• Tidak ada hasil yang ditemukan

Upaya Negara Zimbabwe dalam Memperbaiki

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Upaya Negara Zimbabwe dalam Memperbaiki"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

Upaya Negara Zimbabwe dalam Memperbaiki Citra Ekonomi di

Kawasan Afrika melalui Pembangunan Disneyland Afrika

Disusun untuk memenuhi UAS

Dosen Pengampu:

Liana Shinta Dewi, S.S.,M.A.

NIP : 2013048611302001

Oleh:

Jelita Aldia Vitaloka

NIM : 175120400111031

PROGRAM STUDI HUBUNGAN INTERNASIONAL

FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK

UNIVERSITAS BRAWIJAYA

(2)

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar belakang

Negara Zimbabwe merupakan salah satu negara di kawasan Benua Afrika yang mengalami hiperinflasi. Negara tersebut memiliki nilai mata uang yang sangat buruk jika dibandingkan dengan dolar Amerika Serikat. Tercatat dalam sejarah, hiperinflasi di Zimbabwe disebabkan oleh kesalahan pemerintah dalam mengambil kebijakan sejak awal mereka merdeka. Pada periode 1990’an, pemerintah negara tersebut mengampanyekan program redistribusi tanah (land redistribution) yang ternyata malah menurunkan produktivitas pertanian hingga akhirnya menyebabkan inflasi.1 Selanjutnya,

bank sentral Zimbabwe juga diketahui terus mencetak uang untuk menutupi defisit anggaran yang mendalam.2

Kondisi negara tersebut telah memperburuk citra ekonomi Benua Afrika yang selama ini dikenal sebagai benua dengan banyak negara miskin di dalamnya. Seperti yang telah diketahui, kondisi ekonomi negara-negara di Benua Afrika memang sangat terbelakang. Selain karena faktor tanah yang tandus dan kering, penyebab kemiskinan di benua tersebut juga karena kurangnya pendidikan yang layak bagi penduduk.3

Di sisi lain, sebenarnya negara Zimbabwe mempunyai objek wisata yang berpotensi meningkatkatkan pendapatan negaranya. Objek wisata tersebut adalah air terjun Victoria Falls yang terletak di Sungai Zambezi (perbatasan antara Zambia dan Zimbabwe. Selama ini, Air terjun Victoria Falls telah menjadi daya tarik wisata di negara itu. 4Bahkan,

wisatawan dari seluruh dunia telah mengunjungi air terjun Victoria Falls yang menjadi fenomena alam indah.

Akan tetapi, potensi wisata yang cukup menjanjikan di Zimbabwe tersebut pernah hancur akibat konflik politik selama beberapa dekade. Tercatat dalam sejarah, semenjak awal

1 Setiyo H.N., “Memahami Kasus Hiperinflasi di Perekonomian Modern” dalam

http://www.ajarekonomi.com/2016/05/memahami-kasus-hiperinflasi-di.html. Di akses pada 7 Desember 2017.

2 Idris Rusadi Putra, “5 Fakta tak berharganya mata uang Zimbabwe” dalam

https://www.merdeka.com/uang/5-fakta-tak-berharganya-mata-uang-zimbabwe/peredaran-dolar-zimbabwe-ditarik.html. Diakses pada 7 Desember 2017.

3 Nathanya Chitta, “Iklan Kemiskinan” dalam http://kemiskinandiafrika.blogspot.co.id/. Diakses pada 8 Desember 2017.

(3)

kemerdekan pun telah terdapat konflik antara dua kelompok militer politik di Zimbabwe yang telah berdiri semenjak era pra-kemerdekaan. Kelompok tersebut ialah ZANU (Zimbabwe African National Union) yang dipimpin oleh Robert Mugabe dengan keanggotaannya didominasi oleh Etnis Shona dan ZAPU (Zimbabwe Afican People’s Union) yang dipimpin oleh Joshua Nkomo dengan keanggotannya didominasi oleh Etnis Ndabele/Matabele.5 Untuk membalas perlawanan dari kelompok ZAPU, Robert Mugabe

selaku Perdana Menteri Zimbabwe pernah memerintahkan pasukannya untuk membantai Etnis Ndabele.6

Kediktatoran pemimpin Zimbabwe semacam itu pun masih berlangsung hingga saat ini. Pada tahun 1987, Robert Mugabe terpilih menjadi presiden dan negara itu dipimpin oleh satu partai.7 Ia selalu menang dalam pemilu berikutnya. Barulah pada pemilu presiden

2008, Mugabe akhirnya kalah. Namun ia tetap menolak mundur hingga terjadilah kekerasan. Sampai saat ini, Mugabe tetap menjabat sebagai Presiden Zimbabwe dan dijuluki sebagai penipu pemilu kelas dunia, sosok yang penuh tipu muslihat, dan pelaku kejahatan yang terorganisir oleh Pedzisai Ruhanya, dari lembaga think-tank Zimbabwe.8

Konflik-konflik politik seperti di atas tentunya telah menurunkan minat wisatawan untuk berkunjung ke Zimbabwe. Terlebih lagi, pemberitaan media massa mengenai kebobrokan negara ini turut membuat wisatawan enggan singgah. Padahal, pariwisata pernah menjadi sektor penghasil devisa tertinggi ketiga di Zimbabwe sebelum akhirnya menurun tajam pada tahun 2000.9 Apabila kondisi ini dibiarkan terus-menerus, tentu akan menutup

potensi tersebut.

Akan tetapi, pemerintah Zimbabwe tampaknya mulai menaruh perhatian kembali pada sektor pariwisata demi memperbaiki kebobrokan ekonomi Zimbabwe dan citra ekonomi Benua Afrika dengan merencanakan pembangunan taman rekreasi "Disneyland versi Afrika". Seperti yang dikatakan oleh Menteri Pariwisata dan Perhotelan Zimbabwe

5 Chapter Two: A Brief History Of The Context Of The Zapu Guerrillas dalam

http://www.sahistory.org.za/content/chapter-two-brief-history-context-zapu-guerrillas. Diakses pada 9 Desember 2017

6 Denny Armandhanu, “Antara Mugabe dan Soeharto, Diktator Tiga Dekade” dalam https://kumparan.com/@kumparannews/antara-mugabe-dan-soeharto-diktator-tiga-dekade#VwHQALhbbex8kJbp.99. Diakses pada 9 Desember 2017

7 Ibid. 8 Ibid.

(4)

Walter Mzembi dalam forum UN World Tourism Organisation (UNWTO), pemerintah sedang merencanakan taman rekreasi yang akan menelan dana senilai USD 300 juta.10

Berdasarkan hal tersebut penulis merasa perlu mengadakan penelitian terkait upaya pemerintah Zimbabwe dalam usahanya memperbaiki citra ekonomi Benua Afrika.

1.2 Rumusan Masalah

Berdasarkan uraian pada latar belakang masalah di atas, maka dapat di identifikasikan beberapa masalah yaitu:

1. Bagaimana perkembangan Disneyland Afrika yang sedang direncanakan untuk dibangun oleh Pemerintah Zimbabwe?

2. Apakah usaha Pemerintah Zimbabwe memiliki potensi untuk memperbaiki citra ekonomi Benua Afrika?

1.3 Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian yang ingin dicapai dalam penulisan ilmiah ini adalah:

1.3.1 Tujuan Teoritis

1.Untuk mengetahui perkembangan Disneyland Afrika yang direncanakan dibangun oleh Pemerintah Zimbabwe.

2. Untuk mengetahui potensi Pemerintah Zimbabwe dalam memperbaiki citra ekonomi Benua Afrika.

1.3.2 Tujuan Praktis

1. Untuk mengembangkan ilmu pengetahuan berkaitan dengan perekonomian Zimbabwe dan Benua Afrika.

2. Sebagai acuan bagi penulis lain apabila ingin melakukan penelitian sejenis

1.4 Landasan Teori

(5)

1.4.1 Negara Zimbabwe

Zimbabwe dikenal sebagai Rhodesia Selatan. Nama ini kemudian berubah menjadi Rhodesia diikuti oleh Zimbabwe Rhodesia. Sekarang, negara ini dikenal sebagai Republik Zimbabwe. Negara Arab dan Portugal adalah beberapa mitra dagang Zimbabwe sejak zaman dahulu.11

Zimbabwe dieksplorasi oleh penjelajah David Livingstone. Dahulu, Zimbabwe termasuk dalam koloni kerajaan Inggris dengan nama Rhodesia Selatan yang dikelola oleh British South Africa Company. Negara ini memperoleh kemerdekaan pada tanggal 18 April 1980 dengan Robert Mugabe sebagai presiden pertama. Awalnya, Zimbabwe memiliki pemerintahan semi-presidensial. Pada tahun 1987, Mugabe merevisi konstitusi sehingga menghapuskan pos perdana menteri dan membuat sistem pemerintahan berubah menjadi presidensial.12

Negara Zimbabwe mempunyai bahasa resmi nasional yaitu Inggris, Shona, dan Ndebele, dan juga mempunyai 13 bahasa minoritas yaitu Chewa, Chibarwe, Kalanga, Koisan, Nambya, Ndau, Shangani, bahasa isyarat, Sotho, Tonga, Tswana, Venda, and Xhosa. Negara Zimbabwe memiliki mata uang Dollar Amerika – US$ karena sejak 2009 Pemerintah Zimbabwe tidak lagi menggunakan Dollar Zimbabwe dan mata uang yang digunakan adalah Dollar Amerika Serikat.13 Negara Zimbabwe memiliki luas wilayah

seluas 390.757 km2 dengan luas daratan seluas 386.847 km2 dan luas perairan seluas 3.910 km2.14

1.4.2 Citra

Pengertian Citra memiliki beberapa pandangan yang berbeda dari berbagai perspektif manusia. Berikut adalah pengertian Citra menurut para ahli:

1. Menurut G. Sach “Dalam Soemirat Dan Elvinaro Ardianto, 2007:171”.

11 “11 fakta dan informasi penting tentang zimbabwe” dalam https://www.amazine.co/21996/11-fakta-informasi-penting-tentang-zimbabwe/ diakses pada 10 desember 2017

12 Ibid.

13 “Keterangan dasar Negara Republik Zimbabwe” dalam

https://www.kemlu.go.id/harare/id/Pages/Zimbabwe.aspx diakses pada 10 Desember 2017

(6)

Citra ialah pengetahuan mengenai kita dan sikap-sikap terhadap kita yang mempunyai kelompok-kelompok yang berbeda.15

2. Menurut Effendi “Dalam Soemirat Dan Elvinaro Ardianto, 2007:171”.

Yang Kemudian Di Sitir olehnya bahwa citra ialah dunia sekeliling kita yang memandang kita.16

3. Menurut KBBI

Citra ialah pemahaman kesan yang timbul karena pemahaman akan suatu kenyataan.17

4. Menurut Frank Jefkins “Dalam Soemirat Dan Elvinaro Ardianto, 2007:114”. Citra diartikan sebagai kesan seseorang atau individu tentang sesuatu yang muncul sebagai hasil dari pengetahuan dan pengalamannya.18

1.4.3 Ekonomi

Berikut adalah pengertian ekonomi menurut para ahli: 1. J.S

Ekonomi adalah jenis sains praktikal tentang pengeluaran dan penagihan.19

2. Menurut Adam Smith

Ekonomi yakni suatu penyelidikan yang berhubungan dengan keadaan dan sebab adanya kekayaan negara.20

3. Menurut Abraham Maslow

Ekonomi adalah satu bidang ilmu yang mencoba untuk menyelesaikan permasalahan kebutuhan manusia melalui penggembelengan semua atau seluruh yang ada atas dasar pada teori dan prinsip dalam suatu sistem ekonomi yang dianggap efisien dan efektif.21

4. Menurut Hermawan Kartajaya

Ekonomi adalah suatu platform dimana sector industry berada diatasnya22

15 Hisam sam, “7 Pengertian Citra (Image) Menurut Para Ahli Beserta Jenisnya”dalam

http://www.dosenpendidikan.com/7-pengertian-citra-image-menurut-para-ahli-beserta-jenisnya/, diakses pada 10 Desember 2017.

16 Ibid.

17 Ibid.

18 Ibid.

19 Estriana Fiwka, “18 Pengertian Ekonomi menurut Para Ahli”, dalam

http://www.masterpendidikan.com/2017/01/18-pengertian-ekonomi-menurut-para-ahli.html, diakses pada tanggal 10 Desember 2017.

20 Ibid.

21 Ibid.

(7)

5. Menurut Paul A. Samuelson

Ekonomi adalah suatu cara yang dilakukan oleh manusia dan kelompoknya agar dapat memanfaatkan segala sumber yang terbatas dalam memperoleh setiap komoditi dan menyalurkan oleh masyarakat agar dapat dikonsumsi.23

1.4.4 Wilayah Afrika

Benua Afrika adalah salah satu dari enam Benua (Asia, Afrika, Amerika, Australia, Antartika, dan Eropa) dan merupakan Benua terbesar ketiga di dunia sekaligus dengan jumlah penduduk terbanyak setelah Asia. Dengan luas wilayah adalah 30.370.000km², Benua Afrika hampir menutupi sekitar 20% daratan di bumi. Jumlah penduduk Benua Afrika hampir 1,19 Milyar jiwa atau sekitar 14% dari jumlah penduduk di seluruh dunia. Letak Geografis Benua Afrika ialah 38°LU-35°LS dan 17°BB-51°BT. Menurut letak geografisnya, Benua Afrika terletak diantara Samudra Hindia dan Samudra Atlantik. Wilayah Afrika dibagi atas empat bagian. Di wilayah utara berbatasan dengan Laut Tengah sedangkan wilayah timur berbatasan dengan Laut Merah dan Samudra Hindia. Di wilayah selatan, berbatasan dengan Samudra Hindia dan Samudra Atlantik sedangkan di wilayah barat, berbatasan dengan Samudra Atlantik. Bentang alam wilayah Afrika terdiri dari pegunungan, gunung, dan lembah. Dari empat wilayah tersebut terdapat 54 negara yang berada di wilayah Afrika, antara lain Zimbabwe, Uganda, Zambia, Madagaskar, Kenya, dan lain-lain.

1.4.5 Disneyland

Disneyland merupakan wahana wisata Disney paling terkenal di dunia. Wahana ini kali pertama dibangun di Anaheim, California, AS, pada 18 Juli 1955 dengan nama Disney Park. Tempat wisata ini dibangun atas ide Walter Elias Disney alias Walt Disney, seorang prodeser, sutradara, sekaligus animator AS.24

Walt Disney mendapat ide membangun Disneyland setelah berkunjung ke taman bermain anak-anak, Childern’s Fairyland di Oakland, California, AS. Setelah itu, ia ingin membuat taman bermain untuk keluarga yang aman dan menyenangkan, sebab selama itu belum ada wahana wisata yang bisa dinikmati semua kalangan.25

23 Ibid.

24 Sushmita Chelin Indra, “Inilah perbedaan Disneyland, Disney World, dan Universal Studios” dalam

http://www.solopos.com/2017/04/17/tahukah-anda-inilah-perbedaan-disneyland-disney-world-dan-universal-studios-810316 diakses pada tanggal 10 Desember 2017

(8)

Adapun wahana yang menjadi daya tarik bagi pengunjung Disneyland adalah Istana Putri Aurora yang terkenal di film Sleeping Beauty, Istana Cinderella, Tomorrowland, serta Toy Story Land. Harga tiket masuk ke Disneyland itu berkisar antara Rp900.000 – Rp1,2 juta.26

1.5 Metode Penelitian

1.5.1 Metode Pengumpulan Data

Metode dalam penelitian ini ialah menggunakan studi pustaka, yaitu pencarian informasi yang dilakukakan dengan menelaah buku yang terdapat di perpustakaan, jurnal, dan buletin. Kajian pustaka bertujuan agar analisis lebih terarah dengan cara mengumpulkan data-data yang relevan.

1.5.2 Metode Analisis

Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis serta dengan pendekatan kualitatif.

1.5.3 Hipotesis

Hipotesis dalam penulisan ilmiah ini :

H0 = Pembangunan Disneyland Afrika berpotensi dapat memperbaiki citra Benua Afrika di dunia

(9)

/2015 Ekonomi

Urutan penulisan bab yang akan disajikan adalah sebagai berikut:

BAB I : Pendahuluan

(10)

1.1 Latar Belakang

Berisi tentang latar belakang mengapa kami memilih Upaya Negara Zimbabwe dalam Memperbaiki Citra Ekonomi di Kawasan Afrika melalui Pembangunan Disneyland Afrika sebagai makalah kami.

1.2 Rumusan Masalah

Rumusan Masalah ditulis berdasarkan uraian pada latar belakang masalah, maka dapat di identifikasikan menjadi beberapa masalah.

1.3 Tujuan Penilitian

Tujuan Penelitian adalah tujuan yang akan dicapai dalam penulisan makalah ini, Tujuan Penelitan ada dua yakni tujuan teoritis dan tujuan praktis.

1.4 Landasan Teori

Landasan Teori berisikan teori yang berupa pengertian dan definisi yang diambil dari kutipan buku yang bekaitan dengan penyusunan laporan makalah, seperti Negara Zimbabwe, Disneyland, Wilayah Afrika, dan Citra Ekonomi.

1.5 Metode Penelitian

Metode Penelitian adalah tata cara bagaimana atau teknik-teknik suatu penelitian akan dilaksanakan.

1.6 Tinjauan Pustaka

Tinjauan Pustaka adalah peninjauan kembali pustaka-pustaka yang terkait. Tinjauan Pustaka berfungsi sebagai peninjauan kembali pustaka, seperti laporan penelitian, dan sebagainya tentang masalah yang berkaitan dengan makalah.

BAB II : Analisis Masalah

Analisis Masalah adalah sikap atau perhatian terhadap suatu masalah atau objek hingga mampu menguraikan menjadi bagian-bagian serta mengenal antarbagian tersebut dalam keseluruhan. Bertujuan untuk menemukan dan mendapatkan solusi dari permasalahan yang ada di makalah ini.

(11)

Penutup berisikan kesimpulan dan hasil akhir dari masalah yang kita bahas dalam makalah tersebut.

3.1 Kesimpulan

Referensi

Dokumen terkait

Judul Makalah : Peran Dokter Gigi dalam Upaya Pencegahan Penularan HIV mel4lui Penerapan Kewaspadaan Universal. Penulis Makalah : Irna Sufiawati Identitas Makalah

Suprapti, K6408056 PARTISIPASI WARGA NEGARA DALAM PELESTARIAN KAWASAN KARS SEBAGAI UPAYA MEWUJUDKAN PEMBANGUNAN BERWAWASAN LINGKUNGAN (Studi di Desa Gedong,

Kendala-Kendala Yang Dihadapi Aparat Penegak Hukum Dalam Memperbaiki Moralitas Sebagai Upaya Mencapai Keadilan...83. Upaya-Upaya Memperbaiki Moralitas Aparat

Pelaksanaan fungsi dan peran humas Polres Probolinggo Kota dalam memperbaiki citra negatifpada kinerja kepolisian dalam penanganankasus pencurian hewan di kecamatan

Berdasarkan hasil dan pembahasan pada penelitian ini, maka diperoleh kesimpulan yakni: dalam melaksanakan aktivitas CSR sebagai upaya meningkatkan citra

Skripsi ini melakukan analisa mengenai Upaya Korea Selatan Dalam Memperbaiki Hubungan Dengan Korea Utara Melalui Kebijakan the Policy of Peace and Prosperity yang

Skripsi ini melakukan analisa mengenai Upaya Korea Selatan Dalam Memperbaiki Hubungan Dengan Korea Utara Melalui Kebijakan the Policy of Peace and Prosperity yang

Rumusan masalah yang dibahas dalam makalah ini adalah untuk mengetahui tentang bagaimana kehadiran Negara atau pemerintah didalam kehidupan masyarakat kita