Pengaruh Transaksi Pihak - Pihak yang Mempunyai Hubungan Istimewa dan Manajemen Laba Terhadap Kinerja Keuangan dengan Good Corporate Governance sebagai Variabel Moderating pada Perusahaan Manufaktur di Bursa Efek Indonesia
Teks penuh
Dokumen terkait
Dari hasil pengujian asumsi klasik dan hipotesis mengenai Transaksi pihak yang mempunyai Hubungan Istimewa dan manajemen laba dengan Good Corporate Governance
Dengan adanya good corporate governance yang diantaranya adalah keberadaan komite audit, dewan komisaris independen, ukuran dewan komisaris dan dewan direksi diharapkan monitoring
Dengan adanya mekanisme good corporate governance yang diantaranya adalah keberadaan komite audit independen, dewan direksi independen, proporsi dewan komisaris independen dan
Simpulan dari hasil penelitian ini adalah mekanisme good corporate governance yang digunakan yaitu dewan komisaris independen, komite audit independen, dan
Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh good corporate governance yang terdiri atas komite audit, dewan direksi, kualitas KAP, dan komisaris
Indikator struktur good corporate governance yang digunakan dalam penelitian ini adalah dewan komisaris, dewan komisaris independen, komite audit, serta kualitas
menggunakan variabel independen good corporate governance yang dijabarkan dengan dewan komisaris independen, dewan direksi, komite audit, kepemilikan
sedangkan good corporate governance yang diproksikan dengan kepemilikan institusional, dewan komisaris independen, komite audit dan kualitas audit tidak berpengaruh signifikan