29
BAB III
METODOLOGI PENELITIAN
3.1. Lokasi
Penelitian pada tugas akhir ini dilakukan di Pelabuhan Indonesia II (PERSERO) Pelabuhan Panjang Terminal Peti Kemas. Lokasi penelitian ini terletak di Jalan Yos Sudarso No.337, Pidada, Panjang, Panjang Utara, Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung, Lampung 35241. Letak geografis pada penelitian ini adalah 5°27'53"S 105°18'58"E.
Batas wilayah:
Sebelah Utara : Kecamatan Kedamaian
Sebelah Timur : Kecamatan Sukabumi dan Kabupaten Lampung Selatan Sebelah Selatan : Kabupaten Lampung Selatan
Sebelah Barat : Kecamatan Bumi Waras dan Teluk Lampung
Gambar 3.1. Lokasi Penelitian
Sumber: Google Earth, 2021
30 3.2. Pengumpulan Data
Pengumpulan data diperlukan untuk melakukan evaluasi struktur dermaga.
Pengumpulan data ini meliputi:
1. Jenis dermaga peti kemas Pelabuhan Panjang yaitu tipe deck on pile
Gambar 3.2. Potongan Melintang Dermaga E – View 1
Sumber: PT. Pelindo II (Persero)
Gambar 3.3. Potongan Melintang Dermaga E – View 2
Sumber: PT. Pelindo II (Persero)
31 2. Dimensi dermaga dan dimensi struktural dermaga
Data berikut ini merupakan data yang diperoleh dari PT. Pelindo II (Persero)
a. Dimensi dermaga
Panjang dermaga = 401 m Lebar dermaga = 29 m b. Dimensi struktural dermaga
Tabel 3.1. Dimensi Struktur Dermaga
ELEMEN DIMENSI
Pelat 40 cm
balok memanjang 40 x 40 cm balok melintang 40 x 40 cm
Tiang pancang D 508 mm, t= 12 mm D 609 mm, t= 12 mm Sumber: PT. Pelindo II (Persero)
3. Karakteristik kapal
Data berikut ini merupakan data karakteristik kapal dengan bobot terbesar yang bersandar pada dermaga peti kemas Pelabuhan Panjang yang diperoleh dari IPC Terminal Peti Kemas Panjang.
Tabel 3.2. Data Karakteristik Kapal
IMO number 9509786
Vessel Name WARNOW MATE
Ship type Container Ship
year of built 2010
DWT 21250
Gross Tonnage (GT) 17068
LOA (m) 180
D (m) 25
Draft (m) 9,2
Sumber: IPC Terminal Peti Kemas Panjang
4. Pasang surut
Kondisi pasang surut didapatkan dari peta batimetri dermaga peti kemas Pelabuhan Panjang milik PT. Pelindo II (Persero)
32 Gambar 3.4. Peta Batimetri
Sumber: PT. Pelindo II (Persero)
Tabel 3.3. Pasang Surut
No Kondisi Pasang Surut
1 HWS +3 m
2 MSL -
3 LWS -12 m
Sumber: PT. Pelindo II (Persero)
5. Kecepatan arus dan data kecepatan angin
Data kecepatan arus yang didapatkan dari PT. Pelindo II (Persero) yaitu sebesar 1 m/s dan untuk data kecepatan angin selama 10 tahun didapatkan dari data BMKG untuk tahun 2010-2020. Lokasi pengambilan data angin yaitu pada Stasiun Meteorologi Maritim Panjang dengan titik koordinat lintang: -5.47210 dan bujur: 105.32100.
6. Data untuk beban sandar dan beban tambat
Data berikut ini merupakan data yang dibutuhkan untuk mendukung dalam proses penentuan besarnya beban sandar dan beban tambat. Data ini didapatkan dari PT. Pelindo II (Persero) Pelabuhan Panjang.
33 Tabel 3.4. Data untuk beban sandar dan beban tambat
Beban sandar Beban tambat
Jenis fender Super cone dengan panel
Kapasitas
Bollard 100 ton Tipe sandar Sandar samping
Sudut sandar 10⁰
Kecepatan sandar 0,161 m/s
Faktor Keamanan 1,75
Sumber: PT. Pelindo II (Persero)
7. Beban yang bekerja pada dermaga
Berikut ini merupakan data beban yang bekerja pada struktur dermaga yang diperoleh dari PT. Pelindo II (Persero).
Tabel 3.5. Beban yang bekerja
Jenis Beban
Kelompok Beban
Sumber
Beban Keterangan Nilai Satuan
Beban Vertikal
Beban Hidup
Beban Kendaraan
Forklift 15 Ton
Top Loader 30,5 Ton
Truck 65 Ton
Beban
Merata Beban Terbagi Rata 2,5 ton/m2
Beban Mati
Material Struktur
Beton 2,4 ton/m3
Baja 7,85 ton/m3
Beban Mati Tambahan
Fender Super Cone 8,82 Ton
Fender V 3,93 Ton
Bollard 0,77 Ton
Quay Crane Container 30,5 ton.m Quay Crane Container 61 ton.m Rubber Tyred Gantry Crane 30 Ton Rubber Tyred Gantry Crane 35 Ton Sumber: PT. Pelindo II (Persero)
8. Beban gempa
Jenis tanah pada dermaga peti kemas Pelabuhan Panjang adalah jenis tanah sedang. Berikut ini merupakan data untuk perhitungan beban gempa berdasarkan website puskim dari kementerian PUPR (puskim.go.id) untuk tanah sedang.
Fv = 1,723 Fa = 1,178 S1 = 0,338 g Ss = 0,806 g
34 3.3. Metode Analisis Data
Berikut ini adalah metode analisis data yang di kaji setelah dilakukannya proses pengumpulan data.
1. Jenis dermaga pada penelitian ini adalah dermaga dengan tipe deck on pile.
2. Melakukan analisis data kecepatan angin harian pada tahun 2010 – 2020 yang didapatkan dari BMKG. Analisis data angin ini dilakukan menggunakan Wrplot untuk mendapatkan nilai kecepatan angin dan arah mata angin di dermaga peti kemas Pelabuhan Panjang. Nilai kecepatan angin ini diperlukan untuk menghitung besarnya beban mooring (beban tambat kapal) dan beban gelombang pada dermaga.
3. Menganalisis beban vertikal dan horizontal yang ditimbulkan oleh gaya- gaya yang bekerja pada struktur dermaga.
4. Melakukan analisis beban gelombang dengan menghitung Panjang fetch menggunakan ArcGIS, setelah itu melakukan peramalan gelombang menggunakan metode hindcasting dan selanjutnya dilakukan perhitungan transformasi gelombang untuk mendapatkan nilai tinggi dan periode gelombang.
5. Melakukan analisis struktur dermaga peti kemas menggunakan SAP2000.
6. Melakukan perhitungan tulangan pada struktur atas dermaga.
7. Melakukan evaluasi terhadap kekuatan elemen struktur dermaga yang disebabkan oleh beban yang bekerja pada dermaga peti kemas Pelabuhan Panjang.
35 3.4. Diagram Alir
Berikut ini merupakan flowchart skema pelaksanaan penelitian tugas akhir.
Gambar 3.5. Diagram Alir Penelitian