• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Usahatani Tomat Pasca Meletusnya Gunung Sinabung

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Analisis Usahatani Tomat Pasca Meletusnya Gunung Sinabung"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

ABSTRAK

CHINTIA RATNA DEWI SIREGAR (100304095/AGRIBISNIS), dengan judul skripsi “ANALISIS USAHATANI TOMAT PASCA MELETUSNYA GUNUNG SINABUNG”. Studi kasus penelitian di Desa Gajah Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Karo.Penelitian ini dibimbing oleh HM. Mozart B. darus, M. Sc sebagai Ketua Komisi Pembimbing dan Siti Khadijah, SP., M. Si sebagai Anggota Komisi Pembimbing.

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis biaya produksi usahatani tomat di Desa Gajah, menganalisis pendapatan yang diperoleh para petani tomat di Desa Gajah, dan menganalisis kelayakan usahatani tomat di Desa Gajah.Daerah penelitian ditentukan secara purposive sampling atau secara sengaja dengan pertimbangan tertentu yang telah dibuat terhadap objek yang sesuai dengan tujuan.Sampel diambil dengan metode sensus dengan jumlah sampel sebanyak 50 KK.Metode analisis data yang digunakan untuk identifikasi masalah satu dan dua yaitu dengan menggunakan analisis deskriptif serta melakukan analisis kelayakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya produksi yang dikeluarkan adalah sebesar Rp. 3.983.704.Pendapatan yang diperoleh dalam penelitian ini sebesar Rp. 10.996.296. Usahatani di Desa Gajah Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Karo layak untuk diusahakan dimana nilai R/C = 3.67 yang artinya biaya lebih kecil dari nilai penerimaan.

Kata Kunci: Usahatani Tomat, Gunung Sinabung, Biaya Produksi, Pendapatan, Kelayakan Usaha.

Referensi

Dokumen terkait

Sama halnya dengan usahatani cabai, pada usahatani tomat, pendapatan terhadap biaya tunai akan selalu lebih besar dari pendapatan atas biaya total.. Dapat

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pendapatan usahatani jagung antara petani yang melalui pola kemitraan dan non kemitraan (2) efisiensi biaya produksi petani jagung di

Maka untuk melihat dampak dari musibah erupsi gunung Sinabung terhadap petani karo akan dibandingakan kinerja sistem agribisnis tomat dan pendapatan usahatani tomat sebelum

Tingkat risiko produksi usahatani tomat di Desa Tawangargo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang rendah dengan nilai CV 12,8%, yang artinya tingkat risiko rendah dan

Rumusan masalah penelitian adalah: Berapa biaya yang dikeluarkan petani pada usahatani tomat di Desa Wakuli Kecamatan Kapontori Kabupaten Buton dan Berapa Penerimaan

Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan petani tomat di Desa Pangambatan, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo lebih kecil dari rata rata pendapatan bersih

Pada usahatani tomat di Desa Tonsewer, biaya tetap adalah biaya pajak, sedangkan biaya variable meliputi biaya pestisida, tenaga kerja dan angkut.untuk lebih jelas

Tingkat keuntungan usahatani tomat petani anggota kelompok tani lebih tinggi dibandingkan dengan keuntungan usahatani tomat petani bukan anggota kelompok