• Tidak ada hasil yang ditemukan

Emosi Dan Suasana Hati EMOSI DAN SUASANA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Emosi Dan Suasana Hati EMOSI DAN SUASANA"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

Emosi Dan Suasana

Hati

،سيمخلا 17

،رياني 2013

EMOSI DAN SUASANA HATI

AFEK, EMOSI DAN SUASANA HATI

Afek

adalah sebuah istilah yang mencakup beragam perasaan yang dialami seseorang.

Emosi

adalah perasaan-perasaan intens yang ditujukan kepada seseorang atau sesuatu. Ciri-cirinya

adalah:

1.

Disebabkan oleh kejadian-kejadian spesifik.

2. Sangat cepat dalam durasi.

3.

Bersifat spesifik dan banyak ( kemarahan,rasa takut, rasa sedih, bahagia, rasa jijik,dll)

4. Biasanya disertai ekspresi wajah yang jelas.

5. Bersifat orientasi tindakan.

Suasana Hati

adalah perasaan-perasaan yang cenderung kurang intens dibanding emosi dan

seringkali tanpa rangsangan kontektual. Ciri-cirinya:

1. Penyebabnya seringkali umum dan kurang jelas.

2. Berakhir lebih lama dari emosi.

3. Lebih umum ( dua dimensi utama, yaitu afekpositif dan afek negatif).

4. Biasanya tidak diindikasikan dengan ekspresi wajah yang jelas.

5. Bersifat kognitif.

KUMPULAN DASAR EMOSI

Rene Descartes menyebutkan enam “nafsu sederhana dan primitive”, yaitu rasa kagum, cinta, benci, hasrat, gembira, dan sedih. Namun beberapa peneliti berargumen bahwa tidak masuk akal untuk memikirkan emosi-emosi dasar karena emosi lain yang jarang kita alami juga dapat berpengaruh sangat kuat pada kita.

(2)

BEBERAPA ASPEK EMOSI

1.

Biologi Emosi

Semua emosi berasal dari sistem limbik otak. Orang-orang cenderung merasa paling bahagia ketika sistem limbik mereka secara relatif tidak aktif. Ketika sistem limbik ‘memanas’, emosi-emosi negatif seperti rasa marah dan bersalah mendominasi. Dengan kata lain, sistem limbik memberikan sebuah lensa dimana anda dapat menginterpretasikan kejadian-kejadian. Sistem limbik setiap orang berbeda. Akan lebih aktif pada orang-orang depresi. Sistem limbik pada wanita juga lebih besar daripada pria, sehingga wanita cenderung lebih mudah mengalami depresi.

2.

Intensitas

Setiap orang memberika respon yang berbeda-beda terhadap rangsangan pemicu emosi yang sama. Setiap orang memiliki kemampuan bawaan yang bervariasi untuk mengekspresikan intensitas emosional. Berbagai pekerjaan menuntut emosi yang berbeda. Ada yang menuntut untuk tetap tenangm namun ada yang menuntut ekspresi lebih untuk mengubah intensitas emosional bilamana dibutuhkan.

3.

Frekuensi dan Durasi

Suksesnya pemenuhan tuntutan emosional seorang karyawan dari suatu pekerjaan tidak hanya bergantung pada emosi-emosi yang harus ditampilkan dan intensitasnya, tetapi juga pada seberapa sering dan lamanya mereka berusaha menampilkannya.

4.

Apakah Emosi Membuat Kita Irasional?

Rasionalitas dan emosi saling bertentangan, dan jika menampilkan emosi, kemungkinan kita akan bertindak irasional. Kita harus memiliki kemampuan untuk mengalami emosi agar dapat menjadi rasional. Karena emosi memberikan informasi penting mengenai bagaimana kita memahami dunia di sekitar kita. Kunci terhadap pengambilan keputusan yang baik adalah menerapkan pemikiran dan perasaan dalam suatu keputusan.

5.

Apakah Fungsi Emosi Itu?

Setiap emosi, baik emosi positif maupun negatif ditunjukkan karena memiliki tujuan yang bermanfaat. Contohnya marah yang bisa dibilang emosi negative. Seseorang marah bila diganggu, sebenarnya ia memberikan peringatan kepada orang-orang sekitar agar tidak melakukan hal yang sama yang membuatnya marah. Demikian pula emosi positif, contohnya karyawan pelayanan yang merasa empati terhadap pelanggan dapat memberikan layanan pelanggan yang memuaskan.

SUASANA HATI SEBAGAI AFEK NEGATIF & POSITIF

(3)

SUMBER-SUMBER EMOSI DAN SUASANA HATI

1.

Kepribadian

Kepribadian memberi kecenderungan kepada orang untuk mengalami suasana hati dan emosi tertentu. Beberapa orang mempunyai kecenderungan untuk mengalami emosi apapun secara lebih intens. Orang-orang seperti itu memiliki intensitas efekyang tinggi. Intensitas Efek yaitu perbedaan individual dalam hal kekuatan dimana individu-individu mengalami emosi mereka. Jadi, emosi-emosi berbeda dalam dalam intensitas mereka, tetapi juga berbeda dalam bagaimana mereka berkecenderungan untuk mengalami emosi secara intens.

2.

Hari dalam Seminggu dan Waktu dalam Sehari

Sebagian besar orang berada di tempat kerja atau sekolah pada hari Senin-Jum’at. Dengan demikian, sebagian besar orang akan memanfaatkan akhir minggu untuk bersantai dan bersenang-senang.

3.

Cuaca

Cuaca memiliki sedikit pengaruh terhadap suasana hati. Korelasi ilusif menjelaskan mengapa orang-orang cenderung berpikir bahwa cuaca yang menyenangkan meningkatkan suasana hati mereka. Korelasi

ilusif merupakan kecenderungan orang-orang untuk mengasosiasikan dua kejadian yang pada

kenyataannya tidak memiliki sebuah korelasi.

4.

Stres

Stress memengaruhi emosi dan suasana hati. Di tempat kerja, tingkat stress dan ketegangan yang menumpuk di tempat kerja dapat memperburuk suasana hati karyawan, sehingga menyebabkan mereka mengalami lebih banyak emosi negatif.

5.

Aktivitas Sosial

Penelitian mengungkapkan bahwa aktivitas sosial yang bersifat fisik, informal, atauEpicurean (makan bersama orang lain) lebih diasosiasikan secara kuat dengan peningkatan suasana yang positif dibandingkan kejadian-kejadian formal.

6.

Tidur

Kualitas tidur mempengaruhi suasana hati. Ini karena orang yang kurang tidur akan mengalami kelelahan yang lebih besar, kemarahan dan ketidakramahan, sehingga alasan mengapa tidur yang lebih sedikit, atau kualitas tidur yang buruk, menempatkan orang dalam suasana hati yang buruk karena hal tersebut memperburuk pengambilan keputusan dan membuatnya sulit untuk mengontrol emosi.

7.

Olahraga

Penelitian secara konsisten menunjukkan bahwa olahraga meningkatkan suasana hati positif, karena itulah olahraga adalah salah satu terapi untuk mengurangi depresi.

(4)

Seiring bertambahnya usia, suasana hati positif yang tinggi bertahan lebih lama dan suasana hati yang buruk menghilang dengan lebih cepat. Ini dikarenakan pengalaman emosionalnya yang cenderung membaik.

9.

Gender

Sudah menjadi keyakinan umum bahwa wanita lebih menggunakan perasaan mereka dibandingkan pria— bahwa mereka bereaksi lebih secara emosional dan mampu membaca emosi orang lain dengan lebih baik.

BATASAN-BATASAN EKSTERNAL PADA EMOSI

Organisasi dan kultur menetapkan batasan-batasan emosi, yaitu:

1.

Pengaruh-pengaruh Organisasi

Pada umumnya iklim dalam suatu organisasi yang dikelola dengan baik adalah iklim yang berusaha untuk bebas dari emosi.

2.

Pengaruh-pengaruh Kultural

Tingkat seberapaa besar orang mengalami emosi bervariasi dalam setiap kultur. Orang-orangdalam sebagian kultur tampaknya mengalami emosi negative atau positif tertentu, tapi sampai derajat tertentu, frekuensi pengalaman dan intensitas mereka memang bervariasi.

KERJA EMOSIONAL

Kerja emosional adalah ekspresi seorang karyawan dari emosi-emosi yang diinginkan secara

organisasional selama transaksi antarpersonal di tempat kerja. Emosi yang Dirasakan versus Emosi yang Ditampilkan

1. Emosi yang dirasakan adalah emosi sebenarnya dari seorang individu.

2. Emosi yang ditampilkan adalah emosi-emosi yang diharuskan secara organisasional dan

dianggap sesuai dalam sebuah pekerjaan tertentu.

3. Emosi yang dirasakan dan emosi yang ditampilkan seringkali berbeda.

4. Untuk menunjukkan emosi palsu menuntut kita untuk benar-benar menahan emosi yang kita

rasakan.

KECERDASAN EMOSIONAL

Kecerdasan emosional yaitu kemampuan seseorang mendeteksi dan mengelola petunjuk-petunjuk serta informasi emosional. Individu-individu yang memiliki kecerdasan emosional akan menjadi individu yang efektif di dalam melakukan pekerjaan. Kecerdasan emosional sendiri terdiri dari lima dimensi, yaitu:

1.

Kesadaran diri

yaitu sadar atas apa yang anda lakukan ataupun rasakan.

(5)

3.

Motivasi diri

yaitu kemampuan untuk bertahan dalam menghadapi kegagalan dan kemunduran

pada diri anda akibat kehilangan motivasi.

4.

Empati

yaitu kemampuan merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain di sekitar anda (anda

tidak menjadi individu yang cuek).

5.

Keterampilan sosial

yaitu kemampuan menangani emosi-emosi orang lain.

1)

Kasus-kasus yang Mendukung Kecerdasan Emosional

a.

Daya tarik intuitif

b.

Kecerdasan emosi meramalkan kriteria yang penting

c.

Kecerdasan emosi berbasis biologis

2)

Kasus Menentang EI

a.

EI merupakan konsep yang samar

b.

EI tidak dapat diukur

c.

Validitas EI masih dipertanyakan

(6)

1. Seleksi

2. Pengambilan Keputusan

3. Kreativitas

4. Motivasi

5. Kepemimpinan

6. Konflik Antarpersonal

7. Negosiasi

8. Pelayanan Pelanggan

9. Sikap Kerja

10.

Perilaku Menyimpang di Tempat Kerja

11. Bagaimana Para Manajer Mempengaruhi Suasana Hati

ةطساوب ةلسرم

Anis Cahyati

تاقيلعت كانه تسيل

ص

2:46

يف

:

ةيسيئرلا ةحفصلا

:

يف كارتشلا

لئاسرلا

(Atom)

فيشرأ ةنودملا

ةينورتكللا

 ◄ 2013 (1)

نم انأ

Anis Cahyati

ضرع فلملا يصخشلا

لماكلا صاخلا يب

Referensi

Dokumen terkait

Research and Development (R&D). Prosedur pengembangan mengikuti prosedur Borg dan Gall yang dapat dilakukan dengan lebih sederhana dengan melibatkan 10

Tapi sebagai kakek Saya ya mending tidak usah, takut nanti di sawer-sawer mbak, tapi kalau cucu Saya berminat tentunya nanti dalam pengawasan Saya karena Dolalak kan

Kegiatan observasi dilakukan oleh Ibu Dwi Wulandari, S.Ag untuk mengamati aktivitas selama proses pembelajaran berlangsung, baik itu aktivitas guru maupun

Keterlaksanaan administrasi merupakan hal penting bagi guru pendidikan jasmani olaharaga dan kesehatan, dengan perencanaan yang baik, pelaksanaan tentu akan baik, dan

Kebanyakan kasus kaninus inpaksi ini d(emukan prda pasien pasien wanita: dan sering dijumpli di palatal dengan posisr horizontal. lokasi gigi kaninus nnpaksi letaknya

PENGGUNAAN MEDIA PERMAINAN ULAR TANGGA UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPS.. Universitas Pendidikan Indonesia| repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

Permainan Born to the Shop adalah permainan yang dilakukan dengan cara memilih (membeli) bahan yang diperlukan untuk mencocokkan dengan kebutuhan. Permainan ini digunakan

bahwa dalam penyelesaian skripsi ini tidak luput dari campur tangan banyak pihak yang telah memberikan bantuan dan motivasi bagi penulis.. Maka, dalam kesempatan ini,