• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengolahan Transaksi dan Laporan Keuanga

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Pengolahan Transaksi dan Laporan Keuanga"

Copied!
53
0
0

Teks penuh

(1)

TUGAS MANDIRI

Pengolahan Transaksi dan Laporan Keuangan

Menggunakan MYOB Accounting Plus versi 15

Mata Kuliah : Sistem Informasi Akuntansi

Nama

: Didi Wahyudi

NPM

: 120110074

Kode Kelas : 132-SI622-T1

Dosen

: Narti Eka Putria S.Kom., M.SI.

(2)

KATA PENGANTAR

Segala puji dan syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT atas segala limpahan rahmat dan hidayahNya sehingga akhirnya kami dapat menyelesaikan tugas mandiri dengan judul “Pengolahan Transaksi dan Laporan Keuangan Menggunakan MYOB Accounting Plus versi 15” untuk mata kuliah Sistem Informasi Akuntansi.

Tugas mandiri ini disusun sebagai salah satu syarat penilaian untuk setiap mata kuliah di Universitas Putera Batam. Walaupun banyak kesulitan yang kami hadapi dalam penyusunan tugas mandiri ini, namun berkat bantuan dan dorongan dari berbagai pihak, akhirnya tugas mandiri ini dapat kami selesaikan dengan baik.

Akhir kata, kami menyadari bahwa tugas mandiri ini masih jauh dari sempurna, tak lebih karena berbagai keterbatasan yang kami miliki. Oleh karena itu kami mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun dari para pembaca.

Batam, 9 juni 2015

(3)
(4)

3.5. Pembuatan Kode Akun...21

3.6. Jurnal Transaksi...23

3.7. Neraca Saldo Sebelum Penyesuaian...29

3.8. Jurnal Penyesuaian...31

3.9. Buku Besar...32

3.10. Neraca Saldo Setelah Penyesuaian...44

3.11. Laporan Rugi Laba...45

3.12. Laporan Neraca dan Perubahan Modal...46

BAB IV KESIMPULAN...48

(5)

BAB I

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

MYOB Accounting Plus adalah sebuah perangkat lunak di bidang akuntansi yang sangat terkenal dan banyak dipakai oleh perusahaan-perusahaan di seluruh dunia. Selain itu software ini juga banyak digunakan dan diajarkan di berbagai SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) dan perguruan-perguruan tinggi.

Tugas mandiri ini menggunakan MYOB Accounting Plus sesuai instruksi dosen. Karena sangat populer, software ini dapat dengan mudah ditemukan di internet. Pada awalnya, software ini terlihat sulit dalam hal penggunaannya. Tetapi setelah membaca buku dan tutorial di internet, ternyata tidak sulit. Selain itu sebelum mempelajari software ini, terlebih dahulu harus mengerti dasar-dasar akuntansi. sehingga hanya sebagian kecil menu dan fasilitas yang digunakan. Selain itu juga karena keterbatasan pemahaman akuntansi, maka tidak semua fasilitas dapat dimengerti.

Software MYOB Accounting Plus yang digunakan adalah versi 15 tanpa crack. Karena itu file data perusahaan hanya dapat digunakan dalam waktu 30 hari sejak pembuatan.

(6)

1.3. Spesifikasi Komputer Yang Digunakan

Sistem Operasi : Microsoft Windows 8.1 Single Language 64bit Jenis / Model : Notebook ASUS X202E

Processor : Intel® Core™ i3-3217U CPU @ 1.80GHz, 1801 MHz, 2 Core(s), 4 Logical Processors

Memory : 4,00 GB

(7)

BAB II

TEORI PENDUKUNG

Transaksi dalam suatu perusahaan tidak terbatas kepada penjualan dan pembelian saja, atau terbatas pada penerimaan dan pembayaran kas saja, tetapi memiliki arti yang lebih luas lagi, yaitu berbagai peristiwa yang perlu dicatat agar di kemudian hari dapat diambil keputusan yang tepat sehubungan dengan transaksi tersebut. Transaksi yang terjadi jumlahnya sangat banyak dan dapat melibatkan hampir setiap bagian di dalam perusahaan.

Transaksi-transaksi itu tidaklah mungkin diingat-ingat oleh para karyawan. Oleh karena itu, setiap perusahaan memerlukan cara mencatatnya, yaitu menggunakan akuntansi. Agar dapat mencatat transaksi akuntansi dengan baik, maka diperlukan berbagai prosedur pencatatan dan sarana pendukungnya. Untuk itu diperlukanlah sisten informasi akuntansi (accounting information system).

2.1. Pengertian Sistem Informasi Akuntansi

Sistem Informasi Akuntansi terdiri atas tiga kata, yang masing-masing kata dapat dijelaskan tersendiri.

(8)

Sistem adalah sekumpulan komponen yang saling bekerja sama untuk mencapai tujuan tertentu. Sistem berfungsi menerima input (masukan), mengolahnya, dan menghasilkan output (keluaran). Input dan output berasal dari luar sistem, atau dari lingkungan sistem tersebut berada. Oleh karenanya, sistem akan berinteraksi dengan lingkungannya. Sistem yang mampu berinteraksi dengan lingkungannya akan mampu bertahan lama. Sistem yang tidak cepat berinteraksi dengan lingkungannya tidak akan bertahan lama.

Sistem terdiri dari beberapa komponen, yaitu :

a. Input, berfungsi untuk menerima masukan dari luar sistem. b. Proses, untuk mengubah input menjadi output.

c. Output, berfungsi untuk mengirimkan hasil olahan kepada pihak luar sistem. d. Kontrol, berfungsi untuk mengendalikan komponen lain agar berfungsi

seperti yang diharapkan.

e. Batas Sistem, berfungsi untuk memisahkan sistem dengan lingkungannya atau dengan sistem lainnya.

f. Tujuan, adalah apa yang hendak dicapai sistem.

Sistem digolongkan dalam beberapa kelompok, tergantung karakteristiknya :

a. Sistem terbuka vs tertutup. Sistem terbuka adalah sistem yang memperoleh input dari luar dan menghasilkan output untuk keluarannya, sehingga sistem ini berhubungan dengan lingkungannya. Sedangkan sistem tertutup adalah sistem yang tidak berhubungan dengan lingkungannya.

b. Sistem manual vs otomatis. Sistem manual adalah sistem yang bekerja berdasarkan campur tangan manusia, sistem manual tidak akan bekerja jika tidak dijalankan secara manual. Sedangkan sistem otomatis adalah sistem yang dapat bekerja sendiri secara otomatis, sehingga tidak memerlukan campur tangan manusia.

(9)

d. Sistem statis vs dinamis. Sistem statis adalah sistem yang relatif tetap atau tidak berubah. Sedangkan sistem dinamis adalah sistem yang selalu berubah menyesuaikan dengan lingkungannya.

2.1.2. Pengertian Informasi

Informasi adalah data yang sudah diolah sehingga berguna untuk pembuatan keputusan. Data adalah representasi dari suatu objek. Data yang belum diolah belum dapat digunakan untuk pembuatan keputusan. Agar dapat menggambarkan objek yang diwakilinya, data harus dipilih yang paling sesuai. Misalnya yang paling mudah untuk mewakili mahasiswa adalah nomor mahasiswa, karena tidak akan ada data yang sama.

Informasi yang baik mempunyai beberapa karakteristik, yaitu : akurat, tepat waktu, lengkap, relevan, terpercaya, terverifikasi, mudah dipahami, dan mudah diperoleh.

2.1.3. Pengertian Akuntansi

Akuntansi merupakan kegiatan untuk mencatat transaksi yang terjadi di dalam perusahaan, mengolah transaksi tersebut, menyajikan informasi kepada pihak-pihak yang berhak dan berkepentingan, dan menginterpretasikan (membaca) informasi atas laporan atau informasi yang diterima, sehingga dapat diambil suatu keputusan yang baik.

Apabila ketiga pengertian sistem, informasi, dan akuntansi di atas digabung dalam istilah sistem informasi akuntansi, maka akan diperoleh definisi sebagai berikut :

(10)

2.2. Program Komputer

Program komputer adalah serangkaian perintah yang saling berkaitan untuk mengerjakan suatu pekerjaan tertentu. Program komputer dibuat oleh penulis program (programmer) dengan bahasa komputer (computer language). Saat ini sudah tersedia ribuan program komputer tersedia di pasar dengan jumlah yang tidak diketahui yang dikembangkan sendiri oleh masing-masing perusahaan atau pengguna komputer. Perangkat lunak komputer dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu : sistem operasi (operating system), bahasa pemrograman (programming language), dan program aplikasi (application software).

2.2.1. Sistem Operasi

Fungsi sistem operasi adalah mengendalikan penggunaan komputer, sejak komputer dihidupkan hingga komputer dimatikan. Pada jenis komputer tertentu misalnya server (pusat jaringan komputer), bahkan komputer tidak pernah dimatikan karena jaringan komputer memang harus tetap hidup selama 24 jam sehari. Apalagi jika jaringan komputer tersebut melayani seluruh dunia.

Setiap komputer harus memiliki sistem operasi, karena tanpa sistem operasi, komputer tidak dapat dipakai. Pada jenis komputer tertentu, terutama komputer PC, dapat dipasangi lebih dari satu sistem operasi. Pada waktu dinyalakan, komputer akan menampilkan menu pilihan, pemakai tinggal memilih akan menggunakan sistem operasi yang mana.

2.2.2. Bahasa Pemrograman

Kegunaan bahasa pemrograman adalah untuk membuat program aplikasi. Bahasa komputer atau bahasa pemrograman dibedakan menjadi tiga kelompok besar, yaitu : bahasa prosedural, bahasa berorientasi objek (object oriented), dan bahasa visual.

(11)

sehingga programmer tidak perlu menulis baris-baris perintah secara rinci. Sedangkan bahasa visual adalah bahasa yang menyediakan banyak gambar kecil (icon), sehingga penulis program tinggal memilih gambar yang mewakili proses.

2.2.3. Program Aplikasi

Program aplikasi adalah program komputer yang digunakan untuk menyelesaikan masalah tertentu. Program aplikasi sudah siap digunakan oleh pemakainya, sehingga tidak perlu pengetahuan pemrograman bahasa komputer. Itulah sebabnya pemakai program aplikasi sering juga disebut dengan pemakai akhir atau end user, karena mereka tidak lagi membuat sesuatu untuk orang lain, kecuali hasil akhir yang siap dibaca.

2.3. Program Akuntansi

Program yang diperlukan oleh tiap perusahaan untuk mengolah dan mencatat data akuntansi adalah program akuntansi. Program akuntansi memiliki kemampuan untuk mencatat berbagai data penting (misalnya persediaan barang dagangan dan data pelanggan), mencatat berbagai data transaksi (penjualan dan pembelian, penerimaan dan pembayaran kas), pencatatan jurnal, sampai kepada penyajian berbagai laporan.

Program akuntansi sudah banyak dijual di toko-toko komputer atau melalui internet. Masing-masing program memiliki keunggulan dan kelemahan sendiri. Program akuntansi memiliki berbagai kemampuan dasar untuk mencatat dan mengolah data akuntansi dan masih dapat ditambah lagi untuk keperluan analisis oleh manajemen. Beberapa kemampuan tersebut adalah sebagai berikut :

a. Billing (penagihan) baik atas penjualan barang, aktiva, maupun jasa yang dilakukan oleh perusahaan.

b. Bookkeeping (pencatatan atau pembukuan), yaitu mencatat berbagai transaksi keuangan yang terjadi di dalam perusahaan, misalnya pembayaran biaya dan gaji, pembebanan biaya (biaya depresiasi, biaya overhead), dan penjurnalan. c. Budgeting (penganggaran), yaitu kemampuan untuk mencatat anggaran dan

(12)

d. Expense reporting (pelaporan biaya), merupakan fungsi program untuk menghasilkan laporan berbagai pengeluaran atau pembebanan biaya.

e. Financial reporting (pelaporan keuangan), digunakan untuk menyajikan berbagai laporan keuangan standar, seperti rugi laba, perubahan modal, dan neraca.

f. Payroll (penggajian), merupakan salah satu fungsi penting dalam perusahaan, yaitu mencatat dan menghitung penggajian terhadap karyawan. Berbagai item penerimaan dan potongan harus dapat dicatat oleh program.

g. Performance management (kinerja manajemen), merupakan fungsi untuk melakukan analisis berbagai data yang sudah dicatat oleh program.

(13)

BAB III

PEMBAHASAN

3.1. Aplikasi MYOB Accounting Plus

MYOB Accounting Plus adalah aplikasi akuntansi yang populer saat ini. MYOB Accounting Plus memfokuskan pada perusahaan jasa dan perusahaan dagang. Selain itu jenis perusahaan yang lain pun bisa juga diterapkan. Paling cocok aplikasi ini diterapkan pada perusahaan menengah kebawah, untuk perusahaan besar rasanya tidak memadai, karena biasanya perusahaan besar jumlah transaksinya sangat kompleks sehingga biasanya membutuhkan program yang dirancang khusus sesuai dengan kebutuhan perusahaan tersebut.

MYOB Accounting Plus dikembangkan untuk menjawab kebutuhan perusahaan berskala kecil hingga menengah. Perusahaan jenis ini membutuhkan pencatatan transaksi yang mudah, murah, cepat, dan akurat. Fitur-fitur dalam MYOB Accounting Plus seperti Easy Setup Assistant dan MYOB Learning Centre membuat MYOB dapat digunakan oleh mereka yang tidak memiliki latar belakang pendidikan akuntansi.

Selama masa krisis di Indonesia telah terbukti bahwa perusahaan-perusahaan berskala kecil hingga menengah yang dikelola secara perseorangan telah mampu bertahan. Kebanyakan pemilik perusahaan perseorangan tidak memiliki latar belakang pendidikan akuntansi. Meskipun demikian mereka memerlukan catatan-catatan historis mengenai transaksi bisnisnya. MYOB Accounting Plus dapat menjadi solusi terhadap masalah tersebut.

3.1.1. Kebutuhan Konfigurasi Sistem

(14)

 Komputer PC dengan prosesor Pentium (atau ekivalen) dengan kecepatan

200MHz atau lebih, minimal 32MB RAM, hard disk dengan kapasitas ruang yang besar, dan drive CD-ROM. Dibutuhkan 40MB ruang hard disk untuk instalasi dan 35MB untuk file data.

 Sistem operasi berbasis Windows 98/2000/Me/XP atau yang terbaru,

Windows NT 4.0 Service Pack 6 atau yang terbaru.

 Internet Explorer 5.5 atau yang terbaru untuk mengakses bantuan online

Accounting Plus, Quick Time 4.12 atau yang terbaru untuk mengakses bantuan video yang disediakan, dan Acrobat Reader 4.05 atau yang terbaru untuk membaca dokumentasi dalam format PDF yang disertakan.

 Monitor berwarna VGA dengan warna 16bit dan resolusi minimum 800x600,

mouse, printer (optional), modem (optional), tape backup atau peralatan backup lainnya.

 Untuk menjalankan Accounting Plus pada jaringan komputer diperlukan

10BaseT Ethernet Card atau yang terbaru, yang mendukung protokol-protokol NETBIOS, NETBEUI, atau TCP/IP.

 Untuk menggunakan fitur-fitur OfficeLink Accounting Plus dibutuhkan

Microsoft Word dan Microsoft Excel 97 atau yang terbaru.

Selain itu perlu diketahui bahwa data yang diproses oleh Accounting Plus banyak dikerjakan di memori. Semakin besar memori terpasang, akan semakin meningkatkan kinerja Accounting Plus.

3.1.2. Keunggulan MYOB Accounting Plus

Accounting Plus mempunyai berbagai keunggulan dibandingkan dengan software sejenis, di antaranya :

 Mudah digunakan (user friendly).

 Cocok untuk situasi dan kondisi bisnis di Indonesia.

 Pembuatan laporan keuangan secara otomatis, lengkap dan akurat.

 Kemampuan menampilkan data secara cepat dan mudah.

(15)

 Laporan keuangan dapat diaktifkan dengan Microsoft Excel tanpa melalui

proses export-import.

Sedangkan keuntungan menggunakan Accounting Plus adalah :

1. Kemudahan penggunaannya, artinya pengguna dapat mempergunakannya walaupun tidak memiliki latar belakang pembukuan sama sekali.

2. Accounting Power, sehingga pengelolaan informasi dengan menggunakan software ini dapat diandalkan.

3. Fitur Job dan Category yang dapat digunakan untuk pengelolaan proyek. 4. Departementalisasi.

5. Proses instalasi dan maintenance yang murah. 6. Tenaga kerja yang paham MYOB cukup banyak.

7. Dapat digunakan untuk memantau 3 tahun periode pembukuan. 8. Nilai investasi yang relatif murah.

9. Jangka waktu implementasi yang relatif cepat.

3.1.3. Kekurangan MYOB Accounting Plus

1. Database MYOB merupakan database yang dikunci, pengguna tidak dapat melakukan modifikasi laporan, modifikasi field, sehingga kustomisasi relatif sulit dilakukan jika diperlukan.

2. Kelemahan Multi Warehouse yang mengakibatkan pengelolaan atas barang konsinyasi relatif sulit dikelola di dalam MYOB.

3. Tidak dapat digunakan untuk mengelola perusahaan dengan multi company, artinya laporan konsolidasi tidak dapat dibuat menggunakan software ini.

3.2. Data Transaksi

Dalam Tugas Mandiri ini, penulis mengambil contoh transaksi perusahaan jasa1 Salon Nise Biru selama bulan Januari 2013 beserta masukan ke jurnal.

1 Ibu Nise mendirikan usaha salon dengan nama Salon Nise Biru. Ibu Nise menginvestasikan uang sebesar Rp.200.000.000 sebagai modal awal dalam usahanya itu.

(16)

Kas 200.000.000 Rp.20.000.000 dan selebihnya dilakukan perjanjian dibayarkan kapan saja dalam maksimal waktu 6 bulan tanpa bunga.

Tenda 50.000.000

5 Ibu Nise mengangkat 5 karyawan dengan gaji masing-masing Rp.1.500.000 per bulan dengan kesepakatan gaji dibayar setiap tanggal 27. Ibu Nise mengeluarkan dana Rp.2.500.000 untuk pakaian dan perlengkapan karyawan.

Perlengkapan 2.500.000

Kas 2.500.000

6 Membenahi ruko dengan pengecatan dan menghabiskan dana Rp.500.000. Biaya Pemeliharaan Gedung 500.000

Kas 500.000

7 Salon Nise Biru menerima pelanggan dan membukukan pendapatan sebesar Rp.1.500.000.

Kas 1.500.000

(17)

8 Menerima order sewa tenda sebesar Rp.6.000.000 selama 3 hari dan rias pengantin sebesar Rp.3.000.000 pada satu pelanggan yang sama. Pembayaran rias diterima tunai. Dan tenda baru dibayarkan setelah acara selesai dengan perjanjian ongkos angkut ditanggung penyewa sebesar

9 Salon Nise Biru membukukan kembali penghasilan sebesar Rp.3.500.000.

Kas 3.500.000

Pendapatan Rias 3.500.000

1 0

Salon Nise Biru mendapat order besar dan berhasil membukukan kembali Rp.10.350.000 pada hari tesebut.

Kas 10.350.000

Pendapatan Rias 10.350.000

1 1

Salon Nise Biru pembayaran tenda sebesar Rp.6.000.000, dan membukukan penghasilan salon sebesar Rp.6.500.000. dibayar tunai sebesar Rp.2.500.000. Kali ini ongkos angkut dibebankan ke salon sebesar Rp.500.000.

Ibu Nise melakukan pembelian beberapa alat kecantikan seperti shampoo dan lainnya sebesar Rp.5.000.000.

Perlengkapan 5.000.000

Kas 5.000.000

1 4

Salon Nise Biru membukukan penghasilan sebesar Rp.8.500.000.

Kas 8.500.000

Pendapatan Rias 8.500.000

1 5

Salon Nise Biru membukukan penghasilan sebesar Rp.9.500.000.

Kas 9.500.000

Pendapatan Rias 9.500.000

(18)

6 Rp.10.000.000.

Peralatan 10.000.000

Kas 10.000.000

1 7

Salon Nise Biru membayar pinjaman tenda Rp.5.000.000. Utang Usaha 5.000.000

Salon Nise Biru mendapat order sewa tenda Rp.10.000.000 selama 5 hari, diterima pembayaran Rp.4.000.000 dan sisanya dibayar saat acara selesai. Beban angkut ditanggung salon sebesar Rp.500.000.

Kas 4.000.000

Membayar tagihan listrik sebesar Rp.1.520.000 dan tagihan air Rp.650.000. Beban Listrik 1.520.000

Melakukan pemeliharaan tenda dan menghabiskan biaya Rp.500.000. Biaya Pemeliharaan Tenda 500.000

(19)

2

6 Membayar gaji karyawan sebesar Rp.7.500.000 dibayar full.

Beban Gaji 7.500.000

Kas 7.500.000

2 7

Melakukan pemeliharaan atas peralatan salon sebesar Rp.300.000. Biaya Pemeliharaan Peralatan 300.000

Kas 300.000

2 8

Mendapat order tenda sebesar Rp.10.000.000 selama 5 hari. Sewa dibayarkan setelah acara selesai dengan ongkos angkut ditanggung salon sebesar Rp.500.000.

 Tenda disusutkan 5 tahun dengan nilai akhir Rp. 5.000.000.

 Peralatan salon disusutkan 5 tahun dengan nilai akhir Rp. 4.000.000.

 Inventaris disusutkan 2 tahun dengan nilai akhir Rp. 1.500.000.

 Sewa dibebankan pada akhir bulan, termasuk bulan pertama.

 Pada tanggal 31 Januari dihitung bahwa sisa perlengkapan adalah Rp.

6.350.000.

3.3. Pembuatan File Data Salon

(20)

2. Tekan tombol Next dari tampilan berikutnya.

(21)

4. Berikutnya adalah pilihan tahun finansial perusahaan. Di sini terdapat isian :

Current Financial Year. Tahun yang digunakan di transaksi yang akan

dimasukkan. Tidak harus sama dengan tahun sekarang.

Last Month of Financial Year. Bulan terakhir di tahun finansial.

Conversion Month. Bulan awal transaksi yang akan dimasukkan.

Number of Accounting Periods. Jumlah bulan periode akuntansi.

(22)

Selanjutnya Accounting Plus mengkonfirmasikan isian yang dimasukkan :

 Tahun finansial dimulai dari 1 Januari 2013 sampai 31 Desember 2013.

 Periode akuntansi adalah duabelas bulan per tahun finansial.

 Transaksi sebelum 1 Januari 2013 tidak dapat dimasukkan sesuai dengan Conversion Month.

Jika belum benar, tekan tombol Back untuk mengubahnya, atau tekan tombol Next untuk melanjutkan.

(23)

5. Selanjutnya adalah pilihan tempat penyimpanan file data perusahaan. Tekan tombol Change untuk mengubah nama atau lokasi, atau klik tombol Next untuk melanjutkan.

(24)

3.4. Command Centre

(25)

3.5. Pembuatan Kode Akun

Sebelum proses pembuatan kode akun, sebaiknya ditentukan dahulu akun-akun yang dipakai dalam transaksi dan ayat-ayat penyesuaian di atas beserta jenisnya, agar lebih mudah ketika membuat akun-akun itu di Accounting Plus.

Untuk membuat akun, tekan Accounts di Command Centre, kemudian Accounts List. Di program memang sudah ada akun-akun yang disediakan, jadi bisa saja mengubah nama akun yang sudah ada dan sesuai, atau membuat baru. Akun-akun yang tidak digunakan bisa juga dihapus, tetapi ada beberapa yang tidak bisa dihapus karena terhubung dengan akun lainnya. Untuk itu bisa saja dihapus terlebih dahulu hubungan dengan akun lainnya, lalu baru dihapus akunnya, atau cukup dinonaktifkan.

(26)

Pilih tipe akun (Account Type). Awalan nomor akun (Account Number) akan berubah secara otomatis sesuai tipe akun yang sesuai. Awalan nomor akun ini berarti juga pengelompokan akun. Setelah itu nomor akun sisanya (4 digit) dapat dibuat. Nama Akun (Account Name) dan Saldo Pembuka dapat diubah setelah itu.

Untuk mengubah akun yang ada, tekan tanda  akun itu atau klik dua kali di nama akun. Untuk menonaktifkan akun dapat dilakukan dengan memberikan 

(27)

3.6. Jurnal Transaksi

(28)

Terdapat beberapa isian dan keterangan seperti terlihat di gambar di atas, yaitu :

Nominal Journal No., atau nomor urut transaksi jurnal, otomatis diisikan oleh

program.

Date, atau tanggal transaksi.

Memo, atau keterangan transaksi. Ini dibutuhkan untuk lebih membantu

memahami transaksi apa yang terjadi.

 Tabel jurnal, berisi pasangan akun debet-kredit yang sesuai dengan transaksi.

Untuk memilih akun mana yang akan direkam, terlebih dahulu pilih nomor akun di kolom paling kiri.

Setelah mendapatkan akun yang diinginkan, tekan tombol Use Account untuk memasukkan akun tersebut ke tabel jurnal dan otomatis kolom kedua di tabel jurnal akan terisi nama akun yang dipilih.

Kemudian masukkan nominal transaksi di kolom debet atau kredit, dan kembali lagi ke kolom pertama di paling kiri untuk memilih akun yang bersesuaian.

 Di bawah tabel jurnal terdapat keterangan sekaligus kontrol apakah total

jumlah debet dan total jumlah kredit sudah sama. Apabila terdapat selisih maka Out of Balance akan menunjukkan jumlah selisihnya.

(29)

Transaction Journal di Command Centre, hasilnya terlihat di gambar di bawah ini :

(30)
(31)
(32)
(33)

3.7. Neraca Saldo Sebelum Penyesuaian

Saldo setiap akun dapat dilihat langsung dari Accounts List di Command Centre.

Atau melalui menu Reports – Accounts di bagian bawah Command Centre kemudian pilih Accounts List Summary :

(34)

3.8. Jurnal Penyesuaian

Dari data penyesuaian transaksi maka dilakukan analisis sebagai berikut :

(35)

Nilai tenda adalah Rp. 50.000.000, sedang nilai ekonomisnya adalah Rp. 5.000.000 dengan jangka waktu 5 tahun (60 bulan). Maka nilai penyusutan per bulannya adalah :

 Peralatan salon disusutkan 5 tahun dengan nilai akhir Rp. 4.000.000.

Nilai peralatan adalah Rp. 40.000.000, sedang nilai ekonomisnya adalah Rp. 4.000.000 dalam jangka waktu 5 tahun (60 bulan). Maka nilai penyusutan per bulannya adalah :

 Inventaris disusutkan 2 tahun dengan nilai akhir Rp. 1.500.000.

Nilai inventaris adalah Rp. 7.500.000, sedang nilai ekonomisnya adalah Rp. 1.500.000 dengan jangka waktu 2 tahun (24 bulan). Maka nilai penyusutan per bulannya adalah :

 Sewa dibebankan pada akhir bulan, termasuk bulan pertama.

(36)

 Pada tanggal 31 Januari dihitung bahwa sisa perlengkapan adalah Rp.

6.350.000.

Nilai perlengkapan adalah Rp. 16.000.000. Jika sisanya adalah Rp. 6.350.000, berarti perlengkapan yang terpakai adalah :

16.000.000−6.350.000=9.650.000

Jurnalnya :

Pemakaian Perlengkapan 9.650.000

Perlengkapan 9.650.000

3.9. Buku Besar

(37)
(38)
(39)
(40)
(41)
(42)
(43)
(44)
(45)
(46)
(47)
(48)

3.11. Laporan Rugi Laba

(49)

3.12. Laporan Neraca dan Perubahan Modal

(50)
(51)

BAB IV

KESIMPULAN

Setelah mencoba menggunakan MYOB Accounting Plus, penulis menarik kesimpulan sebagai berikut :

(52)
(53)

Gambar

Tabel jurnal, berisi pasangan akun debet-kredit yang sesuai dengan transaksi.

Referensi

Dokumen terkait

dikatakan baik apabila perusahaan dapat memenuhi empat unsur utama berikut: penetapan tanggungjawab, penentuan ukuran kinerja, evaluasi kinerja, dan pemberian penghargaan

Model ini menggambarkan bahwa sikap konsumen terhadap suatu produk atau merek sebuah produk ditentukan oleh dua hal yaitu kepercayaan terhadap atribut yang

Relasi ini digunakan apabila terdapat dua atau lebih aktor melakukan hal yang sama (use case yang sama). Use case tersebut kemudian dipisahkan dan dihubungkan dengan

Keempat lobus tersebut masing- masing adalah: lobus frontal, lobus pariental, lobus occipital dan lobus temporal (Judha & Rahil, 2011). a) Lobus Frontal merupakan bagian

Hasil uji aktivitas antimikroba menunjukkan bahwa bakteri endofit yang diisolasi dari bagian daun dan batang tanaman keladi tikus mempunyai kecenderungan dalam

Nutrisi yang harus dipenuhi mencakup senyawa anorganik, sumber energy (sucrose atau gula pasir), vitamin (misalnya asam.. nikotinat), pH yang tepat dan agar

The design of the Phase Shift Keying transceiver for high - speed packet radio is the most quality products ever being produces... University of

Pada evaluasi struktur model level dua dengan koefisien acak diperoleh hanya variabel penjelas S 1 (pendidikan guru kelas) berpengaruh signifikan terhadap β 0jk