LAPORAN TAHUNAN
PENGADILAN AGAMA
PANGKAJENE
2015
i
KATA PENGANTAR
Alhamdulillah, segala puji dan syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, taufik serta hidayahnya kepada segenap hambanya, sehingga pada kesempatan yang baik ini, Laporan Tahunan 2015 Pengadilan Agama Pangkajene dapat diselesaikan.
Laporan ini disusun berpedoman pada surat Sekretaris Mahkamah Agung RI dengan Nomor : 625-1/SEK/KU.01/XII/2015 tanggal 15 Desember 2015 tentang Penyusunan Laporan Tahunan 2015 dan surat Ketua Pengadilan Tinggi Agama Makassar Nomor : W20- A/2149/OT.01.2/XII/2015 tentang Penyusunan Laporan Tahunan 2015 dan berhasil disusun berkat usaha dan kerjasama seluruh aparat Pengadilan Agama Pangkajene sesuai bidang masing-masing. Laporan ini menghimpun data kualitatif dan kuantitatif , baik yang bersifat rutin, pembangunan dan lain-lain yang ditetapkan sehingga dapat memberikan gambaran atas pelaksanaan tugas-tugas Pengadilan Agama Pangkajene dan sekaligus menjadi bahan evaluasi program kerja yang sudah berhasil diselesaikan dan belum dilaksanakan serta hambatan-hambatan yang ditemukan dalam pemecahannya.
Pembuatan laporan ini didukung oleh data-data yang kemungkinan masih terdapat kekurangan yang masih perlu disempurnakan, oleh karena itu atas saran dan petunjuk atasan, kami terima dengan hati yang lapang untuk perbaikan selanjutnya.
Akhirnya, kepada Allah SWT jualah kita serahkan kepadanya serta bermanfaat adanya.
Pangkep, 04 Januari 2016
Ketua Pengadilan Agama Pangkajene,
Drs. Ihsan Halik, S.H.
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ...i
DAFTAR ISI...ii
BAB I PENDAHULUAN... 1
A. Kebijakan Umum Peradilan ... 1
B. Visi dan Misi ... 4
BAB II STRUKTUR ORGANISASI (TUPOKSI)... 7
A. Standar Operasional Prosedur (SOP) ... 11
B. Kinerja/ Sasaran Kerja Pegawai (SKP)... 13
BAB III PEMBINAAN DAN PENGELOLAAN ... 14
A. Sumber Daya Manusia ... 14
1. Profil Sumber Daya Manusia ... 14
2. Kebutuhan Sumber Daya Manusia ... 17
3. Promosi ... 17
4. Mutasi... 18
5. Pensiun... 20
B. Keadaan Perkara... 20
1. Rekapitulasi Perkara... 20
2. Rasio Perkara Terhadap Majelis... 22
3. Putusan yang Diajukan Banding... 25
4. Putusan yang Diajukan Kasasi ... 25
5. Putusan yang Diajukan Peninjauan Kembali (PK)... 25
C. Pengelolaan Sarana dan Prasarana ... 27
1. Pengadaan ... 27
2. Pengehapusan... 27
3. Pemeliharaan... 27
D. Pengelolaan Keuangan ... 29
1. Program Dukungan Manajemen dan dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya ... 29
iii
2. Program Sarana dan Prasarana Aparatur Mahkamah Agung ... 29
3. Program Peningkatan Manajemen Peradilan ... 29
E. Dukungan Teknologi Informasi ... 30
F. Regulasi Tahun 2015 (Reformasi Birokrasi) ... 30
BAB IV PENGAWASAN... 34
A. Internal... 34
B. Evaluasi... 36
BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI... 38
Kesimpulan... 38
BAB I
PENDAHULUAN
A. Kebijakan Umum Peradilan
Implementasi prinsip-prinsip manajemen dalam sebuah organisasi pemerintahan adalah merupakan elemen penting dan prinsip utama untuk mendukung terwujudnya sebuah tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).Dalam perspektif itu Pengadilan Agama Pangkajene sebagai salah satu ujung tombak Mahkamah Agung RI dalam hal menerima, memeriksa, dan menyelesaikan perkara yang diajukan oleh para pencari keadilan (justiciabelen), memposisikan diri sebagai perpanjangan tangan atas “cetak biru” (blue print) yang telah disusun oleh Mahkamah Agung RI untuk program pembaharuan peradilan dan Reformasi Birokrasi sebagai upaya pencegahan atas penyimpangan-penyimpangan yang mungkin timbul.
Adanya keinginan kuat melakukan reformasi birokrasi di bidang pelayanan hukum dan peradilan demi mengembalikan citra dan wibawa lembaga peradilan khususnya pasca reformasi, ditandai dengan melakukan upaya pengkajian secara metodologis dan mendalam untuk menyusun cetak biru Mahkamah Agung RI dan peradilan secara menyeluruh.
Peradilan Agama sebagai salah satu lembaga penyelenggara kekuasaan kehakiman (judicial power) khususnya bagi orang-orang yang beragama Islam dan dalam perkara tertentu sangat mengapresiasi dan menyambut baik langkah-langkah konstruktif yang dilakukan oleh Mahkamah Agung tersebut dengan harapan terjadinya perubahan mendasar baik secara struktural maupun kultural di lingkungan peradilan, termasuk di dalamnya peradilan agama.
Salah satu perubahan mendasar yang terjadi secara signifikan di lingkunganperadilan agama adalah adanya penambahan kewenangan-kewenangan baru yang tadinya hanya terbatas pada hukum keluarga (ahwal al syakhshiyah) saja, tetapi sudah diperluas sampai kepada persoalan-persoalan mu’amalah, misalnya menangani perkara ekonomi syari’ah. Penambahan kewenangan baru ini menjadi tantangan tersendiri bagi warga peradilanagama secara prosfektif, tidak hanya dalam konteks tuntutan untuk mampu menunjukkan kepada seluruh stake holder
Laporan Tahunan 2015 Pengadilan Agama Pangkajene 2 antar umat Islam maupun perkara-perkara lainnya, tetapi warga peradilan agama juga diperhadapkan pada sebuah harapan publik (public expectation) negara Indonesia yang mayoritas penduduknya muslim ini akan sejauh mana eksistensi peradilan agama mampu menyajikan layanan berkeadilan sesuai dengan syari’ah Islam.
Perluasan kompetensi absolut (absolute kompetency) yang dimiliki Pengadilan Agama, keberadaan Mahkamah Syari’ah di Aceh dan hal-hal lain yang melekat pada Pengadilan Agama dan Mahkamah Syari’ah seperti yang diatur Undang-Undang, mengharuskan perlunya peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) warga peradilan baik aspek kuantitas maupun kualitasnya untuk dilakukan secara terus menerus, terutama para hakim sebagai ujung tombak pemberian keadilan bagi para pihak pencari keadilan (justiabellen).
Sebagai kelanjutan program Reformasi Birokrasi Mahkamah Agung RI dalam upaya meningkatkan citra Mahkamah Agung serta seluruh lembaga Peradilan yang ada dibawahnya menjadi lembaga yang terhormat dan dihormati oleh publik, Pengadilan Agama Pangkajene pada tahun 2015 telah melakukan berbagai hal yang masih merupakan kelanjutan dari program utama tahun 2014 yang lalu, diantaranya adalah peningkatan sarana dan prasarana serta kegiatan lainnya yang menunjang terlaksananya tugas pokok dan fungsi sebuah lembaga Peradilan.
Di samping itu, untuk merespons amanah Undang-Undang Nomor: 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Undang-Undang Nomor: 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, maka Ketua Mahkamah Agung RI mengeluarkan Surat Keputusan Nomor: 1-144 Tahun 2011 tentang Pedoman Pelayanan Informasi di Pengadilan yang merupakan penyempurnaan dariSurat Keputusan Nomor: 144 tahun 2007 tentang Keterbukaan Informasi di Pengadilan. Lahirnya surat keputusan ini menandakan bahwa Mahkamah Agung dan seluruh jajaranLembaga Peradilan yang di bawahnya memberikan atensi dan apresiasi
yang sangatbesar terhadap persoalan transparansi dan keterbukaan informasi di Pengadilan. Mahkamah Agung dan lingkungan peradilan dibawahnya berkeyakinan bahwa transpanransi dan akuntabilitas menempatiposisi penting danstrategisdalam upayamembangun citra lembaga peradilan menuju peradilan yang agung. Akuntabilitas merupakan tanggung jawab dari Badan Peradilan kepada seluruh stake holder baik internal maupun eksternal. Sementara
transparansi dititik beratkan pada dapat diketahuinya perumusan kebijakan dan hasilpelaksanaan kebijakan tersebut oleh banyak pihak, terutama para pihak yang berkepentingan.Sedangkan keterbukaan adalah pemberian informasi secara terbuka melalui pemanfaatan teknologi informasi dan media-media lainnya kepada seluruh stake holder publik, sehingga mereka bisa mengakses secara terbuka dan bebas mengenai informasi yang terkait dengan peradilan. Dengan keterbukaan informasiini melalui pemanfaatan teknologi informasi, diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap pencitraan Lembaga Peradilan, khususnya Pengadilan Agama Pangkajene.
Berdasarkan KMA 1-144 tersebut, informasi pengadilan yang menjadi hak untuk diakses oleh publik adalah : Gambaran umum pengadilan berupa: Yurisdiksi, nama dan jabatan pejabat dan seterusnya, tahapan proses beracara di Pengadilan, hak hak pencari keadilan dalam proses peradilan , seluruh biaya yang berhubungan dengan proses perkara serta biaya hak hak kepaniteraan lain sesuai dengan tugas dan kewenangan pengadilan, agenda/jadwal sidang pengadilan, agenda sidang pembacaan putusan, mekanisme pengaduan dugaan pelanggaran yang dilakukan Hakim dan pegawai.
Sepanjang tahun 2015, Pengadilan Agama Pangkajene telah melakukan berbagai upaya perbaikan-perbaikan, baik pada tataran birokrasi penerimaan perkara, pengolahan/penanganan administrasi keperkaraan, dan pengolahan/penanganan administrasi umum yang salah satunya melalui SIADPA Plus (Sistem Administrasi Perkara Peradilan Agama) yang dipelopori oleh Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI dengan
menggunakan perangkat teknologi informasi. Hal tersebut merupakan wujud Reformasi Birokrasi menuju electronic-governance yang lebih dikenal dengan e-governance.
Pemanfaatan perangkat teknologi informasi menjadi penting, bukan hanya dalam konteks transparansi danakuntabilitas, akan tetapi yang tak kalah pentingnya adalah dalam mengakselarasi penyelesaian tugas-tugas pokok dan fungsi Pengadilan Agama Pangkajene itu sendiri. Dimana volume pekerjaan cenderung semakin hari semakin mengalami peningkatan yang cukup signifikan, khususnya dalam penerimaan perkara. Hal ini membawa konsekuensi terhadap urgensinya dilakukan Reformasi Birokrasi padasektor keperkaraan, pengawasan internal bagi para pejabat, Hakim danpegawai Pengadilan Agama Pangkajene yang ada dalam wilayah hukumnya. Pengembangan Sumber Daya Manusia melalui jalur pendidikan formal maupun non formal melalui pelatihan-pelatihan, begitu pula
Laporan Tahunan 2015 Pengadilan Agama Pangkajene 4 pembinaan karir serta penggunaan anggaran tepat sasaran yang kemudian dituangkan dalam Laporan Tahunan Pengadilan Agama Pangkajene Tahun 2015.
B. Visi dan Misi
Kekuasaan Kehakiman merupakan kekuasaan yang merdeka yang dilakukan oleh Mahkamah Agung dan Badan Peradilan di bawahnya untuk menyelenggarakan peradilan guna menegakkan hukum dan keadilan. Dalam konteks itulah, Peradilan Agama yang merupakan salah satu lingkungan peradilan di bawah Mahkamah Agung sebagai pelaku kekuasaan Kehakiman yang merdeka untuk menyelenggarakan peradilan sesuai dengan kewenangan yang diamanatkan oleh Undang-Undang kepadanya. Dengan demikian, Pengadilan Agama Pangkajenesebagai bagian dari Lingkungan Peradilan Agama memposisikan diri menjadi kawal depan Mahkamah Agung dalam melaksanakan tugas pokok sebagimana yang diatur dalam undang-undang dan peraturan lainnya.
Untuk menjabarkan pelaksanaan tugas pokok tersebut, diperlukan adanyarencana strategisyang dituangkan dalam bentuk visi dan misi Pengadilan Agama Pangkajeneyang pada pokoknya bertujuan untuk menyelenggarakan peradilan guna menegakkan hukum dan keadilan.Visi dan misi tersebut adalah merupakan penjabaran dari rencana strategis tahun 2011 sampai tahun 2015.
B.1. Visi Pengadilan Agama Pangkajene dan Penjelasannya
Visi adalah suatu gambaran menantang tentang keadaan masa depan yang berisikan citaatau bahkan tujuan hukum (rechtsidea) yang ingin diwujudkan. Oleh karena itu, visiPengadilan Agama Pangkajene adalah berkaitan dengan pandangan ke depan yang menyangkut kemana Pengadilan Agama Pangkajeneakan dibawa dan diarahkan untuk berkarya secara konsisten, tetap eksis, antisipatif, inovatif dan needed (dibutuhkan) oleh masyarakat – stake holder/justitiabelen.
Adapun visi Pengadilan Agama Pangkajenemengacu pada visi Mahkamah Agung RI sebagai berikut :
“MEWUJUDKAN PENGADILAN AGAMA PANGKAJENE YANG AGUNG.”
Visi tersebut merupakan kondisi obyektif yang diharapkan dapat memotivasi seluruh warga Pengadilan Agama Pangkajene dalam melaksanakan aktivitas.
Berdasarkan visi Pengadilan Agama Pangkajene yang telah ditetapkan tersebut, maka ditetapkan beberapa misi Pengadilan Agama Pangkajene untuk mewujudkan visi tersebut.
B.2. Misi Pengadilan Agama Pangkajene
Misi adalah sesuatu yang harus diemban baik pada tataran normatifnya maupun pada tataran implementatifnya dalam rangka mewujudkan visi Pengadilan Agama Pangkajene yang telah ditetapkan.
Adapun Misi Pengadilan Agama Pangkajene tersebut adalah :
a. Mewujudkan peradilan yang sederhana, cepat, biaya ringan dan transparansi ;
b. Meningkatkan Sumber daya aparatur peradilan dalam rangka peningkatan pelayanan kepada masyarakat;
c. Melaksanakan pengawasan dan pembinaan yang efektif dan efisien;
d. Melaksanakan tertib administrasi dan manajemen peradilan yang efektif dan efisien; e. Mengupayakan tersedianya sarana dan prasarana peradilan sesuai ketentuan yang
berlaku;
Misi pertama “Mewujudkan peradilan yang sederhana, cepat, biaya ringan dan transparansi” mengandung makna bahwa untuk mewujudkan lembaga peradilan yang profesional dalam mengedepankan keadilan, maka percepatan pelaksanaan penyelesaian perkara tidak bias terlepas dari peningkatan pelaksanaan tupoksi Pengadilan Agama dengan cepat dan tepat merupakan sebuah keharusan untuk dilaksanakan dalam rangka memberikan keadilan kepada semuan masyarakat (justice for all) dan justice for the foor sekaligusmenjadi jawaban terhadap sikap skeptis dan apatis masyarakat terhadap peradilan yang selalu menganggap bahwa berperkara di pengadilan akan selalu lama, berbelit-belit dan memakan waktu yang lama. Dengan misi ini diharapkan dapat menepis asumsi masyarakat yang selalu apriori terhadap eksistensi pengadilan, termasuk di dalamnya Pengadilan Agama.Misi tersebut juga sesuai dengan kehendak peraturan perundang-undangan sebagaimana tercantum dalam Pasal 4 Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2004 tentang Kekuasaan Kehakiman.
Misi kedua, “Meningkatkan Sumber daya aparatur peradilan dalam rangka peningkatan pelayanan kepada masyarakat”.peningkatan sumber daya aparatur peradilan adalah sesuatu yang mutlak untuk mewujudkan visi pengadilan agama pangkajene. Hal ini
Laporan Tahunan 2015 Pengadilan Agama Pangkajene 6 menunjukkan bahwa kecakapan serta keterampilan dalam melaksanakan tugas harusdimilikioleh seluruh aparat peradilan untuk dapat melaksanakan tugas sesuai dengan tupoksinya masing-masing yang meliputi pejabat hakim, kepaniteraan, kejurusitaan dan kesekretariatan.
Ujung tombak penegakan hukum dan keadilan pada lembaga peradilan berada di tangan hakim.Oleh karena itu, upaya peningkatan Sumber Daya Manusia (keahlian) hakim menjadi sebuah keharusan untuk dilakukan terus menerus.Meskipun demikian, aparat peradilan lainnya, seperti kepaniteraan dan kejurusitaan serta kesekretariatan tetaptidak boleh diabaikan, karena aparat peradilan tersebut merupakan faktor pendukung yang sangat vital bagi hakim dalam melaksanakan tugas penegakan hukum dan keadilan.Tingkat profesionalitas aparat sangat ditentukan oleh kompetensi yang dimiliki oleh seluruh aparat penegak hukum.
Peningkatan kompetensi /sumber daya manusia aparat peradilan tersebut dapat dilakukan melalui pendidikan formal, Pendidikan dan pelatihan terstruktur dan pengalaman kerja melalui mutasi terencana.
Misi ketiga, ”Melaksanakan pengawasan dan pembinaan yang efektif dan efisien”.
Misi keempat, ”Melaksanakan tertib administrasi dan manajemen peradilan yang efektif dan efisien”.
Misi kelima,”Mengupayakan tersedianya sarana dan prasarana peradilan sesuai ketentuan yang berlaku”.
BAB II
STRUKTUR ORGANISASI (TUPOKSI)
Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 50 Tahun 2009 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1989 tentang Peradilan Agama, disebutkan bahwa ’Tugas serta tanggung jawab, susunan organisasi dan tata kerja Kepaniteraan dan Sekretariat Pengadilan diatur lebih lanjut oleh Mahkamah Agung". Kemudian Susunan Organisasi dan tata kerja Kepaniteraan dan Sekretariat pada Pengadilan diatur dalam Surat Keputusan Mahkamah Agung Nomor : KMA/004/SK/II/1992, maka Struktur Organisasi Pengadilan Agama Pangkajene tahun 2013 sebagai berikut :
1. Ketua : Drs. Ihsan Halik, S.H 2. Wakil Ketua : -
3. Hakim : 1. Dra. Hartini Ahada, M.H 2. Amin Bahroni, S.HI., M.H. 3. Nikmawati, S.HI.
4. Nasruddin, S.HI. 5. Nurfadlilah, S.Hi, M.H
6. Mahmud Hadi Riyanto, S.HI., M.HI. 4. Panitera / Sekretaris : Drs. Amir, M.H.
5. Wakil Panitera : Dra. Agustini Ummyati Djaya 6. Wakil Sekretaris : Nawirah, S.E.
7. Panitera Muda Gugatan : Marwiah, S.Ag., M.H. 8. Panitera Muda Hukum : Drs. H. Tawakkal, M.H. 9. Panitera Muda Permohonan : Drs. Suharto
9. Kaur Kepegawaian : Andi Taufik Nasri, S.Kom 10. Kaur Keuangan : Nihaya, S.E.
11. Kaur Umum : Kaharuddin, S.Kom 12. Panitera Pengganti : 1. Hafsawati R, S.Ag
2. Hj. Arfiah U, S.Ag 3. Dra. A. Ramlah HAR 4. Salahuddin, S.Ag 5. Mardiana, S.H. 13. Jurusita/Jurusita Pengganti : 1. Abdul Muis, S.Ag
2. Nasrun, S.Ag 3. Nurmalasari, S.HI 4. M. Yusuf Gasalin 5. Abdul Rahman 6. Nurfitriani, SH
14. Staf : Fahmiah, S.E.
Untuk mengetahui alur tupoksi pada struktur organisasi Pengadilan Agama Pangkajene, dapat dilihat pada bagan struktur berikut ini:
KETUA Drs. Ihsan Halik, S.H. WAKIL KETUA - PANITERA / SEKRETARIS Drs. Amir, M.H. WAKIL PANITERA Dra. Agustini Ummyati
WAKIL SEKRETARIS
Nawira, SE
PANITERA MUDA GUGATAN Marwiah, S.Ag., M.H.
PANITERA MUDA HUKUM Drs. H. Tawakkal, M.H. KA.URUSAN UMUM Kaharuddin, S.Kom KA.URUSAN KEUANGAN Nihaya, S.E. KA.URUSAN KEPEGAWAIAN Andi Taufik Nasri, S.Kom
PANITERA PENGGANTI 1. Hafsawati R, S.Ag.
2. Hj. Arfiah U, S.Ag. 3. Dra. A. Ramlah HAR 4. Salahuddin, S.Ag. 5. Mardiana, S.H.
HAKIM
1.Dra. Hartini Ahada 2. Amin Bahroni, S.HI., M.H. 3. Nikmawati, S.HI. 4. Nasruddin, S.HI. 5. Nurfadhlilah, S.HI., M.H. 6. Mahmud Hadi Riyanto, S.HI., M.HI.
TIM PENGELOLA ATK PERKARA
TIM PENGELOLA SIADPA PLUS
JARINGAN INFORMASI DAN DOKUMENTASI HUKUM
PENGELOLA MEJA INFORMASI
TIM PENGELOLA WEBSITE TIM PENGELOLA ANGGARAN
TIM PENGELOLA BARANG
Str Str Str
Strukturukturukturuktur Pengadilan Agama PangkajenePengadilan Agama PangkajenePengadilan Agama PangkajenePengadilan Agama Pangkajene
PANITERA MUDA PERMOHONAN Drs. Suharto
JURUSITA/JURUSITA PENGGANTI 1. Abdul Muis, S.Ag.
2. Nurmalasari, S.HI. 3. M. Yusuf Gasalin 4. Abdul Rahman 5. Nasrun, S.Ag. 6. Nurfitriani, S.H.
Struktur Struktur Struktur
Struktur Panitera/Sekretaris Pengadilan Agama PangkajenePanitera/Sekretaris Pengadilan Agama PangkajenePanitera/Sekretaris Pengadilan Agama Pangkajene Panitera/Sekretaris Pengadilan Agama Pangkajene
PANITERA / SEKRETARIS
Drs. Amir, M.H.
WAKIL PANITERA Dra. Agustini Ummyati
WAKIL SEKRETARIS Nawira, SE KA.URUSAN UMUM Kaharuddin, S.Kom KA.URUSAN KEUANGAN Nihaya, S.E. KA.URUSAN KEPEGAWAIAN
Andi Taufik Nasri, S.Kom
PANITERA PENGGANTI 1. Hafsawati R, S.Ag.
2. Hj. Arfiah U, S.Ag. 3. Dra. A. Ramlah HAR 4. Salahuddin, S.Ag. 5. Mardiana, S.H.
TIM PENGELOLA ATK PERKARA
TIM PENGELOLA SIADPA PLUS
JARINGAN INFORMASI DAN DOKUMENTASI HUKUM
PENGELOLA MEJA INFORMASI
TIM PENGELOLA WEBSITE TIM PENGELOLA ANGGARAN
TIM PENGELOLA BARANG
JURUSITA/JURUSITA PENGGANTI 1. Abdul Muis, S.Ag.
2. Nurmalasari, S.HI. 3. M. Yusuf Gasalin 4. Abdul Rahman 5. Nasrun, S.Ag. 6. Nurfitriani, S.H. PANITERA MUDA GUGATAN
Laporan Tahunan 2015 Pengadilan Agama Pangkajene 10 PANITERA / SEKRETARIS
Drs. Amir, M.H. , SH.
WAKIL PANITERA Dra. Agustini Ummyati
WAKIL SEKRETARIS
Nawirah, S.E.
PANITERA MUDA GUGATAN Marwiah, S.Ag., M.H.
PANITERA MUDA HUKUM
Drs. H. Tawakkal, M.H. KA.URUSAN KEPEGAWAIAN Andi Taufik Nasri, S.Kom KA.URUSAN KEUANGAN Nihaya, S.E. KA.URUSAN UMUM Kaharuddin, S.Kom
1. Fahmiah, S.E. : Pengadministrasian
3. Ince Mansyur : Security 2. Kartini, S.Ag. : Pramubakti 1. Helmiati, S.H. : Pramubakti
4. Muhtar : Security 3.
5. Roslina, S.E. : Pramubakti 6. Saiful Asri : Driver/Supir
Struktur Struktur Struktur
Struktur Pejabat Struktural Pengadilan Agama PangkajenePejabat Struktural Pengadilan Agama PangkajenePejabat Struktural Pengadilan Agama Pangkajene Pejabat Struktural Pengadilan Agama Pangkajene
PANITERA MUDA PERMOHONAN Drs. Suharto
A. Standar Operasional Prosedur
Standar Operasional Prosedur adalah pedoman atau acuan untuk melaksanakan tugas pekerjaan sesuai dengan fungsi dan alat penilaian kinerja instansi pemerintah berdasarkan indikator – indikator teknis, administrasi dan prosedural sesuai dengan tata kerja, prosedur kerja dan sistem kerja. Standar Operasional Prosedur Pengadilan Agama Pangkajene dibuat dengan tujuan memberikan kemudahan dan menyamakan presepsi setiap pihak yang berkepentingan baik lingkup internal maupun eksternal sehingga dapat lebih dipahami dan dimengerti dalam rangka perwujudan manajemen perkantoran yang lebih professional dalam lingkup instansi Mahkamah Agung.
Standar operasional prosedur digunakan untuk menilai kinerja organisasi publik di mata masyarakat berupa responsivitas, responsibilitas dan akuntabilitas kinerja instansi Pengadilan Agama Pangkajene. Jumlah SOP pada Pengadilan Agama Pangkajene sebanyak 31 dengan rincian sebagai berikut :
SOP Kepaniteraan terdiri atas :
1. SOP Penerimaan Perkara Tingkat Pertama 2. SOP Pelaksanaan Mediasi
3.SOP Penyelesaian/Pelaporan Perkara 4.SOP Pengarsipan Perkara
5.SOP Pembuatan Statistik Perkara 6.SOP Pelayanan Meja Informasi 7.SOP Penanganan Pengaduan
SOP Kesekretariatan terdiri atas : 1. SOP Bagian Keuangan
2. SOP Pelaporan Aset 3. SOP Laporan Keuangan
4. SOP Penanganan DUK Pegawai 5. SOP Penanganan Daftar Hadir Pegawai 6. SOP Penanganan Kenaikan Pangkat Pegawai 7. SOP Penanganan Cuti Pegawai
8. SOP Penanganan Disiplin Pegawai 9. SOP Penanganan KARIS dan KARSU 10. SOP Penanganan Kenaikan Gaji Berkala
Laporan Tahunan 2015 Pengadilan Agama Pangkajene 12 11. SOP Tata Naskah
12.SOP Penghimpunan Aturan Kepegawaian 13.SOP Penanganan Diklat, Ujian Dinas, dan UPKP
14.SOP Penanganan Buku Induk dan Aplikasi Kepegawaian 15.SOP Pengusulan Jabatan
16.SOP Belanja Persediaan 17.SOP Daftar Barang Ruangan
18.SOP Pelaporan Aset Barang Milik Negara 19.SOP Pemeliharaan Aset Barang Milik Negara 20.SOP Penghapusan Barang Milik Negara 21.SOP Penatausahaan Buku Perpustakaan 22.SOP Peminjaman Buku Perpustakaan 23.SOP Penanganan Surat Masuk 24.SOP Penanganan Surat Keluar
Tabel Jumlah SOP berdasarkan Eselon
Eselon Jumlah SOP Terkait Jenis SOP
Eselon IV b 1 Kesekretariatan
Eselon V a 2 Kesekretariatan
Eselon V b 26 Kesekretariatan
Staf 4 Kesekretariatan
B. Kinerja/ Sasaran Kerja Pegawai
Penilaian prestasi kerja PNS bertujuan untuk menjamin objektifitas pembinaan PNS yg dilakukan berdasarkan sistem prestasi kerja dan sistem karier, yang dititikberatkan pada sistem prestasi kerja. Penilaian prestasi kerja PNS diarahkan sebagai pengendalian perilaku kerja produktif yang disyaratkan untuk mencapai hasil kerja yang disepakati.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2011 tentang Penilaian Prestasi Kerja Pegawai Negeri Sipil, Pasal 5 ayat (1), “setiap PNS wajib menyusun SKP berdasarkan rencana kerja tahunan instansi”, Pasal 33 “ dan Peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 1 Tahun 2013 tentang Ketentuan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2011 Tentang Penilaian Prestasi Kerja Pegawai Negeri Sipil, Pasal 5. Pelaksanakan peraturan di mulai pada tanggal 1 Januari 2014.
Berikut jumlah SKP Pegawai Pengadilan Agama Sungguminasa periode 2 Januari 2015 sampai dengan 31 Desember 2015
Tabel Jumlah SKP berdasarkan Eselon
Eselon Jumlah SKP Eselon IV b 1 Eselon V a 1 Eselon V b 3 Staf 1 Fungsional 22
Laporan Tahunan 2015 Pengadilan Agama Pangkajene 14 BAB III
PEMBINAAN DAN PENGELOLAAN
A. Sumber Daya Manusia
Pembinaan dan pengelolaan sumber daya manusia bidang teknis yudisial pada Pengadilan Agama Pangkajene yaitu dengan memberdayakan tenaga-tenaga yudisial yang ada baik hakim-hakim maupun tenaga-tenaga fungsional yang ada untuk disinergikan dengan kegiatan-kegiatan/program-program yang telah ditetapkan sebagai barometer dalam pelaksanaan tugas.
Mencermati kondisi internal Pengadilan Agama Pangkajene yang terkait dengan sumber daya manusia di bidang teknis yudisial dari segi kuantitas dirasakan telah kurang memadai. Akan tetapi pembenahan lebih lanjut yang dititikberatkan pada bimbingan teknis yang lebih bersifat terarah dan terukur terkait dengan aspek kualitas masih perlu digenjot, agar ke depannya dari sisi output bahkan outcome-nya berimplikasi secara optimal, sehingga Pengadilan Agama Pangkajene memiliki tenaga-tenaga profesional, berintegritas dan mandiri pada khususnya dan PTA Makassar pada umumnya.
Berbagai upaya yang telah dilakukan dari unsur-unsur pimpinan terutama Ketua dan Wakil Ketua Pengadilan Agama Pangkajene ke arah pembinaan tenaga teknis yudisial baik melalui rapat-rapat maupun pembinaan internal melalui metode face to face. Terhadap pembinaan tenaga teknis yudisial di kepaniteraan turut dilibatkan pula para hakim sebagai thinker, yang tidak lain adalah bertujuan untuk menerapkan arah dan kebijakan dari ketentuan-ketentuan umum yang berlaku serta penjabaran kebijakan pimpinan yang bermuara pada efektivitas kinerja.
1. Profil Sumber Daya Manusia
Secara umum sumber daya manusia Pengadilan Agama Pangkajene per 31 Desember 2015 berjumlah 34 orang dengan rincian dapat dilihat pada tabel dibawah.
Tabel Jumlah Sumber Daya Manusia
HAKIM PEGAWAI HONORER TOTAL
Tabel Sumber Daya Manusia Berdasarkan Jenis Kelamin SDM JENIS KELAMIN LAKI-LAKI PEREMPUAN Hakim 4 3 Pegawai 10 11 Honorer 3 3
Tabel Sumber Daya Manusia berdasarkan tingkat pendidikan
SDM TINGKAT PENDIDIKAN
SLTP SLTA D3 S1 S2 S3
Hakim 0 0 0 3 4 0
Pegawai 0 2 0 16 3 0
Honorer 0 3 0 3 0 0
Tabel Sumber Daya Manusia Berdasarkan golongan
SDM GOLONGAN
I II III IV
Hakim 0 0 5 2
Pegawai 0 2 18 1
Tabel Daftar Tenaga Teknis Yudisial Hakim
NO N A M A GOLONGAN JABATAN
1 Drs. Ihsan Halik, S.H. Pembina Tk. I - IV/b Hakim Madya Muda/ Ketua
2 Dra. Hartini Ahada, M.H. Pembina Tk. I - IV/b Hakim Madya Muda 3 Amin Bahroni, S.HI., M.H. Penata – III/c Hakim Pratama Madya 4 Nikmawati, S.HI. Penata – III/c Hakim Pratama Madya
5 Nasruddin, S.HI. Penata – III/c Hakim Pratama Madya
6 Padhlilah Mus, S.HI. Penata Muda Tk. I – III/b Hakim Pratama Muda 7 Mahmud Hadi Riyanto, S.HI., M.HI. Penata Muda Tk. I – III/b Hakim Pratama Muda
Laporan Tahunan 2015 Pengadilan Agama Pangkajene 16 Tabel Daftar Tenaga Teknis Yudisial Kepaniteraan
NO N A M A GOLONGAN JABATAN
1 Drs. Amir, M.H. Pembina - IV/a Panitera
2 Dra. Agustini Ummyati Djaya Penata Tk. I - III/d Wakil Panitera 3 Marwiah, S.Ag., M.H. Penata Tk. I - III/d Panmud Gugatan 4 Drs. Suharto Penata Tk. I - III/d Panmud Permohonan
5 Drs. H. Tawakkal, M.H. Penata Tk. I - III/d Panmud Hukum 6 Hafsawati, S.Ag. Penata Tk. I - III/d Panitera Pengganti
7 Arfiah U., S.Ag. Penata Tk. I - III/d Panitera Pengganti
8 Dra. Ramlah HAR Penata Tk. I - III/d Panitera Pengganti 9 Salahuddin, S.Ag. Penata Tk. I - III/d Panitera Pengganti
10 Mardiana, S.H. Penata - III/c Panitera Pengganti
Tabel Daftar Tenaga Teknis Yudisial Kejurusitaan
NO N A M A GOLONGAN JABATAN
1 Abdul Muis, S.Ag. Penata Muda Tk. I – III/b Jurusita
2 Nurmala Sari, S.HI. Penata Muda Tk. I – III/b Jurusita Pengganti 3 Yusuf Gasalin Pengatur - II/c Jurusita Pengganti 4 Abdul Rahman Pengatur Muda - II/a Jurusita Pengganti
5 Nasrun, S.Ag. Penata Muda Tk. I - III/b Jurusita Pengganti
6 Nurfitriani, S.H. Penata Muda Tk. I - III/b Jurusita Pengganti
Tabel Daftar Tenaga Teknis Yudisial Kejurusitaan
NO N A M A GOLONGAN JABATAN
1 Nawirah, S.E. Penata – III/c Wakil Sekretaris
3 Nihaya, S.E. Penata Muda Tk. I - III/b Kaur Keuangan 4 Kaharuddin, S.Kom. Penata Muda Tk. I - III/b Kaur Umum
5 Fahmiah Asaf, S.E. Pengatur Muda Tk. I - II/a Staf
2. Kebutuhan Sumber Daya Manusia
Berdasarkan Keputusan Mahkamah Agung RI Nomor 193/KMA/SK/XI/2014 tentang Pembaruan Pola Promosi dan Mutasi Kepaniteraan di Lingkungan Peradilan Agama, dapat ditetapkan rasio formasi kebutuhan sumber daya manusia pada Pengadilan Agama Pangkajene, khususnya pada tenaga teknis yudisial.
Menurut KMA 193, rasio formasi perbandingan antara Majelis Hakim dan Panitera Pengganti adalah 13 orang Hakim berbanding 6 orang Panitera Pengganti. Sedangkan pada Pengadilan Agama Pangkajene, terdapat 7 orang Hakim dan 10 Panitera Pengganti. Dapat disimpulkan bahwa jumlah Hakim pada Pengadilan Agama Pangkajene kurang 6 orang dari rasio yang ditetapkan KMA 193, dan lebih 4 orang untuk Panitera Pengganti.
3. Promosi
Dalam rangka peningkatan kualitas sumber daya manusia serta kesejahteraan pegawai di lingkungan Pengadilan Agama Pangkajene khususnya dan oleh institusi Mahkamah Agung pada umumnya, yang merupakan tujuan lain dari promosi dalam instansi atau satuan kerja, maka untuk mencapai hal tersebut telah dilakukan langkah-langkah yang antara lain melalui rapat Baperjakat dan pengusulan kenaikan pangkat.
Selain itu juga bahwa dalam pelaksanaan promosi di lingkungan Pengadilan Agama Pangkajene terdapat hal-hal yang menjadi kewenangan Pengadilan Tinggi Agama Makassar bahkan Mahkamah Agung seperti promosi dari satu jabatan ke jabatan lain yang lebih tinggi dari jabatan yang diduduki sebelumnya yang terjadi pada tahun 2014, sebagaimana dalam uraian di bawah ini:
- Dra. Agustini Ummyati Djaya sebagai Panitera Muda Gugatan Pengadilan Agama Pangkajene Kelas II selanjutnya mengangkat & memindahkan dalam jabatan Wakil Panitera pada Pengadilan Agama Pangkajene Kelas II.
Laporan Tahunan 2015 Pengadilan Agama Pangkajene 18 - Drs. H. Tawakkal, MH sebagai Panitera Pengganti pada Pengadilan Agama Pangkajene
Kelas II selanjutnya mengangkat & memindahkan dalam jabatan Panitera Muda Hukum pada Pengadilan Agama Pangkajene Kelas II.
- Marwiah, S.Ag.,MH. sebagai sebagai Panitera Pengganti pada Pengadilan Agama Pangkajene Kelas II selanjutnya mengangkat & memindahkan dalam jabatan Panitera Muda Gugatan pada Pengadilan Agama Pangkajene Kelas II.
4. Mutasi
Untuk penyegaran di lingkungan Pengadilan Agama khususnya dan oleh institusi Mahkamah Agung pada umumnya, yang merupakan tujuan lain dari mutasi dalam instansi atau satuan kerja, maka untuk mencapai hal tersebut telah dilakukan langkah-langkah yang antara lain melalui mutasi Hakim & Pegawai.
Dalam pelaksanaan mutasi di lingkungan Pengadilan Agama Pangkajene terdapat hal-hal yang menjadi kewenangan Pengadilan Tinggi Agama Makassar bahkan Mahkamah Agung seperti mutasi dari dan ke wilayah tempat kerja lain yang terjadi pada tahun 2014, sebagaimana dalam uraian di bawah ini:
Mutasi:
a. Hakim
- Drs. Suryadi, SH.,MH sebagai Ketua Pengadilan Agama Pangkajene Kelas II menjadi Hakim Madya Muda Pengadilan Agama Lamongan Kelas I.A
- Dra.Nur Alam Syaf, SH.,MH sebagai Hakim Muda Kelas I.A Makassar menjadi Wakil Ketua pada Pengadilan Agama Pangkajene Kelas II.
- Maya Gunarsih, S.H.I Sebagai Hakim Pratama Muda Pengadilan Agama Pangkajene Kelas II menjadi Hakim Pratama Muda Pengadilan Agama Negara Kelas II
- Umi Kalsum Abd. Kadir, SHI, M.Hsebagai Hakim pada Pengadilan Agama Pangkajene Kelas II menjadi Hakim pada Pengadilan Agama Soasio Kelas II
- Drs. M. As’ad F sebagai Panitera Sekretaris Pada Pengadilan Agama Pangkajene Kelas II menjadi Panitera /Sekertaris pada Pengadilan Agama Takalar Kelas II.
- Muh. Lutfi Usman sebagai Staf Pada Pengadilan Agama Pangkajene Kelas II menjadi Staf Pada Pengadilan Agama Sungguminasa Kelas II.
- Nurfitriani, S.H sebagai Kepala Urusan Umum Pengadilan Agama Makale Kelas II menjadi Staf pada Pengadilan Agama Pangkajene Kelas II.
- Nasrun, S.Ag sebagai Staf Pengadilan Agama Selayar Kelas II menjadi Staf pada Pengadilan Agama Pangkajene Kelas II.
- Abdul Muis, S.Ag sebagai Jurusita Pada Pengadilan Agama Makale Kelas II, menjadi Jurusita Pada Pengadilan Agama Pangkajene Kelas II.
- Amin Bahroni, S.H.I sebagai Hakim Pratama Muda Pengadilan Agama Tanah Grogot Kelas II menjadi Hakim Pratama Muda Pengadilan Agama Pangkajene Kelas II.
- Nasruddin, S.H.I sebagai Hakim Pratama Muda Pengadilan Agama Masamba Kelas II menjadi Hakim Pratama Muda Pengadilan Agama Pangkajene Kelas II.
- Sudirman, S.H sebagai Panitera/Sekretaris pada Pengadilan Agama Takalar Kelas II menjadi Panitera / Sekretaris Pengadilan Agama Pangkajene Kelas II.
- Muh. Ma’ruf, S.H sebagai Jurusita Pengganti Pengadilan Agama Makassar Kelas IA menjadi Jurusita Pengganti Pada Pengadilan Agama Pangkajene Kelas II.
- Mahmud Hadi Riyanto,S.H.I., M.H.I sebagai Calon Hakim Pengadilan Agama Kab Kediri Kelas I.A menjadi Hakim Pratama Muda Pengadilan Agama Pangkajene Kelas II. b. Mutasi pejabat Fungsional
- Shafar Arfah, S.H., M.H sebagai Panitera Muda Hukum pada Pengadilan Agama Pangkajene Kelas II menjadi Panitera Muda Gugatan pada Pengadilan Agama Makassar Kelas I.A
Mutasi Kenaikan Pangkat:
Usul kenaikan pangkat periode April 2014 yang telah terealisasi pada tahun 2014 sebagai berikut:
- Nihaya, SE dari gol. II/a ke gol. III/b - Nawirah, SE dari gol. III/b ke gol. III/c
- Najmiah Sunusi, S.Ag dari gol. III/d ke gol. IV/a Kenaikan gaji berkala:
1. Dra. Hasna Mohammad Tang pada tanggal 01-01-2014 2. Muh. Yusuf Gasalin pada tanggal 01-01-2014 3. Najmiah Sunusi, S.AG.,M.H pada tanggal 01-01-2014 4. Marwiah, S,Ag., M.H pada tanggal 01-03-2014 5. Ahmad Sholihin, S.Ag pada tanggal 01-03-2014 6. Hj. Arfiah, S.Ag pada tanggal 01-03-2014 7. Hafsawati, S.Ag pada tanggal 01-03-2014 8. Syamsuddin, S.Ag pada tanggal 01-03-2014
Laporan Tahunan 2015 Pengadilan Agama Pangkajene 20 5. Pensiun
Pada tahun 2014 terdapat 1 (satu) pegawai yang memasuki masa purnabakti Yaitu Hj. Hadijah, SH yang meduduki jabatan Panitera Pengganti dan ditahun ini pula, seorang hakim Pengadilan Agama Pangkajene yang bernama Drs. Muhammad Nasir, SH.,MH telah berpulang ke Rahmatullah.
B. Keadaan Perkara
1. Rekapitulasi Perkara
Rekapitulasi perkara yang diterima dan diputus pada Pengadilan Agama Pangkajene tahun 2015 dapat digambarkan sebagai berikut :
- Permohonan
a. Sisa perkara permohonan tahun 2014 : 1 Perkara
b. Menerima perkara permohonan tahun 2015 sebanyak : 59 perkara, dengan rincian sebagai berikut :
- Pengangkatan anak : 1 Perkara
- Istbat nikah : 12 Perkara
- Dispensasi Kawin : 40 Perkara - Penetapan Ahli Waris : 4 Perkara
- Perwalian : 1 Perkara
- Wali adhal : 1 Perkara
c. Menyelesaikan perkara permohonan tahun 2015 sebanyak : 57 perkara, dengan jenis penetapan sebagai berikut :
- Dikabulkan : 50 perkara
- Ditolak : 0 Perkara
- Digugurkan : 0 Perkara
- Dicabut : 6 Perkara
- Tidak diterima : 1 Perkara
- Dicoret : 0 Perkara
- Belum di putus : 3 perkara
- Gugatan
b. Menerima perkara gugatan tahun 2015 sejumlah : 473 perkara dengan rincian sebagai berikut :
- Cerai Talak : 116 Perkara
- Cerai Gugat : 343 Perkara
- Kewarisan : 6 Perkara
- Hadhanah : 1 Perkara
- Harta bersama : 2 Perkara
- Hibah : 1 Perkara
- Itsbat Nikah (Contentius) : 4 Perkara
c. Menyelesaikan perkara gugatan tahun 2015 sebanyak : 442 perkara, dengan jenis putusan sebagai berikut :
- Dikabulkan : 410 perkara - Ditolak : 6 perkara - Digugurkan : 7 perkara - Dicabut : 15 perkara - Tidak diterima : 3 perkara
- Dicoret dari register : 1 perkara - Belum diputus : 91 perkara
Berdasarkan data tersebut di atas, menunjukkan bahwa perkara yang diselesaikan di Pengadilan Agama Pangkajene tahun 2015 sebanyak = 499 Perkara atau 84,15 % dengan sisa sebanyak = 94 Perkara atau 15,85 %.
Tabel Jenis Perkara Putus Pengadilan Agama Pangkajene Tahun 2015
No JENIS PUTUSAN JENIS PERKARA JUMLAH
PERMOHONAN GUGATAN 1 Dikabulkan 50 410 460 2 Ditolak 0 6 6 3 Gugur 0 7 7 4 Cabut 6 15 21 5 Tidak diterima 1 3 4
Laporan Tahunan 2015 Pengadilan Agama Pangkajene 22
7 Belum diputus 3 91 94
Jumlah 60 533 593
2. Rasio Perkara Terhadap Majelis
Dalam menyelesaikan perkara di Pengadilan Agama Pangkajene sebagai salah satu institusi pelaksana Kekuasaan Kehakiman, sebagaimana yang diatur dalam Undang-undang No. 50 tahun 2009 perubahan kedua atas Undang-undang No.7 tahun 1989 tentang Pengadilan Agama, dengan dijabarkan dalam Persidangan Pengadilan Agama Pangkajene yang terdiri dari 4 majelis hakim dengan jumlah total hakim sebanyak 7 orang dibantu seorang Panitera, 1 orang Wakil Panitera, 3 orang Panitera Muda, 5 Orang Panitera Pengganti dan 1 orang Jurusita serta 7 orang Jurusita Pengganti. Keempat majelis hakim tersebut Sebagai berikut :
1. Majelis A, majelis yang baru ditetapkan pada bulan Oktober 2015, setelah adanya pelantikan Ketua Pengadilan Agama Pangkajene), dengan susunan majelis :
- Drs. Ihsan Halik, S.H. (Ketua Majelis) - Amin Bahroni, S.HI.,M.H (Hakim Anggota) - Nasruddin, S.HI. (Hakim Anggota)
Menangani dan menyelesaikan perkara sebanyak : 1, 52 % - Sisa tahun 2014 : -
- Terima Tahun 2015 : 17 - Putus : 9 - Sisa : 7
2. Majelis B (dilebur ke Majelis lain pada bulan Oktober 2015 berhubung karena Ketua Majelis mutasi Sebagai ketua di Pengadilan Agama Sungguminasa), dengan susunan majelis :
- Dra. Nur Alam Syaf, S.H.,M.H. (Ketua Majelis) - Dra. Hartini Ahada, M.H. (Hakim Anggota)
- Mahmud Hadi Riyanto, S.HI.,M.H. (Hakim Anggota) Menangani dan menyelesaikan perkara sebanyak : 11, 13 % - Sisa tahun 2014 : 12
- Terima Tahun 2015 : 54
- Putus : 66
3. Majelis C1, dengan susunan majelis : - Dra. Hartini Ahada, M.H. (Ketua Majelis) - Nikmawati, S.HI.,M.H. (Hakim Anggota)
- Mahmud Hadi Riyanto, S.HI.,M.H. (Hakim Anggota) Menangani dan menyelesaikan perkara sebanyak : 23,10 % - Sisa tahun 2014 : 26
- Terima Tahun 2015 : 132
- Putus : 137
- Sisa : 21
4. Majelis C2 (dilebur ke Majelis lain pada bulan September 2015, karena Ketua Majelis mutasi ke Pengadilan Agama Unaaha), dengan susunan majelis :
- Najmiah Sunusi, S.Ag, M.H. (Ketua Majelis) - Nasruddin, S.HI. (Hakim Anggota)
- Nikmawati, S.HI.,M.H. (Hakim Anggota)
Menangani dan menyelesaikan perkara sebanyak : 14,84 % - Sisa tahun 2014 : 23
- Terima Tahun 2015 : 65
- Putus : 88
- Sisa : -
5. Majelis C2 dengan susunan majelis :
- Amin Bahroni, S.HI.,M.H. (Ketua Majelis) - Fadhlilah Mus, S.HI.,M.H. (Hakim Anggota)
- Mahmud Hadi Riyanto, S.HI.,M.H. (Hakim Anggota) Menangani dan menyelesaikan perkara sebanyak : 18,89 % - Sisa tahun 2014 : -
- Terima Tahun 2015 : 139
- Putus : 112
- Sisa : 27
6. Majelis C3 dengan susunan majelis : - Nasruddin, S.HI. (Ketua Majelis) - Nikmawati, S.HI.,M.H. (Hakim Anggota)
Laporan Tahunan 2015 Pengadilan Agama Pangkajene 24 - Fadhlilah Mus, S.HI.,M.H. (Hakim Anggota)
Menangani dan menyelesaikan perkara sebanyak : 7,93 % - Sisa tahun 2014 : -
- Terima Tahun 2015 : 73
- Putus : 47
- Sisa : 26
7. Majelis C4 (dilebur ke majelis lain pada bula Oktober 2015 karena adanya mutasi hakim), dengan susunan majelis :
- Nikmawati, S.HI.,M.H. (Ketua Majelis) - Fadhlilah Mus, S.HI.,M.H. (Hakim Anggota)
- Mahmud Hadi Riyanto, S.HI.,M.H. (Hakim Anggota) Menangani dan menyelesaikan perkara sebanyak : 6,74 % - Sisa tahun 2014 : -
- Terima Tahun 2015 : 52
- Putus : 40
- Sisa : 12
Untuk jelasnya dapat dilihat pada tabel berikut :
N
O NAMA MAJELIS HAKIM
KD.M sisa thn
2014
Perkara di
terima 2015 JUMLAH PUTUS
JML % sisa 2015 JM L % G P G P G P G P G P 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 1 Drs. Ihsan Halik, S.H. Amin Bahroni, S.HI.,M.H. Nasruddin,S,HI. A 15 2 15 2 8 1 9 1,52 7 1 8 1,35 2
Dra. Nur Alam,S.H,M.H.. Dra. Hartini Ahada, M.H. Mahmud Hadi Riyanto,S.HI,M.HI
B (dileb ur) 12 - 18 36 30 36 30 36 66 11,13 - - - 3
Dra. Hartini Ahada, M.H. Nikmawati,S,HI.,M.H. Mahmud Hadi Riyanto,S.HI,M.HI
C1 26 - 124 8 15 0 8 12 9 8 137 23,1 21 - 21 3,54 4
Najmiah Sunusi, S.Ag,M.H. Nasruddin,S,HI. C2 (dileb ur) 22 1 65 - 87 1 87 1 88 14,84 - - -
Nikmawati,S,HI.,M.H.
5
Amin Bahroni, S.HI.,M.H. Fadhlilah Mus,S.HI,M.H. Mahmud Hadi Riyanto,S.HI,M.HI
C2 135 4 13 5 4 10 8 4 112 18,89 27 - 27 4,90 6 Nasruddin,S,HI. Nikmawati,S,HI.,M.H. Fadhlilah Mus,S.HI,M.H. C3 66 7 66 7 42 5 47 7,93 24 2 26 4,05 6 Nikmawati,S,HI.,M.H. Fadhlilah Mus,S.HI,M.H Mahmud Hadi Riyanto,S.HI,M.HI
C4 (dileb ur) 50 2 50 2 38 2 40 6,74 12 - 12 2,02 Jumlah 60 1 473 59 53 3 60 44 2 57 499 84.15 91 3 94 15.85
3. Putusan yang diajukan Banding
a. Putusan Pengadilan Tk. I yang dikuatkan Tk. Banding = 1 Perkara (No.12/Pdt.G/2015/ PA Pkj.
b. Putusan Pengadilan Tk. I yang dibatalkan Tk. Banding = 1 Perkara (No.210/Pdt.G/2014/ PA Pkj).
c. Putusan Pengadilan Tk. I yang tidak dapat diterima Tk. Banding = 0 Perkara 4. Putusan yang diajukan kasasi
a. Putusan Pengadilan Tk. I yang dikuatkan Banding dan dikuatkan Tk. Kasasi = 0 Perkara b. Putusan Pengadilan Tk. I yang dikuatkan Banding dan dibatalkan Tk. Kasasi = 0 Perkara c. Putusan Pengadilan Tk. I yang dikuatkan Banding dan tidak dapat diterima Tk. Kasasi =
0 Perkara
d. Putusan Pengadilan Tk. I yang dibatalkan Tk. Banding dan dikuatkan Tk. Kasasi = 0 Perkara
e. Putusan Pengadilan Tk. I yang dibatalkan Tk. Banding dan dibatalkan Tk. Kasasi = 1 Perkara (N0. 358/Pdt.G/2012/PA Pkj)
5. Putusan yang diajukan Peninjauan Kembali
a. Putusan Pengadilan Tk. I yang dikuatkan Banding dan dikuatkan Tk. Kasasi yang dikuatkan Tk. PK. = 0 Perkara.
b. Putusan Pengadilan Tk. I yang dikuatkan Banding dan dibatalkan yang dikuatkan Tk. PK = 0 Perkara.
Laporan Tahunan 2015 Pengadilan Agama Pangkajene 26 c. Putusan Pengadilan Tk. I yang dikuatkan Banding dan tidak dapat diterima Tk. Kasasi yang
dikuatkan Tk. PK. = 0 Perkara.
d. Putusan Pengadilan Tk. I yang dibatalkan Banding dan dikuatkan Tk. Kasasi yang dikuatkan Tk. PK. = 0 Perkara
e. Putusan Pengadilan Tk. I yang dibatalkan Banding dan dibatalkan Tk. Kasasi yang dikuatkan Tk. PK. = 0 Perkara.
f. Putusan Pengadilan Tk. I yang dikuatkan Banding dan dikuatkan Tk. Kasasi yang dibatalkan Tk. PK. = 0 Perkara.
g. Putusan Pengadilan Tk. I yang dikuatkan Banding dan dibatalkan Tk. Kasasi yang dibatalkan Tk. PK. = 0 Perkara.
h. Putusan Pengadilan Tk. I yang dikuatkan Banding dan tidak dapat diterima Tk. Kasasi yang dibatalkan Tk. PK = 0 Perkara
i. Putusan Pengadilan Tk. I yang dibatalkan Banding dan dikuatkan Tk. Kasasi yang dibatalkan Tk. PK = 0 Perkara
j. Putusan Pengadilan Tk. I yang dibatalkan Banding dan dibatalkan Tk. Kasasi yang dibatalkan Tk. PK = 0 Perkara
k. Putusan Pengadilan Tk. I yang berkekuatan Hukum Tetap yang dikuatkan Tk. PK = 0 Perkara l. Putusan Pengadilan Tk. Banding yang berkekuatan Hukum Tetap yang dikuatkan Tk. PK = 0
Perkara
m. Putusan Pengadilan Tk. Kasasi yang berkekuatan Hukum Tetap yang dikuatkan Tk. PK = 0 Perkara.
n. Putusan Pengadilan Tk. I yang berkekuatan Hukum Tetap yang dibatalkan Tk. PK = 0 Perkara.
o. Putusan Pengadilan Tk. Banding yang berkekuatan Hukum Tetap yang dibatalkan Tk. PK = 0 Perkara
p. Tk. Kasasi yang berkekuatan Hukum Tetap yang dibatalkan Tk. PK = 0 Perkara
q. Putusan Pengadilan Tk. I yang berkekuatan Hukum Tetap yang tidak dapat diterima Tk. PK = 0 Perkara
r. Putusan Pengadilan Tk. Banding yang berkekuatan Hukum Tetap tidak dapat diterima Tk. PK = 0 Perkara
C. Pengelolaan Sarana dan Prasarana
1. Sarana dan Prasarana Gedung
- Tanah dan Bangunan seluas 250 m2 tanggal perolehan 18 Desember 1986 dengan harga Rp 24.250.000, sumber dana APBN 1986 dan telah dikoreksi kembali oleh DJKN pada bulan Maret 2008 sehingga nilai totalnya adalah Rp 80.718.800,-
- Tanah kosong seluas 5.284 m2, tanggal perolehan 19 Juni 2007, sumber dana APBN 2007 dengan nilai perolehan Rp 792.600.000.
a. Pengadaan
Untuk Tahun 2015 terdapat 1 pengadaan Kendaraan Roda 4 anggaran pada APBN DIPA Pengadilan Agama Pangkajene Yakni belanja Modal peralatan dan Mesin (532111) dengan Pagu Rp. 180.000.000,- tanggal pengadaan atau realisasi 13 Februari 2015
Kemudian Mendapat APBNP Penambahan biaya yakni :
- Belanja Modal peralatan dan Mesin Perangkat pengelolah data dan komunikasi (532111) pada tanggal 23 September 2015 Pagu Rp. 40.000.000,- terdiri atas :
1. Absen Sidik Jari 2. PC. Absen 3. Laptop
4. Scanner 5. Print
- Belanja Modal gedung dan Bangunan (Pembangunan tempat parkir) realisasi pada tanggal 24 Agustus 2015 terdiri atas :
1. Perencanaan Pembangunan tempat parkir Rp. 7.200.000,- 2. Pembangunan Tempat Parkir Rp. 168.300.000,-
3. Pengawasan Rp. 4.500.000,-
b. Penghapusan
Pada tahun 2015, Pengadilan Agama Pangkajene tidak melakukan penghapusan barang terhadap sarana dan prasarana gedung. Akan tetapi, dengan berpindahnya kantor lama ke kantor baru, maka kantor lama telah dialihfungsikan menjadi rumah dinas Pengadilan Agama Pangkajene sejak bulan Februari 2012.
Laporan Tahunan 2015 Pengadilan Agama Pangkajene 28 Pengadilan Agama Pangkajene melakukan pemeliharaan terhadap sarana dan prasarana berupa aset Barang Milik Negara dengan menggunakan dana pemeliharaan yang tersedia dalam DIPA Pengadilan Agama Pangkajene, adapun pemeliharaan yang dimaksud dapat dilihat dengan penjelasan sebagai berikut :
No Barang Merk Lokasi Barang Qty Jenis
Kerusakan Tindakan Waktu Perbaikan 1 AC Split AUX, Dast, LG, Crystal Ruang Ketua, Wakil Ketua, Hakim, Pansek, kepaniteraan, kesekretariatan, ruang siding 1 Tidak dingin, sekaligus memindahkan dari kantor lama ke kantor baru Sudah diperbaiki oleh mekanik AC Agustus 2014
2 Laptop Benq Kesekretariatan 2 Tidak ada display
Install ulang Mei 2014
3 Laptop Acer Kepaniteraan 1 Baterai Rusak Ganti Baterai Agustus 2014 4 Printer Canon
MX340
Kesekretariatan 1 Tidak Mau Menarik Kertas Service Februari 2014 5 Printer Canon ip1980 Ruang kepaniteraan 2 Tidak mencetak Service Juli2014 6 Printer Canon ip2770 Ruang kesekretariatan 1 Tidak mencetak Reset Agustus 2014 7 Komputer PC
Intel Ruang Panitera Pengganti
1 Tidak ada display
Install ulang Maret 2014 8 Komputer
PC
Intel Ruang Panitera Pengganti
1 Hardisk Bermasalah
Ganti Hardisk September 2014
Disamping pemeliharaan terhadap alat kantor dan alat komputer, Pengadilan Agama Pangkajene juga melakukan pemeliharaan terhadap alat angkutan berupa kendaraan roda dua sebanyak 9 (Sembilan) unit dan roda empat 1 (satu) unit, alat angkutan yang merupakan aset Pengadilan Agama Pangkajene dapat dilihat pada tabel berikut:
No Jenis Kendaraan Penempatan Merek Buatan Pembelian Ket 1 2 3 4 5 Minibus Sepeda motor Sepeda motor Sepeda motor Sepeda motor Ketua Pansek Wasek Wapan Panmud permohonan Toyota Suzuki Suzuki Suzuki Suzuki 2007 2007 2006 2009 2004 2007 2007 2006 2009 2004 Baik Baik Baik Baik Baik
6 7 8 9 10 Sepeda motor Sepeda motor Sepeda motor Sepeda motor Sepeda Motor Panmud Hukum PP/Kasir Umum Umum Bendahara Suzuki Suzuki Honda Honda Suzuki 2008 2009 1981 1997 2006 2008 2009 1987 1997 2006 Baik Baik Rusak berat Rusak berat Baik D. Pengelolaan Keuangan
Pengadilan Agama Pangkajene untuk tahun anggaran 2015 mendapat dana APBN dan APBNP melalui DIPA 2015 yang terdiri dari 2 DIPA Yaitu DIPA 01 (Badan Urusan Administrasi) , Nomor: SP DIPA-005.01.2.307431/2015 tanggal 14 November 2014 sejumlah 4.848.753.000,- (Empat miliar delapan ratus empat puluh delapan juta tujuh ratus lima puluh tiga ribu rupiah) dan DIPA 04 (Badan Peradilan Agama), Nomor: SP DIPA- 005.04.2.309068/2015 sejumlah Rp. 37.500.000,- (Tiga puluh tujuh juta lima ratus ribu rupiah), dengan rincian penyerapan dan realisasi sebagai berikut:
1. Program Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis lainnya − RKA-KL : Rp 4.448.573.000,- − Realisasi : Rp 3.667.473.404,- − Sisa Anggaran Pelaksanaan : Rp 781.099.596,- 2. Program Sarana dan Prasarana Aparatur Mahkamah Agung
− RKA-KL : Rp 400.000.000,- − Realisasi : Rp 399.700.000,- − Sisa Anggaran Pelaksanaan : Rp 300.000,- 3. Program Peningkatan Manajemen Peradilan
− RKA-KL : Rp 37.500.000,- − Realisasi : Rp 36.729.000,- − Sisa Anggaran Pelaksanaan : Rp 771.000,-
Sedangkan penerimaan pendapatan sampai dengan 31 Desember 2014 yang berasal dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yaitu Pendapatan dari perkara sebesar Rp. 23.575.400 ,-
Laporan Tahunan 2015 Pengadilan Agama Pangkajene 30 E. Dukungan Teknologi Informasi
Dalam pengelolaan teknologi informasi, Pengadilan Agama Pangkajene dalam kesehariannya tidak terlepas dari memanfaatkan teknologi. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan pemanfaatan SIADPA Oleh Hakim, Panitera, Jurusita dan seluruh stake holder yang ada dalam lingkungan Pengadilan Agama Pangkajene.
Pemanfaatan SIADPA oleh Pengadilan Agama Pangkajene telah berlangsung sejak tahun 2009 dan diupayakan untuk terus dimaksimalkan. Hal tersebut dapat dilihat dengan kondisi kantor yang bebas “Gagap Tekhnologi” atau 100% bisa komputer.
Menyikapi hal tersebut diatas, Pengadilan Agama Pangkajene menugaskan beberapa orang pegawai untuk senantiasa memaintanance jaringan serta hal-hal yang berpotensi untuk mengganggu kelancaran operasional pegawai serta kelancaran pelaporan kegiatan yang umumnya menggunakan internet (paper less). Mengingat banyaknya kegiatan kantor yang menggunakan jasa teknologi informasi, maka sarana dan prasarana pendukung sangat dibutuhkan. Adapun kendala yang dihadapi oleh Pengadilan Agama Pangkajene saat ini adalah hardware yang mendukung sarana IT masih dirasakan kurang mencukupi karena fasilitas BMN yang ada sangat sedikit dan sudah berumur sehingga frekwensi kerusakannya sangat tinggi. Oleh karena itu sebahagian besar pegawai dari total pegawai yg berjumlah 29 orang lebih memilih menggunakan Notebook Sendiri demikian juga printer sendiri untuk menunjang kelancaran operasional Pengadilan Agama Pangkajene.
Hal terpenting dari pengelolaan IT pada dasarnya tidak bisa dilepaskan dari Brainware (Sumber Daya Manusia). Potensi SDM yang memahami IT pada Pengadilan Agama Pangkajene masih dirasakan sangat kurang, lebih khusus yang mengkonsentrasikan diri pada pengelolaan IT mulai dari penanganan Website PA, Email, upload putusan ke direktori putusan, cross check pada info perkara, upload transparansi anggaran, keuangan perkara dan sebagainya.
F. REGULASI TAHUN 2015
Selama Tahun 2015, Pengadilan Agama Pangkajene telah menerbitkan beberapa Regulasi dalam bentuk pelaksanaan Reformasi Birokrasi pada 8 Area :
1. Manajemen Perubahan
Program penataan pola pikir dan budaya kerja manajemen perubahan bertujuan mengubah secara sistematis dan konsisten dari sistim mekanisme kerja organisasi serta pola pikir dan budaya kerja individu atau unit kerja di dalamnya menjadi lebih baik sesuai dengan tujuan dan sasaran reformasi birokrasi.
Manajemen perubahan adalah area pertama pada RB yang mana pengadilan Agama Pangkajene 2015 telah mengusul anggaran berbasis kinerja dan menbuat Rencana Kinerja Tahunan (RKT), Perjanjian Kinerja Tahunan (PKT) individu 2015. Demikian pula pada sub kepegawaian Pengadilan Agama Pangkajene telah menjadikan acuan Peraturan
Pemerintah RI No. 53 Thn. 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil; dan SK KMA No.071/KMA/SK/V/2008 tentang Pembinaan Pegawai dalam rangka penegakkan disiplin kerja; Peraturan Pemerintah RI No. 30 Tahun 1980 tentang Peraturan Disiplin Pegawai Negeri Sipil ; Panduan Tata Tertib Perpustakaan ;
Tersusunnya rencana kegiatan komunikasi mulai dari perencanaan sampai kepada pelaporan Perkara Pengadilan Agama Pangkajene serta implementasi pada perkembangan Siadpa telah berjalan lancar dan Penginputan Direktori Putusan.
2. Perundang Undangan
Penata peraturan perundang undangan merupakan area ke 2 dari Reformasi Birokrasi yang bertujuan meningkatkan efektifitas pengelolahan peraturan perundang undangan yang di tetapkan oleh K/L. adapun target Penata peraturan perundang undangan pada pengadilan agama Pangkajene adalah :
1. Menurunnya tumpang tindih dan disharmonisasi perundang undangan yang di keluarkan K/L
2. Meningkatnya efektifitas pengelolahan perundang undangan K/L
Penataan perundang undangan yang menjadi tolak ukur pedoman internal pada Pengadilan Agama Pangkajene adalah SOP Pengadilan Agama Pangkajene, serta Laporan Tahunan Pengadilan Agama Pangkajene.
3. Penataan dan Penguatan Organisasi
Program penataan dan penguatan organisasi bertujuan meningkatkan efesiensi dan efektivitas organisasi K/L secara proporsional sesuai dengan kebutuhan pelaksanaan tugas masing masing sehingga organisasi K/L menjadi tepat fungsi dan tepat ukuran (right sizing)
Penataan dan penguatan Organisasi pada Pelaksanaan Reformasi Birokrasi tidak terlepas dari Struktur Organisasi yang merupakan implementasi dan koordinasi tugas dan fungsi yang jelas sehingga tidak terjadi tumpang tindih pada Pengadilan Agama Pangkajene.
Laporan Tahunan 2015 Pengadilan Agama Pangkajene 32 4. Penataan Tata Laksana
Program penataan Tata laksana bertujuan untuk efisiensi dan efektivitas system proses dan prosedur kerja yang jelas, efektif, efisien dan terukur pada masing masing K/L. Adapun tujuan program Tata Laksana adalah meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses manajemen dan meningkatkan kinerja pada Pengadilan Agama Pangkajene.
Dokumen acuan pada Program penataan Tata laksana adalah Program Operasi Baku Pada Biro Perlengkapan Badan Urusan Administrasi.
5. Penataan Sistem Manajemen SDM
Dalam meningkatkan profesionalisme pada Penataan Sistem Manajemen SDM yang di dukung dengan system Promosi dan mutasi Pengadilan Agama Pangkajene sering mengikut sertakan baik hakim maupun pegawai lainnya Training dan Pelatihan pelatihan. Demikian pula pendataan Data base kepegawaian pada aplikasi Sikep dan e-dokumen dan membuat analisa beban kerja pegawai.
Penataan Sistem Manajemen SDM pada Pelaksanaan Reformasi Birokrasi dengan mengadakan Baperjakat, melengkapi dokumen disiplin kerja berupa absensi dalam bentuk rekap kehadiran hakim dan pegawai dan membuat Job Description atau uraian tugas seluruh hakim dan pegawai sebagai acuan Tupoksi.
6. Penguatan Akuntabilitas
Program Penataan Akuntabilitas Kinerja pada Pengadilan Agama Pangkajene dengan membuat laporan laporan guna meningkatkan Akuntabilitas Kinerja antara lain : - Lakip 2014
- Renstra 2014 – 2018 - IKU
- PKT - RKT
- SAI dan SIMAK BMN 7. Penguatan Pengawasan
Program Penguatan Pengawasan pada Pengadilan Agama Pangkajene adalah : - Menyusun usulan Kegiatan dalam bentuk RKAKL yang sistimatis
- Menindaklanjuti temuan Tim Pengawas ataupun Bawas - Mengimlementasikan Fakta Integritas
8. Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik pada Pengadilan Agama Pangkajene adalah memberikan pelayanan prima kepada para pencari keadilan. Pengadilan Agama Pangkajene juga menyediakan fasilitas yang memadai seperti ruang tunggu yang asri dan luas serta nyaman perkaralebih cepat, murah dan terjangkau demikian pula memberikan biaya perkara Cuma Cuma bagi masyarakat miskin.
` .
34 BAB IV
PENGAWASAN
A. INTERNAL
Untuk mencapai hasil maksimal dari suatu pekerjaaan, maka setiap saat pengawasan melekat diperlukan untuk mengontrol proses berlangsungnya suatu pekerjaan, sehingga outcome yang dihasilkan sedapat mungkin mencapai kesempurnaan.
Menyadari persaingan kerja yang semakin ketat, maka tiap Satker terus-menerus memacu diri menuju kesempurnaan. Kemajuan dan kemunduran suatu instansi ditentukan oleh hasil kerja yang optimal, untuk itu Instansi Mahkamah Agung Republik Indonesia senantiasa melakukan pengawasan terhadap semua satker yang berada dibawahnya guna mencapai Visi dan Misi yang telah ditetapkan.
Pengadilan Agama Pangkajene sebagai salah satu satker Mahkamah Agung Republik Indonesia juga tidak lepas dari pengawasan, baik yang dilakukan oleh Pengadilan Tinggi Agama Makassar maupun dari Tim Pengawas Mahkamah Agung RI.
Selama tahun 2015, Pengadilan Agama Pangkajene tercatat telah melakukan berbagai perbaikan guna memenuhi hasil temuan dari Tim Pengawas yang turun langsung ke kantor Pengadilan Agama Pangkajene. Adapun Kegiatan Tim Pengawas di Pengadilan Agama Pangkajene, akan dijelaskan secara rinci sebagai berikut:
a. Tim Pengawas dari Pengadilan Tinggi Agama Makassar
Pengawasan oleh Tim Pengadilan Tinggi Agama Makassar berlangsung pada tanggal 09- 11 Maret 2015. Dari Tim ini diperoleh beberapa koreksi yang menjadi catatan penting untuk Pengadilan Agama Pangkajene guna perbaikan administrasi menuju hasil kerja yang maksimal.
Dalam bidang Kepegawaian, Tim Pengadilan Tinggi Agama Makassar meninggalkan beberapa catatan penting diantaranya :
1. Blangko daftar hadir Tidak sesuai dengan aturan 071/KMA/SK/V/2008 Dan PP 53 tahun 2010 Seharusnya blangko absen kosong juga Belum dipisahkan blangko daftar hadir dan daftar pulang .
2. Terdapat penulisan waktu kehadiran yang sama untuk 16 orang pegawai tanpa ada perbedaan menit bahkan detik sekalipun dan absen diberi garis merah lewat jam 08.30 wita
3. Tidak ada absensi finger print di PA pangkajene juga tidak ada buku agenda hukuman disiplin pegawai
Dalam bidang Umum, Tim Pengadilan Tinggi Agama Makassar memberikan saran berupa arahan agar penghapusan Barang Milik Negara segera dilaksanakan agar tidak menjadi beban negara dalam hal pembiayaan pemeliharaannya.
Khusus masalah keuangan, Tim Pengadilan Tinggi Agama Makassar
mengingatkan agar tiap bendahara harus memiliki sertifikat dan Semua bukti-bukti pengeluaran ditahun 2014 dan tahun 2015 tidak di lengkapi dengan surat perintah bayar (SPBY).
Demikian pula khusus kepaniteraan juga beberapa temuan yang sifatnya pembinaan terhadap tim pengelolah Siadpa, penulis buku register dan pengelolah ATK.
Terhadap hasil temuan diatas, maka Pengadilan Agama Pangkajene telah melakukan tindak lanjut dan perbaikan sebagaimana petunjuk dari Tim Pengadilan Tinggi Agama Makassar.
b. Tim Badan Pengawas Mahkamah Agung Republik Indonesia
Pengawasan yang dilakukan oleh Badan Pengawas Mari pada dasarnya bersifat pembinaan, dalam hal ini Ketua dan anggota tim Bawas sebanyak 5 orang memberikan arahan untuk Satker Pengadilan Agama Pangkajene lebih banyak memberikan peningkatan kinerja di tahun berikutnya. Pengawasan tersebut berlangsung pada tanggal 16 April 2015, dengan hasil sebagai berikut :
1. Masih seputar absensi yang manual dan kepegawaian tidak memiliki analisa beban kerja serta prosedur cuti yang masih salah
2. BKU (buku kas Umum) bukan hanya di buat dalam bentuk aplikasi tetapi juga dalam bentuk manual dan tidak ada tanda terima gaji pegawai honorer.
3. Umum tidak memiliki program kerja serta pelayanan pada ruang tunggu pencari keadilan tidak tersedia Koran, air minum dan ada WC yang masih kotor.
4. Bidang Kinerja Pelayanan public sudah maksimal akan tetapi selama tahun 2015 tidak ada pengaduan yang masuk juga mengenai perpustakaan terkesan kumuh tidak terawat.
36 5. Untuk masalah kepaniteraan, Panitera/Sekretaris PTA Makassar
mengkritisi penataan Meja I,Meja II, dan Meja III yang harus disatukan dalam satu ruangan dan terhadap Uang eksekusi yang terdapat dalam kas harus dijelaskan selisihnya.
6. Tim Bawas Mari dalam pengawasannya lebih menitik beratkan pada masalah perkara, beliau menghimbau agar pola BINDALMIN diterapkan sepenuhnya dan pemungutan biaya Pemeriksaan Setempat (PS) agar mempertimbangkan hati nurani.
Atas berbagai arahan yang telah diberikan untuk Pengadilan Agama Pangkajene, maka kedepannya diharapkan agar kinerja hakim dan pegawai lebih meningkat, prestasi-prestasi yang telah diraih bisa ditingkatkan dan Pengadilan Agama Pangkajene bisa tetap berkonstribusi untuk instansi MARI dalam mempertahankan penilaian “wajar tanpa pengecualian”.
c. Tim Pengawas dari Pengadilan Tinggi Agama Makassar
Bahwa dalam hal ini Tim Pemeriksa ditugaskan untuk melakukan pemeriksaan sehubungan mutasi Pimpinan Pengadilan Agama Pangkajene yaitu Wakil Ketua Pengadilan Agama Pangkajene (Dra. Nur Alam Syaf, S.H., M.H.) ke Pengadilan Agama Sungguminasa sebagai Ketua. Pengawasan berlangsung 2 hari
B. EVALUASI
Pengelolaan administrasi perkara di Pengadilan Agama Pangkajene tidak terlepas dari beberapa kendala, baik pada penanganan pendaftaran perkara, pengelolaan instrumen perkara, penanganan register-register, penyampaian relaas sampai pada laporan perkara bulanan, 4 bulanan dan 6 bulanan.
Pengisian buku-buku register perkara khususnya register induk perkara gugatan sering terkendala dengan persediaan buku register yang ada, dimana buku register tersebut tidak mencukupi sehingga terkadang pengisian buku sering tertunda sampai dengan ratusan jumlah perkara. Kemudian dari pada itu, kendala-kendala yang seringkali terjadi pada pengelolaan administrasi perkara adalah tidak berjalannya secara maksimal instrumen-instrumen sehingga terkadang berdampak pada intensitas ralat laporan ke Pengadilan Tinggi Agama Makassar. Meskipun
demikian, upaya-upaya ke arah perbaikan senantiasa tetap dilakukan setidaknya untuk meminimalisir kekurangan-kekurangan yang ada.
Selain itu, penanganan administrasi perkara melalui pemanfaatan teknologi SIADPA, Pengadilan Agama Pangkajene baru mulai melakukan pembenahan. Beberapa faktor yang menjadi penyebabnya adalah karena perangkat pendukung teknologi jaringan komputer baru pengadaannya terealisasi. Di samping itu pula, sumber daya manusia yang handal dan fokus terhadap pemanfaatan teknologi tersebut selaku tenaga operator khusus masih dirasakan sangat kurang, karena tenaga yang memahami tekonologi tersebut mempunyai fungsi dan tanggung jawab masing-masing terhadap bidang lainnya.
38
BAB V
KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
A. KESIMPULAN
Berdasarkan data dan fakta yang telah disajikan dalam laporan tahunan Pengadilan Agama Pangkajene tahun 2015 ini, dengan mengacu pada pelaksanaan tugas pokok dan fungsi peradilan, maka dapat disimpulkan sebagai berikut:
1. Pengadilan Agama Pangkajene telah menjalankan tugas pokok, fungsi dan perannya sebagai porvoost Mahkamah Agung Republik RI pada wilayah hukumnya dalam memberikan pelayanan hukum kepada masyarakat pencari keadilan. Hal itu ditandai dengan tingkat penyelesaikan perkara yang diterima tahun 2015 sebanyak 532 perkara dan sampai akhir tahun 2015 telah diputus/diselesaikan sebanyak 499 perkara dan atau 93,8%. Dengan demikian, sisa perkara yang belum putus sebanyak 33 perkara dan atau 6,2%.
2. Pelaksanaan tugas pokok dan fungsi peradilan tersebut telah berjalan sesuai dengan ketentuan Pasal 49 Undang-Undang Nomor 50 Tahun 2009 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1989. Bahkan pelaksanaan tugas di bidang administrasi perkara sebagai tindak lanjut dari Peraturan Mahkamah Agung RI Nomor 2 Tahun 2009, pada tingkat mengalami perbaikan dan peningkatan. Beberapa ketentuan baru yang terkait dengan penertiban administrasi, khususnya yang terkait dengan administrasi keuangan perkara telah dilakukan sosialisasi dan pembinaan. Walaupun masih terdapat kekurangan akibat karena keterbatasan Sumber Daya Manusia yang dimiliki. Hal ini memerlukan evaluasi dan penyempurnaan lebih lanjut, sehingga pelaksanaan bidang administrasi keuangan perkara ini benar-benar dapat dilaksanakan dengan tertib sesuai ketentuan yang berlaku.
3. Pengawasan, pembinaan dan pengelolaan SDM pada Pengadilan Agama Pangkajene telah sesuai dengan prosedur dan telah Laporan Tahunan Pengadilan Agama Pangkajene Tahun 2015 45 diupayakan
pembinaan-pembinaan secara berkala dan berjenjang, sehingga pencapaian target dapat terpenuhi dengan maksimal.
A. Rekomendasi
Sebagai upaya untuk mewujudkan peningkatan penyelenggaraan aparatur negara yakni kualitas Sumber Daya Manusia, serta pengelolaan keuangan/sumber dana dan juga sarana/prasarana di Pengadilan Agama Pangkajene yang merupakan pranata/institusi peradilan yang menjalankan tugas pokok dan fungsinya dalam mewujudkan rasa keadilan dan kepastian hukum bagi pencari keadilan, maka hal-hal yang perlu dipertimbangkan sebagai bahan rekomendasi, adalah sebagai berikut:
1. Bahwa untuk mewujudkan penyelesaian perkara yang dapat menjamin adanya kepastian hukum, kemanfaatan dan keadilan bagi para pihak pencari keadilan agar perlu ada pembinaan secara simultantif atau berkesinambungan yang tujuannya adalah penciptaan kader-kader profesional melalui wadah diskusi crossing di tingkat hakim dan eksaminasi berkas perkara.
2. Salah satu problem dasar yang sering diperhadapkan kepada aparat peradilan khususnya Peradilan Agama adalah terbatasnya Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki, baik dari aspek kuantitas maupun kualitasnya.
3. Bahwa peningkatan sarana dan prasarana fasilitas gedung terkait dengan mobilitas penyelesaian tugas pokok Pengadilan Agama Pangkajene sangat mutlak diperlukan, mengingat kondisi internal yang belum memadai dari sisi kekurangan sarana dan prasarana fasilitas gedung untuk pengadaan komputer/notebook bagi masingmasing pegawai sesuai tugas pokok dan fungsinya terutama bagi hakim dan kepaniteraan.