• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Kata Même: Kelas Kata, Letak dan Makna.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Analisis Kata Même: Kelas Kata, Letak dan Makna."

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

SARI

Wulandari, Diana. 2005. Analisis Kata Même: Kelas Kata, Letak dan Makna. Skripsi. Program Studi Pendidikan Bahasa Prancis. Jurusan Bahasa dan Sastra Asing. Fakultas Bahasa dan Seni. Universitas Negeri Semarang. Pembimbing: I. Sri Ambar Wahyuni, S.S, Sp1 II. Dra. Sri Rejeki Urip, M. Hum.

Kata Kunci: Même, adjektiva tak takrif, pronomina tak takrif, adverbia kuantitas, adverbia intensitas.

Jarang sekali ditemukan kata yang memiliki makna tunggal, sebaliknya lebih banyak kata yang memiliki lebih dari satu makna. Makna kata ditentukan oleh konteksnya, dengan demikian perbedaan makna sering kali dapat dilihat ketika kata tersebut digunakan dalam kalimat, bahkan terkadang makna kata dapat ditentukan dari letaknya di dalam kalimat.

Permasalahan yang dibahas dalam skripsi ini adalah makna kata même dilihat dari kelas kata dan letaknya di dalam kalimat. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui makna kata même dilihat dari kelas kata dan letaknya di dalam kalimat.

Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Sumber data diperoleh dari roman karya André Gide yang berjudul La Symphonie Pastorale dan terjemahannya dalam bahasa Indonesia oleh Apsanti Djokosujatno dengan judul ‘Simfoni Pastoral’. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik pustaka dengan jalan mencatat kalimat-kalimat yang mengandung kata même dan dianalisis dengan menggunakan teknik pilah unsur penentu dengan cara mengelompokkan kata même berdasarkan kelas kata, letak dan maknanya.

Referensi

Dokumen terkait

MAKNA KATA NINKI, YUUMEI, DAN RYUUKOU SEBAGAI SINONIM DALAM KALIMAT BAHASA JEPANG.. Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu |

fukugoudoushi yang sering ditemui yaitu fukugoudoushi yang berakhiran ~ dasu. Dalam memahami suatu kalimat, tentunya harus memahami juga makna kata yang terdapat dalam

Namun dalam realitasnya kita –termasuk saya –terkadang atau bahkan sering terjebak pada penggunaan kata, ungkapan, kalimat yang kurang mencerminkan bahasa Indonesia

Data dalam penelitian ini berupa kata-kata yang berindikasi mengalami perubahan makna dari makna dasarnya apabila kata tersebut dihubungkan dengan kata lain dalam kalimat pada wacana

Apabila suatu kata memiliki makna yang hampir sama (mirip) dengan satu atau lebih kata yang lain, maka dapat dikatakan bahwa kata-kata tersebut memiliki hubungan atau relasi

Sedangkan dilihat dari segi makna gramatikal konjungsi “to” tidak dapat disubstitusikan, karena pada kalimat (8) shusetsu (Y) predikatnya berupa kata kerja yang

Data dalam penelitian ini berupa kata-kata yang berindikasi mengalami perubahan makna dari makna dasarnya apabila kata tersebut dihubungkan dengan kata lain dalam kalimat pada wacana

Peneliti menemukan kalimat dalam slogan sebagai berikut //Bagi pelajar waktu adalah ilmu// Makna kontekstual pada slogan di atas dapat dapat dilihat berdasarkan konteksnya, yaitu