Peran Teori Keuangan
William H 3112165
Septiyono 3112243
FAKULTAS BISNIS & EKONOMIKA
UNIVERSITAS SURABAYA
1. Peran Teori Keuangan (part 1)
1.1 Building Block Teori Keuangan Moderen
Teori keuangan moderen sendiri terdiri dari 12 teori utama. Praktisi keuangan
menggunakan konsep tersebut untuk menganalisa, merancang, dan mengaplikasikannya pada tantangan bisnis yang sesungguhnya. 12 teori utama tersebut telah sekian lama ada dan sudah direvisi juga disempurnakan di masa yang akan datang sebagai penelitian baru dan umpan balik dari praktik sebenarnya ada. Teori-teori tersebut hampir tidak bisa dibuang atau dianggap usang.
1.1.1 Saving dan Investasi di Pasar Modal Sempurna
Fisher (1930) menunjukan bagaimana pasar modal meningkatkan utilitas dari pelaku
ekonomi dengan adanya surplus kekayaan (savers) dan pelaku dengan kesempatan investasi yang melebihi kekayaan mereka (borrowers) dengan menyediakan kelompok dengan biaya rendah untuk mencapai tujuannya. Savers dapat mendapatkan pendapatan yang lebih tinggi dengan meminjamkan pada pasar modal kemudian mereka mencari peminjam, dan peminjam mendapatkan biaya murah tanpa biaya pencarian. Hasil akhirnya adalah bahwa savers
memilih untuk menyimpan uangnya dari pada tidak menggunakan pasar modal. Dan
peminjam bisa mendapatkan lebih dengan harga yang murah daripada bila mereka melakukan pendanaan sendiri.
Tanpa pemisahan dari investasi dan keputusan keuangan, perusahaan harus menyesuaikan keputusan investasi mereka dengan preferensi dari investor, dan pada perusahaan besar dengan hukumnya sendiri tidak akan bisa mencapai eksistensinya.
1.1.2 Teori Portfolio
Markowiz menunjukkan dimana bila menambahkan asset pada suatu investasi portfolio, total risiko portfolio yang diukur dengan variance ( atau standard deviasi ) dari total pendapatan mengalami penurunan terus menerus. Tapi ekspektasi pendapatan dari portfolio adalah rata-rata tertimbang dari ekspektasi pendapatan pada asset individu.
Dengan kata lain dengan menginvestasikan pada portfolio dibandingan dengan asset individu, investor dapat menurunkan total risiko dari investasi tanpa mengorbankan return.
THE IMPACT OF DIVERSIFICATION ON PORTFOLIO RISK Variance
Of return on the portfolio
0 10 20
1.1.3 Teori Struktur Modal
M M propositon 2 menyatakan jika ekspektasi return suatu perusahaan tetap maka penambahan hutang akan meningkatkan required return on equity sebanding dengan besar penambahan hutang.
Gabungan dari kedua proposisi ini memberikan dasar argumentasi bahwa
keputusan struktur modal tidak relevan pada kondisi pasar modal yang sempurna.
HOW VALUE IS CREATED IN THE MODIGLIANI-MILLER CAPITOL STRUCTURE MODEL
Operating profits
1.1.4 Kebijakan dividen
Setelah membuat teori struktur modal, ?Modigliani dan Miller mengemukakan teori tentang kebijakan dividen yang bisa juga disimpulkan bahwa kebijakan dividen tidak relevan. Pada pasar modal sempurna, perusahaan akan dengan cepat dan murah dalam menerbitkan saham baru kapan saja diperlukan. Sehingga pada saat perusahaan kekurangan dana untuk investasi, perusahaan dapat mencari pengganti dana tersebut pada pasar modal.
1.1.5 Model Assets Pricing
CAPM berasumsi bahwa investor memegang suatu portfolio yang sudah terdiversifikasi dengan baik sehingga unsystematic risk yang melekat pada tiap tiap asset yang terdapat pada portfolio menjadi tidak berarti.
Pada kondisi seperti ini hanya systematic risk yang penting diperhatikan, karena risiko ini tidak dapat dihilangkan melalui proses diversivikasi.
Kontribusi shape yang pertama adalah bagaimana dia mendefinisikan risiko sistematis dan memformulakan bagaimana investor dapat melakukan trade-off antara risiko dan return.
Kontribusi berikutnya adalah pada kondisi keseimbangan setiap asset harus menawarkan ekspektasi return yang secara linier berkorelasi positif dengan kovarian dari ekspektasi return portfolio pasar.
Secara sistematis CAPM dinyatakan dalam persamaan sebagai berikut: E ( Rj ) = Rf + B ( Rm – Rf)
Dimana ( Rm – Rf ) adalah market risk premium. 1.1.6 Teori Pasar Modal Efisien
Fama (1970) mendefinisikan efisiensi dalam 3 tingkatan :
1. Pasar efisien dalam bentuk weak form, dimana harga sekuritas telah
mencerminkan seluruh data historis yang relevan. Dengan kata lain, investor tidak akan mendapat return diatas rata-rata.
2. Pasar efisien dalam bentung semi-strong form dimana harga sekuritas telah mencerminkan seluruh informasi relevan yang dipublikasikan.
3. Efisiensi dalam bentuk strong-from dimana harga sekuritas telah
Statement of Authorship
“Saya/kami yang bertandatangan dibawah ini menyatakan bahwa makalah/tugas terlampir adalah murni hasil pekerjaan saya/kami sendiri. Tidak ada pekerjaan orang lain yang saya/kami gunakan tanpa menyebutkan sumbernya.
Materi ini tidak/belum pernah disajikan/digunakan sebagai bahan untuk makalah/tugas pada mata ajaran lain kecuali saya/kami menyatakan dengan jelas bahwa saya/kami menyatakan dengan jelas menggunakannya.
Saya/kami memahami bahwa tugas yang saya/kami kumpulkan ini dapat diperbanyak dan atau dikomunikasikan untuk tujuan mendeteksi adanya plagiarisme.”
Nama NRP
Judul Makalah/Tugas :
Tanggal :
Dosen :
Surabaya, ...