• Tidak ada hasil yang ditemukan

S TE 1005268 Chapter3

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "S TE 1005268 Chapter3"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

Sony Gunawan, 2014

Desain dan Pengembangan Perangkat Pembelajaran Sainfik Project Based Learning Pada Pekerjaan Dasar Elektromekanik

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

BAB III

METODE PENELITIAN

Ada beberapa hal yang dibahas dalam metode penelitian, diantaranya

adalah (1) lokasi dan subyek penelitian, (2) metode penelitian, (3) sumber data,

(4) diagram alir penelitan, (5) teknik pengumpulan data, (6) teknik analisis data,

dan (7) perencanaan pengembangan bahan ajar pekerjaan dasar elektromekanik.

A. Lokasi dan Subyek Penelitian

Penelitian dan pengembangan perangkat pembelajaran yang bercirikan

saintifik dengan model pembelajaran Project Based Learning (PBL) pada

pekerjaan dasar elektromekanik, akan dilakukan di SMK Negeri 1 Cimahi, yang

beralamat di Jl. Mahar Martanegara No.48 Kota Cimahi, Provinsi Jawa Barat.

Penelitian yang akan dilaksanakan dengan sasaran utama adalah siswa kelas XI

pada semester genap tahun ajaran 2013/2014 dengan program keahlian Teknik

Otomasi Industri (TOI) sebagai pengguna perangkat pembelajaran kurikulum

2013.

Sasaran utama siswa kelas XI tersebut diasumsikan sebagai pengguna

bahan ajar pekerjaan dasar elektromekanik pada tahun ajaran 2013/2014, hal ini

dilakukan dengan pertimbangan bahwa kelas XI dirasa lebih tepat untuk menilai

kelayakan isi materi, penyajian, bahasa, dan kegrafikan dikarenakan pengalaman

belajarnya yang sudah pernah menggunakan perangkat pembelajaran pekerjaan

dasar elektromeknaik pada tahun ajaran 2012/2013.

Uji produk akan divalidasi oleh tim ahli yang merupakan dosen Jurusan

Pendidikan Teknik Elektro, FPTK UPI Bandung serta guru SMK Negeri 1 Cimahi

program kehalian Teknik Otomasi Industri sebagai tim uji praktisi. Tim uji ahli

(2)

Sony Gunawan, 2014

Desain dan Pengembangan Perangkat Pembelajaran Sainfik Project Based Learning Pada Pekerjaan Dasar Elektromekanik

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

bidang studi, serta jumlah sampel uji pengguna yang masuk pada penelitian

pengembangan ini sebanyak 30 siswa. Secara lebih rinci, info mengenai subyek

penelitian dapat dilihat pada tabel 3.1 di bawah ini.

Tabel 3.1 Formasi tim uji validasi produk

Tim Uji Jumlah Karateristik sampel Proses dan orientasi produk

Uji Ahli 2 orang

Tenaga ahli: dosen bidang studi, ahli materi dan perangkat pembelajaran.

Kualitatif (expert judgement), kuesioner, interview, draf awal produk; kelayakan substasi, metodologi, bahasa, dan desain grafis.

Kesesuaian materi, metode, evaluasi pembelajaran sesuai kompetensi inti dan kompetensi

Kesesuaian dengan kebutuhan siswa, kejelasan instruksi dan tahapan pembelajaran, informatif, interaktif dan mampu membangkitkan motivasi belajar siswa.

B. Metode Penelitian

Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian pengembangan

(research and development) yang dikemukakan oleh Sugiyono (2010). Metode

penelitian dan pengembangan adalah metode penelitian yang digunakan untuk

menghasilkan produk tertentu dan menguji keefektifan produk tersebut (Sugiyono

2010:407). Metode penelitian ini merujuk pada model Borg & Gall yaitu research

and information collecting, planning, develop preliminary form of product,

preliminary field testing, main product revision, main field testing, operational

product revision, operational field testing, final product revision, and

(3)

Sony Gunawan, 2014

Desain dan Pengembangan Perangkat Pembelajaran Sainfik Project Based Learning Pada Pekerjaan Dasar Elektromekanik

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

disesuaikan dengan konteks penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk

mengembangkan suatu produk bahan ajar yang dapat digunakan dalam

pembelajaran pekerjaan dasar elektromekanik. Adapun ruang lingkup penelitian

adalah pengembangan bahan ajar pekerjaan dasar elektromekanik untuk siswa

SMK kelas X semester II. Berikut di bawah ini merupakan penjelasan mengenai

sumber data penelitian serta rincian langkah kerja penelitian dan pengembangan

bahan ajar pekerjaan dasar elektromekanik.

1. Sumber Data

Data primer penulisan berupa silabus yang berasal dari SMK Negeri 1

Cimahi, data penilaian produk yang berasal dari tim uji ahli, tim uji praktisi dan

pengguna perangkat pembelajaran. Data-data diperoleh melalui pendekatan kerja

Research and Development (R&D). Media pengumpulan data dengan

menggunakan kuisioner, observasi, dan studi dokumentasi.

2. Diagram alir penelitian

Guna memberikan langkah-langkah kerja yang sistematis dan terarah,

maka di bawah ini merupakan diagram alir yang menunjukan langkah-langkah

penelitian dan pengembangan yang dilaksanakan oleh penulis.

Pembuatan Produk Revisi Desain (analisis domain : prinsip

reflektif, evaluatif, dan kritis)

Mulai

Analisis Kebutuhan

Desain Produk Studi Pendahuluan

oStudi literatur oObservasi oKuisioner

oStudi dokumentasi

Uji Pengguna Terbatas

(4)

Sony Gunawan, 2014

Desain dan Pengembangan Perangkat Pembelajaran Sainfik Project Based Learning Pada Pekerjaan Dasar Elektromekanik

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu Ya

Gambar 3.1 Diagram alir penelitian

Model penelitian dan pengembangan mengadopsi model Borg & Gall.

Dengan penyesuaian konteks penelitian yang dilakukan, maka dalam penelitian

ini hanya dilakukan sembilan tahap saja. Adapun rincian tahapannya sebagai

berikut. penelitian yang relevan, menggali potensi dan masalah dan menganalisis kebutuhan.

TAHAP II Analisis Kebutuhan

Mengidentifikasi keadaan yang sepatutnya ada namun tidak ada serta aspek-aspek penting yang harus segera dipenuhi terkait kebutuhan responden.

TAHAP III Desain Produk

Penyusunan format, isi dan sajian yang disesuaikan analisis kebutuhan serta format ketentuan bahan ajar dari kemenidkbud.

TAHAP IV Validasi Desain Produk Penilian desain produk oleh guru dan dosen yang ahli di bidang studi dan perangkat pembelajaran pekerjaan dasar elektromekanik.

TAHAP VI Pembuatan Produk

Mengimplementasikan segala bentuk informasi serta saran yang diwujudkan dalam bentuk bahan ajar pekerjaan dasar elektromekanik.

TAHAP V Revisi Desain Produk

(5)

Sony Gunawan, 2014

Desain dan Pengembangan Perangkat Pembelajaran Sainfik Project Based Learning Pada Pekerjaan Dasar Elektromekanik

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu Gambar 3.2 Tahapan kerja penelitian dan pengembangan

TAHAP IX

Deskripsi Hasil Penelitian

Mendeskripsikan hasil pengembangan bahan ajar pekerjaan dasar elektromekanik untuk siswa SMK kelas X semester II.

TAHAP VIII Revisi Produk

Proses memperbaiki kesalahan-kesalahan berdasarkan saran dan masukan perbaikan dari pengguna.

TAHAP VII Uji Pengguna Terbatas

(6)

Sony Gunawan, 2014

Desain dan Pengembangan Perangkat Pembelajaran Sainfik Project Based Learning Pada Pekerjaan Dasar Elektromekanik

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu a. Studi Pendahuluan

Studi pendahuluan merupakan kegiatan yang dilaksanakan dengan tujuan

untuk menggali potensi, masalah dan kebutuhan. Melalui kegiatan studi

pendahuluan ini, penulis akan mendapatkan informasi untuk siapakah produk

yang akan penulis kembangkan nanti, apakah guru dan siswa tersebut sangat

membutuhkan produk yang penulis hasilkan guna menunjang dan mempermudah

keperluan belajar para siswa. Untuk memperoleh data potensi, masalah dan

kebutuhan maka penulis melakukan penyebaran kuisioner dan observasi pada

tempat yang akan diteliti. Pengumpulan data dilakukan melalui kuisioner dan

observasi kepada guru dan siswa kelas XI TOI di SMK Negeri 1 Cimahi. Seluruh

data yang diperoleh melalui kegiatan studi pendahuluan tersebut akan dianalisis

dan menjadi tolakan awal penulis dalam mengembangkan perangkat pembelajaran

yang bercirikan kurikulum 2013.

b. Analisis Kebutuhan

Pada tahap ini penulis melakukan suatu kajian terhadap data-data yang

diperoleh melalui kegiatan pendahuluan di atas. Data-data yang diperoleh melalui

kegiatan pendahuluan di atas akan dianalisis menggunakan metode analisis

deskriptif. Melalui kegiatan analisis deskriptif tersebut, penulis akan memperoleh

informasi mengenai tujuan dan arah produk yang akan dikembangkan,

kebutuhan-kebutuhan prioritas yang harus segera dipenuhi, kesiapan para guru terkait

pengembangan perangkat pembelajaran kurikulum 2013, faktor-faktor

penghambat pengembangan perangkat pembelajaran kurikulum 2013,

kesulitan-kesulitan yang dihadapi dalam mengimplementasikan kurikulum 2013, dan sejauh

mana ketersediaan perangkat pembelajaran yang bercirikan kurikulum 2013 di

SMK Negeri 1 Cimahi pada mata pelajaran pekerjaan dasar elektromekanik

khususnya. Pada tahap ini pula, penulis melakukan studi literatur untuk mengkaji

(7)

Sony Gunawan, 2014

Desain dan Pengembangan Perangkat Pembelajaran Sainfik Project Based Learning Pada Pekerjaan Dasar Elektromekanik

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

agar produk dapat digunakan atau diimplemetasikan secara optimal, serta

keunggulan dan keterbatasan produk yang akan dikembangkan nanti. Studi

literatur juga diperlukan untuk mengetahui langkah-langkah yang paling tepat

dalam pengembangan produk perangkat pembelajaran kurikulum 2013 nanti.

Melalui kegiatan analisis kebutuhan akan tergambarkan suatu keadaan

yang seharusnya adanya namun tidak ada dan keadaan yang benar-benar terjadi di

lapangan. Setelah penulis melihat suatu keadaan yang berbeda dengan keadaan

yang seharusnya terjadi tersebut, maka di sini penulis menawarkan suatu solusi

untuk pemecahan masalah dengan cara mengembangkan perangkat pembelajaran

yang bericikan kurikulum 2013.

c. Desain Produk

Tahap selanjutnya ialah mendesain produk perangkat pembelajaran

kurikulum 2013 yang berdasarkan hasil analisis deskriptif pada tahap analisis

kebutuhan di atas. Berdasarkan hasil analisis deskriptif tersebut, penulis membuat

desain pengembangan perangkat pembelajaran dengan memperhatikan aspek

kebutuhan, kemudahan dalam menggunakan, subjek pengguna, kelayakan isi

materi, kelayakan bahasa, kelayakan penyajian dan kelayakan kegrafikan yang

disesuaikan dengan kebutuhan guna menjawab analisis potensi, masalah dan

kebutuhan yang sudah dilakukan pada tahap sebelumnya.

Perancangan produk perangkat pembelajaran yang akan dikembangkan

nanti, tentunya disesuaikan dengan kompetensi inti (KI) dan kompetensi dasar

(KD) yang termuat pada silabus pembelajaran kurikulum 2013. Setelah tahap

desain produk dirasa sudah memenuhi aspek-aspek di atas, maka penulis

menyusun draft (blueprint) perangkat pembelajaran untuk dilakukan uji validasi

produk oleh tim ahli dan tim praktisi.

(8)

Sony Gunawan, 2014

Desain dan Pengembangan Perangkat Pembelajaran Sainfik Project Based Learning Pada Pekerjaan Dasar Elektromekanik

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

Tahap validasi desain merupakan kegiatan untuk menilai apakah

rancangan produk yang dikembangkan sesuai dengan aspek-aspek yang telah

dibicarakan di atas serta menjawab semua kebutuhan yang diperlukan sebagai

solusi dalam memecahkan masalah pengembangan perangkat pembelajaran

kurikulum 2013. Validasi desain produk akan dilakukan dengan cara memvalidasi

produk tersebut kepada beberapa tenaga ahli dan tenaga praktisi yang kompeten di

bidangnya terkait dengan produk perangkat pembelajaran yang di kembangkan.

Pengumpulan data yang diperoleh melalui kegiatan wawancara dan pengisian

kuisinoner yang berisikan daftar checklist kelayakan, saran dan masukan kualitatif

sebagai saran perbaikan dalam melakukan revisi produk yang sedang

dikembangkan.

e. Revisi Desain Produk

Tahap revisi desain produk merupakan tahapan perbaikan terkait

kelayakan produk yang dikembangan berdasarkan data dan saran perbaikan yang

diusulkan oleh tim ahli dan tim praktisi. Langkah perbaikan terus dilaksanakan

untuk tiap-tiap komponen yang memerlukan perbaikan sampai didapat suatu

keadaan tidak perlukan lagi untuk melakukan revisi. Pada tahap revisi ini akan

menggunakan analisis reflektif terhadap data-data yang diperoleh dari tahap

validasi desain produk di atas.

f. Uji Pengguna Terbatas

Tahap uji pengguna terbatas merupakan tahapan yang dilakukan setelah

desain produk selesai melalui proses revisi. Uji pengguna terbatas terdiri beberapa

pengguna perangkat pembelajaran yang akan menilai apakah produk yang

dikembangkan oleh penulis sesuai dengan kebutuhan pembelajaran dan membantu

(9)

Sony Gunawan, 2014

Desain dan Pengembangan Perangkat Pembelajaran Sainfik Project Based Learning Pada Pekerjaan Dasar Elektromekanik

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

melalui wawancara dan kuisioner check list yang dilengkapi dengan saran atau

masukan guna perbaikan pengembangan produk.

C. Instrumen Penelitian

Instrumen penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini

dikembangkan dengan tujuan untuk memperoleh ukuran kelayakan terhadap

produk perangkat pembelajaran yang akan dikembangkan. Adapun instrumen

yang akan digunakan dalam penelitian ini diantaranya sebagai berikut.

1. Kuisioner

Salah satu instrumen yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah

berupa kuisioner check list yang dilengkapi dengan saran atau masukan guna

perbaikan pengembangan produk (Lampiran A-3 & A-8). Kuisioner yang

diperuntukan untuk uji ahli dan uji praktisi dikembangkan sesuai dengan pedoman

penulisan buku pelajaran teks untuk siswa yang dikeluarkan oleh Pusat

Perbukuan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Kuisioner tersebut akan

mencakup aspek kelayakan isi materi, kelayakan bahasa, kelayakan penyajian dan

kelayakan kegrafikan. Khusus untuk kuisioner yang diperuntukan untuk uji

pengguna, dikembangkan dengan bahasa yang ringan dan mudah dipahami namun

tetap memperhatikan ke empat aspek yang sesuai dengan pedoman penulisan

buku pelajaran teks untuk siswa yang dikeluarkan oleh Pusat Perbukuan,

Departemen Pendidikan Nasional.

2. Observasi

Observasi dipergunakan untuk memperoleh data-data tentang

pengembangan perangkat pembelajaran yang bercirikan kurikulum 2013. Melalui

teknik observasi penulis terjun langsung ke lapangan untuk mengumpulkan data

(10)

Sony Gunawan, 2014

Desain dan Pengembangan Perangkat Pembelajaran Sainfik Project Based Learning Pada Pekerjaan Dasar Elektromekanik

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

perangkat pembelajaran di SMK Negeri 1 Cimahi. Proses observasi ini dilakukan

dimulai dari tahapan studi pendahuluan hingga tahapan penarikan kesimpulan dan

saran terkait pengembangan perangkat pembelajaran kurikulum 2013.

D. Teknik Analisis Data

Teknik analisis data yang digunakan disesuaikan dengan jenis instrumen

yang dikumpulkan. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif dalam

menelaah hasil kuisioner studi pendahuluan dan kuisioner validasi produk.

Data yang diperoleh melalui kuisioner studi pendahuluan akan dianalisis

secara deskriptif, reflektif dan naratif, sedangkan data yang diperoleh melalui

kuisioner validasi produk akan diolah dengan menggunakan teknik deskriptif

presentase (Lampiran A-4). Jenis data yang diperoleh dari hasil uji kelayakan

produk oleh pakar dan uji coba terbatas oleh siswa ada dua macam, yaitu data

kuantitatif dan data kualitatif. Data kualitatif berupa komentar dan saran yang ada

pada kolom saran kualitatif, sedangkan data kuantitatif berupa angka-angka yaitu

4, 3 ,2, dan 1 berdasarkan skala Likert yang kemudian dirata-rata dan

dipresentasekan. Teknik analisis data dengan menggukan skala 4 Likert pernah

diterapkan pada penelitian yang berjudul pengembangan bahan ajar fisika berbasis

react (relating, experiencing, applying, cooperating, transferring) pada pokok

bahasan fluida untuk siswa sma kelas XI (Hari A, 2013).

Teknik analisis data yang digunakan untuk menganalisis data hasil

penilaian kelayakan produk adalah dengan analisis deskriptif presentase. Adapun

teknik deskriptif presentase yang akan digunakan, dapat dituliskan sebagai

berikut:

Persentase = Σ (jawaban x bobot tiap pilihan)

n x bobot tertinggi x 100 %

(11)

Sony Gunawan, 2014

Desain dan Pengembangan Perangkat Pembelajaran Sainfik Project Based Learning Pada Pekerjaan Dasar Elektromekanik

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

∑ : Jumlah

n : Jumlah seluruh item angket

Jenjang kualifikasi kriteria kelayakan produk untuk menyimpulkan hasil

validasi produk adalah sebagai berikut:

Tabel 3.2 Konversi tingkat pencapaian dengan skala 4

(Adaptasi dari Riduwan, 2011)

Presentase Ketercapaian Kualifikasi Keterangan

76-100% Sangat Layak Tidak perlu direvisi

51-75% Layak Tidak perlu direvisi

26-50% Kurang Layak Direvisi

Gambar

Tabel 3.1  Formasi tim uji validasi produk
Gambar 3.1 Diagram alir penelitian
Gambar 3.2 Tahapan kerja penelitian dan pengembangan

Referensi

Garis besar

Dokumen terkait

Memuat teori yang mendukung terlaksananya pembuatan aplikasi sistem IVR Call Center ini, antara lain meliputi teori-teori pendukung mengenai dasar – dasar dari

Proses pengukusan pada suhu 65-75˚C bertujuan untuk memecah sel-sel daging ikan gabus sehingga pada saat proses pengepresan nutrisi yang terkandung di dalam daging ikan

Tafsîr al Qurân al ‘Azîm yang termasyhur dengan sebutan Tafsir Ibnu Katsir pada Qur‟ an Surat al Baqarah ayat 132-133. Konsep pendidikan tauhid dalam Islam menurut al

Ketika angin kerusuhan bertiup di pertengan bulan Mei 1998 yang penuh asap dan api, ternyata telah terjadi berbagai kekerasan dengan cara yang demikian kejam dan getir justru di

Salah satu upaya yang dilakukan untuk dapat memudahkan peneliti dalam melaksanakan penelitian adalah diperlukannya Metode Penelitian. Metode penelitian yang digunakan

Daerah Tingkat II Batang dengan mengubah Undang – undang Nomor 13 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah – daerah kabupaten dalam lingkungan Propinsi Jawa Tengah (Lembaran Negara

Ikan Hiu tidak dirugikan, remora mendapat sisa daging makanan hiu serta aman dari serangan predator

Magnet permanen adalah salah satu jenis material maju dengan aplikasi yang sangat luas dan strategis yang perlu dikembangkan di Indonesia.Efisiensi energi yang