EFEKTIVITAS MINYAK ATSIRI DAN LIMBAH RIMPANG JERINGAU (ACORUS CALAMUS LINNAEUS)
Teks penuh
Dokumen terkait
Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi ekstrak rimpang dringo (A. calamus) yang efektif untuk mengendalikan larva S. litura pada 24 JSP terdapat pada konsentrasi 5
Minyak atsiri sebagai salah satu metabolit sekunder yang terdapat pada jeringau merah memiliki aktivitas antibakteri yang memiliki mekanisme kerja dengan cara
Pada penelitian ini, dilakukan uji daya mortalitas minyak atsiri rimpang kering dringo (Acorus calamus L.) terhadap bioindikator kutu beras (Calandra oryzae L. ),
Mengetahui ada dan tidaknya pengaruh kombinasi ekstrak rimpang jeringau Acorus calamus, rimpang temu mangga Curcuma mangga dan bawang putih Allium sativum terhadap kadar hormon
yang terbentuk, persentase imago yang muncul serta lama hidup imago dapat dikatakan bahwa, penggunaan ekstrak rimpang jeringau pada konsentrasi 3% sudah bisa dikatakan
Hasil yang diperoleh menunjukkan tidak ada perbedaan yang bermakna daya antiinflamasi antara fraksi etanol dengan minyak atsiri rimpang dringo terhadap
Minyak atsiri rimpang jeringau ( Acoruscalamus L.) memiliki aktivitas antibakteri sehingga dapat digunakan sebagai bahan tambahan dalam sabun transparan.Tujuan
yang terbentuk, persentase imago yang muncul serta lama hidup imago dapat dikatakan bahwa, penggunaan ekstrak rimpang jeringau pada konsentrasi 3% sudah bisa dikatakan