Perubahan Rencana Kerja (Renja)
Tahun 2020
DINAS KOPERASI USAHA KECIL DAN MENENGAH
KABUPATEN KULON PROGO
DINAS KOPERASI DAN UKM KABUPATEN KULON PROGO
Jl. Kawijo No. 4 pengasih, Kulon Progo, 773 270
Website : koperasi.kulonprogokab.go.id
uji Syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan yang Maha Esa,
karena atas rahmat Nya Perubahan Rencana Kerja Dinas
Koperasi dan UKM Tahun 2020 dapat kami susun.
Perubahan Rencana Kerja ini merupakan salah satu rangkaian dalam
perencanaan pembangunan daerah Kulon Progo sesuai dengan UU No. 25 tahun
2011 tentang sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, Peraturan Menteri
Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara
Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, tata cara Evaluasi
Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang
Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, serta tata Cara
Perubahan
Rencana
Pembangunan
Jangka
Panjang
Daerah,
Rencana
Pembangunan Jangka Menengah Daerah dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah.
Peraturan Daerah No. 14 tahun 2007 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan
Daerah.
Besar harapan kami semoga dengan disajikannya Perubahan Rencana Kerja
Dinas Koperasi dan UKM Tahun 2020 ini dapat digunakan sebagai materi
Pelaksanaan Forum SKPD Kabupaten Kulon Progo.
Demikian, atas perhatiannya kami ucapkan Terima Kasih.
Wates, 21 November 2019.
Kepala
Dra. SRI HARMINTARTI, MM
Pembina Utama Muda, IV c
P
KATA PENGANTAR ... DAFTAR ISI... BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang... 1.2 Landasan Hukum……… 1.3 Maksud dan Tujuan……… 1.4 Sistematika Penulisan……… BAB II EVALUASI PELAKSANAAN RENJA SKPD TAHUN LALU
2.1 Evaluasi Pelaksanaan Renja SKPD Tahun Lalu dan Capaian Renstra
SKPD………... 2.2 Analisis Kinerja Pelayanan SKPD……… 2.3 Isu–isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi SKPD………. 2.4 Review terhadap Rancangan RKPD/Renstra SKPD……… 2.5 Penelaahan Usulan Program dan Kegiatan Masyarakat………. BAB III TUJUAN, SASARAN, PROGRAM DAN KEGIATAN
3.1 Telaahan terhadap Kebijakan Nasional dan Propinsi………... 3.2 Tujuan dan Sasaran Renja SKPD………. 3.3 Program dan Kegiatan……… BAB IV RENCANA KERJA DAN PENDANAAN PERANGKAT DAERAH
BAB V PENUTUP 5.1 Kesimpulan……… i ii iii 1 12 14 15 18 35 38 42 49 51 52 54 55 60
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah adalah SKPD Kabupaten Kulon Progo yang memiliki peranan dalam upaya peningkatan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, didukung oleh aparatur yang handal dan profesional di bidangnya. Guna mengantisipasi dalam upaya mewujudkan demokrasi lokal dan pelayanan kepada publik sekarang ini maka kebutuhan pelayanan yang berkualitas dapat mengurangi kesenjangan antara kebijakan yang ditempuh dengan pelaksanaan yang dilakukan.
Dengan berlakunya Undang-Undang No. 25 tahun 2004, tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Daerah, terjadi perubahan yang mendasar dalam Perencanaan Pembangunan baik di tingkat nasional, regional dan daerah.
Sesuai tugas pokok dan fungsi yang diatur dalam kedua peraturan tersebut di atas, Dinas Koperasi dan UKM berupaya untuk mensinergikan pengelolaan potensi sumber daya ekonomi, sumber daya alam dan sumber daya manusia dalam perencanaan pembangunan yang berkualitas, antara lain dalam bentuk Rencana Kerja (Renja) SKPD Tahun 2020.
Rencana Kerja (Renja) SKPD merupakan rangkaian dari sistem perencanaan pembangunan daerah Kabupaten Kulon Progo sesuai Undang-undang No. 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Peraturan Daerah No. 14 Tahun 2007 tentang Sistem Perencanaan Daerah dan Peraturan Bupati No. 87 tahun 2012 tentang Pedoman Umum Musyawarah Perencanaan Pembangunan. Perencanaan kinerja tahunan disusun dalam rangka mengoperasionalkan rencana strategik. Langkah- langkah penyusunan yang ditempuh yaitu: Pertama, menyusun usulan program/kegiatan sesuai tugas pokok dan fungsi SKPD dengan memperhatikan potensi sumber daya masing-masing urusan dan perkembangan masyarakat Kabupaten Kulon Progo. Kedua, usulan tersebut dipaduserasikan dengan daftar program/kegiatan masyarakat bersama
Pemerintah Kecamatan dan langkah terakhir yaitu menyusun prioritas usulan program/kegiatan. Rancangan Awal Rencana kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (Rancangan Awal Renja SKPD) merupakan penjabaran dari Renstra Satuan Kerja Perangkat Daerah (Renstra SKPD) yang berfungsi sebagai dokumen perencanaan teknis operasional yang memuat visi, misi, tujuan strategi, kebijakan, program dan kegiatan pembangunan yang disusun sesuai dengan tugas dan fungsi Satuan Kerja Perangkat Daerah untuk jangka waktu 1 tahun.
I.I.1 Kondisi Umum
Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Kulon Progo berdasarkan Peraturan Bupati Nomor 65 Tahun 2016, tentang Kedudukan, susunan Organisasi, Fungsi dan Tugas serta Tata Kerja pada Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah, Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Kulon Progo mempunyai fungsi, penyelenggaraan urusan Pemerintah Daerah dan tugas pembantuan di bidang koperasi usaha kecil dan menengah.
2.1.1 Struktur Organisasi
Berdasarkan Perda No. 14/2016, tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah, maka struktur organisasi Dinas Koperasi dan UKM sebagai berikut :
1. Kepala Dinas 2. Sekretariat
Sub.Bagian Umum dan Kepegawaian Sub. Bagian Perencanaan dan Keuangan 3. Bidang Pemberdayaan
Seksi Pemberdayaan SDM Seksi Pemberdayaan Usaha 4. Bidang Permodalan
Seksi Pengembangan Permodalan
5. Bidang Kelembagaan dan UMKM Seksi Lembaga
Seksi Data dan Informasi Seksi Pengawasan
Gambar 2.1. Bagan Struktur Organisasi Dinas Koperasi dan UKM Kepala Dinas Koperasi dan
Usaha Kecil Menengah
Dra. NIKEN PROBO LARAS, S.Sos, M.H.
Kepala Sub. Bagian Perencanaan dan
Keuangan Sekretaris
Kepala Sub. Bagian Umum dan Kepegawaian Kepala Bidang Permodalan Kepala Seksi Pengembangan Permodalan Kepala seksi Fasilitasi Pengembangan Simpan Pinjam Kepala Bidang Pemberdayaan Kepala Seksi Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kepala Seksi Pemberdayaan Usaha Kepala Bidang Kelembagaan Koperasi dan UMKM
Rr.CH.TRI SUBEKTI WIDAYATI, SH Kepala Seksi Lembaga
Kepala Seksi Data dan Informasi
Kepala Seksi Pengawasan
2.1.2 Tugas dan Fungsi
Berdasarkan Peraturan Bupati Kulon Progo Nomor 65 Tahun 2016, tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Fungsi dan Tugas Serta Tata Kerja Pada Dinas koperasi Usaha Kecil dan Menengah, Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Kulon Progo mempunyai fungsi, penyelenggaraan urusan Pemerintah Daerah dan tugas Pembantuan di bidang koperasi usaha kecil menengah. Dalam melaksanakan fungsi tersebut Dinas Koperasi dan UKM mempunyai fungsi :
a. Menyelenggarakan kegiatan di bidang Kelembagaan dan pengawasan KUMKM.
b. Menyelenggarakan kegiatan di bidang Permodalan KUMKM c. Menyelenggarakan kegiatan di bidang Pemberdayaan KUMKM d. Memantau, mengendalikan, dan mengevaluasi kinerja serta dampak
pelaksanaan program dan kegiatan d. Melaksanakan kegiatan ketatausahaan.
Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Kulon Progo mengampu Urusan Koperasi dan UMKM 3 bidang yaitu : Bidang Kelembagaan dan Pengawasan, Bidang Permodalan dan Bidang Pemberdayaan KUMKM dan 1 Sekretariat.
Tugas dan Fungsi masing-masing Bidang, sebagai berikut :
a. Sekretariat
Mempunyai tugas mengelola rumah tangga, perlengkapan, surat menyurat, menyusun program kerja, pengendalian program kerja, penyajian data, kepustakaan, dokumentasi dan informasi, keuangan dan kepegawaian dan pelaporan.
(1) Sub Bagian Umum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan urusan rumah tangga, perlengkapan, perbekalan, ketatausahaan, kearsipan, dan kepustakaan serta urusan kepegawaian.
(2) Sub Bagian Perencanaan dan Keuangan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan perencanaan, pengembangan dan pelaporan program serta koordinasi administrasi keuangan
b.
Bidang Kelembagaan dan PengawasanMempunyai tugas menyusun pedoman dan petunjuk teknis, memberikan pembinaan dan bimbingan kelembagaan, bimbingan usaha Koperasi, pengusaha kecil dan menengah serta perijinan perkoperasian, (1) Seksi Lembaga mempunyai tugas menyelenggarakan pembinaan
kelembagaan Koperasi usaha mikro kecil menengah
(2) Seksi Data dan Informasi mempunyai tugas menyelenggarakan pengelolaan data dan pengembangan informasi perkembangan KUMKM (3) Seksi Pengawasan mempunyai tugas menyelenggarakan pengawasan
terhadap koperasi, usaha kecil dan menengah.
c. Bidang Permodalan
Mempunyai tugas menyusun pedoman dan petunjuk teknis, memberikan pembinaan dan bimbingan permodalan, bimbingan usaha koperasi, dan simpan pinjam koperasi.
(1) Seksi Pengembangan Permodalan mempunyai tugas menyelenggarakan pengelolaan dan pengembangan permodalan
(2) Seksi Fasilitasi Pengembangan Simpan Pinjam mempunyai tugas menyelenggarakan fasilitasi pengembangan simpan pinjam
d. Bidang Pemberdayaan
Mempunyai tugas menyusun pedoman dan petunjuk teknis, memberikan pembinaan dan bimbingan pemberdayaan sumber daya manusia, bimbingan usaha.
(1) Seksi Pemberdayaan Sumber Daya Manusia mempunyai tugas menyelenggarakan pengembangan dan pembinaan sumber daya manusia
(2) Seksi Pemberdayaan Usaha mempunyai tugas menyelenggarakan pengembangan dan pembinaan usaha
2.2 Sumber Daya OPD
2.2.1 Susunan Kepegawaian dan Kelengkapan
Pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Kulon Progo didukung dengan sumber daya manusia yaitu sebanyak 26 orang, terdiri dari Jabatan Struktural : 14 Orang dan Staf/fungsional umum: 12 Orang.
a. Jumlah Pegawai berdasar pendidikan
Tabel 1.1
No Uraian SD SMP SMA Diploma
I/II/III D IV/S1 S2 /S3 jml 1 Kepala - - - 1 1 2 Sekretariat - - 5 - - 3 8 3 Bid. Pemberdayaan - - 2 1 3 - 6 4 Bid. Permodalan - - 1 - 2 1 4 5 Bid. Kelembagaan - - 1 - 5 1 7 Jumlah - - 9 1 10 6 26
b. Jumlah pegawai menurut Golongan :
Tabel 1.2
No Uraian Golongan Jumlah
I II III IV 1 Kepala - - - 1 1 2 Sekretariat - 1 5 2 8 3 Bid. Pemberdayaan - 2 3 1 6 4 Bid. Permodalan - - 3 1 4 5 Bid. Kelembagaan - - 6 1 7 Jumlah 3 17 6 26
c. Jumlah pegawai menurut Jabatan struktural dan fungsional : Tabel 1.3
No Uraian JFU JFT Eselon Jumlah
I II III IV 1 Kepala - 1 - - 1 2 Sekretariat - - 1 2 3 3 Bid. Pemberdayaan - 1 2 3 4 Bid. Permodalan - - 1 2 3 5 Bid. Kelembagaan - - 1 3 4 Jumlah - 1 4 9 14
d. Jumlah pejabat yang telah memenuhi syarat kepangkatan; Tabel 1.4
No Uraian Pejabat memenuhi
syarat kepangkatan
Jumlah jabatan yang ada 1 Kepala 1 1 2 Sekretariat 3 3 3 Bid. Pemberdayaan 3 3 4 Bid. Permodalan 3 3 5 Bid. Kelembagaan 4 4 Jumlah 14 14
e. Jumlah pejabat struktural yang telah melaksanakan Diklatpim: Tabel 1.5
No Uraian Pejabat memenuhi
syarat Diklatpim
Jabatan yang ada
1 Kepala 1 1 2 Sekretariat 3 3 3 Bid. Pemberdayaan 3 3 4 Bid. Permodalan 3 3 5 Bid. Kelembagaan 4 4 Jumlah 14 14
f. Jumlah pejabat yang ada dan harus ada : Tabel 1.6
No Uraian Nama Jabatan Nama Pejabat
1 Kepala Kepala Dinas Dra.Sri Harmintarti, MM
2 Sekretariat Sekretaris
Kasubag Umum & Kepegawaian Kasubag Perencanaan dan Keuangan
Rr. Ch. Tri Subekti W, SH Retno Dwi H, S.Si, MT
Mujiyanto, S.IP,M.SE
3 Bid.
Pemberdayaan
Kabid Pemberdayaan Kasi Pemberdayaan SDM Kasi Pemberdayaan Usaha
Muh. Haryono, S.IP Susana Budiarti, S.Sos Nur Abdul R, SE 4 Bid. Permodalan Kabid Permodalan
Kasi Pengembangan Permodalan
Kasi Pengembangan Simpan Pinjam
Drs. Sri Wahyunianto, MA Hasnanto, SE
No Uraian Nama Jabatan Nama Pejabat 5 Bid.
Kelembagaan
Kabid Kelembagaan Kasi Lembaga
Kasi Data dan Informasi Kasi Pengawasan
Drs. Juniardi Tri Sarjono Tukijo, S.IP
Triwulan Niken L,SE Sutrisno Purwoto, SIP
Jumlah 14 14
3. Sarana dan Prasarana
3.1 Sarana dan Prasarana (Aset)
Tabel 1.7
Sarana Prasarana (Aset) Dinkop UKM Tahun 2018
NO NAMA BARANG SAT
Tahun 2018 Th 2017 JML KET (RR)
1 Tanah M2 1 1
2 Mobil Unit 3 3
3 Sepeda Motor unit 12 1 11
4 Mesin Ketik buah 4 3 4
5 Filing Kabinet buah 5 4 5
6 Filing Kabinet buah 3 3
7 Brankas Buah 1 1
8 Lemari Kaca/etalase Buah 1 1
9 Fingerscan buah 1 1
10 Almari 2 pintu buah 1 1 1
11 Almari buah 5 5 5
NO NAMA BARANG SAT
Tahun 2018 Th 2017 JML KET (RR)
13 Lemari Kayu buah 1 1
14 Meja Kayu Buah 1 1
15 Kursi buah 7 7 7
16 Kursi buah 30 30
17 Sice Set 2 2
18 Meja buah 2 2 2
19 Meja Rapat unit 1 1
20 Meja Tulis Buah 10 10
21 Meja buah 2 2 2
22 Meja buah 1 1 1
23 Kursi Tangan Buah 9 9
24 Kursi Biasa Buah 6 6
25 Kursi Lipat unit 50 50
26 Meja buah 3 3
27 Meja buah 6 6
28 Meja buah 31 7 31
29 Almari Besi buah 1 1 1
30 AC 5 unit 6 6 31 Televisi unit 1 1 32 Wireless buah 2 2 33 Tustel buah 2 1 34 Sunblast - 1 1 35 Komputer unit 3 3
NO NAMA BARANG SAT
Tahun 2018 Th 2017 JML KET (RR)
36 P.C. Unit unit 1 1
37 Personal Komputer 1 unit 2 2
38 Personal Komputer 3 unit 2 2
39 Lap top Unit 4 4
40 Laptop buah 2 2
41 Note Book unit 1 1
42 Printer - 5 5
43 Printer Laser Jet Unit 1 1
44 UPS unit 5 5
45 Kursi Kerja Pejabat Eselon II unit 2 2
46 LCD unit 1 1
47 Proyektor/LCD unit 1 1
48 Screen Proyektor unit 1 1
49 Layar Proyektor/LCD Buah 1 1
50 Faxsimile unit 1 1
51 Kipas angin unit
52 Bangunan Gedung/Kantor unit 1 1 1
53 Bangunan Gedung/RuangRapat
-1
1
54 Bangunan Gedung/Pasar unit 1 1
55 Bangunan Lainnya unit 1 1
Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa sarana dan prasarana kerja di Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Kulon Progo cukup representative dalam mendukung kinerja, adapun kekurangan untuk memperlancar kerja di Dinas Koperasi dan UKM Kulon Progo adalah ketersediaan sarana arsip, sepeda motor sebanyak 2 unit untuk menunjang caraka persuratan dan satu pejabat eselon. Dan yang terpenting adalah renovasi bangunan karena semenjak dibangun pada tahun 1993 belum pernah diadakan renovasi dan kondisi sekarang atapnya mulai mleyot dan banyak plafon yang mulai lepas dan penggantian jaringan kabel listrik.
1.2 Landasan Hukum
Landasan idiil Renja Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Kulon Progo adalah Pancasila dan landasan konstitusional UUD RI 1945. Sedangkan landasan operasionalnya meliputi ketentuan perundang-undangan yang berkaitan langsung dengan pembangunan nasional dan daerah sebagai berikut:
1. Landasan Idiil: Pancasila.
2. Landasan Konstitusional:UUD 1945.
3. Undang-undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara. 4. Undang-undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan
Negara.
5. Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional.
6. Undang-Undang Nomor 32 tentang Pemerintah Daerah.
7. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan DaerahUndang-undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah. 8. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana
Pembangunan Jangka Panjang Nasional Tahun 2005-2025. 9. Undang-Undang No 25 Tahun 1992 Tentang Perkoperasian 10. Undang-Undang No. 17 Tahun 2003 Tentang Keuangan Daerah.
11. Undang-Undang No. 25 Tahun 2004 Tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional.
12. Undang-Undang No. 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintah Daerah sebagaimana telah beberapa kali diubah, terakhir dengan Nomor 12 Tahun 2007 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintahan Daerah.
13. Undang-Undang No. 17 Tahun 2007 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (2005-2025).
14. Undang-Undang No 20 Tahun 2008 Tentang Usaha Mikro Kecil dan Menengah.
15. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 Tentang Pembagian urusan Pemerintah antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah Provinsi dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota.
16. Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 Tentang Struktur Organisasi dan Tata Kerja Perangkat Daerah.
17. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomer 02 Tahun 2015, tentang Rencana Pembangunan Jangka Menegah Nasional (RPJMN) . 2015-2019 Republik Indonesia.
18. Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 86 Tahun 2017 tentang Tahapan, Tatacara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah, Tatacara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana pembangunan Jangka Panjang Daerah , Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah ;
19. Peraturan Menteri Koperasi dan UKM RI No. 07 /Per/M.KUKM/VII/2015 tentang Rencana Strategis Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Tahun 2015-2019
20. Peraturan Daerah Kabupaten Kulon Progo No. 14 Tahun 2007 Tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Kulon Progo.
21. Peraturan Daerah No. 16 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Kabupaten Kulon Progo tahun 2005-2025
22. Peraturan Daerah No. 3 Tahun 2008 tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Dinas Daerah;
23. Peraturan Daerah Kabupaten Kulon Progo Nomor 1 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Kulon Progo Tahun 2012-2032;
24. Peraturan Daerah Kabupaten Kulon Progo Nomor 12 Tahun 2017 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Tahun 2017-2022;
25. Peraturan Daerah Kabupaten Kulon Progo Nomor 7 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Kabupaten Kulon Progo Nomor 12 Tahun 2017 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Tahun 2017-2022
26. Peraturan Bupati No. 65 Tahun 2016 tanggal 25 Oktober 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Fungsi dan Tugas serta Tata Kerja Pada Dinas Koperasi dan UKM;
27. Peraturan Bupati Kulon Progo Nomor 74 Tahun 2017 tentang Rencana Strategis Perangkat Daerah.
28. Peraturan Bupati Kulon Progo Nomor 38 Tahun 2019 tentang Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2020 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Bupati Kulon Progo Nomor 72 Tahun 2019 29. Keputusan Bupati Kulon Progo Nomor 399/A/2019 tentang Perubahan Rencana Kerja Perangkat Daerah Tahun Anggaran 2020
1.3 Maksud dan Tujuan
Maksud penyusunan Rencana Kerja :
Rencana Kerja Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Kulon Progo Tahun 2020 yaitu sebagai upaya mensinergikan pengelolaan potensi sumber daya ekonomi, sumber daya alam dan sumber daya manusia sehingga menumbuhkan peranan yang strategis bagi pembangunan Kabupaten Kulon Progo.
Adapun tujuan penyusunan Renja Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Kulon Progo adalah :
- Memenuhi ketentuan peraturan tentang perencanaan
- Menyediakan dokumen dan acuan resmi bagi Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Kulon Progo, Intansi terkait dan masyarakat dalam rangka menentukan prioritas, program dan kegiatan pada setiap tahunnya, yang
akan dibiayai oleh APBD Kabupaten, APBD Propinsi dan sumber pembiayaan APBN maupun masyarakat.
- Menjabarkan tentang gambaran umum, program dan kegiatan Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Kulon Progo dalam masa sekarang dan yang ingin dicapai pada periode satu tahun ke depan, sekaligus tujuan yang ingin dicapai dalam rangka mewujudkan tercapainya visi dan misi Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Kulon Progo.
- Memudahkan seluruh jajaraan aparatur Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Kulon Progo untuk memahami dan menilai arah kebijakan, program dan kegiatan operasional dalam rentang waktu satu tahun.
1.4 Sistematika Penulisan
Perubahan Renja Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Kulon Progo ini disusun dengan sistematika penulisan sebagai berikut :
BAB I PENDAHULUAN
Pada bagian ini dijelaskan mengenai gambaran umum penyusunan rancangan Renja perangkat daerah .
1.1 Latar Belakang
Mengungemukakan tentang pengertian ringkas tentang Renja Perangkat daerah, proses penyusunan Renja Perangkat Daerah, keterkaitan antara Renja Perangkat Daerah dengan dokumen RKPD, Renstra Perangkat Daerah dengan Renja K/L dan renja kabupaten, serta tindaklanjutnya dengan proses penyusunan RAPBD.
1.2 Landasan Hukum
Memuat pedoman yang dijadikan acuan dalam penyusunan dalam penyusunan perencanaan dan penganggaran.
1.3 Maksud dan Tujuan
Memuat penjelasan tentang maksud dan tujuan dari penyusunan Renja Perangkat Daerah.
1.4 Sistematika Penulisan
Menguraikan pokok bahasan dalam penulisan Renja Perangkat Daerah, serta susunan garis besar isi dokuman.
BAB II EVALUASI PELAKSANAAN RENJA SKPD TAHUN LALU
2.1 Evaluasi Pelaksanaan Renja Perangkat Daerah Tahun Lalu dan Capaian Renstra Perangkat Daerah.
Memuat kajian (review) terhadap hasil evaluasi pelaksanaan Renja tahun lalu (tahun-2) dan perkiraan capaian tahun berjalan (tahun n-1).
2.2 Analisis Kinerja Pelayanan Perangkat Daerah
Berisikan kajian terhadap capaian kinerja pelayan perangkat daerah berdasarkan indicator kinerja yang sudah ditentukan.
2.3 Isu-Isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi perangkat daerah.
Berisikan sejauhmana tingkat kinerja pelayanan perangkat daerah dan hal kritis yang terkait dengan pelayanan perangkat daerah, permasalahan dan hambatan, dampak terhadap pencapaian visi misi, tantangan dan peluang serta formulasi isu isu penting berupa rekomendasi dan catatan strategis untuk ditindaklanjuti dalam perumusan program dan kegiatan prioritas tahun yang direncanakan. 2.4 Review terhadap RKPD/Renstra perangkat daerah
Berisikan uraian mengenai proses yang dilakukan yaitu membandingkan antara rancangan awal Renstra dengan hasil analisis kebutuhan.
2.5 Penelaahan Usulan Program dan Kegiatan Masyarakat Berisikan tentang uraian hasil kajian terhadap program/kegiatan yang diusulkan para pemangku kepentingan.
BAB III TUJUAN, SASARAN, PROGRAM DAN KEGIATAN 3.1 Telaahan terhadap Kebijakan Nasional dan Propinsi
Telaah terhadap kebijakan nasional dan propinsi sebagaimana dimaksud yaitu penelaahan yang menyangkut arah kebijakan dan prioritas pembangunan nasional dan yang terkait dengan tugas pokok dan fungsi perangkat daerah.
3.2 Tujuan dan Sasaran Renja Perangkat Daerah
Perumusan tujuan dan sasaran didasarkan atas rumusan isu-isu penting penyelenggaraaan tugas dan fungsi Perangkat Daerah yang dikaitkan dengan sasaran target kinerja Renstra Perangkat Daerah.
3.3 Program dan Kegiatan
Berisikan bahan pertimbangan terhadap rumusan program dan kegiatan dan garis besar mengenai rekapitulasi program dan kegiatan.
BAB IV RENCANA KERJA DAN PENDANAAN PERANGKAT DAERAH Berisikan tentang rincian program dan kegiatan serta pendanaan.
BAB V PENUTUP
Berisikan tentang catatan penting yang perlu mendapat perhatian, kaidah-kaidah pelaksanaan dan rencana tindak lanjut.
BAB II
EVALUASI PELAKSANAAN RENJA PERANGKAT DAERAH TAHUN LALU
2.1 Evaluasi Pelaksanaan Renja Perangkat Daerah Tahun Lalu dan Capaian Renstra Perangkat Daerah.
Sektor koperasi dan UMKM mempunyai kontribusi yang cukup berarti terhadap penguatan struktur perekonomian di Kabupaten Kulon Progo. Untuk itu sektor-sektor diatas harus lebih dipacu dan didorong agar dapat berakselerasi dengan cepat, oleh karena itu program-program yang dijabarkan dalam kegiatan hendaknya lebih terarah dan terukur. Berdasarkan hal diatas didalam melaksanakan pembinaan dan pengembangan sektor koperasi dan UMKM, Dinas Koperasi dan UKM harus dapat melakukan sinergi secara aktif dengan dunia usaha dan masyarakat luas agar kinerja sektor koperasi dan UKM dapat berjalan sesuai dengan Renstra Dinas Koperasi dan UKM.
Struktur perekonomian suatu daerah sangat ditentukan oleh sektor-sektor ekonomi dalam memproduksi barang dan jasa. Struktur perekonomian yang terbentuk dari nilai tambah yang dapat diciptakan oleh masing-masing sektor, dapat menggambarkan seberapa besar ketergantungan suatu daerah terhadap kemampuan berproduksi dari setiap sektor ekonomi. Melalui program-program pembangunan yang dilaksanakan maka sektor ekonomi, sektor koperasi dan umkm, mempunyai peran yang siknifikan dalam penguatan struktur perekonomian Kabupaten Kulon Progo.
Penyelenggaraan Urusan Koperasi dan UKM mendasarkan pada Undang-undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian dan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro Kecil Menengah dengan Peraturan Pemerintah dan Keputusan Menteri Peraturan Menteri yang menyertainya. Penyelenggaraan urusan ini diharapkan dapat membangun Kulon Progo yang sejahtera dengan berbasis pada koperasi dan UMKM.
2.1.1 Realisasi Pelaksanaan Urusan Koperasi dan UKM
Penyelenggaraan Urusan Koperasi dan UKM mendasarkan pada Undang-undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian dan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro Kecil Menengah dengan Peraturan Pemerintah dan Keputusan Menteri Peraturan Menteri yang menyertainya.
A. Koperasi
Secara umum jumlah perkembangan koperasi di Kabupaten Kulon Progo dari tahun 2017 sampai dengan 2018 dan target 2019-2020 adalah sebagai berikut :
Tabel II.1
Data Perkembangan Koperasi
di Kabupaten Kulon Progo Tahun 2017- 2018 dan target 2019-2020 No Uraian Satuan Realisasi
Tahun 2017 Realisasi Tahun 2018 Target Tahun 2019 Target Tahun 2020 1 Jumlah Unit 365 261 353 331 2 Anggota Org 88.084 57.805 85.184 85.896 3 Simpan an Rp (000) 107.096.889 125.614.491 152.919.833 166.132.377 4 Modal Sendiri Rp (000) 103.016.694 111.574.087 106.009.295 107.069.388 5 Modal Luar Rp (000) 167.928.567 175.332.127 217.957.623 233.595.771 6 Volume Usaha Rp (000) 222.804.434 169.089.843 171.477.975 174.909.331 7 SHU Rp (000) 5.925.122 5.812.025 7.997.178 9.276.726 8 Asset Rp (000) 270.600.422 286.906.215 298.336.965 313.253.813
Sumber : Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Kulon Progo tahun 2018
Dari data tersebut terlihat bahwa ada penurunan jumlah koperasi, jumlah anggota, jumlah volume usaha dan jumlah SHU dari tahun 2017 ke tahun 2018, hal ini disebabkan karena adanya perubahan kewenangan pengesahan badan hukum koperasi yang semula di tingkat Kabupaten sekarang ada di Kementerian Koperasi
koperasi sesuai Surat Keputusan Menteri Koperasi dan UKM RI No. 153 Tahun 2018. Meskipun terjadi pengurangan jumlah koperasi, jumlah anggota, jumlah volume usaha dan jumlah SHU, namun dari sisi simpanan anggota, modal sendiri, modal luar, dan asset ada peningkatan, yang rata rata peningkatan tersebut sebesar 9 %, hal ini disebabkan karena adanya peningkatan kemampuan managerial dan profesionalisme pengelolaan koperasi.
Tabel II.2
Data Perkembangan Koperasi Aktif
di Kabupaten Kulon Progo Tahun 2017- 2018 dan target 2019-2020
No Kecamatan 2017 2018 Target 2019 Target 2020
Aktif Jml % Aktif Jml % Aktif Jml % Aktif Jml %
1. Temon 27 34 79,41 16 28 57,42 26 28 92,86 28 34 79,41 2. Wates 66 100 66,00 53 66 80,30 100 105 95,24 66 100 66,00 3. Panjatan 10 17 58,82 7 10 70,00 18 21 85,71 10 17 58,82 4. Galur 16 23 69,56 10 16 62,5 25 27 92,59 16 23 69,56 5. Lendah 15 16 93,75 13 15 86,66 19 20 95,00 15 16 93,75 6. Sentolo 20 26 76,92 12 21 57,14 27 30 90,00 21 26 76,92 7. Pengasih 36 51 70,58 32 37 86,48 52 54 96,30 37 51 70,58 8. Kokap 16 26 61,53 12 16 75,00 27 28 96,43 16 26 61,53 9. Girimulyo 9 12 75,00 8 9 88,88 12 15 80,00 9 12 75,00 10. Nanggulan 14 22 63,63 9 14 64,28 23 23 100,00 14 22 63,63 11. Kalibawang 13 18 72,22 11 14 78,57 20 20 100,00 14 18 72,22 12. Samigaluh 15 20 75,00 11 15 73,33 20 23 86,96 15 20 75,00 Jumlah 257 365 70,41 193 261 73,94 252 353 71.3 261 331 78,85 Sumber data : Dinas Koperasi dan UMKM Kab. Kulon Progo, 2018
B. Usaha Mikro Kecil dan Menengah
Dalam` proses pembinaan selama ini ada beberapa hal yang menjadi fokus perhatian yaitu terkait dengan beberapa permasalahan yang dihadapi UMKM, antara lain:
1. Kurangnya kemampuan dan akses UMKM pada sumber-sumber informasi
2. Kurangnya kemampuan UMKM untuk meningkatkan akses dan pangsa pasar
3. Kurangnya kemampuan dan akses UMKM dalam penguasaan dan pemanfaatan teknologi
4. Kurangnya kemampuan UMKM dalam mengembangkan manajemen
5. Kurangnya kemampuan UMKM dalam menjalin kemitraan dan mengembangkan jaringan usaha.
Oleh karena itu pengembangan UMKM oleh Dinas Koperasi dan UKM dilakukan melalui pengembangan di bidang : produksi dan pengolahan, pemasaran, SDM, desain dan tehnologi dengan menciptakan iklim usaha yang kondusif bagi UMKM dalam aspek : pendanaan, sarana prasarana, informasi usaha, perijinan usaha, kemitraan, kesempatan berusaha, promosi dagang dan dukungan kelembagaan.
Berikut data UMKM kabupaten Kulon Progo yang diperoleh dari Kompilasi dari berbagai sumber :
Tabel II.3
Data Perkembangan UMKM Tahun 2017- 2018 dan target 2019-2020
Sumber : Kompilasi dan olahan berbagai sumber Tahun 2018
Dari data diatas dapat diketahui perkembangan UMKM yang diperoleh dari data kompilasi dan olahan berbagai sumber, pada tahun 2017 sebesar 33.961 unit, pada tahun 2018 sebesar 35.457 unit yang tersebar dalam bidang pertanian meliputi tanaman pangan, peternakan, kehutanan, perkebunan dan perikanan serta non pertanian meliputi pertambangan dan penggalian, industri pengolahan, listrik, gas dan air bersih, bangunan, perdagangan, hotel dan restoran, pengangkutan dan komunikasi, keuangan, persewaan, jasa perusahaan dan jasa lainnya, dan pertumbuhan terjadi di sektor pedagang di luar pasar.
No Sektor Ekonomi Realisasi 2017 Realisasi 2018 Target 2019 Target 2020 1 Pertanian, Peternakan
Kehutanan dan Perikanan 1.912 1.827 1779 1.879 2 Pertambangan dan
Penggalian 53 33 45
3 Industri Pengolahan 20.105 18.024 20.498 24.498
4 Bangunan 211 358 207 257
5 Perdagangan, Hotel dan Restoran
a. Hotel dan Restoran 59 257 59 68
b. Pedagang Pasar 2000 4.862 1.421 1.431
c. Pedagang di luar pasar 9.303 9.306 9.336 9.436
d. Pedaki 113 113 113 113
6 Pengangkutan dan
Komunikasi 98 354 95 1055
7 Jasa-jasa 107 371 160 175
C. Prestasi
Beberapa prestasi penyelenggaraan urusan Koperasi dan UKM baik di tingkat propinsi maupun di tingkat nasional sebagai berikut; A.Tingkat Nasional
1. Penghargaan Natamukti Nindya dari ICSB (Internasional Council for Small Bussiness) yang diberikan kepada Bapak Bupati Kulon Progo (dr.Hasto Wardoyo, SpOG(k), yakni penghargaan yang diberikan kepada kabupaten/kota terbaik dalam meningkatkan daya saing UMKM secara keseluruhan baik di tingkat nasional maupun tingkat internasional.
2. Koperasi Berprestasi tingkat Nasional Bidang Produksi yang diberikan kepada KSU Jatirogo dari Kementerian Koperasi dan UKM RI.
3. Bhakti Koperasi kepada Bpk Ngatijo selaku ketua KSU Jatirogo dari Kementerian Koperasi dan UKM RI.
4. Satya lencana bidang koperasi dari Presiden RI kepada Bp. Ngatimin HS selaku ketua PKPRI Kabupaten Kulon Progo.
5. Pengharggan kepada KSU Jatirogo sebagai Koperasi penggerak pembangunan yang berorientasi ekspor dari Bappenas RI.
D. Inovasi
Inovasi yang dilakukan dalam rangka meningkatkan kualitas dan kuantitas Koperasi dan UMKM khususnya menghadapi dinamika perekonomian global serta mengoptimalkan produk unggulan Kulon Progo dengan melakukan take over terhadap toko modern oleh Koperasi, total sampai tahun 2018 ada 16 toko modern yang telah di take over oleh Koperasi.
E. Permasalahan dan Solusi
Permasalahan Umum yang dihadapi urusan Koperasi dan UMKM
saat ini adalah:
a. Permasalahan
1) Kurangnya kesiapan Koperasi dan UMKM dalam menghadapi mulai beroperasinya bandara NYIA.
2) Adanya keterbatasan SDM, terutama dari segi kualitas berpengaruh besar pada tingkat profesionalisme manajemen koperasi.
3) Distribusi produk atau komoditi unggulan daerah seperti bidang perkebunan, kehutanan dan pertanian (bidang agribisnis) yang dikelola oleh koperasi masih sangat terbatas. 4) Wawasan kewirausahaan yang dimiliki masyarakat khususnya
terkait dengan entrepreneur mentality yang masih kurang 5) Kebijakan perubahan pengesahan Badan Hukum koperasi
yang di tingkat Kementerian Koperasi dan UKM RI, membuat proses menjadi agak lama sehingga beberapa LKM atau Kelompok Pra Koperasi belum mengajukan Badan Hukum. 6) Kurangnya kemampuan UMKM untuk meningkatkan akses,
pangsa pasar, menjalin kemitraan, mengembangkan jaringan usaha, penguasaan dan pemanfaatan teknologi serta pengembangan manajemen
b. Solusi
1) Pembangunan sarana terpadu pusat layanan usaha terpadu Koperasi dan UMKM.
2) Pengembangan UMKM oleh Dinas Koperasi dan UMKM dilakukan melalui pengembangan di bidang : produksi dan pengolahan, pemasaran, SDM, desain dan tehnologi dengan menciptakan iklim usaha yang kondusif bagi UMKM dalam aspek : pendanaan, sarana prasarana, informasi usaha, perijinan usaha, kemitraan, kesempatan berusaha, promosi dagang dan dukungan kelembagaan.
3) Pembinaan yang berkesinambungan dan bersinergi telah dilakukan oleh Dinas Koperasi dan UMKM dalam rangka mengurangi permasalahan yang dihadapi oleh Koperasi, antara lain dengan pelaksanaan program yang terarah dan
tepat sasaran dengan implementasi kegiatan–kegiatan yang terfokus. Di bidang organisasi, manajemen, usaha dan keuangan Koperasi, serta pelayanan badan hukum Koperasi. 4) Perlu Diklat Kewirausahaan yang komprehensif berkelanjutan. 5) Sosialisasi terhadap LKM maupun Kelompok Pra Koperasi yang belum berbadan hukum untuk segera beralih menjadi Koperasi sesuai dengan salah satu Keputusan Bersama Menteri Keuangan, Menteri Dalam Negeri, Menteri Negara Koperasi dan UKM serta Gubernur Bank Indonesia Nomor: 351.1/KMK.010/2009, Nomor 900-639A tahun 2009, Nomor 01/SKB/M.KUKM/IX/2009 dan Nomor 11/43A/KEP.GB/2009 tentang Strategi Pengembangan Lembaga Keuangan Mikro.
Tabel II. 4
Rekapitulasi Evaluasi Hasil Pelaksanaan Renja SKPD dan Pencapaian Renstra SKPD s/d Tahun 2018
Kabupaten Kulon Progo
Urusan/Bidang Urusan Pemerintahan
Daerah dan Program Kegiatan
Indikator Kinerja Program (outcame) dan kegiatan (output)
Target Kinerja Capaian Program (Akhir periode renstra SKPD) tahun 2022
Target dan realisasi kinerja program dan kegiatan tahun
lau (n-2) (2018) Target progra m dan kegiata n (Renja SKPD tahun n-1) (2019) Perkiraan realisasi capaian target renstra SKPD s/d tahun berjalan 2019 Kode Realisas i target kinerja hasil program dan keluaran kegiatan s/d tahun (n-3) (2017) Target Renja SKPD tahun (n-2) (2018) Realisasi Renja SKPD tahun (n-2) (2018) Tingka t realisa si(%) Realisas i capaian program dan kegiatan s/d tahun berjalan (tahun n-1) (2019) Tingkat capaian realisasi target renstra 1 2 3 4 5 6 7 8=(7/6) 9 10=(5+7+ 9) 11=(10/4)
1 15 Urusan Koperasi dan
UKM
1 15 01
Program pelayanan
administrasi perkantoran administrasi perkantoranCakupan pelayanan 120 20 20 20 100 20
60 50
1
Penyediaan jasa dan peralatan perkantoran
Jasa perkantoran (jasa persuratan, jasa pegawai tidak tetap) dan tersedianya bahan dan peralatan kantor(alat tulis kantor, cetak,
penggandaan dan bahan pustaka)
Urusan/Bidang Urusan Pemerintahan
Daerah dan Program Kegiatan
Indikator Kinerja Program (outcame) dan kegiatan (output)
Target Kinerja Capaian Program (Akhir periode renstra SKPD) tahun 2022
Target dan realisasi kinerja program dan kegiatan tahun
lau (n-2) (2018) Target progra m dan kegiata n (Renja SKPD tahun n-1) (2019) Perkiraan realisasi capaian target renstra SKPD s/d tahun berjalan 2019 Kode Realisas i target kinerja hasil program dan keluaran kegiatan s/d tahun (n-3) (2017) Target Renja SKPD tahun (n-2) (2018) Realisasi Renja SKPD tahun (n-2) (2018) Tingka t realisa si(%) Realisas i capaian program dan kegiatan s/d tahun berjalan (tahun n-1) (2019) Tingkat capaian realisasi target renstra 1 2 3 4 5 6 7 8=(7/6) 9 10=(5+7+ 9) 11=(10/4) 2 Penyediaan jasa keuangan honorarium petugas penatausahaan keuangan dan barang 72 bln 12 bln 12 bln 12 bln 100 12 bln 36 50 3 Penyediaan rapat-rapat, konsultasi dan koordinasi
Jamuan rapat dan tamu, perjalanan dinas luar daerah, perjalanan dinas dalam daerah
72 bln 12 bln 12 bln 12 bln 100 12 bln 36 50
Program Peningkatan Sarana/Prasarana Kerja dan Kualitas SDM OPD
Capaian ketersediaan sarana dan prasarana
kondisi baik 94.00 84.00 84.98 84.98
100 86 84.98
90 Pengadaan sarana dan
prasarana perkantoran tersedianya sarana danprasarana kantor 56 7 unit 5 unit 5 unit 100 1 13 23 Pembayaran
Urusan/Bidang Urusan Pemerintahan
Daerah dan Program Kegiatan
Indikator Kinerja Program (outcame) dan kegiatan (output)
Target Kinerja Capaian Program (Akhir periode renstra SKPD) tahun 2022
Target dan realisasi kinerja program dan kegiatan tahun
lau (n-2) (2018) Target progra m dan kegiata n (Renja SKPD tahun n-1) (2019) Perkiraan realisasi capaian target renstra SKPD s/d tahun berjalan 2019 Kode Realisas i target kinerja hasil program dan keluaran kegiatan s/d tahun (n-3) (2017) Target Renja SKPD tahun (n-2) (2018) Realisasi Renja SKPD tahun (n-2) (2018) Tingka t realisa si(%) Realisas i capaian program dan kegiatan s/d tahun berjalan (tahun n-1) (2019) Tingkat capaian realisasi target renstra 1 2 3 4 5 6 7 8=(7/6) 9 10=(5+7+ 9) 11=(10/4) Tersedianya peralatan kantor, barang penerangan listrik dan peralatan kebersihan
72 bln 12 bln 12 bln 12 bln 100 12 bln 24 36 Terpeliharanya sarana
dan prasarana kantor 47 unit 32 unit 37 unit 37 unit 100 43 unit 43 91
Program Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Kinerja Capaian perencanaan, pengendalian dan evaluasi kinerja 21.30 19.03 19.03 19.03 100 19.03 19,03 89,3 Penyusunan laporan keuangan
Laporan Capaian Kinerja Keuangan Semester,
Laporan Keuangan 10 dok 2 dok 2 dok 2 dok 100 2 dok 6 dok 60 Penyusunan perencanaan
Urusan/Bidang Urusan Pemerintahan
Daerah dan Program Kegiatan
Indikator Kinerja Program (outcame) dan kegiatan (output)
Target Kinerja Capaian Program (Akhir periode renstra SKPD) tahun 2022
Target dan realisasi kinerja program dan kegiatan tahun
lau (n-2) (2018) Target progra m dan kegiata n (Renja SKPD tahun n-1) (2019) Perkiraan realisasi capaian target renstra SKPD s/d tahun berjalan 2019 Kode Realisas i target kinerja hasil program dan keluaran kegiatan s/d tahun (n-3) (2017) Target Renja SKPD tahun (n-2) (2018) Realisasi Renja SKPD tahun (n-2) (2018) Tingka t realisa si(%) Realisas i capaian program dan kegiatan s/d tahun berjalan (tahun n-1) (2019) Tingkat capaian realisasi target renstra 1 2 3 4 5 6 7 8=(7/6) 9 10=(5+7+ 9) 11=(10/4)
Renstra 2 dok 1 dok 1 dok 50
Review Renstra 1 dok 1 dok 1 dok 100 Pengendalian, evaluasi
dan pelaporan kinerja
laporan pengedln dan evaluasi kinerja bulanan, triwulanan, LKIP, Laporan Tahunan dan profil kinerja SKPD dan penerapan SPIP SKPD
114 dok 19 dok 19 dok 19 dok 100 19 dok 57 50
Program Peningkatan Kualitas Kelembagaan dan Pengawasan KUMKM
Capaian koperasi aktif, koperasi baru, jumlah
UMKM 53.74 47.42 49.98 49.98 100 53.33 53.33 99
Peningkatan pemasyarakatan perkoperasian
lomba tangkas terampil
perkoperasian 640 siswa120 siswa120 120 siswa 100 siswa120 360 56
Urusan/Bidang Urusan Pemerintahan
Daerah dan Program Kegiatan
Indikator Kinerja Program (outcame) dan kegiatan (output)
Target Kinerja Capaian Program (Akhir periode renstra SKPD) tahun 2022
Target dan realisasi kinerja program dan kegiatan tahun
lau (n-2) (2018) Target progra m dan kegiata n (Renja SKPD tahun n-1) (2019) Perkiraan realisasi capaian target renstra SKPD s/d tahun berjalan 2019 Kode Realisas i target kinerja hasil program dan keluaran kegiatan s/d tahun (n-3) (2017) Target Renja SKPD tahun (n-2) (2018) Realisasi Renja SKPD tahun (n-2) (2018) Tingka t realisa si(%) Realisas i capaian program dan kegiatan s/d tahun berjalan (tahun n-1) (2019) Tingkat capaian realisasi target renstra 1 2 3 4 5 6 7 8=(7/6) 9 10=(5+7+ 9) 11=(10/4)
diklat perkoperasian 345 120 orang orang120 120 orang 100 orang30 270 78
Penyusunan data
KUMKM database KUMKM 20 dok 4 dok 4 dok 4 dok 100 4 dok 12 dok 60 profil KUMKM 375 KUMKM75 KUMKM75 75 KUMKM 100 KUMKM75 225 60
up dating web 20 4 kali 4 kali 4 kali
100 4 kali 12 60
Pelayanan legalitas dan kualitas kelembagaan
koperasi perijinan akta pendirian 28 5 kop 5 kop 100 5 kop 10 35 perubahan AD 15 kop 1 2 2 100 2 5 33 Revitalisasi/pembubaran koperasi 96 kop 27 32 32 100 32 91 94 Pendirian Koperasi
Urusan/Bidang Urusan Pemerintahan
Daerah dan Program Kegiatan
Indikator Kinerja Program (outcame) dan kegiatan (output)
Target Kinerja Capaian Program (Akhir periode renstra SKPD) tahun 2022
Target dan realisasi kinerja program dan kegiatan tahun
lau (n-2) (2018) Target progra m dan kegiata n (Renja SKPD tahun n-1) (2019) Perkiraan realisasi capaian target renstra SKPD s/d tahun berjalan 2019 Kode Realisas i target kinerja hasil program dan keluaran kegiatan s/d tahun (n-3) (2017) Target Renja SKPD tahun (n-2) (2018) Realisasi Renja SKPD tahun (n-2) (2018) Tingka t realisa si(%) Realisas i capaian program dan kegiatan s/d tahun berjalan (tahun n-1) (2019) Tingkat capaian realisasi target renstra 1 2 3 4 5 6 7 8=(7/6) 9 10=(5+7+ 9) 11=(10/4) Penyelesehan koperasi pasif 40 20 20 20 100 40 100 Penilaian kesehatan koperasi Penilaian Kesehatan KSP / USP 1200 kop 200 200 200 100 200 600 50 Pengawasan/
pendampingan Koperasi Pembinaan/ pengawasankoperasi 64 16 16 25
Program Peningkatan Pemberdayaan KUMKM
Prosentase peningkatan skala usaha UMKM dan jumlah anggota koperasi yang dilayani
34.40 33.44 33.93 33.93
100
34.03 34.03 99
Peningkatan legalitas
produk KUMKM pendaftaran HKI 65 UMKM6
1 TOMIRA , 11 KUMKM 1 TOMIRA, 11 KUMKM 100 11 KUMKM 29 44
Urusan/Bidang Urusan Pemerintahan
Daerah dan Program Kegiatan
Indikator Kinerja Program (outcame) dan kegiatan (output)
Target Kinerja Capaian Program (Akhir periode renstra SKPD) tahun 2022
Target dan realisasi kinerja program dan kegiatan tahun
lau (n-2) (2018) Target progra m dan kegiata n (Renja SKPD tahun n-1) (2019) Perkiraan realisasi capaian target renstra SKPD s/d tahun berjalan 2019 Kode Realisas i target kinerja hasil program dan keluaran kegiatan s/d tahun (n-3) (2017) Target Renja SKPD tahun (n-2) (2018) Realisasi Renja SKPD tahun (n-2) (2018) Tingka t realisa si(%) Realisas i capaian program dan kegiatan s/d tahun berjalan (tahun n-1) (2019) Tingkat capaian realisasi target renstra 1 2 3 4 5 6 7 8=(7/6) 9 10=(5+7+ 9) 11=(10/4) Pengembangan usaha
KUMKM Bintek pengembanganbisnis UMKM400 UMKM100 UMKM100 100 UMKM
100
50 250 62
Penyaluran bantuan
sarpras 88 88 88 100
Pelatihan usaha 95 10 10 20 21
Promosi pameran 2 1 event 1 event 1 event 100 2 100
Pengembangan layanan usaha terpadu UMKM
1 unit gedung dan kelengkap annya 1 unit gedung dan kelengk apanny a 1 100 Pelatihan Organisasi, manajemen, usaha dan
keuangan KUMKM Diklat akuntansi 180 kop 30 30 30
100
Urusan/Bidang Urusan Pemerintahan
Daerah dan Program Kegiatan
Indikator Kinerja Program (outcame) dan kegiatan (output)
Target Kinerja Capaian Program (Akhir periode renstra SKPD) tahun 2022
Target dan realisasi kinerja program dan kegiatan tahun
lau (n-2) (2018) Target progra m dan kegiata n (Renja SKPD tahun n-1) (2019) Perkiraan realisasi capaian target renstra SKPD s/d tahun berjalan 2019 Kode Realisas i target kinerja hasil program dan keluaran kegiatan s/d tahun (n-3) (2017) Target Renja SKPD tahun (n-2) (2018) Realisasi Renja SKPD tahun (n-2) (2018) Tingka t realisa si(%) Realisas i capaian program dan kegiatan s/d tahun berjalan (tahun n-1) (2019) Tingkat capaian realisasi target renstra 1 2 3 4 5 6 7 8=(7/6) 9 10=(5+7+ 9) 11=(10/4)
Pelatihan Kewirausahaan UMKM220 30 70 70 100 30 130 59
Diklat auditing UMKM180 30 30 30 100 30 90 50
Program Pengembangan Permodalan KUMKM
Capaian modal dari anggota koperasi, koperasi sehat, dan permodalan UMKM 53.91 46,7 48.14 48.14 100 49.51 49.51 91 Peningkatan kesehatan Koperasi KSP/USP Pendampingan pengelolaan Koperasi KSP/USP 150 30 25 25 kop 100 25 80 53 Bintek KSP/USP Kulon
Progo 150 25 kop 25 25 kop
100 25 75 50 Peningkatan dan pengembangan jaringan sosialisasi/kordinasi kemitraan dengan
Perbankan/ UMKM120 KUMKM90 KUMKM30 30 KUMKM
100
Urusan/Bidang Urusan Pemerintahan
Daerah dan Program Kegiatan
Indikator Kinerja Program (outcame) dan kegiatan (output)
Target Kinerja Capaian Program (Akhir periode renstra SKPD) tahun 2022
Target dan realisasi kinerja program dan kegiatan tahun
lau (n-2) (2018) Target progra m dan kegiata n (Renja SKPD tahun n-1) (2019) Perkiraan realisasi capaian target renstra SKPD s/d tahun berjalan 2019 Kode Realisas i target kinerja hasil program dan keluaran kegiatan s/d tahun (n-3) (2017) Target Renja SKPD tahun (n-2) (2018) Realisasi Renja SKPD tahun (n-2) (2018) Tingka t realisa si(%) Realisas i capaian program dan kegiatan s/d tahun berjalan (tahun n-1) (2019) Tingkat capaian realisasi target renstra 1 2 3 4 5 6 7 8=(7/6) 9 10=(5+7+ 9) 11=(10/4) Pemantauan pengelolaan penggunaan dana pemerintah bagi KUMKM
Pendampingan /pemantauan bantuan yang diberikan kepada warga miskin produktif
400
UMKM KUMKM80 UMKM80 80 UMKM
100
80 240 60
Pemantauan pengelolaan dan koordinasi
penggunaan dana Pemerintah bagi KUMKM
150
KUMKM KUMKM30 UMKM30 30 UMKM 100 30 90 60
Pemantauan penyaluran
2.2 Analisis Kinerja Pelayanan OPD
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2008 tanggal 4 Pebruari 2008 tentang Pedoman Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah dan Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan antara Pemerintah, Pemerintahan Daerah Propinsi dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota maka setiap urusan dalam Pemerintahan harus memiliki Indikator Kinerja Kunci (IKK). Untuk Koperasi dan UMKM IKK yang ditampilkan adalah capaian kinerja untuk Koperasi aktif dengan rumus perbandingan antara jumlah Koperasi aktif dan jumlah seluruh Koperasi serta kuantitas Usaha Mikro Kecil dengan rumus jumlah Usaha Mikro Kecil dibandingkan jumlah seluruh Usaha Mikro Kecil dan Menengah. Sedangkan dalam rangka mencapai sasaran RPJMD 2017-2022 maka telah ditetapkan beberapa indikator kinerja daerah urusan Koperasi dan UMKM yaitu; Pertumbuhan jumlah omset yang difasilitasi dan Nilai rata-rata volume usaha koperasi yang difasilitasi serta indikator program yaitu program peningkatan kualitas kelembagaan dan pengawasan KUMKM dengan indicator yaitu Capaian Jumlah Koperasi Aktif, koperasi baru, jumlah UMKM, program Pengembangan permodalan dengan indicator : capaian modal dari anggota koperasi, koperasi sehat dan permodalan KUMKM, sedangkan program peningkatan pemberdayaan KUMKM dengan indicator : prosentase peningkatan skala usaha UMKM dan jumlah anggota koperasi yang dilayani.
Tabel II.5
Pencapaian Kinerja Pelayanan SKPD Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Kulon Progo
No Indikator Satuan SPM IKK
Target Indikator
Lainnya
Target Renstra SKPD Realisasi Capaian Proyeksi
(Thn n-2) 2018 (Thn n-1) 2019 (Thn n) 2020 (Thn n+1) 2021 (Thn n-2) 2018 (Thn n-1) 2019 (Thn n) 2020 (Thn n+1) 2021 (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) IKK
1 Nilai rata-rata volume usahakoperasi yang difasilitasi Rp - √ 503.117.20 6
504.034.26
7 505.142.447 506.142.447 607.917.346
505.042.33
5*) 506.152.731 506.142.447 2 Pertumbuhan jumlah omset
UMKM yang difasilitasi % - √ 19,12 19,13 19,14 19,15 19,37 19,13*) 19,14 19,15
Indikator Kinerja RPJMD
1
Capaian koperasi aktif, koperasi
baru, jumlah UMKM % 49,98 53,33 53,48 53,66 74,12 53,33*) 53,48 53,66
2
Capaian modal dari anggota koperasi, koperasi sehat dan
permodalan UMKM % 48,14 49,51 50,96 51,71 55,36 49,51*) 50,96 51,71
3
Prosentase peningkatan skala usaha UMKM dan jumlah
anggota koperasi yang dilayani % 33,93 34,03 34,07 34,16 25,82 34,03*) 34,07 34,16
Dalam tabel di atas pelayanan SKPD yang dilaksanakan berjalan dengan baik dan sesuai rencana karena dapat dilihat bahwa target-target dapat tercapai bahkan melebihi target, akan tetapi ada kegiatan yang tidak mencapai target
yaitu peningkatan skala usaha UMKM dan jumlah anggota koperasi yang dilayani. Sehingga untuk perencanaan tahun 2019-2020 perlu ada perbaikan dalam target dan juga fokus penanganan kegiatan untuk mengatasi permasalahan tersebut.
2.3 Isu-isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi Perangkat Daerah 2.3.1 Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi Pelayanan
Perangkat Daerah
Pengembangan dan Pemberdayaan Koperasi selaras dengan Pemberdayaan Ekonomi kerakyatan yang tercermin pada terciptanya UMKM yang mandiri tangguh dan mandiri, serta menjadi salah satu pemicu dan pemacu bergeraknya roda perekonomian daerah. Namun seiring dengan semakin derasnya dinamika globalisasi dan pasar bebas maka Koperasi yang tangguh, kuat dan mandiri merupakan prasyarat wajib dalam menghadapi kondisi tersebut sehingga tercipta suatu kondisi perekonomian yang pro public. Mulai beroperasinya bandara baru NYIA pada tahun 2019 di Kulon Progo, juga menuntut kesiapan Koperasi dan UMKM untuk menangkap peluang bagi pengembangan KUMKM pada tahun 2020 .
Peluang :
a. Komitmen dalam pemberdayaan Koperasi dan UMKM
b. Tersedianya potensi usaha dan investasi terutama mulai beroperasinya bandara NYIA.
c. Adanya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) menyebabkan Pangsa
pasar yang semakin terbuka
d. Berkembangnya produk unggulan daerah e. Akses permodalan luas
f. Berdirinya kelompok/organisasi berbasis UMKM g. Tersedianya SDM/SDA yang relatif besar h. Perkembangan Teknologi Informasi
i. Animo masyarakat untuk berkoperasi dan berwira usaha cukup besar j. Jumlah Koperasi dan UMKM yang terus berkembang;
Tantangan :
a) Peningkatan pembinaan dan pengawasan terhadap manajemen, keuangan dan mekanisme kerja Koperasi
b) Penciptaan iklim usaha yang kondusif, Pengembangan usaha dan Pembiayaan bagi UMKM
c) Adanya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) menyebabkan persaingan ketat, kemajuan teknologi cepat, pasar semakin demanding dan dinamis
2.3.3 Rumusan Permasalahan Strategis yang dihadapi.
Secara umum permasalahan stategis yang dihadapi Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Kulon Progo adalah sebagai berikut:
a. Masih rendahnya tingkat profesionalisme SDM Aparatur dan SDM Koperasi dan UMKM;
b. Kurang tersedianya sarana dan prasarana penunjang operasional; c. Kurangnya kepercayaan masyarakat terhadap Koperasi;
d. Kurangnya Aksesabilitas Permodalan Koperasi dan UMKM;
e. Ada beberapa Koperasi yang tidak aktif dan harus sudah dibubarkan sesuai dengan surat Keputusan Menteri Koperasi dan UKM RI No. 153 Tahun 2018.
f. Kurangnya inovasi produk ;
g. Belum optimalnya jaringan kerjasama antara pelaku usaha dengan pelaku usaha lainnya dalam rangka peningkatan daya saing Koperasi dan UMKM;
h. Kesadaran SDM Koperasi dan UMKM di bidang tertib hukum dan tertib niaga yang masih rendah ;
i. Sarana dan prasarana perdagangan yang belum tersebar secara merata;
j. Pengambilan kebijakan Pembinaan kepada para pelaku usaha sulit dilaksanakan secara optimal akibat kurangnya kesadaran para pelaku
usaha untuk memberikan informasi, data, dan laporan mengenai perkembangan usahamya, yang merupakan dasar dilakukannya evaluasi oleh Pemerintah;
k. Belum adanya pusat promosi yang khusus menginformasikan secara luas produk unggulan daerah ;
l. Rendahnya daya saing produk UMKM dalam menghadapi dampak globalisasi;
m. Kurang tersedianya lokasi penampungan pedagang kaki lima dan asongan yang strategis dan representatif;
n. Masih rendahnya tingkat kesadaran pedagang kaki lima dan asongan di bidang ketertiban, kebersihan dan retribusi.
o. Masih maraknya rentenir di lingkungan pasar
2.3.4 Penentuan Isu-isu Strategis
Melalui pencermatan terhadap lingkungan internal dan eksternal, menghasilkan penemukenalan sejumlah potensi kekuatan dan kelemahan. Berdasarkan hasil analisis tersebut, dapat diidentifikasi kondisi yang diinginkan dan proyeksi ke depan yang sangat mempengaruhi Dinas Koperasidan UMKM dalam mencapai tugas pokok dan fungsi. Untuk itu dapat diidentifikasi beberapa isu-isu strategis yang berkaitan dengan Tupoksi sebagai berikut :
1. Kesiapan Koperasi dan UMKM menghadapi beroperasinya Bandara NYIA.
2. Penguatan sendi-sendi Ekonomi Kerakyatan yang aplikatif pro pure, pro growth dan pro job
3. Pemberdayaan Kelembagaan Koperasi serta Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah
4. Peningkatan peran dan fungsi Koperasi dan UMKM dalam menyikapi mega proyek (pelabuhan, bandara dan pasir besi/pabrik baja).
6. Mereduksi maraknya rentenir di masyarakat
7. Peningkatan pembinaan dan pengawasan Koperasi yang berbadan hukum pusat maupun propinsi
8. Memperluas kesempatan berusaha, dan jangkauan pasar baik lokal, regional dan eksport.
2.4 Review terhadap Rancangan Awal RKPD/Renstra SKPD
Hasil review terhadap rancangan awal RKPD dibandingkan dengan analisa kebutuhan terdapat penyesuaian, yaitu adanya penambahan anggaran, hal ini diarahkan untuk menangkap peluang beroperasinya bandara baru NYIA, yaitu dengan pembangunan pusat layanan usaha terpadu untuk KUMKM, yang nantinya disitu akan didirikan pusat destinasi wisata yang akan menyajikan tempat terpadu untuk sarana pemasaran produk produk unggulan Kulon Progo dan sarana konsultasi untuk pengembangan Koperasi dan UMKM. Berikut tabel review terhadap rancangan RKPD :
Tabel II.6
Review terhadap Rancangan Awal RKPD/Renstra tahun 2020 Kabupaten Kulon Progo
OPD : Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Kulon Progo
Rancangan awal RKPD Hasil Analisis Kebutuan
Catata n pentin
g Kode Urusan Program,Kegiatan Lokasi Indikator Program capaianTarget
kinerja Kebutu han dana/ Pagu Indikat if Urusan Program,
Kegiatan Lokasi IndikatorProgram
Target capaian kinerja Kebutuhan dana/Pagu Indikatif Program pelayanan administrasi perkantoran Kulon Progo Cakupan pelayanan administrasi perkantoran 20 182,37 Program pelayanan administrasi perkantoran Kulon Progo Cakupan pelayanan administrasi perkantoran 100 184,93 Penyediaan jasa dan peralatan perkantoran Kulon Progo
Jasa perkantoran (jasa persuratan, jasa
pegawai tidak tetap) 12 bln 94,67
Penyediaan jasa dan peralatan perkantoran Kulon Progo Jasa perkantoran (jasa persuratan,
Rancangan awal RKPD Hasil Analisis Kebutuan
Catata n pentin
g Kode Urusan Program,Kegiatan Lokasi Indikator Program capaianTarget
kinerja Kebutu han dana/ Pagu Indikat if Urusan Program,
Kegiatan Lokasi IndikatorProgram
Target capaian kinerja Kebutuhan dana/Pagu Indikatif bahan dan peralatan
kantor(alat tulis kantor, cetak, penggandaan dan bahan pustaka) tersedianya bahan dan peralatan kantor(alat tulis kantor, cetak, penggandaan dan bahan pustaka) Penyediaan jasa keuangan honorarium petugas penatausahaan
keuangan dan barang 12 bln 18,00
Penyediaan jasa keuangan honorarium petugas penatausahaan keuangan dan barang 12 bln 18,00 Penyediaan rapat-rapat, konsultasi dan koordinasi
Jamuan rapat dan tamu, perjalanan dinas luar daerah, perjalanan dinas dalam daerah
12 bln 69,7 Penyediaan rapat-rapat, konsultasi dan koordinasi
Jamuan rapat dan tamu, perjalanan dinas luar daerah, perjalanan dinas dalam daerah 12 bln 66,12 Program Peningkatan Sarana/Prasarana Kerja dan Kualitas SDM OPD
Capaian ketersediaan sarana dan prasarana
kondisi baik 86 363,19
Program Peningkatan Sarana/Prasarana Kerja dan Kualitas SDM OPD Capaian ketersediaan sarana dan prasarana kondisi baik 100 387,11 Pengadaan sarana dan prasarana perkantoran Tersedianya sarana dan prasarana kantor (Sepeda Motor, LCD,
Penyedot debu) 17 unit 31,48 Pengadaan saranadan prasarana perkantoran Tersedianya sarana dan prasarana kantor (Sepeda Motor 1 unit, LCD 1 unit, Penyedot debu 1 unit) 3 unit 31,49 Pemeliharaan
Rancangan awal RKPD Hasil Analisis Kebutuan
Catata n pentin
g Kode Urusan Program,Kegiatan Lokasi Indikator Program capaianTarget
kinerja Kebutu han dana/ Pagu Indikat if Urusan Program,
Kegiatan Lokasi IndikatorProgram
Target capaian kinerja Kebutuhan dana/Pagu Indikatif Tersedianya peralatan kantor, barang penerangan listrik dan peralatan kebersihan 12 bln Tersedianya peralatan kantor, barang penerangan listrik dan peralatan kebersihan 12 bln Terpeliharanya sarana
dan prasarana kantor 44 unit
Terpeliharanya sarana dan
prasarana kantor 32 unit
Rehab Interior 1 gedung Rehab Interior 1 gedung
Program Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Kinerja Lingku p Kab. Kulonp rogo Capaian perencanaan, pengendalian dan evaluasi kinerja 19.03 47,71 Program Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Kinerja Kulon Progo Capaian perencanaan, pengendalian dan evaluasi kinerja 100 46,52 Penyusunan laporan keuangan Laporan Capaian Kinerja Keuangan Semester, Laporan Keuangan
2 dok 6,00 Penyusunanlaporan keuangan
Laporan Capaian Kinerja Keuangan Semester, Laporan Keuangan 14 dok 6,00 Penyusunan perencanaan
kinerja SKPD Renja Kerja 1 dok 10,07
Penyusunan perencanaan kinerja SKPD
Renja Kerja Tahun 2021, Perubahan
Renja Tahun 2020 2 dok 10,07
Pengendalian, evaluasi dan pelaporan kinerja
laporan pengedln dan evaluasi kinerja bulanan, triwulanan, LKIP, Laporan Tahunan dan profil kinerja SKPD dan penerapan SPIP SKPD
19 dok 31,63 Pengendalian,evaluasi dan pelaporan kinerja laporan pengedln dan evaluasi kinerja bulanan, triwulanan, LKIP, Laporan Tahunan dan profil kinerja SKPD dan penerapan SPIP SKPD
Rancangan awal RKPD Hasil Analisis Kebutuan
Catata n pentin
g Kode Urusan Program,Kegiatan Lokasi Indikator Program capaianTarget
kinerja Kebutu han dana/ Pagu Indikat if Urusan Program,
Kegiatan Lokasi IndikatorProgram
Target capaian kinerja Kebutuhan dana/Pagu Indikatif Program Peningkatan Kualitas Kelembagaan dan Pengawasan KUMKM Kulon Progo Capaian koperasi aktif, koperasi baru,
jumlah UMKM 53,48 197,44 Program Peningkatan Kualitas Kelembagaan dan Pengawasan KUMKM Kulon Progo Capaian koperasi aktif, koperasi baru, jumlah UMKM 51,83 365,22 Peningkatan pemasyarakatan perkoperasian lomba tangkas terampil perkoperasian 80 88,23 Peningkatan Kelembagaan KUMKM lomba tangkas terampil perkoperasian 120 290,08 Sarasehan 25 Sarasehan 80
diklat perkoperasian 25 Bimtekperkoperasian 75
Sosialisasi perkoperasian utk Pokmas 25 Sosialisasi perkoperasian utk Pokmas 25 Sosialisasi perkoperasian Kopsis 25 Sosialisasi perkoperasian Kopsis 25 Pelayanan legalitas dan kualitas kelembagaan koperasi perijinan akta
pendirian 5 32,87 perijinan aktapendirian 5
perubahan AD 3 perubahan AD 3
Peningkatan kapasitas koperasi sektor riil 10
Peningkatan kapasitas koperasi
sektor riil 10
Peningkatan