24
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Perkembangan teknologi informasi dari tahun ketahun yang semakin cepat menjadi tantangan berat bagi pengguna teknologi informasi itu sendiri dan mendorong setiap sektor organisasi baik formal maupun informal atau lembaga-lembaga lainnya untuk dapat memanfaatkannya sebagai penunjang kegiatan kerja sehingga dapat menghasilkan informasi yang cepat, tepat dan akurat. Untuk mewujudkan hal tersebut, maka dibutuhkan sumber daya pendukung lainnya seperti perangkat lunak yang dapat diandalkan kemampuannya serta sumber daya manusia yang harus menguasai kemampuan teknologi informasi itu sendiri. Dari perkembangan teknologi itulah kita harus memahami serta mengenal teknologi tersebut. Dimana kecanggihan teknologi akan terus berkembang dengan pesat diberbagai aspek kehidupan dimasa yang akan datang.
2
faktur atau nota itu sendiri untuk pemberian tanggal jatuh tempo dan nama pembeli, kemudian di simpan kembali di buku nota atau buku faktur. Dalam penagihan hutang piutang terkadang mengalami kesulitan karena harus mengecek kembali faktur atau nota yang jatuh tempo di dalam buku nota sehingga membutuhkan waktu yang lama dan terkadang terjadi kesulitan dalam pencarian faktur yang jatuh tempo tersebut. Karena sistem penjualan yang ada pada PT. Sinarsakti Aneka Sarana menggunakan aplikasi yang berbasiskan MS-DOS (Microsoft Disk Operating System) sehingga print preview sebelum di cetak tidak dapat di lihat dan kesalahan cetak pun sering terjadi akibatnya menghabiskan banyak kertas maupun waktu yang terbuang dalam pembuatan faktur atau pun nota penjualan.
3
ada serta dapat mempercepat proses pengolahan data masuk barang, penjualan barang dan pembayaran piutang.
Oleh karena itu berdasarkan permasalahan yang ada, maka mengangkat masalah tersebut kedalam skripsi dengan judul ”Sistem Informasi Penjualan Barang Pada PT. Sinarsakti Aneka Sarana Palembang”.
1.2. Perumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan diatas, maka rumusan masalah yang dihadapi PT. Sinarsakti Aneka Sarana Palembang yaitu :
(1). Dalam penjualan PT. Sinarsakti Aneka Sarana Palembang memerlukan suatu sistem informasi yang dapat mencatat tanggal jatuh tempo penjualan serta menyimpannya sebagai informasi yang akan digunakan dalam penagihan maupun pembayaran piutang
(2). Seringnya terjadi kesalahan dalam pencetakan faktur dikarenakan sistem yang ada tidak dapat menampilkan print preview sebelum faktur di cetak.
(3). Tidak sinkronisasinya antara stock fisik yang ada di gudang dengan stock yang ada di komputer akibat dari konsiyasi PT. Sinarsakti Aneka Sarana Palembang dengan beberapa dealer tanpa membuka faktur, tetapi dengan menggunakan tanda terima dari dealer tersebut
4
Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan, serta PT. Sinarsakti Aneka Sarana Palembang merupakan distributor dari suplier PT. Autoaccindo Jaya dan PT. Sinarsakti Aneka Sarana Jakarta, maka ruang lingkup penelitian dibatasi untuk menghindari permasalahan yang tidak relevan dengan topik yang diangkat. Batasan masalah tersebut terbatas pada pengolahan data yang meliputi data supplier, data barang, data dealer, penjualan barang dan pembayaran piutang sehingga dapat menghasilkan informasi penjualan barang pada PT. Sinarsakti Aneka Sarana Palembang.
1.4 Tujuan dan Manfaat Penelitian 1.4.1 Tujuan Penelitian
1. Membuat sistem informasi penjualan barang yang berbasis komputer dengan menggunakan aplikasi pemrograman Microsoft Visual Basic 6.0 pada PT. Sinarsakti Aneka Sarana Palembang.
2. Untuk memberikan kemudahan pada bagian penjualan barang dalam mengolah data agar rapi terstruktur dan tersimpan dengan baik.
3. Untuk mempercepat proses pembuatan laporan guna mendukung pengolahan data penjualan barang pada PT. Sinarsakti Aneka Sarana Palembang
5
1. Dapat membantu penjualan barang pada PT. Sinarsakti Aneka Sarana Palembang dalam memproses pengolahan data transaksi penjualan yang terjadi setiap harinya.
2. Dalam penerapan dapat menghasilkan informasi yang lebih baik bagi PT. Sinarsakti Aneka Sarana Palembang
3. Menambah pengetahuan dalam mengembangkan dan menerapkan ilmu yang pernah didapat dibangku kuliah serta menambah wawasan.
1.5. Metodologi Penelitian 1.5.1. Waktu dan Tempat
Penelitian dilaksanakan di PT. Sinarsakti Aneka Sarana Palembang yang beralamat di Komplek Kedamaian Permai jalan Kancil Blok N.32 Palembang. Pelaksanaan penelitian ini dimulai pada bulan September berakhir pada bulan Nopember
1.5.2. Alat dan Bahan
Perangakat keras (Hard were)
Spesifikasi perangkat keras (Hard were) yang di perlukan untuk menjalankan program aplikasi ini dengan menggunakan Microsoft Visual Basic Versi 6.0
a. Prcessor
6
Disarankan : Pentium IV 1,6Ghz sampai yang terakhir b. Memory
Minimal : 256MB Ram
Disarankan : 512MB yang up to1GB Ram c. Hard disk
Hard disk dengan memory Minimal 5 GB. d. Printer.
Minimal : Printer Canon LX-300 Perangkat lunak berupa :
a. Sistem Operasi windows XP b. Microsoft SQL Server 2000 c. Seagate Crystal Report 8.5
1.5.3. Metode Penelitian
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, yakni metode yang menggambarkan secara sistematis, faktual dan akurat mengenai informasi yang sebenarnya sesuai fakta-fakta yang di temui di lapangan.
1.5.4. Metode Pengumpulan Data
metode pengumpulan data yang dipakai pada penelitian ini adalah sebagai berikut:
7
yaitu alat pengumpulan data yang berupa serangakaian daftar pertanyaan untuk dijawab responden. Kuesioner dapat disebut juga sebagai interview tertulis diamana responsen dihubungi melalui daftar pertanyaan.
b. Metode kepustakaan
yaitu digunakan dalam keseluruhan proses penelitian sejak awal hingga akhir penelitian dengan cara memanfaatkan berbagai macam pustaka yang relevan dengan fenomena sosial yang tengah dicermati.
c.Metode observasi ( pengamatan langsung )
yaitu metode pengumpulan data secara sistematis melalui pengamatan dan pencatatan terhadap apa yang diteliti. Adapun objek yang diamati oleh penulis yaitu pada bagian penjualan barang serta hal-hal yang berkaitan dengan PT.Sinarsakti Aneka Sarana Palembang.
d. Metode wawancara atau interview
8
1.5.5. Metode Pengembangan Sistem
Metode yang digunakan dalam melakukan pengembangan sistem dan perangkat lunak adalah menggunakan model Sekuensial Linier (siklus kehidupan atau model air terjun) dari sistem pengolahan data menurut Pressman (2002:36-38) dalam buku Rekayasa Perangkat Lunak yaitu :
1. Rekayasa dan pemodelan sistem atau informasi yang lebih besar, kerja dimulai dengan membangun syarat dari semua elemen sistem dan mengalokasikan beberapa subset dari kebutuhan perangkat lunak tersebut.
2. Analisis kebutuhan perangkat lunak
Proses pengumpulan kebutuhan diintensifkan dan difokuskan, khususnya pada perangkat lunak. Untuk memahami sifat program yang dibangun, perekayasa perangkat lunak (analisis) harus memahami domain informasi, tingkah laku, unjuk kerja, dan antar muka (interface) yang diperlukan.
3. Desain
Desain perangkat lunak sebenarnya adalah proses multi langkah yang fokus pada empat atribut sebuah program yang berbeda, struktur data, arsitektur perangkat lunak, represensi interface, dan detail (algoritma) prosedural.
4. Pembuatan Kode
9
5. Pengujian
Proses pengujian berfokus pada logika internal perangkat lunak. Memastikan bahwa semua pernyataan sudah diuji dan pada eksternal fungsional yaitu mengarahkan pengujian untuk menemukan kesalahan-kesalahan dan memastikan bahwa input yang dibatasi akan memberikan hasil aktual yang sesuai dengan hasil yang dibutuhkan.
6. Pemeliharaan
10
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
2.1. Tinjauan Umum
2.1.1. Sejarah Singkat PT. Sinarsakti Aneka Sarana Palembang
11
direktur PT. Sinarsakti Aneka Sarana bersama Ryo Mizuhara selaku Presiden Kenwood Electronik Singapore.
Setelah didirikan PT. Sinarsakti Aneka Sarana pertama di Jakarta pada tahun 1980, kedua di Bandung tahun 1987, Ketiga di Semarang tahun 1994, Keempat di Surabaya tahun 1996, Kelima di Denpasar tahun 2000, dan Keenam di Makasar tahun 2003. PT. Sinarsakti Aneka Sarana Palembang sendiri di resmikan pada tanggal 23 September 2004 dan sekarang beralamat di Komplek Kedamaian Permai Jl. Kancil Blok N. 32 Palembanng.
2.1.2. Struktur Organisasi
13
Bertanggung jawab atas semua kegiatan yang ada pada PT. SINARSAKTI ANEKA SARANA PALEMBANG.
3. Wewenang Branch Manager :
Wewenang Branch Manager mencakup seluruh bagian yang ada pada PT. SINARSAKTI ANEKA SARANA PALEMBANG.
B. 1. Tugas bagian Administrasi :
a. Melakukan pencatatan penerimaan dan pengeluaran barang PT. SINARSAKTI ANEKA SARANA PALEMBANG.
b. Mengurus soal-soal administrasi kepegawaian.
c. Membuat daftar hasil penjualan berdasarkan faktur penjualan. d. Membuat Nota/faktur penjualan.
e. Mempersiapkan Nota untuk tagihan hutang-piutang. f. Membuat daftar hasil pembelian dari pihak lain.
2. Tanggung jawab bagian Administrasi :
Bertanggung jawab dengan kegiatan keadministrasian PT. SINARSAKTI ANEKA SARANA PALEMBANG.
1. Wewenang bagian Administrasi :
14
C. 1. Tugas bagian sales :
a. Mencari langganan dan meningkatkan penjualan. b. Sebagai aspek promosi.
2. Tanggung jawab dan wewenang :
Bertanggung jawab atas semua aktifitas yang di lakukan kepada kepala cabang.
3. Wewenang bagian sales :
Wewenang bagian sales mencakup semua kegiatan yang berhubungan dengan kegiatan penjualan maupun promosi.
D. 1. Tugas bagian Teknisi :
a. Melakukan Pengecekan setiap head unit atau peripheral yang di terima dari administrasi ketika barang masuk atau datang dari supplier.
b. Memeriksa kerusakan head unit dan melaporkan pada bagian administrasi untuk mengkonfirmasikan barang oem atau barang garansi maupun tidak garansi untuk segera di perbaiki dan di konfirmasi pada dealer atau customer.
2. Tanggung jawab bagian teknnisi :
Bertanggung jawab atas semua aktivitas yang dilakukan kepada kepala cabang.
3. Wewenang bagian teknisi :
15
E. 1. Tugas bagian Gudang :
a. Melakukan pengecekan terhadap stock yang ada di gudang. b. Mengeluarka stock sesuai dengan faktur yang di buka. 2. Tanggung jawab bagian Gudang :
Bertanggung jawab terhadap stock yang ada di gudang baik secara fisik maupun tertulis
3. Wewenang bagian Gudang :
Wewenang bagian gudang mencakup semua kegiatan yang berhubungan dengan kegiatan stock dan barang keluar.
2.2. Landasan Teori
2.2.1. Konsep Dasar Sistem 2.2.1.1. Sistem
16
Senada dengan yang dikemukakan oleh Sutabri dan Fatta, Kadir (2003:54) mengatakan sistem adalah sekumpulan elemen yang saling terkait atau terpadu yang dimaksudkan untuk mencapai suatu tujuan.
2.2.1.2. Informasi
Informasi adalah hasil dari pengolahan data yang telah mempunyai arti bagi penerimanya dan dapat mendukung manajemen sebagai dasar pengambilan keputusan. Menurut Sutabri (2003:18) mengemukakan informasi adalah data yang telah diklasifikasikan atau diolah atau diinterpretasikan untuk digunakan dalam proses pengambilan keputusan.
Menurut Fata (2007:9) Davis mengemukakan informasi adalah data yang telah diolah menjadi sebuah bentuk yang berarti bagi penerimanya dan bermanfaat dalam pengambilan keputusan saat ini atau mendatang.
Selain itu Sutabri (2004:23) mengemukakan informasi harus memenuhi persyaratan yang dibutuhkan oleh manajer didalam pengambilan keputusan. Berdasarkan persyaratan itu informasi dalam manajemen diklasifikasikan sebagai berikut :
Informasi yang tepat waktu
1. Informasi yang relevan
17
3. Informasi yang dapat dipercaya
Dalam pengertian lain Menurut Jogiyanto (2005:8) mengemukakan informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang menerimanya.
2.2.1.3.Sistem informasi
Sutabri (2003:36) mengemukakan bahwa sistem informasi adalah suatu sistem didalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian yang mendukung fungsi operasi organisasi yang bersifat manajerial dengan kegiatan strategi dari suatu organisasi untuk dapat menyediakan kepada pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.
Berdasarkan buku Abdul kadir (2003:11) Wilkinson mengemukakan bahwa sistem informasi adalah kerangka kerja yang mengkoordinasikan sumber daya (manusia, komputer) untuk mengubah masukan (input) menjadi keluaran (informasi), guna mencapai sasaran-sasaran perusahaan.
Berdasarkan buku Fatta (2007:9) Kertahadi mendefinisikan sistem informasi manajemen sebagai suatu alat untuk menyajikan informasi dengan cara sedemikian rupa sehingga bermanfaat bagi penerimanya.
Dari pendapat-pendapat diatas dapat disimpulkan bahwa sistem informasi adalah suatu sistem yang terdiri dari kombinasi yang dibutuhkan oleh organisasi untuk mencapai tujuan.
18
Gambar 2.2 Bagan Sistem Informasi
Keterangan: 1. Masukkan
masukan (input) sistem adalah segala sesuatu yang masuk kedalam sistem dan selanjutnya menjadi bahan untuk diproses. Masukkan dapat berupa hal-hal berwujud (bahan mentah) maupun tidak tampak (informasi). Pada sistem informasi, masukkan dapat berupa data transaksi dan data nontransaksi (misalanya surat pemberitahuan), serta instruksi.
2. Proses
proses merupakan bagian yang melakukan perubahan atau transformasi dari masukkan menjadi keluaran yang berguna, misalnya berupa informasi produk.
3. Keluaran
19
keluaran (output) merupakan hasil dari pemrosesan. Pada sistem informasi, keluaran bisa berupa suatu informasi, saran, cetak laporan dan sebagainya.
2.2.1.4. Penjualan
Suryana (2003:118) penjualan adalah menyajikan barang agar konsumen menjadi tertarik dan melakukan pembelian. Penjulan dapat dilakukan dengan cara langsung mendatangi konsumen, menuggu kedatangan konsumen dan melayani konsumen.
Dari pendapat diatas dapat disimpulkan bahwa penjualan adalah suatu bentuk penyajian barang ke pada konsumen, agar konsumen tertarik dan membeli baik langsung maupun tidak langsung dengan pertukaran agar memuaskan konsumen dalam mencapai tujuan perusahaan.
2.2.1.5. Barang
20
Barang adalah Benda dalam berbagai bentuk dan uraian, yang meliputi bahan baku, barang setengah jadi, barang jadi/peralatan, yang spesifikasinya ditetapkan oleh pengguna barang/jasa (KeppresNo.80/2003).
http://www.pu.go.id/infostatistik/katalog/pengertian%20istilah.htm
diakses tanggal 8 November 2008
2.2.1.6. SQL (Structured Query Language)
Peranginangin (2006:380) berpendapat bahwa “MySQL adalah suatu Relational database management system (RDBMS) yang mendukung database yang terdiri dari sekumpulan relasi atau tabel. SQL distandardisasi sebagai bahasa untuk menciptakan database, menyimpan informasi ke dalam database, dan mendapatkan kembali informasi darinya.
22
Dari penjelasan di atas penulis menggunakan Data Flow Diagram (DFD) agar aliran data yang akan di buat dapat digambarkan baik sumber data, tujuan data, proses yang mengelolah data tersebut dan tempat penyimpanan data yang di kembangkan
I.1.1. 2.2.1.8. Entity Relation Diagram (ERD)
Entity Relation Diagram (ERD) adalah notasi yang di gunakan untuk melakukan aktivitas pemodelan data. Atribut dari masing-masing objek yang di tulis pada ERD dapat di gambarkan dengan menggunakan deskripsi objek data Presman (2002:353).
Janner Simarmata dan Iman Paryudi (2006:60) mengemukakan komponen-komponen dari ERD (Entity Relation Diagram) sebagai berikut :
Tabel 2.2 Entity Relation Diagram (ERD)
No Simbol Keterangan
1
Entitas, yaitu sesuatu yang nyata atau abstrak dimana kita akan menyimpan data.
2
Atribut, yaitu ciri umum atau sebagian besar instansi pada entitas tertentu.
3 Relasi, yaitu hubungan alamiah yang terjadi satu atau lebih entitas.
23
Dari penjelasan di atas penulis menggunakan Entity Relation Diagram (ERD) agar aktivitas permodelan data yang akan di buat dapat di kembangkan dengan menggunakan deskripsi objek.
2.2.1.9. Sekilas Tentang Microsoft Visual Basic 6.0
Visual Basic 6.0 merupakan salah satu bahasa pemrograman yang dapat digunakan untuk menyusun dan membuat program aplikasi pada lingkungan sistem operasi windows. Program aplikasi dapat berupa database, program grafis, dan lain sebagainya. Suhata (2005:3)
Sedangkan menurut Kurniadi (2002:3). Microsoft Visual Basic 6.0 pada dasarnya adalah sebuah bahasa pemrograman komputer. Bahasa pemrograman adalah perintah–perintah atau intruksi–intruksi yang dimengerti oleh komputer untuk melakuakan tugas–tugas tertentu. Microsoft Visual Basic 6.0 yang sering disebut dengan VB selain disebut sebagai sebuah bahasa pemrograman, juga sering disebut sebagai sarana (tool) untuk menghasilkan program–program aplikasi berbasis windows.
Seperti aplikasi–aplikasi lainnya, Microsoft Visual Basic 6.0 juga dipasarkan dalam berbagai jenis atau versi. Beberapa versi dari Microsoft Visual Basic 6.0 yang ada yaitu Kurniadi (2002:7)
a) Standard Edition / Learning edition
24
b) Profesional Edition
Merupakan versi dengan berbagai sarana ekstra yang dibutuhkan oleh para programmer profesional. Misalnya seperti kontrol–kontrol tambahan, dukungan untuk pemrogramman internet, compiler atau membuat file help, serta sarana pengembangan database yang lebih baik.
c) Enterprise Edition
25
24
BAB III
Analiasa dan perancangan
3.1. Analisa Sistem yang berjalan
Analisis sistem yang berjalan pada PT. Sinarsakti Aneka Sarana palembang pada saat ini adalah untuk stock barang bagian admin melakukan purchs order kepada suplier PT. Sinarsakti Aneka Sarana Jakarta dan PT. Autoaccindo, kemudian suplier akan memasukkan barang yang di order tersebut dan admin akan menginputkan ke dalam sistem yang ada. Adapun item yang di inputkan antara lain kode barang, nama barang, jenis barang, jumlah. Kemudian salinan stock barang yang masuk juga diberikan kepada bagian gudang untuk penyesuaian stock, barang-barang tersebut dijualkan kepada dealer, dengan ketentuan untuk dealer yang msuk dalam daftar dealer penjualan dapat dilakukan dengan cara kredit jatuh tempo dan beberapa dealer dilakukan dengan cara konsiyasi dan untuk dealer yang belum masuk dalam daftar dealer, dealer tersebut hanya diperbolehkan melakukan pembelian secara cash deangan ketentuan jika cash harga jual di tambah 30% dari harga barang. Dalam pencetakan faktur setelah faktur dicetak kemudian dicatat untuk pemberian nama dealer dan tanggal jatuh tempo kemudian disimpan dibuku faktur dan bagian gudang akan mengeluarkan barang yang di order. Untuk konsiyasi, sales akan memberikan barang yang diorder dan dealer akan memberikan tanda terima terhadap barang yang diterima.
27
jatuh tempo. Hasil dari pengolahan data diatas adalah informasi yang wujudnya dalam bentuk laporan suplier, laporan barang, laporan dealer, laporan piutang dan laporan pembayaran piutang.
3.2. Rencana
Proses perancangan diperlukan untuk menghasilkan suatu rancangan sistem yang baik, karena dengan adanya rancangan yang tepat akan menghasilkan sistem yang stabil dan mudah dikembangkan di masa mendatang. Perancangan yang kurang baik akan mengakibatkan sistem yang akan dibangun harus diombak total atau sistem yang akan dibangun akan sangat berlebihan dari kebutuhan yang diperlukan.
3.2.1. Rancangan Proses
Untuk memudahkan mempelajari sistem yang akan dikembangkan serta melihat arus data yang terjadi dan hubungan antara satu data yang terjadi dan hubungan data yang lainnya, pada tahap ini penulis akan menggambarkan sistem secara logika dalam bentuk Data Flow Diagram (DFD) dan Entity Relationship Diagram (ERD).
3.2.1.1. Rancangan Proses Bisnis
28
Aneka Sarana Palembang yaitu proses pertama adalah proses pemasukan barang dengan cara admin memberikan data barang yang akan di order ke pada supplier sehingga suplier akan memasukan barang yang di order dan suplier akan kemudian memberikan data suplier beserta data barang yang di masukkan, setelah itu data barang yang masuk tersebut di sesuaikan deangan bagian gudang. Proses kedua pelanggan atau dealer memberikan data barang, di mana sebelum memberikan data barang, dealer akan memberikan data dealer sehingga dapat di tentukan penjualan di lakukan secara bagai mana. Dengan ketentuan, jika dealer yang telah masuk dalam daftar dealer penjualan dapat di lakukan dengan kredit (jatuh tempo) atau dengan konsiyasi sedangkan untuk dealer yang belum masuk dalam daftar, dealer tersebut hanya di perbolehkan melakukan pembelian secara cash dengan ketentuan jika cash harga jual di tambah 30% dari harga barang dan pembayaran di lakukan secara langsung sehingga dari proses tersebut dealer akan mendapatkan faktur penjualan (untuk kredit jatuh tempo akan mendapatkan faktur copy dari faktur yang asli) dalam proses ini admin akan memberikan DO (Delivery Order) sehingga bagian gudang bisa mengeluarkan barang untuk diserahkan kepada dealer. Pada proses pembayaran dealer memberikan data pembayaran dan dealer akan menerima faktur penjualan yang asli, kemudian dari proses tersebut pimpinan akan menerima laporan berupa laporan barang, laporan suplier laporan dealer dan laporan penjualan.
29
30
Gambar 4.1 DFD Konteks
33
35
4.1. Rancangan Basis Data
Rancangan Basis Data adalah atribute-atribute yang diperlukan untuk meng-input data agar program yang dibuat sesuai dengan apa yang diinginkan. File-file yang diperlukan dan akan digunakan di dalam Sistem Informasi Akademik nantinya adalah sebagai berikut :
4.1.1. Desain Tabel Pengguna
Tabel pengguna digunakan untuk menyimpan data pengguna dari user. Adapun field – fieldnya yaitu : Pemakai, Sandi, [0], [1], [2], [3], [4], [5], [6], [7], [8].
Tabel 3.1 Desain Pengguna
Colum name Data type Length Allows nulls Keterangan
Pemakai varchar 100 Primary Key
Sandi varchar 10 Sandi Pengguna
[0] Char 1 √ Hak Akses 1
[1] Char 1 √ Hak Akses 2
[2] Char 1 √ Hak Akses 3
[3] Char 1 √ Hak Akses 4
[4] Char 1 √ Hak Akses 5
[5] Char 1 √ Hak Akses 6
[6] Char 1 √ Hak Akses 7
[7] Char 1 √ Hak Akses 8
[8] Char 1 √ Hak Akses 9
4.1.2. Tabel File Suplier
Kode_barang, Nama_barang, Jenis_barang, Harga, Stock, Stock_gudang, Bulan_masuk, Kode_suplier, Ket.
37
38
4.1.6. Tabel File Nomor
Tabel nomor digunakan untuk menyimpan sementara nomor faktur untuk digunakan pada saat pembuatan faktur barang dengan field faktur.
Tabel 3.6 File Nomor
Column name Data type length Allows nulls Keterangan
Faktur Int 4 Faktur
4.1.7. Tabel File Bayar
Tabel file bayar digunakan untuk menyimpan transaksi pembayaran yang terjadi pada saat transaksi pembayaran dengan field-fieldnya yaitu : Faktur, Kode _barang, Tgl_bayar, Qty_bayar, Retur, Ket.
Tabel 3.7 File Bayar
Column name Data type length Allows name Keterangan
Faktur Varchar 25 Faktur
Kode_barang Int 4 √ Kode barang
Tgl_bayar Date time 8 √ Tgl bayar
Qty_bayar Int 4 √ Qty bayar
Retur Int 4 √ Retur
39
4.2. Rancangan Struktur Menu 4.2.1. Desain Menu Login
Gambar 4.5. Desain menu utama login
Login User
Id Pemakai
:
Password
:
Ubah Password
Buat Id Password
OK Cancel
40
4.2.2. Desain Menu Utama
Gambar 4.6. Menu utama
HEADER ( logo dan Gambar yang mencirikan perusahaan )
( logo )
Data Barang Transaksi( logo ) Penjualan
( logo) Pencatatan R.
Barang
( logo ) Sinkronisasi S.
Gudang
( logo ) laporan
( logo)
Data Dealer Pencatatan S.( logo ) Gudang ( logo )
Pembayaran
( logo )
Data Suplier ( logo )Logout
Menu Utama
Alamat Perusahaan
41
4.2.2. Deasin Form Memasukan Barang
Gambar 4.7 Desain Form Data Barang Petunjuk Pengaturan
Kode Barang :
Nama Baarang :
Jenis :
Harga :
Total Stock :
Total Stock Gudang :
Tanggal Masuk :
Kode Suplier :
Keterangan :
Simpan
Edit
Hapus Back Ground
Menciri Khas logo Perusahaan dan
42
4.2.3. Deasin Form Data Dealer
Gambar 4.7 Desain Form Data Dealer
{Diseble Tidak di inputkan}
Petunjuk Pengaturan
Kode Dealer :
Nama Dealer :
Alamat:
Nomor Telepon :
Nama Pemilik :
N.P.W.P :
Jenis Pembayaran :
Sisa Pembayaran :
Discount
Simpan
Edit
Hapus Back Ground
Menciri Khas logo Perusahaan dan
Logo disain Gambar atau logo yang menciri khaskan peusahaan
43
4.2.4. Deasin Form Transaksi Penjualan
Kode Barang Nama Barang Qty Harga@ Total
Gambar 4.7 Desain Form Transaksi
{Diseble Tidak di inputkan}
No Faktur :
:
Sales :
Jatuh Tempo :
Nama Dealer :
Keterangan :
Jenis Pembayaran : Discount
Simpan Edit Cari
Back Ground Menciri Khas logo
Perusahaan dan Logo disain Gambar atau logo yang menciri khaskan peusahaan
% Faktur Baru
Grand Total :
44
4.1.3.4. Menu Transaksi Penjualan Kredit dengan user Admin
MENU PENJUALAN KREDIT PT. SINARSAKTI ANEKA SARANA
No. Faktur :
Langganan/Dealer : Tanggal Jatuh Tempo :
Salesman :
Barang :
Banyaknya :
Discount :
Harga :
45
No No Faktur langganan Barang Salesman Banyak Discont Harga Total Tgl jatuh tempo
46
Desain struktur data Desain interface
3 Pemrograman (Coding)
Pembuatan program
4 Pengujian (Testing)
Uji coba program
DAFTAR PUSTAKA
Fatta, Hanif. 2007. Analsis dan Perancangan Sistem Informasi.. Yogyakarta:Andi. Janner Simarmata dan Iman Paryudi. 2006. Basis Data, Andi Offset, Yogyakarta. Jogiyanto, HM. 2005. Analisis dan Desain Sistem Informasi. Yogyakarta : Andi. Kadir, Abdul, 2003. Pengenalan Sistem Informasi. Yogyakarta : Andi Offset. Kurniadi, A. 2002. Pemrograman Microsoft Visual Basic 6.0. Jakarta : PT. Elex
Media Komputindo.
Nugroho, Bunafit, 2004. Aplikasi Pemrograman Web Dinasim dengan PHP & MYSQL. Yogyakarta : Gafa Media
Pressman, R . S. 2002. Rekayasa Perangkat Lunak. Yogyakarta: Andi
Suhata, 2005. VB sebagai Pusat Kendali Peralatan Elektronik. Jakarta : Komputindo
Suryana, A.2003. Kewirausahaan. Jakarta : Salemba Empat.
Sutabri, Tata, 2003. Analisa Sistem Informasi. Yogyakarta : Andi Offset. Sutabri, Tata, 2004. Analisa Sistem Informasi. Yogyakarta : Andi Offset. Swastha, DH, Basu. 2001. Pengantar Teori Ekonomi. Jakarta : Intergration. http://www.pu.go.id/infostatistik/katalog/pengertian%20istilah.htm
Bab 5