PERANAN BUDAYA DAERAH UNTUK
MEMPERKOKOH KETAHANAN BUDAYA
NASIONAL
Program Sarjana Ekonomi Manajemen
UNIVERSITAS GUNADARMA
Mata Kuliah : Ilmu Budaya Dasar Nama Lengkap : Sri Setiawaty
Npm : 18211261
Dosen : Muhammad Burhan Amin
Judul Makalah : Peranan Budaya Daerah Untuk Memperkokoh Ketahanan Budaya Nasional
KATA PENGANTAR
Penulis panjatkan puji dan syukur kehadirat Allah S.W.T atas segala rahmat dan karunia-Nya sehingga Penulis dapat menyelesaikan makalah untuk tugas mata kuliah Ilmu Budaya Dasar yang berjudul “Peran Budaya Daerah Memperkokoh Ketahanan Budaya Nasional” tepat pada waktunya.
Penulis mengucapkan terima kasih kepada segenap pihak yang telah membantu memotivasi dan memberi masukan-masukan yang bermanfaat sehingga Penulis dapat membuat makalah ini dengan baik. Khususnya, Penulis ucapkan terima kasih kepada Bapak Muhammad Burhan Amin selaku dosen mata kuliah Ilmu Budaya Dasar yang telah memberi tugas makalah ini. Sehingga Penulis dapat belajar hal-hal baru tentang pentingnya peranan kita sebagai generasi penerus bangsa untuk menjaga dan melestarikan budaya lokal yang merupakan bagian penting dari ketahanan kebudayaan nasional.
Penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, untuk itu Penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun demi kesempurnaan makalah ini. Semoga makalah ini bermanfaat untuk pembaca khususnya serta rekan-rekan mahasiswa pada umumnya.
Bekasi,
Penulis, 11 Oktober 2011
II.3
Kesempatan ... ... 7
II.4
Hambatan ... .7
BAB III KESIMPULAN DAN
SARAN ... 8
III.1
Kesimpulan ... ... 8
III.2
Saran ... ... 8
DAFTAR
BAB I
PENDAHULUAN
I.1 Latar Belakang
Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sansekerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) yang artinya hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Dalam bahasa Inggris kebudayaan disebut culture, yang berasal dari kata Latin Colere, yaitu mengolah atau mengerjakan. Bisa diartikan juga sebagai mengolah tanah atau bertani. Kata culture juga kadang diterjemahkan sebagai “kultur” dalam Bahasa Indonesia. Sedangkan, menurut Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi, kebudayaan adalah sarana hasil karya, rasa dan cipta masyarakat.
Indonesia kaya akan seni dan budaya. Indonesia memiliki sekitar 300 kelompok etnis, tiap etnis memiliki warisan budaya yang berkembang selama berabad-abad, dan kebudayaan dari masing-masing daerah terbentang luas dari Sabang sampai Merauke. Kekayaan kultur yang ada di negara ini seakan ingin menegaskan kepada dunia bahwa keberagaman bukanlah suatu penghalang untuk sebuah kesatuan.
Kebudayaan Indonesia dapat didefsinikan sebagai seluruh kebudayaan lokal yang telah ada sebelum bentuknya nasional Indonesia pada tahun 1945. Seluruh kebudayaan lokal yang berasal dari beraneka ragam suku-suku di Indonesia merupakan bagian integral daripada kebudayaan Indonesia.
manusia. Maka dari itu diperlukan peranan budaya lokal untuk mendukung ketahanan budaya nasional itu sendiri.
I.2 Tujuan
Tujuan dari penulisan makalah ini antara lain :
1) Memenuhi tugas mata kuliah Ilmu Budaya Dasar.
2) Memberikan informasi kepada para pembaca tentang pentingnya perananan budaya lokal sebagai salah satu alat untuk memperkokoh ketahanan budaya nasional.
3) Memotivasi kepada para pembaca dan generasi muda untuk mencintai kebudayaan daerahnya masing-masing.
I.3 Sasaran
Bangsa Indonesia telah dikenal oleh dunia internasional karena memiliki keragaman budaya dari sabang sampai merauke. Mulai dari adat istiadat, kebiasaan, bahasa, rumah adat, pakaian adat, makanan khas dan masih banyak yang lainnya. Seharusnya kita sebagai generasi penerus bangsa harus bisa melestarikan dan menjaga warisan dari nenek moyang kita tersebut.
Sasaran dari penulisan makalah ini antara lain :
1) Generasi muda sebagai ujung tombak dari masa depan bangsa. 2) Pemerintah sebagai lembaga yang mempunyai peranan utama
BAB II
mungkin dihadapi dalam hal mempertahankan budaya sebagai ketahanan nasional. Analisa SWOT sendiri adalah sebuah bentuk analisa situasi dan kondisi yang bersifat deskriptif (memberi gambaran). Analisa ini terdiri dari empat komponen dasar :a) Strength (Kekuatan) adalah situasi dan kondisi yang merupakan kekuatan peranan budaya daerah dalam memperkokoh budaya nasional.
b) Weakness (Kelemahan) adalah situasi atau kondisi yang merupakan kelemahan dari peranan budaya daerah dalam memperkokoh budaya nasional.
c) Opportunity (Kesempatan) adalah situasi atau kondisi yang merupakan peluang dari peranan budaya daerah dalam memperkokoh budaya nasional.
d) Threat (Hambatan) adalah situasi atau kondisi yang merupakan hambatan-hambatan yang dapat mengancam eksistensi peranan budaya daerah dalam memperkokoh budaya nasional.
II. 1 Kekuatan (Strength)
yang dianut. Semua itu dijadikan kekuatan untuk dapat memperkokoh ketahanan budaya bangsa dimata Internasional. Memiliki ciri khas budaya lokal Indonesia.
II.2 Kelemahan (Weakness)
Minimnya kesadaran masyarakat ; kurangnya kesadaran masyarakat dalam melestarikan budaya lokal pada masing-masing daerah bisa mengikis ciri budaya yang ada.
Pengaruh budaya luar ; Kurangnya saringan terhadap budaya luar yang dapat merusak jati diri bangsa.
Kurangnya minat generasi bangsa untuk mempelajari budaya lokal lebih mendalam.
III.3 Peluang (Opportunity)
Bidang pariwisata ; Budaya lokal Indonesia lebih dikenal dalam dunia internasional dengan mengembangkan sistem pariwisata yang ada.
IV.4 Hambatan (Threat)
Kemajuan teknologi ; Kemajuan IPTEK mengikisnya kebudayaan yang ada.
Perubahan alam ; Alam terus berubah mengikuti perubahan zaman menjadikan tantangan tersendiri dalam upaya melestarikan kebudayaan yang ada.
BAB III
KESIMPULAN DAN SARAN
III.1 Kesimpulan
Indonesia adalah negara yang kaya akan suku dan budaya setiap suku mempunyai budaya lokal yang berbeda denga suku lainnya. Kebudayaan itulah yang menjadikan jati diri Negara Indonesia dimata Internasional.
Budaya lokal sendiri adalah salah satu warisan dari nenek moyang yang harus kita jaga dan lestarikan. Selain itu kita juga harus memahami arti kebudayaan dan menjadikan keragaman budaya adalah sebagai pemersatu Bangsa Indonesia seperti semboyan negara kita “Bhineka Tunggal Ika” yang artinya berbeda-beda akan tetapi satu jua.
Pemerintah, masyarakat dan kita sebagai generasi penerus bangsa berperan penting dalam kelestarian budaya lokal demi terwujudnya ketahanan budaya nasional Indonesia.
III.2 Saran
Pentingnya pencanangan program yang jelas diseluruh bidang guna menunjang ketahanan budaya nasional :
Bidang pariwisata ; Pemerinta daerah dan pemerintah pusat diharap mampu untuk mempromosikan setiap daerah yang memiliki keunggulan pariwisata dan mengakomodir seluruh sarana maupun prasarana disetiap daerah.
Bidang industri ; Meyakinkan pengusaha-pengusaha lokal maupun mancanegara untuk mau menanamkan modalnya di negeri ini, dengan menunjukan kearifan lokal yang dimiliki bangsa ini.
Bidang seni ; Mengadakan atau mengikuti festival budaya, guna lebih memperkenalkan kebudayaan apa saja yang ada di Indonesia, baik itu festival musik ataupun alat musik serta tarian daerah.
DAFTAR PUSTAKA
1) Wisnu Arif http://wisnoe33.blogspot.com/2010/03/peranan-budaya-lokal-memperkokoh-budaya.html ; 04 Maret 2010
2) http://en.wikipedia.org/wiki/Indonesia