeda platform.

2. TINJAUAN PUSTAKA

2.1UMKM

Menurut Rudjito (2003) usaha mikro adalah usaha yang dimiliki dan

dijalankan oleh penduduk miskin atau mendekati miskin. Usaha mikro sering

disebut dengan usaha rumah tangga. Besarnya kredit yang dapat diterima oleh usaha

adalah Rp 50 juta. Usaha mikro adalah usaha produktif secara individu atau

tergabung dalam koperasi dengan hasil penjualan Rp 100 juta.

Usaha Mikro Berdasarkan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang

UMKM (Usaha Menengah Kecil dan Mikro) adalah usaha produktif milik orang

perorangan dan / atau badan usaha perorangan.

Tujuan Usaha Mikro

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro,

Kecil dan Menengah dalam pasal 3 disebutkan bahwa usaha mikro bertujuan

menumbuhkan dan mengembangkan usahanya dalam rangka membangun

perekonomian nasional berdasarkan ekonomi yang berkeadilan.

2.2SISTEM INFORMASI

Sistem Informasi dapat diartikan sebagai suatu alat untuk menyajikan informasi

dengan cara sedemikian rupa sehingga bermanfaat bagi penerimanya. Tujuannya

adalah untuk menyajikan informasi guna pengambilan keputusan para perencanaan,

pemrakarsaan, pengorganisasian, pengendalian kegiatan operasi subsistem suatu

perusahaan, dan menyajikan sinergi organisasi pada proses. (Al Fatta, 2007)

2.3XAMPP

XAMPP merupakan paket PHP berbasis open source yang dikembangkan

(3)

menggunakan XAMPP, semua kebutuhan telah disediakan oleh XAMPP. Berikut

adalh paket yang telah disediakan:

1. Apache HTTPD

mengelola database dengan cepat, dapat menampung data dalam jumlah yang

sangat besar,dapat diakses oleh banyak user (multi-user), dan mampu melakukan

suatu proses secara singkron atau berbarengan (multi-threaded) (Raharjo,2011)

2.5XML

XML merupakan singkatan dari (Extensible Markup Language) adalah dasar dari

penerapan web service yaitu bahasa markup yang dapat digunakan untuk tukar

menukar data, pengumpulan data dari database yang berbeda. Ada 3 macam XML

yaitu :

XML : standar format dari struktur berkas (file).

XSL : standar untuk memodifikasi data yang diimpor atau diekspor.

XSD : standar yang mendefinisikan struktur database dalam XML

2.6WEB SERVICE

Web service merupakan teknologi yang mengubah kemampuan

transactional web, yaitu kemampuan web untuk saling berkomunikasi dengan pola

program to program (Gottschalk, K. 2002). Dengan menggunakan format dokumen

XML, web servis dapat melakukan tukar menukar data antar perusahaan meskipun

(4)

Gambar 1. Alur web service

3. METODE PENELITIAN

Metode dari penelitian ini adalah :

1. Pengumpulan data

 Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi langsung pada UMKM.  Studi literatur untuk mencari referensi dalam menunjang pembuatan laporan

penelitian ini.

2. Pengembangan sistem

Untuk pengembangan sistem dilakukan dengan metode waterfall.

3. Implementasi sistem

Pengimplementasian sistem pada setiap UMKM.

4. ANALISA DAN PERANCANGAN

4.1Identifikasi Masalah

Permasalah yang dialami para pelaku UMKM yakni kebutuhan akan pencatatan

transaksi keuangan yang efektif dan efisien semakin meningkat sejalan dengan

makin banyaknya volume tansaksi yang terjadi. Di era digital saat ini Teknologi

Informasi yang berkembang sangat bervariasi. Namun, kenyataan yang ada saat ini

masih banyak perusahaan kelas kecil menengah (UMKM) yang masih melakukan

proses transaksi, pencatatan keuangan dan pembuatan laporan baik laporan

transaksi maupun laporan keuangan perusahaan secara manual. Yang dimaksud

manual disini adalah mengandalkan kertas untuk pengarsipan data transaksi dan

(5)

mempersulit dalam proses pencarian data transaksi maupun laporan keuangan.

Proses transaksi dan pembuatan laporan secara manual sering terjadi kesalahan jika

datanya sangat banyak sehingga laporan sering kurang akurat terlebih jika terjadi

perubahan format laporan keuangan.

4.2Kebutuhan Fungsional

Kebutuhan fungsional adalah jenis kebutuhan yang berisi proses-proses apa saja

yang nantinya dapat dilakukan oleh sistem (Fatta, 2007). Pada aplikasi UMKM ini

nantinya akan memiliki kebutuhan fungsional, diantaranya adalah sistem harus

dapat:

1. Create, Update, Delete data Transaksi Penjualan maupun Pembelian.

2. Create, Update, Delete data Produk

3. Read data inventori

4. Mengubah Profil UMKM

5. Mencetak data Transaksi harian maupun bulanan

6. Mencetak laporan Keuangan berbentuk grafik

4.3Analisa Kebutuhan

Data yang dibutuhkan dalam pengembangan sistem informasi ini adalah:

1. Produk: kode_produk(*), nama_produk, harga_produk

2. Bahan: kode_bahan(*), nama_bahan, jumlah_bahan

3. Produksi: kode_produk(*), kode_bahan, hasil_jadi

4. Transaksi-jual: kode_transaksi_jual(*), tgl_transaksi, kode_produk,

harga_produk, jumlah_jual, total_pembayaran

5. Transaksi-beli: kode_transaksi_beli(*), tgl_transaksi, kode_bahan,

harga_bahan, jumlah_beli, total_pembayaran

6. Inventori: kode-produk(*), jumlah_produk, kode_bahan, jumlah_bahan

7. Laporan transaksi: kode_transaksi

4.4Perancangan Sistem

Perancangan sistem ditujukan untuk memberikan gambaran mengenai sistem yang

dikembangkan. Sehingga gambaran awal akan bisa menentukan sistem yang akan

di implementasi didalam UMKM. Berikut adalah gambar rancangan dari aplikasi

(6)
(7)

5. KESIMPULAN

Dengan adanya aplikasi UMKM ini akan memudahkan pemilik umkm untuk

melakukan menejemen bisnisnya. Diantaranya proses pendatan produksi, administrasi,

transaksi penjualan, penggajian karyawan dan lain-lain akan lebih mudah, cepat dan

efisien. Sehingga tidak ada lagi kata kehilangan data transaksi yang sebenarnya dapat

menjadi data penunjang keputusan bisnisnya. Sedangkan dalam hal penyediaan lahan

berkas, tidak menggunakan buku-buku yang mudah rusak/hilang dan akan teratasi

dengan aplikasi ini. Sehingga data menjadi mudah dicari dan dapat menjadi sebuah data

yang relevan. Dan dalam aplikasi ini dapat mengcover data produk jadi atau bahan

produksi agar tidak mengalami kekurangan stok. Dengan pengadobsian teknologi web

servis ini, data akan tersimpan dengan sekalian terjadi eror aplikasi.

6. Daftar Pustaka

Deviana, Hariati. 2011. Penerapan XML Web service Pada Sistem Distribusi Barang.

Jurusan Teknik Komputer, Politeknik Negeri Sriwijaya.

http://pranata.depkeu.go.id/data/kepustakaan/060098070/PENGGUNAAN%20WE% 20SERVICE%20PADA%20SISTEM%20REGISTRASI%20PPJK.pdf

http://ruangchupa.wordpress.com/2011/04/06/apa-itu-web-service/

Gambar

Gambar 1. Alur web service

Referensi

Dokumen terkait

Apabila nuklida memiliki terlalu banyak neutron dan proton (jumlah proton >83) atau yang bermassa besar akan terletak di seberang pita kestabilan, unsur tersebut akan mengalami

dimasa yang modern ini para pengguna teknologi internet semakin berkembang, ini berdampak positif karna dapat mempermudah pekerjaan manusia tetapi dapat

Berdasarkan hasil penelitian tentang faktor yang berhubungan dengan kejadian Obesitas Sentral di Poliklinik Pabrik Gula Camming PTP Nusantara X (Persero) Kab.Bone

Berdasarkan Tabel 1, diperoleh tanggapan 75% sangat setuju dan 25% setuju bahwa penerapan model pembelajaran picture and picture pada materi sistem pengapian elektronik;

terhadap produk atau jasa juga adalah hal terpenting yang harus dilakukan7. oleh usahawan agar kekurangan pada produk atau jasa yang

Dengan semakin meningkatnya kebutuhan (pengambilan) air tanah dan di lain pihak kualitas ruang hidrologinya semakin menurun, akan mengakibatkan terjadinya ketidakseimbangan antara

83 Lampiran 3 Hasil SPSS..

Jumlah sampel yang diambil untuk menunjang penelitian ini adalah 244 ekor Domba Garut jantan tipe tangkas dari tujuh kabupaten di wilayah Jawa Barat, dengan perincian