• Tidak ada hasil yang ditemukan

KAPAL LAUT DAN MUATAN pptx

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "KAPAL LAUT DAN MUATAN pptx"

Copied!
24
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

Nama Kelompok:

Imanuel Bryan (224313069)

Jamhair (224313056)

Johanes (224313054) Hamka Fahrega (224313070)

Helmy Saputra (224313059) M.Rizallul (224313055)

Mahendra Caesha (224313049)

(3)

DEFINISI

Kapal Peti

Kemas

(Inggris:

containership

atau

celullarship

)

adalah kapal yang khusus digunakan untuk

mengangkut peti kemas yang standar. Memiliki

rongga (

cells

) untuk menyimpan peti kemas ukuran

standar. Peti kemas diangkat ke atas kapal

di terminal peti kemasdengan menggunakan

kran/derek khusus yang dapat dilakukan dengan

cepat, baik derek-derek yang berada di dermaga,

(4)

Container (Peti Kemas)

digunakan untuk

memungkinkan penyimpanan dan pengangkutan

barang, untuk melindungi dan memelihara (menyimpan

lama) serta untuk menjamin agar pendistribusiannya

dapat berjalan secara efisien. Minuman dalam botol,

buah-buahan dalan kaleng adalah contoh sederhana

namun yang paling sempurna, karena hasil produksi

dari produsen dapat langsung tiba di (mulut) konsumen.

Karena hal ini lebih jauh dari sekedar “ from door to

door service”. Hakikat dari tujuan containerisation

(per-petikemasanan) kini adalah peningkatan dan

(5)

 Pengembangan dari sekedar “botol” dan “kaleng” tadi

dalam dunia perdagangan (dan pengangkutan inclusip pengepakannya) akhirnya menjadi “phisical capsules” (tabung fisik), yang terbuat dari baja, alumunium, plastik ataupun kayu untuk penempatan sejumlah besar jenis-jenis

barang guna pengapalan. Selanjutnya “tabung besar” tadi yang biasanya terbuat dari metal, diberi pintu dan tempat

atau sasaran pengangkutan khusus. Pada tanggal 14 Desember 1956, komisi ekonomi dari PBB (untuk eropa)

mendefinnsikan kontainer (peti kemas) sebagai “alat pengangkutan” dengan karakteristik yang akan ditentukan

(6)

Container (Peti Kemas)

adalah suatu

jenis alat perlengkapan pengangkutan,

dengan karakteristik / sifat-sifat

 Mempunyai sifat-sifat yang tetap dan karena itu harus cukup

kuat untuk dapat digunakan berulang kali

 Dibuat sedemikian rupa sehingga dapat digunakan untuk

menyimpan barang, selanjutnya dengan menggunakan

berbagai jenis alat angkut dapat diangkut tanpa mesti harus melakukan bongkar muat isi peti kemas diantaranya.

 Dilengkapi dengan suatu peralatan kusus yang

memungkinkan untuk siap diangkat terutama pemindahan dari satu jenis alat pengangkutan kejenis alat pengangkutan lainnya.

 Direncanakan sedemikian rupa sehingga mudah untuk diisi

dan mudah untuk dikosongkan.

 Mempunyai volume minimum sebesar 1 m kubik (35,3 kaki

(7)

 Di negara asal/pengirim melaksanakan pengiriman

barang-barangnnya kedalam kontainer digudangnya sendiri, kemudian kontainer ini (loaded kontainer) diangkut ke

kontainer yard (cy), selanjutnya dikapalkan dan dibawa ke pelabuhan tujuan, setibanya di pelabuhan negara tujuan container dibongkar dari kapal dan langsung dibawa

ketempat penerima di luar daerah pelabuhan untuk dikeluarkan barang-barangnya di gudangnya sendiri. Melihat fungsi terminal peti kemas dari beberapa sistem angkutan yang berlaku maka pengelolaan terminal peti

(8)

Jenis-jenis Kapal Kontainer

 Full Container Ship atau disebut juga cellular ship, kapal tersebut dengan

ciri-ciri dan kelengkapan khusus semata-mata hanya dipergunakan untuk mengangkut peti kemas dalam seluruh palka dan tempat yang tersedia. Umumnya kapal demikian berupa single purpose ship. Dan

kapal-kapal begini dianggap sebagai kapal-kapal yang paling ekonomis pada dewasa ini . Ini menyangkut antara lain waktu bongkar muatnya yang dinilai cepat

dengan demikian waktu terbuang (didermaga) relatif singkat sekali. Dengan hanya mengangkut peti kemas baik dipalka maupun digeladak utamanya dengan cara menumpuk secra vertikal keatas. Pemuatan dilaksanakan

dengan menurunkan petikemas keddalam tempat yang tersedia (berbentuk sel-sel) dalam palkah, ataupun menumpuk dalam susunan vertikal keatas pada geladak utamanya, tanpa menggeser-geser lagi kearah horizontal, proses pembongkarannya dilaksanakan sebaliknya. Faktor-faktor yang perlu diperhatikan disisni hanyalah faktor stabilitas kapal

dan faktor pengamanan peti kemas di dalam tempatnya. Sel-sel (ruang) muat untuk masing- masing peti kemas dibentuk oleh empat buah

(9)

 Untuk menghantarkan atau memandu peti-peti kemas turun ketempat

penyusunannya walaupun kapal dalam keadaan miring ataupun gentry-cranenya tidak tepat berada diatas pusat sel/penyusunan peti kemas.

 Menempatkan secara tepat peti kemas diatas peti kemas dibawahnya

sehingga gaya tekan terhadap peti kemas dibawahnya tidak

melampaui accentrisitasnya sesuai dengan rencana pembangunannya.

 Untuk menahan peti kemas pada posisi penempatannya dan

mengabsorp gaya horizontal yang timbul pada setiap peti kemas

(10)

Partisl atau Semi container ship: Pada jenis ini

hanya sebagian ruangnnya saja yang dibangun

khusus untuk peti kemas sedang sisianya

diperuntukan untuk konvensional

vessel. misalnya : kapal-kapal dari perusahaan

atlantic container line, kapal-kapalnya akan

mengangkut peti kemas sebanyak 300 buah,

disamping itu juga memuat general cargo

(konvensional) plus mobil sebanyak 1400 buah.

Dalam hal ini containernya Lo/Lo, sedang

(11)

Convertible container ships kapal jenis

ini sebagian atau seluruhnya ruang

muatnya dapat digunakan baik untuk

peti kemas maupun cargo biasa, ia

(12)

Kapal dengan kemampuan angkut peti

kemas dalam jumlah terbatas. Kapal

tersebut dilengkapi dengan sebagian

peralatan yang diperlukan bagi kapal

(13)

Kapal-Kapal Peti Kemas Terbesar

Built Nama Sisterships Length o.a. Beam Maxium TEU GT Pemilik Bendera

2006 Emma Mærsk 6 397.7 m 56.4 m 15,200 151,687 Maersk Line Denmark

2005 Gudrun Mærsk 5 367.3 m 42.8 m 10,150 97,933 Maersk Line Denmark

2006 Xin Los Angeles 6 336.7 m 45.6 m 9,600 [1] 107,200 CSCL Hong Kong

2006 COSCO Guangzho

u

4 350 m 42.8 m 9,450[2] 99,833 COSCO Greece

2006 CMA CGM Medea 3 350 m 42.8 m 9,415[3] 99,500 CMA CGM France

2003 Axel Mærsk 5 352.6 m 42.8 m 9,310 93,496 Maersk Line Denmark

2006 NYK Vega 2 338.2 m 45.6 m 9,200 97,825 Nippon Yuse

n Kaisha

Panama

2005 MSC Pamela 5 336.7 m 45.6 m 9,178 90,500 MSC Liberia

2006 MSC Madeleine 1 348.5 m 42.8 m 9,100 107,551 MSC Liberia

(14)

Emma

Maersk

Ship Type: Container ship Year Built: 2006

Length x Breadth: 398 m X 56 m Gross

Tonnage: 170794, DeadWeight: 1 56907 t

Speed recorded (Max / Average): 21. Emma Maersk

8 / 19.7 knots Flag: Denmark [DK]

Call Sign: OYGR2

IMO: 9321483, MMSI: 220417000 Ship Type: CONTAINER

Owner: A.P. Moeller - Maersk A/S

Manager: A.P. Moeller - Maersk

A/S

Built (Year/Month): 2007/8 Builder: Odense Staalskibsvaerft

(15)

 

Gudrun Maersk

Ship Type: Container

ship

Year Built: 2005

Length x Breadth: 368 m X 42 m

Gross

Tonnage: 97933, Dead Weight: 115700 t

Speed recorded (Max / Average): 11.5 / 11.5 knots

Flag: Denmark [DK] Call Sign: OYAU2

IMO: 9302877, MMSI: 220379000

Owner: Maersk Line Manager: Maersk Line Built

(Year/Month): 2005/ Builder:

(16)

Xin Los

Angeles

Ship Type: Container ship Year Built: 2006

Length x Breadth: 337 m X 46 m

Gross

Tonnage: 108069, DeadWeight : 111889 t

Speed recorded (Max / Average): 23.9 / 16.2 knots Flag: Hongkong [HK]

Call Sign: VRBX6

IMO: 9307217, MMSI: 4771587 00

Ship Type: DRY CARGO Owner:

-Manager: -

(17)

-COSCO

Guangzhou

Ship Type: Container ship Year Built: 2006

Length x Breadth: 350 m X 43 m

Gross

Tonnage: 109149, DeadWeight: 107526 t

Speed recorded (Max / Average): 20.2 / 16.9 knots Flag: Greece [GR]

Call Sign: SYIE

IMO: 9305570, MMSI: 2404750 00

Ship Type: CONTAINER Owner: Cosco

Ship Management Manager:

COSCO Container Lines Co Ltd

Built (Year/Month): 2006/ Builder:

(18)

Axel maersk

Ship Type: Container ship Year Built: 2003

Length x Breadth: 352 m X 42 m

Gross

Tonnage: 93496, DeadWei ght: 109000 t

Speed recorded (Max / Average): 20.5 / 19.9 knots Flag: Denmark [DK]

Call Sign: OUUY2

IMO: 9260419, MMSI: 2201 87000

Ship Type: DRY CARGO Owner:

Manager:

(19)

-Nyk Vega

Ship Type: Container ship Year Built: 2006

Length x Breadth: 338 m X 46 m

Gross

Tonnage: 97825, DeadWei ght: 103310 t

Speed recorded (Max / Average): 18.5 / 18 knots Flag: Panama [PA]

Call Sign: 3EIJ5

IMO: 9312781, MMSI: 3722 18000

Ship Type: DRY CARGO Owner:

-Manager: -

(20)

MSC Pamela

Ship Type: Container ship Year Built: 2005

Length x Breadth: 337 m X 46 m

Gross

Tonnage: 107849, DeadW eight: 117063 t

Speed recorded (Max / Average): 16.2 / 13.1 knots Flag: Panama [PA]

Call Sign: 3EBT6

IMO: 9290531, MMSI: 371 228000

Ship Type: CONTAINER Owner:

-Manager: -

(21)

-MSC Madeleine

Ship Type: Container ship Year Built: 2006

Length x Breadth: 349 m X 44 m

Gross

Tonnage: 107551, DeadWe ight: 108637 t

Speed recorded (Max / Average): 20.8 / 20.4 knots Flag: Panama [PA]

Call Sign: 3EFR7

IMO: 9305702, MMSI: 3537 28000

Ship Type: DRY CARGO Owner:

Manager:

(22)

-Hannover

Bridge

Ship Type: Container ship Year Built: 2006

Length x Breadth: 336 m X 46 m

Gross

Tonnage: 98747, DeadWe ight: 99214 t

Speed recorded (Max / Average): 20.7 / 19.6 knots

Flag: Panama [PA] Call Sign: 3EIC8

IMO: 9302138, MMSI: 37 2104000

Ship Type: DRY CARGO Owner:

Manager:

(23)

-CMA CGM

Medea

Ship Type: Container ship Year Built: 2006

Length x Breadth: 348 m X 43 m

Gross

Tonnage: 107711, DeadWe ight: 113964 t

Speed recorded (Max / Average): 11.7 / 11.6 knots Flag: France [FR]

Call Sign: FMFR

IMO: 9299800, MMSI: 2283 42900

Ship Type: DRY CARGO Owner:

Manager:

(24)

Referensi

Dokumen terkait

Pusat Penanganan Muatan Peti Kemas Terpadu di Gresik adalah sebuah wadah yang mengelola dan memberikan layanan jasa distribusi Peti Kemas yang berada pada kebupaten Gresik,

Berdasarkan kenyataan tersebut, proses bongkar muat yang berjalan cepat dan ejisien menjadi tujuan dan komoditas utama dari masing-masing terminal peti kemas untuk dapat

Usaha untuk menunjang kelancaran yang sudah dilakukan di Terminal Peti Kemas Semarang (TPKS) adalah membangun dermaga baru sepanjang 105 m, namun dalam upaya

Peti kemas hewan ternak model 1 hasil modifikasi dari peti kemas general cargo kondisi 80-85% yang didesain bisa dioperasikan di atas kapal 2 in 1 , dengan cara

Arus kedatangan kapal merupakan banyaknya kapal yang datang untuk melakukan aktivitas bongkar muat di Terminal Peti Kemas Semarang (TPKS) setiap harinya dari

Fasilitas alat bongkar muat digunakan untuk mengangkut dan memindahkan peti kemas yang di Kawasan Pelabuhan Bagendang, baik peti kemas yang masih berada di dermaga

Pada pelabuhan peti kemas pendapatan diperoleh dari pemakaian fasilitas yang ada di pelabuhan peti kemas oleh kapal maupun muatana. Pendapatan dari

"Analisis Tingkat Pemanfaatan Dermaga Terminal Peti Kemas Di Pelabuhan Indonesia Iv Cabang Makassar New Port." Program Studi Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin..