• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

BAB I PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Persaingan usaha dalam hal menjual produk semakin terlihat dari masa ke masa, seperti yang kita lihat akhir-akhir ini. Terlebih lagi di era industri yang semakin maju dan juga kebutuhan manusia yang semakin meningkat. Konsumerisme dan dinamisnya perkembangan jaman menjadi alasan para produsen untuk semakin giat berpromosi. Berbagai kegiatan dilakukan oleh para produsen untuk menarik minat konsumen, mulai dari bentuk kemasan menarik, pelayanan istimewa, diskon harga, dan masih banyak lagi.Pemasaran modern, dijelaskan Kotler (1987 : 177), tidak hanya memerlukan pengembangan produk yang baik, penetapan harga yang menarik, dan membuatnya terjangkau bagi konsumen sasaran. Perusahaan harus pula mengadakan komunikasi dengan para konsumennya.

Dalam era teknologi dan persaingan pasar yang makin ketat sekarang ini, limpahan informasi dan terbukanya peluang untuk mengakses informasi membuat konsumen makin kritis dalam memilih produk. Oleh karena itulah perusahaan harus mempunyai strategi komunikasi efektif dan efisien agar produk unggulannya menjadi pilihan konsumen.Semakin luas suatu produk dikomunikasikan kepada khalayak, semakin luas pula produk tersebut dikenal.Bila tidak mengenali produk (barang ataupun jasa) yang dijual maka sulit kemungkinan konsumen membeli atau memakainya. Dengan demikian, upaya mengkomunikasikan menjadi hal sangat penting.

Strategi pemasaran banyak berkaitan dengan komunikasi. Setiap perusahaan mau tidak mau terjun ke dalam peran komunikator. Sebagai komunikator, seorang produsen harus mau tidak mau mendengarkan apa yang diinginkan oleh konsumennya. Komunikasi pemasaran merupakan bentuk komunikasi yang bertujuan untuk memperkuat strategi pemasaran guna meraih segmentasi yang lebih luas dan kuat. Kegiatan promosi sebagai usaha komunikasi produsen kepada konsumen juga bertujuan mengubah sikap konsumen.

UD. Lancar Jaya adalah salah satu perusahaan abon yang cukup dikenal di daerah Ampel, perusahaan ini juga melakukan kegiatan komunikasi pemasaran dalam memasarkan produk unggulannya dan juga mempertahankan produknya dikalangan masyarakat.

(2)

Terlebih lagi saat ini banyak sekali bermunculan pabrik-pabrik abon baru yang semakin maju membuat UD. Lancar Jaya harus bekerja keras memutar otak untuk mencari cara agar bisa membangun brand awareness dari masyarakat.

Selama ini harus diakui bahwa untuk mendongkrak penjualan, iklan telah menjadi andalan utama. Iklan dirasa mampu untuk menarik minat dari masyarakat, dengan tampilan visual dan keterangan yang jelas, demikian pula yang dilakukan oleh UD. Lancar Jaya dimana selama ini UD. Lancar Jaya melakukan promosi melalui penyebaran banner dan beberapa brosur. UD. Lancar Jaya menggunakan media promosi banner kurang lebih sudah tiga tahun.

Pentingnya iklan atau promosi disebutkan Kottler (Royan, 2004: 22) mengenai bauran pemasaran bahwa produk (product), harga (price), penempatan produk (place), dan promosi (promotion) merupakan suatu kesatuan dalam kegiatan pemasaran. Keempat komponen pemasaran tersebut saling melengkapi. Suatu produk yang bagus dan baik mutunya, desain kemasan, benefit, dan brand tanpa disertai harga yang kompetitif, tidak akan terjual maksimal dalam jangka panjang. Hal yang sama jika produk tersebut tidak dipromosikan, apalagi juga tidak didistribusikan, maka produk tersebut tidak akan diserap pasar secara maksimal. Bauran pemasaran yang terdiri dari 4 P (product, price, place, promotion) tersebut saling melengkapi dan saling berasosiasi.

Iklan merupakan bagian dari promosi, oleh karena itu sebagai salah satu media promosi dalam mencapai sasarannya mempengaruhi konsumen harus mampu memberikan kesan yang mendalam terhadap konsumen, sehingga diharapkan mampu meningkatkan brand awareness (kesadaran terhadap merek) yang tinggi.

Persaingan antara perusahaan dan pembuat abon di sekitar daerah Ampel, mengharuskan UD lancar jaya, sebagai perusahaan abon termuda, dibandingkan yang lainnya, harus memiliki strategi kreatif iklan, agar perusahaannya mampu bertahan dan mendapatkan tempat dihati pembeli. Maka dari itu, melalui tugas akhir ini, penulis ingin membuat sebuah media promosi tentang produk-produk yang dijual oleh UD. LNCAR JAYA. Dengan membuat media promosi, yaitu berupa katalog produk, maka penulis berharap akan mampu menciptakan brand awareness bagi masyarakat. Katalog adalah alat publikasi yang digunakan perusahaan sebagai cara untuk mempromosikan produk dan

(3)

layanan mereka. Dengan katalog produk, memungkinkan perusahaan untuk menginformasikan kepada calon pelanggan dan pelanggan yang sudah ada tentang harga dan fitur produk mereka dalam rangka untuk mendorong penjualan mereka. Katalog adalah sarana bagi perusahaan untuk menyajikan secara rinci cakupan produk dan jasa, langsung kepada pelanggan. Sehubungan dengan katalog produk dan Brand awareness, tidak hanya membuat orang mengenal produk akan tetapi membuat orang mengingat dan sadar akan produk yang disajikan melalui iklan. Dalam hal ini, katalog produk yang akan penulis buat adalah katalog produk yang nantinya akan memperlihatkan tentang produk, jenis dan gambaran jelas mengenai abon-abon yang dijual di UD. LANCAR JAYA. Proses penciptaan Brand awareness itu sendiri bisa dibentuk dari, ciri khas endoser iklan, tag line iklan. Sehingga diharapkan dengan pembuatan iklan untuk promosi ini, dapat teringat dalam benak masyarakat atau konsumen. Mengingat, selama ini sudah ada produk abon lain yang sudah ada dan jauh lebih terkenal. Maka dari itu diharapkan dengan penciptaan brand awareness ini, maka akan menghasilkan keputusan pembelian yang sesuai dan berlipat dari masyakarat, sesuai dengan target promosi penjualan.

Dari hasil pra penelitian yang dilakukan oleh penulis, media promosi yang selama ini dilakukan oleh UD. Lancar Jaya yaitu : brosur & banner. Promosi tersebut biasanya dilakukan saat bazar. Lokasi bazar biasa di : Magelang (Suropadan ) itu biasanya setiap tahun selalu digelar bazar sekitar bulan Juni, Java Mall Semarang, Surabaya dan Batam. Dalam bazar tersebut pengunjung dapat mencicipi secara langsung aneka abon yang diproduksi UD. Lancar Jaya. Ayam Kampung & Louhan merupakan produk unggulan untuk produk – produk lain belum ada promosi secara besar – besaran. Selain itu , produk yang lain banyak juga yang dipasarkan di daerah luar Jawa ( Kalimantan & Samarinda). Maka dari itu dengan dibuatnya katalog produk,maka diharapkan akan lebih membantu promosi penjualan, sekaligus membantu sales memasarkan produk, sehingga produk UD.LANCAR JAYA bisa dikenal banyak orang. Dengan catalog sebagai media promosi, penulis bahkan berharap bisa menjangkau daerah lain di luar pulau jawa, selain Kalimantan dan samarinda. Sehingga dengan catalog akan sangat membantu dalam pengenalan produk sekaligus membantu meningkatkan penjualan didaerah luar jawa.

(4)

Tabel nama produk abon di UD. Lancar Jaya Dan Media Promosinya

Table 1.1

No Nama Produk Media promosi yang digunakan

1 Ayam Kampung Brosur dan banner

2 Louhan Brosur dan banner

3 Pengantin Bali Tidak Ada

4 Beruang Putih Tidak Ada

5 Kanguru Tidak Ada

6 Seruling Tidak Ada

7 Nuri Tidak Ada

8 SPT Tidak Ada

Sumber : data dari owner UD.Lancar Jaya

Keterangan :

 Ayam Kampung & Louhan merupakan produk unggulan. Untuk produk – produk lain belum ada promosi secara besar – besaran. Selain itu , produk dipasarkan daerah luar Jawa ( Kalimantan & Samarinda).

ď‚· Dari media promosi yang sudah ada selama ini, hanya produk Ayam Kampung & Louhan yang dipromosikan. Dengan demikian dengan katalog produk ini, maka produk-produk yang lain seperti Pengantin Bali, beruang putih, kanguru, seruling, nuri dan SPT akan dipromosikan sekaligus dalam catalog produk yang nanti akan dibuat.

ď‚· Dari tabel diatas dari nomor 1 sampai 8 menunjukkan urutan kualitas abon dari kualitas yang bagus dan kurang bagus. Ciri kualitas abon sapi yang bagus yaitu serat halus dan tekstur dagingnya panjang, kemudian kualitas abon sapi yang kurang bagus yaitu prosentasi komposisi dagingnya semakin sedikit.

(5)

1.2. Rumusan Masalah

Adapun permasalahan yang dapat dikemukakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut :

“Bagaimana merancang sebuah media promosi yang dapat meningkatkan brand awareness melalui katalog dari produk-produk yang diproduksi oleh UD.LANCAR JAYA ?

1.3. Tujuan Penelitian

Dengan demikian tujuan penelitian yaitu :

“Merancang media promosi melalui katalog untuk meningkatkan brand awareness dari produk-produk yang diproduksi UD.LANCAR JAYA.“

1.4Manfaat Penelitian 1.4.1 Manfaat Teoritis

Melalui pembuatan Tugas Akhir ini, diharapkan dapat memberi sumbangan ilmu komunikasi khususnya mengenai pengetahuan tentang Strategi Komunikasi Pemasaran dalam membangun brand awareness.

1.4.2 Manfaat Praktis

Tugas akhir ini diharapkan dapat memberikan masukan bagi UD. Lancar Jaya Ampel dimana tempat peneliti akan melakukan penelitian mengenai strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan dalam membangun brand awareness.

(6)

Gambar

Tabel nama produk abon di UD. Lancar Jaya Dan Media Promosinya  Table 1.1

Referensi

Dokumen terkait

underwear rules ini memiliki aturan sederhana dimana anak tidak boleh disentuh oleh orang lain pada bagian tubuhnya yang ditutupi pakaian dalam (underwear ) anak dan anak

Sub data jabatan digunakan untuk memasukkan data – data jabatan dan tunjangan struktural karyawan tetap STMIK Sinar Nusantara Surakarta. Terdapat button tambah, simpan,

KAITAN GLASGOW COMA SCORE AWAL DAN JARAK WAKTU SETELAH CEDERA KEPALA SAMPAI DILAKUKAN OPERASI PADA PASIEN PERDARAHAN SUBDURAL AKUT DENGAN GLASGOW OUTCOME SCALE.. PENELITI

Segala puji bagi Allah Tuhan Semesta Alam, sumber segala kebenaran, sang kekasih tercinta yang tidak terbatas pencahayaan cinta-Nya bagi hamba-Nya, Allah Subhana Wata‟ala

Pemodelan penyelesaian permasalahan penjadwalan ujian Program Studi S1 Sistem Mayor-Minor IPB menggunakan ASP efektif dan efisien untuk data per fakultas dengan mata

Pendekatan dapat diartikan sebagai metode ilmiah yang memberikan tekanan utama pada penjelasan konsep dasar yang kemudian dipergunakan sebagai sarana

Audit, Bonus Audit, Pengalaman Audit, Kualitas Audit. Persaingan dalam bisnis jasa akuntan publik yang semakin ketat, keinginan menghimpun klien sebanyak mungkin dan harapan agar

Pengakomodasian hukum yang hidup dimasyarakat memiliki persoalan apakah yang diakomodir adalah nilai-nilai dalam artian perbuatannya saja yang dianggap bertentangan dengan