• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II - Gambaran Pola Konsumsi Pangan dengan Pendekatan Pola Pangan Harapan pada Keluarga Perokok di Kecamatan Berastagi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "BAB II - Gambaran Pola Konsumsi Pangan dengan Pendekatan Pola Pangan Harapan pada Keluarga Perokok di Kecamatan Berastagi"

Copied!
21
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 2.1 Kriteria Pemberian Bobot Untuk Setiap Kelompok Pangan
Tabel 2.3 Faktor Unit Konsumen Energi (UE) Menurut Jenis Kelamin danKelompok Umur.
Tabel 2.4 Faktor Unit Konsumen Protein (UP) Menurut Kelompok Umur
Gambar 2.1 Kerangka Konsep Penelitian

Referensi

Dokumen terkait

Perlu dilakukan pembinaan berkelanjutan untuk semua anggota kelompok P2KP tentang penerapan konsumsi pangan yang beragam serta keluarga kelompok P2KP lebih

Gambaran pertumbuhan balita berdasarkan indeks BB/U dengan kategori gizi kurang di Kecamatan Berastagi, jumlah paling tinggi adalah balita pada keluarga perokok yaitu

Jumlah, keragaman dan mutu gizi pangan secara sederhana dapat diamati dari suatu susunan atau pola ketersediaan dan konsumsi pangan, salah satu parameter sederhana yang dapat

Balita dengan gizi yang kurang akan lebih mudah terserang ISPA. dibandingkan balita dengan gizi normal karena faktor daya tahan tubuh

Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan pola konsumsi pangan (kuantitas dan kualitas) dan ketersediaan pangan dengan status gizi keluarga di Kecamatan Padangsidimpuan

Apakah pada saat salah satu anggota keluarga sedang merokok anak tetap dibiarkan berdekatan dengannya?. Selalu dijauhkan dari anggota keluarga yang sedang merokok

Tingkat pemenuhan kebutuhan zat gizi diper- oleh dari jumlah asupan masing-masing zat gizi dari 9 kelompok pangan yang dikonsumsi subjek diban- dingkan dengan Angka Kecukupan

Tabel 7 menunjukkan bahwa proporsi sampel menurut mutu gizi konsumsi pangan berdasarkan sepuluh zat gizi dengan kategori sangat rendah lebih banyak terjadi pada