• Tidak ada hasil yang ditemukan

AUDIT SIKLUS PEROLEHAN DAN PEMBAYARAN KE

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "AUDIT SIKLUS PEROLEHAN DAN PEMBAYARAN KE"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

BAB 21

AUDIT ATAS SIKLUS PEROLEHAN

DAN PEMBAYARAN KEMBALI MODAL

Disusun oleh:

Endah Trisnawati (2012017012) Sumaryati (2012017013)

Lili Nur Indah Sari (2012017017) Devita Fajar T. A (2012017020) Purwanti (2012017023)

Kiftia Yahya (2012017027)

(2)

1. Relatif sedikit transaksi yang mempengaruhi saldo akun,

tetapi setiap transaksi seringkali jumlahnya sangat material.

2. Jika tidak dimasukkan satu transaksi tertentu, mungkin

jumlahnya akan material.

3. Terdapat hubungan hukum entitas usaha klien dan

pemegang saham, obligasi, atau dokumen – dokumen pemilihan serupa.

4. Terdapat hubungan langsung antara akun bunga dan

dividen dengan kewajiban dan ekuitas.

(3)

Berikut adalah akun – akun yang seringkali ditemukan di dalam siklus itu :

 Wesel bayar

 Kontrak yang masih harus dibayar

 Hutang hipotik

 Hutang obligasi

 Beban bunga

 Bunga yang masih harus dibayar

 Kas bank

 Modal saham – saham biasa

 Modal saham – saham preferen

(4)

Identifikasi risiko bisnis klien yang mempengaruhi wesel bayar.

Identifikasi risiko bisnis klien yang mempengaruhi wesel bayar.

Tentukan Salah saji yang dapat ditolerir dan nilailah risiko bawaan untuk wesel bayar.

Tentukan Salah saji yang dapat ditolerir dan nilailah risiko bawaan untuk wesel bayar.

Nilailah risiko pengendalian untuk wesel bayar.

Nilailah risiko pengendalian untuk wesel bayar.

Rancangan dan laksanakan pengujianpengendalian dan

pengujian substantif atas transaksi untuk wesel bayar.

Rancangan dan laksanakan pengujianpengendalian dan

pengujian substantif atas transaksi untuk wesel bayar.

Rancang dan Laksanakan prosedur analitik untuk wesel bayar.

Rancang dan Laksanakan prosedur analitik untuk wesel bayar.

Rancang pengujian terinci atas wesel bayar untuk memenuhi tujuan audit terkait – saldo.

Rancang pengujian terinci atas wesel bayar untuk memenuhi tujuan audit terkait – saldo.

Prosedur audit Ukuran sampel

Item yang akan dipilih Penetapan waktu atas saldo

untuk atas saldo

(5)

Adalah kewajiban hukum kepada kreditor yang

tidak dijamin atau dijamin oleh aktiva. Umumnya

wesel, diterbitkan untuk suatu periode antara 1 bulan

dan 1 tahun, tetapi terdapat juga wesel jangka panjang

yang lebih lama.

(6)

Saldo awal Kas di bank

(7)

Terdapat Empat pengendalian penting atas wesel

bayar:

1.

Otorisasi yang memadai atas penerbitan wesel

baru.

2.

Pengendalian yang mencukupi atas pembayaran

pokok pinjaman dan bunga.

3.

Dokumen dan catatan – catatan memadai .

4.

Verifikasi indepeden secara periodik.

(8)

Pengujian terinci atas saldo

Tiga Tujuan Audit terkait – saldo yang terpenting dalam wesel bayar adalah sebagai berikut:

1. Wesel bayar yang ada yang telah dimasukkan (kelengkapan).

2. Wesel Bayar di dalam skedul dibukukan secara akurat.

(9)

Tujuan audit ekuitas pemilik :

1. Pengendalian intern atas modal saham dan deviden

terkait mencukupi.

2. Transaksi ekuitas pemilik dibukukan dengan semestinya,

sebagaimana yang didefinisikan oleh enam tujuan terkait – transaksi.

3. Saldo ekuitas pemilik disajikan dan diungkapkan dengan

semestinya, sebagaimana didefinisikan oleh tujuan audit terkait – saldo untuk akun ekuitas pemilik (hak/kewajiban dan nilai yang dapat direalisir tidak diaplikasikan.

(10)

Saldo awal Penebusan

saham Penerbitan saham

Saldo akhir Modal saham-biasa

Kas di bank

Saldo awal Penebusan

deviden Saldo awal

(11)

1.

Otorisasi Transaksi yang Memadai

2.

Penerbitan Modal Saham

3.

Pembelian Kembali Modal Saham

4.

Penyelenggaraan Pembukuan dan

Pemisahan Tugas yang Memadai.

(12)

Prosedur yang terpenting untuk pencegahan

salah saji dalam ekuitas pemilik adalah :

1.

Kebijakan yang jelas untuk penyiapan sertifikat

saham dan pembukuan transaksi modal saham.

2.

Verifikasi internal yang independen mengenai

(13)

Terdapat empat perhatian utama dalam audit modal saham dan kelebihan modal disetor atas harga dari:

 Transaksi modal saham yang ada dibukukan

(kelengkapan).

 Transaksi modal saham yang ada dibukukan dan secara

akurat dibukukan (keberadaan dan keakuratan).

 Modal saham secara akurat dibukukan (keakuratan).

 Modal saham disajikan dan diungkapkan secara

memadai (penyajian dan pengungkapan).

(14)

Enam Tujuan paling penting, yang mencakup

audit yang terkait dangan hutang dividen.

1.

Dividen yang dibukukan ada (Keberadaan)

2.

Deviden yang ada dibukukan (Kelengkapan)

3.

Deviden yang dibukukan secara akurat

(Keakuratan)

4.

Deviden yang dibayarkan ke pemegang saham

adalah benar ada (Keberadaan)

5.

Hutang deviden dibukukan (kelengkapan)

6.

Hutang Deviden telah dibukukan dengan akurat

(keakuratan)

(15)

SALAM

DAN

BAHAGIA

Referensi

Dokumen terkait

Dua tujuan audit yang berkaitan dengan saldo yang paling penting dalam wesel bayar adalah : 1.. Wesel bayar dalam skedul telah dicatat secara akrual (

Pengujian saldo yang juga merupakan pengujian transaksi dan transaksi pendapatan belum tertagih, yang telah termasuk dalam piutang usaha, memiliki risiko salah

Pengujian akun ekuitas pemilik dalam perseroan publik, termasuk modal saham biasa, agio saham, laba ditahan dan dividen yang bersangkutan, pengendalian internal atas

Audit terhadap pengkreditan atas laba ditahan yang berasal dari laba tahun yang bersangkutan (atau pendebitan yang disebabkan kerugian) dilakukan

wesel bayar, hutang kontrak, hipotek, hutang obligasi, beban bunga, bunga yang masih harus dibayar, kas di bank, modalsaham biasa, modal saham preferen, modal disetor atas nilai

 Merancang pengujian atas rincian saldo akun kewajiban penggajian untuk memenuhi tujuan audit yang berkaitan dengan saldo. Verifikasi akun kewajiban yang berkaitan

Tidaklah lazim untuk melihat kertas kerja audit yang meliputi saldo awal dari setiap akun dalam siklus perolehan dan pembayaran kembali modal atau hutang jangka panjang dan

Perkiraan-perkiraan utama dalam siklus ini meliputi wesel bayar, utang kontrak, utang hipotik, utang obligasi, beban bunga, bunga masih harus dibayar, kas di bank, modal-saham