• Tidak ada hasil yang ditemukan

Materi 08 Perkembangan Fisik dan Kognitif Early

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Materi 08 Perkembangan Fisik dan Kognitif Early"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

Perkembangan Fisik.

Perubahan dan pertumbuhan fisik

Anak-anak tumbuh secara cepat pada usia 3 dan 6 tahun, tetapi lebih lambat dibandingkan sebelumnya. Pada usia sekitar 3 tahun, anak-anak biasanya mulai kehilangan bentuk tubuh membulat seperti bayi serta mulai tampak lebih langsing dan atletis sesuai dengan bentuk tubuh kanak-kanak. Karena perkembangan otot perut, perut anak-anak mengencang, badan, tangan, dan kaki tumbuh lebih panjang. Kepala masih relatif besar, tetapi bagian tubuh yang lain terus berubah sehingga proporsi tubuh makin mirip orang dewasa. Baik anak laki -laki maupun perempuan biasanya tumbuh sekitar 5 sampai 8 sentimeter per tahun selarna masa kanak-kanak awal dan mengalami pertambahan berat badan sekitar 2 sampai 3 kilogram per tahun. Keunggulan berat dan tinggi badan pada anak laki-laki dibandingkan anak perempuan akan terus berlanjut sampai masa percepatan pertumbuhan (growth spurt) pada masa puber.

Pertumbuhan otot terus terjadi sehingga membuat anak-anak jadi lebih kuat. Tulang rawan berubah menjadi tulang dalam kecepatan yang lebih tinggi dibandingkan sebelumnya, dan tulang menjadi lebih keras, memberikan anak-anak bentuk tubuh yang lebih kukuh dan melindungi organ-organ dalam. Perubahan-perubahan yang diatur oleh otak dan sistem saraf yang juga masih berkembang ini menghasilkan perkembangan kemampuan motorik yang luas. Peningkatan kapasitas sistem pernapasan dan sirkulasi tubuh membangun stamina dan sejalan dengan sistem kekebalan yang berkembang, menjadikan anak-anak lebih sehat dari sebelumnya. Pola tidur

PERKEMBANGAN

FISIK

9

Perubahan dan Pertumbuhan Fisik

(2)

Pola tidur kanak-kanak awal memiliki ritme sendiri, berubah seiring dengan pertumbuhan. Anak kecil tidur lelap pada malam hari. Kebanyakan anak di As rata-rata waktu tidur 11 jam pada malam hari ketika mereka berusia 5 tahun dan tidak tidur siang. Waktu tidur bervariasi tergantung kebudayaan. Pada lingkungan suku Hare di Kanada, anak berusia 3 tahun, mereka tidak tidur siang, tetai mereka ditidurkan setelah makan malam dan boleh tidur sepuas mereka sampai pagi.

Waktu tidur bagi anak dapat mengakibatkan kecemasan terhadap perpisahan(separation anxiety) dan si anak berupaya untuk menghindari hal ini. Anak kecil akan mengembangkan rutinitas yang rumit sebelum mereka mau naik ke tempat tidur, dan mungkin akan memakan waktu yang lama sebelum mereka bisa tertidur. Rutinitas yang tweratur dan konsisiten dapat mengurangi masalah ini. Anak kecil yang terbiasa disusui dan dibuai sebelum tidur, mungkin akan mengalami kesulitan untuk tertidur sendiri.

Pola tidur pada anak

Pola tidur berubah seiring dengan pertumbuhan. Pola tidur pada masa kanak-kanak awal memiliki ritmenya tersendiri. Anak kecil tidur lebih lelap pada malam hari dibandingkan pada saat mereka lebih besar nantinya. Kebanyakan anak di AS rata-rata tidur 11 jam pada malam hari ketika mereka berusia 5 tahun dan tidak tidur siang lagi. Di beberapa kebudayaan, waktu tidur ini bisa bervariasi. Anak kecil pada suku Gusii di Kenya, suku Jawa di Indonesia, dan Zuni di New Mexico, tidak memiliki waktu tidur yang teratur, mereka diperbolehkan untuk terjaga sampai larut malam dan melihat kegiatan para orang dewasa sampai mereka mengantuk. Dalan lingkungan orang-orang Hare di Kanada, anak berusia 3 tahun tidak tidur siang, tetapi mereka ditidurkan setelah makan malam dan boleh tidur sepuas mereka pada pagi hari.

Waktu tidur dapat mengakibatkan kecemasan terhadap perpisahan (separation anxiety), dan si anak mungkin melakukan segala upaya untuk menghindari hal ini. Anak kecil mungkin akan mengembangkan rutinitas yang rumit sebelum mau naik ke tempat tidur dan mungkin akan memakan waktu lebih lama sebelum mereka bisa tertidur. Rutinitas yang teratur dan konsisten dapat mengurangi masalah umum ini. Anak kecil yang terbiasa untuk disusui dan dibuai sebelum tidur mungkin akan mengalami kesulitan untuk dapat tertidur sendiri.

Gangguan-gangguan tidur pada anak

Anak yang mengalami teror dimalam hari ( pada saat tidur) akan terjaga secara tiba-tiba dari tidur pulas dan berada pada kondisi uring-ringan. Sianak bisa berteriak dan duduk ditempat tidur, Pola Tidur dan

(3)

bernapas dengan cepat, dan mungkin terdiam atau melempar barang-barang disekitar tempat tidurnya. Meskipun demikian, ia tidak benar-benar terjaga, akan segera tertidur kembali, dan keesokan harinya tidak mengingat tentang kejadian tersebut. Teror dimalam hari (night terrors) kebanyakan muncul pada usia antara 3 -13 tahun. Gangguan tidur dimalam hari lebih banyak menimpa anak laki-laki dibandingkan anak perempuan.

Ganguan tidur dapat dipicu oleh aktivitas secara tidak sengaja pada sistem pengendali motorik di otak atau bisa juga dipicu oleh gangguan pernapasan atau gerakan kaki yang berlebihan. Gangguan ini dapat diturunkan dari keluarga. Mimpi buruk merupakan hal yang umum, menurut laporan orang tua di Swedia, hamper 58 persen dari anak swedia berusia 5-7 tahun mengalami hal ini. Hal ini sering kali disebabkan karena mereka tetap terjaga sampai larut, makan makanan berat sebelum waktu tidur, atau terlalu bersemangat, seperti, karena menonton siaran televisi yang terlalu mengasyikkan, menonton seram, atau mendengar cerita yang menakutkan sebelum tidur. Mimpi buruk yang kadang-kadang terjadi tidak perlu dikhawatirkan, tetapi jika sering dan terus terjadi, terutama mimpi yang membuat anak jadi takut atau cemas ketika mereka terjaga, dapat menjadi tanda-tanda stres yang berlebihan.

Perkembangan motorik

Anak-anak prasekolah mengalami kemajuan yang luar biasa dalam

kemampuan motorik kasar (gross motor skills) seperti berlari, dan melompat yang melibatkan otot besar. Perkembangan sensorik dan area motorik pada kortex dan serebrum memungkinkan koordinasi yang lebih baik antara yang ingin dilakukan oleh anak dan yang bisa mereka dilakukan. Dikarenakan otot dan tulang mereka lebih kuat serta kapasitas paru-paru yang lebih besar. Mereka biasa berlari, melompat, dan memanjat lebih jauh dan cepat. Setiap anak memiliki ketangkasan yang berbeda, tergantung pada warisan genetika, dan kesempatan berlatih. Hanya 20 % anak usia 4 tahun yang bisa melempar dengan baik, dan hanya 30 & yang dapat menangkap dengan baik. Cara terbaik untuk perkembangan fisik adalah melalui bermain bebas bebas dan tidak terstruktur.

Kemampuan motor halus (fine motor skills) seperti mengancingkan baju, menggambar, serta koordinasi mata dan otot halus. Pencapaian dalam kemampuan ini memungkinkan anak kecil untuk mengambil tanggungjawab terhadap perawatan pribadi mereka. Seiring dengan perkembangan kemampuan-kemampuan motorik, anak-anak prasekolah secara terus menerus menggabungkan kemampuan-kemampuan yang sudah mereka miliki dengan kemampuan yang baru mereka dapatkan untuk menghasilkan kapabilitas yang lebih kompleks. Kombinasi dari kemampuan-Perkembangan

(4)

kemampuan yang berbeda ini bisa disebut sistem aksi (system of actions)

Perkembangan kognitif

Jean Piaget menggambarkan masa kanak-kanak awal sebagai tahap praoperasional (preoperational stage) dari perkembangan kognitif. Anak usia ini belum siap untuk melakukan operasi mental yang logis. Meskipun demikian demikian, tahap praoperasional, yang berlangsung pada usia sekitar 2-7 tahun ditandai dengan ekspansi yang besar dalam penggunaan pemikiran-pemikiran simbolis atau kemampuan representasi yang pertama kali muncul pada tahap akhir sensorimotorik.

Kemajuan Pemikiran Praoperasional

Kemajuan dalam pemikiran simbolis diiring dengan tumbuhnya pemahaman mengenai ruang, hubungan sebab akibat, identitas, kategorisasi, dan angka. Beberapa pemahaman ini sudah ada pada masa bayi dan batita. Sebagian lain mulai berkembang pada masa anak-anak awal, tetapi belum tumbuh sempurna samapai pada masa kanak-kanak tengah.

Fungsi Simbolis

Kemampuan untuk menggunakan simbol-simbol atau representasi mental (kata-kata, angka, atau gambar yang mana seseorang melekatkan arti tertentu. Penggunaan simbol-simbol adalah tanda universudaya manusia. Tanpa simbol manusia tidak bisa berkomunikasi secara verbal, membuat perubahan, membaca peta atau merasakan betapa berfoto seseorang yang jauh dan dicintai. Simbol-simbol ini membantu anak untuk mengingat dan memikirkan hal-hal yang tidak hadir secara fisik (seseorang yang menggambarkan berdasarkan ingatan). Anak-anak prasekolah menunjukkan fungsi simbolis melalui tumbuhnya peniruan tertunda (deffered imitation) bermain pura-pura, dan bahasa.

Aspek-Aspek Ketidakmatangan Pemikiran Praoprasional

Salah satu karakteristik utama dari pemikiran praoperasional adalah centration: kenderungan untuk fokus terhadap satu aspek dari sebuah situasi dan mengabaikan aspek-aspek lainnya. Menurut Piaget anak prasekolah bisa mencapai satu kesimpulan yang tidak logis karena ketidak mampuan mereka untuk melakukan

decenter: berpkir mengenai beberapa aspek dari sebuah situasi pada saat yang bersamaan.

(5)

tersebut dilihat oleh boneka. Piaget menemukan bahwa anak kecil biasanya tidak dapat menjawab pertanyaan secara benar, tetapi mereka menggambarkan “gunung-gunung” tersebut dari sudut pandang mereka sendiri. Piaget melihat hal ini sebagai bukti bahwa anaqk praoperasional tidak mampu membayangkan sudut pandang yang berbeda.

Konservasi

Salah satu contoh klasik dari egosentrisme adalah kegagalam memahami konservasi (conservation) kenyataan dua hal yang sama akan tetap sama, meskipun penampilan mereka diiubah, selama tidak ada yang ditambah atau diambil. Piaget menemukan bahwa anak tidak benar memahami prinsip ini, sampai mereka mencapai tahap kongkret operasional, dan mengembangkan berbagai macam konservasi pada usia yang berbeda. Sebagai sebuah fenomena “horizontal decalage”.

Salah satu tipe konservasi . konservasi cairan. Kepada Timothy, ditunjukkan dua gelas bening sama persis baik bentuk dan pendek dan lebarnya, serta berisi air dalam jumlah yang sama. Kemudian Timothy ditanya apakah apakah kedua gelas tersebut berisi air yang sama? Jika iaq setuju, peneliti menuangkan air dari salah satu gelas ke gelas ketiga yang lebih tinggi dan sempit. Kemudian ditanyakan kembali pada Timothy , apakah kedua gelas berisis air dalam jumlah yang sama? Atau salah satu jumlahnya lebih banyak? Mengapa? Pada kanak-kanak awal, setelah melihat air dituangkan dari gelas yang lebih pendek dan lebar pada gelas yang lebih tinggi dan sempit, atau bahkan ketika mereka menuangka sendiri. Pada kasus Timothy, ia akan mengatakan bahwa salah satu gelas yang lebih pendek atau tinggi berisi air yang lebih banyak. Ketika ditanya mengapa? Ia berkata bahwa kalau begini yang lebih banyak ini. Anak pra operasional tidak dapat mempertimbangkan tinggi lebar pada saat yang bersamaan. Mereka terpusat pada satu aspek, menurut Piaget mereka belum dapat berpikir logis. Kemampuan berpikir konservasi dibatasi oleh kebalikan (irreversibility): kegagalan dalam memahami bahwa sebuah tindakan operasi dapat berlangsung dua arah atau lebih. Setelah Timothy dapat membayangkan mengembalikan air informasi meningkat, dan mereka mulai membentuk ingatan jangka panjang. Meskipun demikian, anak kecil tidak bisa mengingat sebaik orang yang lebih tua. Anak kecil cenderung untuk fokus pada detail pasti dari sebuah kejadian yang sering kali gampang Konservasi

(6)

dilupakan. Sedangakan anak yang lebih tua dan orang dewasa biasanya berkonsentrasi pada intisari apa yang terjadi.

Berbagai Proses dalam Kapasitas Dasar dibutuhkan. Cara bagaimana otak menyimpat informasi dianggap universal, meskipun efisiensi dari setiap sistem dapat berbeda-beda (siegler, 1998). Model perosesan informasi menggambarkan bahwa otak memiliki tiga “gudang”: yaitu : ingatan sensorik, ingatan kerja dan ingatan jangka panjang.

Ingatan sensorik (sensory memory) adalah “tempat penampungan” sementara dari informasi sensorik yang masuk. Ingatan sensorik hanya memiliki sedikit perubahan dari masa bayi (Siegler 1998). Tanpa adanya pemrosesa pengodean ingatan sensorik akan hilang dengan cepat. Informasi yang sedang dikodekan atau diambil kembali disimpan di ingatan kerja (working memory) sebuah gudang jangka pendek untuk informasi yang sedang digunakan oleh seseorang yang berusaha memahami, memikirkan atau mengingat sesuatu. Informasi yang sudah dikodekan dipindahkan ke ingatan jangka panjang ( long term memory) sebuah gudang dengan kapasitas hampir tidak terbatas yang menyimpan informasi untuk jangka waktu yang sangat lama.

Pengenalan dan mengenang.

Pengenalan dan mengenang adalah dua tipe pemanggilan kembali. Pengenalan ( recognition) adalah kemampuan untuk mengidentifikasi sesuatu yang pernah ditemui sebelummnya, (contoh mengambil sarung tangan dari kotak barang hilang).

Mengenang ( recall adalah kemampuan mereproduksi pengetahuan dari ingatan (contoh) mendeskripsikan sarung tangan pada orang lain atau menggambar huruf di udara setelah melihat satu kali. Anak prasekolah, seperti juga kelompok usia yang lain, lebih baik dalam pengenalan dari pada mengenang, tetapi kedua kemampuan ini meningkat seiring dengan bertambahnya usia. Makin familiar dengan suatu hal, makin baik mereka mengingat. Pembentukan Ingatan pada Masa Kanak-kanak

(7)

Ingatan generik (generic memory), yang dimulai pada usia kira-kira 2 tahun, menghasilkan naskah (script) atau bagan kejadian yang familiar dan berulang tanpa adanya detail tempat dan waktu. Situaisi yang rutinitas yang berlangsung lagi dan lagi. Ini membantu anak dalam mengetahui apa yang akan terjadi dan bagaman harus bertindak. Contoh Brian mungkin memiliki naskah

mengenai naik bus ke kelompok bermain atau makan siang ke tempat nenek.

Ingatan episodik (episodic memory) adalah kesadaran telah mengalami sebuah kejadian yang terjadi pada saat tertentu. Anak kecil mengingat lebih baik kejadian yang baru bagi mereka. Ingatanepisodik bersifat sementara. Ingatan otobiografis

(autobiographical memory) adalah ingatan yang membentuk sejarah hidup seseorang. Ingatan-ingatan ini bersifat spesifik dan tahan lama. Ingatan otobiografis adalah sebuah tipe ingatan episodik, tetapi tidak semua ingatan episodik menjadi bagian dari ingatan ini, hanya ingatan yang memiliki makna khusus dan pribadi bagi anak. Bagi kebanyakan orang, ingatan biografis dapat kembali sampai usia 3 atau 4 tahun, tetapi beberapa orang dewasa dapat mengingat mulai dari usia 2 tahun (Howe, 2003). Disis lain beberapa orang dewasa tidak bisa mengingat hal apapun sebelum usia 8 tahun (Nelson, 1992).

Kecerdasan: Pendekatan Psikometrik dan Vygotsky

Salah satu faktor yang memengaruhi kekuatan kemampuan kognitif awal adalah kecerdasan.

Pengukuran Psikometri Tradisional

(8)

Anak prasekolah memiliki banyak pertanyaan: berapa kali tidur sampai akhirnya waktu berganti? Siapa yang mengisi air sungai? Apakah bayi punya otot? Apakah bebauan berasal dari hidung? Fasilitas bahasa yang berkembang dari anak akan membantu mereka mengekspresikan pandangan unik mereka tentang dunia. Anak yang pada usia 3 tahun menggambarkan bagaimana ayah “menggolok” kayu (memotong dengan golok) atau meminta ibu untuk “potongan” makanannya (memotongkecil-kecil) mungkin, pada usia 5 tahun akan mengatakan padqa ibunya agar “jangan norak deh “ atau menunjukkan dengan bangga pada mainannya dan berkata “ Lihat bagaimana akau mengaturnya”.

Kosa kata

Pada usia 3 tahun anak rata-rata akan mengetahui 900 sampai 1000 kata. Pada usia 6 tahun anak biasanya memiliki kosa kata ekspresif (yang bisa diucapkan) sekitar 2600 kata dan memahami sekitar 20.000 kata (Owens,1996). Dengan bantuan sekolah formal, kosa kata pasif atau represif anak (kata-kata yang bisa ia pahami) akan bertamba 4 kali lipat menjadi 80.000 kata ketika ia memasuki SMA (Owens, 1996). Perluasan kosa kata ini mungkin terjadi karena pemetaan yang cepat (fast mapping) yang memungkinkan anak untuk memetik arti kira-kira dari sebuah kata baru setelah mendengarnya sekali atau dua kali dalam percakapan. Perkembangan teori tentang pikiran – peningkatan kemampuan memahamai keadaan mental orang lain – sepertinya memiliki peran dalam pembelajaran kosa kata.

Tata bahasa dan sintaks

Cara bagaimana anak menggabungkan suku kata menjadi kata, dan kata menjadi kalimat tumbuh menjadi lebih kompleks pada masa kanak-kanak awal. Pada usia 3 tahun anak biasanya mulai menggunakan bentuk jarnak, kata ganti kepemilikan, bentuk masa lampau, serta mengetahui perbedaan antara saya, kamu, dan kita. Kalimat mereka biasanya pendek dan sederhana, sering kali menghilangkan article a dan the memasukkan kata ganti, kata sifat, dan kata depan. Meskipun demikian, mereka sering kali menggunakan kalimat deklaratif ("Kucing ingin susu"), mereka bisa bisa bertanya dan menjawab-pertanyaan apa dan di mana. (Mengapa dan bagaimana lebih sulit untuk dipahami.) Antara usia 4-5 tahun, kalimat yang digunakan rata-rata terdiri dari 4 atau 5 kata bisa berbentuk deklaratif, negatif ("Saya tidak lapar"), interogatif ("Kenapa saya tidak boleh main di luar]") atau imperatif ("Tangkap bolanya!"). Anak berusia 4 tahun menggunakan kalimat kompleks dan multiklausal ("Saya makan karena saya lapar").

Pada usia 5-7 tahun, perkataan anak sudah mulai mirip orang dewasa. Mereka berbicara dalam kalimat yang lebih panjang dan kompleks. Mereka menggunakan lebih banyak konjungsi, awalan, dan articles. Mereka menggunakan kalimat majemuk dan kompleks dan dapat memahami semua bagian kalimat.

(9)

Pragmatik dan Perkataan Sosial

Ketika anak belajar kosakata, tata bahasa, dan sintaks, mereka menjadi lebih kompeten dalam hal pragmatik (pragmatics. Pengetahuan praktis mengenai bagaimana menggunakan bahasa untuk berkomunikasi. Termasuk dalam hal ini adalah mengetahui bagaimana bertanya tentang sesuatu, menceritakan cerita atau lelucon, memulai dan melanjutkan percakapan, dan menyesuaikan tanggapan dengan sudut pan dang pendengar. Ini semua adalah aspek-aspek dari perkataan sosial (social speech): perkataan yang dimaksudkan untuk dipahami oleh pendengar. Kebanyakan anak berusia 3 tahun senang berbicara, dan mereka memperhatikan akibat dari perkataan mereka pada diri orang lain. Iika orang lain tidak memahami maksud mereka, mereka akan berusaha menjelaskan dengan lebih jelas.

Anak 4 tahun, terutama anak perempuan, menyederhanakan bahasa mereka dan menggunakan nada yang lebih tinggi ketika berbicara pada anak berusia 2 tahun. Kebanyakan anak berusia 5 tahun dapat menyesuaikan apa yang mereka katakan dengan apa yang diketahui oleh pendengar. Mereka sekarang bisa menggunakan katakata untuk menyelesaikan perselisihan, dan mereka menggunakan bahasa yang lebih sopan dan lebih sedikit menggunakan kalimat perintah langsung ketika berbicara dengan orang dewasa dibandingkan berbicara dengan anak lain. Hampir setengah dari setengah anak berusia 5 tahun dapat bertahan pada sebuah topik percakapan, jika mereka merasa nyaman dengan lawan bicara atau jika topik pembicaraan adalah sesuatu yang mereka tahu dan sukai.

Perkataan Pribadi

Perkataan pribadi (private speech ) berbicara dengan mengeluarkan suara kepada diri sendiri tanpa adanya niat untuk berkomunikasi dengan orang lain. Biasa ditemui pada masa kanak-kanak, mencapai 20 sampai 50 persen dari apa yang dikatakan oleh anak 4-10 tahun. Anak berusia 2-3 tahun melakukan "crib talk': bermain dengan suara dan kata-kata. Anak berusia 4-5 tahun menggunakan perkataan pribadi sebagai cara untuk mengungkapkan fantasi dan emosi. Anak yang lebih tua "berpikir sambil bersuara" atau menggumam dengan suara yang hampir tidak terdengar.

(10)

bisa menyadari sudut pandang orang lain-mereka tidak bisa berkomunikasi secara bermakna. Mereka hanya menyuarakan apa pun yang ada di pikiran mereka. Selain itu, menurut Piaget, anak kecil berbicara ketika mereka melakukan sesuatu karena mereka belum bisa membedakan kata-kata dan tindakan yang diwakili oleh kata tersebut. Pada akhir tahap praoperasional, seiring dengan kematangan kognitif dan pengalaman sosial, menurutnya, anak menjadi lebih tidak egosentris dan dapat melakukan pemikiran simbolis sehingga meninggalkan perkataan pribadi.

Vygotsky: tidak melihat perkataan pribadi sebagai sesuatu yang egosentris. Ia melihat hal ini sebagai bentuk khusus dari komunikasi: Percakapan dengan diri sendiri. Sehingga, menurutnya, hal ini memiliki fungsi penting dalam peralihan antara perkataan sosial awal (sering kali dialami dalam bentuk perintah dari orang dewasa) dan perkataan dalam diri (berpikir dengan kata-kata). Peralihan ke kontrol internal dari perilaku ("Sekarang saya harus meletakkan lukisan ini di suatu tempat"). Vygotsky berpendapat bahwa perkataan pribadi mengikuti bentuk kurva normal. Meningkat pada masa prasekolah dan menurun, kemudian menghilang pada masa sekolah awal seiring dengan lebih mampunya anak mengatur dan menguasai tindakan

mereka.

Perkembangan Bahasa yang Tertunda

(11)

sebagian anak, keterlambatan bahasa di awal, jika tidak dirawat, dapat menandai adanya gangguan bahasa yang menetap yang dapat memiliki konsekuensi kognitif, sosial, dan emosional yang jauh.

(12)

DAFTAR PUSTAKA

Referensi

Dokumen terkait

Pada proses penjualan dibutuhkan daftar barang, daftar jenis barang dan daftar diskon, data pelanggan atau data member sehingga dapat menghasilkan nota

Dalam rangka menjamin pasien memperoleh pelayanan asuhan keperawatan berkualitas, maka perawat sebagai pemberi pelayanan harus bermutu, kompeten, etis

Demikian untuk menjadikan periksa dan apabila ada pihak-pihak yang keberatan dengan terbitnya pengumuman ini dapat mengajukan sanggahan tertulis kepada Kelompok

Sejak Q2 2016, ADHI mampu menjaga tren percepatan pertumbuhan pendapatan, terutama ditopang oleh segmen konstruksi yang menyumbang sekitar 80% dari total

FILM ADALAH KARYA CIPTA SENI DAN BUDAYA YANG MERUPAKAN MEDIA KOMUNIKASI MASSA AUDIOVISUAL YANG DIBUAT BERDASARKAN ASAS.. SINEMATOGRAFI YANG DIREKAM PADA PITA SELULOID, PITA

Komisi Liga Bangsa-Bangsa untuk Indonesia UNCI (UnitedNations Commissionis for Indonesia) mendapat mandat dari DewanKeamanan untuk melaksanakan ruling tersebut.

Dusun Sidorejo, peneliti melakukan proses pendampingan dengan

Setelah kita menelusuri secara singkat sejarah praktek perbankan yang dilakukan oleh umat muslim, maka kita dapat mengambil kesimpulan bahwa meskipun kosa kata fikih Islam