vi ABSTRAK
KAMPANYE PERAWATAN LANSIA DENGAN STANDAR KESEHATAN DI DAERAH JAWA BARAT
Oleh
Yosie Neria Kusuma Dewi NRP 1264045
Indonesia termasuk ke dalam 5 negara dengan jumlah penduduk lanjut usia tertinggi. Jumlah ini pun akan terus bertambah, dan diperkirakan pada tahun 2020 penduduk lansia Indonesia akan mencapai 28,8 juta jiwa. Hal tersebut dapat memberikan banyak benefit apabila penduduk lansia tersebut tetap sehat, oleh sebab itu perlu dilakukan upaya preventif untuk menjaga kesehatan lansia. Dalam hal ini diperlukan dukungan dari pihak keluarga, khususnya generasi orang tua (35-50 tahun), yang tinggal bersama lansia untuk memperhatikan kondisi fisik lansia.
Oleh sebab itu dilakukan sebuah kampanye perawatan lansia dengan tujuan memberi informasi kepada generasi orang tua tentang perawatan lansia dengan standar kesehatan. Manfaat dari perancangan ini adalah lansia dapat hidup dengan sehat dan bugar, terhindar dari penyakit yang dapat dicegah sebelum terjadi.
Metode kampanye yang digunakan adalah awareness, informing, dan reminding. Media utama dalam kampanye ini adalah iklan layanan masyarakat yang akan disebarkan melalui televisi dan media sosial, didukung oleh print ad, katalog berserta gimmick dalam penyebarannya di daerah Jawa Barat. Melalui kampanye ini diharapkan generasi orang tua bisa memperoleh informasi mengenai perawatan lansia dengan standar kesehatan.
vii ABSTRACT
THE CAMPAIGN OF STANDARDIZED ELDERLY HEALTH CARE IN WEST JAVA
Submitted by
Yosie Neria Kusuma Dewi NRP 1264045
Indonesia is among the five countries with the highest proportion of elderly people. This number of elderly people will grow up and expected will reach 28.8 million in 2020. It can provide a lot of benefit if the elderly population remains healthy, therefore it is necessary to do some preventive measures to maintain the health of the elderly. In this case the support of the family, particularly the parents' generation (35-50 years), who lived with the elderly to pay attention for physical condition of the elderly.
Therefore conducted a campaign of elderly care in order to provide information for generation of parents about standardized healthcare for the elderly. The benefits of this design are the elderly can live healthy and fit, free from diseases that can be prevented before it occurs.
Methods that used are awareness campaigns, informing and reminding. Major media in this campaign is the public service ads that will be distributed through television and social media, supported by a print ad, catalog along with the gimmick in its distribution in West Java. Through this campaign, expected generation of parents can obtain information about standardized healthcare for the elderly.
viii
DAFTAR ISI
COVER DALAM ... i
LEMBAR PENGESAHAN ... ii
LEMBAR ORISINALITAS KARYA DAN LAPORAN ... iii
LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH ... iv
KATA PENGANTAR ... v
2.1.7 Teori Segmentasi, Targeting, dan Positioning ... 14
2.1.8 Teori SWOT ... 15
ix
3.2 Analaisis Terhadap Permasalahan Berdasarkan Data dan Fakta ... 40
x
Gambar 3.9 Diagram hasil survei pada generasi orang tua mengenai pendidikan terakhir yang ditempuh. ... 32
Gambar 3.10 Diagram hasil survei pada generasi orang tua mengenai pekerjaan target. ... 33
Gambar 3.11 Diagram hasil survei pada generasi orang tua mengenai pendapatan target ... 33
Gambar 3.12 Diagram hasil survei pada generasi orang tua mengenai pengetahuan perawatan lansia dengan standar kesehatan ... 34
Gambar 3.13 Diagram hasil survei pada generasi orang tua mengenai topik yang ingin diketahui ... 34
Gambar 3.14 Diagram hasil survei pada generasi orang tua mengenai media yang sering digunakan ... 35
Gambar 3.15 Diagram hasil survei pada generasi orang tua mengenai media sosial yang sering digunakan ... 35
Gambar 3.16 Kampanye SurveyMETER ... 38
Gambar 3.16 Kampanye ISMKI ... 39
Gambar 4.1 Logo Kamapnye ... 49
Gambar 4.2 Logo Kampanye ... 50
Gambar 4.3 Screenshoot teaser iklan layanan masyarakat ... 51
xi
Gambar 4.5 Print ad seri awareness ... 52
Gambar 4.6 Media print ad awareness ... 52
Gambar 4.7 Media sosial awareness ... 53
Gambar 4.8 Billboard awareness ... 53
Gambar 4.9 Proses editing ... 57
Gambar 4.10 Proses editing ... 57
Gambar 4.11Screenshoot iklan layanan masyarakat ... 58
Gambar 4.12 Media iklan layanan masyarakat ... 58
Gambar 4.13 Print ad seri informing ... 59
Gambar 4.14 Media print ad seri informing ... 59
Gambar 4.15 Media sosial informing ... 60
Gambar 4.16 Billboard informing ... 60
Gambar 4.17 Katalog ... 61
Gambar 4.18 Leaflet ... 61
xii
DAFTAR LAMPIRAN
LAMPIRAN A Script ... 66
Universitas Kristen Maranatha 1
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Indonesia merupakan lima negara dengan jumlah penduduk lanjut usia tertinggi.
Pada tahun 2010 jumlah lansia di Indonesia tercatat sebanyak 18,1 juta jiwa. Pada
tahun 2014 jumlah tersebut meningkat hingga 18,8 juta jiwa, dan diperkirakan pada
tahun 2020 akan mencapai 28,8 juta jiwa. (www.beritasatu.com) Pertumbuhan
penduduk lansia ini terjadi sangat cepat dan selalu meningkat setiap tahunnya.
Jumlah penduduk lansia yang membesar ini ternyata berpotensi memberikan banyak
benefit bagi negara Indonesia khususnya dalam bidang ekonomi apabila lansia
tangguh, sehat dan produktif (www.kemenkeu.go.id). Namun pada kenyataanya
lansia akan mengalami berbagai permasalahan dalam menghadapi proses
penuaannya, dan hal tersebut bukan akan memberikan benefit tetapi masalah baru
bagi negara ini.
Permasalahan tersebut timbul dari perubahan-perubahan yang dialami oleh lansia,
diantaranya adalah perubahan kondisi fisik, dimana fungsi-fungsi tubuh tidak dapat
berfungsi dengan baik serta berbagai penyakit yang belum pernah dialami sewaktu
masih muda. Oleh sebab itu lansia memerlukan bantuan dalam menjalani
aktivitasnya serta perhatian khusus dalam perawatannya.
Selain perubahan kondisi fisik, lansia juga mengalami perubahan mental dan
psikologis. Penurunan kapasitas mental dan perubahan peran sosial dapat membuat
lansia merasa depresi dan memperburuk kondisi mereka. Sehingga diperlukan
dukungan sosial untuk mencegah memburuknya kondisi para lansia tersebut.
Dukungan sosial ini dapat diberikan oleh orang-orang terdekat, yakni anggota
keluarga sendiri. Keluarga merupakan support system utama bagi lansia untuk
Universitas Kristen Maranatha 2 harus mengetahui dan memahami perawatan-perawatan degnan standar kesehatan
yang diperlukan oleh lansia.
Dapat dilihat bahwa untuk menjadi lansia yang tangguh, sehat dan produktif
diperlukuan dukungan dari anggota keluarga. Dalam hal ini keluarga yang dimaksud
adalah generasi orang tua (generasi dewasa penuh usia 35-45), dimana generasi orang
tua akan menjadi generasi lansia, dan ia harus mengetahui perawatan apa yang
diperlukan lansia dalam standar kesehetan untuk menjaga kondisi fisiknya.
Melihat permasalahan tersebut, diperlukan sebuah upaya preventif untuk mencegah
penurunan kualitas hidup lansia, sehingga penulis tertarik untuk mengangkatnya
menjadi topik Tugas Akhir menjadi sebuah program yaitu Kampanye Perawatan
Lansia dengan Standar Kesehatan bagi Generasi Orang Tua di daerah Jawa Barat.
Penulis memilih Jawa Barat sebagai daerah awal dari program kampanye yang akan
dilaksanakan di beberapa daerah di Indonesia. Namun agar kampanye dapat berjalan
dengan efektif, maka diperlukan target yang spesifik pada daerah tertentu terlebih
dahulu.
1.2Permasalahan dan Ruang Lingkup
Berdasarkan hal tersebut dapat dirumuskan beberapa permasalahan sebagaimana
diuraikan pada pertanyaan-pertanyaan berikut:
1. Bagaimana merancang kampanye bagi generasi orang tua (usia 35-45) daerah
Jawa Barat untuk menyampaikan informasi mengenai perawatan lansia dengan
standar kesehatan?
2. Bagaiman cara menyampaikan kampanye tersebut agar dapat menjangkau generasi
orang tua daerah Jawa Barat?
Berdasarkan pokok-pokok masalah di atas, maka ruang lingkup penelitian ini
dipusatkan kepada generasi orang tua yang tinggal bersama generasi lansia di Jawa
Barat. Generasi orang tua di sini adalah bapak dan ibu yang berusia 35-45 tahun.
Projek yang akan dilakukan adalah kampanye sosial untuk memberikan informasi
Universitas Kristen Maranatha 3 1.3Tujuan Perancangan
Tujuan yang hendak dicapai melalui rumusan masalah adalah sebagai berikut:
1. Merancang kampanye bagi generasi orang tua (usia 35-50) daerah Jawa Barat
untuk menyampaikan informasi perawatan lansia dengan standar kesehatan.
2. Menyampaikan kampanye tersebut agar dapat menjangkau generasi orang tua(usia
35-50) daerah Jawa Barat.
Tujuan Perancangan program kampanye ini adalah generasi orang tua menerima
informasi mengenai perawatan generasi lansia, sehingga lansia dapat menjalani
hidup nya dengan sehat dan produktif.
1.4 Sumber dan Teknik Pengumpulan Data 1. Studi Pustaka
Untuk mendapat teori yang benar serta pengetahuan yang luas, didapat melalui
studi literature yang didapat melalui referensi buku-buku mengenai psikologi
lansia, cara perawatan lansia, dukungan sosieal, serta keluarga.
2. Wawancara
Untuk memperkuat landasan teori maka dilakukan wawancara dengan Dokter
Spesialis Geriatri yang berkompeten di bidang lansia serta memiliki informasi
yang dapat dipercaya dan dipertanggungjawabkan.
3. Observasi
Untuk mendapat data pendukung lainnya adalah observasi terhadap generasi
lansia yang tinggal bersama generasi orang tua. Melihat dan mengamati sosialisasi
yang terjadi.
4. Kuesioner
Menyebarkan 50 kuesioner kepada generasi orang tua kota urban di Jawa Barat
dengan pertanyaan pilihan dengan tujuan mendapat data yang valid mengenai
Universitas Kristen Maranatha 4 1.5 Skema Perancangan
Perawatan Lansia dengan Standar yang Benar Bagi Keluarga yang Tinggal Bersama
dengan Lansia di Jawa Barat
LATAR BELAKANG MASALAH
Indonesia termasuk dalam lima negara dengan jumlah penduduk lanjut usia tertinggi. Keadaan tersebut dapat memberi benefit apabila lansia tetap sehat, dan produktif
Diperlukan upaya preventif untuk menjaga lansia tetap sehat, terutama bagi generasi orang tua yang akan menjadi gemerasi lansia kelak.
RUMUSAN MASALAH
1. Bagaimana merancang kampanye bagi generasi orang tua (usia 30-45) daerah Jawa Barat untuk menyampaikan informasi mengenai perawatan lansia dengan standar kesehatan?
2. Bagaiman cara menyampaikan kampanye tersebut agar dapat menjangkau generasi orang tua daerah Jawa Barat?
Studi Pustaka Wawancara Observasi
Targeting
Generasi dewasa penuh dengan usia 30-45 tahun yang bekerjas sebagai karyawan atau wiraswasta, berpenghasilan lebih dari Rp 6.000.000 per bulannya, kalangan menengah,
menggunakan jasa orang lain untuk mengurus keperluan rumah tangganya.
Konsep Komunikasi Konsep Kreatif Konsep Media
TUJUAN PERANCANGAN
generasi orang tua meneria informasi mengenai perawatan generasi lansia, sehingga dapat merawat lansia agar dapat menjalani hidup nya dengan sehat dan produktif.
Universitas Kristen Maranatha 63
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
5.1 Kesimpulan
Menurut data dan fakta yang diperoleh, jumlah penduduk lansia di Indonesia akan
meningkat setiap tahunnya, hal tersebut akan berdampak postif apabila keadaan
lansia sehat dan bugar, namun pada kenyataannya kondisi fisik lansia akan terus
menurun karena proses penuaan yang dialami. Proses penuaan memang tidak dapat
dihentikan namun dapat dirawat dengan perawatan yang berstandar kesehatan.
Diperlukan tindakan preventif untuk menjaga kesehatan kondisi fisik lansia agar
tidak mempengaruhi kondisi perekonomian bangsa Indonesia untuk keperluan biaya
kesehatan yang tidak seharusnya dikeluarkan.
Oleh sebab itu diadakan sebuah kampanye perawatan kesehatan dengan standar
kesehatan lansia menggunakan metode awareness dan informing dalam penyampaian
informasi dan menggunakan metode reminding sebagai pengingat dari kampanye
perawatan lansia ini. Diharapkan kampanye ini dapat menyadarkan masyarakat akan
pentingnya merawat kondisi fisik lansia, dan dapat menerapkannya dalam kehidupan.
5.2 Saran
Kampanye ini butuh dukungan pemerintah dan juga masyarakat dalam
pelaksanaanya agar dapat berjalan dan menghasilkan perubahan. Dalam
pempublikasian kampanye diperlukan banyak biaya dan membutuhkan dukungan
pemerintah, sedang dalam pelaksanaannya dibutuhkan dukungan masyarakat sendiri
Universitas Kristen Maranatha 64 DAFTAR PUSTAKA
Antar, Venus. 2004. Manajemen Kampanye. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.
Abdulkarim, Aim. 2008. Pendidikan Kewarganegaraan untuk SMP kelas IX.
Bandung: Grafindo Media Pratama.
Beritasatu.com. 5 November 2015. “2020, Lansia Indonesia Mencapai 28,8 Juta Jiwa”, (online), ( http://www.beritasatu.com/kesehatan/320036-2020-lansia-indonesia-mencapai-288-juta-jiwa.html, diakses 10 Februari 2016).
Cullen, Cheryl Dangel; Lisa L. Cyr dan Lisa Hickey. 2007. The Little Book of Big
Promotions. USA: Rockport Publisher, Inc.
Hawari, Dadang. 2001. Manajemen Stres Cemas dan Depresi. Jakarta : Gaya baru.
Kasali, Rhenald. 1998. Membidik Pasar Indonesia: Segmentasi, Targeting dan
Positioning. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
Kementrian Keuangan Republik Indonesia. 9 April 2015. “Penduduk Lansia dan
Bonus Demografi Kedua, (online), (http://www.kemenkeu.go.id/Artikel/
penduduk-lansia-dan-bonus-demografi-kedua, diakses 10 Februari 2016)
Kementrian Sosial Republik Indonesia. 23 Oktober 2007. “Penduduk Lanjut Usia di Indonesia dan Masalah Kesejahteraannya” , (online), (www.kemsos.go.id/
modules.php?name=News&file=article&sid=522, diakses 11 Februari 2016).
Maryam RS; Ekasari M.F., dkk. 2008. Mengenal Usia Lanjut dan Perawatannya.
Jakarta: Salemba Medika.
Nugroho, W. 2000. Keperawatan Gerontik. Jakarta: EGC.
PERGEMI. 2009. “Perhimpunan Gerontologi Medik Indonesia” , (online),
(https://geriatri.wordpress.com/2009/02/16/perhimpunan-gerontologi-medik-indonesia/, diakses 15 Februari 2016).
Universitas Kristen Maranatha 65 Sarafino, E P dan Timothy W. Smith. 2011. Health Psychology – Biopsychosocial
Interaction. Seventh edition. USA: John Wiley & Sons, Inc.
Sukmayani, Ratna; Thomas K. Umang, dkk. 2008. Ilmu Pengetahuan Sosial 3 untuk
SMP/MTs kelas IX. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan
Nasional.
SurveyMETER. 2013. “Baliho dan Spanduk HLUN 2013 SurveyMETER-PERGEMI
Yogyakarta Menarik Perhatian Jurnalis” , (online),
(http://surveymeter.org/read/160/baliho-dan-spanduk-hlun-2013-surveymeter-pergemi-yogyakarta-menarik-perhatian-jurnalis, diakses 14 Februari 2016)
Thinktep. 12 November 2008. “Produksi Film”, (online),
(https://thinktep.wordpress.com/2008/11/12/produksi-film/, diakses 29 April