• Tidak ada hasil yang ditemukan

KETIDAKADILAN GENDER DALAM NOVEL GADIS PANTAI KARYA PRAMOEDYA ANANTA TOER.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "KETIDAKADILAN GENDER DALAM NOVEL GADIS PANTAI KARYA PRAMOEDYA ANANTA TOER."

Copied!
2
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

3.3 Gambaran Pemikiran Pramoedya Ananta Toer Terhadap Unsur Religi Melalui Tokoh-Tokoh dalam Novel Gadis Pantai

This research discusses two novels with similarities of Javanese cultural background, Para Priyayi by Umar Kayam and Gadis Pantai by Pramoedya Ananta Toer.

Pandangan dunia tokoh marginal dalam novel Gadis Pantai karya Pramoedya Ananta Toer dan implikasinya pada pembelajaran Satra di Sekolah Menengah Atas (SMA)

Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah (1) bagaimanakah struktur novel Midah Simanis Bergigi Emas karya Pramoedya Ananta Toer, ( 2 )

Pernikahan Gadis Pantai tersebut juga membuat orang-orang sekitar kampung nelayan merasa senang dan bangga, karena seorang gadis dari kampung nelayannya

Dalam novel Arus Balik (ARB) Pramoedya Ananta Toer menggambarkan degenerasi penguasa Tuban, seorang adipati yang berpikiran sempit, mau menang sendiri, berperilaku feodal,

Masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah bentuk identitas pascakolonial dalam novel Gadis Pantai karya Pramoedya Ananta Toer. Bentuk identitas

Pramoedya Ananta Toer sebagai penulis novel Bumi Manusia dalam pandangan sosialisme, ia menerangkan bahwa praktik ketidakadilan yang dimunculkan di setiap kalimat- kalimat dalam novel