PROFIL KESEHATAN
KABUPATEN
PASURUAN TAHUN
2012
PEMERINTAH KABUPATEN PASURUAN
PROFIL KESEHATAN KABUPATEN PASURUAN TAHUN 2012
2
KATA PENGANTAR
Pembangunan kesehatan merupakan upaya untuk memenuhi salah satu hak
dasar rakyat, yaitu hak untuk memperoleh pelayanan kesehatan.
Penyelenggaraan urusan wajib daerah yang berkaitan dengan hak dan
pelayanan dasar kepada warga negara dengan penerapan Standar
Pelayanan Minimal.
Guna meningkatkan ketentuan tentang jenis dan mutu pelayanan dasar yang meliputi
kehidupan sosial, ekonomi dan pemerintahan. Dalam penerapan Standar Pelayanan
Minimal harus memperhatikan prinsip; sederhana, kongkrit, mudah diukur, terbuka,
terjangkau, dapat dipertanggungjawabkan dan mempunyai batas pencapaian yang dapat
diselenggarakan secara bertahap.
Dalam perspektif penyelenggaraan tugas pemerintahan, urusan pemerintahan di
bidang kesehatan merupakan urusan bersama (concurrent function) antara Pemerintah
Pusat dan Pemerintah Daerah, sehingga setiap Pemerintah Daerah diwajibkan untuk
meningkatkan pemerataan dan aksesibilitas pelayanan kesehatan bagi seluruh lapisan
masyarakat, melalui pengembangan kegiatan dan penyediaan dukungan anggaran yang
memadai, yang dalam pelaksanaannya berpedoman pada ketentuan mengenai Standar
Pelayanan Minimal (SPM) di bidang pelayanan kesehatan.
Upaya peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat selain diarahkan untuk mencapai
target Tujuan Pembangunan Milenium atau Millennium Development Goals (MDGs), juga
harus diarahkan pada pembudayaan pola hidup sehat bagi masyarakat melalui upaya
promotif, preventif, dan pemberdayaan masyarakat.
Oleh karena itu, penyusunan buku Profil Kesehatan tahun 2012 ini merupakan hasil
evaluasi dari kegiatan-kegiatan yang dilakukan selama tahun 2012 dengan menyediakan
data dan analisa cakupan dan pencapaian serta manfaat dan dampak yang ada
dimasyarakat.
Profil Kesehatan Kabupaten Pasuruan dapat dipergunakan sebagai bahan
pertimbangan dan masukan dalam segala aspek perencanaan dan evaluasi terhadap
pembangunan di sektor kesehatan.
Semoga Tuhan Yang Maha Esa, meridhoi seluruh pengabdian kita kepada masyarakat,
bangsa, dan negara. Sekian dan terima kasih.
Pasuruan, Januari 2013
KEPALA DINAS KESEHATAN
KABUPATEN PASURUAN
drg. LOEMBINI PEDJATI LAJOENG
Pembina Tingkat I
PROFIL KESEHATAN KABUPATEN PASURUAN TAHUN 2012
3
DAFTAR ISI
Halaman
Halaman judul
1
Kata Pengantar
2
Daftar Isi
3
BAB I
PENDAHULUAN
4
BAB II
GAMBARAN UMUM
5
1. Visi
5
2. Misi
5
3. Tujuan
5
4. Sasaran
6
5. Strategi dan arah kebijakan
6
6. Geografi
7
7. Demografi
7
8 Geologi
9
9. Administrasi Pemerintahan
9
BAB III
SITUASI DERAJAT KESEHATAN
10
A. Angka Kematian Bayi
10
B. Angka Kematian Ibu
12
C. Balita gizi buruk
13
BAB IV
SITUASI UPAYA KESEHATAN
15
a. Cakupan Komplikasi Kebidanan yang ditangani
15
b. Cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan
17
c. Cakupan desa/kelurahanUniversal Child Immunization (UCI).
18
d. Angka kesembuhan penderita TB paru dan BTA+
20
e. Angka kesakitan DBD /100.000 jiwa
21
f. Cakupan kunjungan bayi
22
g. Cakupan pelayanan kesehatan rujukan pasien masyarakat miskin
23
h. Persentase penduduk yang memanfaatkan Puskesmas
26
i. Rasio Posyandu per 1.000 balita.
27
BAB V
SITUASI SUMBER DAYA KESEHATAN
28
BAB VI
PENUTUP
34
PROFIL KESEHATAN KABUPATEN PASURUAN TAHUN 2012
4
BAB I
PENDAHULUAN
Profil Kesehatan Kabupaten merupakan buku statistik kesehatan Kabupaten untuk
menggambarkan situasi dan kondisi kesehatan masyarakat di Kabupaten. Profil Kesehatan
Kabupaten ini berisi data/informasi menggambarkan derajat kesehatan, sumber daya
kesehatan dan upaya kesehatan serta pencapaian indikator pembangunan kesehatan di
Kabupaten. Oleh karena itu Profil Kesehatan Kabupaten dipakai sebagai alat untuk
mengevaluasi kemajuan pembangunan kesehatan di Kabupaten dari tahun ke tahun.
Data/informasi yang tepat sangat dibutuhkan dalam proses pengambilan keputusan
dalam perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, monitoring dalam evaluasi pada setiap
tingkat administrasi. Pencapaian program secara umum pada Dinas Kesehatan sudah
mencapai target, rata-rata lebih dari 90 %, walaupun
masih ada program-program yang secara sporadis
terjadi, misalkan pada Pencegahan dan Pemberantasan
Penyakit yaitu munculnya Kejadian Luar Biasa.
Pelayanan
Kesehatan
diseluruh
wilayah
Kabupaten sudah terdapat 33 Puskesmas di 24
Kecamatan sebagai “Public Service” khususnya dalam
bidang kesehatan yang mempunyai 25 upaya pokok
kesehatan yang meliputi 7 (tujuh) Pokok Program, 2
(dua) manajemen dan 17 (tujuh belas) program inovatif.
Pembangunan Kesehatan merupakan bagian integral dari pembangunan Nasional
yang bertujuan meningkatkan derajat kesehatan setiap penduduk sebagai salah satu unsur
kesejahteraan dari tujuan Nasional. Hal ini membuktikan bahwa pembangunan kesehatan
melibatkan semua aspek kehidupan dengan jangkauan yang luas dan masalah yang
dihadapi sangat kompleks. Guna membangun dasar yang kokoh dan untuk meningkatkan
hasil guna dan daya guna dibutuhkan manajemen pembangunan kesehatan secara
komprehensif dan integral dengan pemerintah.
Kegiatan yang menjadi andalan atau prioritas di Dinas Kesehatan Kabupaten
Pasuruan adalah KIBBLA yang mengikut sertakan masyarakat dalam upaya pembangunan
kesehatan, kegiatan ISO 9001:2008 yang menitikberatkan pada standarisasi pelayanan
kesehatan di Puskesmas. Upaya ISO 9001:2008 di Puskesmas Gempol, Grati, Pandaan,
Purwodadi dan Ngempit tahun 2010 sudah mendapatkan pengakuan dari Badan Sertifikasi
Internasional berupa sertifikat ISO 9001:2010 untuk jenis pelayanan public.
PROFIL KESEHATAN KABUPATEN PASURUAN TAHUN 2012
5
BAB II
GAMBARAN UMUM
1. Visi
Visi Dinas Kesehatan :
“Terwujudnya masyarakat Kabupaten Pasuruan
yang sehat dan mandiri tahun 2013”
2. Misi
Misi Dinas Kesehatan :
1. Meningkatkan
mutu
dan
pemerataan
pelayanan kesehatan dan gizi masyarakat serta upaya pencegahan penyakit dan
mutu kesehatan lingkungan.
2. Meningkatkan peranserta masyarakat dalam Upaya Kesehatan Bersumberdaya
Masyarakat (UKBM) dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
3. Melaksanakan desentralisasi bidang kesehatan dengan pengembangan manajemen
kesehatan dan regulasi bidang kesehatan serta peningkatan profesionalisme tenaga
kesehatan.
3. Tujuan
Tujuan Dinas sebagai berikut :
Misi pertama “Meningkatkan mutu dan pemerataan pelayanan kesehatan dan gizi
masyarakat serta upaya pencegahan penyakit dan mutu kesehatan lingkungan”
dengan tujuan
Terselenggaranya pelayanan kesehatan yang bermutu dan merata bagi masyarakat.
Terselenggaranya pelayanan gizi masyarakat yang bermutu dan merata.
Optimalisasi upaya pencegahan penyakit.
Tercapainya kualitas kesehatan lingkungan.
Misi kedua “Meningkatkan peranserta masyarakat dalam Upaya Kesehatan
Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)”,
dengan tujuan :
1. Terselenggaranya peranserta masyarakat dalam upaya kesehatan.
Misi ketiga “Melaksanakan desentralisasi bidang kesehatan dengan pengembangan
manajemen kesehatan dan regulasi bidang kesehatan serta peningkatan
profesionalisme tenaga kesehatan”, dengan tujuan :
1. Terselenggaranya desentralisasi bidang kesehatan.
2. Terpenuhinya tenaga kesehatan yang profesional.
PROFIL KESEHATAN KABUPATEN PASURUAN TAHUN 2012
6
4. Sasaran
Sasaran Dinas Kesehatan :
Misi pertama : Meningkatkan mutu dan pemerataan pelayanan kesehatan dan gizi
masyarakat serta upaya pencegahan penyakit dan mutu kesehatan lingkungan.
Tujuan 1 :“Terselenggaranya pelayanan kesehatan yang bermutu dan merata bagi
masyarakat” dengan sasaran :
Menurunnya angka mortalitas.
Tujuan 2 : “Terselenggaranya pelayanan gizi masyarakat yang bermutu dan merata”
dengan sasaran :
Meningkatnya status gizi masyarakat.
Meningkatnya kecamatan bebas rawan gizi
Tujuan 3 : “Terwujudnya upaya pencegahan penyakit”, dengan sasaran
Menurunnya angka morbiditas.
Tujuan 4 : “Tercapainya kualitas kesehatan lingkungan”, dengan sasaran:
1. Meningkatnya kualitas pengawasan/pemeriksaan air bersih.
2. Meningkatnya kualitas pengawasan/pemeriksaan kesehatan lingkungan.
Misi kedua : Meningkatkan peranserta masyarakat dalam Upaya Kesehatan
Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Tujuan 1. “Terwujudnya peranserta masyarakat dalam upaya kesehatan”, dengan
sasaran :
1. Meningkatnya jumlah keluarga yang berperilaku Hidup Bersih dan Sehat.
2. Meningkatnya jumlah masyarakat yang ikut JPKM.
Misi ketiga : Melaksanakan desentralisasi bidang kesehatan dengan pengembangan
manajemen kesehatan dan regulasi bidang kesehatan serta peningkatan
profesionalisme tenaga kesehatan.
Tujuan 1.” Terselenggaranya desentralisasi bidang kesehatan”, dengan sasaran :
1. Menyelenggarakan manajemen kesehatan.
2. Mengembangkan sistem kesehatan kabupaten
Tujuan 2. “Terpenuhinya tenaga kesehatan yang profesional”, dengan sasaran :
Meningkatnya kuantitas tenaga kesehatan sesuai rasio kecukupan.
Meningkatnya kuantitas tenaga kesehatan kearah profesionalisme.
5. Strategi dan Arah Kebijakan
Stretegi yang tepat merupakan syarat utama mencapai tujuan dan sasaran
organisasi. Untuk dapat menyusun strategi yang tepat diperlukan dukungan data yang
relevan, analisis lingkungan internal dan eksternal yang jujur dan kejelian dalam
menentukan faktor-faktor kunci keberhasilan.
PROFIL KESEHATAN KABUPATEN PASURUAN TAHUN 2012
7
Secara rinci, strategi Dinas Kesehatan diuraikan dalam berbagai Kebijakan, program
dan kegiatan.
Kebijakan merupakan ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan oleh yang
berwenang untuk dijadikan pedoman, pegangan atau petunjuk dalam pelaksanaan
program/kegiatan guna kelancaran dan keterpaduan dalam mewujudkan sasaran,
tujuan serta visi dan misi instansi pemerintah, dalam hal ini Dinas Kesehatan.
Kebijakan Satuan Kerja sedapat mungkin selaras dengan kebijakan Pemerintah
Kabupaten bahkan dengan kebijakan pemerintah pusat. Kebijakan (umum) Kepala
Dinas Kesehatan yang berlaku sebagai pedoman pelaksanaan program dan kegiatan
Dinas Kesehatan adalah sebagai berikut:
1. Peningkatan mutu pelayanan kesehatan terutama pada ibu dan bayi
2. Peningkatan jaringan dan kualitas pelayanan kesehatan di Puskesmas.
3. Peningkatan pendidikan kesehatan bagi masyarakat sejak usia dini
4. Pengembangan sistem manajemen kesehatan yang menjangkau semua penduduk.
5. Pemerataan dan peningkatan kuantitas serta kualitas obat, sarana dan prasarana
kesehatan.
6. GEOGRAFI
Letak Geografi wilayah Kabupaten Pasuruan antara 112,30° – 113,30° BT dan
73° – 83° LS dengan
batas wilayah :
Sebelah Utara
: Kab. Sidoarjo dan Selat Madura
Sebelah Timur
: Kabupaten Probolinggo
Sebelah Selatan
: Kabupaten Malang
Sebelah Barat
: Kabupaten Mojokerto.
Dengan luas wilayah
: 1.471.3 km
2
.
7. DEMOGRAFI
Data penduduk Kabupaten Pasuruan Tahun 2012 dapat diuraikan sebagai
berikut :
i.
Jumlah penduduk
: 1.542.837
jiwa
ii.
Kepadatan penduduk
: 1.046.65
jiwa/km
2
iii.
Pembagian penduduk menurut jenis kelamin :
1. Penduduk laki-laki
: 762.653
jiwa
2. Penduduk perempuan
: 780.184
jiwa
3. Sex rasio laki-laki terhadap perempuan
: 97.75
PROFIL KESEHATAN KABUPATEN PASURUAN TAHUN 2012
8
v. Data penduduk wanita menurut karakteristiknya
1. Ibu hamil
: 25.952
jiwa
2. Ibu nifas
: 23.829
jiwa
3. Wanita Usia Subur 15 - 49 tahun
: 436.042
jiwa
JUMLAH PENDUDUK MENURUT JENIS KELAMIN DAN KELOMPOK UMUR
KABUPATEN/KOTA
TAHUN
JUMLAH PENDUDUK
LAKI-LAKI
PEREMPUAN
LAKI-LAKI +
PEREMPUAN
1 2 3 4 5 = 3+41
0-4
65.457
62.758
128.215
2
5-9
61.139
58.412
119.551
3
10-14
67.019
63.333
130.352
4
15-19
69.199
67.545
136.744
5
20-24
64.224
64.646
128.870
6
25-29
62.911
66.008
128.919
7
30-34
63.892
68.308
132.200
8
35-39
62.270
64.865
127.135
9
40-44
59.784
63.271
123.055
10
45-49
53.879
55.652
109.531
11
50-54
44.804
44.433
89.237
12
55-59
34.117
31.872
65.989
13
60-64
22.158
23.504
45.662
14
65-69
14.400
17.696
32.096
15
70-74
9.283
13.461
22.744
16
75+
8.117
14.420
22.537
762.653
780.184
1.542.837
PASURUAN
2012
JUMLAH
NO
KELOMPOK UMUR
(TAHUN)
-2,500 -2,000 -1,500 -1,000 -500 0 500 1,000 1,500 2,000 2,500