T1__BAB IV Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Kesiapan Menjadi Guru pada Mahasiswa Pendidikan Ekonomi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Satya Wacana T1 BAB IV

Teks penuh

(1)

21

BAB IV

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN PENELITIAN

4.1

Hasil Penelitian

4.1.1 Gambaran Umum Program Studi Pendidikan Ekonomi FKIP UKSW Salatiga

A.Jati Diri

Prodi Pendidikan Ekonomi adalah salah satu dari tujuh prodi yang ada di

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.Fakultas menyelenggarakan pendidikan

ekonomi dengan tujuan menghasilkan lulusan dalam bidang pengajaran ekonomi

untuk tingkat pendidikan menengah sampai tinggi dengan kualifikasi sarjana

pendidikan (si yang unggul, profesional, teramprl, dan peka terhadap perubahan

dunia pendidikan dan perubahan perekonomian tidak hanya Indonesia namun juga

dunia, dan sosial budaya. Lulusan Program Studi Pendidikan Ekonomi juga

dibekali keterampilan kewirausahaan (enterpreneurahip) serta pengelolaan bidang

kependidikan. Program studi Pendidikan Ekonomi FKIP. UKSW telah

terakreditasi oleh BAN-PT dengan nilai B (SK dari BAN-PT

1167/BAN-PTIAkredsXI/2015)

B.Visi, misi, dan tujuan

 Visi

Tahun 2021 menjadi 10 besar program studi di Indonesia penghasil guru

ekonomi profesional yang berjiwa wirausaha dan berkarakter kasih.

 Misi

1. Menyelenggarakan perkuliahan yang membangun sikap kreatif,

inovatif, dan pro aktif

2. Menyelenggarakan penelitian dibidang pendidikan ekonomi dalam

lingkup luas mencakup :

a. Pengembangan ilmu pendidikan ekonomi.

b. Pengembangan metode pembelajaran ekonomi,

c. Manajemen lembaga pendidikan dan atau lembaga sosial,

d. Profesionalitas guru ekonomi, dan

e. Perilaku ekonomi wirausaha masyarakat termasuk guru

(2)

22

3. Menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat untu

mengembangkan kualitas

a. Manajerial lembaga pendidikan dan atau lembaga sosial,

b. Profesionalitas guru ekonomi

c. Perilaku ekonomi/wirausaha pelaku bisnis sesuai dengan

kebutuhan masyarakat.

 Tujuan

1. Menghasilkan guru profesional yang :

a. Memegang teguh nilai-nilai Kasih

b. Menguasai kompetensi yang tinggi sesuai dengan

bidangnya

c. Memiliki sikap kreatif proaktif, dan tangguh

2. Menghasilkan karya penelitian di bidang ilmu pendidikan ekonomi

yang bertaraf regional, nasional, dan internasional baik yang

dilakukan oleh dosen secara individual, dosen secara kelompok.

maupun dosen secara mahasiswa.

3. Menghasilkan karya ilmiah oleh dosen secara individual, dosen

secara kelompok, maupun dosen dengan mahasiswa.

4. Meningkatkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat sebagai

wujud penerapan ilmu pendidikan ekonomi.

C.Daya Unggul dan Peluang Kerja

Sesuai dengan slogan UKSW ACHIEVING EXCELLENCE FOR ALL.

Progdi PE memiliki daya unggul dalam hal lulusan dengan kompetensi

profesional yang utuh dan terpadu dengan jiwa wirausaha yang yang tangguh.

Bukti daya unggul lulusan, mereka yang menjadi guru (SMP/MTs, SMA/MA, dan

SMK/MAK) banyak yang jabatan struktural (Kepala Sekolah, Pengawas, dan

tugas lainnya), disamping itu mereka aktif di lembaga-lembaga dan organisasi

masyarakat. Kreatifitas dan inovasi yang tinggi membuat banyak peluang kerja di

bidang bisnis yang terbuka bagi lulusan Progdi PE.

Daya unggul yang tidak kalah pentingnya adalah bangunan kuat

kekeluargaan berlandaskan pada kecintaan almamater bemakna ganda. Bentuk

(3)

23

mahasiswa kakak tingkat dengan mahasiswa adik tingkatnya, dan Almamater

Alumni PE dengan civitas akademika Progdi PE. Kegiatan GERTAMA, antara

lain berupa: temu alumni jalinan kerja alumni; jalinan kerja alumni; jalinan kerja

kelompok belajar kegiatan mahasiswa; dan salah satu bentuk yang tidak kalah

penting adalah penerimaan mahasiswa baru dengan progam GERTAMA.

D.Capaian Pembelajaran

Capaian pembelajaran meliputi Sikap, Ketrampilan Umum, Pengetahuan

dan Ketrampilan Khusus para lulusan Program Studi Pendidikan Ekonomi.

Capaian pembelajaran ini disusun dan ditetapkan oleh Asosiasi Profesi

Pendidikan Ekonomi Indonesia dan telah disampaikan kepada Diren Belmawa

Kemenristek dikti, seperti berikut ini :

1. Sikap

Setiap lulusan Program Studi si Pendidikan Ekonomi memiliki sikap Bebagai

berikut :

a. Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap

religious,

b. Mengunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdaaarkan

agama, moral, dan etika.

c. Berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat. berbangsa,

bernegara, dan kemajuan peradaban berdasarkan Pancasila

d. Berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki

naaionaliame serta rasa tanggungjawab pada negara dan bangsa

e. Menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan,

serta pendapat atau temuan orisinal orang lain

f. Bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terbadap

masyarakat dan lingkungan

g. Taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bemasyarakat dan bernegara

h. Menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik,

i. Menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekeraan di bidang keahliannya

secara mandin, dan

(4)

24

2. Rumusan Kererampilan Umum

Setiap lulusan Program Studi si Pendidikan Ekonomi memiliki sikap Bebagai

berikut :

a. Mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam

konteks pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi

yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora yang sesuai dengan

bidang keahliannya;

b. Mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu, dan terukur;

c. Mampu mengkaji implikasi pengembangan atau implementasi ilmu

pengetahuan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai

humaniora sesuai dengan keahliannya berdasarkan kaidah, tata cara dan

etika ilmiah dalam rangka menghasilkan aolusi, gagasan, desain atau kritik

seni, menyusun deskripsi saintifik hasil kajiannya dalam buntak skripsi atau

laporan tugas akhir, dan mengunggahnya dalam laman perguruan ;

d. Menyusun deskripsi saintifik hasil kajian tersebut di atas dalam bentu skripsi

atau laporan tugas akhir, dan mengunggahnya dalam laman perguruan tinggi;

e. Mampu mengambil keputusan secara tepat dalam konteks penyelesaian

masalah di bidang keahliannya, berdasarkan hasil analisis informasi dan data

f. Mampu memelihara dan mengembangkan jaringan kerja dengan

pembimbing, kolega, sejawat baik di dalam maupaun di luar lembaga.

g. Mampu bertanggung jawab atas pencapaian hasil kerja kelompok dan

melakukan supervise dan evaluasi terhadap penyelesaian pekerjaan yang

ditugaskan kepada pekerja yang berada di bawah tanggungjawabnya:

h. Mampu melakukan proses evaluasi diri terhadap kelompok kerja yang

berada dibawah tanggungjawabnya dan mampu mengelola pembelajaran

secara mandiri; dan

i. Mampu mendokumentasikan menyimpan, mengamankan, dan menemukan

(5)

25

3. Rumusan Pengetahuan

Setiap lulusan Program Studi si Pendidikan Ekonomi memiliki pengetahuan

sebagai berikut:

a. Menguasai konsep pedagogik ekonomi untuk melaksanakan pembelajaran

ekonomi

b. Menguasai konsep teoritis ekonomi yang mendukung pembelajaran ekonomi

c. Menguasai prinsip dan teknik perencanaan, pengelolaan dan evaluasi

pembelajaran ekonomi

d. Menguasai metodologi penelitian untuk melaksanakan penelitian di bidang

pendidikan ekonomi

e. Menguasai konsep dan prinsip manajerial leadership)

4. Rumusan Keterampilan Khusus

Setiap lulusan Program Studi S1 Pendidikan Ekonomi memiliki keterampilan

khusus ebagai berikut:

a. Mampu merencanakan, mengimplementasikan, dan mengevaluasi

pembelajaran ekonomi secara inovatif dengan mengaplikasikan konsep

pedagogik ekonomi dan keilmuan ekonomu serta memanfaatkan berbagai

sumber belajar dan IPTEKS

b. Mampu mengkaji dan menerapkan berbagai metode pembelajaran ekonomi

secara inovatif

c. Mampu merancang dan melaksanakan penelitian untuk menghasilkan

alternatif penyelesaian masalah di bidang pendidikan ekonomi serta

mempublikasikan hasilnya

d. Mampu menerapkan konsep dan prinsip manajerial yang didukung oleh soft

competence dalam bidang pendidik

E.Fasilitas Perkuliahan

Guna menunjang pembelajaran yang dilakukan dan pencapaian tujuan

kurikulum, Program studi Pendidikan Ekonomi melengkapi fasilitas sebagai

1. Kantor program studi

2. Kantor dosen

3. Ruang kelas

(6)

26 5. Perpustakaan

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi meningkat setiap

tahunnya. Namun, penurunan jumlah pendaftar masuk ke Progdi PE menurun

pada tahun angkatan 2015. Berikut adalah jumlah mahasiswa yang ada di Program

Studi Pendidikan Ekonomi tahun 2013-2016.

No. Mahasiswa Tahun Jumlah

1 2013 32

2 2014 40

3 2015 26

4 2016 21

Pengembangan kompetensi guru dilakukan melalui kegiatan tatap muka,

kegiatan terstruktur dan kegiatan mandiri. Dengan bimbingan perwalian akademik

yang profesional, para mahasiswa menyusun rencana studi selama 4 tahun, per

semester dengan rentangan 3 semester selama satu tahun.

4.1.2 Kesiapan Menjadi Guru Pada Mahasiswa Pendidikan Ekonomi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Satya Wacana

Salah satu syarat menjadi seorang guru adalah memiliki kesiapan yang

matang yang dimana kesiapan menjadi guru bisa dilihat dari penguasaan empat

kompetensi guru yaitu diantaranya kompetensi pedagogik, kompetensi

kepribadian, kompetensi profesional dan kompetensi sosial.Selain menguasai

empat kompetensi guru mahasiswa juga harus memiliki kesiapan dalam

menghadapi siswa. Dari 6 responden, diantaranya 1 guru pamong, 1 dosen dan 4

mahasiswa angkatan 2013. Penguasaan empat kompetensi guru masih kurang dan

belum adanya kesiapan secara mental jika menghadapi siswa.

Berikut ini merupakan penjelasan dari hasil data yang diperoleh ketika di

lapangan terkait dengan kesiapan menjadi guru di kalangan mahasiswa

Pendidikan Ekonomi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen

Satya Wacana.

Berikut ini merupakan penjelasan dari hasil data yang diperoleh ketika di

lapangan terkait dengan kesiapan menjadi guru di kalangan mahasiswa Program

(7)

27 1. Pedagogik

Kompetensi pedagogik berkaitan langsung dengan penguasaan

karakteristik peserta didik, penguasaan teori pembelajaran, pengembangan

RPP, penyelenggaraan kegiatan pembelajaran yang efektif, penggunaan

metode dan stretegi mengajar, evaluasi hasil belajar, dan peningkatan

kualitas pembelajaran.

a. Perencanaan pembelajaran

Dalam upaya menciptakan pembelajaran yang efektif,

memformulasikan tujuan pembelajaran dalam RPP sesuai dengan s dan

mempelajari indikator sehingga dapat ditetapkan tujuan pembelajarannya.

Pada umumnya mahaisiwa sudah bisa merancang RPP dan sialbus dalam

melaksanakan pembelajaran yang efektif.

b. Reward bagi siswa yang aktif

Sedangkan untuk memicu keaktifan siswa dalam pembelajaran

mahasiswa akan memberikan reward untuk siswa yang bisa menjawab

pertanyaan dan menunjuk langsung siswa yang kurang aktif untuk

menjawab.

c. Evaluasi Siswa

Nilai dan kemampuan menjawab pertanyaan menjadi pedoman

mahasiswa untuk mengukur keberhasilan siswanya. Sedangkan upaya

mahasiswa agar bisa mengetahui hasil belajar siswa adalah melalui nilai

tes, kuis dan kemamouan menjawab siswa.

d. Metode strategi pembelajaran

Pada umumnya mahasiswa pendidikan ekonomi akan menggunakan

metode pembelajaran yang membuat siswa menjadi kelompok dan

menganalisa tugas dengan kelompoknya masing- masing.

2. Kepribadian

Kemampuan ini berkaitan dengan bagaimana seharusnya guru,

menjadi teladan bagi siswa lain dalam memecahkan masalah, memahami

setiap kesulitan orang lain, bangga menjadi calon guru profesional, dan

mengembangkan diri secara berkelanjutan jika nantinya menjadi seorang

(8)

28 a. Teladan bagi siswa

Bagi mahasiswa pendidikan ekonomi agar bisa menjadi teladan

yang baik akan memulai dari diri mereka sendiri seperti menjaga tutur kat,

menjaga perilaku, berpakaian yang sopan dan terbuka dengan siswa.

b. Partisipasi kegiatan sekolah

Berpartisipasi dalam kegiatan sekolah dan mengikuti pelatihan-

pelatihan guru menjadi cara mahasiswa agar bisa mangembangkan diri

mereka. Meminta saran dari guru lain dan melihat hasil tes siswa menjadi

cara mahasiswa untuk mengevaluasi diri sendiri agar kedepannya bisa

memberikan cara mengajar yang lebih baik.

3. Profesional

Kompetensi ini cenderung mengacu kepada kemampuan teoritik

dan praktik lapangan. Tergantung bagaimana mahasiswa dapat menguasai

materi dari setiap mata kuliah, menghubungkan materi kuliah dengan

kenyataan, memanfaatkan TIK untuk meningkatkan kualitas pembelajaran,

dan menarik perhatian siswa agar menyimak materi yang diajarkan.

a. Penguasaan meteri

Upaya mahasiswa agar bisa menguasai materi adalah dengan

belajar dan mencari referensi lain, sehingga yang diperoleh bisa

tersampaikan dengan baik ke siswanya. Kemudian untuk menghubungkan

materi kuliah sesuai dengan kenyataan mahasiswa mencari kasus-kasus di

materi yang berhubungan langsung dengan kenyataan.

b. Pemanfaatan fasilitas

Mahasiswa Pendidikan Ekonomi semaksimal mungkin

memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi yang dimiliki sekolah

maupun gadget yang dimilki siswa untuk meningkatkan pembelajaran dan

menarik perhatian siswa.

c. Presentasi sebagai tugas

Presentasi masih menjadi cara Mahasiswa Pendidikan Ekonomi

(9)

29 4. Sosial

Kompetensi ini berkaitan dengan kemampuan guru berinteraksi

dengan siswa, menanggapi kritik dan saran, membantu siswa yang

mengalami kesulitan belajar dan usaha untuk beradaptasi dengan

lingkungan masyarakat

a. Pendekatan dan terbuka kepada siswa

Upaya mahasiswa untuk menjalin komunikasi yang efektif dengan

peserta didik jika kelak cenderung terbuka dan melakukan pendekatan

dengan siswa di dalam kelas maupun di luar kelas.

b. Kritik dan saran sebagai motivasi

Mahasiswa akan menerima kritik dan saran dari siswa maupu guru

lain dan akan mengubah cara mengajar jika memang harus.

c. Membantu siswa.

Pendekatan secara langsung, membimbing siswa dan memberikan

jam tambahan di luar kegiatan belajar mengajar menjadi cara mahasiswa

agar bisa membantu siswa yang mengalami kesulitan belajar di kelas.

d. Menjaga komunikasi

Sementara agar bisa beradaptasi dengan lingkungan sekolah

mahasiswa melakukan pendekatan ke sesama guru tanpa perlu merasa

canggung, meminta bantuan jika mengalami kesulitan.

Pada umumnya kesiapan mahasiswa Pendidikan Ekonomi menjadi guru yang

menjadi kendala adalah penguasaan materi sehingga banyak upaya yang

dilakukan agar bisa menguasai meteri seperti mereview kembali materi yang

diberikan dan mencari referensi lain seperti dari internet. Sementara

memanfaatkan pangalaman selama magang l, 2, dan 3 menjadi upaya m agar bisa

lebih mengenal karakter siswa agar mempersiapkan mental dan dapat

(10)

30 4.2 Pembahasan

4.2.1 Kesiapan Menjadi Guru Pada Mahasiswa Pendidikan Ekonomi Universitas Kristen Satya Wacana

Kesiapan menjadi guru di kalangan mahasiswa Pendidikan Ekonomi FKIP

UKSW Salatiga pada umumnya belum sesuai yang tertera pada Peraturan

Pemerintah No. 74 Tahun 2008 tentang Guru "Guru wajib memiliki Kualifikasi

Akademik, kompetensi, Sertifikat Pendidik, sehat jasmani dan rohani, serta

memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional."

Penguasaan terhadap empat kompetensi guru masih kurang dan belum matangnya

mental untuk menjadi seorang guru.

Seharusnya bagi mahasiswa calon guru bisa mengelola pembelajaran di

dalam kelas dengan baik, menguasai bidang ilmu yang ditekuni, menjadi teladan

yang bagi siswa, mampu berkomunikasi dan bergaul dengan lingkungan sekolah,

memiliki mental yang matang sebagai seorang guru dan mampu menghadapi

karakter siswa yang berbeda-beda. Tetapi mahasiswa masih ada yang belum bisa

membuay pembelajaran yang efektif berdasarkan RPP sesuai dengan sialbus,

belum memiliki kesiapan yang matang dan kepercayaan diri dalam menghadapi

siswa

1) Pedagogik

Kompetensi pedagogik berkaitan langsung dengan penguasaan

disiplin ilmu pendidikan dan ilmu lain yang berkaitan dengan tugasnya

sebagai guru. Kemampuan ini sangat menentukan keberhasilan guru dalam

melaksanakan proses pembelajaran.

a. Perencanaan pembelajaran

Dalam mengelola pembelajaran perlu adanya RPP untuk bisa

menjadi acuan dan menetapkan tujuan pemebalajaran. Pada umumnya

mahasiswa Pendidikan Ekonomi sudah bisa merancang RPP dan

menerpakannya sehingga selama memberikan materi bisa mencapai

tujuan yang ditetapkan saat membuat RPP dan juga bisa menetapkan

(11)

31 b. Reward bagi siswa yang aktif

Sebagai seorang guru sudah sewajamya membuat siswa agar aktif

di kelas tidak hanya menyampaikan materi tapi juga membuat agar

siswa berani bertanya dan mau menjawab jika diberi pertanyaan.

Pendekatan ke siswa dengan memberi pertanyaan dan memberi hadiah

bagi yang bisa menjawab menjadi cara mahasiswa agar bisa membuat

siswa yang kurang aktif menjadi aktif. Pendekatan yang dilakukan agar

mahasiswa menjadi tahu apa yang membuatnya kurang aktif,

diharapkan setelah mengetahui kendalanya mahasiswa mampu

mengembangkan rasa percaya diri siswanya. Bagi mahasiswa aktif di

kelas bukan hanya tentang menjawab pertanyaan yang diberikan oleh

guru tapi juga berani bertanya jika ada materi yang belum dipahami.

c. Evaluasi Siswa

Evaluasi hasil belajar siswa merupakan cara guru untuk mengethui

sejauh mana siswa menerima dan mempelajari materi yang diajarkan

Menggunakan nilai tes, kuis dan melihat kemampuan menjawab siswa.

saat diberi pertanyaan menjadi acuan utama bagi mahasiswa untuk

mengetahui hasil belajar siswa. Bagi siswa yang memilki nilai tes bagus

dapat diartikan bahwa siswa tersebut menerima materi dengan sukses

begitu pula sebaliknya. Selain itu memperhatikan sikap siswa sclama di

kelas juga menjadi cara mahasiswa untuk menilai siswa.

d. Metode/strategi pembelajaran

Menentukan metode atau startegi sangat penting kaitannya agar

siswa mampu menerima materi atau bahkan agar bisa terlibat sesuai

dengan materi yang diajarkan. Membagi siswa menjadi beberapa

kelompok menjadi upaya mahasiswa agar siswa bisa terlibat dengan

materi yang diberikan. Mahasiswa akan memberi studi kasus pada

setiap kelompok dan mempresentasikannya jika sudah selesa. Lewat

presentasi pula mahasiswa menjadi tahu sejauh mana kemampuan siswa

menguasai materi. Dengan metode seperti ini mahasiswa berharap agar

(12)

32

Berdasarkan pembahasan diatas sudah sesuai dengan Mulyasa

(2008:75) kompetensi pedagogik adalah kemampuan mengelola

pembelajaran peserta didik meliputi pamahaman terhadap peserta didik,

perancangan dan pelaksanaan pembelajaran, evaluasi hasil belajar, dan

pengembangan peserta didik untukm mengaktualisasikan berbagai potensi

yang dimilikinya.

2) Kepribadian

Kemampuan ini meliputi kemampuan personalitas, jati diri sebagai

seorang guru yang menjadi panutan bagi pescrta didik. Kompetensi inilah

yang selalu menggambarkan prinsip bahwasanya guru adalah sosok yang

patut digugu dan ditiru. Guru menjadi suri teladan bagi peserta didik.

a. Teladan bagi siswa

Sebagi seorang guru sudah sewajarnya menjadi teladan bagi siswa

dimana siswa bisa saja meniru cara bersikap gurunya. Bagi mahasiswa

Pendidikan Ekonomi sangat penting bagi mereka menjadi contoh dan

teladan yang baik bagi siswa, Untuk menjadi teladan yang baik

mahasiswa memulai dari diri mereka sendiri. Sehingga diharapkan apa

yang dilakukan oleh mahasiswa jika sudah menjadi guru bisa ditiru juga

oleh siswanya. Sebagai contoh disiplin, datang lebih awal berpakaian

yang rapi dan bersifat terbuka bagi siswa tanpa menghilangkan rasa

hormat menjadi cara yang dilakukan mahasiswa agar tidak merasa

canggung jika di dalam kelas maupun di luar kelas.

b. Partisipasi kegiatan sckolah

Pengembangan diri bagi seorang guru perlu dilakukan agar tidak

hanya terfokus pada kegiatan belajar mengajar saja. Ada berbagai cara

agar guru bisa mengembangkan diri seperti berpartsipasi dalam jegiatan

sckolah atau mengikuti pelatihan-pelatihan guru. Berpartisipasi dalam

kegiatan sekolah dan mengikuti pelatihan-pelatihan guru menjadi cara

mahasiswa agar bisa mangembangkan diri mereka. Partisipasi yang

dimaksud adalah menjadi ikut menjadi pembimbing salah satu

ekstrakulikuler, sehingga dengan partisipasinya mahasiswa tidak hanya

(13)

33

membimbing siswanya lewat ekstrakulikuler yang diambil salain itu

agar bisa lebih dekat dengan siswa. Selain itu mengikuti pelatihan

dengan rekan sesame guru juga menjadi upaya mahasiswa agar bisa

mengembangkan diri. Sebagai calon guru guru mahasiswa juga perlu

mengevaluasi diri sendiri jika kelak menjadi guru, dengan cara meminta

saran dari guru lain dan melihat hasil belajar siswa sebagai sejauh mana

kemampuan dalam memberikan pembelajaran

Hal tersebut sudah sesuai dengan Mulyasa (2008; l Kompetensi

kepribadian adalah kemampuan kepribadian yang mantab, stabil,

dewasa, arif, dan beribawa menjadi teladan bagi peserta didik, dan

berahlak mulia Dengan menjadi teladan yang baik bagi siswa

diharapkan siswa juga bisa menjadi pribadi yang baik sesuai yang

diterapkan oleh guru.

3) Profesional

Kompetensi profesional merupakan kemampuan dasar tenaga

pendidik. Ia akan disebut profesional, jika ia mampu menguasai keahlian

dan keterampilan teoritik dan praktik dalam proses pembelajaran.

a. Penguasaan meteri

Sebagai seorang guru sudah sewajarnya bisa mnegusai meteri

sesuai dengan bidang ilmu yang dipilih agar meteri yang dikuasai bisa

tersampaikan dengan baik ke siswa. Akan tetapi penguasaan materi

menjadi kendala bagi Mahasiswa Pendidikan Ekonomi. Oleh karena itu

mahasiswa selalu berupaya agar bisa menguasai materi yang didapat

selama kuliah dengan cara mempelajari lagi materi yang sudah didapat,

membuat ringkasan, mereview materi sebelum disampaikan oleh dosen

dan mencari referensi lain seperti perpustakaan dan internet. Setelah

mengusai materi yang telah di dapat mahasiswa dapat dengan jeli memberi

contoh sesuai dengan kenyataan jika sudah menjadi guru. Sehingga

dengan contoh yang diberikan mahasiswa juga bisa memberi tugas yang

sesuai dengan kasus-kasus yang ada atau yang sedang terjadi. Dari kasus

tersebut diharapkan siswa tidak hanya mempelajari tapi juga bisa

(14)

34 b. Pemanfaatan fasilitas

Bagi seorang guru memanfaatkan fasilitas teknologi yang dimiliki

sekolah sudah menjadi cara agar bisa menyampaikan materi dengan

mudah. Penggunaan teknologi untuk pembelajaran juga penting bagi

mahasiswa. Seperti pemanfaatan laptop, komputer, LCD atau bahkan

dari gadget yang dimiliki siswa. Penyamapaian materi akan menjadi

lebih mudah karena dengan pemanfaatan tersebut bisa memberikan

ilustrasi atau contoh sesuai dengan materi yang diajarkan. Selain

sebagai alat untuk menyampaikan materi pemanfaatan fasilasilitas Juga

bsia untuk penyampaian tugas yang diberikan ke siswa.

c. Presentasi sebagai tugas

Pemberian tugas sudah menjadi cara guru agar menilai sejauh

mana siswa bisa mengejakan tugas yang diberikan dan sejauh mana

siswa menangkap materi yang didapat. Presentasi menjadi cara

inahasiswa agar siswa bisa memanfaatkan teknologi yang dimiliki.

Karena bagi mahasiswa lewat presentasi, siswa tidak hanya mengerakan

tugas presentasi yang diberikan tapi juga melatih siswa agar merasa

percaya din saat mempresentasikan tugasnya. Selain itu lewat presentasi

pula siswa Juga bisa terlibat langsung sesuai dengan materi yang

diberikan jadi tidak hanya guru menjelaskan dengan metode ceramah.

Bagi mahasiswa menggunakan metode pembelajaran yang berbeda

akan membuat siswa tidak cepat bosan di dalam kelas.

Hal ini belum sepenuhnya sesuai dengan Arikunto (993, 239)

kompetensi profesional mengharuskan guru memiliki pengetahuan yang

luas dan dalam tentang subject matter (bidang studi yang akan diajarkan

serta penguasaan metodelogi yaitu mengusai konsep teoretik, maupun

memilih metode yang tepat dan mampu menggunakannya dalam proses

belajar mengajar.

4) Sosial

(15)

35 a. Pendekatan dan terbuka kepada siswa

Seorang buru bukan hanya tentang menjalakan kegiatan belajar

mengajar tapi juga tentang bagaimana bisa menjaga komunikasi yang

baik dengan siswa. Bagi mahasiswa, pendekatan langsung dan terbuka

dengan siswa adalah hal yang perlu dilakukan agar bisa menjalin

komunikasi yang baik. Lewat cara tersebut pula mahasiswa merasa

bisa lebih dekat dengan siswa selain untuk mengilangkan rasa

canggung antara guru dan siswa diharapkan mahsiswa sebagai calon

guru dapat membantu masalah yang dialami oleh siswa. Seperti siswa

yang mengalami kesulitan belajar di kelas, maka mahasiswa bisa

menuntun langsung siswa tersebut. Seperti menyuruh siswa yang

sudah paham untuk mengajari, membuka les di luar sekolah. Sehingga

siswa yang tidak mampu bisa dituntun agar bisa menerima

pemelajaran yang diberikan saat di kelas.

b. Kritik dan saran sebagai motivasi

Selama mengajar seorang guru akan mendapat kritik dan saran

baik dari sesame guru bahkan dari siswa tentang cara mengajar,

bersikap dan lain-lain. Kritik dan saran yang diberikan oleh siswa

maupun guru menjadi motivasi bagi mahasiswa sebagai calon guru

untuk memperbaiki diri. Tentu kritik yang positif akan dijadikan untuk

menilai kembali apa yang kurang selama melaksakan pembelajaran

sehingga bisa menyesuaikan pembelajaran yang diharapkan oleh siswa.

c. Membantu siswa

Bagi seorang guru sudah sewajarnya membantu siswa yang

mengalami kesulitan di dalam kelas agar siswanya tidak tertinggal

dengan siswa lain. Mahasiswa Pendidikan Ekonomi pada umumnya

akan membimbing siswa yang mengalami kesulitan dengan cara

membentuk kelompok dan memberi kesempatan bagi siswa yang

sudah paham utuk mengajari siswa lain yang belum paham.

d. Menjaga komunikasi

Sebagai seorang guru perlu menjalin interaksi dengan berbagai

(16)

36

bagi mahasiswa untuk beradaptasi dengan lingkungan kerja seperti

komunikasi dengan guru dan pegawai sekolah, menghormati senior,

taat pada aturan dan mengikuti kegiatan yang diadakan oleh gunu

dengan demikian mahasiswa jika sudah menjadi guru tidak lagi merasa

canggung dengan rekan keija selain itu agar bisa meminta saran jika

mengalami kesulitan selama bekerja.

Hal tersebut sudah sesuai dengan Surya (2013; 138) yang

mengemukakan kompetensi sosial adalah kemampuan yang diperlukan

oleh seseorang agar berhasil dalam berhubungan dengan orang lain.

Seorang guru tidak hanya berinteraksi dengan siswa dan guru tapi juga

dengan semua yang berada dalam sekolah seperti pegawai.

Menguasai meteri sesuai bidang ilmu yang dipilih seharusnya sudah menjadi tugas bagi mahasiswa, sayangnya penguasaan materi menjadi alasan utama bagi mahasiswa merasa kurang siap menjadi guru. Mencari mempelajari

lagi materi yang didapat, mereview materi yang akan diajarkan, membuat

ringkasan dan mencari referensi lain agar bisa menguasai materi karena bagi

mahasiswa dengan menguasai materi maka semakin siap pula mahasiswa untuk

menjadi guru. Sedangkan pengalaman menjadi upaya mahasiswa untuk

menghadapi siswa jika kelak menjadi guru dan dapat menguasai kompetensi guru.

Pengalaman selama mengajar yaitu magang 2 dan 3 menjadi bekal agar siap

menghadapi siswa, selain itu lewat pengalaman magang 2 dan 3 mahasiswa Juga

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...