• Tidak ada hasil yang ditemukan

KODE ETIK AKADEMIK SEKOLAH TINGGI ILMU TARBIYAH SYEKH MUHAMMAD NAFIS TABALONG

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "KODE ETIK AKADEMIK SEKOLAH TINGGI ILMU TARBIYAH SYEKH MUHAMMAD NAFIS TABALONG"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

i

KODE ETIK AKADEMIK

SEKOLAH TINGGI ILMU TARBIYAH

SYEKH MUHAMMAD NAFIS TABALONG

TABALONG

2017

(2)

1

KODE ETIK AKADEMIK

SEKOLAH TINGGI ILMU TARBIYAH (STIT)

SYEKH MUHAMMAD NAFIS TABALONG

A.Pendahuluan

Yang dimaksud kode etik keluarga STIT Syekh Muhammad Nafis adalah pedoman yang berisi nilai·nilai, keyakinan dan moral yang dijungjung tinggi oleh dosen, karyawan dan mahasiswa STIT Syekh Muhammad Nafis sebagai tuntunan perilaku sehari·hari dilingkungan kampus. Sumber kode etik adalah ajaran agama serta nilai·nilai luhur yang telah diakui dapat membentuk insan yang berbudi luhur, arif dan bijaksana.

Mengingat peran dan tugas dari masing· masingkeluarga STIT Syekh Muhammad Nafis; kode etik ini diharapkan sebagai aturan dasar yang sangat penting untuk mencapai tujuan pendidikan. STIT Syekh Muhammad Nafis yaitu meluluskan tenaga professional dibidangnya serta'serta berbudi luhur. Tujuan akhir dari kode etik ini terbentuknya budaya organisasi dilingkungan STIT Syekh Muhammad Nafis.

B.Kode etik dosen.

Dosen merupakan figur keteladanan bagi peserta didik dan karyawan di STIT Syekh Muhammad Nafis. Karena ini dosen punya kewajiban untuk mentaati ketentuan sebagai berikut :

1.Etika Dosen dalam berpakaian.

a. Pakaian dosen harus disesuaikan dengan peran yang disandang oleh dosen.

b. Pakaian dosen di kantor dan ruang kuliah pada saat berperan sebagai dosen adalah pakaian formal yang

(3)

2

mencerminkan citra professional.

c. Pakaian dosen diluar kantor atau didalam ruang kuliah pada saat berperan sebagai utusan STIT Syekh Muhammad Nafis adalah pakaian furmal dan disesuaikan. dengan kebutuhan pengundang agar mencerminkan citra professionaL

d. piakaian formal bagi dosen pria adalah celana panjang dan berdasi dengan sepatu formal.

e. Pakaian formal bagi dosen wanita adalah rok dan blouse ditambah bjeser, sepatu formal dan dandanan serta perhiasan yangdisesuaikan dengan pakaian.

f. Dosen harus senantiasa berpenampilan ber'sih, rapi dan segar agar tidak menimbulkan masalah sosial yang dapat mengganggu juga dikantor atau diruang kuliah.

2. Etika Dosen Terhadap Komitmen Waktu

a. Dosen STIT Syekh Muhammad Nafis harus memiliki komitmen yang tinggi terhadap waktu .

b. Dosen memulai tatap muka di kelas pada minggu pertama dan mengakhiri kuliah tatap muka pada minggu terakhir.

c. Dosen memulai dan mengakhiri kuliah tepat waktu Dosen harus memenuhi komitmen wal,tu yang telah dijanjikan kepada mahasiswa baik untuk bimbingan akademik maupun non akademik

d. Dosen harus memberitahukan kepada mahasiswa apabila terjadi pembatalan kuliah, bimbingan akademik atau bimbingan non akademik.

e. Dosen harus menginforma'sikan ke bagian akademik apabila tidak hadir pada jam dimana dosen yang bersangkutan seharusnya berada di kantor atau ruang

(4)

3

kuliah untuk mendapatkan kepastian dalam kontak komunikasi.

3. Etika Dosen dalam Pelaksanaan Tugas

a. Dosen pada awal kuliah berkewajiban untuk menjelaskan tujuan pengajaran dan materi yang akan disampaikan pada saat kuliah.

b. Dosen berkewajiban menyampaikan buku acuan materi perkuliahan.

c. Dosen wajib membuat rencana program pengajaran (Silabus/SAP/RPP)

d. Dosen wajib mengembangkan Silabi/SAP/RPP, metode belajar mengajar dan sumber acuan pustaka sebagai bentuk inovasi pembelajaran.

e. Dalam membuat silabi/SAP/RPP dosen harus mengacu kepada tujuan pengajaran dalam rangka mencapai tujuan akhir pendidikan dan pengajaran agar lulusan mempunyai kompetensi yang diharapkan.

f. Dosen harus terbuka untuk menerima pertanyaan mengenai materi kuliah baik di ruang kuliah maupun di luar kuliah dan terbuka menerima perbedaan pendapat. g. Dosen wajib terbuka, jujur, dan adil memberikan penilaian

kepada mahasiswa.

h. Dosen dilarang menerima hadiah atau pemberian dalam bentuk apapun atau patut berpengaruh terhadap penilaian. i. Dosen menggunakan kata ganti sapaan kepada mahasiswa

baik di dalam maupun diluar kelas dengan kata saudara. j. Dosen menggunakan kata ganti sapaan kepada pegawai

baik di dalam maupun diluar kelas dengan kata bapak, Ibu atau Pak/Bu.

(5)

4

k. Dosen menggunakan kata ganti dirinya dalam berkomunikasi dengan sesama dosen, pegawai dan mahasiswa baik didalam maupun diluar kelas dengan kata saya.

l. Dosen tidak merokok ketika memberikan kuliah diruang kuliah.

C. Kode Etik Pegawai

Pegawai STIT Syekh Muhammad Nafis adalah figure keteladanan bagi peserta didik dibidang pelayanan administrasi akademik dan umum' karena itu pegawai STIT Syekh Muhammad Nafis berkewajiban untuk mentaati.

1. Etika Pegawai dalam Berpakaian

a. Pakaian pegawai STIT Syekh Muhammad Nafis harus dLsesuaikan dengan peran yang disandang oleh pegawai waktu 'pakaian tersebut dikenakan.

b.Pakaiaan Pegawai STIT Syekh Muhammad Nafis di kantor dan diluar kantor untuk peran sebagai pegawai STIT adalah pakaian formal untuk mencerminkan citra professional.

D. Kode Etik Mahasiswa

Mahasiswa STIT Syekh Muhammad Nafis adalah peserta didik yang dipersiapkan untuk menjadi lulusan yang memiriki keterampilan ,pengetahuan dan siap mental yang mendukung profesionalisme yang tinggi sesuai dengan bidang dan level pendidikannya.

1. Etika Mahasiswa dalam Berpakaian

a. Pakaian mahasiswa harus sesuai dengan yang disandang oleh mahasiswa

(6)

5

kegiatan proses belajar mengajar (kuliah, kampus, ujian dan bimbingan) adalah celana panjang baju lengan panjang/pendek atau T Shirt berkerah dan sepatu.

c. Pakaian mahasiswa wanita di kampus da!am mengikuti kegiatan belajar mengajar (Kuliah,perpustakaan,ujian dan bimbingan) adalah berjilbab, memakai rok yang sopan: baju dan sepatu yang sopan.

d. Pakaian mahasiswa pria wanita di kampus dalam mengikuti kegiatan proses belajar mengajar dilaboratorium; pratikum menggunakan seragam khusus praktek.

e. Mahasiswa pria dilarang menggunakan celana pendek, sandal atau tanpa alas kaki, T shirt tanpa kerah dalam mengikuti proses belajar mengajar.

f. Mahasiswa wanita dilarang memakai celana pendek , rok mini dan pakaian sejenisnya. Sandal atau tanpa alas kaki dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar (kuliah, perpustakaan, ujian dan bimbingan).

g. Pakaian mahasiswa (pria) pada acara wisuda adalah pakaian sipil lengkap atau berjas dan berdasi panjang serta sepatu formal dan Toga.

h. Pakaian mahasiswa (wanita) pada acara wisuda adalah kebaya nasional dan sanggul serta Toga,

i. Pakaian mahasiswa dalam mer)gikuti upacara hari besar/desnatalis adalah jaket almamater dengan rok yang sopan untuk mahasiswi dan untuk mahasiswa menggunakan celana panjang serta sepatu.

j. Pakaian mahasiswa / mahasiswi diluar kampus pada saat (mewakili utusan STIT Syekh Muhammad Nafis adalah jaket dilengkapi jas almamater. Mahasiswa/mahasiswi harus senantiasa berpenampilan bersih rapl dan segar agar tidak

(7)

6

mengganggu hubungan sosial.

2. Etika Mahasiswa Terhadap Komitmen Waktu

a. Mahasiswa STIT Syekh Muhammad Nafis harus mempunyai komitmen yang tinggi terhadap waktu.

b. Mahasiswa STIT Syekh Muhammad Nafis harus mempunyai komitmen waktu perkuliahan sesuai jadwal yang sudah tersedia.

c. Mahasiswa harus mempunyai komitment waktu yang telah dijanjikan kepada dosen dan pegawai untuk keperluan akademik maupun non akademik.

d. Apabila terjadi pembatalan janji yang telah disepakati kepada dosen atau pegawai mahasiswa harus memberitahukan sebelumnya.

e. Mahasiswa STIT Syekh Muhammad Nafis harus hadir diruang kuliah tepat waktu dan mengikuti kuliah sampai selesai.

3. Etika Mahasiswa dalam Mengikuti Proses Belajar Mengajar

a. Mahasiswa STIT Syekh Muhammad Nafis berkewajiban menjunjung tinggi kejujuran intelektual dalam mengikuti proses belajar mengajar.

b. Perbuatan curang pada waktu ujian, melakukan plagiat dalam penggunaan tugas akhir atau tugas lain termasuk perbuatan yang dilarang.

c. Mahasiswa STIT Syekh Muhammad Nafis dilarang memberikan hadiah atau pemberian dalam bentuk apapun dan atau melakukan perbuatan lain kepada dosen dan karyawan yang diduga atau patut diduga berpengaruh terhadap pemberian pelayanan.

(8)

7

mengembangkan ketrampilan pengembangan ilmu pengetahuan serta siap mental yang mendukung pengembangan professional.

e. Mahasiswa STIT Syekh Muhammad Nafis menggunakan kata ganti sapaan kepada sesama mahasiswa baik didalam maupun diluar kampus dengan kata ganti saudara.

f. Mahasiswa mengunakan kata ganti sapaan kepada dosen dan pegawai baik di dalam maupun diluar kampus dengan kata bapak, ibu atau pak, bu .. "

g. Mahasiswa STIT Syekh Muhammad Nafis menggunakan kata ganti dirinya dalam berkomunikasi dengan sesama pegawai, dosen dan mahasiswa baik di dalam maupun diluar kampus dengan kata "saya.

g. Mahasiswa STIT Syekh Muhammad Nafis wajib menjaga ketenangan, keamanan, kerapian dan kebersihan kelas dan litlgkungan kampus. Tidak merusak dan atau membuang sampah dikelas dan sembarang tempat. ;

I. Mahasiswa STIT Syekh Muhammad Nafis dilarang membawa

senjata api dan senjata tajam di ruang kuliah dan di kampus.

4. Peringatan atas Pelanggaran Etika

a. Apabila terjadi pelanggaran dari pelaksanaan etika, akan diberikan peringatan secara lisan maupun tertulis.

b.Berdasarkan laporan dari dosen, karyawan, dosen wali, kajur atau pengelola, Wakil ketua III akan memberi peringatan lisan atau tertulis kepada mahasiswa yang tidak disiplin. c. Peringatan lisan diberikan langsung kepada mahasiswa. d.peringatan tertulis akan diberikan kepada mahasiswa jika

peringatan lisan sebelumnya diberikan pernyataan tertulis akan diberikan la.n~sung kepada mahasiswa dan orang tua

(9)

8

atau walinya. Pernyataan tertulls Inl akan dlcatat pada data pribadi mahasiswa.

Referensi

Dokumen terkait

Dari apa yang diungkapkan oleh informan, faktor situasional yakni tekanan, ajakan, rayuan, atau segala sesuatu yang mengarah agar mereka ikut dalam permainan judi

Banyaknya pemakaian air tiap harinya untuk setiap rumah tangga berlainan, selain pemakaian air tiap harinya tidak tetap banyak keperluan air bagi tiap orang atau

kepada butir yang lebih kecil untuk menambah untuk menambahkan luas kan luas  permukaan bagi tindakan enzim dan peristalsis untuk   permukaan bagi tindakan enzim dan

Dari hasil uji koefisien path pada Tabel 4.12 didapatkan nilai probabilitas Fhitung sebesar 0,000 (p<0,05), sehingga H0 ditolak, karena H0 ditolak maka hipotesis

Namun permasalahan yang dihadapi oleh pendidikan kewirausahaa di banyak perguruan tinggi di Indonesia adalah budaya pendidikan di Indonesia kurang mendukung

Karbon tersimpan pada kawasan sistem agroforestry Register 39 Datar Setuju KPHL Batutegi pada HKm Sinar Harapan sebesar 123,33 ton/ha, HKm Bina Wana Jaya 1 sebesar

Based on Figure 4 and Table 5 , the results of testing the effect of mediation (intervening) using methods WarpPLS to analyze the relationship between the variables of

Selatan dalam mencegah penyalahgunaan Narkoba di kalangan Remaja" (Fakutas Dakwah Dan Komunikasi Penyiaran Islam UIN Raden Fatah Palembang, 2017).. 1) Wawancara