• Tidak ada hasil yang ditemukan

HUBUNGAN MULTIPLE INTELLEGENCE TIPE KECERDASAN LOGIKA MATEMATIS DAN KONSEP DIRI DENGAN HASIL BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS X SMA 15 MEDAN TAHUN AJARAN 2012/2013.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "HUBUNGAN MULTIPLE INTELLEGENCE TIPE KECERDASAN LOGIKA MATEMATIS DAN KONSEP DIRI DENGAN HASIL BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS X SMA 15 MEDAN TAHUN AJARAN 2012/2013."

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)

HUBUNGAN MULTIPLE INTELLEGENCE TIPE KECERDASAN LOGIKA MATEMATIS DAN KONSEP DIRI DENGAN HASIL

BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS X SMA 15 MEDAN T. A 2012/2013

SKRIPSI

Diajukan Untuk MemenuhiSebagian Persyaratan MemperolehGelar Sarjana Pendidikan

Oleh :

HONEY S NADAPDAP NIM : 709141077

FAKULTAS EKONOMI

UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

(2)
(3)
(4)

iii ABSTRAK

Honey Sartika Nadapdap, 709141077. Hubungan Multiple Intellegence Tipe Kecerdasan Logika Matematis dan Konsep Diri dengan Hasil Belajar Ekonomi Siswa Kelas X SMA 15 Medan Tahun Ajaran 2012/2013. Skripsi, Jurusan Pendidian Ekonomi Program Studi Pendidikan Tata Niaga, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Medan, 2013.

Pembelajaran ekonomi di sekolah pada umumnya kurang menekankan pada aspek logika dan kemampuan angka. Padahal kemampuan logika dan mengenal pola angka dimiliki oleh setiap siswa walaupun ukuran kemampuan yang dimiliki oleh setiap siswa berbeda-beda. Dengan adanya kecerdasan logika matematis maka siswa dapat dengan mudah mempelajari pelajaran ekonomi khususnya yang menggunakan hitungan. Tidak hanya kecerdasan logika matematis saja, tetapi ada baiknya jika diiringi dengan konsep diri siswa, maka kepercayaan diri dan motivasi untuk mempelajari ekonomi akan lebih baik. Hal inilah yang membuat siswa belajar ekonomi dengan lebih nyaman.

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasi yang bertujuan untuk melihat adakah hubungan yang positif dan berarti antara kecerdasan logika matematis dengan hasil belajar ekonomi siswa, apakah terdapat hubungan yang positif dan berarti antara konsep diri dengan hasil belajar ekonomi siswa. Apakah terdapat hubungan yang positif dan berarti antara kecerdasan logika matematis dan konsep diri dengan hasil belajar ekonomi siswa.

Penelitian ini menggunakan sampel 96 orang siswa kelas X SMA 15 Medan yang dipilih secara acak (random sampling). Instrumen berbentuk tes digunakan untuk melihat kecerdasan logika matematis, instrumen berbentuk angket untuk melihat konsep diri siswa, dan dokumentasi untuk melihat hasil belajar siwa.

Teknik analisis data menggunakan program software SPSS versi 19.0 dihasilkan rx1y = 0,810, rx2y = 0,424. Uji korelasi ganda menghasilkan Rhitung =

0,841 sedangkan Rtabel = 0,195, hal ini menunjukkan adanya hubungan yang

positif dan signifikan antara kecerdasan logika matematis dan konsep diri dengan hasil belajar siswa. Uji hipotesis simultan (uji F) menghasilkan Fhitung = 133,244,

nilai signifikan 0,000. Hal ini menunjukkan bahwa nilai Sig <  yaitu 0,000 < 0,05, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa H03 ditolak dan Ha3 diterima.

Dengan demikian kriteria pengujian dapat diterima.

(5)

iv

ABSTRACT

Honey Sartika Nadapdap, 709141077. Multiple Intellegence Type Intellegence of Mathematical Logic and Concept Self with Result Learn Economics Student Class of X SMA 15 Field School Year 2012 / 2013. Skripsi, Economic Education’s Departement ,Program Study of Tata Niaga Education, Faculty of Economic, Stade University of Medan, 2013.

Study of economics school in general less is emphasizing at of logic aspect and ability of number. Though ability of logic and recognize number pattern owned by each;every ability size measure although student had by each;every student different each other. With existence of intellegence of mathematical logic hence student earn easily study Iesson of economics specially using calculation. Do not only intellegence of just mathematical logic, but it is better if accompanied with student self concept, hence trust of motivation and self to study economics will be more goodness. This matter make student learn balmy economics with interest.

This research represent descriptive research of correlation with aim to to see is there any relation which are positive and mean between intellegence of mathematical logic with result learn student economics. Do there are relation which are positive and mean between intellegence of mathematical logic and self concept with result learn student economics.

This research use sampel 96 class student people of X SMA 15 selected Field at sampling random. Instrument in form of tes used to see intellegence of mathematical logic, instrument in form of enquette to see student self concept, and documentation to see result learn student. Technique analyse data use program of software SPSS version 19.0 yielded by rx1y = 0,810, rx2y = 0,424. double

Correlation test yield Rhitung = 0,841 while Rtabel = 0,195, this matter show the

existence of relation which are positive and signifikan between intellegence of mathematical logic and self concept with result learn student. Hypothesis test of simultan ( test F) yielding Fhitung = 133,244, value of signifikan 0,000. This matter

indicate that value of Sig < that is 0,000 < 0,05, there by can be concluded that H03 refused and Ha3 accepted. There by hypothesis of relation which are positive

and mean between intellegence of mathematical logic and x'self concept with result learn class student economics of X SMA 15 Field School Year 2012 / 2013 can be accepted .

(6)

ix

DAFTAR TABEL

Halaman

Table 3.1 Populasi Siswa Kelas X……….31

Tabel 3.2 Bobot Nilai Angket Konsep Diri……….34

Tabel 3.3 Layout Angket/ Tes……….35

Tabel 3.4 Tabel Interprestasi Nilai r………40

Tabel 4.1 Deskripsi Statistik………43

Tabel 4.2 Distribusi Frekuensi Kecerdasan Logika Matematis………..44

Tabel 4.3 Distribusi Frekuensi Konsep Diri………46

Tabel 4.4 Distribusi Frekuensi Hasil Belajar Siswa………....48

Tabel 4.5 Hasil Uji Validitas Variabel X1…..……….50

Tabel 4.6 Uji Validitas Angket Konsep Diri………...52

Tabel 4.7 Uji Reliabilitas Kecerdasan Logika Matematis………..53

Tabel 4.8 Uji Reliabilitas Konsep Diri……….…..54

Tabel 4.9 Uji Korelasi……….54

Tabel 4.10 Interprestasi Koefisien Korelasi………56

(7)

x

Tabel 4.12 Perhitungan Uji t (Parsial)………...58

(8)

viii

DAFTAR GAMBAR

Halaman

Bagan 2.1 Gambaran Pembentukan Konsep Diri………21

Bagan 2.2 Gambaran Kerangka Berpikir……….29

Gambar 4.1 Histogram Kecerdasan Logika Matematis………..45

Gambar 4.2 Histogram Konsep Diri………47

(9)

1

1 BAB I

PENDAHULUAN

1.1Latar Belakang Masalah

Mengangkat prestasi belajar siswa di sekolah bukanlah perkara yang mudah. Begitu juga untuk mata pelajaran ekonomi. Peningkatan prestasi belajar harus didahului oleh peningkatan hasil belajar ekonomi. Hasil belajar dipengaruhi oleh dua faktor yaitu: faktor internal dan eksternal. Faktor internal adalah faktor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar yang berasal dari diri siswa, seperti : faktor psikologi, intelegensi, jasmani dan kelelahan. Sedan gkan faktor eksternal adalah faktor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar yang berasal dari luar siswa, seperti : faktor keluarga, lingkungan masyarakat dan sekolah.

Salah satu faktor psikologi yang mempengaruhi hasil belajar siswa adalah intelegensi dalam hal ini adalah kecerdasan logika matematis. Kecerdasan logika-matematis merupakan satu dari delapan kecerdasan berganda (Multiple Intellegence) yang ada pada setiap orang. Menurut Safaria (2005:22) mengatakan

bahwa:

(10)

2

Pembelajaran ekonomi di sekolah pada umumnya kurang menekankan pada aspek logika dan kemampuan angka. Padahal kemampuan logika dan mengenal pola angka dimiliki oleh setiap siswa walaupun ukuran kemampuan yang dimiliki setiap siswa berbeda-beda. Menurut Ibu Septarina,S.E., selaku guru bidang studi ekonomi kelas X di SMA 15 Medan, hasil belajar siswa kelas X dalam mata pelajaran ekonomi yang berhubungan dengan hitungan matematis seperti konsumsi tabungan dan investasi, permintaan dan penawaran, inflasi, pendapatan nasional, dan sebagainya rata-rata lebih rendah dibandingkan hasil belajar ekonomi yang berisi teori.

Nurlaila (2004:38) menyatakan bahwa ”Anak yang memiliki kecerdasan

logika-matematika mempunyai kepekaan untuk membedakan pola logika atau numerik”. Ini berarti siswa yang memiliki kecerdasan logika-matematis yang baik

tidak akan menemukan kesulitan yang berarti dalam menyelesaikan persoalan logika ataupun persoalan yang berkaitan dengan perhitungan pola-pola angka.

(11)

3

angka dan logika yang baik, mempelajari hitung – hitungan dalam pelajaran ekonomi baik dalam bentuk soal cerita tidak sulit lagi, sehingga siswa yang memiliki kecerdasan logika-matematis yang baik akan memiliki hasil belajar yang baik juga pada mata pelajaran ekonomi khususnya dalam topik bahasan yang menggunakan hitungan.

Faktor psikologi lainnya adalah konsep diri. Satmoko (1995:1) mengatakan bahwa “Konsep diri merupakan salah satu faktor non intelektual yang sangat penting dalam menentukan prestasi belajar”. Hal ini juga didukung oleh

pendapat Blomm (dalam Satmoko, 1995:57) bahwa “Sesungguhnya konsep diri merupakan salah satu variabel yang menentukan prestasi belajar dalam pendidikan”. Dari pendapat diatas dapat dilihat bahwa konsep diri juga sangat

menentukan prestasi pelajaran ekonomi. Dengan kata lain, jika siswa memiliki konsep diri yang baik maka prestasi belajarnya juga baik.

Berdasarkan hasil observasi peneliti di kelas X SMA 15 Medan masih banyak siswa yang bersikap negatif terhadap kemampuan yang dimiliki. Padahal, jika pandangan yang positif terhadap kemampuan sendiri memandang pelajaran itu sebagai suatu hal yang menantang, sehingga siswa dapat mengerjakannya tanpa patah semangat dahulu. Bahkan masih banyak siswa yang mencontek saat ujian dan tidak berani bertanya saat tidak memahami konsep pelajaran ekonomi khususnya pelajaran ekonomi mengenai hitungan.

(12)

4

belum bisa dipastikan. Apakah terdapat hubungan yang positif dan berarti antara kecerdasan logika matematis dan konsep diri terhadap hasil belajar ekonomi yang tertuang dalam penelitian ini, yang diberi judul : Hubungan Multiple Intellegence Tipe Kecerdasan Logika Matematis dan Konsep Diri dengan Hasil Belajar Ekonomi Siswa Kelas X di SMA 15 Medan Tahun Ajaran 2012/2013.

1.2Identifikasi Masalah

Berdasarkan latar belakang yang telah dikemukakan diatas, dapat dilihat beberapa permasalahan antara lain:

1. Apakah terdapat hubungan antara kecerdasan logika matematis dengan hasil belajar ekonomi siswa kelas X SMA 15 Tahun Ajaran 2012/2013? 2. Apakah terdapat hubungan antara konsep diri dengan hasil belajar

ekonomi siswa kelas X SMA 15 Tahun Ajaran 2012/2013?

3. Apakah terdapat hubungan antara Multiple Intellegence tipe kecerdasan logika-matematis dan konsep diri dengan hasil belajar ekonomi siswa kelas X SMA 15 Tahun Ajaran 2012/2013?

1.3Batasan Masalah

(13)

5

1.4Rumusan Masalah

Dari pembatasan masalah diatas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini diuraikan sebagai berikut:

1. Apakah terdapat hubungan positif yang berarti antara multiple Intellegence tipe kecerdasan logika-matematis siswa dengan hasil belajar ekonomi kelas X SMA 15 Medan Tahun Ajaran 2012/2013?

2. Apakah terdapat hubungan positif yang berarti antara konsep diri dengan hasil belajar ekonomi siswa kelas X SMA 15 Medan Tahun Ajaran 2012/2013?

3. Apakah terdapat hubungan positif yang berarti antara multiple Intellegence tipe kecerdasan logika-matematis dan konsep diri dengan hasil belajar ekonomi siswa kelas X SMA 15 Medan Tahun Ajaran 2012/2013?

1.5Tujuan Penelitian

Adapun tujuan dari penelitian ini adalah:

1. Untuk melihat apakah terdapat hubungan positif yang berarti Multiple Intellegence tipe kecerdasan logika-matematis siswa dengan hasil belajar

ekonomi kelas X SMA 15 Medan Tahun Ajaran 2012/2013.

(14)

6

3. Untuk melihat apakah terdapat hubungan positif yang berarti antara multiple Intellegence tipe kecerdasan logika-matematis dan konsep diri

dengan hasil belajar ekonomi siswa kelas X SMA 15 Medan Tahun Ajaran 2012/2013.

1.6Manfaat Penelitian

Sesuai dengan tujuan penelitian diatas, maka penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat berupa sumbangan ilmiah dalam bidang pendidikan antara lain:

1. Bagi Penulis

Sebagai bahan pengetahuan yang sangat berharga bagi peneliti untuk mengetahui hubungan antara Multiple Intellegence tipe kecerdasan logika-matematis siswa dan konsep diri terhadap hasil belajar ekonomi.

2. Bagi Sekolah

Memberikan informasi dan pertimbangan kepada Kepala Sekolah dan Guru bidang studi ekonomi kelas X SMA 15 Medan tentang pentingnya kecerdasan logika-matematis dan konsep diri siswa dengan hasil belajar ekonomi dan menjadi bahan pengetahuan penting bagi siswa.

3. Bagi Peneliti Lain yang Terkait

(15)

63

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian yang telah diuraikan pada Bab IV, maka dapat disimpulkan beberapa hal, sebagai berikut:

1. Dari hasil korelasi antara variabel X1 dan Y sebesar 0,801dan dimana

untuk variabel kecerdasan logika matematis diperoleh thitung sebesar 8,429

sedangkan ttabel = 1,661. Sehingga dapat disimpulkan ada hubungan yang

positif dan berarti antara multiple intelligence tipe kecerdasan logika matematis dengan hasil belajar ekonomi siswa.

2. Dari hasil korelasi antara variabel X2 dan Y sebesar 0,424 dan dimana

untuk variabel konsep diri diperoleh thitung sebesar 2,569 sedangkan ttabel =

1,661. Sehingga dapat disimpulkan ada hubungan yang positif dan berarti antara konsep diri dengan hasil belajar ekonomi siswa.

3. Hasil perhitungan korelasi berganda dapat disimpulkan bahwa Rhitung

sebesar 0,861 dan dibandingkan dengan Rtabel sebesar 0,195 maka hal ini

menunjukkan ada hubungan yang positif dan berarti antara multiple intelligence tipe kecerdasan logika matematis dan konsep diri dengan hasil

(16)

64

5.2 Saran

Berdasarkan pembahasan hasil penelitian dan kesimpulan yang telah dipaparkan, maka saran peneliti adalah sebagai berikut:

1. Karena adanya hubungan positif yang berarti antara kecerdasan logika matematis dengan hasil belajar ekonomi siswa, guru perlu memberikan arahan dan latihan - latihan bagi pengembangan kemampuan logika dan kemampuan angka siswa, latihan-latihan yang diberikan dapat berupa soal-soal hitungan dalam pokok bahasan ekonomi yang diset sedemikian rupa, sehingga mampu menantang kemampuan logika matematis siswa. 2. Karena adanya hubungan positif yang berarti antara konsep diri dengan

hasil belajar ekonomi siswa, maka kepala sekolah, guru-guru dan pegawai dilingkungan sekolah disarankan untuk lebih sering memotivasi siswa untuk menjadi pribadi yang lebih positif dan mengembangkan sikap saling menghargai di lingkungan sekolah.

(17)

65

DAFTAR PUSTAKA

Alwi, Muhammad. Multiple Intellegence.

http://www.yapibangil.org/Kolom-Pendidikan/multiple-intelligences-kecerdasan-menurut-howard-gardner (02 April 2013)

Arikunto, Suharsimi.1993.Manajemen Penelitian. Jakarta : Rieka Cipta Armstrong,T.2002. 7Kinds of Smart. Jakarta: Gramedia PustakaUtama Azwar, Saifuddin.2004.Psikolologi Intelegensi. Yogyakarta : Pustaka Pelajar Djamarah, Syiful,Zain, Aswan. 1997. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta : Rineka

Cipta

Gardner, Howard. 1983. Frames Of Mind.New York: Basic Books

Gardner, Howard. 1985. The Mind’S New Science.New York: Basic Books Gardner, Howard. 1993. The Theory of Multiple Intelligences, tenth-anniversary

edition.New York: Basic Books

Gardner, Howard. 2002. The Pursuit of Exellence Though Education In M. Ferrarari (Ed) Learning from Extraordinary Minds. New York : Erlbaum

Gardner, Howard. Multiple Intelegence.

www.multipleintelegence.com (Februari 2013)

Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Medan. 2013. Buku Pedoman Penulisan Skripsi. Medan : UNIMED

Kuadrat, Masri.2009. Mengelola Kecerdasan dalam Pembelajaran.Jakarta :Bumi Aksara

Mahardhika, Lambang.Logika Matematis.

http://devillzone.blogspot.com/penalaran-deduktif.html (02 April 2013) Nurlaila, dkk.2004.Pendidikan Anak Dini Usia (PADU)Untuk Pengembangan

Multipel Intelegensi (MI), Edisi Kedua.Jakarta: Graha Press

Priatna, Charlotte.Multiple Intellegence.

(18)

66

Pudjijogyanti, Clara.1993.Konsep Diri Dalam Pendidikan.Jakarta:Arcan Rahmat, Aulia.2006.Tes Bakat Skolastik.Klaten : Press

Rambe, Nurgahana. Hubungan Kemampuan Logika dengan Hasil Belajar Akutansi Siswa Kelas XI IPS SMA Swasta Mardilestari Medan Tahun Ajaran 2007/2008. Medan : Skripsi UNIMED

Rini, Jacinta F. Psikologi Pendidikan.

http://www.e-psikologi.com (Accesed Feb 2013)

Safaria,T.2005.Interpersonal Intelegences.Edisi ke-1.Yogyakarta: Amara Books Sagala, Roganda.2008. Hubungan Konsep Diri dan Peran Guru Sebagai

Motivator dengan Hasil Belajar Siswa di Kelas XI SMAN 1 Pangururan Tahun Ajaran 2007/2008.Skripsi UNIMED:Medan

Santrock, Jhon. 2004. Psikologi Pendidikan. Jakarta : Kencana

Satmoko,R.S.1995.Psikologi tentang Penyesuaian dan Hubungan Kemanusiaan.Semarang: Press

Sudijono, Anas.2005.PengantarEvaluasi Pendidikan.Jakarta : PT Raja Grafindo Persada

Sudjana.2002.Metode Statistik. Bandung :Tarsito

Sukardi.1997.Emotional Intellegences. Jakarta : Grasindo

Syukur, Suprayitno. Pengaruh Kecerdasan Matematika Logika dan Strategi Pembelajaran Terhadap Hasil Belajar Matematika di SMA 89 Jakarta Timur. Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 10:Jakarta

Yasa, Doantara.2012.Prestasi Belajar.

Gambar

Tabel 4.12

Referensi

Dokumen terkait

You could find the web link that our company offer in site to download and install A New Introduction To Bibliography By Philip Gaskell By acquiring the budget friendly price as well

Manfaat penelitian ini adalah memberikan informasi ilmiah mengenai pengaruh anestetikum kombinasi medetomidin dengan ketamin pada onset dan durasi anestesi, serta

Berbagai kebijakan pengendalian pencemaran melalui peraturan tersebut dapat dilakukan namun pengawasan emisi total dari kendaraan tidak dapat dilakukan dengan kebijakan CAC,

the Borrower and the Department of Health shall furnish to A.I.D. may request in Implementation Letters. Information and Marking. Borrower and the Department of

Waqaf berarti penetapan yang bersifat abadi, untuk memungut hasil dari barang yang di waqafkan guna kepentingan orang seorang atau yang bersifat keagamaan untuk tujuan amal.. •

ANALISIS KELAYAKAN BUKU TEKS KIMIA SMA/MA KELAS XII MATERI BENZENA DAN TURUNANNYA BERDASARKAN KRITERIA TAHAP SELEKSI DARI 4S TMD.. Universitas Pendidikan Indonesia

Untuk itu penulis mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan laporan ini, antara lain :..

Kebijakan Hutang memiliki pengaruh tidak signifikan terhadap nilai perusahaan dengan nilai koefisien negatif, artinya semakin tinggi hutang akan meningkatkan beban bunga