• Tidak ada hasil yang ditemukan

1.15. memahami perspektif dng titik ukur

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "1.15. memahami perspektif dng titik ukur"

Copied!
20
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Analisis Wits menggunakan konstruksi bidang oklusal untuk memproyeksikan titik A dan titik B dengan cara menarik garis tegak lurus masing-masing dari titik A (titik

Mengingat kembali mengenai penentuan lebar laut territorial dengan menarik garis-garis pangkal lurus kepulauan yang menghubungkan titik-titik terluar pulau-pulau

Dan selanjutnya ditarik garis tegak lurus dengan sumbu X hingga memotong di titik B pada bidang II, sehingga A2–B merupakan panjang garis yang sebenarnya. Jadi bila garis B1–A

Untuk menentukan jarak titik B ke bidang AFGD dapat ditentukan dengan mencari panjang ruas garis yang tegak lurus dengan bidang AFGD dan melalui titik B!. BT tegak lurus dengan

Ada beberapa unsur yang harus diperhatikan saat menerapkan gambar perspektif dalam menggambar bentuk yaitu bidang horizon, garis batas, titik lenyap atau titik hilang

struktur garis) dengan OX. Buat garis dari titik X yang tegak lurus OX. Garis ini memotong OA di titik W. Ukur jarak XW, misalkan jarak ini adalah d. Gunakan garis OY sebagai

setel nivo kotak dan nivo tabung sehingga : sumbu pertama vertikal, garis jurusan nivo mendatar, sumbu kedua mendatar dan garis bidik tegak lurus sumbu ukur. Posisi ini kita

Kedua, buat sudut siku-siku pada tiap absis yang telah ditandai tegak lurus terhadap ruas garis TC-CT menuju arah O, bentangkan pita ukur searah itu, dan patok pada setiap ordinat yang